Meimonews.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara (SulutGoMalut) terus memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Salah satu inisiatif utama yang sedang digencarkan adalah mendorong pengembangan ekonomi daerah berbasis komoditas unggulan melalui kolaborasi erat dengan pemerintah daerah (Pemda) dan Bank Pembangunan Daerah (BPD), dalam hal ini Bank SulutGo (BSG).

Sebagai bagian dari Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED), OJK telah menjalin sinergi dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango untuk membangun ekosistem ekonomi berbasis ternak sapi potong. Koordinasi awal telah dilakukan pada Rabu (16/7/2025) di Kantor OJK SulutGoMalut.

Pendekatan yang digunakan adalah end-to-end, mencakup perencanaan, pendanaan, pendampingan, hingga pemasaran, dengan tujuan menciptakan nilai tambah yang menyeluruh dalam rantai pasok komoditas unggulan di daerah.

Pengembangan ini tidak hanya memanfaatkan potensi sumber daya alam, tetapi juga bertujuan untuk membuka akses pembiayaan yang lebih luas dan inklusif, khususnya bagi peternak dan pelaku UMKM di sektor produktif.

Melalui skema pembiayaan berbasis ekosistem closed loop, diharapkan terjadi kesinambungan antara sektor hulu dan hilir, melibatkan offtaker dan lembaga jasa keuangan secara terstruktur dan berkelanjutan.

Komitmen serupa juga ditekankan dalam pertemuan koordinasi OJK dengan seluruh Pimpinan Cabang BSG di Sulawesi Utara dan Gorontalo Jumat (18/7/2025).

Diskusi meliputi capaian dan rencana pengembangan komoditas unggulan di setiap wilayah kerja, seperti kakao, kelapa, pala, jagung, hortikultura, perikanan tangkap, perikanan budidaya, hingga sektor pariwisata.

BSG diharapkan dapat merancang skema pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan sektor riil dan karakteristik masing-masing daerah.

Upaya ini sejalan dengan arah kebijakan dalam Roadmap Penguatan BPD Tahun 2024–2027, khususnya pada Pilar Ketiga yang menekankan Penguatan Peran terhadap Perekonomian Daerah dan Nasional. Melalui pilar ini, OJK mendorong BPD untuk menjadi agen pembangunan yang tangguh, berdaya saing, dan memiliki peran signifikan dalam mendukung sektor-sektor produktif serta peningkatan inklusi keuangan di daerah.

OJK juga mengajak seluruh pihak yang memiliki kepentingan serupa, termasuk pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan, pelaku usaha, akademisi, dan komunitas lokal, untuk berperan aktif dalam menciptakan ekosistem ekonomi daerah yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

Sinergi dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam memastikan optimalisasi setiap potensi lokal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Dengan mengedepankan kolaborasi, pendekatan berbasis potensi daerah, dan skema pembiayaan terintegrasi, OJK optimistis bahwa pengembangan ekonomi berbasis komoditas unggulan dapat menjadi pilar strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional dan mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat menuju visi Indonesia Emas 2045. (*/Afer)

Meimonews.com – Kolaborasi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut dalam program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Anak Stunting) sejumlah warga di Kelurahan Sindulang mendapat bantuan non nutrisi dan nutrisi, Selasa (18/3/2025).

Bantuan non nutrisi berupa pembuatan jamban diserahkan Kepala Kejati (Kajati) Sulut Andi Muhammad Taufik sebagai Orangtua Asuh Cegah Stunting kepada keluarga Fitria Mahmud yang mempunyai anak balita berumur 8 bulan.

Usai penyerahan bantuan non nutrisi tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan nutrisi berupa telur, makanan bergizi (nasi dengan lauknya, bubur, sup, susu).

Kepala Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan saat menyerahkan bantuan nutrisi

Sasaran penerima bantuan adalah Baduta, ibu hamil dan ibu menyusui yang ada di Kelurahan Sindulang Kecamatan Tuminting.

Bantuan ini merupakan wujud nyata komitmen Kejati Sulut dalam upaya mewujudkan generasi bebas stunting lewat program Genting (Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting) sebagai tindak lanjut MoU dengan Kemendukbangga/BKKBN Sulut, belum lama ini.

