Meimonews.com – Polresta Manado menggelar Jumat Bacirita di Kantin Presisi Polresta Manado, Jumat 31/1/2025). Topik bahasan kali ini adalah Kanalisasi Jalur Biru di ruas jalan Sam Ratulangi Manado dan rencana ke depan.

Tiga utusan instansi yakni Satuan Lantas Polresta Manado, Dinas Perhubunhan Kota Manado dan Jasa Raharja Manado tampil sebagai pembicara pada forum dipandu Kasat Binmas Polresta Manado AKP Tommy Jahpermandi David Rimbing.

Menjadi peserta adalah perwakilan Organda Manado, Komunitas Basis Angkot Kota Manado, pemerhati lalulintas dan wartawan beberapa media.

Mewakili Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Siraith, Kasat Binmas menyampaikan terima kasih kepada pihak terkait yang bersinergi dalam program ini serta para wartawan.

Kanalisasi jalur biru saat ini baru sepanjang jalan Sam Ratulangi dari depan Bank Sulutgo hingga depan.Toko Golden Manado. Ke depan akan ada lagi kanalisasi di jalan tertentu, yang sesuai kebutuhan.

“Itulah sebabnya, dibutuhkan masukkan dari berbagai pihak termasuk dari Organda, komunitas basis, pemerhati lalulintas dan wartawan,” ujar AKP Tommy menyampaikan pesan Kapolresta.

Diingatkan pula tentang pentingnya disiplin dan kesadaran berlalulintas dari pengguna jalan.

Tujuan kelancaran berlalulitas adalah untuk menciptakan situasi yang aman dan tertib bagi pengguna jalan serta mengurangi resiko kecelakaan.

“Untuk mewujudkan kelamcaran lalulintas diperlukan pengaturan dan penerapan peraturan lalulintas yang tepat,” tandasnya.

Menurutnya, kesadaran lalulintas yang tinggi dapat mencegah kecelakaan dan menjaga keselamatan saat berkendara. Oleh karenanya, kepada masyarakat diingatkan untuk disiplin berlalulintas.

Walaupun waktu terbatas, sejumlah pertanyaan dan masukkan dari peserta menjadi masukkan berarti bagi stakeholder (pemangku kepentingan). (AF)

Meimonews.com – Penarikan paksa kendaraan bermotor (ranmor) oleh finance dengan menggunakan jasa pihak ketiga yang dinilai masyarakat kreditur menggunakan cara-cara atau tindakan paksa jadi pembahasan hangat pada forum Jumat Bacirita Polresta Manado di Warong Kobong Pumorouw, Jumat (3/2/2023)

Sejumlah perwakilan finance, pihak ketiga, tokoh masyarakat dan wartawan hadir pada pertemuan yang bersifat sersan (serius tapi santai) sambil menikmati minuman (kopi, teh, es) dan snack yang disediakan Polresta Manado.

Dari Polresta Manado nampak hadir antara lain Kapolresta Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait, Wakapolresta AKBP Faisol, Kasat Reskrimum Sugeng Wahyudi Santoso, Kasat Samapta Kompol Batholomeus Dambe dan Kasat Binmas AKP Muris.

Sejumlah perwakilan finance, pihak ketiga serta juga wartawan diberikan kesempatan untuk mengajukan pendapat dan bertanya. Unek-unek dikeluarkan serta kejadian-kejadian di lapangan saat terjadi penarikan ranmor kredit oleh pihak ketiga terungkap termasuk pembelaan atau argumentasi dasar penarikan ramnor kredit.

Secara arif dam bijaksana masukkan yang diungkap/disampaikan didengar oleh Kapolresta, Wakapolresta dan jajaran tapi ada pula penegasan-penegasan yang disampaikan agar finance dan pihak ketiga mengikuti prosedur/aturan yang ada/berlaku serta ditawarkan solusinya.

Merespon pernyataan dari perwakilan finance dan pihak ketiga, Kasat Reskrimum Kompol Sugeng Wahyudi Santoso menjelaskan, semua laporan yang masuk akan diproses sesuai ketentuan perundang-undangan yang ada. Namun, bila ada yang bisa dilakukan mediasi maka hal itu disarankan.

Para pihak disarankan duduk bersama membicarakannya. “Bila tidak ada kata sepakat, proses hukum jalan keluarnya,” ujar Sugeng.

Kasat Samapta Kompol Bartholomeus Dambea menjelaskan, dalam menghadapi persoalan yang ada, Polisi bersikap netral.  “Dengan posisi netral ini tidak gampang dengan segala aturan yang ada,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini (Jumat Bacirita), sebut Bartholomeus, dicari solusinya bagaimana menghadapi persoalan ini di lapangan.

Di lapangan, menurutnya, semua finance menggunakan caranya sendiri, tidak baku satu SOP (standar operasional prosedur).  Padahal aturan dari atas sama tapi pelaksanaan di lapangan berbeda-beda.

Diakui, sosialisasi dari finance kurang sehingga masyarakat banyak belum paham. Maka diharapkan agar aturan baku, sesuai SOP itu disosialisasikan kepada masyarakat agar ada kesepahaman bersama (sehingga tidak terjadi jadi benturan di lapangan).

