Meimonews.com – Paska bentrokan di Kota Bitung, Sabtu (25/11/2023), Polda Sulut mengeluarkan update data para tersangka yang telah berhasil diamankan.

Update terkait penangangan perkara tersebut dilakukan Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Iis Kristian melalui  doorstop di Mapolda.Sulut, Senin (4/12/2023) sore.

Mendampingi Kombes Iis pada kesempatan tersebut adalah Dirreskrimum Polda Sulut Kombes Pol. Gani Siahaan dan Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Sulut Kompol Arie Sulistio Nugroho.

“Bahwa sampai saat ini (Senin sore), jajaran Ditreskrimum Polda Sulut telah mengamankan 10 orang tersangka yang diduga sebagai pelaku penganiayaan,” ujar Kombes Pol. Iis.

Sedangkan jajaran Ditreskrimsus Polda Sulut sampai Senin sore ini, tambahnya, sudah mengamankan satu orang yang diduga sebagai pelaku tindak pidana UU ITE yaitu ujaran kebencian.

“Kami sampaikan, penangkapan terhadap pelaku yang diduga melakukan tindak pidana menyampaikan ujaran kebencian melalui salah satu platform media sosial,” sebutnya.

Dijelaskannya, pengungkapan ini didasari atas patroli siber yang dilakukan oleh Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Sulut.

Selanjutnya pada Jumat (1/12/ 2023) dilakukan penangkapan terhadap pelaku pemilik akun disalah satu platform media sosial.

Dari pelaku, penyidik mengamankan satu buah handphone, screenshot postingan yang mengandung ujaran kebencian, dan akun media sosial tersangka. “Tersangka ujaran kebencian ini berinisial FR, seorang ibu rumah tangga,” tandasnya.

Dikemukakan, Ditreskrimsus Polda Sulut juga sudah berkoordinasi dengan penyidik Polda Kalimantan Timur (Kaltim), di mana untuk satu pelaku ujaran kebencian lainnya, berinisial MK, telah diamankan dan saat ini sedang ditangani oleh Polda Kaltim.

“Keseluruhan tersangka, baik tersangka penganiayaan maupun ujaran kebencian, saat ini telah dilakukan penahanan di Rutan Polda Sulut. Kecuali untuk tersangka MK karena ditangani di Polda Kaltim,” ujar Kombes Pol Iis seraya menjelaskan ancaman hukuman bagi tersangka ujaran kebencian.

“Untuk tersangka ujaran kebencian, dikenakan Pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman paling lama enam tahun penjara dan denda paling banyak satu miliar rupiah,” jelasnya. (AF)

Meimonews.com – Selang sepekan di awal tahun 2021, Polda Sulut dan jajaran berhasil melakukan pengungkapan kasus perjudian jenis togel (togel).

Sebanyak 16 kasus berhasil diungkap, yang terjadi sejak 6 hingga 11 Januari 2021.

Pengungkapan kasus ini disampaikan dalam sebuah press conference di halaman Ditreskrimum Polda Sulut, Kamis (14/1/2021). Press conference dipimpin Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sulut AKBP Benny Ansiga di dampingi Kompol Selfie Torondek dari Bidang Humas Polda Sulut

AKBP Benny menjelaskan, pengungkapan kasus togel ini dilakukan di berbagai tempat yaitu di Manado, Minahasa, Tomohon, Kotamobagu, Minahasa Selatan, Bolmong, Talaud, Bitung dan Sitaro.

Dalam pengungkapan tersebut, Polisi mengamankan sebanyak 28 terduga pelaku judi togel dengan barang bukti berupa total uang tunai berjumlah Rp. 36.191.000.-, sisa saldo di Akun Home Togel sejumlah Rp. 9.203.860.-, 34 buah handphone berbagai merek, 7 lembar Kartu ATM dan Buku Tabungan berbagai Bank, 4 lembar kertas tabel shio, 13 buah buku dan 21 lembar rekapan togel.

Selain itu, ada 1 buah buku tafsiran mimpi, 3 buah kalkulator, 1 unit laptop merk Asus, 1 unit modem internet dan 1 buah tas tangan warna coklat.

Para terduga pelaku yang diamankan memiliki peran masing-masing yaitu ada yang berperan sebagai bandar, pengecer maupun penjual kupon togel.

Mereka dikenakan pasal 303 ayat 1 ke- 2.e KUHP tentang Perjudian dengan ancaman hukuman pidana penjara selama-lamanya 10 tahun, Jo Pasal 55, 56 KUHP.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol. Jules Abraham Abast menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang sudah bekerjasama dengan Kepolisian dalam memberikan informasi terkait praktek perjudian.

