Meimonews.com – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa menegaskan, Goes to Campoes merupakan bagian dari penguatan sinergi perguruan tinggi dan instansi pemerintah.

Penegasan tersebut disampaikan Plt. Rektor dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Rektor 4 Steenie Edward Wallah pada kegiatan DJKN Goes to Campoes yang diadakan di Lantai 12 Fakultas Hukum Unsrat, Kamis (17/9/2026).

Oleh karenanya, Plt. Rektor berharap kerjasama antara Unsrat khususnya Fakultas Hukum dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dapat terus dikembangkan.

‘”Tidak hanya edukasi seperti DJKN Goes to Campus, tapi melalui berbagai bentuk kolaborasi yang mendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian, peningkatan kompetensi, serta pengabdian kepada masyarakat,” ujar Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat ini mengutip Plt. Rektor.

Dekan Fakultas Hukum Unsrat Jacobus Ronald Mawuntu dalam percakapan dengan Meimonews.com di lokasi pameran menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya atas pelaksanaan DJKN Goes to Campoes dan Pameran Lelang yang dilaksanakan di Fakultas Hukum Unsrat.

“Terima kasih atas pelaksanaan kegiatan ini karena akan meningkatkan mutu akademik bagi mahasiswa dan juga dosen yang ikut dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Di Fakultas Hukum para mahasiswa diajarkan tentang proses-proses hukum yang harus diketahui mereka. Maka dengan adanya sosialisasi ini, para mahasiswa mendapat pengetahuan tentang proses hukum seperti lelang dan prosesnya, sementara bagi parra dosen, mereka mendapat tambahan pengetahuan untuk materi mengajar.

“Ada unsur kebaikan bagi para mahasiswa dan dosen. Makanya, pihak fakultas berterima kasih dan mengapresiasi kegiatan ini,” sebut mantan Sekretaris Senat Unsrat ini.

Dekan Fakultas Hukum Unsrat Jacobus Ronald Mawuntu memantau pelaksanaan Pameran Lelang

Sebelum pemaparan materi sosialisasi oleh dua narasumber/pembicara, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) DJKN Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara (Suluttengomalut) Sumarsono memberikan sambutan/kata pengantar.

Dua narasumber/pemateri sosialisasi yang mengusung tema Lelang Sebagai Instrumen Kepastian Hukum dan Penguatan Perekonomian adalah Grace Tampongangoy (Dosen Fakultas Hukum Unsrat) tentang Perspektif akademik, pernasalahan, perlindungan hukum, legalitas dan solusi, serta Jati Wiryawan (Kepala Subdirektorat Pengembangan dan Analisis Data Lelang DJKN Pusat) tentang Peran lelang dalam penegakan hukum dan penguatan fiskal nasional (Modern, terbuka dan terpercaya).

Bersamaan dengan pelaksanaan Goes to Campoes diadakan pula Pameran Lelang DJKN di Lantai Dasar Fakultas Hukum Unsrat.

Kepada Meimonews.com, Ketua Panitia Pameran Lelang Rachmadi (Kabid Penilaian DJKN Suluttenggo Malut) menjelaskan, pameran lelang melibatkan Perbankan, Balai Lelang Pejabat Lelang Kelas 1, Pejabat Lelang Kelas 2 dan UMKM. (FA)

Meimonews.com – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa menegaskan, Peraturan Akademik merupakan landasan penting dalam penyelenggaraan pendidikan di Universitas Sam Ratulangi.

Karena itu, implementasinya dalam kurikulum harus dipahami secara bersama dan diterjemahkan secara nyata dalam proses pembelajaran.

Penegasan tersebut dikemukakan Plt. Rektor dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat Gehart Arthur Pinaria pada Workshop Implementasi Peraturan Akademik Unsrat Nomor 3 Tahun 2026 dalam Kurikulum di Hotel Tateli, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan yang antara lain dihadiri Wakil Rektor, Dekan dan Wakil Dekan, Direktur Pascasarjana, Ketua Program Studi, para pimpinan lembaga dan unit kerja, lingkungan Unsrat ini dilaksanakan hingga Sqbtu (12/9/2026).

