Meimonews.com – Dunia kerja saat ini menuntut lebih dari sekadar ijasah akademik. Persaingan global dan dinamika industri yang begitu cepat mengharuskan lulusan perguruan tinggi (PT) memiliki proof of competence (bukti nyata kompetensi) yang diakui secara nasional.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Rektor (Warek) 1 Unsrat Arthur Gehart Pinaria pada pembukaan kegiatan Witness BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) Penyaksian Uji Kompetensi LSP P1 Unsrat.

Kegiatan ini diselenggarakan di Hotel Gran Puri Manado, Sabtu (26/9/2026) yang diikuti puluhan mahasiswa Unsrat, para asesor termasuk Dekan FEB Unsrat Victor PK Lengkong dan 4 Wakil Dekan serta pimpinan/staf LPMPP (Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran) Unsrat.

“Pelaksanaan witness oleh BNSP hari ini merupakan tonggak sejarah (milestone)
yang sangat penting sekaligus emosional bagi Unsrat,” ujar Warek 1 mengutip sambutan Plt. Rektor.

Ditegaskan, perjalanan mendirikan LSP (Lembaga Sertifkasi Profesi) ini bukanlah proses yang instan; butuh waktu kurang lebih dua tahun penuh dengan dedikasi, ketekunan, serta koordinasi intensif dari jajaran LPMPP dan tim terkait.

Kehadiran LSP di lingkungan Unsrat ini memberikan keuntungan yang luar biasa strategis bagi institusi Unsrat, terutama dalam memastikan penguatan kompetensi
mahasiswa secara terstandar.

Dengan memiliki LSP sendiri, Unsrat dapat
secara mandiri menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan industri. Terlebih lagi, saat ini kita telah memiliki 11 skema sertifikasi yang siap untuk melaksanakan uji kompetensi, yang mencakup berbagai bidang keahlian mahasiswa kita.

Hal ini tentu akan mendongkrak daya saing lulusan Unsrat di pasar kerja nasional maupun global. “Sertifikasi profesi bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan paspor utama bagi lulusan Unsrat untuk menembus dunia industri dengan penuh rasa percaya diri,” tandasnya.

Atas nama sivitas akademika Unsrat, Plt Rektor Unsrat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pihak Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), khususnya kepada kedua asesor yang hadir yakni Fauziah dan Hasnawati.

“Kehadiran bapak/ibu sekalian adalah kehormatan sekaligus wujud nyata dukungan BNSP dalam memastikan standar kompetensi terbaik bagi lulusan kami,” sebutnya.

Kepada para asesor, Plt Rektor berharap agar seluruh proses dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, objektif, transparan, dan sesuai dengan standar sertifikasi yang berlaku. “Laksanakan tugas dengan profesional, tetapi tetaplah memberikan suasana asesmen yang edukatif dan konstruktif bagi mahasiswa,” pintanya.

Kepada mahasiswa peserta witness, diharap memanfaatkan kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya. “Tunjukkan bahwa mahasiswa Unsrat tidak hanya cerdas secara teori, tetapi juga benar-benar kompeten, terampil, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja melalui skema-skema yang telah disiapkan,” pinta Plt. Rektor.

Usai acara pembukaan, diadakan turun lapangan/asesmen ke tempat uji kompetensi (TUK), mengisi berkas-berkas kompetensi, penyerahan berkas dan acara penutupan oleh Kepala LPMPP Unsrat Max RJ Runtuwene.

Dalam sambutannya ketika menutup kegiatan, Kepala LPMPP Unsrat menyampaikan terima kasih kepada dua asesor dari BNSP yang sudah datang dan memberikan asesmen sehingga kegaitan ini bisa berjalan dengan baik.

Kepada para asesor, Runtuwene berterima kasih atas kehadiran dalam kegiatan ini serta dukungan yang telah diberikan selama ini termasuk ketika BNSP menerbitkan lisensi bagi LSP.Unsrat dengan 11 skema.

Runtuwene menyampaikan juga terima kasih kepada sejumlah pihak yang telah menberikan dukungan seperti mantan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie sehingga LSP P1 Unsrat mendapat lisensi tersebut.

