Meimo News

Meimonews,com – Pelaksana Tugas Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa melakukan road show untuk memantau pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Unsrat Tahun 2026, Kamis (13/8/2026)

Sebelas fakultas yang ada di lingkungan Unsrat dikunjungi Plt Rektor yang di dampingi Wakil Rektor 1 / Plt Wakil Rektor 3 Arthur Gehart Pinaria, Wakil Rektor 2 Royke Iwan Montolalu, dan Wakil Rektor 4 Steeni Edward Wallah.

Ketika tiba di fakultas-fakultas, Plt.Rektor dan tim diterima para Dekan dan Wakil Dekan serta staf. Setelah itu, Plt Rektor dan tim menuju tempat pelaksanaan PKKMB.

Selain menyapa para mahasiswa baru (maba), Plt. Rektor dan tim menyempatkan waktu untuk foto bersama.

Walau hanya dalam waktu singkat/terbatas, para maba sangat antusias melaihat kehadiran Plt. Rektor Unsrat, yang adalah Rektor Universitas Hasanudin (Unhas) Makassar.

Sesuai jadual, Plt Rektor akan bertatap muka lagi dengan para maba tapi dengan junlah terbatas di Auditorium Unsrat, Jumat (14/8/2026) pagi. (FA)

Meimonews.com – Sebanyak 372 mahasiswa baru (Maba) Fakultas Kedokteran (FK) Unsrat menjalani Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026.

Maba tersebut terdiri dari 196 mahasiswa Kedokteran Umum (KU), 129 Ilmu Keperawatan (IK), dan 47 Kedokteran Gigi (KG).

Kegiatan PKKMB yang dibuka pelaksanaannya oleh Dekan FK Unsrat Billy Johnson Kepel ini diadakan di aula fakultas, Kamis – Jumat (13-14/8/2026). Sejumlah pimpinan fakultas tampil membawakan materi.

Di awal sambutan sekaligus memaparkan materi, Dekan menyapa para maba dengan ucapan selamat datang dan selamat bergabung di dunia kampus, dunia yang berbeda ketika para maba masih dalam dunia waktu SMA.

Dekan memotivasi mereka untuk menggapai cita-cita sebagai dokter, dokter gigi dan ners (perawat). “Untuk mencapai cita-cita ini, ada strategi yang harus mereka lakukan dalam hal pembelajaran atau pendidikan mereka,” ujar Dekan.

Strategi itu, menurutnya, walau secara umum ada di fakultas, tetapi spesifikasinya adalah mereka sendiri yang menemukan itu. Dan secara keseluruhan, mereka secara kumulatif bisa menunjang karena mereka bagian dari fakultas, bisa menunjang pencapaian visi, misi, tujuan dan sasaran dari Fakultas Kedokteran Unsrat.

Dari visi tersebut, jelasnya, .terbawa visi Unsrat yang unggul dan berbudaya tapi ada penajaman di aspek kesehatan pariwisata. “Itu ciri keuanggulan Fakultas Kedokteraan Unsrat yang tentunya diterjemahkan, lebih dispesifikasi di empat misi,” tandasnya.

Mantan Wakil Rektor 4 Unsrat ini lantas menguraikan empat misi tersebut. Misi pertama dan kedua adalah pencapaian tridharna perguruan tinggi, pendidikan, penelitian dan pemgabdian, kemudian misi ketiga, terkiat dengan membangun jejaring, berkolaborasi yang memperkuat pencapaian tridharma perguruan tinggi.

Miisi keempat memperkuat tata kelola, kesisteman Fakultas Kedokteran untuk diberdayakan guna pencapaian tridharna perguruan tinggi tersebut.

“Inilah yang harus diterjemahkan dan mereka dibekali supaya mereka menjadi bagian dari pencapaian visi, misi, tujuan dan sasaran fakultas.,” tandasnya.(FA)

Meimonews.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) serta pihak perbankan yakni BSG dan BRI menyelenggarakan kegiatan Gencarkan (Gerakan Nasional Cerdas Keuangan) bagi para petani, pengurus kelompok tani, dan pelaku agribisnis setempat.

