Meimonews.com – Unsrat (Universitas Sam Ratulangi) menggelar Sidang Terbuka Senat dengan agenda Wisuda Program Doktor, Magister, PPDS, Profesi dan Sarjana Gelombang II TA 2026/2027.

Pelaksanaan wisuda di auditorium Unsrat Manado, Kamis (22/10/2026) yang diadakan dua sesi yakni sesi pagi dan sesi siang ini dihadiri pimpinan dan anggota universitas, pimpinan dan staf Unsrat, pimpinan dan staf Fakultas se-Unsrat, pejabat mewakili Gubernur Sulut serta para wisudawan dan keluarga.

Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Arthur Gehart Pinaria dalam laporannya menyebutkan, sebanyak 1.299 orang yang diwisuda pada gelombang II TA 2026/2027.

Sesi pagi diikuti 706 lulusan dengan perincian Program Doktor (S3) 10 orang, Program Magister (S2) 60 orang, Program Pendidikan Profesi Insinyur 1 orang,, dan Program Sarjana (S1) 635 orang.

Untuk sesi siang 593 lulusan dengan perincian Program Pendidikan Dokter Spesialis 1 (PPDS-1) 21 orang, Program Pendidikan Profesi 17 oramg, dan Program Sarjana (S1) 555 orang.

“Dengan demikian, sampai sekarang ini, lulusan Universitas Sam Ratulangi seluruhnya berjumlah 125.768 lulusan,” ujar Pinaria.

Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa dalam sambutannya menegaskan, semangat Sumpah Pemuda juga sangat dekat dengan makna wisuda. Para pemuda dari berbagai latar belakang menunjukkan, perbedaan dapat dipertemukan dalam tujuan bersama. Semangat tersebut perlu dilanjutkan melalui kerja dan pengabdian.

“Jagalah persaudaraan yang telah tumbuh selama masa studi. Perluas pergaulan Saudara, hormati orang yang berbeda pendapat, dan bangun kerjasama untuk menyelesaikan persoalan bersama,” ujarnya.

Di ruang digital pun, sambungnya, tunjukkan kedewasaan sebagai insan terdidik. Periksa kebenaran informasi sebelum membagikannya. Sampaikan pendapat dengan santun. Gunakan pengetahuan untuk membantu masyarakat
memahami persoalan dengan lebih jernih.

Menurut Jompa, sesudah hari ini, perjalanan para wisudawan akan menempuh arah yang berbeda. Ada yang melanjutkan pendidikan, memasuki dunia kerja, membangun usaha, atau kembali ke daerah asal untuk mengabdi. “Apa pun jalan yang saudara pilih, saya ingin menitipkan tiga pesan,” ujarnya.

Pertama, teruslah belajar. Dunia akan terus berubah, dan para wisudawan perlu tumbuh bersama perubahan itu. Bersikaplah terbuka terhadap pengetahuan baru. Jangan malu bertanya atau memulai sesuatu dari dasar. Kemauan belajar akan membantu para wisudawan.menemukan peluang dan menghadapi tantangan.

Kedua, jagalah integritas. Akan ada situasi yang menguji kejujuran dan prinsip para wisudawan. Pertimbangkan setiap keputusan dengan hati-hati. Pilihlah langkah yang dapat dipertanggungjawabkan kepada diri sendiri, keluarga, masyarakat, dan Tuhan.

Ketiga, jadikan ilmu para wisudawan bermanfaat. Mulailah dari lingkungan terdekat. Bantulah menyelesaikan persoalan yang para wisudawan pahami. Sumbangkan gagasan, tenaga, dan keahlian dengan sungguh-sungguh. Pengabdian dapat dimulai melalui pekerjaan sehari-hari yang dilakukan dengan baik.

“Sebagai alumni Universitas Sam Ratulangi, Saudara membawa semangat Si Tou Timou Tumou Tou: manusia hidup untuk memanusiakan manusia. Rawatlah semangat itu melalui kepedulian dan kesediaan membantu orang lain tumbuh,” ujar Jompa. (FA)

Meimonews.com – Profesi kedokteran menempatkan mereka yang dilantik dan diambil sumpah/janji pada posisi yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Pasien datang dengan harapan untuk memperoleh pertolongan, rasa aman, dan kesembuhan.