Ditegaskan, tugas kita belum selesai. Baru mulai untuk menghasilkan mahasiswa yang kompeten. Dan, saat ini, bukan cuma Unsrat tapi juga seperti ITB dan UGM, perlu menghasilkan lisensi banyak skema.

“Hal ini, seperti kata Plt Rektor Unsrat (saat memberikan sambutan pada acara pembukaan), ijasah itu cuma pengantar. Tapi, kompetensi itu yang membawa mereka (para mahasiswa – Red) bisa sukses,” tandas pejabat inovatif, kreatif dan familiar ini.

Ditegaskan pula, kesuksesan bisa dicapai karena adanya kebersamaan. Ada kerja tim. Keberhasilan yang diraih LPMPP termasuk LSP Unsrat tidak terlepas kaitannya dengan dukungan dan kerjasama tim seperti asesor, kaprodi serta pimpinan dan staf LPMPP Unsrat.

Secara terbuka, Runtuwene mengungkapkan rencana LPMPP Unsrat ke depan baik untuk tahun berjalan ini (2026) maupun tahun depan (2027) seperti asesor untuk mahasiswa, penambahan ruang lingkup, dan pelatihan asesor kompetensi.

Ketua LSP P1 Unsrat Ockstan Jurike Kalesaran kepada Meimonews.com menjelaskan, tujuan kegiatan ini adalah BNSP datang untuk menyaksikan uji kompetensi pertama yang dilakukan LSP P1 LPMPP Unsrat.

“Hal ini merupakan kelanjutan dari diterbitkannya lisensi LSP P1 Unsrat oleh BNSP untuk 11 lisensi,” ujarnya di dampingi Kepala Pusat Pelatihan Kompetensi Reni Lusia Kreckhoff, Manajer Sertifikasi Wisard Kalengkongan, Manajer Teknis Eric Alfonsius dan Bendahara Reynald J. Pakasi.

Saat ini, sebutnya, sudah ada 23 mahasiswa yang berkompeten. Dan, setelah melalui proses sesuai mekanisme yang ada, mereka akan mendapat sertifikat dari BNSP yang berlaku secara nasional dan internasional. (FA)

Meimonews.com – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Jamaluddin Jompa memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pimpinan di lingkungan universitas, Jumat (25/9/2026).

Rakor yang dilaksanakan di ruang rapat Rektorat ini dihadiri kajaran pimpinan universitas yakni para Wakil Rektor, Direktur Pascasarjana, para Dekan Fakultas, Kepala-kepala Lembaga, hingga Kepala Biro di lingkungan universitas.

Dalam arahannya, Plt. Rektor menekankan pentingnya penguatan sinergi, konsolidasi program kerja, serta optimalisasi tata kelola perguruan tinggi (PT).

Hal tersebut dimaksudkan untuk mendorong peningkatan kinerja akademik dan pelayanan publik secara berkelanjutan.

Rakot menyepakati sejumlah langkah taktis serta komitmen bersama seluruh elemen pimpinan untuk mempercepat pencapaian program-program prioritas Unsrat ke depan. (FA

Meimonews,com – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa menegaskan, 62 tahun Fakultas Teknik (Fatek) Unsrat merupakan perjalanan panjang yang telah menghasilkan banyak karya dan kontribusi.

“Pada usia ke-62, Fatek telah memiliki fondasi yang kuat. Sekarang, saatnya menggunakan fondasi tersebut untuk melakukan lompatan kemajuan berikutnya,” ujar Plt. Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Rektor 4 Unsrat Steenie Edward Wallah pada Sidang Terbuka Senat Fatek Unsrat dalam rangka Dies Natalis ke-62 Fatek Unsrat di Auditorium Unsrat, Kamis (24/9/2026).

Karena itu, sebutnya, dies natalis bukan hanya saat untuk merayakan perjalanan tersebut, tetapi juga momentum untuk melakukan refleksi: di mana kita berada saat ini, tantangan apa yang kita hadapi, dan ke mana Fatek akan dibawa ke depan.

