Meimonews.com – Unsrat (Universitas Sam Ratulangi) terus memperluas jejaring kolaborasi strategis dengan berbagai instansi penting termasuk di daerah Sulawesi Utara.

Itu terlihat ketika Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Komando Daerah Militer (Makodam) XIII/Merdeka, Manado, Rabu (6/5/2026).

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Unsrat dalam mempererat silaturahmi serta menjajaki peluang kerjasama lintassektor antara dunia pendidikan tinggi dan institusi militer.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Rektor Unsrat menyampaikan bahwa sinergi antara Unsrat dan Kodam XIII/Merdeka memiliki potensi besar, terutama dalam bidang penguatan wawasan kebangsaan, pengabdian masyarakat, hingga riset teknologi terapan yang relevan dengan pertahanan wilayah.

Sebagai institusi pendidikan terbesar di Sulawesi Utara, Unsrat memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam mencetak intelektual, tetapi juga dalam membentuk karakter generasi muda yang cinta tanah air.

“Kolaborasi dengan Kodam XIII/Merdeka adalah langkah konkret untuk mewujudkan hal tersebut,” ujar Rektor yang.adalah juga Ketua Pengurus Daerah KB FKPPI Sulut. (FA)

Meimonews.com -Duta Besar India untuk Indonesia HE Mr. Sandeep Chakravorty berkunjung ke Unsrat (Universitas Sam Ratulangi) Manado, Jumat (24/4/2026).

Dalam agenda kunjungan terkait dengan implementasi konkrit Unsrat untuk terus memperkuat komitmennya sebagai Perguruan tinggi berdaya saing global melalui pengembangan kerjasama Internasional yang strategis ini, Dubes meresmikan Bharat Corner.

Peresmian Bharat Corner oleh Dubes di dampingi Wakil Rektor 4 (Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Humas) Unsrat Steenie Edward Wallah
dilakukan di Kompleks Kantor Pusat Urusan Internasional LPMPP (Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran) Unsrat yang dikepalai Max Runtuwene.

Peresmian Bharat Corner ditandai dengan prosesi pemotongan pita dan peninjauan koleksi dan dilanjutkan dengan penanaman pohon sebagai simbol keberlanjutan dan persahabatan antarinstitusi.

Kegiatan ini dihadiri para Dekan, Wakil Dekan, Kepala Lembaga, Kepala Biro dan staf di lingkungan Unsrat, yang mencerminkan dukungan institusional terhadap agenda internasionalisasi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari diplomasi akademik yang bertujuan memperluas akses sumber pengetahuan global sekaligus memperkuat jejaring kerjasama antara Unsrat dan institusi pendidikan di India.

Kehadirian Bharat Corner diharapkan menjadi pusat literasi yang menyediakan referensi komprehensif India mencakup aspek budaya, sejarah, pendidikan dan perkembangan kontemporer.

Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie yang diwakili Wakil Rektor 4 dalam sambutannya menjelaskan penguatan kerjasama internasional merupakan bagian integral dari visi Unsrat dalam mengembsngkan pendidikan tinggi yang unggul, inovatif dan berorientasi global.

“Kerjasama dengan mitra internasional termasuk dengan India dipandan sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi,” ujarnya.

Melalui kolaborasi tersebut, tambahnya, Unsrat mendorong peningkatan mobilitas akademik, pengembangan riset bersama serta pertukaran pengetahuan pengetahuan yang relevan dengan tantangan global.

Sandeep dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan hubungan bilateral di bidang pendidikan sebagai fondasi kerjasama jangka panjang.

Dijelaskan, Bharat Corner merupakan inisiatif yang mendukung peningkatan pemahaman lintasbudaya sekaligus membuka peluang kolaborasi akademik yang lebih intensif antara perguruan tinggi di kedua negara.

Secara strategis, kerjasama dengan negara dan institusi luar negeri memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan, relevansi riset serta daya saing lulusan.

Unsrat secara berkelanjutan mengembangkan kemitraan yang bersifat kolaboratif dan saling menguntungkan, baik dalam bentuk program pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama maupun pengembangan kurikulum berbasis internasional.

