Meimonews.com – Polsek Bunaken berhasil menyelesaikan perbedaan pendapat yang terjadi antara Selvi Daud, seorang ibu berusia 54 tahun dengan anaknya, Valen Daud yang berusia 35 tahun. Perbedaan pendapat ini terjadi di Kelurahan Tongkaina Lingkungan II, Kecamatan Bunaken, Kota Manado, Kamis (7/9/2023).

Selvi, yang bekerja sebagai petugas MRT, dan Valen Daud, yang berprofesi sebagai sekuriti, awalnya terlibat dalam sebuah kesalahpahaman yang mempengaruhi hubungan keluarga mereka. Namun, berkat tindakan bijaksana dari Polsek Bunaken, masalah tersebut akhirnya dapat diselesaikan dengan baik.

Kronologis kejadian bermula pada  Kamis, (7/9/2023) di Kelurahan Tongkaina Lingkungan II, Kecamatan Bunaken. Perbedaan pendapat antara ibu dan anak ini mengganggu kedamaian keluarga mereka. Untuk mengatasi masalah ini, Polsek Bunaken mengambil tindakan yang bijak.

Pertama-tama, kedua belah pihak yaitu Selvi dan Valen diundang ke kantor Polsek Bunaken untuk melakukan mediasi. Mediasi tersebut dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Bunaken Aiptu Suharto Baba dan anggota Bhabinkamtibmas Aiptu Jefrison Manuas.

Melalui mediasi ini, kedua belah pihak berhasil mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. Mereka bersedia mengakhiri kesalahpahaman yang terjadi selama ini dan bahkan menandatangani surat pernyataan bersama sebagai bukti komitmen untuk memperbaiki hubungan mereka.

Tindakan yang diambil oleh Polsek Bunaken dalam mengundang kedua belah pihak dan memfasilitasi mediasi membantu mengakhiri pertikaian ini dengan damai. Kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan keluarga mereka tanpa adanya tekanan atau paksaan dari pihak manapun.

Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait mengapresiasi kedua belah pihak atas sikap bijak dan kematangan dalam menyelesaikan perbedaan pendapat ini secara damai.

Keberhasilan mediasi ini, sebutnya, merupakan contoh positif bagaimana penyelesaian masalah dapat dicapai melalui dialog dan kerjasama yang baik antara pihak berkonflik.

Polsek Bunaken berharap bahwa kejadian ini akan menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk menyelesaikan perbedaan mereka dengan cara yang sama, yaitu melalui dialog dan kekeluargaan. (AF)

Meimonews.com – Operasi Zebra Samrat 2023 dimulai Senin (4/9/2023) dan akan berakhir Minggu (17/9/2023).

Apel gelar pasukan dilaksanakan Senin (4/9/2023) di kawasan Megamas Manado yang dipimpin Kapolda Sulut Irjen Pol. Setyo Budiyanto ini turut dihadiri pejabat utama (PJU) Polda dan Polresta Manado.

Operasi ini digelar dalam rangka menjaga dan memelihara kondusifitas kamtibmas menjelang Pesta Demokrasi Pemilu Tahun 2024.

Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait menjelaskan, Operasi Zebra Samrat 2023 juga bertujuan untuk mengurangi angka pelanggaran lalulintas di wilayah Polresta Manado.

Ditambahkan, pelanggaran lalulintas seperti pengguna kendaraan roda dua harus menggunakan helm standar SNI; tidak diperbolehkan berboncengan lebih dari satu orang; menghindari pelanggaran jalur,; tidak mengizinkan pengemudi di bawah umur untuk mengemudikan kendaraan,

Selain itu, tidak boleh menggunakan knalpot bronk (knalpot bising) dan pengemudi kendaraan roda empat harus menggunakan sabuk pengaman (seat belt).

Operasi ini juga, sambung Kapolresta Manado, bertujuan untuk mengurangi angka kecelakaan lalulintas. Kecelakaan lalulintas dapat menyebabkan kerugian material dan korban jiwa, dan operasi ini berusaha mencegahnya.

