Meimonews.com – Saat ini, kita berada pada era di mana sektor pertanian tidak lagi dapat dijalankan secara konvensional semata. Perubahan iklim, keterbatasan sumber daya lahan, meningkatnya kebutuhan pangan, serta pesatnya perkembangan teknologi menuntut adanya transformasi menuju pertanian modern.

Hal tersebut disampaikan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan Dies Natalis ke-66 Fakultas Pertanian Unsrat Manado yang diadakan di halaman parkir fakultas, Jumat (10/4/2026).

“Pertanian modern bukan hanya tentang mekanisasi atau penggunaan alat canggih, tetapi tentang integrasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan manajemen yang cerdas,” ujar Rektor terkait tema Dies Natalis 2026.

Tema yang diangkat dalam dies natalis kali ini, yang menurut Rektor sangat relevan dengan tantangan zaman saat ini adalah Pertanian modern sebagai fondasi pembangunan yang stabil, berdampak, dan berkelanjutan.

Perkembangan ini, menurut Rektor, mencakup pemanfaatan data dan digitalisasi, penerapan pertanian presisi, serta penguatan prinsip keberlanjutan yang menjaga keseimbangan antara produktivitas dan kelestarian lingkungan.

“Dalam konteks ini, Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi memiliki peran yang sangat strategis. Fakultas tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga menjadi pusat inovasi, riset, dan solusi bagi berbagai permasalahan pertanian,” ujarnya.

Ada empat hal yang diharapkan Rektor untuk Faperta Unsrat ke depan. Pertama, terus mengembangkan riset yang aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat. Kedua, mendorong hilirisasi hasil penelitian menjadi produk yang bernilai tambah.

Ketiga, memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, Leempat, menghasilkan lulusan yang kompeten, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Dikemukakan, dalam pembangunan nasional, sektor pertanian memegang peran yang sangat vital sebagai fondasi ketahanan pangan, penyedia lapangan kerja, dan penopang ekonomi masyarakat.

Untuk mewujudkan pertanian sebagai fondasi pembangunan yang stabil, berdampak, dan berkelanjutan, diperlukan pendekatan yang holistik dan kolaboratif. Kita tidak dapat bekerja sendiri-sendiri. Dibutuhkan sinergi lintas sektor, lintas disiplin, dan lintas generasi.

Unsrat melalui Fakultas Pertanian (yang kini dipimpin Dedie Tooy – Red) turut berkontribusi dalam mendukung program-program nasional, antara lain melalui penguatan hilirisasi dan agroindustri, pemberdayaan petani dan pengembangan sumber daya manusia, pengembangan bioenergi dan ekonomi sirkular, serta pembangunan desa dan agrowisata.

“Sebagai Rektor, saya menegaskan komitmen universitas untuk terus mendukung penguatan sarana dan prasarana, termasuk laboratorium dan fasilitas penunjang lainnya, guna mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta pengembangan program-program strategis tersebut.

Kepada para mahasiswa, Rektor mengingatkan bahwa kalian adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan pertanian Indonesia.

“Jangan pernah memandang pertanian sebagai sektor yang tertinggal. Justru di tangan kalian,pertanian akan menjadi sektor yang modern, inovatif, dan penuh peluang. Manfaatkan waktu selama di kampus untuk belajar, berinovasi, dan mengembangkan potensi diri. Jadilah agen perubahan yang mampu membawa pertanian Indonesia ke arah yang lebih maju,” ajaknya,

Kepada para dosen dan tenaga kependidikan, Rektor menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan.

“Peran anda sangat penting dalam membentuk kualitas lulusan dan arah pengembangan fakultas ke depan,” tandasnya.

Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kadis Pertanian dan Peternakan (Distanak) Sulut Wilhelmina Jasinta Nova Pangemanan mengungkapkan, acara pembukaan hari ini tentunya menandai dimulainya serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati hari jadi Fakultas Pertanian Unsrat.

“Ini bukanlah perayaan puncak, melainkan awal dari berbagai agenda bermakna yang telah disiapkan untuk memperkaya wawasan, mempererat kebersamaan, dan merefleksikan kontribusi Fakultas Pertanian dalam medukung kedaulatan pangan, khususnya di Bumi Nyiur Melambai,” ujar Kadis mengutip Gubernur,

Fakultas Pertanian Unsrat, menurut Gubernur, telah lama menjadi pilar penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang berkontribusi nyata bagi sektor agraris.

Di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika ekonomi global, peran akademisi pertanian menjadi sangat krusial.

Di momentum pembukaan Dies Natalis ini, Gubernur berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar, sukses, dan penuh makna, sekaligus menjadi wahana untuk memperkuat jaringan antara akademisi, praktisi, dan masyarakat.