Hal tersebut ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat Arthur Gehart Pinaria pada Sidang Terbuka Senat Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat yang dipimpin Linda Rotty (Ketua) dalam rangka Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Dokter dan Dokter Gigi di auditorium fakultas, Rabu (20/10/2026).

“Oleh karena itu, kemampuan ilmiah dan keterampilan klinis harus selalu disertai dengan empati, kejujuran, ketulusan, serta penghormatan terhadap martabat setiap manusia,” ujar Pinaria mengutip Plt Rektor.

Ada tiga hal penting yang ingin ditekankan kepada 45 dokter (16 dokter umum, 6 dokter gigi, dan 23 dokter spesialis) dilantik dan diambil sumpah/janji yang turut dihadiri Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan dan Direktur SDM Yuna Laukati, serta undangan lainnya termasuk orangtua/keluarga yang dilantik dan diambil sumpah/janjinya.

Hal oenting tersebut adalah pertama, junjung tinggi integritas dan etika profesi. Jadikan sumpah yang diucapkan hari ini sebagai komitmen yang terus hidup dalam setiap keputusan dan tindakan. Laksanakan pelayanan berdasarkan ilmu pengetahuan, standar profesi, keselamatan pasien, dan prinsip kemanusiaan.

Kedua, utamakan keselamatan dan kepentingan pasien. Setiap pasien memiliki kondisi, kebutuhan, dan latar belakang yang berbeda. Layani mereka dengan adil, tanpa diskriminasi, serta dengan komunikasi yang baik dan penuh penghormatan. Ingatlah bahwa di balik setiap diagnosis terdapat manusia yang membutuhkan perhatian, pengertian, dan kepedulian.

Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat saat membacakan sambutan Plt. Rektor Unstat Jamaludin Jompa

Ketiga, teruslah belajar dan mengembangkan diri. Ilmu kedokteran berkembang dengan sangat cepat. Pengetahuan yang diperoleh selama pendidikan harus terus diperbarui melalui pembelajaran sepanjang hayat, penelitian, pemanfaatan teknologi yang tepat, dan kolaborasi antartenaga kesehatan. Jadilah tenaga medis yang kompeten, adaptif, dan terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan tanpa meninggalkan etika dan nilai kemanusiaan.

“Khusus bagi para dokter spesialis, saya berharap saudara-saudara dapat menjadi rujukan keilmuan, teladan profesionalisme, serta mitra bagi pengembangan kompetensi tenaga medis lainnya.,’ sebut Plt. Rektor.

Bagi para dokter dan dokter gigi, diajak teruslah membangun kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang berkualitas, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Menurut Plt. Rektor, Unsrat melalui Fakultas
Kedokteran, memiliki tanggung jawab untuk terus menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga memiliki karakter, integritas, serta kepedulian sosial.

Di tengah berbagai tantangan pelayanan kesehatan, termasuk pemerataan tenaga medis, peningkatan mutu layanan, perkembangan teknologi kesehatan, dan kebutuhan masyarakat akan pelayanan yang berkualitas serta terjangkau, para lulusan diharapkan mampu mengambil bagian dalam memberikan solusi nyata.

Disadari, masih terdapat berbagai tantangan dalam pelayanan kesehatan, terutama dalam memastikan masyarakat di wilayah terpencil dan kepulauan memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan yang memadai.

Dalam konteks ini, kehadiran tenaga medis yang kompeten, profesional, dan memiliki semangat pengabdian sangat dibutuhkan.
Saya berharap para lulusan Fakultas Kedokteran Unsrat mengambil bagian dalam menjawab tantangan tersebut.

“Di mana pun saudara-saudara bertugas, baik di rumah sakit, puskesmas, klinik, institusi pendidikan, maupun tempat pelayanan kesehatan lainnya, berikanlah
pelayanan terbaik sesuai kompetensi dan tanggung jawab profesi,” ajaknya.