Saat penyerahan bantuan Kajati di dampingi Kepala Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan, Sekretaris Lady D Ante, dan jajaran, Kepala Stasiun LPP RRI Manado Nandang Supriadi, serta Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Sulut Masye Tokalese.

Turut hadir Moody Monareh (mewakili Kadis PPKB Kota Manado), Camat Tuminting Hence E. Patimbano, Lurah Sindulang Satu Maria Howan, PLKB/PPPK, TPK serta kader KB.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian dan peranserta masyarakat, para pemangku kepentingan, pihak swasta, LSM dan lainnya dalam pencegahan stunting agar terwujudnya anak-anak menjadi generasi yang sehat, cerdas, kuat dan bebas stunting. (elka)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar Leader’s Talk di Auditorium Unsrat Manado, Senin (24/2/2025).

Tampil sebagai pembicara tunggal (narasumber) pada kegiatan yang diikuti ribuan mahasiswa dari berbagai fakultas-fakultas se-Unsrat dan para Wakil-wakil Rektor, para Dekan dan Wakil Dekan se-Unsrat ini adalah Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas,

Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Arthur Gehart Pinaria mengatakan, merupakan suatu kehormatan bagi Unsrat diberikan kepercayaan sebagai tempat diselenggarakannya Leader’s Talk oleh PT Freeport Indonesia.

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas saat menyampaikan materinya

“Hal ini merupakan bukti nyata dalam mewujudkan kolaborasi antara dunia imdustri dan pendidilan,” ujar Pinaria pada acara yang mengusung tema Pertambangan tembaga terintegrasi hulu hilir menuju Indonesia Emas 2045 ini.

Kolaborasi ini, sambungnya, merupakan langkah strategis yang sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang kompeten serta berdaya saing tinggi.

Dikemukakan, sebagai institusi pendidikan tinggi, Unsrat memegang peran penting dalam menghasilkan sumber daya manusia berkualitas dan siap menghadapi tantangan global. Namun, untuk mencapai tujuan tersebut, Unsrat tidak dapat bekerja sendiri. Unsrat membutuhkan dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak, terutama dari dunia industri.

Salah satu mahasiswa saat bertanya kepada narasumber

Kolaborasi Unsrat dan PT Freeport Indonesia, menurut Rektor, dapat meningkatkan kualitas kurikulum, pengembangan riset yang relevan dengan kebutuhan industri serta memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melalukan praktek kerja atau magang di perusahaan.

“Kolaborasi ini juga dapat membantu dunia industri mendapatkan tenaga kerja yang berkualitas, mengembangkan inovasi baru serta meningkatkan daya saing,’ ujar Pinaria mengutip Rektor.

Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat Arthur Gehart Pinaria saat membacakan sambutan Rektor Unsrat Oktovian Alexander Sompie

Oleh karena itu, Rektor sangat berharap kolaborasi antara Unsrat dan PT Freeport Indonesia dapat terus ditingkatkan dan diperluas melalui bantuan pendidikan dan bentuk pemberian beasiswa mahasiswa yang berprestasi tetapi memiliki keterbatasan ekonomi dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Freeport Indonesia.

“Saya percaya, dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas dan menghasilkan lulusan yang mampu berkontribusi secara signifikan bagi kemajuan bangsa dan negara,” tandasnya.

Foto bersama di penghujung acara Leader’s Talk

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tommy Wenas dalam pemaparan materinya mengurai sejarah PT Freeport Indonesia, produk-produk yang dihasilkan serta kontribusinya bagi pembangunan bangsa dan negara Indonesia.

Perusahaan pertambangan kelas dunia ini berawal dari tahun 1936 saat ekspedisi Colijn-Dozy, kemudian ekpedisi Wilson tahun 1963, kontrak karya 1 tahun 1967, eksport perdana dan peresmian proyek dan kota tambang bernama Tembagapura pada tahun 1972-1973.

Setelah itu, kontrak karya 2 tahun 1991, smelter pertama dan kuala kencana tahun 1996, investasi tambang bawah tanah tahun 2004, izin usaha pertambangan khusus dan transisi Grasberg tahun 2018 serta perjalanan sejarah lainnya hingga saat ini.

“Proyeksi pembayaran pajak dan non pajak tahun 2019-2026 berjumlah 26,2 miliar dollar Amerika,” ujar putra asal Tomohon ini seraya merincikan pembayaran tersebut yakni deviden, pajak dan non pajak, royalti dan pajak ekspor, total penerimaan negara, dan penerimaan PCX.

