Meimonews.com – Alumni Fakultas Pertanian (Faperta) Unsrat Manado menggelar Temu Alumni di salah satu restoran di Manado, Jumat (13/6/2025)
Sebanyak 200-an mantan mahasiswa Faperta Unsrat terlihat senang bisa bakudapa di momen penuh keakraban/kebersamaan, apalagi ada yang sudah lama tak ketemu atau jarang-jarang ketemu karena tempat kerja/beraktivitas atau tempat tinggal yang jauh atau sebab lainnya.
Dekan Faperta Unsrat Dedie Tooy menyampaikan terima kasih kepada Ketua Panitia Dies 2025 Jeanne Paulus, Pengurus IKA dan Tim Kerja John Tasirin, Erny Nurali, Yefta Pamandungan, Ade Lumingkewas, Merlyn Meray, tim dosen/tenaga kependidikan Faperta Unsrat dan, tentunya, semua alumni Faperta Unsrat yang hadir.
“Bersyukur acara Temu Alumni berjalan dengan baik dan penuh kebersamaan,” ujarnya.
Di pertemuan yang berkaitan dengan peringatan Dies Natalis ke-65 Faperta Unsrat ini, Gusnar Ismail (alumni 79) yang kini menjadi Gubernur Gorontalo dan istri (alumni 79) menunggu kegiatan pengabdian di Gorontalo dengan Ketua dan Sekretaris Panitia Gorontalo Muljadi Mario dan Ramdan Pade (Kadis Pertanian dan Kadis Pangan Provinsi Gorontalo). (FA)
Meimonews.com – Pemukulan tetangkoren dan penanaman bibit pohon buah-buahan menandai acara pembukaan Dies Natalis ke-65 Fakultas Pertanisn (Faperta) Unsrat Manado yang diadakan di Agripark Faperta Unsrat, Kamis (24/4/2025).
Pemukulan tetengkoren dilakukan Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexanser Sompie sementara penanaman bibit pohon buah-buahan dilalukan Rektor, Kepala Dinss Pertanian dan Peternakan Sulut Wilhelmina Jasinta Nova Pangemanan (mewakili Gubernur Sulut Yulius Selvanus) dan Ketua Dharma Wanita Unsrat Ny, Sompie Kalesaran).
Mendampingi saat pemukulan tetangkoren dan penanaman bibit pohon tersebut, Wakil Rektor 1 Atthur G. Pinaria Wakil Rektor 2 Royke Montolalu, Wakil Rektor 3 Raflie Pinasang, Dekan Faperta Unsrat Dedie Tooy, beberapa Dekan di lingkungan Unsrat, Wakil-wakil Dekan Faperta Unsrat dan Panitia Pelaksana.
Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie saat melskukan penanaman bibit pohon
Hadir pada acara penuh kekerabatan dan kegembiraan, ratusan civitas akademika Faperta Unsrat Manado dan.sejumlah tamu/undangan lainnya.
Acara pembukaan diwarnai pula dengan senam jantung bersama, atraksi kreativitas dosen dan mahasiswa yakni pertunjutan karate dan bank Arenga pinata, lomba line dance, bazar/pasar murah serta pemeriksaan kesehatan/pemeriksaan darah, pengobatan gratis, pemeriksaan mata dan golongan darah.
Kadis Pertanian dan Peternaksn Sulut Wilhelmina Jasinta Nova Pangemanan saat menanam bibir pohon
Menariknya, di sela lomba line dance, Seksi Acara Herry Pinatik dan kawan-kawan mendaulat para Wakil Rektor dan Dekan-dekan untuk mempertunjukkan ‘kebolehan’ mereka dalam berline dance, yang mendapat respons positif dari para hadirin termasuk Rektor.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana Dies Natalis ke-65 Faperta Unsrat Jeanne M. Paulus menjelaskan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangka peringatan Dies yang mengangkat tema Inovasi dan kolaborasi dalam pencapaian swasembada pangan.
Salah satu peserta lomba line dance sedang beraksi
Selain kegiatan di acara pembukaan, akan dilaksanakan pengabdian masyarakat yang akan dilaksanakan di Kebun Percobaan Wailan Tomohon yang akan melibatkan Pemkot Tomohon, Dinas Pertanian, dan Kelompok Tani.
Dalam kegiatan ini ada MoU Unsrat dan Pemkot Tomohan dan Perjanjian Kerjasama Fakultas Pertanian dengan Dinas Pertanian Tomohon.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis
Untuk acara puncak, akan dilaksanakan pada minggu ke-3 Mei 2025 yakni rapat terbuka Senat Faperta, Orasi ilmiah dan Temu Alumni
Panitia akan juga melaksanakan Seminar Nasional FKPTPI (Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian Indonesia) dan Kongres PAGI) dan Seminar Internasional pada Juli 2025.
Dekan Fapeta Unsrat mengungkapkan, peringatan 65 tahun ini diharapkan menjadi momen refleksi apa yang sudah dilakukan dalam perjalanan panjang sehingga Faperta Unsrat bisa berusia 65 tahun.
Dua mantan Dekan yakni Prof. Jantje Pelealu dan Prof. Robert Molenaar yang hadir.pada saat ini, sebut Tooy, berperan penting sehingga Faperta Unsrat bisa seperti sekarang. “Mereka turut terlibat dalam pengembangan Faperta sehingga bisa seperti ini,” ujarnya.
Tema yang diangkat pada dies kali ini, menurutnya, merupakan cerminan dari komitmen Faperta Unsrat meresponsi apa yang ditantang oleh Presiden dan Wakil Presiden RI terkait dengan swasembada pangan.
