Meimonews.com – Tanggal 18 Juli 2025 menjadi hari yang bersejarah baik bagi Prof. Dr. dr. Starry Homenta Rampengan, Sp.JP (K), FIHA, Mars maupun bagi Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou atau RS Kandou)

Hal itu dikarenakan Starry (sapaan akrab Starry Homenta Rampengan) diangkat oleh Menteri Kesehatan RI sebagai Direktur Utama RSUP Kandou.

Sejumlah hal penting dilakukan Starry di dampingi jajaran direksi dan staf di masa setahun kepemimpinan yang berdampak pada peningkatan pelayanan kesehatan di rumah sakit yang menjadi kebanggaan bumi Nyiur Melambai.

Menurut data RSUP Kandou, berbagai pembenahan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, yang fokus utamanya diarahkan pada peningkatan mutu layanan, penguatan tatakelola rumah sakit hingga pengembangan sumber daya manusia.

Di antaranya, penurunan waktu antrian pasien, penambahan kapasitas area parkir, pembukaan layanan kedokteran nuklir, penambahan klinik dan layanan spesialis hingga penguatan sistem digital rumah sakit, mengoperasikan clinic research unit, memperkuat layanan kanker terpadu, meningkatkan kesiapan implementasi KRIS.

Selain meraih berbagslai penghargaan nasional termasuk apresiasi dari Kementerian Kesehatan, berbagai kerjasama strategis terus dibangun dengan pemerintah, institusi pemerintah, dunia usaha hingga organisasi profesi untuk mendukung pengembangan layanan kesehatan di Sulut dan Kawasan Timur Indonesia.

Starry, yang barusan terpilih sebagai Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Sulawesi Utara ini menegaskan, transformasi rumah sakit bukan hanya menghadirkan fasilitas moderen tetapi juga membangun budaya pelayanan yang lebih cepat, aman, nyanan dan berorientaai pada kebutuhan pasien.

“Rumah sakit yang hebat bukan hanya memiliki gedung dan teknologi yang baik, tetapi mampu menghadirkan pelayanan yang cepat, aman, nyaman dan menyentuh hati masyarakat. Itulah arah yang terus kami bangun di RSUP Kandou,” ujar pejabat kelahiran Manado, 7 September 1973 yang telah mengikuti sejumlah pelatihan internasional dan memiliki sejumlah setifikat seperti Certifiet Patient Centered Care Professional (CPPCC).

Sejumlah program prioritas telah pula direalisasikan setahun kepemimpinan Dokter Subspesiqlie Kardiologi Intervensi (sejak 2017),
Wakil Ketua Komite Medik RSUP Kandou (2019),
Sekretaris Bagian/SMF Kardilogi dan Kedokteran Vascular Faked Unsrat (2015-2023) serta Kepala Bagian/SMF Kareiolpgi dan Kedokteran Vascular ini sebagai Dirut RSUP Kandou.

Program tersebut mulai dari renovasi fasilitas, peningkatan kualitas layanan, pembenahan sistem manajemen hingga penguatan budaya kerja yang profesional dan humanis.

Momen setahun kepemimpinan ini diharapkan menjadi pijakan bagi RSUP Kandou untuk melanjutkan transfornasi sebagai rumah sakit rujukan nasional yang unggul, modern, kompetitif dan mampu memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi maayarakat. (Fer)

Meimonews.com – RSUP Kandou Manado menerima kunjungan kehormatan dari Gubernur Akademi Militer (Akmil) Mayor Jenderal TNI Rano Maxim Adolf Tilaar, Rabu (10/6/2026).

Kedatangan Tilaar yang merupakan putra daerah Sulawesi Utara tersebut disambut Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban itu menjadi ajang silaturahmi antara kedua tokoh.

Pada kesempatan tersebut, Mayjen Tilaar menjelaska, kunjungannya ke RSUP Kandou bertujuan untuk bersilaturahmi dengan Dirut sekaligus mempererat hubungan baik yang selama ini telah terjalin.

