Meimo News

Meimonews.com – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut June E. Silangen mengimbau kepada masyarakat di daerah ini untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan membayar pajak.

“Mar kita tingkatian kesadaran dan kepatihan membayar pajak demi kemajuan Indonesia,” ujarnya, Selasa (15/7/2025), sebagai imbauan di momen Hari Pajak Nasional Tahun 2025.

Pajak merupakan salah satu pendapatan untuk membiayai pembangunan nasional/daerah.

Disebutkan, kerjasama dan kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Sulawesi Itara diharapkan lebih baik lagi menuju Sulawesi Utara maju, sejahteta.dan berkelanjutan.

“Pajak tumbuh, Indonesia Tangguh. Salam Astacita Satu Komando,” tandas pejabat kreatif dan penuh semangat untuk memajukan Bumi Nyiur Melambai ini.

Diketahui, Hari Pajak Nasional ditetapkan setiap tanggal 14 Juli, 34 hari sebelum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Tahun 2025 memasuki tahun yang ke-80.

Hari Pajak berakar dari sejarah panjang bangsa. Tanggal 14 Juli 1945 menjadi tonggak awal ketika kata ‘pajak’ pertama kali dimasukkan ke dalam naskah UUD 1945 oleh Dr. Radjiman Wedyodiningrat dalam sidang BPUPKI.

Kelahiran pajak merupakan penanda lini masa perpajakan Indonesia resmi berjalan.

Para pendiri negeri sepakat menuangkan pajak dalam Undang-Undang Dasar 1945.

Peringatan hari pajak Indonesia ini ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-313/PJ/2017 tanggal 22 Desember 2017 dan untuk pertama kalinya hari pajak nasional dirayakan pada tahun 2018.

Tahun pajak adalah jangka waktu 1 tahun kalender (Januari – Desember), kecuali bila wajib pajak menggunakan tahun buku yang tidak sama dengan tahun kalender. Batas waktu pelaporan SPT Tahunan PPh wajib pajak badan, yakni paling lama 4 bulan setelah akhir tahun pajak.5 hari yang lalu. (elka)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw mengungkapkan pentingnya peran pajak dalam pembangunan Kota Manado. Sekitar sepertiga dari APBD Kota Manado bersumber dari pajak daerah.

“Membayar pajak bukan hanya kewajiban, tetapi bentuk nyata kontribusi kita untuk Kota Manado,” ujar Walikota ketika berbicara pada acara The First Bapenda Award 2025 yang diselenggarakan di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Selasa (15/7/2025).

Mantan Ketua DPRD Mndo ini menjelaskan bahwa penerimaan pajak terbesar berasal dari sektor konsumsi, seperti restoran, hotel, dan transaksi jual beli properti.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Manado terus mendorong pertumbuhan ekonomi agar omzet pelaku usaha meningkat, karena dari sanalah potensi pajak juga berkembang.

“Jika penerimaan pajak meningkat, infrastruktur kota pun bisa dibangun lebih baik. Jalan, drainase, dan fasilitas umum lainnya bisa ditingkatkan. Infrastruktur yang baik akan menarik investor dan wisatawan, yang pada akhirnya mendorong kemajuan usaha masyarakat. Ini adalah siklus yang perlu kita jaga bersama,” ujarnya.

Walikota menyatakan dukungannya terhadap digitalisasi sistem perpajakan yang saat ini mulai diterapkan, guna menciptakan sistem yang lebih transparan dan efisien.

“Digitalisasi pajak sangat penting agar pelaku usaha bisa mengikuti perkembangan dengan mudah, transparan, dan nyaman. Kami ingin memastikan bahwa proses perpajakan berjalan adil dan mendukung iklim usaha yang sehat,” ujarnya.

Di akhir sambutan, Walikota kembali mengajak semua pihak untuk taat membayar pajak demi kemajuan bersama. “Bayarlah pajak dengan baik. Karena pajak adalah untuk kita semua. Untuk Kota Manado yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.

Acara yang mengusung tema Kepatuhan dan Digitalisasi Pajak Daerah untuk Manado Maju dan Sejahtera ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kota Manado kepada para mitra dan wajib pajak yang telah memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah

Hadir pada acara ini, Wakil Walikota (Wawali) Manado Richard Sualang, Pj. Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, Kepala Bapenda Kota Manado Jefry Mongdong, para pemenang Bapenda Award 2025, serta undangan lainnya. (elka)

Meimonews.com – Polda Sulawesi Utara melaksanakan apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi Patuh Samrat 2025 di Lapangan Presisi Polda Sulut, Jalan Bethesda Mando, Senin (14/7/2025).