Sebelum melantik para dokter dan dokter gigi tersebut, Dekan Faked Unsrat Billy Johnson Kepel menegaskan, profesi dokter dan dokter gigi adalah profesi yang mulia dan luhur yang harus dijaga dan dipertahankan.

Untuk itu, Dekan mengingatkan lima hal penting. Pertama, senantiasa meningjatkan dan mengembangkan diri dalam keilmuan keahlian, dengan beroedoman pada pendidiksn sepanjang hayat. Kedua, mengembangkan ilmu kesehatan khususnys ilmu kedokteran dengan ikutserta dalam pendidikan dan pelatihan serta mencari penyelesaiannya masalah kesehatan penderita, masyarakat dan sistem pekayanan kesehatan.

Ketiga memelihara dan mengembangkan kepribadian dan sikap yang diperlukan untuk kelangsungan profesi seperti integritas, rasa tanggung jawab, dapat dipercaya serta menaruh perhatian dan penghargaan terhadap sesama manusia, sesuai debgan etika kedokteran dan etika kesehatan.

Keempat, berfungsi sebagai anggota masyarakat yang kreatif, produktif dan bersifat terbuka, dapat menerima perubahan dan berorientasi ke masa depan serta mendidik dan mengajak masyarakat ke arah yang sama.

Kelima, kerendahan hati harus dipunyai oleh dokter dan dokter gigi yang baik. Kerendahan hati adalah perisai terhadap arogansi intelektual. Kerendahan hati harus sungguh-sungguh, tidak pura-pura dan tidak hanya dirasakan tetapi juga didemonstrasikan. Belas kasihan dan kerendahan hati terkadang mempunyai nilai terapi lebih beaar daripada technical skill atau intelektual brilliant. (FA)

Meimonews.com – Dies Natalis adalah kesempatan untuk mensyukuri perjalanan yang telah dilalui, menilai pekerjaan yang masih harus diselesaikan, serta menetapkan langkah bagi kemajuan fakultas pada masa mendatang.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa yang diwakili Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat Arthur Pinaria pada acara Puncak Dies Natalis ke – 63 Fakultas Peternakan Unsrat di aula fakultas, Selasa (20/10/2026).

Oleh karenanya, Pelaksana Tugas Rektor mengajak civitas akademika Fakultas Peternakan Unsrat (yang kini dipimpin Stanly OB Lombogia) untuk terus memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Selain itu, menghadirkan pembelajaran yang membentuk lulusan berintegritas, menguasai keilmuan, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan dunia kerja.

Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn Yulius Selvanus yang diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sulut Weldie Ruddy dalam sambutannya mengatakan, perayaan Dies Natalis ke – 63 Fakultas Peternakan kiranya menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan pendidikan tinggi, memperkuat ketahanan pangan hewani dan membangun peternakan yang maju, mandiri, modern serta berkelanjutan.

Gubernur juga mengajak civitas akademika Fakultas Peternakan Unsrat untuk memperkuat kolaborasi dan bekerja bersama demi mewujudkan Sulawesi Utara yang semakin maju dan sejahtera sekaligus mendukung cita-cita besar Indonesia menuju kemandirian pangan. (FA)

Meimonews.com – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unsrat Manado menggelar seminar internasional di auditorium Fakultas, Selasa – Rabu (20-21/10/2026).

Seminar internasional ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangka Dies Natalis ke-65 FPIK Unsrat yang diketuai Medy Ompi sementara Ketua Panitia Seminar adalah Calvin Sondakh.

Seminar internasional Coastal, Marine and Freshwater Ecosystem Management for Sustainability (CEMPOS) 2026 yang dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Rektor 2 Unsrat Iwan Roike Montolalu atas nama Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa ini mengangkat tema Marine and Freshwater Ecosysten for a Resilient Blue Economy.

Wakil Rektor 2 Unsrat Iwan Roike Montolalu saat membuka kegiatan secara zoom

Ada sejumlah pakar baik dari daerah/negara Indonesia maupun pakar dari 6 negara yakni Italia, Cina, Jerman, Amerika Serikat, Israel, dan Indonesia tampil sebagai pembicara dengan pembicara kunci Plt. Rektor Unsrat,

Kegiatan yang diikuti sekitar 300 dosen dan mahasiswa FPIK serta dari CTI dan BRIN ini dilakukan secara luring (hadir langsung dari auditorium fakultas) dan secara zoom 76.

