Meimo News

Meimonews.com – Perhimpunann Putra Putri (PPP) Brimob menggelar sosialisasi Keamanan, Keselamatan dan Tertib Berlalulintas (Kamseltiblantas) di Taman Kanak-kanak (TK) Negeri 20 Paniki Manado, Jumat (22/8/2025).

Sebanyak 40-an murid di lembaga pendidikan yang berlokasi di Jalan Salak Asri ini mendapat materi yang dibawakan Ketua PPP Brimob Lexie Kalesaran.

Penyampaian materi dilakukan secara dialogis/interaktif agar para murid bisa lebih mudah dan cepat menangkap materi yang diberikan.

Alat peraga seperti traffic light dan gambar-gambar rambu-rambu lalulintas diperlihatkan dan dijelaskan maknanya.

Begitupun, cara bagaimana berjalan di jalan raya/umum dan cara menyebrang di jalur zebra cross diesukasi, dipandu dan dipraktekkan.

Dijelaskan pula bagaimana saat berada di atas kendaraan bernotor baik roda dua maupun roda empat untuk menghindari hak-hal yang tak diinginkan atau untuk keselamatan ketika dalam perjalanan.

Para murid terlihat senang/bergembira dan langsung neresons dengan gaya mereka ketika diberi kesempatan untuk menjawab pertanyaan yang diajukan baik dari tempat duduk maupun saat diundang ke depan.

Ketika praktek/peragaan berjalan di zebra cross terlihat sejumlah murid ingin mengulanginta lagi walau sudah diberi kesempatan sebelumnya.

Kepala TK Negeri 20 Paniki Manado Irja Mandang di dampingi Junita Kalembang dan Deasye Pangalila (guru) berterima kasih atas sosialisasi yang dilakukan PPP Brimob karena sangat berguna bagi para murid baik untuk saat ini maupun waktu mendatang,

“Terima kasih untuk pengurus PPP Brimob yang telah datang dan memberikan materi tentang Kamseltiblantas di TK kami,” ujarnya.(*)

Meimonews.com – Sulawesi Utara (Sulut) memiliki potensi sumberdaya alam (SDA) yang melimpah dari sektor pertanian, perkebunsn, perikanan kelautan, pertambangan dan pariwisata.

Oleh karena itu, diperlukan kebijakan dan sumberdaya manusia (SDM) guna mengelola potensi yang dimiliki untuk kemajuan Sulut ke depan. Makanya, para akademisi Universitas Negeri Manado (Unima) ditantang untuk berkolaborasi dalam beberapa hal.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus ketika menjadi salah satu narasumber Rapat Kerja (Raker) Unima di Aula Training Center Unima, Kamis (21/8/2025).

Dalam hal pengelolaan SDA tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut sudah memasukkan arah kebijakan pembangunannya dalam Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah dan Panjang Daerah (RPJMP) Sulut tahun 2025-2030, yang saat ini sementara berproses.

Dikemukakan, RTRW di daerah ini sudah terlalu lama (sekian puluh tahun) tidak diubah, walau telah banyak yang berubah di lapangan. Yang tadinya sawah telah menjadi tempat hunian/pemukiman, pasar, jalan dan lain sebagainya.

Pemprov Sulut telah berjuang untuk sesegera RTRW ini diubah, disinkronisasikan dari bawah sampai dengan pusat. Berangkat dari RTRW ini, Sulawesi Utara ke depan mau jadi apa ? Kita bikin apa Sulut ini ?

“Kalau kita tidak berpedoman pada RTRW maka Sulut akan tertinggal terus. Mengapa ? Investor malas mau datang karena tidak ada kepastian hukum (di daerah yang akan didatangi – Red). Jangan sampai ketika membangun investasi akan dikomplain karena tidak sesuai dengan RTRW,” ujar Gubernur pada kegiatsn yang dipandu Rektor Unima Joseph Philip Kambey di dampingi Irjen Kemdiktisaintek Chatarina Muliana.

Maka, sambung mantan Asisten Khusus Menteri Pertahanan Bidang Keamanan Cyber dan Informatika ini RTRW sangat penting sekali sehingga ia berharap agar prosesnya cepat tuntas.

