Meimonews.com – Perhimpunan Minahasa Raya dan Pakatuan, dua organisasi adat Minahasa yang melakukan kolaborasi, sukses melaunching Perhimpunan Minahasa Raya dan menggelar Diskusi Panel Minahasa Bangkit.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di momen memperingati HUT (Hari Ulang Tahun) ke-598 Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta dan Peringatan 100 Tahun Falsafah Sam Ratulangi, Senin (23/6/2025).

Ada sekitar 70-an orang hadir pada kegiatan ini, di antaranya Laksamana Madya TNI (Purn.) Desi Albert Mamahit, Christian Pua, Fabian R. Sarundayang, Markus Wauran, Pdt. Timmy Warouw, Grace Taliwongso dan Charles Kawengian.

Diskusi Panel menampilkan empat pembicara/narasumber yakni Mayjen TNI (Purn) Ivan Pelealu, Nova Sumolang, Pdt. A. Shephard Supit dan Benny Matindas.

Beberapa hal penting terkait dengan upaya untuk kemajuan Minahasa Raya dihasilkan dalam diskusi panel tersebut.

Jack Tumewan selaku penggagas kegiatan mengungkapkan rasa syukurnya karena kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan sukses. “Itu semua bisa terjadi karena adanya perlindungan Tuhan dan dukungan banyak pihak,” ujarnya kepada Meimonews.com via telefon, Rabu (25/6/2025).

Itulah sebabnya, Tumewan berterima kasih kepada Tuhan, kepada para narasumber, mereka yang hadir, berpartisipasi/mengisi acara dan mendukung kegiatan ini.

Tumewan mengajak bergandengan tangan untuk bersama-sama memajukan Minahasa lewat wadah ini serta untuk kemajuan dan kebaikan serta kesejahteraan tanah leluhur, Minahasa tercinta. (Ferka)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menghadiri Diskusi Panel tentang Tantangan dan Solusi Air Bersih Kota Manado di Ruang Toar Lumimuut Kantor Walikota Manado, Senin (6/12/2021).

Acara pembukaan diawali laporan dan kajian YLKI Sulut tentang Tantangan dan Solusi Air Bersih Kota Manado yang disampaikan oleh Ketua YLKI Sulut Aldy Lumingkewas.

Ketika memberikan sambutan, Walikota mengatakan, air adalah sumber kehidupan, air merupakan masalah yang sangat penting bagi masyarakat.

Ketersediaan air di Kota Manado, menurut walikota, cukup banyak termasuk air bawah tanah. “Masalahnya adalah sambungan air bersih ke masyarakat baru mencapai 30%,” ujar walikota.

Jadi, sambung mantan Ketua DPRD Sulut ini, masalah sambungan air bersih ke rumah-rumah ini harus dicarikan solusi.

“Langkah awal adalah membenahi masalah kelembagaan yakni PDAM supaya kita dapat melakukan hal lain untuk kepentingan masyarakat,” tegas Walikota.

“APBD akan membantu agar air ini bisa sampai ke masyarakat. Masalah-masalah di lapangan akan dibenahi termasuk sambungan-sambungan liar akan ditertibkan,” sebut Walikota.

Mantan Anggota DPRD Sulut Daerah Pemilihan (Dapil) Manado ini berharap, diskusi panel ini dapat memberikan masukan kepada pemerintah untuk dipergunakan demi kepentingan masyarakat.

Selesai sambutan Walikota membuka acara diskusi panel ini secara resmi dan dilanjutkan dengan diskusi panel yang dimoderatori Trius Abast.

Panelis Diskusi terdiri dari Direktur Utama PDAM Manado M. Taliwuna, Theo M, Staf Khusus Walikota Rimata Narande dan Ketua YLKI Sulut Aldy Lumingkewas serta para pakar dan pemerhati masalah air bersih seperti Sefanya Oratmangun. (lk)