Gelar pasukan yang dipimpin Irwasda Polda Sulut Kombes Pol Yakub Dedy Karyawan ini dihadiri para PJU Polda Sulut, pimpinan stakeholder terkait, personil Polri, TNI, Satpol PP, Perhubungan, Jasa Raharja dan Bapenda Sulut.

“Apel gelar pasukan ini juga dilaksanakan secara serentak di seluruh polda dan polres se-Indonesia, dengan maksud untuk menciptakan situasi kamseltibcar lantas menjelang HUT ke-80 Republik Indonesia dan memperingati pencanangan Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” ujar Irwasda.

Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi Patuh Samrat 2025 dilaksanakan selama 14 hari (14-27/7/2025).

Irwasda juga menyampaikan bahwa angka kecelakaan lalu lintas pada tahun 2025 di Sulut selama bulan Januari sampai dengan Juni sebanyak 1.225 kejadian, dengan angka fatalitas korban meninggal dunia sebanyak 155 jiwa, korban luka berat sebanyak 170 orang dan korban luka ringan sebanyak 1.597 orang.

“Jika dibandingkan dengan angka kasus kecelakaan lantas pada tahun 2024 periode Januari sampai dengan Juni mengalami penurunan sebanyak 12 %, baik dari segi kuantitas maupun fatalitas,” jelasnya.

Hal ini, menurnua, menjadi salah satu pendorong Polri bersama TNI dan instansi terkait melakukan langkah serius dengan melaksanakan Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi Patuh Samrat 2025.

“Ke depan diharapkan angka kasus kecelakaan lalu lintas dapat menurun melalui kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas,” ujarnya.

Operasi ini lebih mengedepankan pelayanan kepada masyarakat dengan memberikan pembinaan dan penyuluhan tentang peraturan lalu lintas. (AF)

Meimonews.com – DPRD Kota Manado menggelar Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-402 Kota Manado di Ruang Paripurna Kantor DPRD Kota Manado, Senin (14/7/2025).

Rapat Paripurna Istimewa ini dihadiri Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richrad Sualang, Wakil Gubernur Sulut Johanes Victor Mailangkay (mewakili Gubernur Sulut Mayjen Purn. Yulius Selvanus), pimpinan dan anggita DPRD Manado, para Kepala Daerah se-Sulut, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado Irene Angouw-Pinontoan, dan Sekretaris TP-PKK Kota Manado Merry Mawardi,l, Forkopimda Manado, pejabat Pemkot Manado dan undangan lainnya,

Dalam sambutannya, Walikota mengawali dengan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Mahaesa atas penyertaan dan berkat-Nya sehingga Kota Manado dapat menapaki usia ke-402 tahun.

Walikota menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Forkopimda, para tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat yang terus mendukung jalannya pembangunan di Kota Manado.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menyampaikan terima kasih kepada para Walikota dan Wakil Walikota Manado pada periode-periode sebelumnya yang telah memberikan kontribusi besar dalam pembangunan Kota Manado.

Walikota berharap agar Kota Manado dapat menjadi kota yang menjanjikan bagi generasi selanjutnya, serta mengajak semua pihak untuk terus bersemangat dan fokus dalam mendorong kemajuan kota ke depan.

Walikota turut menyampaikan berbagai capaian strategis, termasuk pertumbuhan ekonomi melalui PDRB Kota Manado yang mencapai lebih dari Rp. 53 triliun pada tahun 2024, pengendalian inflasi yang hanya berada di angka 1,8 % atau lebih rendah dari rata-rata nasional.

Selain itu, pengembangan sistem transportasi umum yang lebih terjangkau, aman, dan nyaman, peningkatan ketersediaan dan kualitas air bersih, penataan 100 ribu rumah di Kota Manado, pengelolaan sampah, serta upaya nyata dalam pengentasan kemiskinan ekstrem.

“Dirgahayu Kota Manado, dirgahayu kita semua. Semoga Kota Manado semakin maju dan sejahtera,” ujarnya.

Acara kemudian ditutup dengan prosesi pemasangan lilin dan pemotongan kue Hari Ulang Tahun ke-402 Kota Manado. (elka)

Meimonews.com – Pelaksana Harian (Plh) Direktur Utama RSUP Kandou Manado Yune Laukati di dampingi sejumlah pejabat terkait melakukan peninjauan/penelusuran langsung ke sejumlah layanan rumah sakit, Senin (14/7/2025).

Hasil dari penelusuran ini akan menjadi acuan untuk melakukan evaluasi dan perbaikan layanan di rumah sakit yang akrab disebut RSUP Kandou, yang kini dipimpin Starry Rampengan (Dirut) di dampingi beberapa direktur.