“Mari kita jadikan dies natalis ini sebagai momentum untuk bergerak dari bertumbuh menjadi semakin bermutu, dari menghasilkan karya menjadi menghasilkan dampak, dan dari sekadar mengikuti perubahan menjadi ikut menentukan arah perubahan,” ujar Wakil Rektor 4 mengutip sambutan Plt. Rektor.

Dikemukakan, semangat SHELTER (Sustainable and Human-centered Engineering for Livable, Transformative, and Ecologically Resilient Environments – Red) yang menjadi tema dies, kiranya menjadi bagian dari perjalanan tersebut yakni menghadirkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi keteknikan yang berkelanjutan, tangguh, transformatif, serta berorientasi pada kesejahteraan manusia.

Di momen tersebut, Plt Rektor Unsrat mengungkapkan tiga hal.penting. Pertama, tema Dies Natalis ke-62 sangat relevan dengan tantangan keteknikan saat ini. Kedua, pertumbuhan Fatek harus diikuti dengan peningkatan kualitas. Ketiga, mengenai arah pengembangan Fatek ke depan.

Ketiga hal penting tersebut lantas diuraikan Plt Rektor pada kegiatan yang dihadiri sivitas akademika Fatek Unsrat, mantan-mantan Dekan Fatek Unsrat, Dekan Fakultas se-Unsrat dan undangan lainnya.

Dekan Fatek Unsrat Liany Amelia Hendratta dalam sambutannya mengatakan, dies natalis ke – 62 ini, kita tidak hanya mengenang perjalanan masa lalu, tapi juga perlu bertanya di mana posisi Fatek saat ini, apa yang telah kita capai, apa yang harus diperbaiki, dan Fatek seperti apa yang kita hadirkan untuk masa depan ?

Tema dies tahun ini, menurutnya, merupakan refleksi tentang arah Fatek dalam menjawab tantangan masa depan.

Dekan Fatek mengajak untuk menjadikan dies natalis ini bukan hanya sebagai perayaan, tetapi sebagai titik refleksi, titik evaluasi dan titik kebangkitan melangkah lebih jauh.

Ketua Panitia Pelaksana Dies Natalis ke-62 Fatek Unsrat Tritiya AR Arungpadang dalam laporannya menyebutkan bahwa kegiatan dalam rangka dies tahun ini dimulai sejak Juli hingga mencapai puncak pada Kamis (24/9/2026).

Tema yang diangkat pada peringatan ini mencerminkan komitmen Fatek untuk mendukung rekayasa berkelanjutan dan berpusat pada manusia untuk menghasilkan sistem dan lingkungan yang layak huni, transformatif, dan berketahanan ekologis dalam seluruh bidang tridarma perguruan tinggi.

Rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-62 diawali dengan Acara Pembukaan pada 27 Agustus 2026 dan dibuka secara resmi oleh Plt. Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa yang diwakili Wakil Rektor 4 Stennie Edward Wallah.

Kegiatan – kegiatan yang diadakan adalah Fatek Expo 2026, Kejuaraan Bridge antar Siswa SMP/SMA, Kejuaraan Catur internal Fakultas Teknik, Lomba Euro Robotics Competition, Lomba Bola Basket dan Lomba Futsal, Lomba Putra Putri Fakultas Teknik dan Sura Cup.

Selain itu, Seminar Nasional Sains dan
Teknologi 2026, Pengabdian kepada Masyarakat bertempat di SMA Taruna Nusantara kampus Langowan, Ziarah ke makam para mantan Dekan Fatek,

“Seluruh rangkaian kegiatan tersebut berpuncak pada pelaksanaan Sidang Senat Terbuka Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi yang dilaksanakan pada hari ini, 24 September 2026,” ujarnya seraya menambahkan bahwa pada acara puncak ini ada orasi ilmiah (secara zoom) oleh Kepala BMKG RI Teuku Faisal Fathani. (FA)

Meimonews.com – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa menegaskan, Goes to Campoes merupakan bagian dari penguatan sinergi perguruan tinggi dan instansi pemerintah.

Penegasan tersebut disampaikan Plt. Rektor dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Rektor 4 Steenie Edward Wallah pada kegiatan DJKN Goes to Campoes yang diadakan di Lantai 12 Fakultas Hukum Unsrat, Kamis (17/9/2026).