Hadir pada cara ini, pimpinan lembaga perbankan (termasuk BRI dan BSG/Bank SulutGo), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para narasumber yang memberikan materi edukasi keuangan secara langsung kepada para peserta.

Ketika membuka kegiatan, Wakil Bupati Gorut Nurjanah Hasan Yusuf menekankan pentingnya memberikan pemahaman dan solusi keuangan bagi para petani, terutama di tengah tantangan musim kemarau yang memengaruhi produktivitas serta kemampuan mencicil pinjaman bank.

Dalam sambutannya, Ketua OJK SulutGoMalut Robert HP Sianipar menjelaskan program Gencarkan bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Berdasarkan survei tahun 2024, tingkat inklusi keuangan di Provinsi Gorontalo telah mencapai 95 persen, namun tingkat literasinya baru berada di angka 65 persen.

“Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak mengelola keuangan, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta terhindar dari bahaya pinjaman online (pinjol) ilegal maupun investasi bodong dengan menerapkan prinsip 2L (Legal dan Logis),” ujarnya. (elka)

Meimonews.com – Willem Hanny Rawung yang saat ini memegang jabatan Kepala SMA Negeri 7 Manado dipercayakan menjadi salah satu narasumber Seminar Nasional PKM Series.

Seminar yang diselenggarakan Ikatan Dosen Katolik Indonesia (IKDKI) bekerjasama dengan Perkumpulan Kawanua Katolik (Kawkat) Mahesaan dan Ikatan Alumni (IKAL Seminari Pineleng secara zoom meeting ini diadakan pada Jumat (14/8/2026) jam 19.00 Wita – selesai.

Seminar mengusung tema Penguatan dan Pengembangan Lembaga Pendidikan Dalam Mensukseskan Program Asta Cita di Kawasan Indonesia Timur

Narasumber lainnya (selain Rawung) adalah Direktur Urusan Agama, Dirjen Bimas Katolik Kementrian Agama RI Salman Habeahan, Ketua Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng Pastor Barnabas Ohoiwutun, Ketua Sekolah Tinggi Pastoral Don Bosco Tomohon Pastor Hadi Ignatiis Untu.

Bertindak sebagai moderator Kepala Program Studi Magister Manajemen dan Kewirausahaan, Universitas Agung Podomoro Jakarta Vanesa Happy Valentina.

Acara diakhiri dengan Penandatanganan Kerjasama (MoU/memorandum of Understanding) antar universitas dan organisasi masyarakat dalam menunjang kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi. (LAF)

Meimonews.com – Sejumlah acara mewarnai pembukaan Dies Natalis ke-63 Fakultas Peternakan Unsrat, yang dipusatkan di halaman fakultas, Rabu (12/8/2026).

Acara-acara tersebut di antaranya adalah Jalan Sehat serta Lomba Kupas Telur dan Memasak Telur Mata Sapi.

Civitas akademik Fakultas Peternakan Unsrat, sejumlah Dekan di lingkungan Unsrat dan undangan lainnya hadir pada kegiatan yang penuh kegembiraan dan kebersamaan ini.

Wakil Rektor 2 (Bidang Keuangan dan Umum) Unsrat Roike Iwan Montolalu, mewakili Pelaksana Tugas Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa melepas Jalan Sehat melakukan pelepasan balon sebagai tanda dimulai rangkaian perayaan syukur tersebut.

Setelah para peserta jalan sehat tiba di garis finish, kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan lainnya.

Dalam sambutannya, Montolalu menegaskan, Dies Natalis ke – 63 bukan hanya perayaan, tapi momentum untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan institusi yang dibangun melalui kerja keras, pengabdian, kebersamaan serta kontribusi dari para pendahulu.

Dengan tema Peternakan Maju, Rakyat Sejahtera, sebut Montolalu kemajuan peternakan tidak hanya diukur dari meningkatnya jumlah produksi atau populasi ternak, tetapi dari sejauh mana mampu meningkatkan kesejahteraan peternak.

