Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menyampaikan apresiasi atas rampungnya pembangunan gedung baru Kantor Kecamatan Mapanget Kota Manado.

Keberadaan gedung baru ini, sebut Walikota, tidak hanya sebagai penambahan fasilitas fisik, tetapi harus menjadi sarana penunjang peningkatan kinerja aparatur pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berharap dengan adanya fasilitas yang baru ini, pelayanan Pemerintah Kota Manado, khususnya di Kecamatan Mapanget, dapat semakin meningkat,” ujarnya ketika meresmikan gedung baru Kantor Kecamatan Mapanget, Senin.(26/1/2026).

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menegaskan, Kantor Kecamatan harus menjadi tempat pelayanan yang nyaman, tertib, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Walikota juga menekankan pentingnya pemanfaatan sarana dan prasarana secara optimal. Menurutnya, gedung yang representatif harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta komitmen aparatur untuk memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan.

“Pelayanan yang baik akan menciptakan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Oleh karena itu, saya mendorong seluruh jajaran di Kecamatan Mapanget untuk terus meningkatkan disiplin, etos kerja, dan integritas dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Peresmian Kantor Camat Mapanget ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Walikota Manado, yang dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah ruangan serta fasilitas penunjang di gedung baru tersebut.

Orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini juga berdialog singkat dengan aparatur kecamatan terkait pemanfaatan ruang kerja dan alur pelayanan kepada masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, sejumlah Anggota DPRD Kota Manado dan Kepala SKPD, Camat Mapanget Deysie Kalalo, unsur TNI dan Polri setempat, seluruh lurah dan ketua lingkungan se-Kecamatan Mapanget, serta undangan lainnya. (elka)

Meimonews.com – Gedung baru gereja Paroki St. Antonius de Padua Airmadidi diresmikan penggunaannya di momen Pesta Pelindung Paroki, Jumat (13/6/2025).

Acara peresmian diawali pembukaan kain selubung nama gereja, penekanan tombol sirena, penandatangan prasasti oleh Mgr. Rolly (sapaan akrab uskup) dan Kadis Kominfo Minut Robby Parengkuan (mewakili Bupati Minut Joune JE Ganda, pengguntingan pita, penyerahan kunci pintu gereja baru kepada Pastor Paroki, pembukaan pintu gereja dan perayaan ekaristi (misa) yang juga diwarnai pemberkatan bagian dalam gereja termasuk patung-patung yang ada.

Misa dipimpin Mgr. Rolly di dampingi Pastor Paroki St. Antonius de Padua Airmadidi Pastor Johanis Pinontoan Pr dan beberapa pastor se-Kevikepan Tonsea.

Dalam homilinya, saat misa, Mgr. Rolly mengatakan, pemberkatan dan peresmian gedung gereja ini bersamaan dengan pesta pelindung Paroki Antonius de Padua Airmadidi.

Gedung gereja ini dimulai pembangunannya sekitar 10 tahun silam oleh Pastor Yus Talangi Pr bersama umat yang bahu-membahu serta dilanjutkan oleh Pastor Pastor Abraham Mantow Pr serta akhirnya diberkati dan diresmikan di saat Pastor Johanis Pinontoan Pr memimpin Paroki Santo Antonius de Padua Airmadidi.

“Dalam perjalanan waktu, kita tahu bagaimana pelaksanaan pembangunan gereja ini. Pastor, umat, panitia dan mereka yang terlibat serta tergerak baik memberikan tenaga, pikiran, dan apa yang ada pada mereka,” sebut Mgr. Rolly.

Menurut uskup kelahiran Lembean (Minahasa Utara) ini, umat layak untuk bersukacita dan bergembira karena semangat dan persekutuan dari umat yang diberdayakan terus, sehingga bisa menyelesaikan pembangunan gedung gereja tersebut. “Ini salah satu gereja yang indah di Keuskupan,” ujarnya.

Bentuk dekorasi, fasilitas, bagian dalam dan luar, dengan kekokohan dari gedung gereja, menurut uskup, merupakan lambang dari kekokohan umat. Dengan demikian, perayaan itu menjadi perayaan umat.

Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kadis Kehutanan Sulut Rheiner Dondokambey mengatakan, pembangunan gereja itu tidak hanya kemajuan fisik tapi iman, semangat gotong royong dalam membangun rumah Tuhan yang nyaman.

“Ini adalah simbol iman kasih dan harapan umat. Tempat mendapat kekuatan rohani, nilai kebaikan, keluarga-keluarga dipersatukan, dan tempat menemukan inspirasi moral,” sebutnya.

Keberhasilan pembangunan gedung gereja, menurut Wagub, menjadi bukti kekuatan dan kebersamaan umat. Karena membangun gereja bukan mudah, butuh waktu, tenaga, dana dan pengorbanan.

Ditegaskan, gereja bukan sekedar tempat ibadah, tapi tempat di mana dialog antarumat beragama tercipta. Karena selama ini gereja banyak memberi kontribusi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tidak hanya hidup dalam tembok sendiri, tambahnya, tapi menjadi garam dan terang bagi dunia sekitar. Terus perlebar sayap pelayanan, dan dampak pelayanan dapat dirasakan lingkungan sekitar.

Wagub berharap, gereja dapat terus memberi kontribusi bagi daerah dan bangsa, berjalan dengan pemerintah mencapai visi dan misi.

Acara peresmian gedung gereja yang dilakukan panitia yang diketuai Helda Lumi ini disemarakkan pula dengan pentas seni dan ramah tamah di halaman gedung gereja. (GL/elka)

Meimonews com – Direktur Utama RSUP Prof. dr. R.D Kandou Manado Dr. dr. Jimmy Panelewen, SpB-KBD melakukan kegiatan telusur di ruang pelayanan rawat jalan dan gedung baru dalam kompleks rumah sakit, baru-baru.

Saat melakukan telusur, dokter Jimmy (sapaan akrabnya) di dampingi Direktur SPU Dr. dr. Ivonne E. Rotty, MKes, Direktur PMKP dr. Jeheskiel Panjaitan, SH MARS, serta sejumlah pejabat rumah sakit milik pemerintah tersebut.

Gedung tersebut, nantinya akan difungsikan sebagai tempat pendaftaran paien rawat jalan, ruang UTD RSUP Prof. dr. RD Kandou, IBS dan ICU.

Telusur tersebut, guna melihat sejauh mana kesiapan rumah sakit tersebut menjelang akreditasi bulan Oktober 2022. (Fer)