Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie memberi pesan penting kepada para alumni untuk menjadi kebanggaan bagi almamater.

Pesan penting tersebut disampaikan Rektor saat memberikan sambutan pada sidang senat terbuka wisuda program doktor, magister, PPDS, profesi dan sarjana gelombang keenam tahun akademik 2025/2026 di auditorium Unsrat Manado, Kamis (18/6/2026).

Acara wisuda dihadiri antara lain para anggota senat unsrat, pimpinan unsrat, para dekan, wisudawan/wati dan keluarga serta Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sulut Novita Lumintang mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus.

“Jadilah alumni Universitas Sam Ratulangi yang membanggakan, bukan hanya keberhasilan karir, prestasi yang diraih, tetapi karena integritas, etika dan kontribusi positif yang diberikan kepada masyarakat,” ujar Rektor.

Acara wisuda, menurut Rektor, merupakan momen yang istimewa, bukan hanya bagi wisudawan dan wisudawati, tetapi bagi keluarga, dosen, tenaga kependidikan serta seluruh sivitas akademika yang turut mengantarkan keberhasilan para lulusan.

“Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari babak kehidupan yang baru, dan toga yang saudara kenakan bukan sekadar simbol kelulusan, tapi simbol dedikasi, semangat dan harapan untuk masa depan yang lebih baik,” tandas Rektor.

Gubernur Sulut yang diwakili Plt. Kepala Dinas PMD dalam sambutannya mengatakan, Gubernur memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada Rektor para dekan, guru besar dan segenap civitas akademika Unsrat atas dedikasi, kerja keras dan komitmen tanpa batas dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berkualitas, berintegritas dan visioner.

Gubernur mengajak seluruh lulusan Unsrat untuk bersama-sama membangun daerah Sulawesi Utara dan bangsa Indonesia, apapun profesi yang akan ditekuni ke depan, dan di manapun berkarir baik sebagai birokrat, akademisi, pengusaha, praktisi medis maupun teknokrat, berikanlah kontribusi terbaik saudara untuk daerah dan bangsa ini.

Gubernur berharap ke depan Universitas Sam Ratulangi terus konsisten menjadi center of excellent di Indonesia Timur.

Jumlah yang diwisuda kali ini berjumlah 702 orang yang terdiri dari Pascasarjana 28 orang, Faked 99, Fatek 59, Faperta 23 orang, Fapernak 8 orang, FPIK 13, FEB 66 orang, FH 144 orang, FISIP 157 orang, FIB 19 orang, FMIPA 69 orang, dan FKM 17 orang. (FA)

Meimonews.com – Tantangan pendidikan tinggi (dikti) ke depan semakin kompleks. Dibutuhkan kebersamaan, integritas dan kebersamaan dalam setiap pengambilan keputusan.

Hal tersebut disampaikan Rektor Unsrat Oktovian Bery Alexader Sompie pada acara pelantikan Angota Senat Fakultaa Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsrat di Gedung Rektorat Unsrat Manado, Rabu (24/12/2025).

Mendampingi Rektor pada acara pelantikan tersebut adalah Wakil Rektor 1 Arthur Pinaria dan Wakil Rektor 2 Royke I Montolalu.

“Untuk itu, saya mengajak seluruh anggota senat agar menjalankan tugas dengan penuh tqnggung jawab, menjunjung tinggi etika akademik serta mengedepankan kepentingan institusi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

 

Rektor menjelaskwn, pelantikan ini bukan hanya pengukuhan jabatan, tetapi peneguhan tugas dan tanggung jawab akademik.

Itulah sebabnya, Rektor berharap Senat FEB Unsrat dapat menjadi mitra yang konstruktif bagi pimpinan fakultas dalam merumuskan kebijakan akademik yang berkualitas.

Kepada seluruh angota senat FEB yang baru dilantik diucapkan selamat bertuhas. “Semoga saudara-saudara dapat mengemban dengan sebaik-baiknya demi kemajuan Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Universitas Sam Ratulangi,” harap Rektor. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar Sidang Terbuka Senat dalam rangka Wisuda Gelombang III Tahun Akademik 2025/2026.

