Meimonews com – RSUP Kandou Manado kembali memperkuat kolaborasi layanan kesehatan dengan RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta melalui kegiatan Proctorship TEVAR yang digelar Sabtu (27/6/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi tenaga medis sekaligus penguatan layanan kardiovaskular di Indonesia Timur.
Dalam kegiatan tersebut, tim dokter dari kedua rumah sakit melakukan tindakan terhadap tiga pasien. Sebanyak dua pasien menjalani prosedur Endovenous Laser Ablation (EVLA), sementara satu pasien menjalani tindakan Thoracic Endovascular Aortic Repair (TEVAR) untuk penanganan aneurisma aorta.
Seluruh prosedur berlangsung lancar dan berhasil tanpa kendala.
Proctorship dipimpin oleh dokter spesialis jantung dan pembuluh darah konsultan dari RS Jantung Harapan Kita Jakarta Taofan bersama tim jantung RSUP Kandou yang terdiri atas Vekky Sariowan dan dr. Edmond L. Jim.
TEVAR merupakan prosedur minimal invasif yang digunakan untuk menangani aneurisma aorta toraks. Melalui tindakan ini, pasien memiliki peluang yang lebih besar untuk memperoleh kualitas hidup yang lebih baik dengan risiko komplikasi yang lebih rendah dibandingkan operasi terbuka pada kasus tertentu.
RSUP Kandou berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan kesehatan berbasis teknologi dan kompetensi, serta menghadirkan pelayanan spesialistik yang semakin lengkap bagi masyarakat, khususnya dalam penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah.
Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan menyampaikan apresiasi kepada tim dari RS Jantung Harapan Kita Jakarta atas kolaborasi yang telah terjalin.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada tim RS Jantung Harapan Kita Jakarta yang telah berbagi ilmu, pengalaman, dan mendampingi tim RSUP Kandou dalam pelaksanaan Proctorship TEVAR,” ujar Fellow of American Heart Association di American Heart Association 2012 dan Fellow of European Society of Cardiology di European Society of Cardiology 2013 ini.
Kolaborasi seperti ini, menurutnya, sangat penting untuk meningkatkan kompetensi tenaga medis sekaligus memperkuat layanan jantung dan pembuluh darah di RSUP Kandou, sehingga masyarakat di Sulawesi Utara dan kawasan Indonesia Timur dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas tanpa harus dirujuk ke luar daerah. (Fer)
Meimonrws.com – Sekitar 100 petani, nelayan dan pelaku UMKM diedukasi tentang Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) terkait dengan upaya meningkatkan indeks literasi dan inklusi keuangan nasional.
Kegiatan kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank SulurGo (BSG), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongpndouw Selatan (Bolsel) dan Pegadaian ini diadakan di aula kantor Kecamatan Molibagu, Bolaang Mongondouw Selatan (Bolsel), Kamis (21/5/2026)
Hadir dalam agenda strategis ini Kepala OJK Sulutgo Robert Sianipar; Bupati Bolsel Iskandar Kamaru, Direktur Operasional BSG) Louisa J. Parengkuan; Sekretaris Daerah (Sekda) Bolsel Marzansius Arfan Ohy serta perwakilan dari PT Pegadaian Jackson Akay.
Dalam sambutannya ketika membuka acara, Bupati Bolsel menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dipilihnya wilayah Bolsel, khususnya Molibagu, sebagai tempat pelaksanaan Gencarkan bulan Mei ini.
Ditekankan pentingnya bagi para petani dan nelayan untuk memahami manajemen keuangan modern agar hasil produktivitas sektor pangan daerah dapat dikelola secara produktif dan aman dari berbagai modus penipuan berbasis digital.
Usai pembukan acara, diadakan pemaparan materi literasi keuangan oleh Kepala OJK SulutGo.
Dalam arahannya, Robert mengupas tuntas mengenai strategi cerdas keuangan, pengenalan produk keuangan legal, serta kewaspadaan mutlak terhadap ancaman investasi bodong, judi online, dan pinjaman online (pinjol) ilegal yang kerap menyasar masyarakat di daerah operasional pesisir dan pertanian.
