Meimonews.com – Komisi IX DPR RI di dampingi perwakilan Kementerian Kesehatan RI dan perwakilan BPJS Kesehatan mengadakan kunjungan kerja (Kunker) ke RSUP Kandou Manado, Kamis (24/4/2026).

Wakil rakyat pusat dan rombongan tersebut diterima Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan di dampingi jajaran dewan direksi.

Dalam sambutannya, Dirut mempresentasikan profil rumah sakit, termasuk capaian layanan, pengembangan fasilitas, serta tantangan yang dihadapi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Selain itu, Dirut juga memaparkan komitmen rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan sebagai rumah sakit rujukan di kawasan timur Indonesia.

“Kami RS Kandou Manado menyambut dengan sukacita atas kedatangan dari Komisi IX dan rombongan di rumah sakit tercinta ini untuk melakukan visitasi,” ujarnya.

Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene, dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan layanan kesehatan serta sinergi antara pemerintah, rumah sakit, dan pemangku kepentingan lainnya.

Kehadiran perwakilan Kementerian Kesehatan dan mitra kerja dari BPJS Kesehatan dalam kunker ini adalah bagian dari upaya kolaborasi dalam mendukung sistem pelayanan kesehatan yang optimal.

Usai sesi pemaparan, Komisi IX DPR RI dan rombongan di dampingi Dirut dan jajaran direksi melakukan peninjauan langsung ke sejumlah ruangan pelayanan dan fasilitas rumah sakit.

Peninjauan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi lapangan serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik dan sesuai prosedur. (Fer)

Meimonews.com – Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) mengadakan kunjungan kerja (kunker) ke Sulawesi Utara untuk memantau pelaksanaan berbagai program dan anggaran pemerintah pusat yang dijalankan di daerah, Senin (2/6/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi dan masukan dari pemerintah daerah, mitra kerja, serta masyarakat terkait implementasi program-program yang menjadi lingkup tugas Komisi IX seperti kesehatan, ketenagakerjaan, kependudukan, gizi, pengawasan obat dan makanan, serta jaminan kesehatan.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Komisi IX yang dipimpin Felly Estelita Runtuwene disambut Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Johanes Victor Mailangkay dan jajaran Pemprov Sulut. Turut hadir, perwakilan dari 16 lembaga dan kementerian terkait.

Dalam pertemuan di saat kunker, dibahas secara mendalam berbagai isu strategis, antara lain perkembangan program kependudukan, realisasi anggaran Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) perwakilan Sulawesi Utara, serta tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya.

Sorotan khusus diberikan pada peran BKKBN dalam percepatan penurunan angka stunting di provinsi Sulut.

Direktur Bina Penggerakan Lini Lapangan Lisna Prihantini, yang di dampingi Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan,turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Mereka menyampaikan data terkait jumlah dan kondisi Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) hingga tingkat desa dan kelurahan, termasuk pembahasan terkait PLKB non-PNS serta kebijakan afirmatif yang diperlukan bagi peningkatan kesejahteraan dan status pegawai mereka.

Selain itu, agenda kunjungan juga mencakup peninjauan langsung ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Dr. RD Kandou Manado (akrab disebut RSUP Kandou).

Kunjungan ini dimaksudkan untuk melihat secara langsung fasilitas dan layanan kesehatan, serta menyerap informasi terkait pelaksanaan transformasi sistem kesehatan, jaminan kesehatan nasional, program makan bergizi gratis, dan penanganan penyakit menular maupun tidak menular.

Komisi IX DPR RI berharap kunjungan kerja ini dapat memperkuat sinergi antara pusat dan daerah dalam menyukseskan program-program pembangunan nasional, khususnyai bidang kesehatan dan ketenagakerjaan. (elka)

Meimonews.com – Komisi IX DPR-RI (membidangi kesehatan, ketenagakerjaan, kependudukan serta pengawasan obat dan makanan) melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pemerintah Kota Manado dan diterima Wakil Walikota Manado dr Richard Sualang di Aula BKPSDM Kota Manado, Rabu (17/7/2024).