Oleh karenanya, Plt. Rektor berharap kerjasama antara Unsrat khususnya Fakultas Hukum dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dapat terus dikembangkan.

‘”Tidak hanya edukasi seperti DJKN Goes to Campus, tapi melalui berbagai bentuk kolaborasi yang mendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian, peningkatan kompetensi, serta pengabdian kepada masyarakat,” ujar Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat ini mengutip Plt. Rektor.

Dekan Fakultas Hukum Unsrat Jacobus Ronald Mawuntu dalam percakapan dengan Meimonews.com di lokasi pameran menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya atas pelaksanaan DJKN Goes to Campoes dan Pameran Lelang yang dilaksanakan di Fakultas Hukum Unsrat.

“Terima kasih atas pelaksanaan kegiatan ini karena akan meningkatkan mutu akademik bagi mahasiswa dan juga dosen yang ikut dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Di Fakultas Hukum para mahasiswa diajarkan tentang proses-proses hukum yang harus diketahui mereka. Maka dengan adanya sosialisasi ini, para mahasiswa mendapat pengetahuan tentang proses hukum seperti lelang dan prosesnya, sementara bagi parra dosen, mereka mendapat tambahan pengetahuan untuk materi mengajar.

“Ada unsur kebaikan bagi para mahasiswa dan dosen. Makanya, pihak fakultas berterima kasih dan mengapresiasi kegiatan ini,” sebut mantan Sekretaris Senat Unsrat ini.

Dekan Fakultas Hukum Unsrat Jacobus Ronald Mawuntu memantau pelaksanaan Pameran Lelang

Sebelum pemaparan materi sosialisasi oleh dua narasumber/pembicara, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) DJKN Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara (Suluttengomalut) Sumarsono memberikan sambutan/kata pengantar.

Dua narasumber/pemateri sosialisasi yang mengusung tema Lelang Sebagai Instrumen Kepastian Hukum dan Penguatan Perekonomian adalah Grace Tampongangoy (Dosen Fakultas Hukum Unsrat) tentang Perspektif akademik, pernasalahan, perlindungan hukum, legalitas dan solusi, serta Jati Wiryawan (Kepala Subdirektorat Pengembangan dan Analisis Data Lelang DJKN Pusat) tentang Peran lelang dalam penegakan hukum dan penguatan fiskal nasional (Modern, terbuka dan terpercaya).

Bersamaan dengan pelaksanaan Goes to Campoes diadakan pula Pameran Lelang DJKN di Lantai Dasar Fakultas Hukum Unsrat.

Kepada Meimonews.com, Ketua Panitia Pameran Lelang Rachmadi (Kabid Penilaian DJKN Suluttenggo Malut) menjelaskan, pameran lelang melibatkan Perbankan, Balai Lelang Pejabat Lelang Kelas 1, Pejabat Lelang Kelas 2 dan UMKM. (FA)

Meimonews.com – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa menegaskan, Peraturan Akademik merupakan landasan penting dalam penyelenggaraan pendidikan di Universitas Sam Ratulangi.

Karena itu, implementasinya dalam kurikulum harus dipahami secara bersama dan diterjemahkan secara nyata dalam proses pembelajaran.

Penegasan tersebut dikemukakan Plt. Rektor dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat Gehart Arthur Pinaria pada Workshop Implementasi Peraturan Akademik Unsrat Nomor 3 Tahun 2026 dalam Kurikulum di Hotel Tateli, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan yang antara lain dihadiri Wakil Rektor, Dekan dan Wakil Dekan, Direktur Pascasarjana, Ketua Program Studi, para pimpinan lembaga dan unit kerja, lingkungan Unsrat ini dilaksanakan hingga Sqbtu (12/9/2026).

“Kurikulum bukan sekadar dokumen akademik, tetapi merupakan instrumen utama untuk memastikan mahasiswa memperoleh kompetensi yang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, kebutuhan masyarakat, dunia kerja, serta tantangan masa depan,” ujarnya.

Melalui workshop ini, Plt. Rektor berharap dapat memastikan keselarasan antara Peraturan Akademik, kurikulum, proses pembelajaran, asesmen, dan capaian pembelajaran lulusan.

