Meimonews.com – Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para delegasi saat melaksanakan KTT G20 di Nusa Dua Bali, Polda Bali telah menyiapkan tim food safety dari personil Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes). Selasa (8/11/2022.)

Tim ini berkolaborasi bersama tim food safety dari TNI yang nantinya akan bertugas mengecek keamanan menu yang akan dihidangkan dihidangkan untuk para delegasi dan kepala negara yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Satake Bayu, SIK, M.Si  menyampaikan untuk menjaga keamanan menu makanan, tim akan menyiapkan reagen untuk mengecek kandungan logam berat yang bersifat racun seperti timbal, sianida dan arsenik. “Ini untuk memastikan menu makanan terhindar dari zat berbahaya,” ujarnya.

Tim, sambungnya kepada Meimonews.com, Selasa (8/11/2022), akan memeriksa satu-persatu makanan yang akan dihidangkan untuk para tamu di ruang makan.

“Jadi, sebelum dihidangkan makanan tersebut sudah diperiksa terlebih dahulu untuk memastikan keamanannya,” ujarnya seraya menambahkan, tidak hanya itu saja. Untuk memastikan kesehatan para tamu delegasi disiapkan juga tim kesehatan berikut ambulans untuk mengantisipasi hal-hal yang bersifat darurat. (Fer)

Meimonews.com – Kabidhumas Polda Bali Kombes Pol. Satake Bayu, SIK, M.Si mengingatkan jajaran Humas Polda Bali untuk selalu mensosialisasikan ketentuan tentang pelayanan publik yang menjadi tanggung jawab dan kewenangan Kepolisian Negara Republik Indonesia, Denpasar,  Rabu (27/10/2022).

Hal tersebut diingatkan Kombes Pol Satake guna menindaklanjuti perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam acara penyerahan hasil evaluasi dan penghargaan pelayanan publik lingkup Kepolisian Negara RI, serta memastikan Kepolisian Daerah Bali beserta jajaran terus berkomitmen untuk mewujudkan serta memberikan pelayanan publik yang terbaik dan prima bagi masyarakat.

Penyelenggara pelayanan publik,.menurutnya, harus semakin baik. “Tuntutan masyarakat terus meningkat. Tidak akan ada toleransi bagi yang pelayanannya lambat dan berbelit-belit. Tidak ada tempat bagi yang pelayanannya tidak ramah dan tidak responsive,” ujar mantan Kepala SPN Karombasan Polda Sulut itu.

“Ini amanat Kapolri, pimpinan tertinggi kita. Amanat ini menjadi direktif yang harus betul-betul kita laksanakan. Jadi tidak ada kemudian kita coba terjemahkan dengan terjemahan yang berbeda. Jawaban dan langkahnya hanya satu bagaimana kita tingkatkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, baik, cepat, tidak berbelit-belit, ramah dan responsif,” tambahnya.

Mantan Kapolres Bitung itu menyebutkan, salah satu jenis pelayanan publik yang menjadi tanggung jawab dan kewenangan Polri, di antaranya adalah penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Sebagai fungsi penyebaran informasi kepada publik, Bidhumas mempunyai tanggung jawab untuk mensosialisasikannya agar masyarakat yang memerlukan SKCK mempunyai pengetahuan tentang apa dan bagaimana cara mengurusnya.

Contohnya, syarat dan ketentuan pembuatan SKCK untuk warga negara Indonesia (WNI) antara lain fotokopi KTP dengan menunjukan KTP asli, fotokopi paspor, fotokopi akte lahir atau surat kenal lahir atau ijasah atau surat nikah, fotokopi kartu keluarga (KK), dokumen sidik jari dan rumus sidik jari, fotokopi kartu indentitas lain bagi yang belum memenuhi syarat untuk mendapatkan KTP.

Selain itu, pas foto berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak 6 (enam) lembar dengan latar belakang merah, foto berpakaian sopan dan berkerah, foto tidak menggunakan aksesoris wajah, tampak muka, dan bagi pemohon yang mengenakan jilbab, pas foto harus tampak muka secara utuh.

Sedangkan untuk warga negara asing (WNA) adalah surat permohonan dari sponsor, perusahaan, atau lembaga yang memperkejakan, menggunakan, atau yang bertanggung jawab pada WNA, fotokopi KTP dan surat nikah apabila sponsor dari suami/istri warga negara Indonesia (WNI), fotokopi paspor, fotokopi kartu ijin tinggal terbatas (KITAS) atau kartu ijin tinggal tetap (KITAP).