“Kurikulum bukan sekadar dokumen akademik, tetapi merupakan instrumen utama untuk memastikan mahasiswa memperoleh kompetensi yang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, kebutuhan masyarakat, dunia kerja, serta tantangan masa depan,” ujarnya.

Melalui workshop ini, Plt. Rektor berharap dapat memastikan keselarasan antara Peraturan Akademik, kurikulum, proses pembelajaran, asesmen, dan capaian pembelajaran lulusan.

Perlu juga menjadikan momentum ini untuk memperkuat penerapan Outcome-Based Education (OBE), pembelajaran yang adaptif, pemanfaatan teknologi dan Artificial Intelligence, serta penguatan karakter dan kompetensi lulusan.

Plt. Rektor meminta kepada seluruh fakultas dan program studi agar hasil workshop ini ditindaklanjuti dengan melakukan pemetaan terhadap kurikulum masing-masing dan melakukan penyesuaian sesuai dengan ketentuan Peraturan Akademik Nomor 3 Tahun 2026.

“Mari kita jadikan perubahan regulasi ini bukan sebagai beban administratif, tetapi sebagai momentum untuk meningkatkan mutu akademik dan menghasilkan lulusan Unsrat yang unggul, adaptif, berintegritas, dan relevan dengan kebutuhan masa depan,” ujarnya berharap. (lexie)

Meimonews.com – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa mengemukakan, tema Dies Natalis ke-62 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsrat yakni FISIP Unsrat : berinovasi untuk demokrasi, berkarya untuk negeri merupakan tema yang sangat relevan dengan tantangan kehidupan bangsa Indonesia saat ini.

Hal tersebut dikemukakan Plt. Rektor saat memberikan sambutan pada Sidang Senat FISIP Unsrat dalam rangka Dies Natalis ke-62 FISIP yang diadakan di Auditoroum Unsrat Manado, Jumat (4/9/2026).

Hadir pada momen istimewa ini, pimpinan Unsrat, pimpinan dan anggota senat FISIP Unsrat, Dekan FISIP Unsrat Ferry Daud Markus Liando, para Dekan se-Unsrat, sivitas akademika dan alumni FISIP Unsrat serta undangan lainnya seperti Wakil Gubernur (Wagub) Sulut Johanis Victor Mailangkay mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus.

“Demokrasi tidak hanya membutuhkan sistem dan institusi. Demokrasi membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kesadaran politik, literasi informasi, kemampuan berpikir kritis, serta komitmen terhadap nilai-nilai kebangaaan,” ujarnya.

Dalam konteks inilah, sambung Jompa yang adalah juga Rektor Universitas Hasanudin Makassar (Unhas), FISIP memiliki posisi yang sangat penting.

FISIP, menurut Jompa, harus terus menjadi salah satu pusat pengembangan pemikiran kritis, pusat kajian kebijakan publik, pusat pengembangan ilmu pemerintahan dan politik, pusat pengembangan komunikasi publik, serta pusat kajian terhadap berbagai perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat

“Tema Berkarya untuk negeri, juga harus dinaknai sebagai panggilan bagi seluruh sivitas akademika FISIP Unsrat untuk memberikan kontribusi nyata kepada bangsa,” ujarnya

Ditegasian, universitas tidak boleh menjadi menara gading yang jauh dari masyaraka. Perguruan tinggi harus hadir di tengah berbagai persoalan bangsa. Para akademisi harus mampu memberikan pemikiran dan solusi. Para mahasiswa harus meniliki kepekaan sosial. Dan lulusan harus membawa nilai-nilai keilmuan dan integritas ke dalam berbagai bidang pengabdian.

Tema yang diangkat pada Dies Natalis tahun ini, menurut Gubernur Sulut dalan sambutannya yang dibacakan Wagub, mengandung pesan yang sangat kuat tentang peran perguruan tinggi di tengah perubahan zaman.

Berinovasi untuk demokrasi berarti FISIP Unsrat harus terus melahirkan gagasan, pemikiran dan pendekatan baru dalam menjawab denamika sosial dan politik, sekaligus mendorong demokrasi yang semakin sehat, dewasa, inklusif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Sementata berkarya untuk negeri, berarti setiap ilmu pengetahuan, penelitian, pendidikan dan pengabdian yang lahir dari lingkungan FISIP harus dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.

