Meimonews.com – Empat mahasiswa Fakultas Pertanian Unsrat Manado mengadakan Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan Iptek (PKM-PI) terkait pengadaan benih kentang bermutu bagi kelompok tani kentang di sentra budidaya kentang Modoinding selama April – Juli 2024.

PPKM-PI merupakan program yang mempunyai tujuan utama memberikan wawasan kepada mahasiswa untuk memiliki kemampuan berpikir kritis terhadap permasalahan masyarakat produktif yang berorientasi keuntungan/profit.

Program PKM-PI merupakan salah satu kegiatan kemahasiswaan yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa).

Adapun kegiatan PKM lainnya adalah PKM Riset Eksakta (PKM-RE); PKM Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH); PKM Kewirausahaan (PKM-K); PKM Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM-PM); PKM Karsa Cipta (PKM-KC); PKM Karya Inovatif (PKM-KI); PKM Video Gagasan Konstruktif (PKM-VGK); PKM Gagasan Futuristik Tertulis (PKM-GFT); PKM Artikel Ilmiah (PKM-AI).

PKM-PI Pengadaan Benih Kentang Bermutu bagi Kelompok Tani Kentang di Sentra Budidaya Kentang Modoinding diadakan Tim PKM Faperta Unsrat Manado, yang merupakan salah satu dari 18 Tim PKM lainnya se Unsrat yang berhasil lolos pendanaan pada tahap seleksi nasional.

Tim PKM Faperta Unsrat Manado berjumlah empat orang yakni Indriani (Ketua Tim); Aniania Tumba’ Datu; Dinda Samiden; dan Mirabella Korengkeng, dengan dosen pembimbing Dr. Ir. Edy F. Lengkong, MSi.

PKM-PI Pengadaan Benih Kentang Bermutu bagi Kelompok Tani Kentang di Sentra Budidaya Kentang Modoinding didasari pada masalah yang dihadapi oleh seluruh petani setempat, yaitu tidak tersedianya benih kentang unggul yang sangat dibutuhkan oleh petani.

Menurut Ketua Kelompok Tani Kanaan New dari Desa Paleloan Modoinding Ronny Maindoka mengungkapkan, masalah tidak adanya benih unggul sudah berlangsung sejak puluhan tahun dan petani kentang saat ini hanya bisa menggunakan benih yang berasal dari sisa panen sebelumnya.

Kondisi benih seperti itu biasanya ikut membawa penyakit tanaman seperti jamur, bakteri dan virus sehingga membuat biaya produksi menjadi tinggi dan produktivitas kentang di sentra budidaya kentang Modoinding tidak maksimal. Hanya berkisar 9-10 ton/ha, padahal potensi produksi kentang bisa 25-30 ton/ha.

Beberapa petani berupaya mendapatkan benih unggul dengan cara membeli dari Jawa Barat (Pangalengan) umbi benih G-2 seharga 30.000/kg dan untuk umbi G-0 seharga 2.500/butir.

Harga benih ungul ini sangat mahal sehingga perlu dilakukan terobosan untuk pengadaan benih unggul tersebut.

Tim PKM-PI Faperta Unsrat Manado terpanggil untuk menjawab dan menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh petani kentang di sentra budidaya kentang Modoinding melalui kegiatan pengadaan benih bermutu dan bebas penyakit dengan memanfaatkan teknologi kultur jaringan untuk menghasilkan planlet/bahan tanaman bebas pathogen.

Planlet tersebut di aklimatisasi di screen house milik kelompok tani mitra yaitu Kanaan New dan dilanjutkan penanaman bibit pada bedengan sampai dengan menghasilkan umbi Generasi Nol atau G-0.

Kelas umbi ini merupakan umbi benih dasar yang selanjutnya diperbanyak menjadi umbi bibit yang berkualitas dan bebas pathogen.

Selain kegiatan tersebut, Tim PKM-PI kentang juga melakukan pelatihan bagi anggota kelompok tani tentang bagaimana memperbanyak tanaman dengan sistem kultur jaringan.

Dengan proses pendampingan lanjutan diharapkan petani kentang Modoinding dapat menghasilkan sendiri umbi benih kentang unggul secara mandiri. (FA)

Meimonews.com – Dalam rangka meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan Penyuluh KB/PLKB, BKKBN Sulut mengadakan Temu Kerja Penyuluh KB se-provinsi Sulut di Tateli Resort & Convention, Kamis-Jumat (4-5/7/2024).

Penyuluh KB dan PLKB PNS dan PPPK T.A 2021/2022 yang mengikuti secara luring sebanyak 130 orang, PPPK Penyuluh KB TA. 2023 mengikuti secara daring sebanyak 83 orang, para Kepala OPD-KB Kabupaten/Kota sebanyak 15 orang dan Tim Kerja Perwakilan BKKBN Sulut sebanyak 25 orang.

Kegiatan ini dibuka pelaksanaannya oleh
Deputi Bidang Advokasi, Penggerakan dan Infomasi (Aspin) BKKBN-RI Drs. Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd, yang sekaligus memberikan materi bersama Penyuluh KB Ahli Utama Ir. Siti Fatonah, MPH.

Kepala BKKBN Sulut Ir. Diano TinonTandaju. M. Erg saat memberikan laporan

Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg melaporkan, pelaksanaan Temu Kerja Penyuluh KB ini untuk menjelaskan peran penyuluh KB/PLKB dalam mendukung tercapainya target program percepatan penurunan stunting, mempraktikkan pemanfaatan data keluarga berisiko stunting

Selain itu, menjelaskan mekanisme Kerja Tim Pendamping Keluarga dan penggunaan aplikasi Elsimil, pemanfaatan anggaran BOKB, mekanisme lemantauan kinerja penyuluh KB/PLKB dan penguatan strategi pencapaian Pro PN.