Disebutkan, tanggal 28 finalisasi di Kementerian ATR di level pusat dan di Sulut sedang dalam proses finalisasi dengan DPRD Sulut dan Pusat. Karena ini akan menjadi dasar kita menyusun RPJMP selama lima tahun.

“Bila RTRW belum selesai maka RPJMP tidak sah. Karena dasar hukum RPJMP pembangunsn Sulut berdasar pada RTRW,” tandas mantan Danrem 171 Papua Barat dan Kabinda Kepulauan Riau.

Khusus bidang pertambangan, Gubernur mengungkapkan, Sulawes Utara menurut infornasi akan mendapat 30 blok. Kalau 1 blok 100 hektar maka 30 blok mendapat 3000 hektar. Kalau 3000 hektar kita kelola dengan baik maka ini dasyat.

Ini, menurut Gubernur, peluang bagi perguruan tinggi khususnya Unima untuk mendapat peluang ikut betkontribusi. Unima, khususnya dosen-dosen ditantang untuk berkontribusi secara langsung. Banyak lapangan pekerjaan di Sulawesi Utara.

Perguruan tinggi termasuk Unima diajak untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah. Para akademisi diajak untuk saling share, memback-up, saling memberikan masukkan.

Menurutnya, tugas dosen adalah menyiapkan mahasiswa yang siap bekerja. Tugas Pemeruntah adalah menyediakan lapangan pekerjaanya. Ini pembagian tugas yang fair.

Ditegaskan, banyak ruang bisa dikerjasamakan. Kolabirasi itu tidak saja hanya di bidang pertambangan. Ada bidang-bidang lain juga.

Di bidang pendidikan, karena guru-guru kurang, diminta untuk berkolabirasi. Banyak guru-guru yang sudah pensiun. Semalam saya menandatangani SK guru-guru yang pensiun. Pertanyaannya, bagaiamana menggantinya ?

“Mari Unina bersana- sama derngan Pemerintah Daerah, berkolaborasi terkaut dengan sumberdaya alam kita,” ujarnya seraya menyebut potensi-potensi tersebut di hadapan hampir 300 peserta pada kegiatan yang diketuai Donal Matheos Ratu (Wakil Rektor 2).

Potensi ini yang kita miliki, yang bisa nenciptakan lapangan pekerjaan. Banyak lahan-lahan tidur, seperti di KEK, yang bila dimanfaatkan seperti menaman jagung maka bisa menghasilkan angka yang cukup besar. Miliaran.

SDA ada tinggal bagaimana SDMnya ? Para akademisi termasuk yang ada di Unima diharapkan berkolaborasi untuk itu Jangan lulus dari PT tapi tidak siap pakai.

Kolaborasi pemerintah dengan akademisi ini, menurut Wadan Group 1 Kopassus dan Waas Intel Kopassus ini, sangat dibutuhkan.

Gubernur membuka ruang untuk berkolaborasi, berdiskusi, bisa menghasilkan ide-ide kreatif dari para akademisi perguruan tinggi di Sulut khususnya Unima di mana ia adalah Ketua Dewan Penyantun.

Diketahui (Baca : Buka Raker Unima, Irjen Kemdiktisaintek :Unima Memiliki Peran Penting sebagai Lokomotif Transformasi PT di Kawasan Timur Indonesia), Raker Unima yang dibuka pelaksanaanya oleh Irjen Kemdiktisaintek Chatarina Muliana ini menampilkan beberapa narasumber, selain Gubernur Sulut.

Mereka adalah Irien Kemdiktisaintek, Kepala LLDIKTI Wilayah XVI Munawir Sadzali, Kepala KPN Manado Saripudin, dan Dirjen Dikti Kemdiktisaintek Khairul Munadi.

Bertindak sebagai moderator para Wakil Rektior yakni Warek 1 Mister Gideon Maru, Wakil Rektor 2, Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita, Kepala Biro Perencanaan, Kerjasama dan Humas Vivi W. Saroinsong serta Kepala Biro Kepegawaian, Keuangan dan Umum Meyke Rangkang, sementara pembawa acara Sekretaris Rektor Marcia Imelda Watulingas.