Menurutnya, keselamatan berlalulintas menjadi fokus utama operasi ini. Upaya seperti penegakan hukum yang edukatif dan persuasif, serta teguran yang simpatik, dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.

Operasi bertemakan Mewujudkan kamseltibcarlantas yang kondusif menuju Pemilu Damai 2024 menekankan pentingnya keamanan dan ketertiban lalulintas dalam rangka mendukung pemilihan umum yang damai pada tahun 2024. Dengan pemilihan umum yang akan datang, operasi ini berusaha untuk menciptakan lingkungan lalu lintas yang aman dan tertib.

Dengan pelaksanaan operasi ini, sebut Kombes.Pol. Sirait, diharapkan, kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalulintas di wilayah hukum Polresta Manado akan meningkat, dan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas dapat berkurang, sehingga dapat mengurangi kerugian material dan korban jiwa. (AF)

Meimonews.com – Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait mengikuti kegiatan Gerakan Penanaman 3.000 Bibit Pohon Mangrove dan Pelepasan 500 Tukik di Pulau Bunaken dalam rangka Gerakan Nasional 21 Rezim Apippt Indonesia, Kamis (6/7/2023).

Kegiatan yang diselenggarakan PPATK bekerjasama dengan PT Bank SulutGo dengan tema Memperkuat sinergi pencegahan dan pemberantasan TPPU/TPPT/PPSPM dalam menjaga kelestarian bumi bagi masa depan berkelanjutan yang mempercepat pelaksanaan action plan keanggotaan Indonesia sebagai anggota tetap FATF serta peningkatan investasi dalam mewujudkan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan global, dengan tagline Jaga Bumi Jaga NKRI.

Kegiatan ini merupakan langkah konkrit dalam pelestarian alam dengan penanaman bibit kita mencegah pantai dari terjadinya abrasi.

Dengan pelepasan bibit tukik (penyu) diharapkan menjaga ekosistem yang ada di laut khususnya di perairan Bunaken. Diharapkan, secara bersama-sama menjaga dan melestarikan bumi demi masa depan anak cucu.

Saat ini, tren global dunia bersama-sama menggelorakan green economy, di mana pembangunan saat ini harus memperhatikan kelestarian lingkungan. PATK merasa perlu mendukung kebijakan Presiden RI untuk memantau aktivitas kejahatan lingkungan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala PPATK diwakili Sekretaris Utama Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar, SIK, MH, Kepala Biro SDM Ortala PPATK Albert Huppy Wounde, SH, M.Hum, Gubernur Sulut diwakili Inspektur Daerah Drs. Melky M. Onibala, M.Si, Pangdam XIII/Mdk diwakili Kapoksahli Brigjen TNI Peter Sehat Panggabean, Kepala OJK SulutGomalut Winter Marbun.

Selain itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Sulut Fernando Butarbutar, Walikota Manado diwakili Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Peter KB Assa, ST, M.Sc, Phd, Direktur Umum Bank Sulutgo Joubert RJ Dondokambey, SE., Ketua Gernas Fayota Prachmestiawan, S.S.T, ME., Kasubbag Protokol PPATK Andie Prasetyo, SIP, Camat Bunaken Kepulauan Imanuel Mandak, SE dan Kapolsek Pulau Bunaken Ipda Putut Wiyono, SH. (AF)

Meimonews.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manado melaksanakan upacara Tabur Bunga menyambut Hari Bhayangkara ke-77 tahun 2023.

Upacara Tabur Bunga dipimpin Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait, SIK, SH yang dilaksanakan di Dermaga Pelabuhan Manado menggunakan Kapal Gada Nusantara, Selasa (27/6/2023).

Rangkaian kegiatan upacara yang diikuti Pejabat Utama (PJU) Polresta serta Bhayangkari Cabang Kota Manado dimulai dengan tabur bunga ditandai dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, prosesi pelarungan bunga di laut, penaburan bunga, penghormatan terakhir serta doa.

“Upacara ini merupakan perwujudan penghormatan Polri kepada para pejuang yang telah berjuang dan mengorbankan nyawanya dalam merebut kemerdekaan. Sehingga sekarang kita dapat merasakan kemerdekaan dan melanjutkan perjuangan para pahlawan melalui menjaga Keamanan dan ketertiban masyarakat masyarakat,” ujar Kapolresta.