Kegiatan yang dibuka pelakaanaannya oleh Barnabas Harold Ralph Kairupan ((Ketua Senat) ini diadakan di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (11/12/2025).

Hadir dalam kegiatan ini, antara lain Rektor Unsrat Oktovian Bertu Alexander Sompie,
para Wakil Rektor dan pimpinan lembaga Unarat, para Dekan, Inspektur Daerah Sulut Jemmy Stani Kumendong (mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus), wisudawan dan keluarga serta para anggota Senat Unsrat.

Kepada para wisudawan, Rektor Unsrat berpesan agar melangkah dengan pasti dan meyakini bahwa masa depan akan semakin cerah ketika bekerja dengan hati, integritas dan semangat pelayanan.

Rektor juga menegaakan, Unsrat sebagai almamater menaruh harapan agar para wisudawan menjadi terang dan duta kebaikan yang berdampak nyata bagi daerah Sulawesi Utara, bangsa Indonesia dan bagi dunia yang lebih luas.

Di momen membahagiakan ini, Rektor mengungkapkan bahwa di penghujung tahun 2025 ini, Dirjen Dikti Kemediktisaintek RI secara resmi memberikan persetujuan pembukaan Fakultas Kedokteean Gigi Unsrat.

“Ini merupakan tonggak sejarah bagi Unsrat,” ujar Rektor.

Gubernur Sulut dalam sambutannya yang disanpaikan Kumendong menyebutkan kontribusi nyata Unsrat sangat sangat nyata bagi pembangunan daerah mulai dari pengembangan riset, inovasi teknologi, pemberdayaan masyarakat hingga mencetak tenaga profesional yang tersebar diberbagai sektor.

Wisuda, menurut Gubernur, bukanlah garis akhir, melainkan garis start menuju babak baru kehidupan. Oleh kareannya, jangan berhenti belajar, bangun keberanian untuk mencoba hal baru, jaga integritas, dan bekerjalah dengan hati.

Selain itu, kembangkan relasi, karena kolaborasi adalah kunci pertumbuhan di era modern, dan anda harus mampu memberi kontribusi nyata. (FA)

Meimonews.com – Salah satu permasalahan utama dalam setiap kontestasi Pilkada (pemilihan kepala daerah) adalah masalah integritas. Belum semua stakeholder Pilkada betul-betul komitmen menjaga integritas itu.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Heddy Lugito saat memberikan materi pada seminar nasional yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsrat Manado di aula fakultas, Jumat (14/6/2024).

Hadir pada semimar yang mengangkat tema Peran Perguruan Tinggi Mengawal Pilkada Berintegirtas adalah Ketua Bawaslu Sulut Dr. Ardiles Mario Revelino Mewoh, SIP, M.Si, Dekan FISIP Unsrat Manado Dr. Daud Markus ‘Ferry’ Liando, SIP, M.Si, dosen dan mahasiswa FISIP Unsrat, PPK dan PPS serta undangan lainnya.

Lugito menyebutkan, pengalaman Pilkada sebelumnya ditemukan masih adanya dugaan mahar yang diwajibkan parpol terhadap calon, permainan politik uang oleh calon untuk mendapatkan suara pemilih, mark up dan mark down perolehan suara oleh penyelenggara, penyebaran berita bohong serta ASN dan Aparatur pemerintah yang tidak netral.

“Demokrasi di Indonesia rusak karena politik uang (money politic),” tandasnya seraya berharap dalam Pilkada nanti tidak ada lagi money politic.

Lugito mengakui, perangkat aturan dan penyelenggara Pemilu sebetulnya sudah memadai. Namun kondisi di lapangan banyak terjadi pelanggaran yang melibatkan para kontestan, penyelenggara pemilu maupun masyarakat.

