Meimonews.com – Memperingati Dies Natalis ke-62 Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Panitia Dies menggelar Lomba Penulisan Essay dengan tema  Tantangan dan Harapan Unsrat di Masa Depan.

“Peserta lomba terdiri dari kategori perorangan umum yakni dosen dan pegawai serta perorangan mahasiswa,” ujar Humas Unsrat Drs. Max Rembang, M.Sc kepada Meimonews.com via WhatsApp, Senin (11/9/2023) sore.

Kategori perorangan umum, rincinya, adalah dosen atau pegawai Unsrat yang aktif memiliki NIP atau SK penugasan, sedang kategori perorangan mahasiswa adalah terbuka untuk mahasiswa Unsrat yang memiliki KTM atau mahasiswa dari universitas/institusi lain yang sementara berkegiatan di Unsrat (seperti mahasiswa peserta PMM).

Essay terdiri dari lima bagian yakni judul, pendahuluan, pembahasan, kesimpulan dan saran serta daftar pustaka.

Judul, ditulis singkat dan jelas sesuai dengan judul essay maksimal 15 kata, ditulis rata tengah, huruf kapital dan bold, Times New Roman, 12 pt, 1 spasi.

Pendahuluan berisi latar belakang, fenomena permasalahan/isu yang diangkat, boleh disertakan data statistik sebagai penunjang dan alasan pentingnya isu dibahas.

Pembahasan berdasarkan pemikiran, kajian literatur atau kajian teori, memuat alternatif pemecahan masalah atau solusi atas isu yang diangkat.

Kesimpulan dan saran berisi rangkuman singkat atas hasil pembahasan, saran mengacu pada hasil pembahasan.

Daftar pustaka memuat seluruh sumber-sumber yang diacu, diurutkan dar A sampai Z, menggunakan sistem internasional secara bebas.

Format essay terdiri dari delapan poin. Pertama, ditulis dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Kedua, menggunakan format kertas ukuran A4 dengan margin tepi kiri 4 cm, kanan 3 cm, atas dan bawah 3 cm. Ketiga, font times new roman ukuran 12, spasi 1.

Keempat, di bawah judul diberi nama penis. Kelima, di bawah nama penulis ditulis program studi atau status mahasiswa (mahasiswa Unsrat, mahasiswa xxx peserta PMM). Keenam, jumlah kata minimal 1500.

Ketujuh, konten harus sesuai dengan tema tapi tidak dibatasi cakupannya. Kedelapan, format file berbentuk pdf, file dinamai umum_nama_unit.pdf, mahasiswa_unit.pdf.

“Kepada pemenang lomba untuk dua kategori tersebut disediakan hadiah,” ujarnya.

Untuk kategori umum, pemenang pertama mendapat uang sebesar Rp. 2.500.000 ditambah  sertifikat sedang pemenang kedua mendapat dana pembinaan ditambah sertifikat.

Untuk kategori mahasiswa, pemenang pertama mendapat Rp. 1.500.000 ditambah sertifikat sedang pemenang kedua mendapat hadiah berupa uang pembinaan ditambah sertifikat.

Karya essay dimasukkan ke panitia melalui https://form.gle/bzKAudVGo68naAEA6 selambat-lambatnya tanggal 25 September 2023 jam 20.00 wita. (FA)

Meimonews.com – Berbagai upaya dilakukan pimpinan, staf dan jajaran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado agar perguruan tinggi ini selain dibanggakan tapi juga benar-benar memberikan kontribusi positif bagi kemajuan dunia pendidikan bukan hanya di daerah ini tapi juga Indonesia bahkan dunia.

Salah satu yang berhasil dilakukan adalah menerapkan teknologi kekinian untuk menjaga dan melindungi data akademik lewat teknologi blookchain.

“Unsrat Manado membuktikan diri sebagai salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang mampu menerapkan tekonologi kekinian untuk menjaga dan melindungi data akademik, yakni teknologi blookchain,” ujar Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Octavian Berty Alexander Sompie, M.Eng seperti dikutip Humas  Drs. Max Rembang, M.Si kepada Meimonews.com di Manado, Rabu (1/2/2023).

Diketahui, Blockchain adalah teknologi penyimpanan data secara terdistribusi yang menggunakan penanda digital dengan teknologi kriptografi. Dengan adanya teknologi blockchain, data dan dokumen digital yang telah dibuat tidak dapat diubah lagi sehingga meningkatkan keamanan dan integritas data tersebut.

Diungkapkan, setiap pembaruan terhadap data dicatat dan dapat ditelusuri kembali sehingga memudahkan untuk mendeteksi perubahan data secara ilegal.

Dengan suksesnya implementasi teknologi blockchain ini, sebutnya, semua data, dan dokumen digital yang tersimpan di pangkalan data Portal INSPIRE sebagai portal layanan akademik di Unsrat terlindungi.

