Meimonews.com -Duta Besar India untuk Indonesia HE Mr. Sandeep Chakravorty berkunjung ke Unsrat (Universitas Sam Ratulangi) Manado, Jumat (24/4/2026).

Dalam agenda kunjungan terkait dengan implementasi konkrit Unsrat untuk terus memperkuat komitmennya sebagai Perguruan tinggi berdaya saing global melalui pengembangan kerjasama Internasional yang strategis ini, Dubes meresmikan Bharat Corner.

Peresmian Bharat Corner oleh Dubes di dampingi Wakil Rektor 4 (Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Humas) Unsrat Steenie Edward Wallah
dilakukan di Kompleks Kantor Pusat Urusan Internasional LPMPP (Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran) Unsrat yang dikepalai Max Runtuwene.

Peresmian Bharat Corner ditandai dengan prosesi pemotongan pita dan peninjauan koleksi dan dilanjutkan dengan penanaman pohon sebagai simbol keberlanjutan dan persahabatan antarinstitusi.

Kegiatan ini dihadiri para Dekan, Wakil Dekan, Kepala Lembaga, Kepala Biro dan staf di lingkungan Unsrat, yang mencerminkan dukungan institusional terhadap agenda internasionalisasi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari diplomasi akademik yang bertujuan memperluas akses sumber pengetahuan global sekaligus memperkuat jejaring kerjasama antara Unsrat dan institusi pendidikan di India.

Kehadirian Bharat Corner diharapkan menjadi pusat literasi yang menyediakan referensi komprehensif India mencakup aspek budaya, sejarah, pendidikan dan perkembangan kontemporer.

Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie yang diwakili Wakil Rektor 4 dalam sambutannya menjelaskan penguatan kerjasama internasional merupakan bagian integral dari visi Unsrat dalam mengembsngkan pendidikan tinggi yang unggul, inovatif dan berorientasi global.

“Kerjasama dengan mitra internasional termasuk dengan India dipandan sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi,” ujarnya.

Melalui kolaborasi tersebut, tambahnya, Unsrat mendorong peningkatan mobilitas akademik, pengembangan riset bersama serta pertukaran pengetahuan pengetahuan yang relevan dengan tantangan global.

Sandeep dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan hubungan bilateral di bidang pendidikan sebagai fondasi kerjasama jangka panjang.

Dijelaskan, Bharat Corner merupakan inisiatif yang mendukung peningkatan pemahaman lintasbudaya sekaligus membuka peluang kolaborasi akademik yang lebih intensif antara perguruan tinggi di kedua negara.

Secara strategis, kerjasama dengan negara dan institusi luar negeri memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan, relevansi riset serta daya saing lulusan.

Unsrat secara berkelanjutan mengembangkan kemitraan yang bersifat kolaboratif dan saling menguntungkan, baik dalam bentuk program pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama maupun pengembangan kurikulum berbasis internasional.

Dengan diresmikannya Bharat Corner, Unsrat semakin menegaskan arah kebijakannya dalam membangun ekosistem akademik yang terbuka, adaptif dan terintegrasi dengan dinamika global, sejalan dengan visi universitas untuk menjadi institusi unggul di kawasan Asia Pasifik. (FA)

Meimonews.com -:Dewan Pers berkunjung ke Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Rabu (30/8/2023). Kunjungan ini diisi dengan Speech Panel Mahasiswa yang diadakan di Lantai 4 Gedung Rektorat.

Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU yang diwakili Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr. Ronny A. Maramis, SH, MH dalam sambutannya mengatakan, fenomena dunia pers pada era milenium III, abad 21 ini, telah terjadi perubahan besar eksistensi pers.

“Hal ini diakibatkan oleh adanya kemajuan teknologi bidang komunikasi dan informasi, dimana lahirnya media pers online yang dalam realitasnya menggeser supremasi media cetak,” ujar Maramis.

Kehadiran media online diakui berdimensi positif, antara lain kecepatan penyebaran informasi, memutus hambatan ruang dan waktu, melubernya informasi dan lain-lain.

Namun demikian, media pers online juga berdimensi negatif, antara lain melubernya berita hoax dan terjadinya pelanggaran prinsip-prinsip dan teknik jurnalistik serta pelanggaran terhadap Kode Etik Jurnalistik.

Ketua Komisi Informasi dan Komunikasi Dewan Pers  Asmono Wikan dalam laporannya mengatakan, kunjungan ke kampus Unsrat guna mendorong penerapan etika jurnalistik yang tinggi di kalangan mahasiswa.

“Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Dewan Pers untuk terus mempromosikan praktik jurnalistik yang profesional dan beretika di tengah kemajuan teknologi dan perubahan dinamika informasi,” ujarnya.

Dalam Speech Panel Mahasiswa yang bertemakan Zilenial memandang kemerdekaan pers dan jurnalisme Indonesia masa depan dalam perspektif kritis, tampil tiga mahasiswa (Gratcia Keren Akay, Jeremiah Fraser Kaligis dan Daniel Silvio Byland Pua), sementara Ketua Dewan Pers Dr. Ninik Rahayu merespons lewat virtual. (FA)

Meimonews.com – Simon Fraser University (SFU) Canada Unesco Chair on Bio-Cultural Diversity and Education Prof David Zandvliet mendatangi Unsrat dan bertemu dengan Rektor Prof. Dr. Ir. Joan Ellen Kumaat, M.Sc, DEA, Selasa (9/8/2022).

Kunjungan ini  merupakan tindak lanjut dari kerjasama SFU dengan Unsrat yang sudah berlangsung sejak tahun 1980-an. Kerjasama SFU, juga dilakukan dengan Pasca Sarjana dan Fakultas Pertanian.

Baca juga : Peringati HUT Kemerdekaan dan Provinsi, ODSK Keluarkan Kebijakann Keringanan Pajak Ranmor

Pada pertemuan ini dibicarakan pula implementasi Memorandum of Understanding (MoU) antara Unsrat dan SFU Canada periode 2018-2023, yang mencakup, antara lain Unsrat menjadi co-chair Unesco Biocultural Diversity and Education.

Dr. Wiske Rotinsulu bersama Prof. David Zandvliet dipercaya sebagai Chair 2020-2024. Proses aplikasi Unesco chair sangat disuport Rektor Unsrar Prof. Dr. Ir. Ellen Kumaat,M.Sc DEA.

Baca juga : Menjadi Saudara dengan Alam Ciptaan Tuhan Lewat Penanaman Pohon, Warnai Peringatam 2 Abad SJMJ

“Unsrat sangat mendukung kerjasama dengan SFU yang tentunya membawa kontribusi positif bagi kemajuan akademik mahasiswa,” ujar Prof. Kumaat.

Sejumlah poin penting yang menjadi kesepakatan adalah virtual field school SFU-Unsrat 2021 yang melibatkan pengajar dari Unsrat serta rencana implementasi field school Tropical Environment Studies Program for International Students (TESPIS).

Baca juga : Peringati HUT Kemerdekaan RI, UTD RSUP Prof. Kandou Gelar Donor Darah di Beberapa Lokasi

Canada Asean Scholarship and Educational Exchange menjadi program yang diunggulkan, di mana mahasiswa S2 Gladys Runtukahu mendapatkan beasiswa, melalui kerjasama SFU dan Unsrat. (elka)