Turut hadir pada acara pembukaan dan pemaparan materi Gubernur Sulut, sejumlah pejabat eselon 2 Pemprov Sulut di antaranya Asisten 1 Denny Mangala dan Kepala Kesbangpol Johnny Suak. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar wisuda sarjana tahun akademik 2025/2026 dalam sidang senat terbuka di Auditoium Unsrat Manado, Kamis (21/8/2025).

Ada 1292 sarjana yang diwisuda. Mereka terdari dari 135 Pascasarjana (program doktor/S-3 sebanyak 14 orang, program magister/S-2 sebanyak 86 orang, program profesi/Ir sebanyak 35 orang).

Fakultas Kedokteran 237 orang (program pendidikan dokter spesialis – 1 sebanyak 46 orang, program profesi 123 orang dan progran sarjana/S-1 sebanyak 68 orang). Fakultas Teknik 173 orang, Fakultas Pertanian 60 orang, Fakultas Peternakan 12 orang.

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan 38 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 85 orang, Fakultas Hukum 151 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 93 orang, Fakultas Ilmu Budaya 28 orang, Fakultas MIPA 163 orang dan Fakultas Kesehatan Masyarakat 117 orang.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menjelasksn, semangat Kemerdekaan Republik Indonesia ke – 80 harus menjadi landasan bagi kita semua. Para pahlawan kita berjuang merebut kemerdekaan dan kini giliran kalian mengisi kemerdekaan,

“Tunjukkan bahwa lulusan Universitas Sam Ratulangi adalah pribadi yang tangguh, inovatif, dan siap berkontribusi nyata untuk masyarakat,” ujarnya.

Hari ini, menurut Rektor, bukan hanya penanda keberhasilan akademik, tetapi momentum untuk melangkah ke fase kehidupan yang baru sarat dengan tantangan, kompetisi dan dinamika global yang terus berubah.

Rektor mengajak seluruh lulusan untuk terus belajar, terus berkembang menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai kebaikan dan kemajuan bagi masyarakat.

Gubernur Sulut/Ketua Dewan Penyantun Unsrat Mayjen TNI Purn Yulius Selvanusn, yang diwakili Sekretaris Dewan Penyantun Unsrat Kolonel TNI (Purn) Hendrik Manueke dalam sambutannya mengatakan, momentun ini menjadi titik awal pengabdian nyata kepada masyarakat, daerah dan bangsa.

“Universitas Sam Ratulangi merupakan mitra strategis dalam membangun SDM unggul, melalui sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi, kita bersama mendorong transformasi Sulawesi Utara menjadi menjadi daerah yang tangguh, adaptif dan berdaya saing,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Sulut, menurutnya, siap mendukung penuh kontribusi alumni Unsrat khususnya dalam agenda sinergis, seperti ketahanan pangan, transformasi digital, peningkatan layanan publik dan pembangunan ekonomi daerah. (FA)

Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) turutserta dalam acara puncak Hari Indonesia Menabung yang diadakan di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Rabu (20/8/2025).

Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung inklusi keuangan, BSG melakukan pembukaan rekening secara simbolis kepada seorang anak penyandang disabilitas serta secara simbolis membuka rekening Bohusami Young untuk para mahasiswa Universitas Katolik (Unika) De La Salle Manado.

Langkah ini menunjukkan fokus BSG untuk menjangkau semua lapisan masyarakat dan mendorong generasi muda untuk mulai menabung.

BSG juga memberikan dukungan penuh berupa suvenir kepada seluruh pemenang lomba yang diselenggarakan dalam rangka Hari Indonesia Menabung.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka Hari Indonesia Menabung ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda akan pentingnya budaya menabung sejak dini.

Acara dimulai dengan sambutan dari Kepala OJK SulutGoMalut Robert Sianipar, yang menekankan peran penting menabung dalam menciptakan ketahanan finansial.

Sambutan berikutnya disampaikan Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sulut Reza AW Dotulong, mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus yang mengungkapkan apresiasinya atas kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk perbankan, dalam mendukung gerakan menabung nasional.