Perlu juga menjadikan momentum ini untuk memperkuat penerapan Outcome-Based Education (OBE), pembelajaran yang adaptif, pemanfaatan teknologi dan Artificial Intelligence, serta penguatan karakter dan kompetensi lulusan.

Plt. Rektor meminta kepada seluruh fakultas dan program studi agar hasil workshop ini ditindaklanjuti dengan melakukan pemetaan terhadap kurikulum masing-masing dan melakukan penyesuaian sesuai dengan ketentuan Peraturan Akademik Nomor 3 Tahun 2026.

“Mari kita jadikan perubahan regulasi ini bukan sebagai beban administratif, tetapi sebagai momentum untuk meningkatkan mutu akademik dan menghasilkan lulusan Unsrat yang unggul, adaptif, berintegritas, dan relevan dengan kebutuhan masa depan,” ujarnya berharap. (lexie)

Meimonews.com – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa mengemukakan, tema Dies Natalis ke-62 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsrat yakni FISIP Unsrat : berinovasi untuk demokrasi, berkarya untuk negeri merupakan tema yang sangat relevan dengan tantangan kehidupan bangsa Indonesia saat ini.

Hal tersebut dikemukakan Plt. Rektor saat memberikan sambutan pada Sidang Senat FISIP Unsrat dalam rangka Dies Natalis ke-62 FISIP yang diadakan di Auditoroum Unsrat Manado, Jumat (4/9/2026).

Hadir pada momen istimewa ini, pimpinan Unsrat, pimpinan dan anggota senat FISIP Unsrat, Dekan FISIP Unsrat Ferry Daud Markus Liando, para Dekan se-Unsrat, sivitas akademika dan alumni FISIP Unsrat serta undangan lainnya seperti Wakil Gubernur (Wagub) Sulut Johanis Victor Mailangkay mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus.

“Demokrasi tidak hanya membutuhkan sistem dan institusi. Demokrasi membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kesadaran politik, literasi informasi, kemampuan berpikir kritis, serta komitmen terhadap nilai-nilai kebangaaan,” ujarnya.

Dalam konteks inilah, sambung Jompa yang adalah juga Rektor Universitas Hasanudin Makassar (Unhas), FISIP memiliki posisi yang sangat penting.

FISIP, menurut Jompa, harus terus menjadi salah satu pusat pengembangan pemikiran kritis, pusat kajian kebijakan publik, pusat pengembangan ilmu pemerintahan dan politik, pusat pengembangan komunikasi publik, serta pusat kajian terhadap berbagai perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat

“Tema Berkarya untuk negeri, juga harus dinaknai sebagai panggilan bagi seluruh sivitas akademika FISIP Unsrat untuk memberikan kontribusi nyata kepada bangsa,” ujarnya

Ditegasian, universitas tidak boleh menjadi menara gading yang jauh dari masyaraka. Perguruan tinggi harus hadir di tengah berbagai persoalan bangsa. Para akademisi harus mampu memberikan pemikiran dan solusi. Para mahasiswa harus meniliki kepekaan sosial. Dan lulusan harus membawa nilai-nilai keilmuan dan integritas ke dalam berbagai bidang pengabdian.

Tema yang diangkat pada Dies Natalis tahun ini, menurut Gubernur Sulut dalan sambutannya yang dibacakan Wagub, mengandung pesan yang sangat kuat tentang peran perguruan tinggi di tengah perubahan zaman.

Berinovasi untuk demokrasi berarti FISIP Unsrat harus terus melahirkan gagasan, pemikiran dan pendekatan baru dalam menjawab denamika sosial dan politik, sekaligus mendorong demokrasi yang semakin sehat, dewasa, inklusif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Sementata berkarya untuk negeri, berarti setiap ilmu pengetahuan, penelitian, pendidikan dan pengabdian yang lahir dari lingkungan FISIP harus dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.

“Ilmu sosial dan ilmu politik bukan hanya berbicara mengenai teori, pemerintahan, politik, administrasi, hubungan antarindividu maupun hubungan antarlembaga,” ujar Mailangkay mengutip sambutan gubernur.