Hal ini merupakan wujud komitmen pihak rumah sakit untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

Di ruangan radiologi peninjauan difokuskan pada antrikean dan waktu tunggu untuk pemeriksaan radiologi, khususnya CT Scan dan MRI.

Direktur SDM Pendidikan dan Diklit itu juga secara detail meninjau proses pemeriksaan radiologi, mulai dari pendaftaran hingga pengambilan hasil.

Ia berinteraksi langsung dengan petugas dan pasien untuk memahami kendala yang dihadapi dan mencari solusi untuk meningkatkan efisiensi layanan.

Penekanan diberikan pada upaya untuk meminimalisir waktu tunggu pasien, tanpa mengorbankan kualitas pemeriksaan.

Setelah meninjau layanan radiologi, penelusuran dilanjutkan ke bagian pendaftaran rawat jalan. Di lokasi ini. Laukati mengamati alur pendaftaran pasien, sistem antrean, dan responsivitas petugas customer service.

Dikunjungi pula Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk melihat langsung bagaimana layanan darurat di RSUP Kandou dijalankan.

Setelah itu, peninjauan berlanjut ke laboratorium. Laukati mengevaluasi proses pengujian, waktu tunggu hasil, dan manajemen alur kerja di laboratorium. Hal ini dilakukan untuk memastikan akurasi dan efisiensi layanan laboratorium yang mendukung diagnosa dan pengobatan pasien.

Terkait dengan tenaga kesehatan PPPK yang telah lulus seleksi, Laukati memberikan penegasan penting. “Saya tegaskan kepada seluruh PPPK yang telah lulus, jangan bandel-bandel. Sambil menunggu SK (Surat Keputusan) tunjukkan kinerja yang baik dan profesionalisme yang tinggi,” tegasnya.

Pernyataan ini menekankan pentingnya komitmen dan kinerja dari tenaga kesehatan baru dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Fer)

Meimonews.com – Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sulut menggelar Lomba Polisi Cilik (Pocil) dan Patroli Keaman Sekolah (PKS) di kawasan Megamas Manado, Sabtu (12/7/2025).

Ratusan peserta utusan Polres/ta jajaran Polda Sulut unjuk kebolehannya di ajang yang disaksikan keluarga, penonton dan pejabat dsn staf Polda dan Polres/ta jajaran.

Dalam kegiatan ini, 15 Polres dan Polresta jajaran mengirimkan 2 tim yaitu tim lomba Pocil dan tim lomba PKS.

Direktur Lalu Lintas Polda Sulut Kombes Pol Indra Kurniawan Mangunsong menjelaskan, kegiatan ini merupakan program rutin Ditlantas Polda Sulut, yang dilaksanakan setiap tahun.

“Ini adalah agenda rutin kita yang dilaksanakan setiap tahun. Sasarannya agar anak-anak lebih mencintai Polri,” katanya.

Selain itu, tambahnya, kegiatan ini memberikan edukasi kepada anak-anak agar disiplin berlalulintas sejak kecil.

“Sejak dini kita ajarkan kepada anak-anak disiplin dalam berlalulintas. Paling tidak mereka tertanam dalam dirinya bahwa displin itu nomor satu, makanya sejak dini kita tanamkan disiplin kepada mereka,” sebutnya. (AF)

Meimonews.com – Guna menampung masukan dan mencari solusi atas persoalan permasalahan antarwarga Lingkungan II dan IV Sindulang 1, Minggu (13/7/2025), Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid mengadakan pertemuan dengan Pemerintah Kecamatan Tuminting dan warga Sindulang 1.

Pertemuan dilaksanakan di kediaman Ahmad Rahim, warga setempat, Minggu (13/7/2025) malam.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut PJU Polresta Manado, Kapolsek Tuminting , Camat Tuminting Hence Patimbano, Lurah Sindulang 1 Maria Magdalena Howan, Danramil 1309-01 Letda Marpin, tokoh agama, tokoh masyarakat serta sekitar 100 warga setempat.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, untuk membangun dialog terbuka, menyerap aspirasi warga, dan mendorong penyelesaian konflik secara damai dan bermartabat, Mapalus Torang Jaga Manado Aman.

Kapolresta Manado menegaskan pentingnya sinergitas antara aparat kepolisian, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan.

Kapolresta mengajak masyarakat untuk tidak terprovokasi dan menjadikan perbedaan sebagai kekayaan, bukan pemicu konflik.

“Tidak semua warga menginginkan kekacauan. Ada yang senang melihat orang susah dan susah melihat orang senang. Kita harus hilangkan sifat pendendam karena itu hanya akan menyakiti diri sendiri,” tegasnya.