“Ilmu sosial dan ilmu politik bukan hanya berbicara mengenai teori, pemerintahan, politik, administrasi, hubungan antarindividu maupun hubungan antarlembaga,” ujar Mailangkay mengutip sambutan gubernur.

Lebih jauh dari itu, tambahnya, ilmu-ilmu tersebut berbicara mengenai manusia, masyarakat, tata kehidupan bersama, kepemimpinan, demokrasi, keadilan, pelayanan publik, serta bagaimana kkita membangun kehidupan yang lebih baik. (FA)

Meimonews,com – Fakultas Teknik (Fatek) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mengadakan pembukaan Dies Natalis ke-62 fakultas di kompleks fakultas, Kamis (27/8/2026).

Hadir pada kegiatan ini Wakil Rektor 4 Steenie Edward Wallah mewakili Pelalsana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa, para Dekan fakultas se-Unsrat serta pimpinann dan civitas akademika Fatek Unsrat.

Plt. Rektor yang diwakili Wakil Rektor 4 (Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat)  dalam sambutannya mengatakan, Dies Natalis adalah kesempatan untuk melihat kembali perjalanan yang telah ditempuh dan mengevaluasi capaian hari ini, sekaligus menentukan arah di masa depan.

Rektor berharap, Fatek Unsrat semakin mengambil peran dalam menghasilkan infrastruktur yang tangguh terhadap bencana, bangunan dan kawasan yang ramah lingkungan, sistem transportasi yang efisien, teknologi energi yang berkelanjutan, transformasi digital, pengelolaan sumber daya dan digital.

Selain itu, pengelolaan sumber daya air dan lingkungan, serta berbagai inovasi teknologi yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan daerah kepulauan.

Dekan Fatek Unsrat Liany A. Hendratta dalam sambutannya menjelaskan tema dies yakni Sustainable and Human-Centered Engineering for Livable, Transformation, and Ecologically Resilient Environments, menegaskan komitmen bahwa ilmu teknik tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik atau kemajuan industri semata tapi lebih dari itu, rekayasa modern harus berpusat pada manusia dan keberlanjutan lingkungan.

Dekan Fatek Unsrat mengajak civitas akademika Fatek Unsrat untuk terus menjadi pelopor inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat luas di Indonesia. (FA)

Meimonews.com – Masa perkuliahan bagi mahasiswa baru (maba) Unsrat tahun akademik (TA) 2026/2027 yang tersebar di 11 fakultas telah dimulai pada Selasa (18/8/2026).

Dari jumlah yang lulus seleksi penerimaan 3 jalur yakni Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) dan Jalur Mandiri Tumou Tou (T2) yang berjumlah 5.000-an, masih terdapat sejumlah calon maba yang belum mengikuti kuliah dan belum memiliki Nomor Induk Mahasiswa (NIM) karena sesuatu sebab.

Bagi para calon mahasiswa yang sudah lulus SNBP, SNBT dan Mandiri/T2 tetapi belum mampu membayar UKT (Uang Kuliah Tunggal) yang telah ditetapkan, Plt. Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa telah menugaskan Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Arthur Gehart Pinaria untuk membantu.

Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Arthur Gehart Pinaria)

Kebijakan tersebut disampaikan Humas Unsrat Max Rembang kepada wartawan di ruang Rektorat Unsrat, Kamis (20/8/2026).

“Keringanan itu antara lain membayar UKT secara mencicil menurut kemampuan dana dari masing-masing orangtua mahasiswa,’ ujarnya.

Wakil Rektor 1 yang juga Plh. Wakil Rektor 3, sebutnya, mengharapkan agar calon mahasiswa yang memiliki kendala tersebut untuk menghadap kepadanya, selambat-lambat Senin (24/8/2026) jam 16.00 Wita. (FA)

Meimonews.com – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa mengungkapkan rasa bersyukurnya sebab di masa awal-awal bertugas Plt. Rektor Unsrat ada suatu acara yang sangat penting yakni proses wisuda.

Wisuda adalah simbol bahwa peredaran darah universitas nadinya masih lancar dan semuanya berjalan mulus sehingga prosesi wisuda bisa berjalan. “Kalau tidak, bisa ada tanda-tanda masalah besar,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa kepada wartawan di Ruang Rektorat, usai pelaksanaan Wisuda Gelombang 1 Tahun Akademik 2026/2027 di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (20/8/2026).