Lebih jauh dari itu, tambahnya, ilmu-ilmu tersebut berbicara mengenai manusia, masyarakat, tata kehidupan bersama, kepemimpinan, demokrasi, keadilan, pelayanan publik, serta bagaimana kkita membangun kehidupan yang lebih baik. (FA)

Meimonews,com – Fakultas Teknik (Fatek) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mengadakan pembukaan Dies Natalis ke-62 fakultas di kompleks fakultas, Kamis (27/8/2026).

Hadir pada kegiatan ini Wakil Rektor 4 Steenie Edward Wallah mewakili Pelalsana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa, para Dekan fakultas se-Unsrat serta pimpinann dan civitas akademika Fatek Unsrat.

Plt. Rektor yang diwakili Wakil Rektor 4 (Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat)  dalam sambutannya mengatakan, Dies Natalis adalah kesempatan untuk melihat kembali perjalanan yang telah ditempuh dan mengevaluasi capaian hari ini, sekaligus menentukan arah di masa depan.

Rektor berharap, Fatek Unsrat semakin mengambil peran dalam menghasilkan infrastruktur yang tangguh terhadap bencana, bangunan dan kawasan yang ramah lingkungan, sistem transportasi yang efisien, teknologi energi yang berkelanjutan, transformasi digital, pengelolaan sumber daya dan digital.

Selain itu, pengelolaan sumber daya air dan lingkungan, serta berbagai inovasi teknologi yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan daerah kepulauan.

Dekan Fatek Unsrat Liany A. Hendratta dalam sambutannya menjelaskan tema dies yakni Sustainable and Human-Centered Engineering for Livable, Transformation, and Ecologically Resilient Environments, menegaskan komitmen bahwa ilmu teknik tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik atau kemajuan industri semata tapi lebih dari itu, rekayasa modern harus berpusat pada manusia dan keberlanjutan lingkungan.

Dekan Fatek Unsrat mengajak civitas akademika Fatek Unsrat untuk terus menjadi pelopor inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat luas di Indonesia. (FA)

Meimonews.com – Masa perkuliahan bagi mahasiswa baru (maba) Unsrat tahun akademik (TA) 2026/2027 yang tersebar di 11 fakultas telah dimulai pada Selasa (18/8/2026).

Dari jumlah yang lulus seleksi penerimaan 3 jalur yakni Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) dan Jalur Mandiri Tumou Tou (T2) yang berjumlah 5.000-an, masih terdapat sejumlah calon maba yang belum mengikuti kuliah dan belum memiliki Nomor Induk Mahasiswa (NIM) karena sesuatu sebab.

Bagi para calon mahasiswa yang sudah lulus SNBP, SNBT dan Mandiri/T2 tetapi belum mampu membayar UKT (Uang Kuliah Tunggal) yang telah ditetapkan, Plt. Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa telah menugaskan Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Arthur Gehart Pinaria untuk membantu.

Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Arthur Gehart Pinaria)

Kebijakan tersebut disampaikan Humas Unsrat Max Rembang kepada wartawan di ruang Rektorat Unsrat, Kamis (20/8/2026).

“Keringanan itu antara lain membayar UKT secara mencicil menurut kemampuan dana dari masing-masing orangtua mahasiswa,’ ujarnya.

Wakil Rektor 1 yang juga Plh. Wakil Rektor 3, sebutnya, mengharapkan agar calon mahasiswa yang memiliki kendala tersebut untuk menghadap kepadanya, selambat-lambat Senin (24/8/2026) jam 16.00 Wita. (FA)

Meimonews.com – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa mengungkapkan rasa bersyukurnya sebab di masa awal-awal bertugas Plt. Rektor Unsrat ada suatu acara yang sangat penting yakni proses wisuda.

Wisuda adalah simbol bahwa peredaran darah universitas nadinya masih lancar dan semuanya berjalan mulus sehingga prosesi wisuda bisa berjalan. “Kalau tidak, bisa ada tanda-tanda masalah besar,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa kepada wartawan di Ruang Rektorat, usai pelaksanaan Wisuda Gelombang 1 Tahun Akademik 2026/2027 di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (20/8/2026).