Dirut menyambut baik kunjungan Gubernur Akmil tersebut. Menurutnya, silaturahmi dan komunikasi yang baik antara berbagai institusi, termasuk TNI dan sektor kesehatan, merupakan hal yang penting dalam mendukung pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat.

Kunjungan ini juga menjadi momentum memperkuat hubungan kelembagaan serta mempererat tali persaudaraan antara putra-putra Sulawesi Utara yang saat ini mengemban tugas dan tanggung jawab di bidang masing-masing.

Suasana pertemuan berlangsung akrab dengan diskusi ringan mengenai berbagai perkembangan di daerah serta komitmen bersama dalam mendukung kemajuan Sulawesi Utara. Kunjungan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk penghormatan dan kenang-kenangan atas pertemuan tersebut. (FA

Meimonews.com – Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan melakukan telusur akhir pekan di ruang perawatan pasien Irina B, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan yang dilakukan secara langsung di kamar-kamar pasien itu bertujuan untuk memastikan kualitas pelayanan kesehatan serta kondisi fasilitas dan lingkungan perawatan tetap terjaga dengan baik.

Dalam kunjungannya, Dirut menyambangi pasien yang dirawat di Gedung Rawat Inap Irina B dan berinteraksi langsung dengan para pasien dan keluarga untuk mendengarkan berbagai masukan terkait pelayanan yang mereka terima selama menjalani perawatan.

Selain memantau kondisi ruangan dan sarana pendukung, Dirut juga menanyakan secara langsung kepada pasien mengenai pelayanan yang diberikan oleh dokter dan perawat, termasuk aspek keramahan, kesopanan, serta responsivitas tenaga kesehatan dalam melayani kebutuhan pasien.

“Bagaimana pelayanan dokter dan perawat ? Apakah mereka ramah dan sopan selama memberikan pelayanan?” tanya Dirut kepada sejumlah pasien.

Para pasien yang ditemui memberikan respons positif. Mereka mengaku puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan di RSUP Kandou dan merasa diperhatikan selama menjalani perawatan.

Tidak hanya melakukan pemantauan pelayanan, Dirut juga memberikan dukungan moril kepada pasien serta menyemangati mereka agar tetap optimistis dalam menjalani proses pengobatan dan pemulihan.

Dalam beberapa kesempatan, Dirut turut menyampaikan pesan-pesan rohani dan motivasi kepada pasien sebagai bentuk dukungan psikologis agar mereka tetap kuat menghadapi kondisi kesehatan yang dialami.

Kegiatan telusur akhir pekan ini merupakan bagian dari upaya manajemen RSUP Kandou untuk memastikan mutu pelayanan kesehatan berjalan sesuai standar, sekaligus memperkuat komunikasi antara pimpinan rumah sakit dengan pasien sebagai penerima layanan. (Fer)

Meimonews.com – Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan menegaskan, keberhasilan rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik tidak hanya ditentukan oleh kompetensi tenaga kesehatan, tetapi juga oleh kerjasama seluruh elemen rumah sakit.

“Kerja tim harus menjadi budaya kerja di RSUP Kandou. Setiap bagian harus saling mendukung dan bertanggung jawab terhadap tugas masing-masing demi peningkatan mutu pelayanan,” ujar Starry saat memimpin kegiatan telusur internal di RSUP Kandou Manado, Kamis (4/6/2026).

Saat melakukan telusuran sebagai upaya mastikan kesiapan rumah sakit menghadapi akreditasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat tersebut Dirut di dampingi Direktur SDM, Pendidikan dan Penunjang Yune Laukati, Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang, Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang Wega Sukanto, manajemen rumah sakit dan tim akreditasi.

Dalam telusur tersebut, jajaran direksi melakukan pemantauan langsung di sejumlah unit pelayanan yang menjadi fokus pemeriksaan, yakni Instalasi Rehabilitasi Medik, Intensive Care Unit (ICU), Instalasi Bedah Sentral (IBS), hingga area halaman dan lingkungan rumah sakit.

Selain meninjau kesiapan akreditasi bersama tim terkait, Direksi juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sumber daya manusia guna memastikan kepatuhan dan disiplin pegawai dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada pasien.