Dengan diresmikannya Bharat Corner, Unsrat semakin menegaskan arah kebijakannya dalam membangun ekosistem akademik yang terbuka, adaptif dan terintegrasi dengan dinamika global, sejalan dengan visi universitas untuk menjadi institusi unggul di kawasan Asia Pasifik. (FA)

Meimonews.com – Sidang gugatan terkait terbitnya surat keputusan (SK) penonaktifan ST sebagai tenaga medis mitra RSUP Kandou kembali digelar di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Manado, Rabu (22/4/2026).

Sidang kasus penonaktifan ST karena adanya temuan Satgas Pencegahan dan Penanganan Perundungan Faked Unsrat dan RSUP Kandou yang berlangsung di Ruang Olden Bidara ini menghadirkan 2 (dua) orang saksi dari pihak tergugat.

“Agenda sidang adalah pemeriksaan tambahan bukti surat serta pemeriksaan saksi dari pihak tergugat. Keterangan 2 saksi tersebut memperkuat terbitnya SK penonaktifan tersebut.,” ujar Humas RSUP Kandou kepada Meimonews.com, Jumat (24/4/2026).

Ketua Majelis Hakim menerima dua saksi dari pihak tergugat yakni dr. Ronaldy Tumbel, SpTHT-KL (saksi pertama) dan dr. Michele (saksi kedua) ke dalam ruang sidang dan menyaksikan sumpah kedua saksi akan memberikan keterangan sebenar-benarnya.

Saksi pertama menjelaskan dirinya sebagai Ketua Tim Satgas Investigasi yang dibentuk bersama oleh Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat dan RSUP Kandou untuk menangani laporan dugaan perundungan.

Saksi, jelas Humas RSUP Kandou, menyebut proses diawali adanya laporan dugaan perundungan di program studi (Prodi) Anak, dan ditindaklanjuti bersama oleh institusi pendidikan dan RS melalui Tim Satgas Investigasi dengan pemeriksaan sejumlah pihak yang terlibat.

“Tim investigasi menggali informasi kepada 9 peserta didik, 5 tenaga pendidik, Dr.dr. Suryadi Tatura, SpA(K) sebagai terlapor, hingga sopir terkait dugaan pembayaran jasa transportasi. Hasilnya, sopir mengaku menerima pembayaran dari mahasiswa, bukan dari dokter Suryadi saat pemeriksaan terakhir kepada sopir,” ujar Ronaldy, seperti dikutip Humas RSUP Kandou.

Ronaldy menambahkan, pihak tim kerja pendidikan dan pelatihan RS secara rutin melakukan proses monitoring mutu pendidikan dan pencegahan perundungan melalui berbagai upaya, yang salah satunya survei kuisioner rutin kepada peserta didik untuk mengidentifikasi dugaan perundungan.

Jadi, jelasnya, satgas hanya bertugas melaksanakan investigasi ada tidaknya perundungan dan menyampaikan rekomendasi hasil investigasi kepada Dekan Faked Unsrat dan Direktur Utama RSUP Kandou. Mengenai sanksi yang diberikan diserahkan kepada para pimpinan kedua institusi.

Saksi kedua mengaku pernah diminta oleh seniornya untuk memesankan dan membayar jasa rental mobil untuk penggugat bertugas sebanyak empat kali.

“Saya pernah mendapatkan sanksi hukuman dan dipersulit nilainya, Saya bersama rekan satu tim dalam pelatihan praktis di rumah sakit bagi mahasiswa kedokteran (Stase). Hanya karena kelalaian lupa memesankan kendaraan untuk dokter Suryadi bertugas ke Rumah Sakit Noongan,” ujar Michele.

Selain itu, saksi mengungkap adanya tekanan untuk menyewa kamar kos milik usaha penggugat.

Michele mengakui pernah sekali menerima total transfer Rp 2 juta yang berasal dari 3 dokter spesialis (salah satunya tergugat) yang dibantu saksi kedua pada Desember 2024 sebagai bentuk ucapan terima kasih atas pelaksanaan tugasnya di RS Wolter Mongisidi ketika ia ditugaskan di sana oleh Prodi Anak Faked Unsrat.

Sidang kasus ini akan dilanjutkan pada 29 April 2026 dengan agenda pemeriksaan bukti dan saksi dari pihak tergugat. (*)

Meimonews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Inovasi Daerah Tahun 2026, di Aula Serbaguna Pemkot Manado, Senin (13/4/2026).