Dekan FPIK Unsrat Ockstan Jurike Kalesaran saat memberikan kata pengantar

Dekan FPIK Unsrat Ockstan Jurike Kalesaran dalam kata pengantarnya menyampaikan apresiasi kepada semua pembicara, peserta, peneliti, dan mitra yang telah bergabung dalam pertemuan ilmiah yang penting ini.

“Terutama, pembicara kunci seminar internasional ini yakni Prof. Jamaluddin Jompa sebagai Rektor Universitas Hasanudin dan juga Rektor Universitas Sam Ratulangi Manado,” ujarnya.

Dekan percaya bahwa FPIK Unsrat memainkan peran strategis dalam menghasilkan pengetahuan ilmiah, di mana temuan penelitian dapat berfungsi sebagai solusi praktis yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk memperkuat penelitian interdisipliner, meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas kemitraan internasional, dan mendukung pengelolaan perikanan dan sumber daya laut yang berkelanjutan,” ujarnya.

Dekan berharap seminar ini akan menjadi platform yang bermakna untuk bertukar ide, berbagi hasil penelitian, dan mengeksplorasi pendekatan inovatif untuk konservasi dan pengelolaan ekosistem. (FA)

Meimonews.com – Bersamaan dengan Pelantikan Wakil Rektor 3 Unsrat dan Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unsrat, Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa melantik juga 11 (sebelas) anggota Senat Unsrat.

Pelantikan yang dilaksanakan di ruang rapat Kantor Pusat Unsrat Manado, Rabu (14/10/2026) tersebut dihadiri Wakil Rektor 1 Arthur Gehart Pinaria, Wakil Rektor 2 Royke Iwan Montolalu, dan Wakil Rektor 4/Plt. Wakil Rektor 3 Steenie Edward Wallah, pimpian Senat dan Anggota Senat Unsrat dan pejabat lainnya

Wakil Rektor 3 (Bidang Kemahasiswaan dan Alumni) yang dilantik adalag Rocky Wilar dan Dekan FKM yang dilantik adalah Carla Felly Kairupan.

Dengan dilantiknya 11 anggota Senat universitas yang memiliki visi Bersama Menata Universitas Sam Ratulangi Menjadi Universitas Unggul dan Berbudaya ini maka sudah 66 anggota yang sah dan tinggal dua yang belum terpilih/dilantik. (AF)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar pembukaan rangkaian peringatan Dies Natalis ke-65 yang diadakan di kompleks Auditorium Unsrat Manado, Jumat (9/10/2026).

Plt. Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa dalam sambutannya mengingatkan seluruh unsur pimpinan Unsrat untuk terus mendukung dan menjaga agar suasana Universitas Sam Ratulangi damai dan tenteram.

“Di peringatan Dies Natalis ke – 65 ini, Unsrat diharapkan bangkit, berdampak untuk negeri, berdampak untuk Unsrat, berdampak untuk Sulawesi Utara, dan berdampak untuk dunia,” ujar Plt. Rektor.

Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay menegaskan, Unsrat bukan hanya sebuah institusi pendidikan tinggi, tetapi merupakan bagian penting dari perjalanan pembangunan daerah.

Unsrat telah menjadi ruang lahirnya pemikiran ilmu pengetahuan dan inovasi, serta SDM yang kemudian hadir di berbagai bidang kehidupan.

“Banyak alumni Unsrat yang mengabdi sebagai birokrat, akademisi, profesional, pengusaha, pemimpin masyarakat maupun bekerja di berbagai sektor pembangunan. Karena itu, keberadaan Universitas Sam Ratulangi memiliki arti yang sangat strategis bagi Sulawesi Utara,” ujar Wagub mengutip Gubernur.

Dikemukakan, Dies Natalis ke – 65 Unsrat ini adalah momentum untuk memperkuat komitmen, mempererat sinergi serta membakar semangat seluruh civitas akademika dalam melahirkan inovasi-inovasi berdampak, demi mewujudkan Unsrat yang semakin unggul, berbudaya dan senantiasa menjadi pilar utama pencetak SDM yang unggul di Bumi Nyiur Melambai.