Setelah itu, pemaparan materi Cerdas Keuangan oleh Eunike Gratia Marentek dari OJK, dan Sosialisasi Literasi dan Inklusi oleh Bank SulutGo dan Pegadaian
Melalui sinergi tanpa sekat antara OJK, Pemkab Bolsel, BSG, dan Pegadaian ini, diharapkan masyarakat Molibagu dapat menjadi pelopor masyarakat cerdas keuangan yang mandiri secara finansial demi menopang akselerasi ekonomi daerah menuju Indonesia Emas 2045. (elka)
Meimonews.com – RSUP Kandou dan RSUP Dr. Hasan Sadikin (akrab disebut RSHS) Bandung berkolaborasi membahas sistem remunerasi dan sosialisasi sistem Informasi sebagai bagian dari upaya peningkatan tata kelola, Senin (27/4/2026).
Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan ini dilaksanakan secara hybrid dan daring dari Aula Kantor Pusat RSUP Kandou, Manado.
Turut hadir jajaran direksi RSUP Kandou yakni Direktur Medik dan Keperawatan Wega Sukanto, Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian Yune Laukati, Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagian, serta Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto.
Dari pihak RSHS Bandung, hadir Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian Fitra Hergyana (yang turut memberikan sambutan), Direktur Perencanaan dan Keuangan Herry Rukmana serta Manajer Tim Kerja Pelaksana Keuangan Eddie Surachman Suriadinata (juga terlibat dalam diskusi).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan mutu layanan dan keselamatan pasien melalui adopsi praktik terbaik serta optimalisasi sistem manajemen rumah sakit.
RSUP Kandou menjadikan RSHS Bandung sebagai rujukan pembelajaran, mengingat reputasinya sebagai rumah sakit unggulan dalam pelayanan dan tata kelola.
Pertemuan ini terfokus pada pembahasan remunerasi sebagai instrumen strategis dalam mendukung kinerja layanan, termasuk peningkatan kualitas pelayanan di berbagai unit seperti instalasi gawat darurat (IGD) dan layanan operasi.
RSHS juga memaparkan target pengelolaan keuangan yang sehat, peningkatan kualitas pelayanan dengan komposisi penilaian 60 persen layanan, 30 persen penunjang, dan 10 persen lainnya, serta pencapaian klasifikasi rumah sakit “Kelas A”.
Melalui kegiatan ini, diharapkan praktik terbaik yang telah diterapkan di RSHS Bandung dapat diadaptasi dan diimplementasikan di RSUP Kandou guna mendorong peningkatan kualitas layanan serta tata kelola rumah sakit yang lebih baik.
Dirut RSUP Kandou dalam sambutannya menekankan pentingnya pengelolaan pendapatan rumah sakit yang efektif melalui sistem remunerasi yang transparan dan akuntabel. (Fer)
Meimonews.com – Kantor Perwakilan Bank Indonsia (BI) Gorontalo, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Gorontalo, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo luncurkan program Literasi Bersama Gerakan Cegah Stunting dan Cinta Rupiah (Lebegacor) sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas keluarga dan generasi masa depan, Selasa (10/3/2026).
Peluncuran program yang dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie ini dihadiri Kepala Perwakilan (Kaper) BI Gorontalo Bambang Setya Permana, Kaper BKKBN Gorontalo Diano Tino Tandaju, Wakil Bupati Gorontalo H. Tonny S. Junus, Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo serta berbagai pemangku kepentingan di Provinsi Gorontalo, Selasa (10/3/2026).
Program ini merupakan bentuk kolaborasi dalam mendukung upaya pencegahan stunting sekaligus meningkatkan kualitas literasi mengenai Cinta, Bangsa dan Paham (CBP) Rupiah dalam aktivitas ekonomi sehari-hari yang menyasar berbagai lapisan masyarakat.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat peran keluarga dalam menjaga kesehatan dan gizi anak sekalgus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan yang bijak serta penggunaan rupiah dalam kegiatan ekonomi sehari-hari.
Stunting masih menjadi tantangan dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) karena dapat mempengaruhi pertumbuhan fisik anak, kemampuan koqnitif dan kesehatan jangka panjang.
Berbagai fakta seperti keterbatasan ekonomi, kurangnya akses terhadap pangan bergizi, sanitasi yang belum memadai serta rendahnya literasi gizi menjadi penyebab utama munculnya resiko stunting di tingkat keluarga.
