Meimo News

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Manado Richard Sualang bersama Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman Republik Indonesia (PKP RI) Maruarar Sirait ketika meninjau lokasi rencana pembangunan Rusunawa di Kelurauan Paniki Dua Kecamatan Mapanget Kota Manado, Jumat (10/4/2026).

Turut hadir mendampingi orang nomor satu dan dua di ibukota provinsi Sulut yang akrab disebut AARS (Andrei Angouw dan Richard Sualang) dalam kegiatan ini adalah Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel serta Kepala Dinas Perkim Kota Manado Peter Eman.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Manado bersama Dirjen Perumahan Perkotaan Kementerian PKP RI Sri Haryati memaparkan rencana pembangunan Rusunawa yang akan dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 3.200 meter persegi.

Pembangunan direncanakan dimulai pada tahun anggaran 2026 hingga 2027, dengan estimasi masa konstruksi selama 10 bulan setelah penandatanganan kontrak kerja.

Saat ini, dokumen verifikasi administrasi telah dinyatakan lengkap, dan proyek ditargetkan rampung pada Maret 2027.

Rusunawa yang direncanakan bernama “Bhineka Tunggal Ika” ini akan terdiri dari 44 unit hunian tipe 36, dengan bangunan tiga lantai. Setiap unit dilengkapi dua kamar tidur (kamar utama dan kamar anak), ruang tamu, ruang makan, dapur, serta kamar mandi.

Selain itu, akan disediakan fasilitas pendukung seperti taman bermain anak, ruang serbaguna di lantai dasar, serta unit khusus yang ramah bagi penyandang disabilitas.

Dalam kunjungan ini, Menteri PKP RI juga akan memberikan dukungan berupa bantuan pribadi sebesar Rp. 200 juta yang akan digunakan untuk pembangunan fasilitas olahraga berupa lapangan futsal di kawasan Rusunawa tersebut.

Selain meninjau lokasi pembangunan, Menteri juga mengunjungi Rusunawa yang berada di sekitar lokasi dan berdialog langsung dengan para penghuni.

Diketahui, Pemerintah Kota Manado terus mendorong percepatan pembangunan hunian vertikal sebagai upaya pemenuhan kebutuhan tempat tinggal layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), khususnya di wilayah perkotaan. (elka)

Meimonews.com – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara, Polda Sulut menggelar Open Fishing Tournament Kapolda Sulut Cup I Tahun 2026, Sabtu – Minggu (11-12/4/2026).

Ada dua kategori yang dilombakan pada iven yang bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antar komunitas pencinta olahraga memancing, sekaligus mendukung pembangunan ekonomi di sektor kepariwisataan Sulawesi Utara, khususnya wisata bahari ini.

Dua kategori itu adalah pertama, Shore Fishing (Mancing Pinggiran) yang diikuti oleh 250 peserta dengan lokasi di sepanjang garis pantai Pasir Putih Boulevard hingga Youth Center Manado.

Kedua, Sport Fishing (Mancing di Laut), yang diikuti oleh 105 tim dengan total 516 pemancing. Kategori ini diikuti oleh tim asal Sulawesi Utara dan luar daerah, termasuk peserta mancanegara dari Timor Leste.

Iven ini memperebutkan total hadiah ratusan juta rupiah, dengan hadiah utama kategori Sport Fishing sebesar Rp.100 juta bagi juara pertama, Rp 75 juta untuk juara kedua dan Rp. 50 juta untuk juara ketiga.

Selain itu, pihak Kementerian Pariwisata RI juga telah memberikan dukungan penuh dan berencana menjadikan turnamen ini sebagai agenda nasional tahunan.

Ketika membuka kegiatan, Wakapolda Sulut Brigejn Pol. Awi Setiyono (mewakili Kqpolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie) menekankan pentingnya peran sektor pariwisata dalam menggerakkan ekonomi daerah yang juga berdampak pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

“Masalah ekonomi ini sangat menentukan, khususnya dalam rangka maintenance of public order. Dengan ekonomi yang berjalan, hunian hotel menggeliat, kapal nelayan disewa, dan UMKM seperti toko pancing serta restoran turut merasakan dampaknya,” ujarnya.

Wakapolda juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga kelestarian lingkungan laut selama kompetisi berlangsung, terutama di kawasan konservasi Taman Nasional Bunaken.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu. Kami berharap melalui kegiatan ini, Polri semakin dicintai masyarakat dan sinergitas dengan berbagai elemen, termasuk komunitas angler, terus terjaga,” sebut Wakapolda.