Khusus di bidang pendidikan, ada sejumlah program yang telah dilakukan, yakni lebih dari 12.000 fasilitas beasiswa yang telah diberikan sejak tahun 1996, sebanyak 1527 beasiswa anak Papua dari SMP.sampai perguruan tinggi, dan mendirikan, membiayai dan mengelola 6 asrama untuk 1695 anak Papua.

Selain itu, mendukung penyediaan 85 guru kontrak di 35 sekolah di 6 distrik dengan akses terbatas, kemitraan pengembangan 13 guru SMK di Mimika, melatih sekitar 120 peserta magang dan Papuan Bridge Program pertahun bagi angkatan kerjakerja asal Papua, serta mensponsori 88 peserta beasiswa AMINEF ke Amerika Serikat (10 peserta pertahun).

Di kesempatan tersebut diperkenalkan pula lulusan Unsrat yang bekerja di PT Freeport Indonesia, sekaligus berharap akan terus bertambah di tahun-tahun mendatang.

Wenas menjelaskan bahwa sebelum Leader’s Talk, ia dan pimpinan Unsrat (Wakil-wakil Rektor mewakili Rektor) telah bicara-bicara tentang banyak hal terkait kerjasama antara Unsrat dan PT Freeport Indonesia.

Di antaranya agar para mahasiswa dan lulusan Unsrat bisa lebih banyak berkarya di perusahaan pertambangan ini, termasuk di bidang riset.

Hadir pada Leader’s Talk yang diikui ribuan mahasiswa dari berbagai fakultas-fakultas se-Unsrat ini antara lain, para Wakil-wakil Rektor, para Dekan dan Wakil Dekan se-Unsrat.

Menariknya, di sela kegiatan yang diwarnai kesempatan bertanya dari banyak mahasiswa, Presdir PT Freeport Indonesia ini mempertunjukkan kebolehannya bernyanyi sambil bermain piano, yang mendapat aplaus dari peserta dan hadirin karena suaranya bagus dan permaianan pianonya mantap. (FA)

Meimonews.com – Kolaborasi Bagian Bedah Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat dengan Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandouw (akrab disebut RSUP Kandou) sukses menggelar Uji Konpetensi Nasional (UKN).

Kegiatan UKN yang baru pertama kalinya digelar kologiun Bagian Bedah Indonesis dan Kemenkes RI sebagian ujian wajib bagi calon dokter spesialis bedah ini diadakan di RSUP Kandou, Sabtu-Minggu (22-23/2/225.

Sebanyak 16 dokter spesialis bedah dinyatakan lulus dan siap memperkuat layanan bedah di Indonesia.

Keberhasilan ini tak lepas dari kerja sama tim yang solid antara staf bedah, residen, tenaga administrasi, dan seluruh pihak terkait di RSUP Kandou serta dukungan penuh dari dewan direksi dan manajemen rumah sakit, beserta pimpinan Faked Unsrat.

Kehadiran para penguji nasional dari pusat pendidikan bedah terkemuka di Indonesia yakni Departemen Bedah Faked Unhas, Departemen Bedah Faked Unair dan Bagian Bedah Faked Unmul menjadi juga kunci keberhasilan UKN ini.

Sebagai bentuk apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan UKN, Kolegium Bedah Indonesia, melalui penanggung jawab dan pengawas UKN KBI Syaharudin memberikan piagam penghargaan kepada Bagian Bedah Faked Unsrat.

Penghargaan diterima Kepala Bagian/KSM Bedah Faked Unsrat Mendy J. Hatibie disaksikan Direktur Operasional RSUP Kandou Wega Sukanto. Seluruh penguji nasional yang berjumlah 16 orang, juga menerima penghargaan atas dedikasi mereka.

Prestasi membanggakan lainnya, peserta dari Prodi Ilmu Bedah Faked Unsrat berhasil meraih peringkat pertama lulusan terbaik, disusul Prodi Bedah Unmul di peringkat kedua dan Prodi Bedah Unhas di peringkat ketiga.