Diketahui, BSG mencatat pertumbuhan positif untuk produk tabungan Bohusami Young per 1 Juli hingga 18 Agustus 2025, tabungan ini berhasil mencatat 655 pembukaan rekening baru di wilayah Sulut dengan total nominal mencapai Rp. 455.618.860.

Data ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para pelajar dan mahasiswa terhadap produk tabungan khusus yang ditawarkan oleh BSG. (Afer)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar Rapat Kerja (Raker) dengan tema Transformasi tata kelola pendidikan yang berintegeitas, adaptif yang merata dan berdampak di Training Center Unima, Tondano, Kamis – Sabtu (21-23/8/2025).

5 (lima) narasumber (narsum) penting dihadirkan pada kegiatan yang diikuti hampir 30O peserta yang merupakan pimpinan dan staf serta perwakilan mahasiswa Unima.

Kelima narsum tersebut adalah Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, Irien Kemdiktisaintek Chatarina Muliana, Kepala LLDIKTI Wilayah XVI Munawir Sadzali, Kepala KPN Manado Saripudin, dan Dirjen Dikti Kemdiktisaintek Khairul Munadi.

Penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Irjen Kemeiktisaintek Chatarina Muliana

Turut hadir pada acara pembukaan dan pemaparan materi Gubernur Sulut, sejumlah pejabat eselon 2 Pemerintah Provinsi Sulut di antaranya Asisten 1 Denny Mangala dan Kepala Kesbangpol Jhony Suak.

Acara tiga hari ini dibuka pelaksanaannya oleh Irjen Kemdiktisaintek, yang didahului sambutan Ketua Panitia Donal Matheos Ratu (Wakil Rektor 2) dan Rektor Unima Joseph Philip Kambey.

Penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Rektor Unima Joeeph Philip Kambey

Dalam Raker ini, selain pemaparan dari 5 narsum tersebut, para Wakil Rektor dan perwakilan lembaga/satuan kerja yang ada di lingkungan Unima memaparkan pagu anggaran dan sinkronisasi pagu anggaran.

Bertindak sebagai moderator para Wakil Rektior yakni Warek 1 Mister Gideon Maru, Wakil Rektor 2, Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita, Kepala Biro Perencanaan, Kerjasama dan Humas Vivi W. Saroinsong serta Kepala Biro Kepegawaian, Keuangan dan Umum Meyke Rangkang, sementara pembawa acara Sekretaris Rektor Marcia Imelda Watulingas.

Foto bersama usai Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus memberikan materi

Rektor Unima dalam sambutannya menjelaskan, Raker ini merupakan momen penting dalam perumusan arah strategis dan pengembangan institusi kita (Unima – Red) ke depan.

“Rapat kerja ini bukan sekedar agenda tahunan, tetapi merupakan platform bersama untuk merefleksikan pencapaian, mengidentifikasi tantangan serta menyusun langkah-langkah strategis yang konkrit dan terukur dalam mencapai visi dan misi universitas, Unima unggul, mandiri, kompetitif dan enterpreneurial,” ujarnya.

Raker ini, tambah Rektor, bukan sekedar forum evaluasi dan perencanaan. Raker ini merupakan momentum untuk menyatukan visi, menyelaraskam langkah dan membangun komitmen kolektif menuju universitas yang unggul, inklusif dan berdampak.

Terkait tema, Rektor menegaskan, tena yang diangkat yakni Transformasi Tata Kelola Pendidikan yang berintegeitas, adaptif yang merata dan berdampak bukan sekedar rangkaian kata.

Rektor Unima Joseph Philip Kambey saat memberikan sambutan

Tema ini, menurutnya, adalah seruan perubahan, arah kebijakan sekaligus komitmen bersama untuk menghadirkan tata kelola pendidikan tinggi yang relevan dengan dengan tantangan.zaman, berpihak pada keadilan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Irjen Kemdiktisaintek dalam sambutannya mengungkakan, tema Raker ini sangat tepat dan relevan dengan tantangan dunia pendidikan tinggi hari inii, di mana universitas dituntut bukan hanya unggul dalam akademik tetapi juga mampu menghadirkan tata kelola yang bersih transparan dan akuntabel.