Tema dies yakni Berkarya Untuk Berdampak Bagi Negeri ini, menurutnya, memiliki makna yang sangat kuat. Berkarya berarti terus menghasilkan sesuatu yang baik melalui ilmu, kemampuan, kreativitas dan pengabdian.

“Tetapi karya tidak berhenti pada apa yang kita hasilkan dari yang sesungguhnya adalah karya yang mampu memberikan manfaat menjawab kebutuhan masyarakat menyelesaikan persoalan dan membawa perubahan ke arah yang lebih baik,” ujar Wagub mengutip Gubernur.

Final pertandingan catur yang dimenangkan Dekan Fakultas Peternakan Unsrat Stanly OB Lombogia (kanan)

Ketua Panitia Dies Natalis ke-65 Unsrat Ockstan Jurike Kalesaran dalam laporannya menjelaskan, menginjak usia 65 tahun dengan tema Berkarya untuk Berdampak bagi Negeri bukanlah sekadar perjalanan angka, melainkan momentum penting untuk merefleksikan kembali komitmen dan kiprah Kampus Unggul ini.

“Unsrat terus konsisten melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di Sulawesi Utara dan Indonesia,” ujarnya.

Kegiatan dies natalis tahun ini, sebutnya,
akan dilaksaanakan selang Oktober – November dengan beberapa kegiatan yaitu Pengabdian kepada Masyarakat, Seminar Ilmiah, Unsrat Expo, Ziarah.

Pada kegiatan pembukaan ini, akan dilaksanakan jalan sehat, olahraga dan lomba catur dan tenis meja, dengan disponsori oleh Bank Mandiri.

Di momen acara pembukaan yang ditandai pelepasan balon ke udara dan jalan sehat bersama ini, sejumlah undangan khusus mengadakan eksebisi pertandingan catur dan tenis meja.

Khusus untuk pertandingan catur yang diikuti antara lain dosen dan mahasiswa Unsrat, Dekan Fakultas Peternakan Unsrat Stanly OB Lombogia berhasil keluar sebagai juara pertama setelah mengalahkan sejumlah lawannya. Untuk juara kedua diraih Benny Rumengan dan juara ketiga Andre Lepa. (FA)

Meimonews.com – Tanggal 4 Juli 2026, Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado berusia 65 tahun. Memperingati momen penting tersebut sejumlah kegiatan disiapkan untuk menyemarakkannya.

Salah satunya adalah Bakti Sosial (baksos). Baksos tersebut diadakan di Desa Tounelet Kecamatan Langowan Barat Kabupaten Minahasa, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan baksos ini diselenggarakan Panitia Pelaksana Dies Natalis ke-65 Unsrat yang diketuai Ockstan Jurike Kalesaran berkolaborasi dengan IKA (Ikatan Alumni) Unhas (Universitas Hasanuddin) Sulut.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi antar alumni, akademisi, dan masyarakat setempat.

Hadir pada kegiatan ini, antara lain Sekjen IKA Unhas H. Murtir Jeddawi mewakili Ketua Unhas yang adalah Menteri Pertanian RI/Kepala Bappenas, Kepala SMA Taruna Nusantara Langowan Brigjen TNI (Cpn) Rhino Charles Tuwo, serta CEO Siloam Hospital Manado Herman Karamoy.

Dari lingkungan Unsrat hadir antara lain Pelaksana Tugas (/Plt) Unsrat Jamuddin Jompa, Wakil-wakil Rektor Unsrat, para Dekan fakultas, sejumlah dosen dan mahasiswa serta panitia pelaksana.

Sekjen IKA Unhas menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi strategis dalam pengabdian kepada masyarakat ini.

Acara ini juga disambut antusias oleh sivitas akademika dan warga sekitar. Kehadiran para Wakil Rektor, Dekan, Dosen, hingga mahasiswa Unsrat bersama warga Desa Tounelet menciptakan suasana kebersamaan yang hangat sepanjang berlangsungnya kegiatan.