Kapolresta Manado menegaskan, masyarakat perlu diedukasi agar mereka paham tentang aturan yang telah disepakati bersama.

“Lakukan edukasi kepada masyarakat, saat melakukan perjanjian. Dijelaskan apa yang kewajiban dan hak masing-masing. Dengan adanya hak dan kewajiban, ada konsekuensinya,” ujar Kapolresta.

Apa konsekuensi ? Kalau tidak melaksanakan kewajibannya akan diberikan SP (surat peringatan) 1, SP2, SP3. Bila setelah diberikannya SP-SP tersebut maka akan ada yang namanya eksekusi. “Eksekusinya apa ? Anda (kreditur) harus menyerahkan barangnya,” tandas Kapolresta.

Saat melakukan eksekusi, Kapolresta minta pihak ketiga melengkapi persyaratan/surat-suratnya. “Jangan main todong. Jangan gaya preman,” saran Kapolresta.

Menurut Kapolresta, kalau dijelaskan dengan baik-baik maka masyarakat (kreditur) bisa memahaminya. Bila mau diadakan negosiasi lagi, silahkan datang ke kantor. Akan ada opsi-opsi penyelesaian masalahnya.  Bila akan dilelang kendaraannya, mereka bisa mendapat dana bila ada kelebihan dari hasil lelang.

“Ini khan bagian dari edukasi. Saya yakin, bila langkah ini dilakukan, masyarakat pasti memahaminya. Bila hal ini sudah dilakukan namun tidak ada penyelesainnya maka diproses hukum/pidana. Bila sudah masuk rana pidana, polisi bisa melakukan penyitaan,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Guna mendengarkan curahan hati (curhat) warga yang ada di wilayah kerjanya, Polsek Wenang menggelar Jumat Bacirita di Warung Kopi La Como, Kelurahan Komo Luar Lingkungan 3 Kecamatan Wenang, Jumat (13/1/2022).

Kegiatan yang dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama ini dipimpin Kapolsek Wenang Kompol Hanny Lukas.

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait melalui Kompol Lukas menjelaskan, kegiatan Jumat Bacirita ini dilaksanakan untuk mendengar langsung curahan hati dan aduan warga terkait dengan pelayanan kepolisian.

Dalam kegiatan ini, sebutnya, Polri dapat berinteraksi secara langsung dengan masyarakat, untuk mendengarkan saran, kritikan, masukan, aduan dan keluhan warga yang berada di wilayah hukum Polsek Wenang Polresta Manado.

Kompol Lukas berharap, dengan digelarnya kegiatan Jumat Bacirita, dapat menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.

Dijelaskan, keluhan warga terkait knalpot racing,  sudah dilakukan patroli dan penindakan terhadap pengendara yang motornya menggunakan knalpot racing .

“Terkait lokasi-lokasi yang sering dilakukan oleh anak-anak muda untuk melakukan miras dan lem, pihak kepolisian Polsek Wenang akan terus melakukan patroli baik itu siang maupun malam untuk menindaklanjuti hal tersebut,” ujarnya.

Diungkapkan, kegiatan Jumat Bacirita ini merupakan program Kapolri untuk kemajuan institusi Polri sekaligus untuk meningkatkan pelayanan Polri kepada masyarakat sehingga Polri bisa benar-benar menjadi pelindung, pengayom dan pelayan kepada masyarakat. (AF)

Meimonews.com – Polresta Manado kembali mengelar kegiatan Jumat Bacirita guna mendengar langsung curahan hati (curhat) warga kota Manado baik berupa saran, kritikan, masukan serta aduan masyarakat terkait dengan pelayanan Kepolisian, Jumat (9/12/2022) pagi.

Jumat Bacirita kali ini digelar di Pasar Segar Paal Dua yang dipimpin Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait, SH.,SIK di dampingi Wakapolresta Manado AKBP Faisol Wahyudi, SIK, pejabat utama, personil Polresta Manado dan dihadiri pihak Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Kelurahan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

“Program Jumat Bacirita merupakan salah satu upaya pembinaan kemitraan Polresta Manado dengan masyarakat, dimana Polri khususnya Polresta Manado dapat berinteraksi secara langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan saran, kritikan, masukan serta aduan masyarakat terkait dengan pelayanan kepolisian,” ujar Kombes Pol. Sirait.

Dalam suasana santai dan penuh keakraban Kapolresta Manado berdialog interaktif dengan masyarakat sambil menerima langsung curhat warga terkait situasi kamtibmas juga saran dan kritik untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

“Intinya, kami sangat membutuhkan saran, kritik, dan informasi masyarakat. Hal ini sebagai bahan evaluasi kami dalam rangka membenahi, memperbaiki ataupun meningkatkan kualitas kinerja pelayanan,” tambahnya.

Jumat Bacirita seperti ini juga dilaksanakan di seluruh Polsek jajaran yang merupakan agenda rutin mingguan sebagai penjabaran program Quick Wins Presisi Polri serta kebijakan Kapolda Sulut dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan motto gerakan semangat melayani dan bertindak untuk melindungi. (AF)