Dalam telusuran ini, berbagai aspek menjadi perhatian khusus Direksi mulai dari kondisi sarana dan prasarana, kebersihan lingkungan. Saluran air yang mengalami penyumbatan turut menjadi objek pemantauan karena dinilai dapat memengaruhi kenyamanan dan keamanan lingkungan rumah sakit.

Perhatian juga diberikan terhadap kondisi ruangan-ruangan intensif, termasuk ketersediaan dan kelayakan fasilitas penunjang yang digunakan dalam pelayanan pasien kritis.

Dirut menegaskan setiap peralatan medis yang mengalami kerusakan, meskipun tergolong ringan, harus segera dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti secepatnya.

“Peralatan medis yang mengalami kerusakan ringan jangan dibiarkan. Harus segera dilaporkan untuk dilakukan tindak lanjut agar tidak mengganggu pelayanan kepada pasien,” ujarnya.

Kebersihan area pelayanan maupun lingkungan luar rumah sakit juga menjadi fokus utama dalam telusur tersebut. Menurutnya, kebersihan merupakan salah satu indikator penting dalam menciptakan pelayanan kesehatan yang aman, nyaman, dan berkualitas.

Usai melakukan telusur lapangan, Dirut bersama jajaran direksi langsung menggelar briefing dengan seluruh unit dan bagian terkait.

Dalam pertemuan tersebut, masing-masing bagian diminta mempresentasikan hasil temuan selama telusur untuk dilakukan evaluasi bersama.

Dirut menegaskan, seluruh temuan yang diperoleh tidak boleh berhenti pada tahap laporan semata, melainkan harus segera ditindaklanjuti oleh unit terkait.

“Setelah telusur selesai, setiap bagian harus langsung melakukan tindak lanjut terhadap seluruh temuan. Perbaikan harus dilakukan secara cepat dan berkelanjutan demi peningkatan mutu layanan rumah sakit,” ujarnya.

Melalui kegiatan telusur internal ini, manajemen RSUP Kandou berharap seluruh unit pelayanan semakin siap menghadapi proses akreditasi serta mampu mempertahankan standar pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat. (Fer)

Meimonews.com – Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan terus melakukan telusuran guna memastikan pelayanan di rumah sakit yang dipimpinnya berjalan baik, terkontrol dan terpenuhinya kepuasan pasien.

Hal tersebut terlihat ketika Dirut melakukan inspeksi mendadak (sidak) sekaligus monitoring langsung ke sejumlah fasilitas vital rumah sakit unggulan di Indonesia Timur ini, Rabu (3/6/2026).

Langkah ini diambil guna memastikan pelayanan medis berjalan lebih cepat, efisien, dan berkualitas bagi masyarakat.

Fokus utama pemantauan kali ini tertuju pada alur distribusi obat dan kesiapan operasional di ruang farmasi.

Dirut menegaskan, ketersediaan obat dan kecepatan pelayanan farmasi merupakan salah satu kunci utama kepuasan pasien.

“Kami ingin memastikan tidak ada hambatan dalam distribusi obat. Sistem di ruang farmasi harus berjalan optimal agar pasien tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan hak mereka. Pelayanan yang cepat dan berkualitas adalah harga mati,” ujar Starry di sela sidak.

Selain sektor farmasi, Dirut juga memberikan perhatian serius pada aspek keselamatan pasien dengan memonitor langsung penguatan program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) di lingkungan rumah sakit.

Menurut Dirut, penguatan PPI sangat krusial untuk menciptakan lingkungan rumah sakit yang aman, baik bagi pasien, pengunjung, maupun para tenaga medis yang bertugas.

Dalam telusuran tersebut, Dirut menginstruksikan seluruh jajaran kepala instalasi dan tenaga kesehatan untuk memperketat protokol kebersihan, sterilisasi alat medis, serta manajemen limbah klinis.