Dekan Faperta Unsrat Dedie Tooy saat memberikan sambutan
Dan, swasembada pangan di Indonesia diharapkan Presiden dan Wakil Presiden menjadi lumbung pangan dunia ke depan empat sampai lima tahun ke depan,
“Ini bukan hal mudah tapi kita percaya bahwa banyak yang bisa kita lakukan kalau kita kerja bersama,” tandas Tooy.
Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie ketika memberikan sambutan
Dalam sambutannya, Rektor Unsrat mengurai pula tema yang diangkat pada peringatan dies tahun, yang sejalan dengan program Pemerintah Pusat,
Disebutkan, tema yang diusung pada peringatan kali ini, bukan sekedar seruan melainkan sebuah refleksi mendalam atas tanggung jawab bersama.
“Di tengah tantangan global yang semakin kompleks (mulai dari perubahan iklim, krisis pangan hingga tekanan ekonomi), kita dituntut tidak hanya berpikir cerdas, tapi juga bergerak bersama dalam semangat kebersamaan,” ujarnya,
Swasembada pangan, sebutnya, adalah mimpi besar yang hanya bisa diwujidkan sinergi antara ilmu pengetahuan, teknologi, kebijakan dan semangat gotong-royong seluruh elemen bangsa,
Rektor Unsrat di awal sambutannya menyampaikan puji dan syukur ke hadirat Tuhan yang Mahaesa karena atas rahmat dan karunianya, Faperta Unsrat bisa memperingati Dies Natalis ke-65.
65 tahun, sebutnya, adalah perjalanan panjang yang diwarnai dengan dedikasi, inovasi, dan pengandian tanpa henti dalam membangun peradaban pertanian yang unggul dan berkelanjutanberkelanjutan.
“Selamat merayakan dies natalis ke-65 Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi. Semoga perjalanan panjang ke depsn semakin penuh dengan karya nyata yang bermanfaat bagi bangsa dan negara,” ujar Rektor. (FA)
Meimonews.com – Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat Manado mengadakan acara pembukaan peringatan Dies Natalis ke-65 di halaman Fakultas, Sabtu (4/5/2024).
Acara sejumlah kegiatan yang diketuai Dr. dr. Mendy J. Hatibie Oley, SpBP-RE(KKF) yang dilaksanakan di acara pembukaan yang ditandai pelepasan balon dan burung ke udara oleh Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng, pimpinan Faked dan beberapa undangan lainnya.
Hadir pada acara pembukaan, Ketua Dharma Wanita Persatuan Dr. Ir. Ockstan Jurike Kalesaran, MSc, Wakil-wakil Rektor, pimpinan lembaga se-Unsrat, para Dekan, Direktur RSGM Unsrat, Direksi RSUP Kandou, civitas akademika Faked Unsrat Manado dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Rektor Unsrat
berharap Fakultas Kedokteran terus berada di garis depan inovasi medis dan kesehatan masyarakat (kesmas).
Dikatakan, peringatan ini adalah momen yang sangat berharga, dimana kita merayakan lebih dari enam dekade dedikasi, pencapaian dan kontribusi Fakultas Kedokteran Unsrat dalam pengembangan ilmu kedokteran dan kesehatan di Indonesia.
“Perayaan hari ini bukan hanya tentang melihat ke belakang apa yang telah kita capai, tetapi untuk merenungkan bagaimana kita dapat terus melangkah maju menghadapi tantangan baru dengan inovasi dan kolaborasi,” ujarnya.
Wakil Dekan 1 Faked Unsrat Dr. dr. Nurdjannah Jane Niode, Sp.DVE, Subsp.Ven, dalam sambutannya mewakili Dekan Faked Unsrat Prof. Dr. dr. Nova Hellen Kapantow, DAN, MSc., Sp.GK, yang berhalangan hadir karena gangguan penerbangan (bandara ditutup akibat debu gunung Ruang) mengungkapkan rasa bersyukur karena bisa secara bersama memperingati enam puluh lima tahun Fakultas Kedokteran, sebuah perjalanan yang cukup panjang, dipenuhi dengan dedikasi dan komitmen untuk mendidik generasi penerus di bidang medis.
Selama 65 tahun, Faked telah melahirkan ribuan alumni yang kini tersebar di seluruh Indonesia bahkan mancanegara, berkontribusi aktif dalam berbagai bidang medis dan penelitian.
Dikemukakan, dalam rangka dies natalis ini, panitia telah menyusun serangkaian acara yang diharapkan dapat memberikan inspirasi, kebersamaan, dan juga kebahagiaan bagi kita semua.
Acara diawali dengan kegiatan untuk mempromosikan kebugaran dan kesehatan serta menjalin kebersamaan. Ada juga kegiatan ilmiah yang menghadirkan para pembicara yang kompeten di bidang medis bahkan juga mengikutsertakan para mahasiswa dan pelajar sekolah menengah.
Selain itu, kegiatan kesenian yang menampilkan bakat para mahasiswa kemudian lomba taman serta tidak ketinggalan acara bakudapa dengan para alumni yang akan mempererat tali silaturahmi di antara civitas.
“Di momen yang istimewa ini, saya mengajak seluruh civitas akademik untuk terus berinovasi dan berkolaborasi. Mari kita gunakan momentum dies natalis ini sebagai langkah untuk lebih maju, berkembang, dan berkontribusi lebih luas lagi dalam implementasi Tridharma Perguruan Tinggi di kedokteran dan kesehatan,” ujarnya.
Semoga kegiatan dies natalis ini, tambahnya, tidak semata-mata peringatan seremoni, tetapi sebagai pemicu semangat baru bagi kita semua untuk mencapai cita-cita yang lebih tinggi.(FA)