Tadinya, yang mau diwisuda hanya sekitar 600-700 orang tapi dengan kesepakatan kita untuk membantu alumni-alumni untuk cepat diwisuda, walau ada masalah di Kemendiktisaintek. Ini membuat saya merasa sangat senang karena bisa membantu alumni diwisuda.

Di dampingi Wakil Rektor 1 dan Plh. Wakil Rektor 3 Arthur Gehart Pinaria, Wakil Rektor 2 Roike Iwan Montolalu, Wakil Rektor 4 Steenie Edward Wallah dan Humas Unsrat Max Rembang, Plt. Rektor menjelaskan, hal ini akan dijadikan model. Bila kita banyak membantu alumni-alumni maka semangat belajar mereka akan meningkat dan merasa ada rasa cinta kepada almamaternya karena ada jasanya.

“Tentunya sebagai Plt. Rektor saya harus banyak belajar. Dan saya bersyukur hari ini bisa dihadiri Wakil Gubernur Sulut, mewakili Gubernur. Ini juga merupakan momentum untuk kita berkoordinasi dengan Pemda secara simbolik di depan wisudawan yang berjunlah 1.017 orang,” ujarnya.

Hal ini merupakan investasi yang luar biasa. Ini bagus secara sinbolik bahwa Pemda hadir dan memberi perhatian, dan terlebih lagi Wagub tidak langsung pulang setelah memberikan sambutannya. Bahkan ikut memberi selamat kepada oara wisudawan satu persatu. Itu merupakan wujud perhatian.

“Sebagai pimpinan Unsrat, Plt. Rektor, Wakil-wakil Rektor dan Dekan merasa bangga seorang Wakil Gubernur bersama kami memberilan ucapan selamat kepada para wisudawan,” ujarnya.

Dan, tak kalah pentingnya adalah kehadiran Kapolda Sulut (Irjen Pol. Roycke Harry Langie – red). Ini jiuga secara simbolik bahwa Forkopimda secara mekanisme mengawal masa transisi ini untuk membenahi dan tumbuh lebih cepat lagi.

.”Pak Kapolda beberapa kali menyampaikan kesiapannya untuk mendukung segala proses perbaikan di Unsrat. Untuk menjaga Unsrat, menjaga kekompakan pimpinan Unsrat dan civitas akademika,” ujar Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar ini.

Plt. Rektor berterima kasih kepada Kapolda, Wakil Gubernur Sulut dan semua pihak yang telah membantunya di awal kepemimpinan tiga minggu ini sehingga mulai penerimaan mahasiswa baru hari hingga saat ini.

Ahli biologi dan ekologi kelautan terkemuka Indonesia kelahiran Takakar (Sulawesi Selatan) 8 Maret 1967 ini berharap, sinergi dan kolaborasi ini akan terus berlanjut.untuk kemajuan Unsrat ke depan.

Plt. Rektor menyadari bahwa masih banyak hal yang perlu diperbaiki dan membutuhkan dukungan termasuk dari media-media untuk membangun Unsrat yang adalah kebanggaan Dearah Sulut bahkan Sulawesi. (FA)

Meimonews.com – Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat pimpinan Billy Johnson Kepel (Dekan) menggelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Dokter Spesialis dan Dokter di The Sentra Medika Hotel dan Hospital, Jl. Ir. Soekarno Desa Maumbi, Minahasa Utara, Rabu (19/8/2026).

Ada sebanyak 37 dokter spesialis dan 109 dokter yang dilantik dan diambil sumpah/janjinya di Tahun Akademik 2026/2027 ini.

Plt. Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Arthur Gehart Pinaria dalam sambutannya berharap para dokter spesialis dan dokter yang dilantik dan diambil sumpah/janjinya untuk menjadi dokter yang berkontribusi, berkarakter, dan bermartabat bagi masyarakat karena kalian adalah etalase Unsrat.