Diingatkan Fakultas Peternakan Unsrat harus menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi, integritas, kemampuan beradaptasi serta kesiapan menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dekan Fakultas Peternakan Unsrat Stanly Lombogia dalam sambutannya mengatakan, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang peternakan harus terintegrasi langsung dengan kebutuhan peternak di lapangan, sehingga mampu mendongkrak produktivitas serta meningkatkan kesejahteraan rakyat. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado siap menggelar Perkenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Unsrat Tahun 2026.

Kegiatan tersebut akan dilaksanakan Kamis – Jumat (13-14/8/2026). Tak kurang dari 5.000 mahasiswa baru (Maba) dari 11 fakultas telah terdaftar untuk ikut dalam kegiatan ini.

“Sampai kemerin (Selasa, 11/8/2026)i, sudah 5.000-an orang akan ikut dalam PKKMB tahun ini,” ujar Humas Unsrat Max Rembang dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (12/8/2026).

Jumlah tersebut, sebutnya, akan bertambah, sesuai jumlah maba yang lulus penerimaan tahun 2026 lewat tiga jalur yakni .jalur prestasi (SNBP), jalur test (SNBT), dan jalur mandiri (T2). “Hari ini masih dibuka pendaftarannya,” jelasnya.

Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur Gehart Pinaria

Dihubungi Meimonews.com, Wakil Rektor 1 Arrhur Gehart Pinaria menjelaskan, kegiatan PKKMB dilakukan untuk pengenalan budaya, norma dan etika komunitas kampus.

“Budaya kampus ialah suatu sistem nilai kebenaran akademik yang jadi patokan berpikir, bersikap dan bertindak komunitas kampus,” ujar Pinaria, yang juga menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Wakil Rektor 3 Unsrat.

Sementara itu, tambahnya, norma kampus berkaitan dengan aturan-aturan akademik dan non akademik yang ditetapkan untuk diataati oleh komunitas kampus dan etika akademik merupakan pedoman sikap dan tindakan komunitas kampus dalam berinterkasi didalam atau diluar kampus.

Menurutnya, tujuan dari budaya, norma dan etika akademik tersebut diberikan dalam kegiatan PKKMB untuk membangun atmosfir akademik bagi komunitas kampus.

Hal-hal yang dijelaskan tersebut, antara lain menjadi materi yang akan diberikan kepada para maba pada PKKMB tahun 2026. (FA)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw telah mengeluarkan Keputusan Nomor 289/Kep/B.06/BPBD/2026 tentang Penetapan Statis Siaga Darurat Bencana Cuaca Ekstrem dan Musim Kemarau di Kota Manado Tahun 2026.

Menindaklanjuti keputusan Walikota Manado tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Ruang Rapat Toar Lumimuut Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, Selasa (11/8/2026).

Rakor yang dibuka pelaksanaannya oleh Assisten 1 (Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat) Sekretariat Daerah Kota Manado Julises Oehlers ini diikuti antara pimpinan dari BPBD Manado, Damkar, Satpol PP, Kesbangpol, BMKG, Basarnas, Polresta Manado, BKSAUA, Dinas PU, Dinas Perkim, Dinas LH, PMI, POC, RAPI, dan perwakilan Kecamatan-kecamatan.

Rakor yang dipimpin Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Manado Donald Sambuaga ini dimaksudkan untuk memperkuat koordinasi, sinergitas, dan kesiapsiagaan seluruh perangkat daerah dan instansi terkait.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk menyusun langkah-langkah penanganan, pembagian tugas, kesiapan sumber daya, dan rencana aksi bersama dalam rangka meningkatkan efektivitas pencegahan dan penanggulangan bencana serta meminimalkan dampak terhadap masyarakat di Kota Manado.

Beberapa pembicara tampil dalam rakor ini yakni Kepala Stasiun Metereologi Samratulangi Manado, Badan Meteorologi, Klimatoligi dan Geofisika (BMKG), Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Manado, Kabagops Polresta Manado Constantien Samuri (mewakili Kapolrestas Manado) dan Kepala Kantor SAR Kota Manado Berti Kowaas. (elka)

Meimonews.com – Tim Penilai Uji Petik Nomine Pemerintah Kota Manado memgadakan pertemuan dengan Walikota Manado Andrei Angouw di Ruang Rapat Mall Pelayanan Publik (MPP) Manado, Selasa (11/8/2026).

