Meimonews.com – Lokasi yang akan dijadikan tempat bedah rumah Paroki St. Khristoforus Gorontalo baik yang ada di Wilayah Rohani di pusat paroki (Kota Gorontalo) maupun di Stasi Kwandang (Kabupaten Gorontalo Utara) ditinjau, Sabtu (4/9/2021).

Peninjauan pagi dilakukan Pastor Ronny Singal Pr (pastor paroki) di dampingi Pengurus dan Anggota Kaum Bapak Katolik (KBK) Paroki St. Khristoforus Gorontalo di lokasi pusat paroki sedang sorenya ditinjau Pengurus KBK Paroki di Stasi Kwandang.

Saat berada di lokasi bedah rumah, Pastor Ronny dan Pengurus KBK Paroki melihat langsung tempat yang akan dibangun wc dan tempat mandi umatnya yang membutuhkan bantuan serta berdialog dengan umat dan keluarganya tersebut.

Kepada umat calon penerima bantuan, Pastor Ronny menegaskan, dana untuk pembangunan bedah rumah sudah disiapkan. “Nanti penyalurannya dilakukan oleh Pengurus KBK tapi dalam bentuk bahan,” ujar Pastor Ronny.

Dana bedah rumah, sambung Pastor Ronny, berasal dari umat dan telah diprogramkan lewat dana APP (Aksi Puasa Pembangunan) tahun 2020. Penyalurannya diatur oleh Pengurus KBK Paroki.

Hal senada disampaikan Pengurus KBK Paroki saat berada di lokasi bedah rumah di Stasi Kwandang. Baik Alex Maramis (Ketua), Andreas Lumalo (Sekretaris) maupun Elok Kurniawan (Bendahara) serta Talulembang Sule (salah satu pengurus) telah memastikan bahwa dana untuk pembangunan rumah baru di stasi ini telah dianggarkan.

“Anggaran untuk bedah rumah di sini telah disiapkan. Tinggal penyalurannya yang akan diatur namun dalam bentuk bahan,” ujar Elok (Bendaha KBK Paroki), yang dibenarkan pengurus lain KBK Paroki.

Pada kesempatan tersebut, Sule menjelaskan program bedah rumah tersebut sebagai bentuk kepedulian gereja kepada umatnya.

Anggaran program ini sudah dimasukkan pada tahun 2020 lewat dana APP. “Kalau umat di sini sudah siap membangun, anggarannya sudah ada. Tinggal diserahkan tapi dalam bentuk bahan,” ujar Sule yang diapresiasi Ketua Stasi Kwandang Amandus Bulurdity dan Ketua Seksi Pembangunan Yohanis Jebarus. (lk)

Meimonews.com – Dalam suasana kemeriahan malam Tumbilotohe (tradisi malam pasang lampu masyarakat Gorontalo menyambut Idul Fitri 1442 H), umat Katolik Paroki St. Christoforus Gorontalo berkumpul di Pastoran untuk mengucap syukur dan bergembira atas Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 gembalanya Pastor Ronny Marcelino Singal Pr, Selasa (11/5/2021)

Acara HUT diawali perayaan ekaristi di gereja paroki yang dipimpin oleh Sang Yubilaris (Pastor Ronny) dengan dihadiri sekitar 150 umat Katolik.

Selanjutnya, Dewan Pastoral Paroki dan umat menuju ke pastoran untuk acara makan bersama sebagai ungkapan syukur atas rahmat Tuhan yang telah menambahkan usia kepada Pastor Ronny.

Perayaan HUT Pastor Ronny, meskipun berlangsung sederhana di tengah keprihatinan pandemi Covid 19, namun hal tersebut tidak mengurangi kegembiraan dan sukacita di hati umat dan Sang Yubilaris sebagaimana tercermin dalam kutipan Injil Lukas : “Sebab Ia telah memperhatikan aku, hambaNya yang hina ini” yang menjadi tema perayaan HUT.

Pastor Ronny dilahirkan di Kota Tomohon, Minahasa 50 tahun yang lalu (11 Mei 1971). Keputusannya menjadi imam timbul dari pengalamannya melihat dan bergaul dengan para pastor yang bertugas melayani umat Katolik khususnya di Lahendong, tempat tinggalnya semasa kecil.

Benih panggilan itu terus bersemi dan akhirnya berbuah melalui tahbisan imamat yang diterimanya pada tanggal 28 April 2001.

Mewakili umat Paroki St Christoforus Gorontalo, Frederik Putong (Wakil Ketua III Dewan Pastoral Paroki) menyampaikan ucapan selamat HUT disertai doa kiranya Pastor Ronny berumur panjang dan diberikan kesehatan serta kekuatan dari Tuhan dalam menjalani tugas penggembalaan di tengah umat.

Sementara itu, Sang Yubilaris ketika menyampaikan sambutannya meminta umat agar terus memberikan dukungan doa bagi dirinya dalam menjalankan tugas pelayanan sebagai imam.

John Lasut (salah seorang tokoh umat) di sela acara makan bersama menyatakan bahwa penugasan Pastor Ronny di tengah umat Katolik Gorontalo hanya selang 3 bulan sebelum terjadinya pandemi Covid 19 yang berdampak pembatasan aktivitas masyarakat termasuk aktivitas pelayanan pastoral.

“Meski demikian, Pastor Ronny terus bekerja dan mampu membangun kerjasama yang baik dengan umat sehingga pelayanan sakramen dapat terus terlaksana dengan baik,” ujarnya di dampingi Talulembang Sule (salah satu DPP St. Christoforus Gorontalo.

“Selamat HUT ke 50 Pastor Ronny. Semoga panjang umur, sehat selalu dan kuat dalam melaksanakan tugas pelayanan umat. Poficiat,” tambah Sule. (lk)