Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng, Asean IPU Eng mengajak civitas akademika untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran, integritas, pelayanan dalam setiap tindakan dan keputusan kita.

Selain itu, “menjadi teladan bagi generasi mendatang, mewariskan warisan yang berharga dalam bentuk pengetahuan, kebijakan dan kebaikan,” ujar Rektor saat memberikan sambutan pada Ibadah Paskah Fakultas Teknik (Fatek) Unsrat Manado.

Ibadah Paskah yang mengusung tema
Hidup adalah Alat Kebenaran ini dilaksanakan di aula Fatek Unsrat Manado, Rabu (8/5/2024).

Rektor menegaskan, dengan tema Hidup Sebagai Alat Kebenaran-Nya (tema Paskah 2024) mengajak kita untuk merenungkan arti sejati kehidupan yang kita jalani.

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng

“Paskah bukan hanya tentang kebangkitan Kristus, tetapi juga tentang kebangkitan harapan, kebangkitan kehidupan baru dan kebangkitan nilai-nilai kemanusiaan,” tandas Rektor.

Dekan Fatek Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Fabian J. Manoppo, M.Agr dalam sambutannya menegaskan, ada 4 kebenaran yang diambil dari ChatGPT.

Dalam konteks Alkitab, konsep kebenaran seringkali berkaitan dengan keyakinan dan prinsip moral yang diajarkan oleh Alkitab.

Prof. Fabian lantas menjelaskan beberapa contoh nilai-nilai kebenaran yang diajarkan dalam Alkitab. Pertama, Kebenaran Absolut. Alkitab mengajarkan, Allah adalah sumber segala kebenaran dan bahwa firman-Nya adalah kebenaran yang mutlak (Yohanes 17:17).

“Oleh karena itu, nilai-nilai moral dan prinsip-prinsip yang dinyatakan dalam Alkitab dianggap sebagai kebenaran yang tidak dapat ditawar-tawar,” ujarnya.

Kedua, Kebenaran Moral. Alkitab mengajarkan prinsip-prinsip moral seperti kasih, keadilan, kesetiaan, dan integritas sebagai nilai-nilai yang benar dan patut diikuti. Contohnya, dalam Sepuluh Perintah Allah, Allah memerintahkan kita untuk tidak berbohong, tidak mencuri, dan tidak membunuh, yang semuanya merupakan nilai-nilai moral yang dianggap sebagai kebenaran.

Ketiga, Kebenaran tentang Allah dan Yesus Kristus. Alkitab mengajarkan kebenaran tentang siapa Allah dan siapa Yesus Kristus. Ini termasuk keyakinan bahwa Allah adalah Tuhan yang satu dan Yesus adalah Anak Allah yang datang untuk menebus dosa-dosa manusia (Yohanes 14:6).

Keempat, Kebenaran tentang Kehidupan Kekal. Alkitab mengajarkan hidup yang benar di hadapan Allah akan berbuah kehidupan kekal dalam Kerajaan Surgawi. Nilai-nilai seperti iman, pengampunan, dan pertobatan dianggap sebagai kebenaran yang akan memimpin kepada kehidupan yang kekal (Yohanes 3:16).

Nilai-nilai kebenaran ini mengatur perilaku dan keyakinan umat Kristen, dan dipandang sebagai dasar untuk hidup yang benar menurut ajaran Alkitab.

“Dari 4 nilai yang ada maka 3 kebenaran sudah cukup tapi yg bocor atau gagal sering pada kebenaran moral. Kita sering melakukan pelanggaran,” tandas mantan aktivis mahasiswa ini. (FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng, IPU Asean Eng yang diwakili Dekan Fakultas Teknik (Fatek) Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Fabian J. Manoppo, Agr. menjadi keynote speaker Talkshow Hari Air Dunia (HAD) tahun 2024.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Dekanat Lantai 5 Fakultas Teknik Unsrat Manado,  akhir pekan lalu ini menghadirkan sejumlah narasumber di antaranya Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi Ir. Sugeng Harianto, M.Si, MT dan Kepala Bapelitbang Kota Manado Dr. Linny, Tambajong, ST, M.Si.

Bertindak sebagai moderator pada talkshow yang mengangkat tema Water for Peace (Air untuk Perdamaian) ini adalah Dr. Jeffry Sumaraw, MT yang adalah dosen Fatek Unsrat Manado.

Prof. Fabian menegaskan, potensi air tanah di Kota Manado saat ini sudah sangat kecil, yang diakibatkan oleh eksplorasi air tanah yang semakin tinggi.

“Persoalannya, pertama, karena perkembangan kota, di mana saat ini kita menjadi kota bisnis; kedua, sumber air tanah seperti hutan, semakin kecil, karena kita dituntut untuk perkembangan perumahan, jalan, dan sebagiannya serta adanya pencemaran air,” ujarnya.