Irjen Kemdiktisaintek Chatarina Muliana ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan Raker Unima

Raker ini, menurutnya, bukan sekedar forun administrasi, melainkan ruang strategis untuk menyatukan visi, memperkuat kolaborasi dan sinergi, serta memastikan arah pembangunan kampus berjalan seiring dengan kebijakan nasional pendidikan tinggi.

“Dalam konteks ini, Unima memiliki peran penting sebagai lokomotif transfornasi pendidikan tinggi di kawasan timur Indonesia khususnya di Sulawesi Utara,” tandas mantan Plt. Rektor di tiga universitas termasuk Unima

Sebagai Irjen, Chatarina berharap agar Unima semakin memantapkan langkahnya sebagai PTN BLU (Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum – Red). Status BLU adalah peluang untuk mendorong fleksibilitas pengelolaan keuangan yang akuntabel untuk mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas sehingga menuntut komitmen integritas yang tinggi dari pimpinan PTN BLU dan seluruh jajaran dalam mewujudkan tansformasi tata kelola pendidikan yang berintegeitas, adaptif yang merata dan berdampak (tema Raker – Red).

Irien berharap pula seluruh pimpinan Unima segera melakukan sinkronisasi seluruh program kampus dengan kebijakan strategis dan prioritas Kemeiktisaintek. Baik dalam hal transformasi digital penguatan tridharma perguruan tinggi maupun pengembangan ekosistem riset dan inovasi.

“Sinkronisasi ini akan menentukan setiap langkah Unima lebih terarah, terukur, dan memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Asta Cita Presiden (Prabowo Subianto – Red) untuk penguatan SDM Indonesia yang unggul dan peningkatan kualitas sains dan teknologi,” ujar mantan Kajari Bekasi dan Karo Hukum KPK ini. (FA)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw memimpin Rapat Terbatas (Ratas) bersama Lurah dan Ketua-Ketua Lingkungan se-Kecamatan Tuminting di Ruang Tolu, Kantor Walikota Manado, Rabu (20/8/2025).

Rapat yang turut dihadiri Asisten I Setdakot Manado Julises Oehlers, para Camat se-Kota Manado, serta undangan lainnya ini dilaksanakan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang rapi dan berbasis data. Rapat seperti ini ke depannya juga akan diadakan untuk seluruh kecamatan.

Dalam arahannya, Walikota menegaskan bahwa seluruh Ketua Lingkungan harus benar-benar menguasai wilayahnya serta memastikan pendataan dilakukan secara akurat dan berkesinambungan.

“Ketua Lingkungan itu harus menguasai wilayahnya. Jangan sampai ada kejadian, tetapi tidak tercatat dalam data. Warga meninggal, ada kriminalitas, hingga miskin ekstrem harus diketahui dan didata dengan baik,” ujar Walikota.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini meminta para Ketua Lingkungan melakukan sensus rutin, memperbarui data secara berkala, serta mencatat berbagai informasi penting seperti kondisi Penerangan Jalan Umum (PJU), keberadaan tokoh masyarakat, hingga potensi masalah sosial di wilayah masing-masing.

Selain memberikan arahan, orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini berdialog langsung dengan para Ketua Lingkungan sembari melakukan pengecekan data.

“Intinya, data harus diinput dengan benar agar pemerintah dapat mengambil langkah yang tepat berdasarkan informasi yang jelas,” sebutnya.

Walikota berharap adanya kedisiplinan dan kesadaran, karena pembangunan yang baik hanya dapat terwujud dengan dukungan data yang lengkap dan valid. (elka)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie melantik Anggota Senat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsrat di Aula Kantor Pusat Unsrat Manado, Rabu (20/8/2025).

Pengambilan sumpah jabatan dilakukan pimpinan/tokoh agama dari mereka yang dilantik.

Pelantikan ini berdasarkan nomenklatur baru sesuai Permendiktisaintek (Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi) No. 5 Tahun 2025.