Pertemuan yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Ketua Kadin Manado, serta undangan lainnya tersebut terkait dengan Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) Kota Manado.

Penilaian Kinerja PTSP dan PPB merupakan evaluasi yang dilakukan untuk mengukur kualitas penyelenggaraan pelayanan perizinan sekaligus melihat berbagai upaya pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi dan kemudahan berusaha yang semakin baik.

Penilaian ini juga mendorong peningkatan transparansi, akuntabilitas, efektivitas pelayanan, serta kualitas tata kelola pemerintahan daerah.

Dalam penilaian kinerja PTSP, sejumlah aspek yang menjadi perhatian antara lain efektivitas kelembagaan, ketersediaan sarana dan prasarana, kompetensi sumber daya manusia (SDM), serta standar pelayanan publik pada Dinas Penanaman Modal dan PTSP (DPMPTSP).

Sementara itu, penilaian kinerja PPB mencakup berbagai aspek terkait kecepatan, kemudahan, dan kepastian dalam pelayanan perizinan berusaha berbasis risiko bagi investor maupun pelaku usaha.

Dalam pertemuan tersebut, tim penilai juga melakukan wawancara dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado terkait penyelenggaraan pelayanan PTSP dan berbagai upaya percepatan pelaksanaan berusaha yang telah dilakukan.

Tim penilai turut memberikan sejumlah masukan dan rekomendasi yang dapat menjadi perhatian Pemerintah Kota Manado dalam mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas kinerja pelayanan.

Kota Manado sendiri telah tiga kali masuk dalam nominasi penilaian kinerja PTSP dan PPB dan pada penilaian sebelumnya berhasil menempati peringkat ketiga secara nasional.

Tim penilai berharap Pemerintah Kota Manado dapat menjaga konsistensi kinerja yang selama ini telah berjalan dengan baik serta terus melakukan berbagai inovasi dan peningkatan kualitas pelayanan guna menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif.

Setelah penyampaian hasil dan arahan dari tim penilai, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Berita Acara dari Tim Penilai kepada Walikota Manado. (elka)

Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) pimpinan Revino Maydi Pepah kembali menegaskan komitmennya dalam mengakselerasi digitalisasi keuangan daerah di Sulawesi Utara.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan secara simbolis Merchant QRIS Pajak pada rangkaian kegiatan North Sulawesi Investment Forum (NSIF) 2026 yang diadakan di Ballroom Hotel Four Points by Sheraton Manado, Jumat (7/8/2026).

Penyerahan Merchant QRIS Pajak ini dilakukan Direktur Umum BSG Joubert RJ Dondokambey kepada Walikota Kotamobagu Wenny Gaib.

Penyerahan instrumen pembayaran digital tersebut bertepatan dengan momentum peluncuran (launching) program unggulan Pemerintah Kota Kotamobagu yaitu Sahabat Pajak (SAPA).

Prosesi penyerahan dan peluncuran program ini disaksikan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Johanis Victor Mailangkay, serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara Joko Supratikto serta Direktur Kredit Bank SulutGo Ester Rampengan.

Program Sahabat Pajak (SAPA) dirancang oleh Pemerintah Kota Kotamobagu untuk meningkatkan transparansi, kemudahan, dan efisiensi penerimaan pajak daerah.

Dengan hadirnya kanal pembayaran QRIS yang disediakan oleh Bank SulutGo, masyarakat dan wajib pajak di Kotamobagu kini dapat melakukan pembayaran pajak secara cepat, mudah, serta transparan melalui berbagai platform transaksi elektronik.

Kehadiran jajaran direksi Bank SulutGo bersama para pemangku kepentingan dalam North Sulawesi Investment Forum 2026 menjadi bukti nyata sinergi antara perbankan daerah, pemerintah daerah, dan Bank Indonesia dalam memperluas jangkauan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) demi mendukung iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Sulawesi Utara. (elka)

Meimonews com – Sebanyak 460 guru dan sekitar 40 kepala sekolah perwakilan persekolahan PAUD, SD, SMP hingga SMA di bawah Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Keuskupan Agung Merauke mengikuti kegiatan Penguatan Esensi Dasar di Rumah Bina Pankat, Kelapa Lima (Merauke), 27 Juli – 1 Agustus 2026.