Untuk itu, tambahnya, para pengambil kebijakan, kalau bisa kita sama-sama menjaga, bersinergi untuk sama-sama melihat permasalahan dan memecahkan secara komunikatif demi menjaga air untuk generasi yang mendatang.

Adapun dari paparan talkshow yang dilaksanakan, disebutkan beberapa program penyediaan air baku yang dilaksanakan oleh Balai Sungai, antara lain pembangunan intake sarana air baku di beberapa daerah seperti di Kepulauan Sangihe, Talaud dan di Minahasa Utara, serta pembangunan prasarana air baku di Bendungan Lolak dan Bendungan Kuwil Kawangkoan.

Dirjen SDA Kementerian PUPR
Bob Arthur Lombogia, dalam sambutannya menjelaskan, kegiatan HAD dilaksanakan seiring dengan Pelaksanaan World Water Forum (WWF) ke 10, yang akan diselenggarakan di Bali pada Mei mendatang, sehingga tema HAD di tahun ini yakni Water for Peace (Air Untuk Perdamaian).

“Melalui tema ini, kita ketahui bersama bahwa peran air dalam kehidupan manusia adalah sangat penting. Oleh sebab itu, pengelolaan sumber daya air adalah suatu hal yang harus kita lakukan secara bersama-sama agar air dapat terjaga baik dari segi kuantitas, kualitas, maupun kontinuitas daripada air itu sendiri untuk kehidupan kita manusia,” ujarnya

Lombogia berharap, kegiatan talkshow dapat menghasilkan buah-buah pikiran, ide-ide maupun inovasi dalam rangka pelestarian sumber daya air untuk diwariskan kepada anak cucu di masa mendatang.

Doktor Linny dalam pemaparan materinya mengungkap pentingnya upaya penyelamatan dan latar belakang penyediaan air minum.

Dalam pasal 33 UUD 45 disebutkan, bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Pasal 28H (1) Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.

Menguatkan point ini, doktor Linny menyebutkan, Deklarasi Majelis Umum PBB bahwa air bersih dan sanitasi sebagai Hak Asasi Manusia.

Disebutkan pula 6 Prinsip Dasar Pengelolaan SDA (Putusan MK No. 85/PUU-XI/2013) Negara harus memenuhi Hak Rakyat Atas Air; Target 6 SDGs : air bersih menjamin Ketersediaan dan keberlanjutan pengelolaan air; RPJMN Indonesia (2020-2024, Universal Access (100%) Sektor Air Minum; serta Renstra PUPR (2020-2024) 100 persen Air Minum Layak.

“Amanah itu menyatakan bahwa tugas negara untuk menyediakan air minum layak,” ujarnya dalam pemaparan materinya yang berjudul Solusi dan tantangan Indonesia hadirkan akses air bersih di daerah terpencil. (FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU. ASEAN Eng menghadiri Puncak Dies Natalis ke-59 Fakultas Teknik (Fatek) Unsrat, Senin (30/10/2023).

Di kegiatan yang mengusung tema Fatek Meets AI dan sub tema Kolaborasi solusi  lingkungan yang berkelanjutan, yang dilaksanakan di Auditorium Unsrat tersebut, Rektor menyampaikan beberapa hal penting termasuk harapan saat memberikan sambutan.

Dikatakan, tahun ini Dies Fakultas Teknik mengambil tema Fatek Meets AI, ini karena peran penting teknologi “Artificial Intelligence” di Era Revolusi Industri 4.0, yang mengedepankan digitalisasi data dan proses serta otomatisasi aktifitas menggunakan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan (AI), robotika dan Internet of Things.

Rektor mengajak seluruh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta seluruh civitas akademika Fakultas Teknik agar memanfaatkan Dies Natalis ini sebagai momentum untuk melakukan lompatan dalam meningkatkan kemampuan lulusan menjadi bagian generasi yang mampu berkompetisi, berproduksi dan berinovasi menggunakan teknologi AI dengan tujuan untuk memperoleh solusi lingkungan yang berkelanjutan.

Menteri PUPR yang diwakili oleh Dirjen SDA Ir. Bob. Arthur Lombogia, M.Si dalam sambutannya mengatakan, pembangunan infrastruktur menjadi prioritas pemerintah bersama dengan pembangunan sumber daya manusia, banyak infrastruktur yang telah selesai dibangun dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat pada periode 2015-2022.

Kementerian PUPR juga, tambahnya, telah menyelesaikan berbagai pembangunan infrastruktur dan telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pembangunan yang dimaksud antara lain pembangunan 36 Bendungan 1,1 juta hektar jaringan irigasi baru 189 KM jalan tol 92 persen akses air minum layak dan penyajian 7,9 juta rumah melalui program sejuta rumah, hingga tahun 2024.

