Meimonews.com – Bank Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pelayanan Pemeliharaan Kesehatan bagi Pegawai dan Keluarga bersama RS Hermina dan RSUD Saiful Anwar Malang, Rabu (4/2/2026).

PKS ini mencakup penyediaan layanan pemeliharaan kesehatan, mulai dari pelayanan medis rawat jalan, rawat inap, hingga layanan penunjang medis sesuai dengan ketentuan yang disepakati bersama.

Penandatanganan PKS tersebut dilakukan oleh Direktur Umum Bank SulutGo Joubert Dondokambey sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas layanan kesehatan bagi seluruh pegawai beserta anggota keluarga.

Kegiatan ini dihadiri pula Agnes Widayu Estiningsih (perwakilan dari RS Hermina) dan, Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Saiful Anwar Syaifullah Asmiragani.

Dalam sambutannya, Joubert Dondokambey menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan langkah strategis Bank SulutGo dalam memberikan jaminan layanan kesehatan yang berkualitas, terintegrasi, dan mudah diakses oleh pegawai.

“Kesehatan pegawai merupakan aset penting perusahaan. Melalui kerjasama ini, kami berharap pegawai dan keluarga mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal sehingga dapat mendukung produktivitas dan kinerja secara berkelanjutan,” ujar Joubert.

Agnes menyambut baik kerjasama tersebut dan menyatakan kesiapan RS Hermina untuk memberikan layanan kesehatan profesional dan berstandar tinggi bagi pegawai Bank SulutGo.

Hal senada disampaikan Syaifullah yang menegaskan komitmen RSUD Saiful Anwar Malang sebagai rumah sakit rujukan nasional dalam mendukung pelayanan kesehatan yang komprehensif dan berkualitas.

Dengan ditandatanganinya PKS ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara Bank SulutGo, RS Hermina, dan RSUD Saiful Anwar Malang dalam mewujudkan layanan kesehatan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan pegawai. (elka)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou) dan Bank SulutGo (BSG) melakukan kerjasama terkait Penempatan Dana di BSG.

Penandatangan Perjanjian Kerjasama (PKS) dilakukan Dirut RSUP Kandou Starry Rampengan bersama Dirut BSG Revino M. Pepah di ruang webinar RSUP Kandou, Selasa (11/11/2025).

Turut hadir dan menyaksikan penandatangan PKS dalam rangka memperkuat kerjasama kedua pihak tersebut adalah beberapa pejabat/staf dari BSG dan RSUP Kandou.

Dalam sambutannya, Starry menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara RSUP Kandou dan BSG.

Starry berharap kerjasama ini dapat menjadi awal dari sinergi yang lebih luas, tidak hanya dalam bidang keuangan tetapi juga di sektor kesehatan.

“Kami berharap BSG dapat menjadi mitra yang baik bagi RSUP Kandou. Ke depan, kami membuka peluang untuk kerja sama di bidang kesehatan dan pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Pepah menjelaskan, kerjasama ini merupakan bentuk kepercayaan yang diberikan RSUP Kandou kepada BSG dalam pengelolaan dan penempatan dana.

“Kami sangat mengapresiasi pimpinan RSUP Kandou yang telah membuka diri untuk bekerja sama dengan kami. Harapan kami, kerjasama ini tidak berhenti di sini, tetapi bisa terus berlanjut, termasuk di bidang kesehatan seperti yang pernah dilakukan sebelumnya,” kata Pepah.

BSG, menurut Pepah berkomitmen untuk melaksanakan kerjasama ini dengan sebaik-baiknya serta siap menerima masukan dari pihak RSUP Kandou guna memperkuat kemitraan ke depan. (Afer)

Meimonews.com – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) secara resmi meluncurkan program pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bohusami Bakobong yang fokus pada komoditas unggulan Kabupaten Boalemo.

Peluncuran ini menjadi puncak acara dalam rangkaian penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) strategis antara Bank SulutGo dan Pemerintah Kabupaten Boalemo di Pendopo Rumah Dinas Bupati Boalemo, Senin (13/10/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) serta dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan (BIK).