Fotokopi IMTA dari Kemanaker RI, fotokopi surat tanda melapor (STM) dari kepolisian, dokumen sidik jari dan rumus sidik jari, pas foto berwarna ukuran 4 x 6 sebanyak 6 (enam) lembar dengan latar belakang kuning, foto berpakaian sopan dan berkerah, foto tidak menggunakan aksesoris wajah, tampak muka, dan bagi pemohon yang mengenakan jilbab, pas foto harus tampak muka secara utuh.

Tata cara permohonan untuk memperoleh SKCK dapat dilakukan dengan cara mendaftar secara langsung di loket pelayanan SKCK di setiap kantor Polisi yang sudah ditentukan dengan membawa dokumen yang dipersyaratkan serta mengisi formulir yang telah disiapkan oleh petugas, atau mendaftar secara online dengan cara mengunggah dokumen yang dipersyaratkan serta mengisi form yang tersedia di skck.polri.go.id. (Fer)

Meimonews.com – Kasus gangguan ginjal akut yang terjadi pada anak-anak merebak bahkan kasus gagal ginjal tersebut meningkat pada dua bulan terakhir.

Berdasarkan data dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), terdapat 35 kasus pada Agustus 2022. Kemudian, melonjak menjadi 71 kasus di bulan September 2022.

“Penyebab pasti kasus gangguan ginjal akut ini belum diketahui. Namun dugaan awal, kasus ini dipicu oleh konsumsi obat sirup yang mengandung Dietilen Glikol (DG) dan Etilen Glikol (EG),” ujar Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto, SIK, M.Si kepada Meimonews.com, Junat (21/10/2022).

Menurutnya, etilen glikol adalah senyawa organik tak berwarna maupun berbau, dan berkonsistensi kental seperti sirup pada suhu kamar. Senyawa ini memiliki rasa yang manis dan kerap digunakan untuk tambahan serat pada polyester, minyak rem, kosmetik, dan pelumas.

“Sampai dengan tanggal 18 Oktober 2022, Kementerian Kesehatan RI telah mencatat sebanyak 206 anak di 20 provinsi mengalami gagal ginjal akut dan sebanyak 99 anak meninggal dunia yang diduga akibat menggunakan obat sirup,” sebutnya.

Selain itu, BPOM juga telah menarik 5 (lima) merk paracetamol sirup dari peredaran yaitu, Termorex Sirup (demam), Flurin DMP Sirup (batuk dan flu), Unibebi Cough Sirup (batuk dan flu), Unibebi Demam Sirup (demam), Unibebi Demam Drops (demam).

Menindaklanjuti kejadian tersebut, dalam mengantisipasi kejadian serupa Polri dalam hal ini Polda Bali, pihaknya mengintruksikan kepada seluruh Kasi Humas jajaran wilayah hukum Polda Bali untuk memberikan imbauan dan informasi yang mudah dipahami oleh masyarakat terkait penggunaan obat sirup yang mengandung zat berbahaya untuk anak-anak, Jumat (21/10/2022).

Disebutkan, dalam memberikan informasi dan imbauan tersebut Bhabinkamtibmas pada masing-masing desa juga terlibat, karena anggota Bhabinkamtibmas yang langsung terjun dan berinteraksi dengan masyarakat.

Selain itu, memberi imbauan kepada seluruh apotek, klinik, rumah sakit dan praktik mandiri nakes untuk tidak menjual maupun menggunakan obat yang dimaksud.

Diimbau kepada masyarakat Bali untuk tidak membeli atau mengkonsumsi obat yang tidak direkomendasikan oleh IDAI.  Selain itu, sebagai upaya preventif, Polda Bali juga akan terus mengawasi penjualan obat yang ada di apotik maupun toko obat dan rumah sakit anak di Bali.

“Saya imbau kepada seluruh masyarakat Bali yang memiliki anak-anak agar tidak mengkonsumsi obat yang tidak direkomendasikan oleh IDAI. Selain itu, kami jajaran Polda Bali akan mengawasi dan memantau penjualan obat pada apotik maupun toko obat di Bali,” ujarnya. (Fer)

Meimonews.com – Kepolisian Daerah (Polda) Bali memberikan layanan konseling trauma healing dan pemberian pengobatan gratis terhadap korban yang terdampak bencana banjir maupun tanah longsor di wilayah Tabanan, Rabu (19/10/2022).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Bali Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto, SIK, M.Si kepada Meimonews com menjelaskan, kegiatan ini dilakukan Polri untuk bisa mereduksi trauma-trauma pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor.

“Dalam kegiatan yang berlangsung tersebut, personil Polda Bali memberikan motivasi serta dukungan mental, agar masyarakat yang terdampak bencana alam tidak berlarut dalam trauma yang dihadapi saat ini,” ujar Kombes Pol. Satake.

