Meimonews.com – Menyambut Hari Bhayangkara ke-79 (1 Juli 2025), Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar Dialog Publik bertajuk Meningkatkan intelektualitas dan kontribusional Polri dalam menghadapi tantangan global menyongsong Indonesia Emas 2045.

Dialog yang menampilkan empat narasumber ini dilaksanakan secara luring dari Mabes Polri, Jakarta dan secara daring (zoom) dari masing-masing Polda dan Polres/polresta, baru-baru,

Dialog yang melibatkan berbagai elemen, mulai dari mahasiswa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan anggota Polri di jajaran Polda, hingga satuan kerja di lingkungan Mabes Polri ini, bertujuan untuk memperkuat pemahaman nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya sebagai landasan etika dan profesionalisme anggota kepolisian.

“Harapannya, dengan dialog publik ini, anggota Polri dapat lebih memahami dan menginternalisasi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya dalam pelaksanaan tugas, selain tentunya tetap menjunjung tinggi Pancasila,” ujar Karo PID Divhumas Polri Brigjen Pol Tjahyono Saputro.

Polri juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan pemerintah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang diatur dalam undang-undang.

Kabid Humas Polda Sulut AKBP Alamsyah Parulian Hasibuan berterima kasih atas kehadiran dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, beberapa dosen dan mahasiswa serta sejumlah anggota Polda Sulut dalam dialog ini,

Kabid berharap adanya dukungan doa dari peserta yang ikut dialog dari Ruang Tribrata Polda Sulut ini untuk Hari Bhayangkara tahun ini. (AF)

Meimonews.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar Dialog Publik dengan tema Integrasi Anak Bangsa Dalam Menyongsong Indonesia Emas Pasca Pemilu 2024 di The Alana Hotel, Yogyakarta, Selasa (5/3/2024).

Acara yang diinisiasi oleh Divisi Humas Polri tersebut diikuti personil Polda DIY dan Polres/ta jajaran, perwakilan mahasiswa, kalangan akademisi, tokoh agama, serta organisasi masyarakat di DIY.

Acara tersebut bertujuan salah satunya untuk menjelaskan peran strategis Polri dalam menjaga stabilitas nasional saat Pemilu.

Dalam acara tersebut, Kapolda DIY Irjen.Pol. Suwondo menjadi salah satu pemateri. Materi yang diberikan adalah Metode Polda DIY Dalam Menjaga Kondusifitas Pemilu 2024 Dalam Meraih Kepercayaan Masyarakat.

“Patut kita syukuri bahwa rangkaian Pemilu 2024 di wilayah hukum Polda DIY berjalan aman, lancar dan kondusif. Hal tersebut berkat kerjasama antara Polda DIY, stakeholder terkait dan segenap masyarakat DIY,” ujarnya.

Ditambahkan, keamanan bukan hanya sekedar situasi, namun keamanan adalah investasi yang berpengaruh terhadap ekonomi masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Keamanan bukanlah sekedar anugerah, melainkan dihasilkan oleh kerjasama masyarakat terlebih di Yogyakarta. Keamanan bukan sekedar situasi, tetapi sebuah investasi yang sangat berpengaruh terhadap ekonomi kemasyarakatan,” jelasnya.

Oleh karena itu, sambung Kapolda, segala bentuk upaya kita dalam menjamin keamanan di Yogyakarta akan sangat berdampak terhadap kehidupan masyarakat.

Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol. Nugroho Arianto, SIK, MH menyampaikan bahwa selain Kapolda DIY, ada beberapa tokoh akademisi sebagai narasumber yakni Dosen Kebijakan Fisipol UGM Ely Susanto yang mengangkat tema Integrasi Anak Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045, Christina Rochayanti selaku Dosen Ilmu Komunikasi UPN Yogyakarta dengan Tema Menjaga Keutuhan Nasional Dalam Konteks Penguatan Komunikasi Politik.

Selain itu, Dr. Achmad Charris Zubair, budayawan yang merupakan mantan dosen Filsafat UGM. Beliau mengangkat tema Demokrasi Pancasila Sebagai Keberagaman Sosial Budaya dan Agama di Indonesia.

Kegiatan ini diikuti juga Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, SIK di dampingi para Pejabat Utama (PJU) Divhumas Polri, serta para PJU Polda DIY. (AF)