Bupati Boalemo Rum Pagau dalam sambutannya, menyambut baik inisiatif Bank SulutGo. “Program Bohusami Bakobong ini sangat sejalan dengan visi kami untuk memajukan sektor pertanian dan perkebunan, yang merupakan urat nadi ekonomi Boalemo,” ujarnya.

Bakobong yang berarti berkebun dalam bahasa Gorontalo, menurut Bupati, diharapkan dapat menyalurkan permodalan tepat sasaran, sehingga para petani dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraannya.

Turut hadir mendampingi Bupati, Wakil Bupati Boalemo Lamhudin Hambali, serta jajaran kepala OPD, termasuk Taufik Kumali (Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah), Rahmat Biya (Kepala BKPSDM), serta Andi Hurudji (Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan), yang menjadi pihak penandatangan PKS.

Dari Bank SulutGo, hadir Pius Batara (Direktur Pemasaran), Sam Sachrul Mamonto (Komisaris Bank SulutGo), serta jajaran Pimpinan Divisi Pemasaran, Kredit Komersil, Kredit Konsumer, dan Pemimpin Cabang Tilamuta.

Kehadiran Toar Dotulong (perwakilan Otoritas Jasa Keuangan/OJK SulutGoMalut) menegaskan dukungan regulator terhadap penguatan inklusi keuangan di daerah.

Dalam kegiatan yang sama, sinergi antara Pemkab Boalemo dan Bank SulutGo diperkuat melalui penandatanganan PKS yang meliputi aspek penting tata kelola keuangan dan kepegawaian daerah di antaranya PKS Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), yang menetapkan pengelolaan kas daerah secara terpusat dan terintegrasi melalui Bank SulutGo untuk efisiensi dan transparansi.

PKS Keabsahan Berkas Digital ASN, yabg nerupakan jerjasama dalam pemanfaatan layanan perbankan untuk memastikan validitas dan keamanan berkas kepegawaian Aparatur Sipil Negara (ASN) secara digital.

PKS Penempatan Deposito, yang merupakan komitmen Pemkab Boalemo dalam menempatkan dana kas daerah dalam bentuk deposito di Bank SulutGo, yang turut memperkuat likuiditas Bank untuk pembiayaan pembangunan daerah.

PKS Integrasi Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD), yang neruakan dukungan Bank SulutGo dalam implementasi pembayaran dan pengelolaan transaksi keuangan daerah yang terintegrasi dengan sistem SIPD Kementerian Dalam Negeri.

Direktur Pemasaran Bank SulutGo Pius Batara menyampaikan bahwa paket PKS ini merupakan bukti komitmen Bank SulutGo sebagai agent of development di daerah. “Bank SulutGo tidak hanya fokus pada penyaluran kredit, tetapi juga memodernisasi tata kelola keuangan Pemda,” ujarnya

Kolaborasi ini, menurut Batara, memastikan dana daerah berputar di daerah melalui KUR Bohusami Bakobong, sementara di sisi lain, tata kelola keuangan menjadi lebih efisien dan akuntabel.

Komisaris Bank SulutGo Sam Sachrul Mamonto menambahkan, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam Bulan Inklusi Keuangan. “Peluncuran program dan penandatanganan PKS ini adalah langkah nyata dalam meningkatkan literasi dan akses keuangan, khususnya bagi pelaku UMKM di Boalemo,” ujarnya.

Mamonto berharap, KUR Bohusami Bakobong ini menjadi trigger bagi kebangkitan pertanian di Boalemo.

Acara diakhiri dengan penyerahan cenderamata dari komisaris Bank SulutGo kepada Bupati Boalemo dan diikuti foto bersama para pejabat yang hadir. (Afer)

Meimonews.com – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) terus menegaskan perannya sebagai mitra utama pemerintah daerah (Pemda) termasuk dengan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango,

Hal itu ditandai dengan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango, Minggu (12/10/2025).