“Kepolisian terus berkomitmen memberantas semua praktek perjudian di Sulawesi Utara. Salah satunya, judi togel ini,” ujar Abast, di kesempatan terpisah.

Dikemukakan, apabila masyarakat mengetahui keberadaan praktek perjudian seperti ini diharapkan segera melaporkan kepada aparat Kepolisian. (lk)

Meimonews.com –  Guna pengamanan Pilkada Serentak Tahun.2020 khususnya pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS), Polda Sulut mengerahkan sebanyak 1.489 personil.

Perincian nya, 795 personil di-BKO (bawah komandan operasi)-kan ke Polresta dan Polres jajaran sedang sisanya disiapkan sebagai Kompi Gabungan Staf Cadangan BKO.

Pengerahan personil untuk pengamanan TPS tersebut sesuai Surat Kapolda Sulut Nomor B/1986/XI/OPS.1.3/2020 tertanggal 11 November 2020.

Pengerahan personil tersebut merupakan bentuk optimalisasi pelaksanaaan Pilkada Serentak dari Polda Sulut.

Sehubungan dengan itu, diadakan apel pengecekan kesiapan personil Polda Sulut yang akan digeser dalam pengamanan TPS ke satuan kewilayahan.

Apel dilaksanakan di lapangan AKP Bryan Tatontos Mapolda Sulut yang dikoordinir Biro Ops Polda Sulut, Senin (16/11/2020).

“Apel tersebut untuk mengecek kesiapan personil. Tentunya, personil Polda Sulut siap membantu melaksanakan pengamanan dalam tahapan pemungutan suara, yang akan digelar di Kewilayahan,” jelas Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast. (lk)

Meimonews.com – Polda Sulut menggelar Gerakan Sulut Sejuta Masker secara masif dan serentak, yang juga dilaksanakan oleh Polresta dan Polres jajaran di Sulawesi Utara sebagai upaya pencegahan penyebaran covid-19.

Gerakan Sulut Sejuta Masker dengan hashtag Marijo Pake Masker gagasan Kapolda Sulut Irjen Pol. RZ Panca Putra ini, dipusatkan di Polda Sulut dan diikuti secara virtual oleh seluruh jajaran, Selasa (29/9/2020).

Gerakan Sulut Sejuta Masker ini dilaunching oleh Pjs. Gubernur Sulut Agus Fatoni di dampingi Forkopimda Sulut di antaranya Kapolda Sulut dan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos Gunawan Matondang

Pjs. Gubernur Sulut mengungkapkan, dengan gerakan ini, pemanfaatan masker bisa lebih masif lagi dan seluruh masyarakat lebih disiplin dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan covid, dengan melakukan 4M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan

“Mari kita semua saling mengingatkan agar disiplin dalam penerapan protokol kesehatan,” imbau mantan Direktur Penyidikan KPK ini.

Kapolda Sulut dalam sambutannya menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dalam upaya melakukan pencegahan covid-19 di Provinsi Sulawesi Utara..Berbagai upaya pencegahan telah dilakukan bersama dengan Gugus Tugas dan Forkopimda, antara lain sosialisasi arti pentingnya 4M.

Selain sosialisasi, Polri dan TNI juga membackup Satpol PP melaksanakan Operasi Yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan.

Upaya lain yang dilaksanakan adalah penyemprotan massal disinfektan, yang hari ini juga katanya dilaksanakan serentak oleh Polri, TNI dan Damkar.

“Tujuan Gerakan Sulut Sejuta Masker ini adalah bagaimana kita seluruh elemen mengingatkan masyarakat untuk tetap menjadikan masker sebagai gaya hidup baru, di tengah pandemi covid-19,” sebut Kapolda.

Kegiatan Gerakan Sejuta Masker ini juga, sebut Irjen Panca, untuk mengingatkan seluruh kontestan Pilkada agar sama-sama menaati protokol kesehatan dalam setiap tahapan Pilkada Serentak 2020.

Gerakan Sulut Sejuta Masker ini dilakukan dengan pembagian masker di kurang lebih 1.500 titik di seluruh Sulawesi Utara, mulai dari tingkat desa, dengan total masker yang dibagikan sebanyak 1.150.000 pieces masker. Khusus Satker Polda Sulut melaksanakan pembagian masker gratis kepada warga di 27 titik yang tersebar di Kota Manado dan sekitarnya.

Sebelum pelaksanaan pembagian masker secara serentak dan masif di seluruh wilayah Sulut, Forkopimda yang hadir menyerahkan masker secara simbolis kepada perwakilan elemen masyarakat yang ada, penyerahan bantuan masker oleh Ketua Bhayangkari Sulut Ny. Rita Panca Putra kepada Rumah Sakit dan Puskesmas serta pemasangan stiker Mari Jo Pake Masker pada kendaraan angkutan kota.