Sejalan dengan itu, literasi pengelolaan uang rupiah yang bijak juga penting diperkuat agar keluarga semakin berdaya dalam membangun generasi sehat dan SDM yang gemilang serta semakin sadar untuk senantiasa menjaga dan merawat uang rupiah yang merupakan simbol nasionalisme NKRI.
Melalui program Lebegacor selain mendapatkan literasi CBP Rupiah para keluarga penerima manfaat, juga akan mendapatkan bantuan nutrisi ,
Program ini direncanakan akan konsisten dilaksanakan dua kali sebulan sepanjang tahun 2026 dengan lokasi berbeda untuk pemerataan.
Program ini menyasar para tenaga PKB (penyuluh keluarga berencana) yang akan diberikan pengembangan kapasitas di bidang literasi CBP Rupiah dan sistem pembayaran dalam bentuk training of trainer,
Para penyuluh BKKBN yang tersebar di desa dan kelurahan di provinsi Gorontalo akan memberikan edukasi pencegahan stunting dan CBP Rupiah kepada para orangtua secara rutin setiap bulan, (lex)
Meimonews.com – Guna memperkuat pemahaman masyarakat terkait dengan pengelolaan keuangan dan akses layanan perbankan, Bank SulutGo (BSG) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar Sosialisasi Literasi Keuangan bagi Masyarakat Pesisir.
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula SH Sarundajang Kantor Walikota Bitung, Jumat (27/2/2026) ini diikuti ratusan pelaku usaha perikanan serta warga pesisir kota Bitung.
Kegiatan ini Wakil Walikota Bitung Randito Maringka. Dalam sambutannya, Maringka menekankan pentingnya pemahaman finansial bagi masyarakat pesisir agar mampu mengelola hasil laut menjadi kesejahteraan yang berkelanjutan.
“Masyarakat pesisir adalah pilar ekonomi Bitung. Dengan literasi yang baik, kami berharap warga tidak lagi terjebak pada skema pinjaman ilegal dan lebih cerdas dalam menabung serta berinvestasi,” ujarnya
Kepala OJK SulutGoMalut Robert Sianipar memberikan edukasi mengenai waspada investasi bodong.
Dijelaskan, kehadiran regulator dan perbankan di tengah masyarakat bertujuan untuk menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif dan aman.
Direktur Umum Bank SulutGo Joubert Dondokambey menegaskan, BSG berkomitmen untuk terus menjadi mitra setia masyarakat Sulawesi Utara, khususnya dalam menyediakan produk yang sesuai dengan karakteristik profesi nelayan dan pedagang ikan.
Kepala Operasional Cabang BCA KCU Manado Liantje Wawah, menyampaikan bahwa keterlibatan BCA dalam sosialisasi ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program nasional dalam meningkatkan indeks literasi keuangan di wilayah Indonesia Timur.
Poin utama literasi untuk OJK, adalah manajemen keuangan : Cara mengatur arus kas bagi keluarga dengan penghasilan yang bergantung pada musim (sektor perikanan).
BCA adalah Pengenalan Produk Perbankan : Edukasi mengenai tabungan, kredit usaha mikro, dan layanan digital banking.
BSG adalah Keamanan Transaksi : Tips menghindari phishing dan penipuan berbasis digital yang marak terjadi.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif dan penyerahan simbolis bantuan serta pembukaan rekening bagi perwakilan masyarakat pesisir yang hadir.(elka)
Meimonews.com – Universitas Katolik (Unika) De La Salle Manado dan Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Ranting St. Theresia Stasi Benedictus Paroki St. Fransiskus Xaverius Kakaskasen menggelar Signum Fidei Community Service (aksi nyata atau pengabdian yang dilakukan sebagai perwujudan iman).
Kegiatan yang diadakan di kompleks gedung gereja stasi yang sementara dalam pembangunan, Sabtu (28/2/2026) ini didukung Kaum Ibu Katolik (KIK) Sta. Beatrice Da Silva yang diketuai Conny Wewengkang dan Kaum Bapak Katolik (KBK) St. Petrus Stasi Benedictus yang diketuai John Mangundap dan diikuti ratusan umat stasi.