Melalui aksi nyata ini, IKA Unhas Sulut dan Unsrat berharap dapat memberikan dampak positif serta manfaat langsung bagi peningkatan kejahteraan dan kesehatan masyarakat di wilayah Langowan Barat. (FA)

Meimonews.com – Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsrat bekerjasama dengan Google Indonesia dan Paideia Educational Solutions menyelenggarakan pelatihan Gemini Academy for Higher Education.

Kegiatan yang berlangsung Rabu – Sabtu (7-10/10/2026) di Ruang Pelatihan Lantai 1 Gedung A LPMPP Unsrat ini dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur Gehart Pinaria mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa di dampingi Kepala LPMPP Unsrat Max RJ Runtuwene.

Program ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan literasi Artificial Intelligence (AI) di lingkungan perguruan tinggi bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.

Pelaksanaan kegiatan dikoordinasi Kepala Pusat Teknologi dan Inovasi Pembelajaran LPMPP Unsrat Sary DE Paturusi dan Kepala Pusat Data dan Dokumen Penjaminan Mutu dan Pembelajaran Henry Valentino Florensius Kainde.

Pelatihan berfokus pada dua teknologi AI generatif dari Google. Ada dua materi yang diberikan pada pelatihan ini yang dibawakan Andy dan Tresna dari Paideia Educational Solutions, yang di dampingi Surya Putra Sarungu dari Google.

Materi pertama adalah Gemini AI : penguasaan prompt engineering untuk riset, penyusunan bahan ajar, pembuatan silabus dan modul, serta efisiensi administrasi akademik. Materi kedua adalah Gemini Notebook yang meliputi optimalisasi analisis dokumen riset, sintesis jurnal ilmiah, pengelolaan ruang kerja digital, dan pemanfaatan fitur Audio Overview.

Peserta mengikuti sesi materi dan praktik langsung menggunakan akun Google Workspace for Education (email resmi Unsrat). Setelah itu, peserta mendaftar dan mengikuti ujian sertifikasi bersama.

Melalui program ini, peserta dapat mengikuti ujian sertifikasi internasional Gemini Certified Faculty dan Gemini Certified University Student tanpa biaya.

Sertifikat dikeluarkan langsung oleh Google dan Paideia. Perguruan tinggi yang meraih minimal 50 sertifikasi Gemini Certified Faculty juga berpeluang memperoleh pengakuan sebagai Gemini for Education Reference Institution dari Google.

Program ini diharapkan turut mendukung capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Unsrat, khususnya pada aspek kerja sama internasional dan sertifikasi kompetensi.

Kepada Meimonews.com, Kepala LPMPP Unsrat menjelaskan, kegiatan ini dibagi dalam 4 (empat) sesi. Hari pertama (7/10/2026) pagi diikuti 69 peserta dari unsur pimpinan universitas, fakultas, lembaga, dan unit di lingkungan Unsrat. Pada sesi siang, 72 peserta mengikuti pelatihan yang terdiri dari Kepala Pusat di LPPM, Ketua dan Sekretaris Jurusan, serta Direktur dan Wakil Direktur RSGM.

Hari kedua (8/10/2026)) peserta kegiatan adalah Koordinator Program Studi dan Kepala Laboratorium dari seluruh fakultas serta Program Pascasarjana yang berjumlah 147 orang dalam dua sesi.

“Tanggal 9-10/10/2026 pelatihan dilanjutkan secara daring dengan sasaran sekitar 1.000 dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa,” ujarnya di dampingi Reynald J. Pakasi (Staf LPMPP Unsrat).

Pelaksana Tugas Rektor Unsrat dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Rektor 1 menjelaslan perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) saat ini bergerak sangat cepat dan telah mengubah lanskap pendidikan tinggi global.

Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri terkemuka, Unsrat tidak boleh hanya menjadi penonton dalam era transformasi digital ini. Kita harus menjadi garda terdepan yang adaptif, inovatif, dan terampil memanfaatkan teknologi untuk memajukan pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.

Filosofi pahlawan nasional kita, Dr. GSSJ Ratulangi yakni Si Tou Timou Tumou Tou (Manusia hidup untuk memanusiakan orang lain) harus terus kita jiwai.