Rakor ini dilaksanakan untuk memperkuat pemahaman dan komitmen jajaran pemerintah terhadap pentingnya inovasi daerah sebagai bagian dari peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, dan daya saing daerah.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Manado mendorong agar setiap perangkat daerah tidak hanya menghadirkan inovasi, tetapi juga menjaga konsistensi pelaksanaan, penguatan pelaporan, serta keberlanjutan manfaatnya bagi masyarakat

Rakor yang dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Walikota Manado Richard Sualang di dampingi Sekretaris Kota Manado dan Kepala Bapperida Kota Manado ini dihadiri para asisten, perwakilan perangkat daerah, serta camat dan lurah. (elka)

Meimonews.com – Upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui sektor pendidikan terus dipacu di Sulawesi Utara.

Sehuhungan dengan hal tersebut, bertempat di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut, Kamis (2/4/2026) telah dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Pengelolaan Dana Bantuan Pendidikan Kebanksentralan.

Langkah strategis ini menandai sinergi erat antara bank sentral dengan industri perbankan dalam mendukung keberlanjutan program beasiswa dan edukasi keuangan bagi generasi muda di Bumi Nyiur Melambai.

Acara inti diawali dengan penandatanganan PKS oleh Direktur Utama PT Bank SulutGo (BSG) Revino Maydi Pepah bersama dengan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulut Joko Supratikto.

Kerjasama ini kemudian diperluas dengan melibatkan jajaran pimpinan perbankan ternama lainnya di wilayah Sulut, yang bertindak sebagai bank pengelola dana bantuan pendidikan tersebut.

Para pimpinan yang hadir dan menandatangani kesepakatan tersebut antara lain Pemimpin Wilayah BNI Kantor Wilayah Sulut Didi Suprijanto, Plt Branch Manager BTN Cabang Manado Rudy Wairata, Branch Manager BSI Sam Ratulangi Dwipry Andica dan Pimpinan Branch Office Head BRI Tondano Ronald Engelbert

Turut menyaksikan prosesi penting ini, Pemimpin Divisi Pemasaran BSG Yunike Paputungan dan Pemimpin Cabang Pembantu (Capem) Ranotana BSG Clief Mamusung.

Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan ini dirancang bukan sekadar memberikan bantuan finansial, tetapi juga sebagai sarana literasi mengenai fungsi dan peran Bank Indonesia dalam stabilitas ekonomi nasional.

“Sinergi ini merupakan wujud nyata kontribusi sektor perbankan dalam mencetak kader-kader bangsa yang berkualitas. Dengan pengelolaan dana yang transparan dan efisien melalui mitra perbankan, kami berharap bantuan ini tepat sasaran dan memberikan dampak jangka panjang,” ujar perwakilan pihak perbankan di sela-sela acara.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah semakin terbuka lebar. Bank-bank yang ditunjuk sebagai pengelola berkomitmen untuk memberikan layanan perbankan terbaik guna memastikan penyaluran dana berjalan lancar tanpa hambatan teknis.

Penandatanganan ini ditutup dengan sesi foto bersama yang melambangkan soliditas perbankan di Sulawesi Utara dalam mendukung agenda pembangunan manusia yang berkelanjutan. (elka)

Meimonews.com – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorntalo (Bank SulutGo/BSG) melangkah strategis dalam mendukung transformasi digital Pemerintah Daerah.

Hal ini diwujudkan melalui penandatanganan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo tentang pemanfaatan Kartu Kredit Pemerintah Daerah.

Penandatanganan kerjasama yang dilakukan di Jakarta, Rabu (17/12/2025) ini untuk meningkatkan efisiensi, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah khususnya untuk belanja operasional dan perjalanan dinas pegawai.

Acara penandatangan ini dihadiri Wakil Bupati H. Tonny S. Yunus (mewakili Bupati Sofyan Puhi) yang di dampingi Kepala Badan Keuangan Daerah Hariyanto Manan, Kepala Dinas Sosial dan Kepala Dinas Kesehatan.

Dari BSG hadir Dirut Revino M. Pepah, Komisaris Djafar Alkatiri di dampingi Pimpinan Kanwil Gorontalo Rudiyanto Katili dan Pimpinan Cabang Limboto Hasan Hamid.

Dalam sambutannya, Dirut BSG menjelaskan, kerjasama ini merupakan bentuk komitmen BSG untuk menjadi mitra strategis Pemda dalam mengakselerasi digitalisasi keuangan.