Kolaborasi antara Pemprov Sulut dan Unsrat, khususnya Fakultas Pertanian, menurut Gubernur, harus diperkuat baik dalam riset terapan, pendampingan petani, maupun pengembangan komoditas ekspor.

“Saya berharap, Fakultas Pertanian Unsrat dapat menjadi center of excellence yang melahirkan solusi-solusi kreatif bagi masalah kebangsaan,” sebutnya.

Gubernur juga berharap memasuki usia ke-66, Fakultas Pertanian Unsrat semakin jaya, terus berinovasi, dan tetap setia pada misi mencerdaskan anak bangsa.

“Mari kita songsong masa depan dengan
optimisme. Mari kita bangun pertanian yang tangguh sebagai fondasi ekonomi daerah, sehingga bersama-sama kita mewujudkan Sulawesi Utara Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045,” ajaknya. (FA)

Meimonews.com – Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat Gelar Orientasi Peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) 1 Semester Genap 2024-2025 di Aula Faked, Senin (3/2/2025).

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie yang juga Plt. Dekan Faked Unsrat menegaskan, menjadi seorang dokter spesialis bukan hanya tentang menyelesaikan pendidikan, tetapi tentang mengemban tanggung jawab yang lebih besar kepada pasien, masyarakat, dan profesi.

Itulah sebabnya, Rektor para peserta orientasi memegang teguh nilai-nilai integritas, profesionalisme, dan empati dalam setiap langkah yang diambil, serta menjadi dokter spesialis yang kompeten dan berjiwa melayani. (FA)

Meimonews,com – Sebanyak 1203 sarjana Unsrat lulusan baik Strata 1 (S1), S2, S3 maupun program profesi Periode 1 Tahun Akademik 2024/2025 diwisuda. Acara wisuda dilaksanakan di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (22/8/2024).

Perinciannya, program pasca sarjana 63 orang, Fakultas Kedokteran 150 orang, Fakultas Teknik 99 orang, Fakultas Teknik 91 orang, Fakultas Peternakan 22 orang, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan 45 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 150 orang.

Fakultas Hukum 148 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 168 orang, Fakultas Ilmu Budaya 45 orang, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 164 orang, dan Fakultas Kesehatan Masyarakat 78 orang.

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU Asean Eng dalam sambutannya mengungkap, wisuda ini merupakan momen yang istimewa karena merupakan pemcapaian yang tidak mudah diraih melainkan dengan kerja keras, dedikasi dan perjuangan yang tidak kenal lelah.

“Dengan penuh rasa bangga, saya ingin mengucapkan selamat kepada 1203 wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan kemampuan membaca peluang, menguasai teknologi dan menciptakan inovasi,” ujarnya.

Dikemukakan, dunia saat ini membutuhkan individu yang mampu berpikir kreatif, memiliki etika yang kuat, serta menjunjung tinggi integritas.

Rektor mengingatkan, ilmu yang wisudawan peroleh tidak hanya dipakai untuk diri sendiri, tetapi juga untuk membawa manfaat bagi sesama.

Oleh karenanya, Rektor berpesan, tetaplah menjadi pribadi yang terus belajar, berinovasi, dan berkontribusi serta membawa almamater kita dengan penuh kebanggaan dimanapun kalian berada.

Gubenur Sulut yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut Dr. Femmy Suluh, M.Si dalam sambutannya mengungkapkan, prestasi para wisudawan hari ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi yang tidak hanya datang dari para mahasiswa, tetapi juga dari seluruh pihak yang terlibat selama proses pendidikan di Universitas kebanggaan ini.

“Wisuda hari ini bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, karena setiap akhir adalah awal dari sesuatu yang baru dalam kehidupan saudara,” ujar Suluh mengutip Gubernur.

Gubernur mengingatkan, ijazah maupun sertifikat itu belum cukup di era yang semakin Kompleks ini, saudara dituntut untuk tidak hanya memiliki pengetahuan tetapi juga kemampuan untuk membaca peluang menguasai teknologi dan menciptakan inovasi dan mampu berpikir kreatif, memiliki etika yang kuat serta menjunjung tinggi integritas. (FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Betty Alexander Sompie, M. Eng Asean IPU Eng berharap Lomba Paduan Suara Mahasiswa Nasional (LPSMN) Tahun 2024 bukan hanya ajang kompetisi menghasilkan pemenang tetapi juga menjadi arena untuk saling berbagi ilmu seni paduan suara.

Harapan tersebut disampaikan Rektor saat memberikan sambutan pada acara pembukaan LPSMN Tahun 2024 yang diadakan di Auditorium Unsrat Manado, Senin (1/6/2024). LPSMN ini akan berlangsung hingga Jumat (5/7/2024).