Peserta Temu Kerja

Apresiasi yang tinggi disampaikan oleh Deputi Adpin atas terlaksananya Temu Kerja Penyuluh KB yang diharapkan dengan pelaksanaan kegiatan ini dapat membangun komitmen penyuluh KB sebagai ujung tombak di tngkat lapangan serta meningkatkan sinergitas dari para pemangku kepentingan, sehingga dapat dilanjuti secara operasional dan kolaboratif.

Disampaikan pula angka TFR Sulawesi Utara sudah berada pada Replacement Level yaitu sebesar 2,1 berdasarkan hasil pemutahiran PK 23 dan di bawah TFR nasional 2,18.

Angka kelahiran perlu dikendalikan dengan bijak, karena berimplikasi terhadap kualitas kesehatan ibu dan anak, kesejahteraan keluarga, dinamika penduduk dan berbagai aspek kehidupan lainnya.

Di sela acara pembukaan dilaksanakan pengukuhan Dewan Perwakilan Derah IPeKB Sulut yang dikketua Laura Lolowand, Sekretaris Kristanto Gultom, Bendahara Marharetha Silangen. (FA)

Meimonews.com – BKKBN Perwakilan Sulut mengadakan Pelatihan Teknis bagi Fasilitator Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kabupaten/Kota se-Sulut.

Pelatihan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala BKKBN Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg secara zoom meeting, Selasa (5/3/2024) ini diadakan dengan tujuan utama untuk mempercepat penurunan angka stunting di wilayah kabupaten/kota di daerah ini.

Tandaju dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi kepada seluruh fasilitator yang hadir, menekankan pentingnya peran mereka sebagai pembimbing dan pembina dalam program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), khususnya dalam usaha percepatan penurunan stunting.

Dikatakan, kegiatan pelatihan ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang berperan vital dalam pendekatan berbasis keluarga berisiko stunting.

Tim ini, sebutnya, bertugas melakukan penyuluhan, fasilitasi pelayanan rujukan, penerimaan program bantuan sosial, serta surveilans untuk deteksi dini faktor risiko stunting.

Selain itu, ditekankan pula pentingnya pengelolaan Dana Biaya Operasional KB (BOKB) yang untuk tahun 2024 untuk mendukung upaya percepatan penurunan stunting.

‘Kegiatan ini dilaksanakan dengan harapan semua pihak dapat bekerjasama dan memanfaatkan waktu serta sumber daya yang ada secara efektif dan akuntabel demi mencapai tujuan penurunan stunting di Sulut,” tambahnya. (Fer)

Meimonews.com –  Pelaku usaha Sulawesi Utara mengadakan pertemuan Busines to Busines dengan pelaku usaha Jepang di kantor GA Jepang, Jumat (3/3/2023).

Pertemuan tersebut terkait dengan dukungan atas dibukanya direct flight (penerbangan langsung) Manado (Sulut) – Narita (Jepang) – Manado dengan pesawat Garuda Airway (GA).

Pelaku usaha yang dimaksud adalah pelaku usaha dari hotel, resort, travel agent, restoran.

Rombongan dari Sulut dipimpin Kepala Dinas Pariwisata Sulut Hendry Kaitjili dan Staf Khusus Gubernur Sulut Bidang Pariwisata Dino Gobel).

Merry Karouwan (salah satu peserta dari Sulut) menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulut, dalam hal ini Gubernur Olly Dondokambey atas dibukanya direct flight ini.

“Ini membuat kami menggeliat kembali,” ujar mantan Ketua Asita Sulut ini dalam percakapan dengan Meimonews.com via telefon, Jumat (3/3/2023).

Pengusaha perempuan ini berharap, semoga pertemuan B to B ini dapat membuka kerjasama antar pelaku untuk mendatangkan wisatawan sebanyak banyaknya bagi Sulut dan Jepang. (Fer)

Meimonews.com – Tawuran sekarang ini seringkali terjadi di kalangan pelajar. Tawuran ini pun seringkali mengakibatkan terjadinya kerusakan lingkungan maupun kematian dan luka-luka terhadap orang lain maupun pelajar tersebut.

Mengantisipasi hal tersebut, Polsek Mapanget menyelenggarakan penyuluhan dan pembinaan kepada para siswa di SMK Negeri 5 Manado, Senin (5/9/2022) pagi.

Kapolsek Mapanget Iptu I Gusti Ayu Utami ,SE menyampaikan, tujuan kedatangan mereka ke sekolah ini karena adanya kejadian-kejadian tawuran yang sering terjadi di antara kalangan pelajar. “Maka itu, kami dari pihak kepolisian menyelenggarakan kegiatan penyuluhan ke sekolah ini,” ujarnya.

Iptu Utami menghimbau agar mulai hari ini sejak kedatangan mereka di sekolah ini sampai seterusnya tidak ada lagi yang melakukan tawuran, baik antar siswa yang ada di sini maupun dengan siswa dari sekolah lain, karena hal itu merupakan perilaku yang tidak terpuji serta berdampak buruk baik bagi sekolah maupun siswa –siswi itu sendiri.

“Kepada para siswa juga diharapkan agar tidak merokok, miras, narkoba serta pergaulan bebas, karena ini dapat berdampak buruk, baik kesehatan maupun kelangsungan masa depan adik – adik semua,” ujar Kapolsek Mapanget.

Kapolresta Manado Kombes Pol  Julianto P. Sirait, SH, SIK berharap, apabila terjadi tawuran agar segera menghubungi guru sekolah atau Polsek terdekat.

“Bisa juga bisa langsung menghubungi Polresta Manado agar kami bisa segera menindaklanjuti guna terciptanya kamtibmas yang kondusif. (af)