UKN Wilayah IV ini melibatkan 16 penguji nasional yakni Denny Saleh, Christian Manginstar, Husnul Ghaib, Marselus A. Merung, Billy E. Ch. R. Salem, Michael Tendean. M. Ihwan Kusuma, Bambang Suprapto, Rangga BV Rawung, A. Djarot Noersasongko, Harsali F. Lampus, Tommy Rubiyanto Habar, Richard Sumangkut, Billy Karundeng, Eko Prasetyo, dan Maximillian Ch. Oley.

Pemantau kegiatan UKN Wilayah IV ini adalah Olive Moniaga, sementara Penanggung Jawab KBI Syaharudin (kolegium bedah). (Fer)

Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memperkuat komitmennya dalam pencegahan tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme (APU-PPT) melalui rangkaian kegiatan edukasi publik Gerakan Nasional APU-PPT.

Kegiatan digelar dalam bentuk PPATK Mengajar, Kampanye Anti Green Financial Crime, serta program Anti Pencucian Uang Goes to Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Rangkaian acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-600 Kabupaten Kepulauan Sangihe, yang meliputi kegiatan di SMK Negeri 1 Tahuna, Politeknik Negeri Nusa Utara (PNNU), Rumah PJ Bupati, dan puncak acara penanaman pohon PPATK.

Acara ini dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Penjabat (Pj) Bupati Sangihe Albert Huppy Wounde, Asisten I Setda Kabupaten Kepulauan SangiheJohanis Pilat, Kepala Pusat Pemberdayaan dan Kemitraan PPATK Supriadi, Kepala Sub Bagian TU Pemberdayaan Kemitraan PPATK Adhitia Abriansyah, Group Head Operasional Bank SulutGo Nolvy Kilanta, Pemimpin Unit APUPPT Ratih Watugigir.

Kegiatan pertama dalam rangkaian ini adalah PPATK Mengajar yang digelar di SMK Negeri 1 Tahuna, Kamis (30/1/2025)

Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang bahaya tindak pidana pencucian uang dan pentingnya transparansi keuangan.

PPATK memberikan materi edukatif tentang peran lembaga tersebut dalam pencegahan pencucian uang, sementara Bank SulutGo memperkenalkan layanan perbankan yang aman dan transparan.

Acara ini diikuti oleh ratusan siswa dan guru, yang antusias mengikuti sesi tanya jawab interaktif.

Pada hari yang sama (30/1)2025), Bank SulutGo dan PPATK menggelar Diskusi Kontemporer (DISKO) di Politeknik Negeri Nusa Utara (PNNU) dengan tema Kampanye Anti Green Financial Crime dan Pencegahan Pencucian Uang” yang dihadiri mahasiswa, pelaku usaha, dan masyarakat umum.

Materi yang dibahas meliputi pentingnya literasi keuangan, cara mengenali transaksi mencurigakan, serta upaya pencegahan kejahatan keuangan yang merusak lingkungan (green financial crime).

Acara ini mendapat apresiasi tinggi dari peserta karena relevansinya dengan isu keuangan dan lingkungan saat ini.

Rangkaian acara selanjutnya adalah Pembukaan BOOTH APU-PPT dan Acara Tulude yang dilaksanakan pada Jumat ( 31/1/2025)

Pembukaan BOOTH APU-PPT di Rumah PJ Bupati Kepulauan Sangihe. BOOTH ini menjadi sarana informasi bagi masyarakat tentang upaya pencegahan pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Acara ini bertepatan dengan perayaan Tulude, tradisi budaya masyarakat Sangihe yang digelar dalam rangka HUT ke-600 Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Pejabat Bupati Albert Huppy Wounde menyampaikan apresiasi atas kolaborasi Bank SulutGo dan PPATK. “Kegiatan ini tidak hanya memperkuat literasi keuangan, tetapi juga memperkaya budaya kita melalui perayaan Tulude,” ujarnya.

Puncak rangkaian kegiatan ini adalah penanaman pohon PPATK pada 1 Februari 2025.

Kegiatan ini merupakan simbol komitmen Bank SulutGo dan PPATK dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Penanaman pohon ini juga menjadi bagian dari kampanye Anti Green Financial Crime, yang menekankan pentingnya menjaga lingkungan dari kejahatan keuangan yang merusak.

Group Head Operasional Bank SulutGo Nolvy Kilanta menjelaskan, kolaborasi dengan PPATK ini merupakan wujud nyata komitmen Bank SulutGo dalam mendukung edukasi publik dan pencegahan tindak pidana keuangan. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Sangihe, baik dalam hal literasi keuangan maupun pelestarian lingkungan,” ujarnya.