Pembukaan kegiatan yang dipusatkan di Dermaga Youth Center Manado, Sabtu (11/4/2026) ini dihadiri oleh perwakilan Forkopimda Sulawesi Utara, perwakilan Kementerian Pariwisata, para Pejabat Utama Polda Sulut, Kapolresta Manado dan Kapolres jajaran serta undangan lainnya seperti Dirut Bank SulutGo Revino Maydi Pepah. (AF)

Meimonews.com – Saat ini, kita berada pada era di mana sektor pertanian tidak lagi dapat dijalankan secara konvensional semata. Perubahan iklim, keterbatasan sumber daya lahan, meningkatnya kebutuhan pangan, serta pesatnya perkembangan teknologi menuntut adanya transformasi menuju pertanian modern.

Hal tersebut disampaikan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan Dies Natalis ke-66 Fakultas Pertanian Unsrat Manado yang diadakan di halaman parkir fakultas, Jumat (10/4/2026).

“Pertanian modern bukan hanya tentang mekanisasi atau penggunaan alat canggih, tetapi tentang integrasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan manajemen yang cerdas,” ujar Rektor terkait tema Dies Natalis 2026.

Tema yang diangkat dalam dies natalis kali ini, yang menurut Rektor sangat relevan dengan tantangan zaman saat ini adalah Pertanian modern sebagai fondasi pembangunan yang stabil, berdampak, dan berkelanjutan.

Perkembangan ini, menurut Rektor, mencakup pemanfaatan data dan digitalisasi, penerapan pertanian presisi, serta penguatan prinsip keberlanjutan yang menjaga keseimbangan antara produktivitas dan kelestarian lingkungan.

“Dalam konteks ini, Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi memiliki peran yang sangat strategis. Fakultas tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga menjadi pusat inovasi, riset, dan solusi bagi berbagai permasalahan pertanian,” ujarnya.

Ada empat hal yang diharapkan Rektor untuk Faperta Unsrat ke depan. Pertama, terus mengembangkan riset yang aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat. Kedua, mendorong hilirisasi hasil penelitian menjadi produk yang bernilai tambah.

Ketiga, memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, Leempat, menghasilkan lulusan yang kompeten, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Dikemukakan, dalam pembangunan nasional, sektor pertanian memegang peran yang sangat vital sebagai fondasi ketahanan pangan, penyedia lapangan kerja, dan penopang ekonomi masyarakat.

Untuk mewujudkan pertanian sebagai fondasi pembangunan yang stabil, berdampak, dan berkelanjutan, diperlukan pendekatan yang holistik dan kolaboratif. Kita tidak dapat bekerja sendiri-sendiri. Dibutuhkan sinergi lintas sektor, lintas disiplin, dan lintas generasi.

Unsrat melalui Fakultas Pertanian (yang kini dipimpin Dedie Tooy – Red) turut berkontribusi dalam mendukung program-program nasional, antara lain melalui penguatan hilirisasi dan agroindustri, pemberdayaan petani dan pengembangan sumber daya manusia, pengembangan bioenergi dan ekonomi sirkular, serta pembangunan desa dan agrowisata.

“Sebagai Rektor, saya menegaskan komitmen universitas untuk terus mendukung penguatan sarana dan prasarana, termasuk laboratorium dan fasilitas penunjang lainnya, guna mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta pengembangan program-program strategis tersebut.

Kepada para mahasiswa, Rektor mengingatkan bahwa kalian adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan pertanian Indonesia.

“Jangan pernah memandang pertanian sebagai sektor yang tertinggal. Justru di tangan kalian,pertanian akan menjadi sektor yang modern, inovatif, dan penuh peluang. Manfaatkan waktu selama di kampus untuk belajar, berinovasi, dan mengembangkan potensi diri. Jadilah agen perubahan yang mampu membawa pertanian Indonesia ke arah yang lebih maju,” ajaknya,

Kepada para dosen dan tenaga kependidikan, Rektor menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan.

“Peran anda sangat penting dalam membentuk kualitas lulusan dan arah pengembangan fakultas ke depan,” tandasnya.

Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kadis Pertanian dan Peternakan (Distanak) Sulut Wilhelmina Jasinta Nova Pangemanan mengungkapkan, acara pembukaan hari ini tentunya menandai dimulainya serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati hari jadi Fakultas Pertanian Unsrat.

