Meimonews.com – World Bank (Bank Dunia) mengadakan Kuliah Tamu di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado di Gedung Serbaguna Fakultas Ekonomi dan Bisnis.(FEB), Rabu (4/3/2026).

Hadir sebagai pembicara utama adalah Wael Mansour, Senior Economist World Bank untuk Indonesia yang membedah dinamika ekonomi nasional di hadapan akademisi, mahasiswa, dan pemangku kepentingan daerah.

Di momen tersebut ada peluncuran prospek ekonomi Indonesia (IEP) edisi Desember 2025.

Diketahui, World Bank adalah lembaga keuangan internasional yang menyediakan pinjaman, hibah, dan bantuan teknis kepada negara-negara berkembang untuk mengurangi kemiskinan dan membiayai proyek pembangunan (seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan).

World Bank didirikan tahun 1944. Lembaga ini bermarkas di Washington DC dan beroperasi sebagai bagian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan 189 negara anggota

Ketika memberikan sambutan, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menegaskan, transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan fondasi utama dalam mendorong produktifitas, efisiensi dan daya saing bangsa.

Rektor berharap forum ini dapat memberikan manfaat besar bagi sivitas akademika, pembuat kebijakan dan mahasiswa untuk memahami kondisi makroekonomi Indonesia serta arah transformasi digital yang berkelanjutan. (FA)

Meimonews.com – Plt. Direktur Utama RSUP Prof Dr. RD Kandou Manado Dr. dr Ivonne E. Rotty, M.Kes memberikan apresiasi kepada Bagian Kelompok Staf Medik (KSM) Ilmu Penyakit Dalam FK Unsrat – RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado yang bekerjasama dengan Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI – RSCM boleh menyelenggarakan kegiatan kuliah tamu workshop, dengan tema Manado Respirology and Critical Care Annual Meeting (Morgam) 2023.

“Kegiatan ini sangat menunjang program dari pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan yang telah menetapkan 6 pilar tranformasi kesehatan,” ujar dokter Ivonne saat memberikan sambutan pada kegiatan yang diselenggarakan di Ruang KSM Penyakit Dalam RSUP Prof. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou), Jumat (24/11/2023).

Di mana salah satunya tranformasi kesehatan ke 5 itu, sambung dokter Ivonne adalah SDM (sumber daya manusia). Dengan dilaksanakan kuliah tamu bagi dokter residen yang ada di RSUP Kandou, dapat meningkatkan kompetensi bagi dokter Residen.

Dokter Ivonne juga menegaskan, managemen RSUP Kandou akan terus menyuport kegiatan seperti ini. “Terima kasih juga buat Institusi jejaring dari FK Universitas Indonesia dan RSCM atas kerja sama yang selama ini terus terjalin,” ujarnya.

Di dampingi Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang dr. Yeheskiel Panjaitan, SH.MARS, dokter Ivonne berharap, program ini terus berlanjut guna peningkatan kompetensi bagi dokter dokter spesialis sehingga terjadi pemerataan sampai di daerah Kabupaten Kota yang ada di Indonesia.

Kuliah tamu ini, menurutnya, bisa menambah ilmu dan wawasan serta ketrampilan kepada dokter residen penyakit dalam. Ke depan mereka akan semakin profesional dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. (Fer)