Gubernur Sulut  yang diwakili Kepala Dinas PUPR SULUT Ir. Deacy Patah, ST. M.Si dalam sambutannya mengungkapksn, pencapaian Fakultas Teknik maupun Universitas Sam Ratulangi dan kolaborasi Inovasi, serta upaya bersama dalam menghadapi tantangan lingkungan yang semakin mendesak.

Gubernur memberikan apresiasi yang tulus dan tinggi kepada seluruh jajaran Universitas Sam Ratulangi terutama Fakultas Teknik yang telah berkomitmen dalam menjadikan pendidikan tinggi sebagai pilar penting pembangunan di Sulawesi Utara.

Apalagi, sambungnya, Unsrat selama ini telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing.

Gubernur berharap, prestasi-prestasi berharga ini akan terus berkembang di masa depan dalam merayakan Dies Natalis yang ke-59 ini.

Dekan Fakultas Teknik Prof. Dr. Ir. Fabian Manoppo, M.Agr memberikan laporan baik menyangkut profil fakultas, hasil capaian yang termasuk akreditasi fakultas dan jurusan-jurusan serta rencana pembukaan prodi-prodi baru.

Menariknya, dalam laporannya, Fabian memaparkan angka-angka hasil capaian program baik yang sudah lebih dari 100 persen maupun yang belum, termasuk laporan keuangannya yang disampaikan secara terbuka.

Dikemukakan, berbagai pencapaian di usia 59 tahun ini tidaklah semata-mata karena hasil usaha Pimpinan Fakultas Teknik di masa sekarang, namun patut diakui segala prestasi yang kita tuai di masa kini adalah hasil dari apa yang ditabur para pendahulu.

“Oleh sebab itu, dalam kesempatan ini, ijinkan saya selaku Dekan, menyampaikan rasa hormat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para mantan Dekan, Wakil Dekan, dosen-dosen beserta tenaga kependidikan purnabakti, yang telah bekerja keras, memajukan dan membesarkan Fakultas Teknik tercinta, hingga bisa memiliki berbagai pencapaian di usia yang ke-59 tahun,” ujarnya.

Disebutkan, sejak dua tahun yang lalu bahkan sampai saat ini Fakultas Teknik adalah satu-satunya unit kerja di Universitas Sam Ratulangi yang telah mendapat pengakuan sebagai Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dalam pembangunan Zona Integritas di lingkup Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Kita juga, sambungnya, patut berbangga karena tiga program studi yang ada di Fakultas Teknik telah mendapatkan pengakuan secara internasional dalam hal penjaminan mutu.

“Ada banyak prestasi lainnya yang telah dicapai, dan dengan kerendahan hati saya mengakui hal tersebut adalah buah dari kesinambungan kerja dari para pendahulu kami,” sebutnya. (FA)

Meimonews.com  – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU ASEAN IPU membuka International Sustainable, Environment and Architecture yang diadakan di Arya Duta Manado, Jumat (20-21/102023).

Kegiatan yang diselenggarakan Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik (Fatek) Unsrat Manado ini berlangsung Jumat – Sabtu (20-21/10/2023).

Kegiatan yang mengusung tema Facing climate chance trouch green cities for sustainable culture society development in the 5 0 era ini diselenggarakan di Arya Duta Hotel Manado, Jumat – Sabtu (20-21/10/2923l).

Dalam sambutannya, Rektor mengapresiasi pelaksanaan kegiatan seminar yang mengangkat tema Facing climate chance trouch green cities for sustainable culture society development in the 5 0 era ini.

Dikemukakan, saat ini kita berada di Era Revolusi Industri 4.0, dan dunia sedang diperkenalkan dengan konsep Society 5.0, konsep yang menggunakan ide teknologi digital dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup, memecahkan masalah dan menciptakan lingkungan lebih baik.

Contoh penerapan Society 5.0, sebut Rektor, adalah smart city yang bertujuan memanfaatkan teknologi digital dalam pengelolaan kota, sistem transportasi, pengelolaan sampah, pengawasan keamanan dan pelayanan publik.

Rektor berharap para peneliti, praktisi, dan pembuat kebijakan untuk lebih memahami dan memunculkan ide-ide cemerlang terkait konsep pembangunan perkotaan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU ASEAN IPU Eng saat memberikan sambutan

Dekan Fatek Unsrat Prof. Dr. Ir. Fabian J. Manoppo, M.Agr dalam sambutannya mengungkapkan,  selain Era Revolusi Industri 4.0 kita juga sedang diperkenalkan dengan konsep Society 5.0 yang berasal dari negara Jepang yang sebenarnya tidak jauh berbeda dengan konsep Revolusi Industri 4.0.