Dalam kegiiataan tersebut, para guru dan kepala sekolah yang ada di Kota Merauke dan daerah – daerah pelosok Papua Selatan ini mendapat pembekalan materi terkait Artificial Inttelligence /AI (kecerdasan buatan), Dampak Digitalisasi Medsos, dan Filsafat Pendidikan.

Kegiatan yang mengusung tema Pelatihan AI, Coding, serta Penguatan Esensi Dasar Pendidikan ini dipuncaki dengan Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 SMA St. Yoanes XXIII sebagai SMA pertama di Papua Selatan, yang diawali msa syukur di Gereja Katedral Merauke dan dilanjutkan dengan ramah-tamah di kompleks sekolah.

Kegiatan dibuka Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Akademik Komunitas Dinas Pendidikan Peovinsi Papua Selatan Oliva Koneng (mewakili Kepala Dinas), dan dihadiri Ketua Yayasan YPPK Keuskupan Agung Merauke RD Alowisius Kelbulan serta pemateri seminar AI RD Christy Mahendra, Anggota YPPK Richard Dumatubun dan Frits Hernan Pangemanan.

 

Kegiatan ini merupakan langkah strategis YPPK bersama Tim Mutu dan pengelola sekolah-sekolah Katolik se-Keuskupan Agung Merauke untuk mencerdaskan para Insan Pendidikan Katolik (IPK) dalam isu-isu terkini medsos, termasuk dampak AI, serta penguatan hakikat dasar pendidikan Katolik dari sisi filosofi pendidikan.

“Melihat antusias para guru dalam seminar ini, terutama topik AI (Kecerdasan Buatan)
bagi pembelajaran sekolah dan dampak medsos bagi dunia pendidikan, kami merencanakan untuk melanjutkan seminar serupa ke lebih banyak sekolah di wilayah-wilayah pelosok Papua selatan,” ujar Ketua YPPK Pastor Kelbulan.

Langkah strategis seminar ini, jelasnya, sejalan dengan Piagam Sinodal Pendidikan Katolik Indonesia hasil Konferensi Sinodal Pendidikan Katolik (KOSDIK II) 24-26 Juni 2026 di Jakarta, yang mendorong Lembaga Pendidikan Katolik (LPK) untuk menyikapi secara serius dampak teknologi, medsos, terutama kecerdasan buatan.

Menurutnya, mengikuti mandat Piagam Sinodal, LPK harus menyiapkan murid agar mampu memahami, menggunakan, dan mengkritisi teknologi –termasuk kecerdasan buatan– tanpa kehilangan kebijaksanaan, relasi personal, hati nurani, dan tanggung jawab moral.

Karena alasan itu, YPPK Keuskupan Agung Merauke menegaskan tujuan seminarnya adalah untuk lebih memerkaya potensi guru dan kepala sekolah agar menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi demi pengembangan ekosistem pendidikan Katolik yang bermutu, berkarakter, bermartabat, dan berkelanjutan.

Karena visi dasar pemberdayaan Insan Pendidikan Katolik (IPK), seperti ditegaskan Piagam Sinodal, adalah menjadikan mereka kurikulum hidup dan saksi iman ewat kaderisasi kepemimpinan yang melayani dan profetik.

Dalam pemaparan materinya, Pastor Christy (Dosen Teknik Informatika Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Yos Sudarso Purwokerto) menyajikan seluk-beluk AI, sejarah dan evolusi AI yang meliputi expert system, machine kearning, big data hingga AI modern.

Para guru dengan antusias mengikuti pengenalan bahasa oemrograman AI, yang
meliputi bahasa tingkat rendah yang cepat dan efisien; dipakai untuk optimasi algoritma dan sistem AI tertanam (embedded).

Para guru YPPK dari pelosok daerah Papua Selatan ini tidak ketinggalan diperkenalkan cara kerja AI (simulasi) yang meliputi slur data, pelatihan model, hingga hasil-hasil prediksi AI; Algoritma dalam AI yang mencakup machine learning klasik, deep learning, dan reinforcement learning; serta teknologi AI, glgenerative AI dan tren terbarunya yang mencakup hierarki AI, LLM, sgentic AI, dan arah perkembangan terkini.