Kegiatan yang dilaksanakan sebagai wujud nyata implementasi semangat Aksi Piasa Pembangunan (APP) tahun 2026 ini berbentuk pemeriksaan kesehatan gratis serta pembagian bibit pohon dan buah gratis.
Hadir pada acara pembukaan di antaranya Pastor Paroki St. Fransiskus Xaverius Kakaskasen Pastor Noldy Karamoy Pr, Pastor Rekan Pastor Siprianus Moto Pr, Ketua WKRI Sta. Theresia Steify Mariane Sepang dan Koordinator Signum Fidei Indonesia Unika De La Salle Manado Noula Josefine Mokorimban, Ketua Stasi Maria Sengkey serta pengurus KIK dan KBK Stasi Benedictus.
Turut melihat pelaksanaan kegiatan ini Rektor Seminari St. Fransiskus Xaverius Kakaskasen Pastor Danny Surentu Pr.
Umat terlihat berbondong-bondong ke lokasi ketika mendapat/memgetahui adanya informasi adanya kegiatan ini. Sejumlah orang lanjut usia (lansia) kendatipun berjalan tertatih-tatih antusias ingin memanfaatkan kesempatan ini.
Demikian pula, banyak umat/warga yang ingin mendapatkam bibit pohon dan buah berdatangan untuk mendapatkannya karena gratis.
Pemeriksaan kesehatan di antaranya pemeriksaan gula darah, kolestrol, asam urat, mata dan fisioterpi.
Bibit yang diberikan, yang diserahkan secara simbolis oleh Pastor Moto, adalah advokat, pala, sirsak, mahoni, rambutan, kopi, jabon putih, kemiri, aren dan pala.
Kepada Meimonews.com di sela kegiatan, Pastor Karamoy mengapresiasi kegiatan yang diadakan di momen Prapaskah ini dan berterima kasih kepada Pimpinan Unika De La Salle Manado dan Pimpinan WKRI Ranting Sta. Theresia serta pimpinan organisasi yang mendukung kegiatan ini
“Saya senang dan bersyukur atas pelaksanaan kegatan ini yakni pemeriksaan kesehatan gratis serta pemberian bibit pohon dan buah secara gratis,” ujarnya.
Pelaksanaan fisioterapi sangat bermafaat karena langsung dirasakan dan terlihat hasilnya. “Saya merasakan langsung manfaat kegiatan fisioterapi ini karena difisioterapi oleh terapis profesional,” ujar Pastor Karamoy.
Pemberian bibit pohon dan buah gratis ini, menurutnya, akan memiliki dampak positif bagi kelestarian lingkungan, sejalan dengan ensiklik Laudato Si’ (Terpujilah Engkau).
Diketahui, Laodato Si adalah ensiklik kedua Paus Fransiskus yang diterbitkan pada 2015, berfokus pada ekologi integral dan kepedulian terhadap bumi sebagai “rumah kita bersama”.
Dokumen ini mengkritik konsumerisme, pembangunan merusak, serta mengajak “pertobatan ekologis” global untuk mengatasi perubahan iklim.
Yuke Keles, salah satu penerima manfaat pemeriksaan kesehatan gratis yang tinggal di Kelurahan Kakaskasen Lingkungan 1 berterima kasih dengan adanya kegiatan ini. “Bagus. Senang. Terima kasih karena saya bisa mendapat pemeriksaan kesehatan gratis. Ada dapa kacamata gratis juga,” ujarnya kepada Meimomews.com, usai pemeriksaan.
Hal senada disampaikan Olwin Pongai, warga Kelurahan Kakaskasen Lingkungan 1 yang memanfaatkan kesempatan untuk fisioterapi.
“Setelah tangan saya diterapi, kebas-kebas tangan saya mulai hilangm Jari-jari tangan saya mulai bergerak lancar. Mulai terasa enak,” ujarnya.
Toni Lepar, warga Kelurahan Kakaskasen Lingkungan 1 yang menerima bibit gratis senan dan berterima kasih dengan adanya kegiatan ini. “Terima kasih atas pemberian bibir gratis ini,” ujarnya. (lex)
Meimonews.com – RSUP Kandou berkolaborasi dengan Yayasan Humanis Insani Indonesia (HATI) menggelar Bakti Sosial di Aula Klinik Kesehatan SMK Negeri 1 Tondano, baru-baru.