Humas Unsrat Drs. Max Rembang, M.Si

“Blockchain menjadi single and trusted view of the truth untuk semua data yang terlibat dalam proses akademik untuk mahasiswa, dari awal masuk hingga studinya selesai,” paparnya.

Menurutnya, pengimplementasia teknologi blockchain menjadi bagian dari upaya Unsrat untuk meningkatkan kualitas keamanan layanan data akademik yang tersimpan di pangkalan data serta meminimalkan upaya kecurangan maupun kesalahan yang tidak terdeteksi.

“Dengan diimplementasikannya teknologi blockchain, Unsrat akan menyediakan juga layanan verifikasi data akademik berbasis blockchain kepada pihak eksternal,” tandas Rembang.

Layanan teknologi ini akan bermanfaat bagi pihak industri yang ingin merekrut lulusan Unsrat untuk dapat melakukan verifikasi data identitas dan prestasi akademik lulusan secara lebih akurat dan terpercaya sehingga dapat berkontribusi  pada peningkatan serapan lulusan di dunia kerja.

Selain itu, tambahnya, hal ini juga menunjukkan tekad Unsrat untuk terus berinovasi menuju perguruan tinggi yang unggul dan berbudaya serta ikut mendukung pilar teknologi di Era Revolusi Industri 4.0, (AF)

Meimonews.com – Pihak Unsrat Manado belum mengetahui identitas mahasiswa (yang menurut orangtuanya kuliah di Unsrat), yang orangtuanya mengadu ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berkunjung ke daerah ini, baru-baru.

“Sampai saat ini, kami (Unsrat Manado) belum tahu siapa mahasiswa yang orangtuanya mengadu, menyampaikan unek-uneknya kepada Presiden,” ujar Humas Unsrat Dr. Max Rembang, MSi kepada Meimonews.com via telefon, Selasa ,(24/1/2023).

Terus terang, sambungnya, Pimpinan Unsrat belum tahu nama dan dari fakultas mana mahasiswa yang orangtuanya mencegat dan menyampaikan unek-uneknya kepada Presiden terkait dengan UKT (uang kuliah tunggal).

Saat ketemu Presiden di Malalayang Beach Walk Manado pada 20 Januari 2023,  Siti Mafirah tiba-tiba mencegat Presiden untuk menyampaikan keluhannya. Siti mengaku tidak memiliki biaya membayar UKT Rp. 3 juta anaknya yang berkuliah di Unsrat.

“Tolong kasiang kita bapak (tolong kasihani saya bapak),” ujar Siti Mafirah sambil memegang tangan Presiden Jokowi, yang langsung direspons Presiden dengan meminta anggota Polri mendata KTPnya. Setelah itu, Presiden Jokowi dan rombongan pergi meninggalkan lokasi.

Kejadian ini diekspos  Presiden Jokowi di laman resmi Facebooknya dengan videonya. Presiden menyebutkan, “Ibu Siti Mafirah menyeruak di antara masyarakat yang saya temui dalam kunjungan di Manado, pekan lalu. Setengah terisak, ia mengadukan masalahnya. Saya mencatat identitasnya dan mencari jalan keluar masalah yang ia hadapi,” ujar Jokowi.

Presiden kerap menemui dan menerima pengaduan langsung dari masyarakat setiap kali turun ke lapangan. “Dan, itulah tujuan saya ke lapangan: untuk mendengar langsung masukan atau keluhan masyarakat,” tandasnya.

Rembang menjelaskan, bila ada mahasiswa Unsrat yang tidak mampu membayar UKT, bisa mengajukan keringanan ke Pimpinan  Unsrat lewat mekanisme yang ada, yakni mengajukan ke Pimpinan Fakultas, yang nantinya diteruskan ke Rektor Unsrat, nanti dieksekusi Wakil Rektor. (Fa)

Meimonews.com – Kuliah Tatapmuka di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) direncanakan berlangsung Agustus nanti yakni pada semester ganjil tahun ajaran 2022.

Hal tersebut disampaikan Rektor Unsrat Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, M.Sc, DEA seperti dikutip Humas Drs. Max Rembang kepada Meimonews.com dan PROSULUT.com di Manado, Senin (13/6/2022).

“Unsrat telah siap melaksanakan kembali kuliah tatapmuka, setelah dua tahun belakangan ini melaksanakan kuliah onlime (non tatapmuka). Kuliah tatapmuka direncanakan mulai Agustus mendatang yakni pada waktu semester ganjil 2022,” ujarnya.

Rencana dimulainya kuliah tatapmuka ini, menurut Rembang, setelah adanya rapat pimpinan Unsrat yang dilaksanakan belum lama ini.

Ditambahkan, kebijakan tersebut tinggal menunggu surat edarannya. “Semoga tidak ada perubahan. Semua tergantung pimpinan,” sebut Rembang seraya menjelaskan, kuliah tatapmuka ini dimungkinkan seiring membaiknya penanganan Pandemi Covid-19. (af)