Meimo News

Meimonews.com – Wanitia Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Pineleng mengandeng Laboratorium Prodia Manado menggelar Pemeriksaan Papsmear Gratis serta Seminar dan Edukasi Kesehatan.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Pastoran Paroki Pineleng, Sabtu (27/9/2025) ini diikuti 56 pengurus/anggota dari WKRI cabang lain dan masyarakat sekitar.

Kegiatan dibuka Ketua WKRI Cabang Pineleng Leyliana Makarawung di dampingi Jasinta Paat dan Novi Tangapo (Wakil Ketua dan Sekretaris Cabang).

“Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi ibu-ibu dan semoga ke depan semakin banyak kegiatan-kegiatan positif yang bisa kita laksanakan dan bermanfaat bagi banyak orang,” ujar Leyliana ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan. (elka)

Meinonews.com – Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polresta Manado mengadakan kegiatan sambang masyarakat dengan mendatangi sejumlah warga di kompleks Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo.

Ada tiga lokasi berbeda yang dikunjungi Sat Binmas Polresta Manado yang dipimpin Kasat Binmas AKP Tommy Jahpermandi David Rimbing dan tim di kompleks TPA tersebut. Ada sekitar 20 warga yang sempat bertatapmuka, secara terpissh, Jumat (26/9/2025).

Kasat Binmas dan Anggota Sat Binmas memberikan himbauan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat Sumompo untuk tetap menjaga situasi Kamtibmas dan jangan terprovokasi dengan orang atau kelompok masyarakat yang hanya akan membuat situasi menjadi tidak kondusif.

Kasat Binmas meminta agar masyarakat membuka dengsn sukarela akses jalan menuju ke TPA.

Masyarakat, sebut Kasat Binmas kepada Meimonews.com di kompleks Polresta Manado, usai kegiatan, meminta agar Walikota Manado Andrei Angouw, datang langsung di lokasi TPA Sumompo untuk dapat mendengarkan aspirasi dan keluhan warga di sekitar TPA

Kasat Binmas memberikan arahan kepada Bhabinkamtibmas untuk rutin berkomunikasi dan jalin hub dengan masyarakat untuk mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas

Yang hadir saat kegiatan sambang warga mendampingi Kasat adalah Kanit Binkamsa, Kasubnit Bhabinkamtibmas Polsek Mapanget serta Bhabinkamtibmas Polsek Mapanget yakni Aiptu Jawali, Aipda Richard Mandolang, dan Aipda Michael Wentuk.

Dari masyarakat komleks TPA Sumompo yang hadir di antaranya Novel Tapu (tokoh masyarakat, Sem Tarunuman (Ketua Adat Masyarakat Bantik Buha), dan Leo Sengkey (tokoh adat). (AF)

Meimonews.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti mengadakan kunjungan ke daerah Sulawesi Utara, untuk beberapa kegiatan.

Sebelum kembali kembali ke Jakarta, Mendikdasmen menyempatkan diri mendatangi SMA Negeri 8 Manado, yang berlokasi di Jalan Buha Kairagi 2 Kecamatan Mapanget, Manado, Jumat (26/9/2025).

Ketika tiba di kompleks sekolah, Mendikdasmen disambut tarian cakalele, nyong dan noni Smandel serta atraksi para siswa yang tergabung dalam gerakan Pramuka sekolah.

Di kompleks sekolah, Mendikdasmen di dampingi SKM Bidang Manajemen dan Kelembagaan, Dirjen PAUD Dikdasmen, Sesditjen PAUD Dikdasmen dan Direktur SMA memantau perkembangan pembangunan revitalisasi dengan anggaran Rp. 1,5 miliar

Secara seksama, Mendikdasmen di dampingi Direktur SMA dan tim melihat langsung kondisi yang ada dan mendengar penjelasan dari Kepala SMA Negeri 8 Manado Mediatrix Maryani Ngantung serta pelaksana dan pengawas proyek.