“Ini bukanlah perayaan puncak, melainkan awal dari berbagai agenda bermakna yang telah disiapkan untuk memperkaya wawasan, mempererat kebersamaan, dan merefleksikan kontribusi Fakultas Pertanian dalam medukung kedaulatan pangan, khususnya di Bumi Nyiur Melambai,” ujar Kadis mengutip Gubernur,

Fakultas Pertanian Unsrat, menurut Gubernur, telah lama menjadi pilar penting dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang berkontribusi nyata bagi sektor agraris.

Di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika ekonomi global, peran akademisi pertanian menjadi sangat krusial.

Di momentum pembukaan Dies Natalis ini, Gubernur berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar, sukses, dan penuh makna, sekaligus menjadi wahana untuk memperkuat jaringan antara akademisi, praktisi, dan masyarakat.

Kolaborasi antara Pemprov Sulut dan Unsrat, khususnya Fakultas Pertanian, menurut Gubernur, harus diperkuat baik dalam riset terapan, pendampingan petani, maupun pengembangan komoditas ekspor.

“Saya berharap, Fakultas Pertanian Unsrat dapat menjadi center of excellence yang melahirkan solusi-solusi kreatif bagi masalah kebangsaan,” sebutnya.

Gubernur juga berharap memasuki usia ke-66, Fakultas Pertanian Unsrat semakin jaya, terus berinovasi, dan tetap setia pada misi mencerdaskan anak bangsa.

“Mari kita songsong masa depan dengan
optimisme. Mari kita bangun pertanian yang tangguh sebagai fondasi ekonomi daerah, sehingga bersama-sama kita mewujudkan Sulawesi Utara Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045,” ajaknya. (FA)

Meimonews.com – SMA Negeri 8 (Smandel) Manado menyelenggarakan berbagai kegiatan kerohanian dalam momentum bulan suci menyambut Paskah 2026 dan Idul Fitri 1447 Hijriah sebagai wujud pembinaan iman dan karakter peserta didik.

Pada masa Prapaskah, siswa Kristen Protestan melalui Pelsis mengadakan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) dipimpin Guru Agama Anneke Karaeng. Kegiatan ini menjadi sarana penguatan iman serta refleksi rohani bagi para siswa.

Sementara itu, siswa Katolik melalui ISKA melaksanakan penanaman daun palma di ladang pekuburan Katolik Porta Caeli, Minahasa Utara, sebagai bagian dari tradisi menyambut Minggu Palma.

Pada bulan Ramadhan, siswa muslim mengisi kegiatan kerohanian dengan seminar keagamaan bertema “Ramadhan: Momentum Penguatan Identitas Muslim” yang dibawakan oleh Ustad Ramin Malahedi.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta tentang pentingnya memanfaatkan bulan Ramadhan untuk memperkuat iman, akhlak, dan jati diri.

Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, penyampaian materi, sesi tanya jawab, serta refleksi bersama dengan fokus pada makna Ramadhan, peningkatan kualitas ibadah, dan penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Puncak kegiatan dilaksanakan pada Selasa (7/4)2026).  Siswa Kristen Protestan dan Katolik merayakan Paskah melalui ibadah bersama yang dipimpin oleh Pastor Miller Senduk, MSC. Setelah itu, siswa muslim melaksanakan kegiatan Halal bi Halal sebagai ajang mempererat silaturahmi.

Melalui kegiatan yang diadakan di lingkungan sekolah, SMA Negeri 8 Manado pimpinan Mediatrix Maryani Ngantung ini terus menumbuhkan nilai keimanan, toleransi, dan kebersamaan dalam keberagaman. (*/Fer)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menegaskan, UMKM (Usaha Menengah, Kecil dan Mikro) bukan hanya sekedar sektor ekonomi tetapi merupakan fondasi ketahanan ekonomi masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Rektor Unsrat ketika memberikan sambutan pada Seminar Nasional Soemitronomics di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (9/4/2026).

Prof Soemitro, menurut Rektor, bukan hanya seorang ekonom, tetapi juga pemikir yang meletakkan dasar-dasar penting dalam pembangunan ekonomi nasional.

Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur Pinaria saat menyerahkan plakat kepada Philip Pantouw (salah satu pembicara seminar)

Rektor berharap, seminar ini akan melahirkan pemikiran-pemikiran yang konstruktif, tidak hanya berhenti pada diskusi, juga dapat menjadi kontribusi nyata bagi penguatan UMKM dan kebijakan ekonomi nasional.