Di era modern ini, menurutnya, memanusiakan manusia juga berarti membekali diri kita, dosen kita, tenaga kependidikan kita, dan mahasiswa kita dengan kompetensi digital berstandar global agar mampu bersaing di tingkat internasional.

Oleh karena itu, Plt Rektor menyambut baik penyelenggaraan pelatihan ini yang dilaksanakan dalam skema komprehensif. Kehadiran para pimpinan teknis perguruan tinggi ini sangat vital untuk menggerakkan integrasi teknologi AI di unit kerja masing-masing.

Ditegaskan, pelatihan ini bukan sekadar seminar umum, melainkan sebuah program sertifikasi kompetensi bertaraf internasional. Melalui materi Gemini AI dan Gemini Notebook, kita akan mempelajari teknik prompt engineering untuk mempercepat riset, penyusunan bahan ajar, sintesis literatur ilmiah, hingga efisiensi administrasi akademik.

“Penting untuk kita pahami bersama, kegiatan ini memberikan kontribusi langsung terhadap pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Universitas Sam Ratulangi,” ujar Wakil Rektor Bidang Akademik membacakan sambutan Plt. Rektor.

Disebutkan seluruh peserta memiliki kesempatan untuk mengambil ujian sertifikasi internasional (Gemini Certified Faculty dan Gemini Certified Student) dari Google secara gratis.

Saya mengimbau kepada seluruh peserta—khususnya para Dosen dengan Tugas Tambahan pada sesi luring hari ini dan esok hari, serta para Dosen, Tendik, dan Mahasiswa pada sesi daring nanti—untuk mengikuti seluruh rangkaian materi dan ujian sertifikasi ini dengan sungguh-sungguh.

Plt. Rektor mengajak kepada para peserta untuk memanfaatkan kesempatan emas ini untuk meningkatkan kualitas karya ilmiah dan efektivitas kerja akademik.

Kepada jajaran Paideia Educational Solutions dan Google Indonesia, Plt Rektor Unsrat menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kolaborasi dan komitmennya dalam mendukung akselerasi digitalisasi di Unsrat.(FA)

Meimonews.com – Universitas.Sam Ratulangi (/Unsrat) memperingati Hari Kesaktian Pancasila dalam bentuk upacara yang diadakan di halaman Kantor Pusat Unsrat Manado, Kamis (1/10/2026).

Bertindak sebagai pembina upacara pada kegiatan yang diikuti antara lain para Wakil Rektor, Pimpinan dan staf Lembaga tingkat universitas, Kepala Biro dan staf serta pegawai di lingkungan kantor pusat Unsrat adalah Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur Gehart Pinaria, mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa.

Dalam sambutannya, Plt Rektor mengajak sivitas akademka Unsrat untuk membangun universitas ini dengan semangat Si Tou Timou Tumou Tou/ST4 (manusia hidup untuk memanusiakan manusia), sejalan dengan nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan pengabdian dalam Pancasila.

Peringatan ini, menurut Plt Rektor, menjadi momentum untuk mengenang jasa dan pengorbanan para Pahlawan Revolusi, sekaligus meneguhkan kembali Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa, dan pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Tema peringatan kali ini yakni Pancasila pemersatu bangsa menuju Indonesia berdaulat, adil, dan makmur, mengingatkan kita bahwa di tengah berbagai perbedaan dan tantangan zaman, Pancasila harus tetap menjadi kekuatan yang mempersatukan bangsa Indonesia. (FA)

Meimonews.com – Lembaga Penjaminan Mutu dan Pemgembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsrat menggelar Unsrat Job Fair 2026 di Auditorium Unsrat, Rabu – Kamis (30/9-1/10)2026.

Kegiatan yang dibuka pelaksanaanya oleh Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay, mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn Yulius Selvanus, Rabu (30/9/2026) ini menghadirkan 30-an perusahaan, instansi, dan perbankan.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulut menegaskan, Pemerintah Provinsi Sulut mendukung penuh penyelenggaraan Job Fair seperti ini karena kami memahami bahwa penguatan kualitas SDM adalah kunci untuk membangun daerah yang berkelanjutan.