Kepala Pusat Pemberdayaan dan Kemitraan PPATK Supriadi menambahkan, sinergi antara PPATK dan Bank SulutGo akan terus ditingkatkan untuk menciptakan sistem keuangan yang transparan dan aman. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya pencegahan pencucian uang dan pendanaan terorisme melalui edukasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak,” tegasnya.

Rangkaian kegiatan Gerakan Nasional APU-PPT ini tidak hanya memperkuat literasi keuangan masyarakat Sangihe, tetapi juga menjadi bagian dari perayaan HUT Ke-600 Kabupaten Kepulauan Sangihe yang penuh makna.

Dengan kolaborasi antara Bank SulutGo dan PPATK, diharapkan dapat tercipta masyarakat yang cerdas, waspada, dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan keuangan global. (Afer)

Meimonews,com – Dalam upaya menciptakan situasi yang aman dan tertib di Kota Manado, Polresta Manado bersinergi dengan TNI dan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado menggelar kegiatan Kepolisian Reaktif Yustisi dan Deteksi (KRYD), Sabtu (14/9/2024)

Kegiatan dengan tujuan untuk meningkatkan kewaspadaan serta penegakan hukum dalam rangka menjaga keamanan masyarakat ini
dilaksanakan di sejumlah titik strategis di Ibukota Provinsi Sulut ini.

Ratusan personil dari kepolisian dan TNI, serta aparat Pemkot Manado terlibat dan bersinergi dalam kegiatan yang dilakukan secara humanis ini.

Dalam kegiatan ini, petugas melakukan pemeriksaan identitas, razia terhadap kendaraan bermotor, serta sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan.

Plh. Kapolresta Manado Kombes Pol. FX Winardi menyatakan, sinergi ini merupakan langkah konkrit dalam menjaga ketertiban dan mencegah tindak kriminal. “Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas. Melalui KRYD ini, kami harap dapat menciptakan lingkungan yang lebih kondusif,” ujarnya.

Walikota Manado Andrei Angouw menambahkan, kerjasama antara Polri, TNI, dan Pemkot adalah kunci untuk mewujudkan keamanan yang berkelanjutan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.” ujar Walikota,

Kegiatan KRYD ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak warga yang merasa lebih tenang dengan adanya kehadiran aparat di jalan-jalan. Dengan sinergi yang solid antara Polresta Manado, TNI, dan Pemkot, diharapkan Kota Manado akan semakin aman dan nyaman untuk ditinggali. (AF)

Meimonews.com – Polsek Malalayang berkolaborasi dengan Polsek Mapanget berhasil mengamankan seorang tersangka kasus penodongan dan penjambretan pada Kamis (8/8/2024) sekitar pukul 10.00 Wita.

Kasus ini bermula dari adanya laporan masyarakat terkait kejadian penodongan dan penjambretan yang menimpa seorang warga perempuan bernama Erhayati, 28 tahun.

Mendapat laporan tersebut, personil Polsek Pineleng langsung melakukan gerak cepat (gercep) dengan mendatangi TKP (tempat kejadian perkara) di Kelurahan Malalayang Satu Barat, Kecamatan Malalayang, Kota Manado untuk mengumpulkan informasi dari korban dan saksi – saksi , selanjutnya berkoordinasi dengan Polsek Mapanget yang diduga menjadi tempat pelarian pelaku.

Kapolsek Malalayang AKP Ewin Kristianto menjelaskan, pelaku berinisial MEW, pria 21 tahun, asal warga Desa Wasian, Jaga 2 Kakas Minahasa.berhasil diamankan tak kurang dari satu jam.

Di mana pelaku saat mencoba melarikan diri ke arah Jalan AA Maramis Mapanget mengalami kecelakaan dan selanjutnya diamankan oleh masyarakat dan diserahkan ke Polsek Mapanget.

Polsek Mapanget telah melakukan berbagai tindakan, termasuk mendatangi TKP, mengamankan pelaku, dan melakukan interogasi awal.

“Selain itu, barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Vario merah dengan nomor polisi DB 5006 RJ juga berhasil diamankan.” ujar Kapolsek Mapanget Iptu Lesly Lihawa.