Perlu diketahui bersama, sambung Kapolresta, Polri sebagai abdi utama dari pada nusa dan bangsa, yang mengemban tugas-tugas Kepolisian negara di seluruh wilayah Indonesia yaitu memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, memberikan perlindungan, pengayom dan pelayanan kepada masyarakat, serta penegakan hukum.

“Mari kita tauladani dan tanamkan semangat jiwa pengorbanan itu pada diri kita sebagai Bhayangkara Negara untuk menjalankan tugas dengan tulus ikhlas demi terwujudnya Polri yang Presisi,” pinta Kapolresta di momen Hari Bhayangkara 2023 yang mengusung tema Polri Presisi untuk Negeri, Pemilu damai menuju Indonesia Maju. (AF)

Meimonews.com – Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait dan Wakapolresta Manado AKBP Faisol Wahyudi serta sejumlah pejabat utama Polresta Manado ikut bekerja pada Bedah Rumah di Kelurahan Malendeng Kecamatan Paal 2 Manado, Jumat (16/6/2923).

Kegiatan sosial dengan menerjunkan personil Polresta dan jajaran ini diselenggarakan Polresta Manado dalam rangka Hari Bhayangkara ke-77. Keluarga yang rumahnya dibedah adalah Saudra Gunawan.

Kapolresta Manado menjelaskan, kegiatan bedah rumah ini merupakan target pada program bedah rumah dalam rangka HUT Bhayangkara ke – 77 tahun 2023 Polresta Manado.

“Kegiatan bedah rumah ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-77,” ujar Kapolresta.

Kegiatan bedah rumah ini, sambung Kapolresta, menunjukkan sinergi yang kuat antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam upaya menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.

“Kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian kami dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” ujar Kapolresta di sela kegiatan bedah rumah.

Melalui kegiatan bedah rumah, pihaknya berharap dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat setempat dan meningkatkan rasa aman serta nyaman dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya dalam menjaga kebersihan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

Penerima bantuan bedah rumah Saudra Gunawan menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polresta Manado yang telah membedah rumah miliknya, yang memang membutuhkan perbaikan mengingat kondisi hunian sudah banyak yang lapuk karena dimakan usia.

“Saya ucapkan terima kasih kepada jajaran Polresta Manado terkhusus kepada Bapak Kapolresta Manado yang telah membedah rumah kami yang memang sangat membutuhkan perbaikan dan sudah banyak yang lapuk karena dimakan usia,” ujar Gunawan. (AF)

Meimonews.com- Guna menghindari kemacetan lalulintas (lalin) menjelang Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah, Polresta Manado bersama Polda Sulut melaksanakan Tactical Wall Game (TWG)

TWG yang digelar di ruang kerja Kapolresta Manado dihadiri oleh PJU Polda Sulut  dan PJU Polresta Manado membahas langkah antisipasi dalam mengamankan kegiatan takbiran dan perayaan Idul Fitri di wilayah Kota Manado.

”Sejumlah titik jalan akan kita lakukan pengalihan arus jalan lalulintas. Hal ini dilakukan untuk menghindari kemacetan mengingat padatnya arus lalulintas menjelang lebaran, apalagi saat malam takbiran,” ujar Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait, SH, SIK, Jumat (21/4/2023).

Kepada wartawan, Kapolresta menjelaskan, rekayasa lalulintas ini merupakan bagian dari strategi pengamanan Polresta Manado dan Polda Sulut untuk mengantisipasi euforia atau kegembiraan berlebih masyarakat yang merayakan kemenangan jelang Lebaran.

Kombes Sirait mengimbau kepada masyarakat dalam menyambut malam takbiran Idul Fitri Syawal 1444 H. ”Mari kita sambut malam takbir 2023 dengan takbir, doa dan dzikir di masjid dan musholla, tidak melakukan pesta minuman keras, narkoba karena minuman keras dapat memicu terjadinya tawuran antar warga,” katanya.