Di kunker dalam rangka reses masa persidangan V tahun sidang 2023-2024, Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, ST, M.Erg ditugaskan Sestama BKKBN-RI untuk mendampingi tamu dari pusat tersebut,

Dalam kunjungan kerja ini, diharapkan akan mendapat masukan secara langsung baik dari Pemerintah Daerah, mitra kerja, maupun masyarakat umum tentang realisasi program dan anggaran yang dibiayai oleh Pemerintah Pusat/APBN dan juga untuk memonitor pelaksanaan program-program instansi/badan mitra kerja Komisi IX DPR-RI di daerah.

Dari beberapa laporan yang disampaikan oleh mitra kerja dari Komisi IX DPR-RI dan ditanggapi oleh Anggota Tim yang di dalamnya ada ywng terkait dengan penanganan stunting.

Tandaju menanggapi beberapa hal yang disampaikan oleh Tim dari Komisi IX DPR RI, bahwa di Kota Manado capaian prevalensi stunting tahun 2022 (SSGI) 18,4 – tahun 2023 (SKI) 21,8 mengalami kenaikan prevalensi stunting 3,4 persen.

Disampaikan pula data SKI dan data e-PPGBM yang berbeda sehingga mempengaruhi intervensi di lapangan.

Disebutkan, dalam rangka mengoptimalkan kinerja percepatan penurunan stunting (PPS) di tahun 2024 ini digaungkan gerakan intervensi serentak pencegahan stunting melalui 10 langkah strategis PPS.

BKKBN Sulut, tambah Tandaju, telah melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi untuk penempatan mahasiswa KKN pada daerah yang beresiko stunting.

Wakil Walikota Manado dr. Richard Sualang menitipkan DAK Kesehatan Kota Manado semoga dinaikan, di mana ada 16 PKM di Kota Manado dan hanya 2 PKM yang ada pelayanan pemeriksaan laboratorium serta SDM Tenaga Kesehatan yang masih kurang.

Mantan Wakil Ketua DPRD Manado ini memberikan apresiasi dari pemerintah kota kepada Tim Komisi IX yang sudah berkunjung di Kota Manado.

Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene, SE juga berterima kasih kepada Pemerintah Kota Manado dan mitra kerja Komisi IX DPR-RI yang sudah menyampaikan hasil capaian kinerja dari masing-masing kementrian dan untuk memaksimalkan penggunaan dana untuk PPS di mana penyerapan dana stunting masih rendah tapi masih terdapat banyak anak beresiko stunting.

Anggota DPR-RI daerah pemilihan Sulut ini menyebutksn, masih ada daerah yang tidak pernah mengusulkan proposal untuk perbaikan. (FA)

Meimonews.com – Komisi IX DPR-RI mengadakan kunjungan kerja (kunker) di Provinsi Sulawesi Utara. Beberapa agenda dilakukan tim Komisi IX di daerah Bumi Nyiur Melambai ini.

Salah satunya adalah pertemuan yang diadakan di Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur Sulut, Jumat (8/12/2023). Pertemuan dipandu Asisten 1 Denny Mangala mewakili Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

Kaper BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg saat memaparkan penggunaan BOKB

Turut hadir pada.pertemuan ini Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg dan Pembina Wilayah Ir. Siti Fathonah, MPH.

Ketua Tim Komisi IX DPR-RI Charles Honoris beserta rombongan mendalami masalah-masalah yang terjadi di Sulawesi Utara terkait Kesehatan, ketenagakerjaan dan isu stunting.

Kepala Perwakilan BKKBN Sulut dalam kesempatan itu memberikan klarifikasi perihal penggunaan anggaran BOKB di Kabupaten/Kota yang sudah terealisasi sebesar 59,56 persen, dan saat ini masih sementara dilakukan langkah-langkah optimalisasi.

Kaper berharap untuk segera mendapatkan data hasil SKI sebagai dasar untuk perencanaan kebijakan dan intervensi ke depan. (Fer)