Tersangka kini berada dalam penanganan Polsek Malalayang guna mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku. (AF)

Meimonews com – Berkolaborasi dengan Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia (Kemenaker RI), Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut menggelar Talkshow di Bitung, Jumat (26/1/2024).

Hal- hal terkait kesejahteraan pekerja dibahas dalam kegiatan dialog dan edukasi yang mengusung tema Pekerja produktif, pekerja bahagia dengan fasilitas kesejahteraan pekerja ini.

Lima narasumber/panelis ditampilkan pada kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Walikota Bitung Hengky Honandar, SE ini.

Kelima narasumber/panelis itu adalah Direktur Bina Keluarga Balita dan Anak BKKBN RI Dr. Irma Ardiana, MAPS (secara daring) dengan materi Peningkatan kualitas keluarga melalui pembinaan ketahanan dan kesejahteraan bagi tenaga kerja, Direktur Bina Akses Pelayanan KB BKKBN RI Dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid tentang Pedoman pelaksanaan pelayanan.

Selain itu, Direktur Hubungan Kerja dan Pengupahan Kemenaker Ir. Dinar Titus Jogaswitani, MBA, National Project Officer HIV/AIDSand  Care Economy Ilo Jakarta Early Dewi Nuriana serta Sekretariat Komite Tapera.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg dalam laporannya menjelaskan, pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk   memberi pembinaan dan pemahaman informasi kepada stakeholder serta  mendorong penyediaan fasilitas kesejahteraan pekerja di perusahaan.

Penyediaan fasilitas kesejahteraan, khususnya fasilitas yang dapat meringankan beban pengasuhan (care works) program ketahanan keluarga, pelayanan KB di perusahaan serta program Tabungan Perumahan Rakyat.

Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg saat menyerahkan bantuan kepada salah satu anak stunting

Hal ini sebagaimana  tertuang dalam  Perjanjian Kerja Sama antara Kedeputian Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN dengan Ditjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker tentang Peningkatan Kualitas Keluarga  melalui pembinaan ketahanan dan kesejahteraan tenaga kerja.

Dalam sambutannya, Honandar mengungkapkan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pelaksanaan kegiatan kolaborasi ini.

Wakil Walikota Bitung Hengky Honandar, SE saat menyerahkan bantuan bagi salah satu anak stunting

Selaku pemerintah daerah, pihaknya tetap mendukung dan bekerjasama yang baik dengan pihak perusahaan.

Usai pembukaan kegiatan dilanjutkan  dengan penyerahan bantuan bagi lima anak sunting dari kota Bitung.

Dari data yang ada untuk Sulut, industri besar dan menengah sebanyak 107 perusahaan dengan jumlah tenaga kerja  sebanyak 11.979 orang sementara industri mikro dan kecil sebanyak 53.303  perusahaan dengan  jumlah tenaga kerja sebanyak 101.746 orang.

Khusus Kota Bitung terdapat 41 perusahaan IBS dengan tenaga kerja  sebanyak 5.286 orang dan IMK  sebanyak 4.327 perusahaan  dengan  9.818 orang.

Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) perusahaan  yang terintegrasi di BKKBN untuk Sulut sebanyak tiga Klinik Pratama yang berlokasi di Kota  Bitung yaitu PT Salim Ivomas (7172008), PT Indofood  (7172026) dan PT Multi Nabati Sulawesi  (7172028).

Dengan kegiatan ini diharapkan Kabupaten/Kota dapat meningkatkan komitmen stakeholder dan mitra kerja di tingkat kabupaten/kota dalam mendukung program percepatan penurunan stunting dan  meningkatnya peran fasilitas pelayanan KB perusahaan dalam memberikan pelayanan keluarga berencana di perusahaan. (Fer)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou, Smile Train dan Yayasan Senyum Sulut berkolaborasi dalam Operasi Bibir Sumbing, Rabu (8/11/2923).

Operasi dimulai dengan proses konsultasi pasien di mana tim medis akan menilai kelayakan pasien untuk operasi.

Para ahli medis akan menilai persyaratan pasien, termasuk memiliki fotokopi KTP dan KK, serta bayi dengan celah bibir minimal usia 3 bulan dan berat 5 kg, atau celah lelangit minimal usia 1,5 tahun dan berat badan 10 kg.

Pasien yang memenuhi persyaratan akan dijadualkan untuk operasi pada 11 – 12 November 2023. Salah satu syarat penting adalah pasien harus dalam kondisi sehat saat menjalani operasi.