Selain itu, tidak melakukan konvoi kendaraan dan kebut-kebutan yang dapat menimbulkan kemacetan dan lakalantas, tidak menyulut petasan yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain serta serta tidak melakukan tawuran / perang sarung, karena dapat menimbulkan korban jiwa dan menyebabkan kerugian materil. (AF)

Meimonews.com – Kepolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait, SH, SIK memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Kasat Lantas Polresta Manado.dan enam Kapolsek jajaran Polresta Manado di Mako Polresta Manado, Selasa (11/4/2023).

Personil yang diserahterimakan jabatannya adalah Kasat Lantas dari Kompol Benyamin Noldy Undap, S.Sos kepada Kompol Yulfa Irawati, SE.,SIK, Kapolsek Tikala dari Iptu Syofiani Ramin kepada Iptu Nelta Rengkung, S.Or, Kapolsek Sario dari Iptu Fatras Barambe Andawari kepada Iptu Herry Johanis.

Kapolsek Tombulu dari Iptu Abdon Takariano R. Ponggoh, SE kepada Iptu Jeferson Rorong, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Manado dari Iptu Repy Samel kepada Ipda Bintang Yudha Gama, S.Tr.K, Kapolsek Singkil dari Ipda Christian Winter P. Pardede,  SH kepada Ipda Nicky W.R. Winerungan, SIP,  dan Kapolsek Wori dari Ipda Nicky W.R. Winerungan, SIap kepada Ipda Ferry Alfianda Indrajaya, S.Tr.K.

Dalam sambutannya, Kapolresta Manado menegaskan, serah terima jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang biasa dilakukan. “Mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan suatu yang biasa dilakukan selain penyegaran dan kebutuhan organisasi mutasi juga untuk pengembangan karir,” ujarnya.

Dengan serah terima jabatan ini, menurut Kapolresta, maka terjadi regenerasi kepemimpinan yang diharapkan yang dapat membawa ide-ide baru dan mampu menciptakan langkah-langkah kreatif dalam menjalankan roda organisasi

”Kepada para pejabat baru saya percaya bahwa dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman tugas yang telah saudara jalani selama ini saudara akan mampu melaksanakan tugas dalam membatu saya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kota Manado,” sebut Kombes Pol. Sirait.

Kapolresta menyampaikan terima kasih kepada para pejabat lama atas kinerja dedikasi serta pengabdian yang sudah diberikan selama bertugas di Polresta Manado dan berharap kepada pejabat baru agar dapat melaksanakan tugas dengan baik dan mampu beradaptasi dengan lingkungan pekerjaan yang baru serta menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat dan stakeholder yang ada di wilayah lingkungan tugas masing-masing. (AF)

Meimonews.com – Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait, SH, SIK didampingi Wakapolresta AKBP Faisol Wahyudi, SIK bersama para PJU Polresta Manado nonton bareng (nobar) pagelaran budaya wayang orang yang disiarkan via YouTube, yang digelar di Aula Mako Polresta Manado, Minggu (15/1/2023) malam.

Kegiatan nobar tersebut dilaksanakan TNI Angkatan Udara (AU) dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera Tahun 2023 TNI.

Diketahui, pada penggelaran budaya wayang orang dengan mengangkat judul Pandawa Boyong diperankan langsung oleh Kapolri Jenderal Listiyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono.

Di sela nobar tersebut, Kapolresta Manado mengatakan, pagelaran budaya wayang yang ditontonnya ini sangat menginspirasi buat kita semua.

“Kegiatan ini menunjukkan, budaya bangsa Indonesia memiliki nilai histori yang tinggi, sekaligus melestarikan budaya Nusantara, salah satunya adalah seni wayang orang,” ujarnya.

Kapolresta berharap, sajian kesenian wayang orang sebagai warisan leluhur ini bisa menjadi contoh bagi generasi muda di tengah-tengah perkembangan tekhnologi informasi budaya modern.

“Semoga generasi muda kita tidak terpengaruh budaya modern melalui medsos. Dengan adanya budaya bangsa inilah yang harus kita pertahankan dan lestarikan,” pintanya.