Kegiatan yang mengusung tema Berbagi Kasih, Solidaritas Nusantara Bagi Sesama ini dirangkaikan dengan pembagian paket sembako serta layanan pengobatan gratis bagi 100 lanjut usia (lansia).
Aksi ini menjadi wujud kepedulian sosial untuk meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong di momen Hari Kasih Sayang (Valentine Day).
Sebagai rumah sakit rujukan nasional di Sulawesi Utara, RSUP Kandou menurunkan tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga farmasi guna memberikan pelayanan kesehatan dalam baksos tersebut.
Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan mata, pemberian obat-obatan dasar dan vitamin, serta penyediaan alat kesehatan habis pakai yang dibutuhkan dalam pelayanan.
Direktur Utama RSUP Kandou Manado, Starry Hamenta Rampengan turut hadir dan turun langsung dalam kegiatan tersebut.
Dirut menyapa para lansia, memantau jalannya pelayanan kesehatan, serta memastikan seluruh proses pemeriksaan berjalan optimal dan humanis.
Dirut menyatakan bahwa keterlibatan RSUP Kandou dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi untuk memperluas akses layanan kesehatan (yankes), khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia.
“Kami menyambut baik kolaborasi bersama HATI Indonesia dan komunitas lokal. Lansia merupakan kelompok yang membutuhkan perhatian khusus, sehingga kehadiran layanan kesehatan gratis ini diharapkan dapat membantu menjaga kualitas hidup mereka,” ujarnya.
Ketua Wanita Ne Toudano Patris Rumbayan menegaskan, organisasinya hadir sebagai wadah untuk menumbuhkan empati, kepedulian, dan semangat berbagi.
“Kami percaya bahwa gerakan sosial yang lahir dari ketulusan hati akan memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus bersama rakyat,” ujarnya.
Melalui kolaborasi ini, RSUP Kandou dan HATI Indonesia berharap semangat solidaritas dan kepedulian sosial terus tumbuh, serta akses pelayanan kesehatan yang bermutu dapat semakin dirasakan masyarakat hingga ke daerah. (Fer)
Meimonews.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara (SulutGoMalut) terus memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Salah satu inisiatif utama yang sedang digencarkan adalah mendorong pengembangan ekonomi daerah berbasis komoditas unggulan melalui kolaborasi erat dengan pemerintah daerah (Pemda) dan Bank Pembangunan Daerah (BPD), dalam hal ini Bank SulutGo (BSG).
Sebagai bagian dari Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED), OJK telah menjalin sinergi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango untuk membangun ekosistem ekonomi berbasis ternak sapi potong. Koordinasi awal telah dilakukan pada Rabu (16/7/2025) di Kantor OJK SulutGoMalut.
Pendekatan yang digunakan adalah end-to-end, mencakup perencanaan, pendanaan, pendampingan, hingga pemasaran, dengan tujuan menciptakan nilai tambah yang menyeluruh dalam rantai pasok komoditas unggulan di daerah.
Pengembangan ini tidak hanya memanfaatkan potensi sumber daya alam, tetapi juga bertujuan untuk membuka akses pembiayaan yang lebih luas dan inklusif, khususnya bagi peternak dan pelaku UMKM di sektor produktif.
Melalui skema pembiayaan berbasis ekosistem closed loop, diharapkan terjadi kesinambungan antara sektor hulu dan hilir, melibatkan offtaker dan lembaga jasa keuangan secara terstruktur dan berkelanjutan.
Komitmen serupa juga ditekankan dalam pertemuan koordinasi OJK dengan seluruh Pimpinan Cabang BSG di Sulawesi Utara dan Gorontalo Jumat (18/7/2025).
Diskusi meliputi capaian dan rencana pengembangan komoditas unggulan di setiap wilayah kerja, seperti kakao, kelapa, pala, jagung, hortikultura, perikanan tangkap, perikanan budidaya, hingga sektor pariwisata.
BSG diharapkan dapat merancang skema pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan sektor riil dan karakteristik masing-masing daerah.