Perubahan nomenklatur ini, menurut Rektor Unsrat, adalah bagian dari upaya memperkuat tata kelola universitas, dari semula Fakultas Ilmu Sosial dan Politik kini menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Perubahan ini, tambahnya saat memberikan sambutan, menjadi penegasan akan pentingnya pengembangan dua bidang ilmu yang sama-sama strategis dalam menjawab tantangan bangsa.

Dikemukakan, Senat Fakultas memegang peran penting sebagai organ normatif dalam menjaga martabat akademik di fakultas. Karena itu, dipercaya Anggota Senat yang dilantik ini akan menunaikan amanah dengan penuh tanggung jawab, integritas dan dedikasi tinggi.

“Mari bersama- sama membangun Universitas Sam Ratulangi yang unggul, berdaya saing dan bermanfaat bagi masyraakat, bangsa dan negara,” ajak Rektor. (FA)

Meimonews.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melantik dan melakukan serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat tinggi Polri di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (19/8/2025).

Mutasi jabatan ini bertujuan untuk penyegaran organisasi sekaligus optimalisasi kinerja Polri dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.

Pejabat yang dilantik adalah Komjen Pol, Wahyu Widada sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Kabareskrim Polri Komjen Pol. Syahardiantono, Kabaintelkam Polri Komjen Pol. Akhmad Wiyagus, Astamaops Kapolri Komjen Pol Mohammad Fadil Imran, Kabaharkam Polri Irjen Pol Karyoto, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri, Kadivhubinter Polri Brigjen Pol. Amur Chandra Juli Buana.

Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, Kapolda Kaltara Brigjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Widodo, Kapolda Maluku Irjen Pol. Dadang Hartanto, Kapolda Banten Brigjen Pol. Hengki, Kapolda Aceh Brigjen Pol. Marzuki Ali Basyah, dan Kapusjarah Polri Kombes Pol. Bagas Uj Nugroho.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol, Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan, rotasi dan mutasi di tubuh Polri merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan kinerja.

“Mutasi jabatan ini adalah hal yang wajar dalam organisasi Polri. Tujuannya untuk penyegaran, peningkatan kinerja, sekaligus penyesuaian kebutuhan organisasi dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin beragam,” ujarnya.

Ditambahkan, dengan adanya rotasi ini diharapkan setiap pejabat yang baru dapat segera menyesuaikan diri dan melanjutkan program kerja yang sudah ada, serta menghadirkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. (*/AF)

Meimonews.com – Tim Jurusan Farnasi Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Manado menggelar Pengabdian Masyarakat (Pengabmas) di Kelurahan Marawas, Minahasa, Rabu (16/8/)2025).

Kegiatan pengabmas ini merupakan salah satu perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang wajib dilaksanakan oleh institusi pendidikan tinggi.

Poltekes Kemenkes Manado sebagai institusi pendidikan tinggi vokasi yang ada di Sulawesi Utara mewujudkan salah satu misinya yaitu menyelenggarakan pengabmas yang berdasarkan penelitian untuk kesejahteraan masyarakat, yang dilaksanakan secara rutin.

Kegiatan pengbmas kali ini dilaksanakan di salah satu rumah warga di Lingkungan 2 dengan tema Pelatihan Pengolahan Jahe Merah dan Kulit Buah Naga Menjadi Permen Jelly Sebagai Alternatif Pengobatan Penyakit Degeneratif.

Hadir pada kegiatan ini, Lurah Marawas Ronny V. Kiroyan dan jajarannya, Tim Pengabmas Jurusan Farmasi (dosen dan mahasiswa), serta sasaran masyarakat yaitu Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).

Dalam sambutannya ketika membuka kegiatan, Lurah menyampaikan apresiasi dan dukungan atas kegiatan yang dilaksanakan karena selain belum ada kegiatan serupa yang dilaksanakan di Kelurahan Marawas.

Kegiatan ini juga, menurutnya, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk dapat belajar bersama lewat pelatihan yang diberikan dalam memanfaatkan tanaman bahan alam yang ada di sekitar pekarangan rumah yang berguna bagi kesehatan.

Disampaikan juga melalui kegiatan ini menjadi bekal bagi ibu-ibu dalam meningkatkan penghasilan keluarga karena dapat dikembangkan menjadi potensi usaha.