“Kartu Kredit Pemerintah Daerah ini diharapkan dapat menpernudah proses administrasi keuangan, memberikan kontrol anggaran yang lebih baik serta mendukung program Cashless Society di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo,” ujarnya.

Wabup Gorobtalo menyambut baik inisiatif ini. Penerapan Kartu Kredit Pemda ini, menurutnya, adalah langkah modern untuk menuju tata kelola keuangan yang lebih baik, cepat dan terukur.

“Ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten untuk meningkatkan pelayanan publik dan mendorong efieinsi anggaran. Kami berharap kerjasama dengan Bank SulutGo yang telah berpengalaman melayani Pemerintah Derah dapat membawa manfaat nyata,” ujarnya.

Kartu Kredit Pemerintah yang ditawarkan BSG dirancang khusus dengan fitur keamanan tinggi dan sistem pelaporan real time yang terintegrasi dengan sistem keuangan daerah. Hal ini memungkin pihak berwenang di Kabupaten Gorontalo memantau penggunaan anggaran secara efektif.

Dengan ditandatanganinya kerjasama ini Bank SulutGo/BSG semakin memperkuat posisinya sebagai Bank Pembangunan Daerah yang progresif dan berkomitmen mendukunng kemajuan daerah, tidak saja hanya di Sulut tapi juga di kawasan sekitarnya seperti Gorontalo. (elka)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie melantik Anggota Senat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsrat di Aula Kantor Pusat Unsrat Manado, Rabu (20/8/2025).

Pengambilan sumpah jabatan dilakukan pimpinan/tokoh agama dari mereka yang dilantik.

Pelantikan ini berdasarkan nomenklatur baru sesuai Permendiktisaintek (Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi) No. 5 Tahun 2025.

Perubahan nomenklatur ini, menurut Rektor Unsrat, adalah bagian dari upaya memperkuat tata kelola universitas, dari semula Fakultas Ilmu Sosial dan Politik kini menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Perubahan ini, tambahnya saat memberikan sambutan, menjadi penegasan akan pentingnya pengembangan dua bidang ilmu yang sama-sama strategis dalam menjawab tantangan bangsa.

Dikemukakan, Senat Fakultas memegang peran penting sebagai organ normatif dalam menjaga martabat akademik di fakultas. Karena itu, dipercaya Anggota Senat yang dilantik ini akan menunaikan amanah dengan penuh tanggung jawab, integritas dan dedikasi tinggi.

“Mari bersama- sama membangun Universitas Sam Ratulangi yang unggul, berdaya saing dan bermanfaat bagi masyraakat, bangsa dan negara,” ajak Rektor. (FA)

Meimonews.com – Duta Besar (Dubes) Australiauhtuk Indonesia Penny Wiiliams dan Konsulat Jenderal Australia untuk Indonesia Todd Dias melakukan kunjungan ke Universitas Sam Ratulangi (Unsrat( Manado, Kamis (18)7/2024).

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU Asean Eng meneriima kunjungan kehormatan tersehut di Unit Pelayanan Teknis (UPT) Layanan Internasional Unsrat Manado.

Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan akademis serta mendiskusikan peluang kerjasama lebih lanjut.

Dalam pertemuan tersebu dibahas berbagai program kolaborasi yang telah berlangsung antara Unsrat dan sejumlah universitas di Australia, serta mengeksplorasi potensi untuk memperluas kemitraan di bidang penelitian dan pendidikan.

Selain itu, dalam kesempatan ini juga diadakan pertemuan khusus dengan para alumni Australia yang telah berkontribusi signifikan dalam pengembangan akademis dan profesional di Indonesia.

Para alumni tersebut berbagi pengalaman dan inspirasi mengenai bagaimana pendidikan di Australia telah membantu mereka dalam mengembangkan karir dan kontribusi di tanah air. (FA)

Meimonews.com – Setelah sukses dengan penyelenggaraan program pilot tahun lalu, di mana terjadi peningkatan pada jumlah peserta guru dari 150 menjadi 273 orang guru pada jenjang SMP, SMA, dan SMK maka Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikbudristek RI bekerjasama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menyelenggarakan kembali Program Microcredential CS50x Indonesia–Harvard University.