Kegiatan ini diharapkan dapat mendongkrak mutu pelayanan RSUP Kandou Manado sebagai salah satu rumah sakit rujukan utama di Sulawesi Utara. (Fer)

Meimonews.com – Bupati Minahasa Robby Dondokambey melakukan kunjungan kemanusiaan dengan menjenguk bayi terlantar asal Kabupaten Minahasa yang sedang menjalani perawatan di RSUP Kandou Manado, Senin (25/5/2026).

Setelah berada di RS pendidikan dan rujukan nasional tipe A ini, Bupati disambut dengan hangat oleh Dirut Starry Homenta Rampengan dan jajaran manajemen untuk kemudian menjenguk bayi asal Minahasa tersebut.

Bayi tersebut sebelumnya ditemukan dalam kondisi terlantar di wilayah Kabupaten Minahasa dan sempat mendapatkan penanganan awal di RSUD Sam Ratulangi Tondano sebelum akhirnya dirujuk ke RSUP Kandou untuk penanganan medis lebih lanjut.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada pihak RSUP Kandou yang telah memberikan pelayanan cepat dan maksimal terhadap bayi tersebut.

Bupati berharap kepada pihak RSUP Kandou agar dapat merawat dan memberikan penanganan terbaik bagi bayi tersebut hingga kondisinya benar-benar stabil.

Dirut RSUP Kandou menegaskan, keselamatan dan penanganan medis bayi menjadi prioritas utama pihak rumah sakit. “Yang paling utama adalah penanganan dan keselamatan bayi tersebut,” ujarnya.

Dirut menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam proses penanganan bayi terlantar tersebut. “Terima kasih atas kunjungan dari Pemerintah Minahasa kepada RS Kandou dalam penanganan bayi terlantar asal Minahasa ini,” ujarnya.

Saat ini kondisi bayi terus dipantau secara intensif oleh tim medis RSUP Kandou guna memastikan proses perawatan berjalan optimal dan kondisi kesehatan bayi semakin membaik. (Fer)

Meimonews com – Pelayanan kesehatan yang humanis dan profesional terus menjadi komitmen RSUP Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou atau RS Kandou) Manado dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, termasuk pasien rujukan dari berbagai daerah di Indonesia Timur.

Komitmen tersebut merupakan instruksi langsung Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan bersama jajaran direksi untuk terus mengedepankan pelayanan prima kepada seluruh pasien.

Apresiasi datang dari Mey Klafie, orangtua pasien asal Papua yang tengah menjalani pengobatan di Poliklinik Estela RSUP Kandou. Dengan penuh haru, ia mengaku sangat puas terhadap pelayanan yang diterima selama mendampingi anaknya menjalani perawatan.

“Saya Mey Klafle asal Papua, orangtua pasien rujukan dari Papua ke RS Kandou dan berobat di Poliklinik Estela. Di sini saya merasa sangat puas sekali dengan pelayanan tim medis di RS Kandou. Susternya sangat ramah, dokternya juga baik. Pokoknya semua memuaskan,” ungkap Mey di ruang Estela, Rabu (13/5/2026), seperti dikutip Humas RSUP Kandou.

Mey sampai menangis melihat perhatian dan keramahan tenaga kesehatan yang melayani pasien dan keluarga dengan penuh kepedulian. “Kami tidak bisa membalas kebaikan tenaga medis yang melayani anak kami. Saya doakan Tuhan memberkati semua pelayanan di RS Kandou supaya menjadi berkat bagi banyak orang,” tambahnya.

Apresiasi atas pelayanan baik dari RSUP Kandou datang pula dari Asmi Mokodongan, pasien asal Kotamobagu yang mengaku puas dengan pelayanan selama menjalani perawatan dan operasi di rumah sakit rujukan terbesar di Sulawesi Utara ini.

Asmi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh tenaga medis RS Kandou, mulai dari dokter, perawat hingga petugas pelayanan yang dinilainya ramah dan profesional selama proses pengobatan.

“Saya merasa bangga dan sangat puas dengan pelayanan di RS Kandou Manado. Dokternya sangat bagus, susternya juga luar biasa ramah. Pelayanannya sangat baik,” ujar Asmi di ruang perawatan Irina D Atas RS Kandou Selasa (11/5/2026).

Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada dokter yang menangani operasi dirinya, terutama dr. Joel, serta tim anestesi dan seluruh tenaga medis di ruang Irina D Atas yang disebutnya memberikan perhatian penuh selama masa perawatan.

“Terima kasih kepada dokter yang telah menangani dan melaksanakan operasi saya, terutama fokter Joel. Saya sangat berterima kasih karena sekarang saya sudah sehat,” katanya.

Asmi juga mengaku terkesan dengan sikap para perawat dan tenaga kesehatan yang dinilainya selalu memberikan pelayanan dengan penuh perhatian dan keramahan kepada pasien.

Menurutnya, pelayanan di RSUP Kandou Manado sangat membantu proses pemulihan pasien, sehingga dirinya merasa nyaman selama menjalani pengobatan.

“Suster-suster di Irina D Atas luar biasa. Dokter-dokternya hebat, pelayanannya mantap. Saya sangat berterima kasih kepada Direktur Utama Prof Starry Rampengan dan seluruh jajaran RS Kandou,” sebutnya, seperti dikutip Humas RSUP Kandou.

Sebelum keluar rumah sakit Asmi turut mengajak masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan agar tidak ragu berobat di RSUP Kandou Manado.

“Saya mengajak masyarakat yang mau berobat supaya datang ke RS Kandou Manado, karena pelayanannya luar biasa,” tandasnya.

Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan pada setiap pimpin apel selalu menegaskan bahwa pihak rumah sakit terus mendorong seluruh tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan terbaik, cepat, profesional, dan penuh empati kepada masyarakat.

Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak hanya soal tindakan medis, tetapi juga menghadirkan rasa nyaman dan kepedulian bagi pasien maupun keluarga.

Dirut terus mengingatkan seluruh jajaran agar memberikan pelayanan dengan hati. Kepuasan dan kenyamanan pasien menjadi prioritas utama RS Kandou sebagai rumah sakit rujukan nasional di kawasan timur Indonesia.

Testimoni pasien dan keluarga seperti ini menjadi motivasi bagi RSUP Kandou untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang berkualitas, humanis, dan terpercaya bagi masyarakat. (Fer)

Meimonews.com – Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan menegaskan, rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan yang berhubungan langsung dengan pasien harus mengutamakan pelayanan yang aman, bermutu, efektif, efisien, serta bebas dari diskriminasi, dengan tetap mengedepankan kepentingan pasien sesuai standar pelayanan.

Penegasan tersebut disampaikan Starry ketika membuka kegiatan Orientasi, Pendidikan, dan Pelatihan bagi mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi Fakultas Keperawatan dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Sariputra Indonesia Tomohon, Rabu (7/5/2026).

 

Aspek keselamatan di rumah sakit, menurutnya, menjadi hal yang sangat penting, meliputi keselamatan pasien, keselamatan tenaga kesehatan, serta keselamatan bangunan dan peralatan yang juga berdampak terhadap lingkungan.

“Perkembangan rumah sakit saat ini sangat pesat, sehingga setiap institusi pelayanan kesehatan dituntut untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dengan memanfaatkan seluruh sumber daya secara optimal, aman, efektif, dan efisien,” ujarnya pada kegiatan yang turut dihadiri Manajer Diklat Frets Melope dan Asisten Manajer Pelatihan Jimmy Kamagi.

Pejabat kelahiran Manado, 7 September 1973 ini menekankan pentingnya pencegahan dan perencanaan dalam menciptakan fasilitas pelayanan yang mampu menjamin keselamatan pasien. Hal ini menjadi landasan utama dalam setiap tindakan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Mantan Kepala Bagian/SMF Kareiologi dan Kedokteran Vascular ini berharap kepada para peserta didik yang akan melaksanakan praktik kerja lapangan, dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik.

Sebelum terjun ke lapangan, mereka akan dibekali berbagai materi penting, seperti Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), serta pelayanan prima.