Revolusi industri 4.0 menggunakan Artificial Intelligence sebagai komponen utama sedangkan Society 5.0 ini menggunakan teknologi modern dengan mengandalkan manusia sebagai komponen utama.

Dekan Fatek Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Fabian J. Manoppo, M.Agr. (kanan) memoderàtori konferensi

Konsep Society 5.0 ini, menurutnya, bisa diimplementasikan untuk membantu kehidupan masyarakat terutama masyarakat perkotaan dalam menciptakan lingkungan yang baik dan berkelanjutan.

“Karena itu saya selaku Dekan Fakultas Teknik sangat mengapresiasi Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Unsrat yang berinisiatif untuk melaksanakan International conference for sustainable, environment and architecture dengan tema facing climate change through green cities for sustainable culture society development in the 5.0 era,” ujarnya.

Dekan berterima kasih kepada pimpinan Universitas dalam hal ini Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof. Dr. Ir. Oktovian B. A. Sompie, M.Eng, IPU, ASEAN Eng. yang turut mendukung dan akan membuka dengan resmi acara international conference ini.

“Semoga international conference ini bisa kita manfaatkan sebaik-baiknya sebagai media untuk saling bertukar ketrampilan, ilmu pengetahuan dan teknologi demi kemajuan pendidikan tapi juga kemajuan kehidupan masyarakat pada umumnya,” ujarnya.

Ketua Panitia Dr. Eng. Ir. Pingkan Peggy Egam, MT, PM dalam laporannya menjelaskan, kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan dari suatu komunitas yang terpanggil dan peduli di bidang arsitektur termasuk dalam hal perkembangan global change dan lain-lain.

“Hal ini menjadi penting karena hubungan manusia dan lingkungan tidak bisa dilepaskan,” ujar dosen Fatek Unsrat Manado.

Ketua Panitia Dr. Eng. Ir. Pingkan Peggy Egam, MT, PM saat memberikan laporan

Oleh karena itu, sebutnya, ada suatu kepedulian untuk melihat sejauhmana arah perubahan-perubahan yang terjadi termasuk perubahan perilaku, building, disain termasuk disain.

“Itulah yang menjadi latar sehingga Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik (Fatek) Unsrat menggelar kegiatan ini,” ujar doktor Peggy.

Seminar menampilkan enam pembicara yakni dari Jepang dua orang, Thailand satu orang dan dari Indonesia tiga orang dengan moderator Dekan Fatek Unsrat Manado Prof. Dr. Fabian J. Manopo, M.Eng..

Pembicara utama adalah Prof. Naburo Mishima (Saga Univercity – Japan), Prof. Johanis Widodo (National Univercity Singapore) dan Prof. Dr. Ir. Jefry I. Kindangen, DEA (Sam Ratulangi Univercity -Indonesia).

Peserta berjumlah 75 orang yang berasal dari empat negara yakni Jepang, Thailand, Singapura dan Indonesia baik yang datang langsung maupun lewat daring. (FA)

Meimonews.com – Fakultas Teknis (Fatek) Unsrat pimpinan Prof. Dr. Ir. Fabian J. Manoppo, M.Agr menggelar pembukaan kegiatan dalam rangka Dies Natalis ke-59 di halaman fakultas, Senin (21/8/2023). Pembukaannya dilakukan Rektor Unsrat  Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie M.Eng. IPU. Asean Eng.

Menariknya, beberapa kegiatan berteknologi dan tradisional mewarnai pembukaan kegiatan yang antara lain dihadiri Wakil-wakil Rektor, pimpinan lembaga Unsrat dan Dekan-dekan se-Unsrat serta civitas.akademika Fatek Unsrat.

Kegiatan berteknologi di antaranya pelepasan drown ke udara, demo proses belajar-mengajar digital, pidato robotik, sementara yang tradisional di antaranya lomba makan krupuk.

Selain itu, ada juga kegiatan zumba, olahraga gembira, pertandingan tenis meja, catur dan lain-lain.

Dalam sambutannya pada pembukaan dies yang mengusung tema Fatek Meets Al (Artificial Intelegent itu, Rektor mengungkapkan, Fakultas Teknik dengan sumberdaya manusia dan fasikitas yang ada harus mampu menjawab, apakah AI dibutuhkan atau tidak dalam proses pendidikan khususnya program sarjana.

Rektor berharap, Fakultas Teknik mampu mengimplementasikan Artificial Intelegent pada posisi yang benar dalam Tridharma perguruan tinggi.

Dengan sub tema Kolaborasi untuk Solusi Lingkungan Berkelanjutan maka Fatek juga, menurut Rektor, harus mampu memanfaatkan AI bagi kepentingan keberlanjutan lingkungan baik Green Campus sehingga peringkat nasional Green Metric Unsrat meningkat. (FA)