Sesi tanya jawab juga berlangsung hangat. Perwakilan pemuda Lingkungan II menyampaikan keprihatinan terhadap konflik yang dianggap tidak mendewasakan. Mereka mengusulkan agar kegiatan positif bagi pemuda terus digalakkan, meski saat ini masih terkendala masalah dana.

Masukan juga datang dari warga yang mengeluhkan adanya anggota kepolisian yang enggan menerima laporan karena belum ada korban.

Kapolresta menegaskan akan mengecek dan menindak anggota tersebut. Kapolresta menanggapi keluhan warga yang tidak mengenal Bhabinkamtibmas setempat, dan menyatakan bahwa hal itu akan segera dievaluasi. (AF)

Meimonews.com – Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dalam mengelola sampah,

Pengelolaan sampah di ibukota Provinsi Sulut ini diapresiasi karena dikelola secara bertahap namun terarah.

Apresiasi tersebut disampaikan Menteri di dampingi Walikota Manado Andrei Agouw ketika berkunjung ke tempat pembuangan akhir (TPA) Sumompo, Sabtu (12/7/2025).

Kunjungan ini dilakukan saat Menteri Lingkungan Hidup transit di Kota Manado usai melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Halmahera Tengah. Menteri meninjau langsung kondisi dan sistem pengelolaan sampah di TPA Sumompo.

“Saya memberikan apresiasi tinggi kepada Wali Kota Manado dan seluruh jajaran yang telah berupaya menunjukkan kemajuan dalam pengaturan area TPA dan pengelolaan sampah secara bertahap namun pasti,” ujar Menteri.

Menteri juga menilai bahwa TPA Sumompo memiliki potensi besar untuk menjadi percontohan pengelolaan sampah ramah lingkungan bagi daerah lain.

“Dengan komitmen kuat dari Pemerintah Kota Manado serta dukungan sarana dan prasarana yang terus ditingkatkan, TPA Sumompo berpeluang menjadi contoh pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan,” sebutnya.

Turut hadir dalam kunjungan ini, Kepala Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Wilayah Sulawesi-Maluku Azri Rasul, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah Sulut Feibe Rondonuwu dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado Pontowuisang Kakauhe. (elka)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw dan Wakil Walikota (Wawali) Manado Richard Sualang mengunjungi Pasar Tematik Tongkaina, Jumat (11/7/2025).

Kunjungan ke pasar tersebut karena dijadikan venue utama pelaksanaan berbagai kegiatan dan lomba dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-402 Kota Manado.

Menariknya, saat berada di lokasi, Walikota dan Wawali yang akrab disebut AARS tidak hanya menyaksikan lomba paduan suara antar perangkat daerah Kota Manado dan mengunjungi stand-stand pameran produk lokal UMKM dari setiap kecamatan yang ada tapi juga ikut tampil bernyanyi bersama peserta lomba.

Hal ini membuat suasana di tempat perlombaan menjadi ramai dan semakin meriah. Llagu yang dinyanyikan adalah lagu wajib yakni Kota Manado yang kucinta. (elka)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menegaskan, bangsa Indonesia didirikan dengan tujuan berdaulat dalam bidang politik dan berkepribadian dalam budaya.

Penegasan tersebut disampaikan Walikota Manado ketika memberikan sambutan pada Festival Seni Budaya Bantik dan Peringatan 76 Tahun Gugurnya Pahlawan Nasional Robert Wolter Mongisidi di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Jumat (11/7/2025).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Walikota Manado Richard Sualang ini dimeriahkan pula dengan Bincang Kultural Budaya Bantik yang membahas kebudayaan Bantik serta festival tarian Mahambak.

“Bung Karno mengatakan, Pancasila digali dari budaya dan perilaku masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, kita wajib merawat dan menjaga budaya kita,” ujarnya.

Oleh karena itu, Walikota menekankan pentingnya peran pemerintah dalam mendorong masyarakat untuk melestarikan budaya, serta memperkenalkannya ke daerah lain maupun generasi penerus.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini mengingatkan bahwa adat dan budaya adalah unsur pemersatu, bukan alat pemecah belah, dan mengajak generasi muda untuk lebih peduli serta terlibat dalam pelestariannya.

Walikota menyentil pula keteladanan Robert Wolter Mongisidi, pahlawan nasional yang gugur pada usia muda dengan semangat juang yang luar biasa.

“Beliau adalah petarung sejati yang tidak takut mati. Semangat juangnya harus menjadi inspirasi bagi generasi muda saat ini,” tandasnya.

Walikota menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pelaksanaan kegiatan ini. (elka)