“Pemerintah akan terus memfasilitasi ekosistem : mulai dari penyediaan pelatihan vokasi, digital literacy hingga kebijakan yang mendukung tumbuhnya industri dan lapangan kerja.

Gubernur yakin, kerjasama ini akan memacu pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berbasis produktivitas tinggi.

Kepada seluruh mahasiswa, alumni, dan pengunjung Job Fair Unsrat 2026, Gubernur mengajak untuk menjadikan kesempatan ini sebagai pijakan awal menuju karier yang bermakna.

” Tanamkanlah visi bahwa saudara hadir di sini bukan hanya mencari pekerjaan tetapi sedang membangun masa depan. Jadilah teladan inovasi, profesionalisme, dan integritas. Berani bermimpi, berani bertindak, dan berani bersaing dengan hasil nyata,” ujar Wagub mengutip Gubernur.

Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur Gehart Pinaria mengemukakan, Unsrat Job Fair 2026 memiliki cakupan yang lebih luas.

“Selain mempertemukan mahasiswa dan alumni dengan perusahaan, dunia usaha dan dunia industri, instansi pemerintah, serta perbankan, kegiatan ini juga membuka ruang bagi mereka untuk memgenal berbagai jalur pengabdian kepada negara melalui TNI,” sebut Plt. Rektor.

Menurut Plt. Rektor, karier dan pengabdian tidak hanya dapat ditempuh melalui sektor swasta. Ada ruang yang luas dalam pemerintahan, dunia indistri, perbankan, berbagai profesi, dan juga melalui pengandian kepada masyarakat.

Karena itu, Plt. Rektor berharap, mahasiswa dan alumni Unsrat dapat melihat kegiatan ini dengan perspektif yang lebih luas. Jangan hanya bertanya : pekerjaan apa yang bisa saya dapatkan ? Tetapi mari kita mulai bertanya : di mana kompetensi saya dapat memberikan manfaat kontribusi terbaik.

Karena itu, para mahasiswa dan alumni diajak untuk memanfaatkan kesempatan yang tersedia dalam Job Fair ini. “Kunjungi booth perusahaan dan institusi, ikuti company presentation, career talk, talent matching, proses rekruitmen, maupun sesi wawancara yang disediakan,” ujar Wakil Rektor 1 mengutip Plt. Rektor.

Kepala LPMPP Unsrat Max RJ Runtuwene dalam laporannya menjelaskan, Unsrat Job Fair 2026 merupakan penyelenggaraan yang kelima kalinya sejak tahun 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Unsrat untuk menjembatani mahasiswa tingkat akhir dan lulusan Unsrat dengan perusahaan, isntansi, perbankan, dan berbagai lembaga penyedia kesempatan kerja.

“Pada Job Fair kali ini, diikuti 30-an perusahaan, instansi, dan perbankan yang memberikan informasi peluang n kerja sekaligus kesempatan bagi mahasiswa dan alumni untuk memgikuti proses rekuitmen,” ujarnya.

Yang menarik, sambungnya, pada penyelenggaraan tahun ini, cakupan Job Fair juga semakin luas. Melalui sinergi dengan Kodam XIII/Merdeka dan Kodim 1309/Manado, mahasiswa dan alumni juga memperolrh akses informaai serta kesempatan mengukuti rekruitmen Bintara dan Perwira TNI, sesuai dengan persyaratan dan mekanisme yang berlaku.

Dengan demikian, menurutnya, Job Fair tidak hanya menjadi ruang untuk mengenal berbagsi pilihan karier dan pengabdian keoada masyarakat.

Usai membuka acara, Wagub di dampingi Wakil Rektor 1 Unsrat, Wakil Rektor 4 Unsrat Steenie Erward Wallah, Kepala LPMPP Unsrat, Kepala Bapelitbangda Sulut Jani Niklas Lukas, Kadisnakertrans Sulut Deicy Paath, Kadisperindag Sulut, Hendrik Reuben Tendean, sejumlah dekan se-Unsrat, dan undangan lainnya melakukan peninjauan ke booth yang ada, (FA)