“Pembekalan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi mahasiswa dalam memberikan pelayanan yang profesional dan berorientasi pada keselamatan pasien,” sebut Wakil Ketua Komite Medik RSUP Kandou tahun 2019. (Fer)

Meimonews.com – RSUP Kandou dan RSUP Dr. Hasan Sadikin (akrab disebut RSHS) Bandung berkolaborasi membahas sistem remunerasi dan sosialisasi sistem Informasi sebagai bagian dari upaya peningkatan tata kelola, Senin (27/4/2026).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan ini dilaksanakan secara hybrid dan daring dari Aula Kantor Pusat RSUP Kandou, Manado.

Turut hadir jajaran direksi RSUP Kandou yakni Direktur Medik dan Keperawatan Wega Sukanto, Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian Yune Laukati, Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagian, serta Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto.

Dari pihak RSHS Bandung, hadir Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian Fitra Hergyana (yang turut memberikan sambutan), Direktur Perencanaan dan Keuangan Herry Rukmana serta Manajer Tim Kerja Pelaksana Keuangan Eddie Surachman Suriadinata (juga terlibat dalam diskusi).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan mutu layanan dan keselamatan pasien melalui adopsi praktik terbaik serta optimalisasi sistem manajemen rumah sakit.

RSUP Kandou menjadikan RSHS Bandung sebagai rujukan pembelajaran, mengingat reputasinya sebagai rumah sakit unggulan dalam pelayanan dan tata kelola.

Pertemuan ini terfokus pada pembahasan remunerasi sebagai instrumen strategis dalam mendukung kinerja layanan, termasuk peningkatan kualitas pelayanan di berbagai unit seperti instalasi gawat darurat (IGD) dan layanan operasi.

RSHS juga memaparkan target pengelolaan keuangan yang sehat, peningkatan kualitas pelayanan dengan komposisi penilaian 60 persen layanan, 30 persen penunjang, dan 10 persen lainnya, serta pencapaian klasifikasi rumah sakit “Kelas A”.

Melalui kegiatan ini, diharapkan praktik terbaik yang telah diterapkan di RSHS Bandung dapat diadaptasi dan diimplementasikan di RSUP Kandou guna mendorong peningkatan kualitas layanan serta tata kelola rumah sakit yang lebih baik.

Dirut RSUP Kandou dalam sambutannya menekankan pentingnya pengelolaan pendapatan rumah sakit yang efektif melalui sistem remunerasi yang transparan dan akuntabel. (Fer)

Meimonews.com – Komisi IX DPR RI di dampingi perwakilan Kementerian Kesehatan RI dan perwakilan BPJS Kesehatan mengadakan kunjungan kerja (Kunker) ke RSUP Kandou Manado, Kamis (24/4/2026).

Wakil rakyat pusat dan rombongan tersebut diterima Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan di dampingi jajaran dewan direksi.

Dalam sambutannya, Dirut mempresentasikan profil rumah sakit, termasuk capaian layanan, pengembangan fasilitas, serta tantangan yang dihadapi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Selain itu, Dirut juga memaparkan komitmen rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan sebagai rumah sakit rujukan di kawasan timur Indonesia.

“Kami RS Kandou Manado menyambut dengan sukacita atas kedatangan dari Komisi IX dan rombongan di rumah sakit tercinta ini untuk melakukan visitasi,” ujarnya.

Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene, dalam sambutannya menekankan pentingnya penguatan layanan kesehatan serta sinergi antara pemerintah, rumah sakit, dan pemangku kepentingan lainnya.

Kehadiran perwakilan Kementerian Kesehatan dan mitra kerja dari BPJS Kesehatan dalam kunker ini adalah bagian dari upaya kolaborasi dalam mendukung sistem pelayanan kesehatan yang optimal.

Usai sesi pemaparan, Komisi IX DPR RI dan rombongan di dampingi Dirut dan jajaran direksi melakukan peninjauan langsung ke sejumlah ruangan pelayanan dan fasilitas rumah sakit.

Peninjauan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi lapangan serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik dan sesuai prosedur. (Fer)