Plt. Rektor berharap, sumpah dan janji dokter yang kalian ucapkan, gambaran kalian berhak mengabdikan diri kepada masyarakat, dimana moralitas harus dikedepankan dalam keseharian ketika melayani masyarakat.(FA)

Meimonews.com – Fakultas Hukum (FH) Unsrat menggelar sidang terbuka Senat fakultas dalam rangka memperingati puncak peringatan ke-68 fakultas di aula fakultas, Rabu (19/8/2026).

Acara puncak peringatan hari kelahiran fakultas yang kini dipimpin Jacobus Ronald Mawuntu ini turut dihadiri Wakil Rektor 2 Unsrat Roike Iwan Montolalu (mewakili Plt. Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa), Asisten 2 Sekdaprov Sulut Christian Talumepa (mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus) dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut Jacob Hendrik Pattipeilohy.

Di momen yang mengangkat tema Bergerak Unggul, Berdampak bagi Negeri tersebut, Kajati Sulut memberikan Orasi Ilmiah dengan topik Praksis Keadilan Keperdataan dalam Transformasi Jaksa Pengacara Negara Menuju Advocaat General.

Plt. Rektor Unsrat yang diwakili oleh Wakil Rektor 2 (Bidang Administrasi Keuangan dan Umum) dalam sambutannya menegaskan, usia 68 tahun menjadi momentum bagi Fakultas Hukum untuk semakin memperkuat reputasi akademiknya.

“Kita tidak sekadar memperingatinya, tapi kita sedang merayakan perjalanan sebuah institusi yang telah mendidik insan hukum, membangun pemikiran hukum, serta memberi kontribusi bagi penegakan hukum, pembangunan daerah, dan kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya membacakan sambutan Plt. Rektor.

Asisten 2 (Bidang Perekonomian dan Pembangunan) Setdaprov Sulut ketika memberikan sambutan mengungkapkan harapan Gubernur agar FH Unsrat terus memperkuat perannya sebagai pusat pendidikan, penelitian dan pengembangan ilmu hukum di kawasan Indonesia Timur, serta kampus ini, dapat semakin dekat dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Gubernur mengajak sivitas akademika FH Unsrat terus bergerak, berkolaborasi dan berkarya, sehingga FH Unsrat semakin unggul, semakin dipercaya dan semakin besar dampaknya bagi Sulawesi Utara dan Indonesia pada umumnya. (FA)

Meimonews.com – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia (Mendiktisaintek RI) Brian Yuliarto menegaskan, perguruan tinggi tidak hanya bertugas menghasilkan lulusan dan memberikan gelar.

Kampus harus melahirkan manusia Indonesia yang unggul, berintegritas, menguasai ilmu pengetahuan, mencintai bangsanya dan berani mengambil tanggung jawab bagi kemajuan Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Mensiktisantek dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Rektor 2 Unsrat Royke Iwan Montolalu mewakili Plt. Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa pada Upacara Peringatan HUT ke – 81 Kemerdekaan RI
di Lapangan Unsrat Manado, Senin (17/8/2026).

 

Upacara ini dihadiri antara lain Wakil-wakil Rektor, .Pimpiman Senat, Pimpinan Lembaga/Biro, Dekan Fakultas se-Unsrat dan staf/pegawai Kantor Pusat.

Oleh karena itu, Mendiktisantek mengajak kita untuk menjadikan setiap ruang kelas sebagai tempat menyiapkan masa depan dan kampus sebagai pusat perjuangan untuk kemajuan Indonesia.

Kemerdekaan Republik Indonesia ke – 81 ini, jelas Mendiktisantek, tidak diberikan begitu saja, tapi dengan perjuangan, keberanian, pengorbanan, persatuan bahkan darah dan air mata para pahlawan.

“Tugas kita untuk meneruskannya dengan memastikan republik ini berhasil sebagai bangsa, berhasil menghadirkan kesejahteraan, membangun kemandirian dan memberikan masa depan yang lebih baik bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Montolalu mengutip Mendiktisaintek.

Dalam sambutannya, Plt. Rektor mengemukaksn, dalam masa transisi, prioritas kita harus jelas yakni roda organisasi harus tetap berjalan, proses akademik tidak boleh terganggu, pelayanan kepada mahasiswa harus tetap optimal.

Selain itu, “tugas dosen dan tenaga kependidikan harus memperoleh dukungan yang memadai, serta standar mutu universitas harus terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujar Wakil Rektor 2 membacakan sambutan Plt. Rektor.