Hadir dalam acara Gerakan Sulut Sejuta Masker ini, para pejabat Forkopimda Sulut, Wakapolda Sulut Brigjen Pol Yadi Suryadinata, Bhayangkari Sulut, Anggota DPD RI Maya Rumantir, Ketua KPU Sulut, Ketua Bawaslu Sulut, Timses Paslon Gubernur dan dihadiri oleh seluruh Forkopimda Kabupaten/Kota yang mengikuti kegiatan secara virtual.

Seluruh rangkaian kegiatan menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19, diantaranya pengukuran suhu badan, memakai masker dan menjaga jarak.

Selain mencanangkan Gerakan Sulut Sejuta Masker, Polda Sulut kembali melakukan penyemprotkan cairan disinfektan sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran covid-19.

Penyemprotan puluhan ribu liter disinfektan ini dilakukan menggunakan mobil AWC (Armoured Water Cannon) milik Ditsamapta dan Satbrimob Polda Sulut, dibantu Dinas Damkar.

Disinfektan disemprotkan di wilayah Kota Manado, di antaranya ruas Jalan Bethesda, Wolter Mongisidi, Piere Tendean (Boulevard), Sam Ratulangi, dan Ahmad Yani.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan, kegiatan tersebut diinisiasi langsung oleh Kapolda Sulut, Irjen Pol R.Z. Panca Putra S. “Penyemprotan disinfektan ini merrupakan wujud nyata keseriusan Polda Sulut bersama TNI, Pemerintah Daerah dan instansi terkait untuk menekan penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat,” ujar Kombes Abast.

Ia mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitas di tengah pandemi Covid-19. “Mari patuhi prinsip 3M. Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak,” ajaknya. (lk)

Meimonews.com – Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Polisi Wanita (Polwan) diselenggarakan Polda Sulut secara sederhana namun berhikmat di Aula Catur Prasetya Mapolda Sulut, mengikuti secara virtual syukuran yang dilaksanakan di Ruang Rapat Utana (Rupatama) Maves Polri, Selasa (1/9/2020).

Hadir dalam acara Syukuran di Aula Catur Prasetya Polda, Wakapolda Sulut Brigjen Pol .Yadi Suryadinata, Irwasda, Karo SDM, Ibu-Ibu Bhayangkari, Pakor Polwan, para Pengurus Polwan Polda Sulut serta Wanita TNI dari AD, AL, AU.

Kegiatan syukuran di Polda Sulut yang diketuai AKBP Jeanet Katopo ditandai dengan pemotongan kue ulang tahun oleh Wakapolda Sulut di dampingi Wakil Ketua Bhayangkari dan Pakor Polwan Polda Sulut.

Pakor Polwan Polda Sulut AKBP Nonie Sengkey menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menyukseskan peringatan Hari Jadi ke-72 Polwan.

Nonie mengungkapkan, sebagaimana penekanan Pimpinan Polri dalam Syukuran, bahwa di tengah situasi pandemi covid-19 peran Polri khususnya Polwan Polda Sulut dan jajaran harus terus ada, baik dalam menjaga kamtibmas maupun mengajak masyarakat untuk tetap produktif di tengah pandemi.

“Polwan Polda Sulut dan jajaran juga sudah melakukan kegiatan-kegiatan membantu warga terdampak covid dan turut dalam penegakan disiplin protokol kesehatan,” kata Polwan yang kini bertugas di Ditreskrimsus ini.

Nonie mengajak seluruh Polwan untuk meningkatkan kemampuan dan terus belajar dan berlatih. “Sebagaimana penegasan Pimpinan Polri, Polisi Wanita itu perannya sama dengan polisi laki-laki, artinya kesempatan dalam menduduki jabatan-jabatan strategis juga sama. Oleh karena itu, tunjukkan kemampuan,” ujarnya.

Nonie mengajak seluruh Polwan Polda Sulut dan jajaran untuk terus berkompetisi yang sehat. “Mari kita munculkan potensi diri kita masing-masing bahwa kita mampu melaksanakan tugas yang diembankan kepada kita,” pintanya.

Para Wanita TNI juga menyampaikan selamat kepada para Polwan yang pada tanggal 1 September 2020 genap berusia 72 tahun.

“Semoga Polwan tetap jaya dan sukses selalu di manapun bertugas. Selamat Hari Jadi Polwan ke-72,” sebut Paban Binsis Srena Lantamal VIII, Letkol (Laut) Courtje VK

Ia berharap Polwan dan Wanita TNI tetap kompak dan terus menjalin sineritas dan kebersamaan yang selama ini sudah tercipta. (lk)