Penandatanganan PKS ini merupakan langkah strategis yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas tata kelola keuangan daerah Kabupaten Bone Bolango melalui layanan perbankan yang terintegrasi dan modern dari Bank SulutGo.

Acara penandatanganan ini disaksikan Bupati Bone Bolango Ismet Mile dan Direktur Pemasaran BSG Pius Batara.

PKS ini melengkapi deretan kabupaten di Provinsi Gorontalo yang secara berkelanjutan mempercayakan pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) mereka di Bank SulutGo, menunjukkan tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap kapabilitas dan komitmen BSG dalam mendukung pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Bone Boango menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin. “Kerjasama ini adalah wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Bone Bolango untuk mengelola keuangan daerah secara transparan dan akuntabel. Dengan dukungan Bank SulutGo, kami optimis pengelolaan RKUD akan semakin efektif,” ujar bupati.

Senada dengan Bupati, Direktur Pemasaran BSG menyatakan, “Bank SulutGo selalu siap menjadi mitra terdepan pemerintah daerah dalam mengimplementasikan sistem pengelolaan keuangan yang modern dan terpercaya. PKS RKUD ini bukan hanya sekadar kerja sama, melainkan bentuk dedikasi kami dalam mendukung akselerasi pembangunan dan perekonomian di Bone Bolango dan seluruh Gorontalo,” ujarnya.

Hadir dalam acara ini dari Pemkab Bone Bolango adalah Bupati Bone Bolango Ismet Mile Sekda Bone Bolango Iwan Mustapa, Kabag Hukum Ramlan Adam, Kabag Tata Pemerintahan Erna Patuti, Kepala Dinas Bappeda, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Dikes dan Kepala Dinas Dikbud

Dari Bank SulutGo (BSG) terdiri dari Komisaris Sam Sahrul Mamonto, Direktur Pemasaran Pius Batara, Pemimpin Kanwil Gorontalo Rudiyanto Katili, Group Head Pemasaran Iskandar Modjo, Pemimpin Divisi Pemasaran Yunike Paputungan dan Pemimpin Cabang Suwawa Sri Wantogiah, (Afer)

Meimonews.com – Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) menerima kunjungan kerja Wakil Bupati Pohuwato Iwan Adam di Kantor Pusat Bank SulutGo, Jumat (18/7/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk mengadakan audiensi dengan jajaran direksi Bank SulutGo sekaligus menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI).

Wakil Bupati Pohuwato yang di dampingi beberapa pejabat penting Pemkab Pohuwato, disambut Direktur Operasional Bank SulutGo Louisa Parengkuan dan beberapa pemimpin divisi.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif tersebut, dibahas berbagai potensi kolaborasi dan peningkatan layanan perbankan untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Pohuwato.

“Kami sangat menyambut baik kunjungan Bapak Wakil Bupati Pohuwato. Ini adalah wujud komitmen kami untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memajukan daerah masing-masing,” ujar Louisa.

Penandatanganan PKS SIPD-RI ini, tambahnya, merupakan langkah konkrit Bank SulutGo dalam mendukung transparansi dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah, sejalan dengan arahan pemerintah pusat.

PKS SIPD-RI ini akan memungkinkan Bank SulutGo untuk menyediakan layanan perbankan yang terintegrasi dengan sistem informasi pengelolaan keuangan daerah yang digunakan oleh Pemkab Pohuwato.

Dengan integrasi ini, diharapkan proses transaksi keuangan daerah, mulai dari perencanaan, penganggaran, penatausahaan, hingga pelaporan, dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan akuntabel.

Wakil Bupati Pohuwato, dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi atas dukungan Bank SulutGo. “Kami berharap dengan adanya kerja sama SIPD-RI ini, pengelolaan keuangan di Pemkab Pohuwato akan semakin baik dan transparan. Bank SulutGo adalah mitra strategis kami dalam mencapai tata kelola pemerintahan yang baik,” ujarnya.

Kerjasama ini menegaskan peran Bank SulutGo sebagai motor penggerak ekonomi daerah dan mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima dan tata kelola keuangan yang akuntabel.

