Meimonews.com – Guna menjamin keamanan dan kenyamanan seluruh jemaat serta tamu undangan yang akan hadir dalam perayaan Paskah Nasional di Kawasan Megamas Manado, Rabu (8/4/2026), personil Satuan Brimob (Satbrimob) Polda Sulawesi Utara melaksanakan prosedur sterilisasi di lokasi pelaksanaan kegiatan.

Kegiatan sterilisasi ini dipimpin Ipda M. Sidik. Tim menyisir seluruh sudut area pelaksanaan ibadah, mulai dari panggung utama, deretan kursi jemaat, hingga area parkir dan akses masuk kawasan.

Dengan menggunakan peralatan deteksi khusus, petugas memastikan tidak ada benda mencurigakan yang dapat mengganggu jalannya kegiatan.

Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulut Kombes Pol. Robby M. Samban menegaskan, kegiatan ini merupakan standar operasional prosedur (SOP) dalam pengamanan kegiatan hari besar keagamaan berskala nasional.

“Kami mengerahkan tim untuk memastikan lokasi benar-benar steril sebelum rangkaian ibadah dimulai. Fokus utama kami adalah memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan beribadah,” ujarnya,

Ditambahkan, berdasarkan hasil penyisiran di lapangan, situasi terpantau kondusif. “Situasi aman, tidak ditemukan barang-barang yang dicurigai maupun potensi ancaman lainnya di sekitar lokasi,” jelasnya.

Pengamanan di Kawasan Megamas terus diperketat dengan koordinasi lintas satuan. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran Ibadah Paskah Nasional ini. (AF)

Meimonews.com – Polda Sulawesi Utara melaksanakan upacara tabur bunga di laut yang dipusatkan di kawasan Megamas Manado, Senin (23/6/2025) pagi.

Upacara yang dipimpin Wakapolda Sulut Brigjen Pol. Awi Setiyono ini diikuti para Pejabat Utama (PJU), para perwira, bintara dan tamtama Polda Sulut.

Dalam upacara tersebut, seluruh personil melakukan penghormatan kepada arwah pahlawan yang sudah gugur, dilanjutkan dengan pengarungan karangan bunga dan tabur bunga di laut oleh Wakapolda Sulut dan para PJU.

“Kegiatan tabur bunga di laut ini bersamaan waktunya dengan ziarah rombongan ke TMP Kairagi Manado, yang dipimpin oleh Kapolda Sulut,” jelas Kabid Humas Polda Sulut AKBP Alamsyah P. Hasibuan.

Kedua kegiatan tersebut, tambahnya, dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79, yang diperingati setiap tanggal 1 Juli.

“Ini sebagai bentuk penghormatan personil Polri kepada para pejuang pendahulu yang rela berkorban mempertaruhkan nyawanya demi kemerdekaan bangsa, dan juga merupakan motivasi bagi personel Polri yang masih aktif dalam menjalankan tugas Kamtibmas terkhusus wilayah hukum Polda Sulawesi Utara tetap aman, kondusif, tentram dan damai,” sebutnya. (AF)

Meimonews.com – Sekitar 10.000 orang akan semarakkan puncak Peringatan 100 tahun Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) yang diselenggarakan DPD WKRI Sulut di Lapangan Pohon Kasih Kompleks Megamas Manado, Sabtu (29/6/2024).

Mereka yang akan semarakkan acara peringatan yang mengusung tema Geraknya budi, membangun pribadi mewujudkan peradaban kasih ini adalah perwakilan WKRI Ranting, Cabang dan Daerah serta undangan lainnya termasuk para imam/pastor, frater, suster dan bruder.

Ada sejumlah acara yang diadakan pada puncak hari jadi organisasi kemasyarakatan Katolik ini, yang jatuh pada 26 Juni.

Di antaranya perarakan, misa syukur, sambutan-sambutan, peluncuran buku kenangan 100 tahun WKRI, pelepasan balon ke udara, penampilan tampilan selendeng biru, makan bersama dan defile.

Perarakan bendera merah putih dan vandel WKRI diawali pemain drum band, kemudian Ketua dan Wakil Ketua WKRI Cabang, DPD WKRI, Panitia Pelaksana, Putra Putri Altar dan para imam/pastor, yang diperkirakan berjumlah 180 orang.

Selanjutnya misa syukur yang akan dipimpin Vikjen Keuskupan Manado RD Agus Sumarauw dan di dampingi sekitar 30 imam/pastor.

Usai misa, acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan,  peluncuran buku kenangan 100 tahun WKRI, pelepasan balon dan burung merpati ke udara, penampilan tampilan selendang biru, makan bersama dan defile yang akan diikuti sekitar 8.000 orang.

Untuk kesiapan acaranya, panitia yang terdiri dari, antara lain Neltje Eman (Ketua), Telly Kapoh (Wakil Ketua) dan Emy Maturbings melaksanakan gladi resik di lokasi acara puncak, Jumat (28/6/2024). (lk)

Meimonews.com – Pelaku pengancaman dan pembuat keributan di Cafe Platinium Kawasan Megamas Manado dengan korban Fabiola Hosana Barambae berhasil diamankan Tim Delta Resmob on the Road (ROTR) Polresta Manado, Rabu (19/10/2022).

Pelaku kasus pembuat keributan dan pengancaman tersebut, menurut Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait melalui Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Sugeng Wahyudi Santoso, adalah seorang laki-laki berinisial RP (30), warga Kombos Timur Kecamatan Singkil Kota Manado.

 “Kejadian itu terjadi pada Minggu (16/10/2022) sekitar pukul 03.30 Wita di mana pelaku yang sudah dalam keadaan mabuk membuat keributan di Cafe Platinum yang berlokasi di dalam Kawasan Mega Mas Manado,” ujar Kompol Sugeng.

Pelaku saat itu, ungkap mantan Kasat Narkoba Polresta Manado ini, sempat mencabut sebilah pisau badik yang diselipkan di pinggangnya dan mencoba menyerang beberapa orang yang berada di sekita lokasi Cafe Platinum.

Mengetahui laporan tentang kejadian tersebut, Tim Delta ROTR Polresta Manado melakukan upaya peyelidikan hingga mengetahui identitas dan keberadaan pelaku. Hasilnya, tim berhasil mengamankan pelaku saat sedang melintas menggunakan kendaraan roda dua di ruas jalan Suprapto Kecamatan Wenang Kota Manado.

Selanjutnya, pelaku mengakui perbuatannya dan tim menyita barang bukti senjata tajam jenis badik yang digunakannya di tempat kejadian perkara (TKP).

“Pelaku sudah kami amankan bersama dengan barang bukti senjata tajam jenis pisau badik di Mako Polresta Manado untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” sebutnya. (AF)