Meimonews.com – Saat pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Pemutakhiran dan Validasi Data yang dilaksanakan di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Senin (16/3/2026), Walikota Manado Andrei Angouw memaparkan berbagai permasalahan yang ditemui di lapangan terkait proses pendataan masyarakat.

Itulah sebabnya, Walikota yang di dampingi Wakil Walikota Richard Sualang antara lain menekankan pentingnya penyamaan persepsi antara para pelaksana di lapangan, mulai dari Camat, Lurah, Ketua Lingkungan hingga petugas pendata, khususnya dalam menentukan masyarakat yang berhak menerima pelayanan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

Menurutnya, penentuan kategori kesejahteraan masyarakat melalui sistem desil, mulai dari Desil 1 hingga Desil 10, memang memiliki tingkat kompleksitas yang cukup tinggi. Namun, proses tersebut sangat penting agar penyaluran bantuan dapat tepat sasaran.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini mengingatkan agar proses pendataan dilakukan secara objektif dan akurat, tanpa didasarkan pada penilaian subjektif dari pendata.

Ditegaskan, masyarakat yang benar-benar membutuhkan harus menjadi prioritas penerima bantuan, terutama kelompok miskin ekstrem yang masuk dalam kategori Desil 1.

Walikota meminta agar para Camat menindaklanjuti hasil rapat koordinasi ini dengan menggelar rapat atau musyawarah di tingkat kecamatan dan kelurahan bersama seluruh Lurah dan Ketua Lingkungan.

Dalam pertemuan tersebut, diharapkan pihak Badan Pusat Statistik (BPS) dapat memberikan penjelasan lebih lanjut terkait mekanisme pendataan serta penentuan kategori desil masyarakat.

Dalam Rakor tersebut Kepala BPS Sulut Agus Sudibyo dan Kepala BPS Kota Manado Simon Remiasa memberikan pemaparan terkait proses integrasi dan validasi data. Rapat koordinasi kemudian diakhiri dengan sesi dialog bersama para peserta.

Hadir dalam kegiatan ini Sekdakot teaven Dandel sejumlah Kepala SKPD terkait seperti Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Erwin Kontu, Kadis Kominfo Noviyanti Ningsih Mongkau, para Camat dan Lurah, serta undangan lainnya. (elka)