Setelah melihat kondisi yang ada dan mendengar penjelasan tersebut, Mendikdasmen menegaskan, menambah anggaran pembangunannya besar Rp. 250 juta.

“Ditambah Rp 250 juta sehingga anggaran pembangunannya menjadi Rp. 1,550 miliar,” ujar Mendikdasmen, yang disambut tepuk tangan pimpinan sekolah, sejumlah staf dan siswa, Kepala Dikda Sulut Femny Suluh, Kepala BPMP Sulut Febry HJ Dien, Kabid SMA Sri Ratna Pasiak, dan tamu lain.

Usai memantau proyek revitalisasi tersebut, Mendikdasmen dan rombongan melewati salah satu ruangan kelas yang ada para siswa yang tergabung dalam Palang Merah Remaja. Setelah berbincang sejenak dengan para siswa tersebut, Mendikdasmen memberikan pesan dan motivasi kepada mereka.

Setelah itu, Mendikdasmen dan rombongan menuju ke aula sekolah yang sudah ditunggu sejumlah siswa serta para guru dan staf, kemudian menuju ke sebuah gazebo untuk melihat produk Kamberu (Kampanye Bertani Urban) dan Taman Numerasi (Mahir Numersasi, Majukan Negeri).

Di gazebo ini, Mendikdasmen dan tim mendapat informasi seputar Kamberu (inovasi hijau, program unggulan sekolah) serta terkait apa yang ada di Taman Numerasi.

Sebelum meninggalkan kompleks sekolah, Mendikdamen menyempatkan menyumbangkan dua lagu bersama band siswa sekolah, di halaman sekolah, di bawah kerindangan pohon.

Mendikdasmen mengapresiasi siswa sekolah yang memiliki bakat seni dan memotivasi untuk terus berkarya di samping tetap semangat menempuh pendidikan untuk masa depan.

Kepada sejunlah wartawan, Mendikdasmen berhararap dengan adanya revitalisasi ini, bisa meningkatkan pemenuhan sarana dan prasarana di sekolah ini yakni pembangunan beberapa ruang kelas baru dan laboratorium, berlantai dua. (Fer)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) kembali mencatatkan capaian penting dalam upaya mencetak tenaga pendidik berkualitas dengan mengukuhkan 104 lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Gelombang 2 Tahun 2024.

Kegiatan yang dihadiri pimpinan universitas, pejabat pendidikan, dosen, guru pamong, staf serta keluarga lulusan ini diadakan di Hotel Peninsula Manado, Kamis (25/9/2025).

Pengukuhan ini menjadi bukti konsistensi Unima dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan profesionalisme guru di Indonesia.

Melalui PPG, para lulusan dibekali kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian, sekaligus semangat pengabdian sebagai pendidik yang berintegritas.

Rektor Unima Joseph Philip Kambey memimpin prosesi pengukuhan dan memberikan arahan strategis. Arahan dan pesan rektor menjadi peneguhan bahwa Unima menempatkan profesi guru sebagai pilar utama peradaban bangsa.

Rektor menekankan pentingnya peran guru dalam membentuk generasi cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman, sejalan dengan visi Unima sebagai perguruan tinggi unggul, mandiri, dan kompetitif.

Hadirnya lulusan PPG ini juga memiliki arti penting bagi Sulawesi Utara yang masih menghadapi kekurangan tenaga guru. Dengan sertifikasi profesi yang dimiliki, para lulusan diharapkan dapat berkontribusi dalam menjawab kebutuhan pendidikan, khususnya di daerah yang masih terbatas jumlah pendidiknya.

Selain itu, tantangan rendahnya literasi dan semangat belajar siswa di era digital menjadi perhatian penting. Para lulusan PPG didorong untuk menghadirkan inovasi dan kreativitas dalam pembelajaran sehingga teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana penunjang pendidikan.

Koordinator PPG Unima menegaskan, kehadiran program ini merupakan wujud komitmen universitas untuk mencetak guru profesional yang siap bersaing dan mengabdi di berbagai wilayah.