Gubernur Sulut yang diwakili Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Jani N. Lukas dalam sambutannya menjelaskan, melalui seminar ini tentu akan memperluas cakrawala kita semua yang hadir dalam mengadopsi maupun penerapan pemikiran ekonomi dari Profesor Doktor Soemitro Djojohadikoesoemo dalam pengembangan UMKM yang pada muaranya dapat mengembangkan sektor UMKM di daerah Sulawesi Utara.

Seminar ini menghadirkan dua pembicara yakni Haykal dan Philip Pantouw. (FA)

Meimonews,com – Pelaksanaan Paskah Nasional 2026 telah berlangsung di kawasan Megasmas Manado, Rabu (8/4/2026) yang dihadiri ribuan orang termasuk Utusan Khusus Presiden RI Hasjim Djojohadikusumo, Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus dan undangan lainnya seperti Direktur Utama RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan.

Kehadiran pimpinan RSUP Kandou terasa lebih dari sekadar formalitas. Ia tidak datang hanya sebagai tamu undangan.

Keikutsertaannya merupakan bagian dari tanggung jawab yang dipercayakan, sebagai panitia dalam perhelatan rohani berskala nasional tersebut. Sebuah peran yang dijalani dengan kesungguhan, sejalan dengan komitmennya dalam pelayanan kesehatan (yankes).

Tak berhenti pada keterlibatan struktural, Dirut juga menghadirkan dukungan nyata melalui kesiapan tim medis serta fasilitas ambulans guna memastikan jalannya kegiatan berlangsung aman dan terlayani dengan baik.

Dirut bahkan memantau langsung pelaksanaannya di lapangan.

Langkah ini menjadi wujud kepedulian terhadap setiap peserta yang hadir, sekaligus memastikan aspek kesehatan tetap terjaga.

Dukungan penuh yang diberikan menjadi cerminan bahwa pelayanan tidak hanya berlangsung di dalam ruang rumah sakit, tetapi juga hadir di tengah masyarakat, dalam setiap momentum penting, termasuk perayaan iman seperti Paskah. (Fer)

Meimonews.com – Wujud komitmen berkelanjutan dalam memberikan kontribusi nyata bagi para pemegang saham dan masyarakat, PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) secara resmi menyerahkan dividen tahun buku 2025 serta bantuan Tanggung Jawab Sosial (TJS) kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo, Kamis (9/2026).

Meskipun saat ini pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Pemkot Gorontalo telah berpindah ke institusi perbankan lain, BSG menegaskan bahwa profesionalisme dan kewajiban kepada pemegang saham tetap menjadi prioritas utama.

Sebagai salah satu pemilik saham, Pemkot Gorontalo tetap berhak menerima bagi hasil atas kinerja positif bank selama tahun buku sebelumnya.

Dalam seremoni yang berlangsung khidmat tersebut, BSG menyerahkan dividen sebesar Rp. 5.202.697.429,- (Lima Miliar Dua Ratus Dua Juta Enam Ratus Sembilan Puluh Tujuh Ribu Empat Ratus Dua Puluh Sembilan Rupiah).

Pemberian secara simbolis ini diterima Sekretaris Daerah Kota Gorontalo) H. Ismail Madjid dan Kepala Badan Keuangan Kota Gorontalo Nuryanto.

Nilai dividen ini merupakan cerminan dari pertumbuhan performa keuangan BSG yang tetap solid sepanjang tahun 2025, yang kemudian dikembalikan kepada daerah untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat di Kota Gorontalo.

Selain penyerahan dividen, BSG juga menyalurkan dana bantuan Tanggung Jawab Sosial (TJS) senilai Rp. 626.000.000,- (Enam Ratus Dua Puluh Enam Juta Rupiah). Bantuan ini dialokasikan khusus untuk Pengadaan Road Cleaner (Motor Pembersih Jalan) unit terbaru, dan Penyediaan perlengkapan pendukung operasional kebersihan lainnya.

Bantuan TJS ini diserahkan secara simbolis oleh Pemimpin Cabang Gorontalo Tommy Gobel, yang hadir mewakili jajaran Direksi BSG.

“Penyerahan dividen dan bantuan TJS ini adalah bukti nyata bahwa Bank SulutGo adalah mitra strategis yang tetap mengedepankan tanggung jawabnya kepada daerah, terlepas dari dinamika bisnis yang ada. Kami berharap motor pembersih jalan ini dapat membantu Pemerintah Kota dalam menjaga estetika dan kebersihan kota demi kenyamanan warga,” ujar Tommy dalam sambutannya.