Mantan Kapolres Bitung ini menambahkan, pemberian pengobatan gratis kepada masyarakat juga dilakukan oleh personil Polda Bali, yang diharapkan penyakit-penyakit yang timbul pasca bencana dapat dicegah dan diatasi.

Menurut Kombes Pol. Satake, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri khususnya Polda Bali terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam. “Semoga dengan adanya pelayanan trauma healing dan pengobatan gratis ini masyarakat dapat terbantu dan kesehatannya kembali pulih,” sebut mantan Kepala SPN Karombasan Polda Sulut itu. (Fer)

Meimonews.com – Dampak dari cuaca ekstrim dengan curah hujan tinggi yang terjadi belakangan telah menyebabkan beberapa bencana, salah satunya banjir bandang yang menerjang wilayah Jembrana, Bali.

Banjir bandang yang terjadi ini tidak hanya membuat jalur utama Denpasar-Gilimanuk lumpuh, tetapi juga mengakibatkan ratusan warga terisolasi. Setidaknya, sesuai data  yang diperoleh dari Dinas PUPR Kabupaten Jembrana, terdapat 5 jembatan dan rusak berat, dan menyebabkan warga terisolasi.

Peduli akan keadaan tersebut,  Polri, dalam hal ini Polda Bali siagakan kendaraan kendaraan dapur lapangan dari Satuan Brimob Polda Bali, untuk membantu para korban terdampak banjir bandang yang menerjang Jembatan Penyaringan-Bilukpoh di Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali, Selasa (18/10/2022).

Dengan dibantu masyarakat, 12 orang personil Brimob Polda Bali memasak dan mengemas (bungkus) masakan tersebut untuk kemudian dibagikan kepada 322 jiwa, korban dari bencana banjir bandang tersebut.

Kabid Humas Polda Bali Kombes. Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto, SIK, M.Si kepada Meimonews.com, Selasa (18/10/2022) malam menyebutkan, kegiatan dapur lapangan dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri dalam hal ini Polda Bali terhadap bencana yang terjadi di wilayah Jembrana.

“Ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terkena bencana banjir bandang di desa Penyaringan Jembrana, sehingga hal ini diharapkan dapat membantu korban yang terdampak,” jelasnya.

Pada Senin (17/10/2022), Kapolda Bali bersama petugas Polri dan BPBD terjun langsung dan bekerjasama dalam membersihkan puing, material pada lokasi jembatan yang menutup akses utama jalur Denpasar-Gilimanuk yang lumpuh terkena bencana banjir bandang.(Fer)

Meimonews.com – Menyikapi cuaca ekstrim guna mengantisipasi segala kemungkinan buruk yang dapat terjadi, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, SIK, M.Si memberikan imbauan kepada masyarakat serta gencar memerintahkan personil Polda Bali untuk melakukan imbauan kepada masyarakat

Salah satunya  terkait  cuaca ekstrim, hujan sehingga mengakibatkan banjir dan tanah longsor dan warga hanyut di beberapa wilayah Provinsi Bali. Selain itu, kepada pengguna transportasi darat dan laut agar tetap selalu waspada.

“Kami mengimbau Kepada masyarakat Bali yang hendak melaksanakan aktivitas agar berhati-hati dan waspada  terhadap situasi di wilayah sekitarnya agar kita bisa tercegah dari bahaya banjir maupun tanah longsor karna kita tahu ini adalah musim hujan” ujar Kombes Pol Satake (sapaan akrab Kabid Humas), Selasa (18/10/2022).

Tidak hanya itu, mantan Kapolres Bitung ini  menekankan kepada masyarakat pesisir laut, nelayan, operator angkutan laut dan pengguna angkutan laut yang akan berlayar untuk lima hal.

Pertama, tidak memaksakan berlayar saat kondisi gelombang tinggi, angin kencang dan hujan lebat. Kedua, melengkapi prasarana alat keselamatan berlayar (life jacket, life craft, life buoy dan lain-lain).

Ketiga, tidak melebihi muatan saat berlayar. Keempat, selalu memantau perkembangan cuaca yang dikeluarkan BMKG. Kelima, apabila mengalami kendala saat berlayar segera hubungi Basarnas, Sat Polairud, KSOP dan lain-lain.

“Penumpang angkutan kaut, nelayan dan operator angkutan laut agar mewaspadai potensi cuaca ekstrim dan gelombang tinggi, selalu pantau perubahan cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG demi keselamatan berlayar dan menyiapkan alat keselamatan berlayar,” ujar pamen humanis dan penuh semangat kerja ini. (Fer)