Dengan pengukuhan ini, Unima semakin meneguhkan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkontribusi nyata dalam membangun generasi emas Indonesia. (*/FA)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado lewat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarkat (LPPM) Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Gedung Pancasila Unima, Tondano, Kamis (25/9/2025).

Monev yang digelar dalam rangka mendukung program Kampus Berdampak dari Kementerian Kemdiktisaintek RI (Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi ini menjadi momen penting unntuk meninjau kemajuan riset dan PKM yang dibiayai Kemediktisantek

Rektor Unima Joseph P.hilip Kambey hadir dan memberikan dukungan langsung kepada para dosen dan mahasiswa peserta program.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan bazar kewirausahaan mahasiswa. Sejumlah produk seperti kopi, jajanan khas, dan aneka makanan dipamerkan dan dijual oleh mahasiswa. Rektor bahkan ikut membeli produk sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat inovatif mahasiswa.

Kepala LPPM Unima Armstrong F. Sompotan menjelaskan, Monev ini tidak hanya mengevaluasi output riset, tetapi juga mendorong agar hasilnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Penelitian tidak boleh berhenti di meja laboratorium. Harus berdampak, harus hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.

Tim reviewer internal diketuai Revolson A. Mege bersama para akademisi lintas bidang ilmu. Mereka mengevaluasi luaran riset dan PKM dari aspek kebermanfaatan, publikasi, dan kontribusi terhadap pembangunan daerah.

Melalui kegiatan ini, Unima semakin mantap dalam membangun ekosistem riset yang kuat, kolaboratif, dan berdampak, sejalan dengan visi sebagai kampus unggul dan relevan bagi masyarakat. (*/FA)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) melakukan pembekalan kepada mahasiswa yang akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Tahun 2025.

Kegiatan pembekalan dilaksanakan di Auditorium Maria Walanda Maramis, Rabu (24/9/2025) yang diawali doa bersama dipimpin Kepala UPA Perpustakaan Unima I. Paraaoran Tamba.

Peserta KKN tersebut berjumlah 1.308 orang yang terdiri dari 500 mahasiswa skema Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan 808 mahasiswa reguler.

Kegiatan pembekalan menghadirkan narasumber dari berbagai bidang, di antaranya Ketua IKAI Lemhanas Sulut, Wakil Bupati Minahasa Selatan, Asisten II Setda Kota Manado, Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan, serta pimpinan Unima.

Materi yang dibawakan menyoroti ketahanan nasional, pembangunan berkelanjutan, literasi, dan peran mahasiswa dalam inovasi dan pengabdian masyarakat.

Kegiatan turut dihadiri jajaran pimpinan Unima, para dekan, sekretaris senat, dosen pembimbing lapangan, serta undangan lainnya.

Selesainya pembekalan, ribuan mahasiswa Unima siap terjun ke desa-desa di Sulawesi Utara untuk menebarkan semangat literasi, memperkuat peran kampus di tengah masyarakat, dan menjadi agen perubahan di lapangan

Kepala LPPM Unima Armstrong F. Sompotan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung, termasuk Perpustakaan Nasional RI, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta pimpinan universitas.

Amstrong berpesan agar mahasiswa menjaga nama baik almamater dan menghadirkan manfaat nyata di tengah masyarakat.
“KKN ini bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi ruang untuk belajar langsung dari masyarakat,” ujarnya.

Rektor Unima Joseph Philip Kambey melalui Wakil Rektor Bidang Akademik Mister Gidion Maru mengingatkan mahasiswa pentingnya literasi sebagai bekal hidup. “Buku adalah guru paling sabar dan teman paling konstan. Melalui KKN ini, mahasiswa harus memastikan pengetahuan itu benar-benar sampai dan berguna bagi masyarakat,” ujarnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Unima Lenny Leorina Evinita, ketika menutup kegiatan menyampaikan terima kasih kepada seluruh narasumber dan mengingatkan mahasiswa untuk siap menghadapi tantangan di lapangan. “Semoga bekal ilmu ini menjadi modal berharga dalam membawa perubahan positif di masyarakat,” ujarnya. (*/FA)

Meimonews.com – Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Oktovian Berty Alexander Sompie menegaskan, Program Beasiswa Mahasiswa Nusantara adalah program strategis pemerintah untuk menciptakan Sumber Daya Manusia yang unggul dan berdaya saing.