Upaya ini sejalan dengan arah kebijakan dalam Roadmap Penguatan BPD Tahun 2024–2027, khususnya pada Pilar Ketiga yang menekankan Penguatan Peran terhadap Perekonomian Daerah dan Nasional. Melalui pilar ini, OJK mendorong BPD untuk menjadi agen pembangunan yang tangguh, berdaya saing, dan memiliki peran signifikan dalam mendukung sektor-sektor produktif serta peningkatan inklusi keuangan di daerah.
OJK juga mengajak seluruh pihak yang memiliki kepentingan serupa, termasuk pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan, pelaku usaha, akademisi, dan komunitas lokal, untuk berperan aktif dalam menciptakan ekosistem ekonomi daerah yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.
Sinergi dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam memastikan optimalisasi setiap potensi lokal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Dengan mengedepankan kolaborasi, pendekatan berbasis potensi daerah, dan skema pembiayaan terintegrasi, OJK optimistis bahwa pengembangan ekonomi berbasis komoditas unggulan dapat menjadi pilar strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional dan mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat menuju visi Indonesia Emas 2045. (*/Afer)
Meimonews.com – Kolaborasi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut dalam program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Anak Stunting) sejumlah warga di Kelurahan Sindulang mendapat bantuan non nutrisi dan nutrisi, Selasa (18/3/2025).
Bantuan non nutrisi berupa pembuatan jamban diserahkan Kepala Kejati (Kajati) Sulut Andi Muhammad Taufik sebagai Orangtua Asuh Cegah Stunting kepada keluarga Fitria Mahmud yang mempunyai anak balita berumur 8 bulan.
Usai penyerahan bantuan non nutrisi tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan nutrisi berupa telur, makanan bergizi (nasi dengan lauknya, bubur, sup, susu).
Kepala Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan saat menyerahkan bantuan nutrisi
Sasaran penerima bantuan adalah Baduta, ibu hamil dan ibu menyusui yang ada di Kelurahan Sindulang Kecamatan Tuminting.
Bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen Kejati Sulut dalam upaya mewujudkan generasi bebas stunting lewat program Genting (Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting) sebagai tindak lanjut MoU dengan Kemendukbangga/BKKBN Sulut, belum lama ini.
Saat penyerahan bantuan Kajati di dampingi Kepala Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan, Sekretaris Lady D Ante, dan jajaran, Kepala Stasiun LPP RRI Manado Nandang Supriadi, serta Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Sulut Masye Tokalese.
Turut hadir Moody Monareh (mewakili Kadis PPKB Kota Manado), Camat Tuminting Hence E. Patimbano, Lurah Sindulang Satu Maria Howan, PLKB/PPPK, TPK serta kader KB.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian dan peranserta masyarakat, para pemangku kepentingan, pihak swasta, LSM dan lainnya dalam pencegahan stunting agar terwujudnya anak-anak menjadi generasi yang sehat, cerdas, kuat dan bebas stunting. (elka)
Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar Leader’s Talk di Auditorium Unsrat Manado, Senin (24/2/2025).
Tampil sebagai pembicara tunggal (narasumber) pada kegiatan yang diikuti ribuan mahasiswa dari berbagai fakultas-fakultas se-Unsrat dan para Wakil-wakil Rektor, para Dekan dan Wakil Dekan se-Unsrat ini adalah Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas,
Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Arthur Gehart Pinaria mengatakan, merupakan suatu kehormatan bagi Unsrat diberikan kepercayaan sebagai tempat diselenggarakannya Leader’s Talk oleh PT Freeport Indonesia.
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas saat menyampaikan materinya
“Hal ini merupakan bukti nyata dalam mewujudkan kolaborasi antara dunia imdustri dan pendidilan,” ujar Pinaria pada acara yang mengusung tema Pertambangan tembaga terintegrasi hulu hilir menuju Indonesia Emas 2045 ini.
Kolaborasi ini, sambungnya, merupakan langkah strategis yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang kompeten serta berdaya saing tinggi.
Dikemukakan, sebagai institusi pendidikan tinggi, Unsrat memegang peran penting dalam menghasilkan sumber daya manusia berkualitas dan siap menghadapi tantangan global. Namun, untuk mencapai tujuan tersebut, Unsrat tidak dapat bekerja sendiri. Unsrat membutuhkan dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak, terutama dari dunia industri.