Di akhir penyampaiannya, Lugito yang di dampingi doktor Ferry (sapaan akrab Dekan FISIP Unsrat Manado), memuji Sulawesi Utara, karena pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif di daerah ini berjalan lancar dan paling sukses di seluruh Indonesia.

“Di mana indikatornya adalah tidak ada PSU (pemungutan suara ulang) di Sulawesi Utara,” tandas Lugito.

Doktor Ferry berterima kasih kepada pembicara dan peserta seminar yang diketuai Dr. Welly Waworundeng.(FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng, Asean IPU Eng mengajak civitas akademika untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran, integritas, pelayanan dalam setiap tindakan dan keputusan kita.

Selain itu, “menjadi teladan bagi generasi mendatang, mewariskan warisan yang berharga dalam bentuk pengetahuan, kebijakan dan kebaikan,” ujar Rektor saat memberikan sambutan pada Ibadah Paskah Fakultas Teknik (Fatek) Unsrat Manado.

Ibadah Paskah yang mengusung tema
Hidup adalah Alat Kebenaran ini dilaksanakan di aula Fatek Unsrat Manado, Rabu (8/5/2024).

Rektor menegaskan, dengan tema Hidup Sebagai Alat Kebenaran-Nya (tema Paskah 2024) mengajak kita untuk merenungkan arti sejati kehidupan yang kita jalani.

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng

“Paskah bukan hanya tentang kebangkitan Kristus, tetapi juga tentang kebangkitan harapan, kebangkitan kehidupan baru dan kebangkitan nilai-nilai kemanusiaan,” tandas Rektor.

Dekan Fatek Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Fabian J. Manoppo, M.Agr dalam sambutannya menegaskan, ada 4 kebenaran yang diambil dari ChatGPT.

Dalam konteks Alkitab, konsep kebenaran seringkali berkaitan dengan keyakinan dan prinsip moral yang diajarkan oleh Alkitab.

Prof. Fabian lantas menjelaskan beberapa contoh nilai-nilai kebenaran yang diajarkan dalam Alkitab. Pertama, Kebenaran Absolut. Alkitab mengajarkan, Allah adalah sumber segala kebenaran dan bahwa firman-Nya adalah kebenaran yang mutlak (Yohanes 17:17).

“Oleh karena itu, nilai-nilai moral dan prinsip-prinsip yang dinyatakan dalam Alkitab dianggap sebagai kebenaran yang tidak dapat ditawar-tawar,” ujarnya.

Kedua, Kebenaran Moral. Alkitab mengajarkan prinsip-prinsip moral seperti kasih, keadilan, kesetiaan, dan integritas sebagai nilai-nilai yang benar dan patut diikuti. Contohnya, dalam Sepuluh Perintah Allah, Allah memerintahkan kita untuk tidak berbohong, tidak mencuri, dan tidak membunuh, yang semuanya merupakan nilai-nilai moral yang dianggap sebagai kebenaran.

Ketiga, Kebenaran tentang Allah dan Yesus Kristus. Alkitab mengajarkan kebenaran tentang siapa Allah dan siapa Yesus Kristus. Ini termasuk keyakinan bahwa Allah adalah Tuhan yang satu dan Yesus adalah Anak Allah yang datang untuk menebus dosa-dosa manusia (Yohanes 14:6).

Keempat, Kebenaran tentang Kehidupan Kekal. Alkitab mengajarkan hidup yang benar di hadapan Allah akan berbuah kehidupan kekal dalam Kerajaan Surgawi. Nilai-nilai seperti iman, pengampunan, dan pertobatan dianggap sebagai kebenaran yang akan memimpin kepada kehidupan yang kekal (Yohanes 3:16).

Nilai-nilai kebenaran ini mengatur perilaku dan keyakinan umat Kristen, dan dipandang sebagai dasar untuk hidup yang benar menurut ajaran Alkitab.

“Dari 4 nilai yang ada maka 3 kebenaran sudah cukup tapi yg bocor atau gagal sering pada kebenaran moral. Kita sering melakukan pelanggaran,” tandas mantan aktivis mahasiswa ini. (FA)