Diharapkan, implementasi SIPD-RI ini dapat segera berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi Pemerintah Kabupaten Pohuwato dan masyarakatnya. (Afer)

Meimonews.com – PT Bank SulutGo (BSG) dan Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) RI menandatangani perjanjian kerjasama (PKS) pembiayaan subsidi bunga/marjin Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta subsidi Imbal Jasa Penjaminan (IJP) bersama Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.

Acara penandatanganan PKS berlangsung di Nareswara Ballroom, SMESCO Indonesia, Jakarta, Jumat (25/4)2025)

Direktur Utama Bank SulutGo Revino M. Pepah hadir langsung dalam penandatanganan tersebut. Turut hadir pula Direktur Utama seluruh perbankan di Indonesia, menandakan kolaborasi besar lintas lembaga keuangan untuk mendukung pembiayaan UMKM nasional. Penandatanganan ini Menteri UMKM Maman Abdurrahman.

Langkah strategis ini merupakan wujud komitmen Bank SulutGo dalam mendukung pelaku UMKM naik kelas melalui penyaluran KUR yang menyentuh seluruh sektor riil di Sulawesi Utara dan Gorontalo.

BSG telah dikenal dengan berbagai skema KUR, seperti KUR Bohusami yang menyasar sektor pertanian, peternakan, perikanan, perdagangan, pariwisata, hingga pemberdayaan perempuan pelaku UMKM. Model KUR Bohusami juga menonjolkan pembinaan dan pengawasan untuk memastikan keberlanjutan usaha dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Penandatanganan kerjasama ini diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan bagi UMKM, sejalan dengan target penyaluran KUR BSG yang pada tahun 2025 sebesar Rp160 miliar. Dengan adanya subsidi bunga/marjin KUR, pelaku UMKM akan semakin terbantu dalam memperoleh modal usaha dengan biaya yang lebih ringan

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan perbankan untuk mempercepat pertumbuhan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional. Kolaborasi ini juga mendukung upaya pemerintah dalam memperluas akses keuangan formal bagi pelaku usaha kecil dan menengah di seluruh Indonesia.

Penandatanganan ini menjadi momentum penting bagi BSG untuk terus memperkuat peran sebagai bank pembangunan daerah yang inovatif dan berdaya saing, serta berkontribusi nyata dalam pemberdayaan UMKM di wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, dan nasional. (Afer)

Meimonews.com – Dalam upaya meningkatkan pelayanan publik dan optimalisasi pengelolaan keuangan daerah, Bank SulutGo (BSG) kembali menunjukkan komitmennya dengan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Kali ini, kerja sama difokuskan pada pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Provinsi Gorontalo.

Penandatanganan PKS dilakukan di Jakarta, Rabu (11/9/2024) oleh Pemimpin Cabang Gorontalo Bank SulutGo Frida Pakaya dan Kepala Badan Keuangan Provinsi Gorontalo Sukril Gobel.

Prosesi penandatanganan disaksikan sejumlah pejabat penting, di antaranya Penjabat Gubernur Gorontalo Dr. Ir. Mohammad Rudy Salahuddin, MEM, Direktur Operasional Bank SulutGo Louisa Parengkuan, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Gorontalo Handoyo Sugiharto, Kadis Pangan Ramdan Pade, Inspektur Misranda, Kabid Perbend Fiskawaty Sidiki serta Kepala Kantor Wilayah Gorontalo Sjahron Botutihe.

Dengan terjalinnya kerja sama ini, diharapkan pengelolaan keuangan daerah Provinsi Gorontalo dapat semakin efektif dan efisien.

Bank SulutGo sebagai bank daerah berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan mendukung program-program pembangunan yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Dalam sambutannya, Penjabat Gubernur Gorontalo menyambut baik kerjasama ini dan berharap dapat meningkatkan pengelolaan keuangan daerah serta mengapresiasi kinerja BSG yang selama ini telah memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Provinsi Gorontalo. (Afer)