Diharapkan kedepannya, kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan berkelanjutan.

Lurah menyampaikan terima kasih kepada Tim Pengabmas Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Manado yang diketuai Rilyn N. Maramis bersama anggota yakni Elvie R. Rindengan dan Nurningsih E. Suleman serta para mahasiswa.

Mewakili Poltekkes Kemenkes Manado Jurusan Farmasi sambutan disampaikan oleh Ketua SPI Poltekkes Kemenkes Manado Elisabeth N. Barung.

Pelaksanaan kegiatan pengabmas dimulai dengan pemaparan materi pelatihan oleh Ketua Tim Pengabmas dan dilanjutkan dengan praktik pembuatan sediaan permen jelly dari sari jahe merah dan sari kulit buah naga.

Masyarakat sangat antusias dan ikut terlibat dalam proses pembuatan permen jelly karena praktis dan mudah dibuat. Hasil yang diperoleh dari praktek pembuatan permen jelly dibagikan kepada masyarakat yang hadir.

Tim Pengabmas juga menyerahkan peralatan pembuatan permen jelly kepada pemerintah setempat untuk dapat digunakan oleh kelompok PKK.

Respon masyarakat terkait kegiatan yang dilaksanakan, mereka menyambut positif kegiatan pengabdian masyarakat ini karena menilai manfaat yang diberikan sangat besar dan dapat diaplikasikan secara mandiri.

Harapan masyarakat kedepan, kegiatan ini dapat terus dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan bahan obat alami yang berguna bagi kesehatan. (lex)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umun Pusat RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou Manado menggelar Workshop Peningjatan Mutu dan Keselamatan Pasien dalam Pemenuhan Standar Akreditasi di Aula Lantai 2 Kantor Pusat Administrasi rumah sakit, Selasa (19/8/2025).

Sebanyak 150 tenaga kesehatan dan pegawai administrasi dari berbagai unit di RSUP Kandou mengikuti kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RS Kandou Manado Yune Laukati selaku Plh. Dirut RSUP Kandou.

Dengan adanya workshop ini, diharapkan seluruh tenaga kesehatan dan pegawai RSUP Kandou dapat semakin solid dalam membangun budaya keselamatan pasien demi tercapainya layanan kesehatan yang lebih bermutu dan terpercaya bagi masyarakat.

‎Dalam sambutannya, Laukati menekankan pentingnya tanggung jawab seluruh jajaran rumah sakit untuk menghadirkan layanan kesehatan yang bermutu, aman, serta berorientasi pada kebutuhan pasien.

Sebagai rumah sakit rujukan tertinggi di Sulawesi Utara dan sekitarnya, sebutnya, kita memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan pelayanan kesehatan yang tidak hanya efektif, tetapi juga bebas dari risiko yang dapat dicegah.

“Peningkatan mutu dan keselamatan pasien bukan sekadar kewajiban administratif atau tuntutan akreditasi, tetapi adalah panggilan moral dan profesional kita,” ujarnya.

Ditegaskan, prinsip patient safety harus menjadi budaya bersama di RSUP Kandou, di mana setiap tenaga medis hingga staf penunjang memiliki kepedulian yang sama untuk mencegah insiden, melaporkan masalah, serta melakukan perbaikan berkelanjutan.

‎Workshop ini, menurutnya, menjadi wadah strategis untuk memperkuat pemahaman standar mutu dan keselamatan pasien sesuai regulasi Kementerian Kesehatan dan standar internasional, mengidentifikasi potensi risiko serta strategi pencegahan insiden, sekaligus mengembangkan inovasi pelayanan yang berorientasi pada kepuasan pasien.

Salah satu peserta workshop, perawat di Instalasi Rawat Inap RSUP Kandou, mengaku kegiatan ini memberi banyak wawasan baru.

“Materi workshop sangat relevan dengan tantangan sehari-hari di lapangan. Kami jadi lebih paham bagaimana mengenali risiko sejak dini dan mengambil langkah pencegahan. Harapannya, pelayanan kepada pasien bisa semakin aman dan berkualitas,” ujarnya.‎ (Fer)