Dari pemeranan tersebut, terlihat, Panglima TNI dan Kapolri ternyata mampu memainkan perannya masing-masing dengan sempurna dalam lakon Pandawa Boyong.

“Hal tersebut menunjukkan bahwa sinergitas TNI-Polri sangat solid dan baik dalam melaksanakan tugas,” jelas Kapolresta.

Kombes Pol. Sirait menilai, dalam pagelaran wayang orang ini akting Panglima TNI dan Kapolri dan para pejabat utamanya semua sesuai perannya masing-masing dan cukup bagus. (AF)

Meimonews.com – Gerak cepat dilakukan pihak kepolisian baik Polda Sulut maupun Polresta Manado terkait dengan adanya pengaduan warga soal knalpot racing/brong kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat.

Terlihat, Sabtu (7/1/2022), petugas Satuan Lalulintas (Satlantas) Polresta Manado mengadakan penertiban kendaraan bermotor roda dua dan empat yang menggunakan knalpot racing/brong di  Zero Point.

Belasan personil Satlantas Polresta Manado yang dipimpin langsung Kompol Benyamin Noldy Undap, S.Sos (Kasat) melakukan penertiban di lokasi yang terletak di pusat kota.

Sejumlah kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot racing/brong ditegur oleh petugas secara humanis dan langsung dicabut/digergaji knalpot tersebut oleh pengendara, baru kemudian mereka melanjutkan perjalanan.

Gerak cepat ini, jelas Kompol Undap kepada Meimonews.com di lokasi penertiban berdasarkan petunjuk/arahan Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait, SH, SIK agar Satlantas Polresta Manado melaksanakan petunjuk Kapolda Sulut karena adanya pengaduan warga terkait dengan knalpot racing/brong.

Seperti diketahui, pada Jumat Bacirita, Kapolda Sulut Irjen Pol. Drs. Setyo Budiyanto, SH, MH di dampingi beberapa Pejabat Utama Polda dan Kapolresta Manado di Kompleks Jalan Roda, Jumat (6/1/2023), ada sejumlah aspirasi yang disampaikan warga, di antaranya pengaduan warga yang sudah merasa terganggu dengan suara bising dari kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang menggunakan knalpot racing/brong.

Keluhan/pengaduan tersebut lanjut direspon Kapolda dan Kapolresta Manado. “Ya, kami (Satlantas Polresta Manado) langsung melaksanakan petunjuk pimpinan (Kapolda dan Kapolresta) dengan melakukan penertiban tersebut,” ujar Kompol Undap.

Ditambahkan, penertiban ini bukan hanya dilakukan saat ini tapi akan berlanjut. “Akan ada penertiban lanjutan di tempat-tempat lain,” tandasnya. (AF)

Meimonews com – Sebanyak 14 siswa terjaring personil Polresta Manado saat bolos dan nongkrong di jam pelajaran sedang berlangsung di sekolahnya, Kamis (10/11/2022) siang.

Personil dari Polresta Manado yang mendapat informasi/laporan dari warga langsung melakukan penertiban dengan mendatangi lokasi di mana para siswa tersebut nongkrong.

“Dalam penertiban tersebut personil menemukan empat belas pelajar yang kedapatan membolos sekolah dan nongkrong di jalan,” sebut Kasie Humas Ipda Agus Haryono mengutip Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait dalam siaran pers, Jumat (11/11/2022).

“Kami mendapat laporan warga yang mengetahui ada pelajar nongkrong saat jam pelajaran sekolah, langsung kami tindaklanjuti dengan mendatangi ke tempat para pelajar itu nongkrong,” tegasnya.

Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan terhadap kepada pelajar dan pendataan serta pembinaan, Kemudian menghubungi pihak sekolah untuk hadir dan menjemput siswanya, Setelah dilakukan pembinaan kemudian para pelajar tersebut membuat surat pernyataan serta diketahui oleh pihak sekolah.

Polresta Manado, menurut Kasie Humas, akan terus melakukan kegiatan serupa. “Langkah ini dilakukan juga sebagai upaya untuk menekan kejahatan jalanan oleh kalangan para pelajar,” tegas Ipda Agus. (AF)