Secara umum, para guru diperkenalkan dengan proses coding (koding) teknologi AI yang memungkinkan para guru mampu menulis perintah dalam bahasa pemrograman agar komputer dapat menjalankan tugas secara otomatis.

Para guru diajak berpikir komputasional yang melatih logika dan pemecahan masalah rumit dengan skema-skema kerja AI yang menuntun pada literasi teknologi dengan memahami cara kerja mesin cerdas, pengelolaan data, dan dasar pemograman.

Semua ini sangat berguna bagi para guru untuk mengaplikasikannya pada pembelajaran kelas yang menggunakan teknologi modern serta secara bersamaan para guru dilengkapi dengan standar etika digital yang membantu para guru maupun siswa di kelas memiliki kesadaran dan tanggung jawab dalam menggunakan teknologi secara aman dan bijak untuk terhindar dari rambu-rambu hukum IT.

Sejalan dengan kebijakan Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses PM, pemateri Frits mengangkat trilogi filsafat Yunani yang menawarkan lima hakikat dasar pendidikan yang tetap relevan hingga kini.

Kelima faktor itu, mencakup pertama, Identitas guru dengan hakikat tugas dan misi dalam pendidikan; kedua, metode pembelajaran sebagai seni-mengajar untuk melahirkan pengetahuan anak didik; ketiga, tools sebagai teknik-teknik khusus pembelajaran; keempat, hakikat pendidikan yang mendasari seluruh proses belajar-mengajar; dan kelima oaradigma yang membentuk model pembelajaran membatin dalam diri pendidik.

Mengikuti cara berpikir Yunani, sebutnya, identitas guru ibarat bidan ide, pengetahuan, dan pengenalan diri. Ia hadir di kelas sebagai bidan yang melahirkan pengetahuan lewat dialog-dialog.

Hakikat pendidikan, menurutnya, adalah pengenalan dan penemuan utuh diri manusia. Ucapan masyhur Sokrates diabadikan Plato dalam karyanya Apology yakni tanpa pengenalan diri, hidup manusia tidak bermakna, tak layak dihidupi. Paradigma pendidik dalam perspektif ini bak penemu harta karun di hati murid yang belum tercerahkan.

Diungkapkan, fungsi guru lalu menjadi pembawa pencerahan siswa tentang realitas sesungguhnya yang belum terpahami. Tools ke arah pengetahuan ini oleh Plato disebut dialektika yang memberi penyelarasan atas Tripartite Soul antara nalar (kepala), moralitas dan keyakinan (dada dan hati), serta nafsu dan kecenderungan jasmani (perut).

Kekayaan pedagogi Yunani diteruskan Aristoteles yang memerkaya peran guru sebagai obor budi dan moralitas. “Guru bagaikan pelita yang membawa terang melalui apa yang disebutnya Eudaimonia : kearifan menempa nalar dan moral siswa untuk tumbuh secara penuh,” ujarnya

Dengan peran penting ini, para guru mengakui bahwa kemajuan teknologi dan informasi dengan sumber belajar semakin luas telah membuat tugas guru kian berat untuk menguasai disiplin ilmu yang kian meluas.

Kemajuan dunia medsos sekaligus membawa tantangan para guru untuk mengimbangi pengetahuan siswa yang tak kalah maju dan bermutu akibat adanya fasilitas lebih besar yang kerap dimiliki orangtua siswa sendiri.

SMA St. Yoanes XXIII Merauke ini berdiri pada 1 Agustus 1963, dua tahun setelah wilayah Vikariat Apostolik Merauke berubah statusnya menjadi Keuskupan Agung Merauke pada 15 November 1961 di bawah kepemimpinan Mgr. Herman Tillemans MSC (1902-1975).

Semboyan yang digunakan sekolah ini adalah Widyatama yang berarti lmu pengetahuan utama atau insan pendidikan berilmu dan berwatak keutamaan luhur. (LAF)