Langkah ini mendapat apresiasi dari Sekda Kota Gorontalo, yang menyatakan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan BSG sebagai “Torang pe Bank” harus terus terjaga, mengingat nilai investasi daerah yang tertanam di bank tersebut memberikan dampak balik (return) yang signifikan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dengan pengadaan road cleaner ini, diharapkan sistem pengelolaan sampah dan pembersihan jalan protokol di Kota Gorontalo menjadi lebih efisien dan modern, sejalan dengan visi kota yang bersih dan berkelanjutan. (elka)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw mendampingi Utusan Khusus Presiden RI Hashim Djojohadikusumo ketika meninjau rumah penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Sulut tahun anggaran 2026.

Lokasi yang dikunjungi, Rabu (8/4/2026) tersebut berada di Kelurahan Malendeng Kecamatan Paal 2 Kota Manado.

Mendampingi Walikota pada kegiatan yang turut dihadiri Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie, serta undangan lainnya ini adalah Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel.

Program BSPS merupakan bentuk dukungan pemerintah kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dalam meningkatkan kualitas hunian, baik melalui pembangunan baru maupun perbaikan rumah secara swadaya dengan semangat gotong royong.

Program ini disalurkan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia guna membantu penanganan rumah tidak layak huni.

Dalam kesempatan tersebut, Utusan Khusus Presiden bersama Walikota Manado meninjau langsung kondisi rumah yang akan direnovasi serta berdialog dengan para penerima bantuan.

Utusan Khusus Presiden menyampaikan bahwa para penerima bantuan juga akan mendapatkan sertifikasi secara gratis sebagai bukti hak kepemilikan rumah. (elka)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menghadiri kegiatan Kuliah Umum yang diselenggarakan dalam rangkaian acara pembukaan Dies Natalis ke-62 Fakultas Ilmu Sosoal dan Ilmu Politik (FISIP) Unsrat.

Kegiatan yang diadakan di Auditorium Unsrat Manado, Rabu (8/4/2026) ini mengangkat tema yang sangat relevan dengan tantangan zaman yakni Green Democracy (Demokrasi Hijau).

Kuliah Umum ini menghadirkan tokoh nasional yakni Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia Sultan Baktiar Najamudin sebagai pembicara, yang di dampingi Dekan FISIP Markus Daud Liando.

Wakil Rektor 2 Unsrat Royke Iwan Montolalu, dalam sambitannya mewakili Rektor Unsrat pada acara pembukaan Dies menegaskan, FISIP Unsrat memiliki peran strategis dalam mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kecerdasan emosional.

Olehnya, diajak sivitas akademika untuk terus melakukan refleksi dan berinovasi demi meningkatkan kualitas perguruan tinggi.

Acara pembukaan diawali laporan Ketua Panitia Trilke Elita Tulung yang memaparkan rangkaian kegiatan dalam perayaan Dies Natalis tahun ini, yang dirancang untuk mendorong partisipasi aktif sivitas akademika serta memperkuat peran FISIP di tengah masyarakat. (FA)

Meimonews.com – Rektor Universitas Sam Ratulangi Oktovian Berty Alexander Sompie meghadiri Sosialisasi Optimalisasi Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) oleh Kejaksaan Republik Indonesia, Selasa (7/4/2026).

Kegiatan di Auditorium Unsrat Manado ini dirangkaikan pula dengan pelaksanaan Pengukuhan Pengurus Daerah dan Pengurus Cabang Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Sulawesi Utara.

Sosialisasi penguatan hukum dan pengelolaan dana desa tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para pengurus Aboednas terkait peran strategis Badan Permusyawaratan Desa dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.

Pengukuhan pengurus Abpednas dipimpin Jaksa Agung Muda Muda Intelejen ((Jamintel) Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) Reda Manthovani yang juga Ketua Dewan Pengawas Abpednas Pusat.

Hadir pada dua kegiatan yang merupakan agenda strategis yang mempertemukan unsur akademisi, hukum, dan pemerintah desa itu, antara lain Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dan Asisten Umum Setdaprov Sulut Fransiscus Manumpil (mewakili Gubernur Sulut).

Kehadiran Rektor Unsrat tersebut menegaskan komitmen Unarat dalam mendukung pembangunan daerah berbasis tata kelola hukum yang bersih dan transparan. (FA)