Plt Dirut RSUP Kandou Dr. dr. Ivonne Rotty, M.Kes menjelaskan, kegiatan merupakan program dari serangkaian acara Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59, kerjasama dengan beberapa organisasi.

Organisasi tersebut adalah Yayasan Senyum Sulut, Smile Train Indonesia, Persatuan Ahli Bedah Mulut Indonesia (PABMI) Sulawesi, Perhimpunan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Manado, Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia (PERDATIN) Sulut, Ikatan Psikologi Klinis Indonesia Wilayah Sulut, serta Ikatan Terapis Wicara Indonesia (IKATWI).

“Ini merupakan kerjasama pertama yang dilakukan oleh RSUP Kandou bersama Smile Train dan Yayasan Senyum Sulawesi Utara,” ujar dokter Ivonne, sapaan Plt. Dirut RSUP Kandou seraya menyebutkan bahwa saat ini sudah terdaftar 36 pasien.

Kegiatan ini, menurut dokter Ivonne, sangat membantu masyarakat yang ada di Sulut terutama masyarakat yang kurang mampu, dan diharapakan kegiatan ini bisa berkelanjutan karena tujuan kita untuk kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara dan sekitarnya.

Penanggung jawab kegiatan drg. Victor Tengar Pamolango, MMRS, Sp.BM(K) memastikan penyelenggaraan operasi berlangsung lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi pasien yang membutuhkan.

“Ya, tentunya kami berharap operasi ini berjalan dengan lancar dan tidak ada komplikasi, sehingga anak anak yang akan di operasi dapat tersenyum kembali,” ujarnya.

Saat ini, menurut drg Victor, pasien yang mendaftar ada dari Bolaang Mongondouw, Daerah Kepulauan dan Kota Manado.

“Proses screening pasien akan segera dimulai, membawa harapan baru bagi mereka yang mengidap bibir sumbing untuk mendapatkan perawatan yang memadai dan mendukung mereka dalam mencapai kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.(Fer)

Meimonews.com – Kodim 1309/Manado dan Polresta Manado berkolaborasi dan didukung masyarakat melaksanakan kegiatan penanaman pohon mangrove di Pantai Desa Kulu, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, Senin (15/5/2023).

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait melalui Kasi Humas Ipda Agus Haryono kepada wartawan di Manado, usai kegiatan mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam penghijauan di wilayah pesisir pantai untuk mencegah terjadinya abrasi pantai.

“Guna membendung air laut saat air pasang sehingga dapat mengurangi abrasi di daerah pesisir pantai kedepannya,” jelas Ipda Agus.

Ditambahkan, selain berfungsi menjadi penghalang dan pencegah abrasi, hutan Mangrove juga menjadi benteng pengaman dari ancaman bencana gelombang pasang (tsunami) dan pendukung kehidupan biota laut.

“Jangan anggap remeh tanaman bakau (Mangrove) yang berdiri di tepian pantai. Keberadaan hutan Mangrove punya sejuta manfaat bagi kita dan lingkungan sekitar,” katanya mengingatkan.

Dalam kegiatan ini, pihaknya juga mengajak masyarakat sambil memberikan edukasi sehingga dapat menumbuhkan kesadaran dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan khususnya yang ada di pesisir pantai karena ini adalah tugas bersama.

Penanaman pohon Mangrove manfaatnya sangat besar dapat menjaga pantai dari abrasi dan menjaga iklim karena bisa meningkatkan oksigen demi kelangsungan hidup generasi masa depan.

Hal ini adalah langkah awal yang dilakukan saat ini akan mempunyai dampak besar di masa depan, terutama bagi kelangsungan hidup makhluk-makhluk lainnya di masa yang akan datang.

Pentingnya peran tumbuhan di bumi ini dalam menangani krisis lingkungan terutama di daerah perkotaan, sangat tepat jika keberadaan tumbuhan mendapat perhatian serius dalam pelaksanaan penghijauan perkotaan sebagai unsur hutan kota

Hadir dalam kegiatan penanaman Mangrove adalah Kapolda Sulut Irjen Pol. Setyo Budiyanto, Forkompinda Provinsi Sulut , Kapolresta Manado, Dandim 1309/Manado Letkol Teddy Lakson dan Forkompinda Kota Manado. (AF)