Salah satu mahasiswa saat bertanya kepada narasumber
Kolaborasi Unsrat dan PT Freeport Indonesia, menurut Rektor, dapat meningkatkan kualitas kurikulum, pengembangan riset yang relevan dengan kebutuhan industri serta memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melalukan praktek kerja atau magang di perusahaan.
“Kolaborasi ini juga dapat membantu dunia industri mendapatkan tenaga kerja yang berkualitas, mengembangkan inovasi baru serta meningkatkan daya saing,’ ujar Pinaria mengutip Rektor.
Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat Arthur Gehart Pinaria saat membacakan sambutan Rektor Unsrat Oktovian Alexander Sompie
Oleh karena itu, Rektor sangat berharap kolaborasi antara Unsrat dan PT Freeport Indonesia dapat terus ditingkatkan dan diperluas melalui bantuan pendidikan dan bentuk pemberian beasiswa mahasiswa yang berprestasi tetapi memiliki keterbatasan ekonomi dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Freeport Indonesia.
“Saya percaya, dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas dan menghasilkan lulusan yang mampu berkontribusi secara signifikan bagi kemajuan bangsa dan negara,” tandasnya.
Foto bersama di penghujung acara Leader’s Talk
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tommy Wenas dalam pemaparan materinya mengurai sejarah PT Freeport Indonesia, produk-produk yang dihasilkan serta kontribusinya bagi pembangunan bangsa dan negara Indonesia.
Perusahaan pertambangan kelas dunia ini berawal dari tahun 1936 saat ekspedisi Colijn-Dozy, kemudian ekpedisi Wilson tahun 1963, kontrak karya 1 tahun 1967, eksport perdana dan peresmian proyek dan kota tambang bernama Tembagapura pada tahun 1972-1973.
Setelah itu, kontrak karya 2 tahun 1991, smelter pertama dan kuala kencana tahun 1996, investasi tambang bawah tanah tahun 2004, izin usaha pertambangan khusus dan transisi Grasberg tahun 2018 serta perjalanan sejarah lainnya hingga saat ini.
“Proyeksi pembayaran pajak dan non pajak tahun 2019-2026 berjumlah 26,2 miliar dollar Amerika,” ujar putra asal Tomohon ini seraya merincikan pembayaran tersebut yakni deviden, pajak dan non pajak, royalti dan pajak ekspor, total penerimaan negara, dan penerimaan PCX.
Khusus di bidang pendidikan, ada sejumlah program yang telah dilakukan, yakni lebih dari 12.000 fasilitas beasiswa yang telah diberikan sejak tahun 1996, sebanyak 1527 beasiswa anak Papua dari SMP.sampai perguruan tinggi, dan mendirikan, membiayai dan mengelola 6 asrama untuk 1695 anak Papua.
Selain itu, mendukung penyediaan 85 guru kontrak di 35 sekolah di 6 distrik dengan akses terbatas, kemitraan pengembangan 13 guru SMK di Mimika, melatih sekitar 120 peserta magang dan Papuan Bridge Program pertahun bagi angkatan kerjakerja asal Papua, serta mensponsori 88 peserta beasiswa AMINEF ke Amerika Serikat (10 peserta pertahun).
Di kesempatan tersebut diperkenalkan pula lulusan Unsrat yang bekerja di PT Freeport Indonesia, sekaligus berharap akan terus bertambah di tahun-tahun mendatang.
Wenas menjelaskan bahwa sebelum Leader’s Talk, ia dan pimpinan Unsrat (Wakil-wakil Rektor mewakili Rektor) telah bicara-bicara tentang banyak hal terkait kerjasama antara Unsrat dan PT Freeport Indonesia.
Di antaranya agar para mahasiswa dan lulusan Unsrat bisa lebih banyak berkarya di perusahaan pertambangan ini, termasuk di bidang riset.
Hadir pada Leader’s Talk yang diikui ribuan mahasiswa dari berbagai fakultas-fakultas se-Unsrat ini antara lain, para Wakil-wakil Rektor, para Dekan dan Wakil Dekan se-Unsrat.
Menariknya, di sela kegiatan yang diwarnai kesempatan bertanya dari banyak mahasiswa, Presdir PT Freeport Indonesia ini mempertunjukkan kebolehannya bernyanyi sambil bermain piano, yang mendapat aplaus dari peserta dan hadirin karena suaranya bagus dan permaianan pianonya mantap. (FA)