Hal tersebut ditegaskan Rektor Unsrat pada acara pembukaan Pembekalan Studi bagi Penerima Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Tahun 2025 di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (25/9/2025).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Ketua Tim PPI Asrama Mahasiswa Nusantara ID Simarmata ini berlangsung tiga hari hingga Sabtu (27/9/2025).

Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie saat memberikan sambutan

AMN, sebut Rektor, adalah wadah menumbuhkan rasa kebangsaan, toleransi, gotong royong, dan belajar hidup bersama untuk menjadi bekal berharga membentuk kalian menjadi pemimpin masa depan yang berwawasan luas.

Rektor berharap, pembekalan studi ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para mahasiswa AMN tersebut.

Diketahui, AMN adalah wadah untuk menyatukan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia, dan dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 106 Tahun 2021.

AMN didirikan sebagai wadah untuk mempersatukan mahasiswa dari berbagai suku bangsa, bahasa, kebudayaan, dan agama yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan dari berbagai perguruan tinggi. (AF)

Meimonews.com – Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) menunjukkan komitmennya yang kuat terhadap pembangunan daerah dengan menandatangani serangkaian Perjanjian Kerja Sama (PKS) strategis dengan empat kabupaten di Provinsi Gorontalo sepanjang bulan September ini.

PKS utama yang disepakati adalah mengenai Pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), yang merupakan langkah vital dalam efisiensi tata kelola keuangan daerah.

Rentetan penandatanganan PKS ini dimulai dengan Kabupaten Pohuwato pada Senin (15/9/2035) dan diikuti Kabupaten Boalemo pada Kamis (18/9/2025).

BSG kemudian melanjutkan kerjasamanya dengan Kabupaten Gorontalo pada Rabu (24/9/2025) dan berpuncak dengan Kabupaten Gorontalo Utara pada Kamis (25/9/2025)..

Selain PKS pengelolaan RKUD, kerjasama ini juga mencakup bidang lain yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, yakni Penempatan Dana Deposito serta Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang direkomendasikan oleh pemerintah daerah.

Kolaborasi ini menegaskan peran BSG sebagai mitra utama pemerintah daerah dalam menggerakkan sektor riil dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Apresiasi dan Komitmen BSG menanggapi kepercayaan yang diberikan, Komisaris Utama BSG Ramoy M. Luntungan menyampaikan rasa terima kasihnya.

“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan pemerintah dan masyarakat Gorontalo kepada BSG,” ujar Ramoy, menggarisbawahi pentingnya dukungan ini bagi operasional dan misi bank.

Direktur Utama BSG Revino M. Pepah, menekankan komitmen berkelanjutan bank untuk terus memperbaiki diri dan memberikan layanan terbaik..

“BSG memang bukan bank yang sempurna, tapi akan selalu berusaha dan memberikan yang terbaik untuk melayani pemerintah dan masyarakat,” tegas Pepah, menjanjikan dedikasi penuh BSG dalam mendukung pembangunan daerah, terutama melalui penyaluran KUR yang ditargetkan untuk UMKM.

Dengan ditandatanganinya 4 PKS ini, BSG memperkuat posisinya sebagai motor penggerak ekonomi regional, siap melayani kebutuhan perbankan pemerintah dan masyarakat di Sulawesi Utara dan Gorontalo. (Afer)

Meimonews.com – Penutupan akses ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) oleh aliansi kelompok masyarakat memicu persoalan serius di Kota Manado. Akibat aksi sepihak ini, sampah menumpuk di berbagai sudut jalan, menimbulkan bau menyengat, menciptakan pemandangan kumuh , serta meresahkan warga.