Setelah Program CS50x berlangsung selama 22 minggu secara daring, para peserta terpilih akan mengikuti rangkaian program luring 5 hari di Jakarta Intercultural School yang dipandu Prof. David J. Malan, Gordon McKay Professor, Practice of Computer Science Harvard University.

Mendikbudristek Nadiem Makarim turut hadir bersama Prof. David Malan pada pembukaan seminar luring yang bertajuk “Digital Skill Bagi Guru” di Graha Ristekdikti Gedung D Kompleks Kemendikbudristek, Jakarta, Kamis (7/3/2024).

Dalam dialognya dengan Prof. David Malan, Mendikbudristek menekankan bahwa pelaksanaan program CS50x merupakan wujud komitmen gerakan Merdeka Belajar dalam meningkatkan kompetensi guru.

“CS50x Indonesia–Harvard University adalah langkah nyata, sebagai komitmen gerakan Merdeka Belajar, untuk terus meningkatkan kompetensi guru-guru di Indonesia. Dengan mengikuti program ini, saya berharap para guru akan mendapatkan ilmu yang relevan dengan perkembangan zaman sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujar Mendikbudristek.

Dijelaskan, program ini telah dilaksanakan dengan format kegiatan secara daring dan luring semenjak Oktober 2023 sampai dengan Maret 2024. Para guru diajarkan langsung oleh para teacher fellow dari Harvard University tentang ilmu komputer dan seni pemrograman. Sasaran program ini terbuka untuk semua guru dan tidak terbatas pada  yang mengajar di bidang komputer dan informatika.

Salah satu prinsip dasar yang didapatkan para guru dalam program ini, menurut Mendikbudristek, adalah seperti Computational Thinking sebagai landasan berfikir dalam bidang informatika. Selanjutnya, ditanamkan prinsip bahwa pelajaran Informatika bukan sekadar soal penggunaan TIK sebagai alat, melainkan sebagai sarana menjadikan peserta didik sebagai digital citizen.

Para guru peserta juga mendapatkan pemahaman bahwa Informatika adalah ilmu yang fleksibel dengan bidang keilmuan lain. Sebab, pada hakikatnya, perangkat informatika dibuat untuk memudahkan menuntaskan pekerjaan di berbagai bidang kehidupan serta membantu menyelesaikan permasalahan di era modern.

“Prinsip yang tak kalah krusial di zaman ini adalah bahwa pembelajaran Informatika mestinya dapat melahirkan generasi kreator sehingga peserta didik tidak hanya menjadi pengguna teknologi,” jelasnya.

Dengan prinsip-prinsip tersebut, program CS50x Indonesia–Harvard University  sejalan dengan semangat Merdeka Belajar yang mengedepankan peningkatan kompetensi guru. Program ini berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman para pendidik untuk menerapkan prinsip komputer sains dalam proses pembelajaran.

Pada gilirannya, setelah guru kembali mengajar di sekolah masing-masing, peserta didik diharapkan dapat berpikir secara algoritmik dan memecahkan masalah secara efisien.

“Ke depannya, semoga CS50x Indonesia–Harvard University tetap berlanjut dan banyak program-program serupa yang lahir dengan semangat Merdeka Belajar,” sebut Mendikbudristek.

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) mempunyai perhatian khusus terhadap peningkatan kemampuan guru di bidang digital, khususnya Informatika. Mengingat Informatika merupakan salah satu mata pelajaran dalam Kurikulum Merdeka.

“Ditjen GTK menyadari bahwa mata pelajaran Informatika akan dapat menyumbangkan kemampuan berpikir komputasional yang dilandasi oleh logika,” kata Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Nunuk Suryani.

Oleh karena itu, lanjutnya, mata pelajaran ini menjadi salah satu mata pelajaran yang berkontribusi pada terwujudnya Profil Pelajar Pancasila, khususnya dalam hal menumbuhkan daya nalar kritis dan kreatif siswa, serta bergotong royong dalam kebhinekaan global di dunia nyata maupun dunia maya.

Ditambahkan, tak hanya di dalam sekolah, di luar sekolah pun para peserta didik diharapkan mampu berpikir kritis, kreatif dalam berkarya dan berteknologi, serta memiliki kemampuan literasi digital yang mumpuni sebagai anggota masyarakat sekaligus warga digital yang berakhlak baik. (Fer)