Tadinya, yang mau diwisuda hanya sekitar 600-700 orang tapi dengan kesepakatan kita untuk membantu alumni-alumni untuk cepat diwisuda, walau ada masalah di Kemendiktisaintek. Ini membuat saya merasa sangat senang karena bisa membantu alumni diwisuda.

Di dampingi Wakil Rektor 1 dan Plh. Wakil Rektor 3 Arthur Gehart Pinaria, Wakil Rektor 2 Roike Iwan Montolalu, Wakil Rektor 4 Steenie Edward Wallah dan Humas Unsrat Max Rembang, Plt. Rektor menjelaskan, hal ini akan dijadikan model. Bila kita banyak membantu alumni-alumni maka semangat belajar mereka akan meningkat dan merasa ada rasa cinta kepada almamaternya karena ada jasanya.

“Tentunya sebagai Plt. Rektor saya harus banyak belajar. Dan saya bersyukur hari ini bisa dihadiri Wakil Gubernur Sulut, mewakili Gubernur. Ini juga merupakan momentum untuk kita berkoordinasi dengan Pemda secara simbolik di depan wisudawan yang berjunlah 1.017 orang,” ujarnya.

Hal ini merupakan investasi yang luar biasa. Ini bagus secara sinbolik bahwa Pemda hadir dan memberi perhatian, dan terlebih lagi Wagub tidak langsung pulang setelah memberikan sambutannya. Bahkan ikut memberi selamat kepada oara wisudawan satu persatu. Itu merupakan wujud perhatian.

“Sebagai pimpinan Unsrat, Plt. Rektor, Wakil-wakil Rektor dan Dekan merasa bangga seorang Wakil Gubernur bersama kami memberilan ucapan selamat kepada para wisudawan,” ujarnya.

Dan, tak kalah pentingnya adalah kehadiran Kapolda Sulut (Irjen Pol. Roycke Harry Langie – red). Ini jiuga secara simbolik bahwa Forkopimda secara mekanisme mengawal masa transisi ini untuk membenahi dan tumbuh lebih cepat lagi.

.”Pak Kapolda beberapa kali menyampaikan kesiapannya untuk mendukung segala proses perbaikan di Unsrat. Untuk menjaga Unsrat, menjaga kekompakan pimpinan Unsrat dan civitas akademika,” ujar Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar ini.

Plt. Rektor berterima kasih kepada Kapolda, Wakil Gubernur Sulut dan semua pihak yang telah membantunya di awal kepemimpinan tiga minggu ini sehingga mulai penerimaan mahasiswa baru hari hingga saat ini.

Ahli biologi dan ekologi kelautan terkemuka Indonesia kelahiran Takakar (Sulawesi Selatan) 8 Maret 1967 ini berharap, sinergi dan kolaborasi ini akan terus berlanjut.untuk kemajuan Unsrat ke depan.

Plt. Rektor menyadari bahwa masih banyak hal yang perlu diperbaiki dan membutuhkan dukungan termasuk dari media-media untuk membangun Unsrat yang adalah kebanggaan Dearah Sulut bahkan Sulawesi. (FA)

Meimonews.com – Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat pimpinan Billy Johnson Kepel (Dekan) menggelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Dokter Spesialis dan Dokter di The Sentra Medika Hotel dan Hospital, Jl. Ir. Soekarno Desa Maumbi, Minahasa Utara, Rabu (19/8/2026).

Ada sebanyak 37 dokter spesialis dan 109 dokter yang dilantik dan diambil sumpah/janjinya di Tahun Akademik 2026/2027 ini.

Plt. Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Arthur Gehart Pinaria dalam sambutannya berharap para dokter spesialis dan dokter yang dilantik dan diambil sumpah/janjinya untuk menjadi dokter yang berkontribusi, berkarakter, dan bermartabat bagi masyarakat karena kalian adalah etalase Unsrat.

Plt. Rektor berharap, sumpah dan janji dokter yang kalian ucapkan, gambaran kalian berhak mengabdikan diri kepada masyarakat, dimana moralitas harus dikedepankan dalam keseharian ketika melayani masyarakat.(FA)