Tindakan aliansi masyarakat dinilai sumber kepada Meimonews.com via WhatsApp, Kamis (24/9/2025) pagi, merugikan kepentingan publik. Alih-alih menyampaikan aspirasi dengan cara persuasif, aksi menutup TPA justru menjadikan masyarakat luas sebagai korban.

Warga Manado, sebutnya, kini, harus berhadapan dengan ancaman kesehatan, mulai dari penyebaran penyakit hingga pencemaran lingkungan, akibat sampah yang tidak terangkut.

“Pemerintah Kota Manado menyayangkan sikap aliansi masyarakat yang mengabaikan dampak sosial luas. Aparat bersama instansi terkait berupaya melakukan mediasi agar akses ke TPA segera dibuka kembali, sehingga pelayanan kebersihan kota dapat berjalan normal,” ujarnya.

Masyarakat berharap, kepentingan umum tidak lagi dijadikan alat tekan oleh kelompok tertentu, sebab dampaknya langsung dirasakan oleh nasyarakat

Salah seorang warga Sario menegaskan, sampah sudah dua hari tidak terakut. “Kalau penyebabnya karena TPA ditutup, seharusnya aliansi kelompok tersebut lebih mendahulukan kepentingan umum ketimbang kepentingan kelompok tertentu, dan cari solusi terbaik,” ujar Ventje

Pemerintah Kota Manado bersama aparat terkait terus berupaya mencari solusi agar permasalahan ini segera teratasi. Dialog dengan perwakilan aliansi masyarakat pun tengah ditempuh guna membuka kembali akses ke TPA.

Masyarakat berharap agar persoalan ini dapat segera diselesaikan, mengingat penumpukan sampah bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi memicu masalah kesehatan dan lingkungan yang lebih serius. (*)

Meimonews.com – Karyawan Bank SulutGo (BSG) kembali mengukir prestasi gemilang di ajang Frontliner Championship BPDSI (Bank Pembangunan Daerah seluruh Indonesia) tahun 2025 di Jakarta, pekan lalu.

Acara bergengsi yang diikuti perwakilan bank-bank daerah se-Indonesia ini menjadi wadah untuk mengukur dan mengapresiasi kinerja terbaik para garda terdepan di industri perbankan.

BSG mengirimkan tiga perwakilan terbaiknya yang siap bersaing di kategori teller, customer service, dan satpam. Ketiga perwakilan tersebut adalah Vanessa Milana Lumangkun, Marco Sanny Junior Oscar, dan Rivay Richard Agus. Kerja keras dan dedikasi mereka berbuah manis dengan pencapaian yang membanggakan.

Salah satu prestasi paling menonjol diraih oleh Marco Sanny Junior Oscar yang berhasil meraih Juara 2 Teller Terbaik. Kemenangan ini membuktikan keunggulan Marco dalam memberikan pelayanan prima, ketepatan transaksi, dan profesionalisme di hadapan dewan juri.

Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengangkat nama BSG di kancah nasional.

Selain itu, apresiasi khusus juga diberikan kepada Vanessa Milana Lumangkun yang meraih penghargaan The Best Dresscode Wanita.

Penghargaan ini diberikan atas penampilan Vanessa yang anggun, profesional, dan mencerminkan citra positif BSG sebagai institusi perbankan yang modern dan berkelas.

Direktur Utama Bank SulutGo Revino M Pepah menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas prestasi yang diraih oleh para karyawannya.

“Pencapaian ini adalah bukti nyata komitmen kami dalam mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas. Kami akan terus mendukung dan memotivasi seluruh frontliner kami untuk terus memberikan yang terbaik bagi nasabah dan perusahaan,” ujarnya.

Prestasi yang diraih oleh Marco dan Vanessa diharapkan dapat menginspirasi seluruh karyawan BSG untuk terus meningkatkan kompetensi dan memberikan pelayanan terbaik.

BSG berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan demi kepuasan nasabah dan kemajuan industri perbankan di Sulawesi Utara dan Gorontalo. (Afer)