Hatapan tersebut terkait dengan adanya motto Unsrat Manado yakni Sitou Timor Tumou Tou (manusia hidup untuk memanusiakan manusia lain).

Rektor berterima kasih kepada Mendikbudristek yang telah mempercayakan Unsrat Manado untuk menyelenggarakan LPSMN Tahun 2024 ini.

“Sebagai penyelenggara, maka kewajiban kami untuk melaksanakannya sesuai arahan Badan Pengembangan Talenta Indonesia,” tegas Rektor.

Terkait maskot LPSMN Tahun 2024, Rektor menjelaskan, maskot LPSMN adalah ikan raja laut, yang dalam bahasa Latin disebut Latimeria menadoensis. Ikan ini adalah sejenis ikan purba yang dianggap sudah punah tetapi ternyata masih hidup di perairan Manado.

“Seni paduan suara tidak akan punah, bahkan terus tumbuh, berkembang memperkaya keanekaragakan budaya Negara Kesatuan Republik Indonesia, ‘ ujar Rektor.

Gubernur Sulut Prof. Dr. (Hc) Olly Dondokambey, SE dalam sambutannya yang sibacakan Staf Ahli Gubernur Sulut Bidang Kemasyarakatan dan SDM dr. Devi Kartika Tanos, MARS mengatakan, kehadiran para peserta dari pelbagai penjuruh Indonesia di Sulawesi Utara sungguh sebuah kebanggan dan kehormatan bagi pemerintah dan masyarakat di Bumi Nyiur Melambai.

Oleh karenanya kehadiran tersebut disambutn dengan hangat setiap langkah kaki dengan keindahan alam yang mempesona dan keramahtamahan masyarakatnya dengan tulus.

Menyinggung esensi pelaksanaan LPSMN Tahun 2024, Gubernur menjelasksn, LPSMN ini bukan sekedar ajang kompetisi tetapi juga sebagai wadah untuk mempererat tali persaudaraan dan kerjasama antar mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.

“Melalui harmoniasi suarasuara, kita berharap dapat membangun jembatan-jenbatan persahabatan yang kuat dan kokohkokoh, yang melintasi batas-batas geografis dan budaya., ” ujar Devi (sapaan akrab Staf Ahli Gubernur tersebut) mengutip Gubernur.

Karenya, sebut Gubernur, LPSMN ini adalah sebuah kesempatan emas untuk memperkuat persatuan dan kerukunan serta menimbuhkan semangat toleransi di antara mahasiswa se-Indonesia.

Menurut Gubernur, dalam setiap harmoni yang diciptakan, tersimpan pesan- pesan damai dan persaudaraan yang harus dijaga dan dipelihara bersama. “Untuk itu, mari kita jadikan ajang ini sebagai simbol kebhinekaan yang memperkaya kita semua, ” pinta Gubernur.

Kepada para peserta, Gubernur berharapĀ  dapat menunjukkan penampilan terbaik dalam perlombaan ini. Jadikan setiap nada dan melodi sebagai wujud ekspresi diri dan kecintaan terhadap seni.

Diingatkan, setiap kompetisi yang terpenting bukan hanya tentang kemenangankemenangan, tetapi juga tentang proses pembelajaran dan pengalaman berharga yang didapat.

Turut hadir pada acara pembukaan yang ditandai pemukulan tetengkoren ini adalahp ara Wakil Rektor Unsrat, Pimpinan Lembaga/UPT/Biro Unsrat, Senat Unsrat, sejumlah Dekan se-Unsrat, perwakilan PT se-Indonesia, dan undangan lainnya. (FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU Asean Eng di dampingi beberapa Wakil Rektor menghadiri Pembukaan Dies Natalis ke-26 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unsrat.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan ibadah syukur peresmian gedung J4 Departement of Biology dan Gedung Perkuliahan Program Studi Farmasi FMIPA Unsrat tersebut dilaksanakan, Selasa (27/2/2024).

Beberapa acara diadakan, di antaranya pelepasan balon ke udara, pengguntingan pita dan pembukaan pintu gedung dan penandatangan prasasti.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat mengatakan, dengan tema Bersinergi, Berprestasi dan Berdampak, mencerminkan semangat kolaborasi dan gambaran dedikasi FMIPA dalam mewujudkan visinya ke depan.

Rektor berharap, FMIPA akan semakin maju bukan hanya dalam pencapaian akademis, tetapi juga dalam menghadirkan inovasi dan solusi yang relevan sebagai kontribusi nyata bagi masyarakat dan ilmu pengetahuan. (FA)