Di momen semangat kebangsaan tersebut, Wakil Rektor 2 di danpingi Wakil Rektor 1/Plt Wakil Rektor 3 Arthur Gehart Pinaria dan Wakil Rektor 4 Steenie Edward Wallah menyerahkan piagam penghargaan / sertfikat kepada sejumlah pimpinan prodi, dosen dan mahasiswa beprestasi. (FA)

Meimonews.com – Memasuki perguruan tinggi berarti memasuki fase kehidupan yang menuntut kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab serta kemampuan untuk menentukan arah masa depan. Menjadi mahasiswa bukan sekedar datang ke kampus, mengikuti perkuliahan, mengerjakan tugas, kemudian memperoleh gelar.

Masa studi di perguruan tinggi harus menjadi kesempatan untuk membentuk kemampuan akademik, karakter, integritas, kreativitas, dan kepedulian terhadap masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa ketika memberikan sambutan pada Sidang Senat Unsrat dengan agenda kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Unsrat 2026 di Auditorium Unsrat Manado, Jumat (14/8/2026).

“Karena itu, sejak hari pertama saudara menjadi mahasiswa Universitas Sam Ratulangi, saya mengajak saudara untuk memiliki satu tekad yang kuat yaitu menyelesaikan studi dengan baik dan tepat waktu,” ujarnya.

Lulus tepat waktu, menurut Rektor Universitas Hasanudin (Unhas) Makassar ini, bukan berarti sekadar mengejar kecepatan. Lulus tepat waktu berarti mampu mengelola kesempatan, membuat prioritas, menjaga konsistensi, dan bertanggung jawab terhadap pilihan yang telah diambil.

Oleh karenanya, Plt. Rektor mengajak para maba untuk menyusun target akademik sejak awal. Pahami kurikulum, program studi, rencanakan mata kuliah dengan baik, jaga prestasi akademik, dan bangun komunikasi yang aktif dengan dosen pembimbing akademik, dan teman-teman di prodi (program studi).

“Ketika menghadapi kesulitan, jang membiarkan berlarut-larut. Bertanyalah berdiskusilah, dan manfaatkan berbagai fasilitas serta layanan akademik yang telah disediakan oleh universitas,” sebutnya.

Menurut guru besar dan dosen bidang Biologi dan Ekologi Kelautan pada Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas ini, keberhasilan menyelesaikan pendidikan, tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan.

Banyak orang yang memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi keberhasilan membutuhkan membutuhkan lebih dari itu. Dibutuhkan disiplin untuk tetap belajar ketika menghadapi kesulitan, ketekunan ketika hasil belum sesuai harapan, serta keberanian untuk bangkit ketika mengalami kegagalan.

Akademisi kelahiran Takalar (Sulsel), 8 Maret 1967 ini menyentil pula tokoh bangsa asal Sulut (dijadikan nama universitas) yakni Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi yang mewariskan semangat Si Tou Timou Tumou Tou (manusia hidup untuk memanusiakan manusia lain). “Semangat tersebut harus menjadi bagian dari perjalanan saudara di kampus ini,” tandasnya.

Dikemukakan, pendidikan yang ditempuh bukan hanya untuk memperoleh pekerjaan atau meningkatkan kehidupan pribadi, tetapi juga untuk mempersiapkan diri menjadi manusia yang dapat memberikan manfaat bagi keluarga masyarakat, daerah, bangsa dan negara

Waktu, jelasnya, akan berjalan dengan sangat cepat. Karena itu jangan sia-siakan kesempatan yang telah diperoleh. “Datanglah ke kampus dengan tujuan. Ikutilah setiap proses dengan sungguh-sungguh.Tetapkan target kelulusan sejak sekarang, kemudian buktikan target tersebut melalui disiplin dan kerja keras setiap hari,” ajaknya.

Usai memberikan sambutan, Plt. Rektor di dampingi Wakil-wakil Rektor, pimpinan senat universitas dan panitia, memasangkan atribut almamater kepada perwakilan fakultas-fakultas, yang di dampingi para dekan, setelah itu (sebelum sidang senat ditutup), para maba mengucapkan janji mereka. (FA)