Meimonews.com – Walikota Manado mengingatkan kembali cita-cita para pendiri bangsa yaitu berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi dan berkepribadian dalam berkebudayaan.
“Kebudayaan harus menjadi perekat, bukan pemisah,” ujar Walikota ketika membuka kegiatan Festival Seni Budaya Jaton XIX Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Basket Kawasan Megamas Manado, Kamis (2/10/2025).
Festival yang berlangsung hingga Sabtu (4/10/2025) ini didukung penuh oleh Pemerintah Kota Manado melalui Dinas Pariwisata dan diikuti ribuan masyarakat beretnis Jaton dari berbagai wilayah.
“Budaya harus kita jaga dan rawat. Kebudayaan itu harus mempersatukan, bukan mengkotak-kotakan,” ujar Walikota.
Orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini berharap, generasi muda Jaton mampu melestarikan budaya sekaligus menjadi agen pemersatu di tengah masyarakat.
“Saya mengharapkan orang Jaton yang tinggal di luar daerah dapat membawa kesan baik dari Kota Manado ke tempat tinggal masing-masing,” ujarnya.
Mantan Ketua DPRD Sulut ini menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya festival ini di Kota Manado.
“Festival ini baru pertama kali diadakan di Kota Manado. Tahun lalu, saat audiensi dengan panitia, saya menawarkan pelaksanaannya di sini,” ungkap.AA, sapaan akrab Walikota Manado.
Hadir dalam kegiatan ini, Anggota DPRD Sulut Amir Liputo, Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado Esther Mamangkey, tokoh adat dan tokoh masyarakat Jaton, serta undangan lainnya. (elka)
Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menyampaikan apresiasi kepada BPSDMP Kominfo Manado atas terselenggaranya Pelatihan Government Transformation Academy (GTA) sebagai bagian dari program Digital Talent Scholarship (DTS) 2025.
Hal tersebut disampaikan Walikota Manado ketika menutup kegiatan yang diselenggarakan BPSDMP Kominfo Manado bekerjasama dengan Pemerintah Kota Manado, Kamis (2/10/2025).
Kegiatan yang diadakan di Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Kominfo Manado ini mengangkat tema Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di Pemerintahan.
“Pemanfaatan teknologi AI sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat daya saing pemerintah daerah (Pemda),” ujar Walikota.
AI, menurut Walikota, bukan untuk menghentikan kehidupan kita, tetapi untuk membuat kita mampu bersaing.
Dikemukakan, pemerintah juga harus bersaing, baik dengan daerah lain maupun dalam skala global. “Jika tidak memanfaatkan AI, kita akan tertinggal dan kalah bersaing,” ujarnya.
Mantan Ketua DPRD Sulut ini berharap, para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di instansi masing-masing.
“Dengan AI, pelayanan bisa lebih efisien. Yang penting adalah bagaimana kita berkomunikasi dan menggunakan teknologi ini untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk hal-hal negatif seperti penyebaran hoaks,” sebutnya.
Turut hadir dalam kegiatan yang diikuti perwakilan perangkat daerah ini adalah Kepala Dinas Kominfo Kota Manado Noviyanti Mongkau dan Plt. Kasubag Umum BPSDMP Kominfo Manado Qurata Ayuni. (elka)
Meimonews.com – Suatu kepercayaan berharga diterima Kepala SMA Negeri 8 (Smandel) Manado Mediatrix Mariyani Ngantung dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Sulut.
Pada program pelatihan khusus bagi calon kepala sekolah yang diadakan BGTK baru-baru tersebut, Mediatrix dipercayakan menjadi mentor.
Selama sesi mentoring, Kepala Sekolah Penggerak ini membagikan pengalaman manajerial, tantangan, serta solusi yang sangat berharga selama kurang lebih 18 tahun menjabat sebagai kepala sekolah di jenjang SMA.
Para bakal calon kepala sekolah juga diundang langsung ke SMA Negeri 8 Manado untuk melihat secara langsung manajemen sekolah dalam tataran perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program kerja, perkembangan sarana-prasarana, bagaimana membangun relasi dengan pihak lain demi memajukan sekolah, serta manajemen keuangan.
Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memantapkan pemahaman dan memperkuat keterampilan pengelolaan sekolah bagi para calon kepala sekolah di Sulawesi Utara. (Fer)
Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar acara pembukaan Dies Natalis ke-61 yang dibuka pelaksanaannya oleh Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie.
Acara pembukaan yang diadakan di Lapangan Unsrat, Jumat (3/10/2025) ini diikuti Wakil-wakil Rektor, pimpinan dan staf lingkungan Unsrat, Dekan-dekan dan pimpinan dan staf fakultas, sejumlah ASN/THL, perwakilan BEM Unsrat dan undangan lainnya.
Tahun ini, penyelenggara kegiatan adalah empat unit kerja yakni Program Pascasarjana, Fakultas Kedokteran yang dipimpin Billy Kepel, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (Victor Lengkong), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (Geral Tamuntuan) serta Program Pascasarjana (Markus Talintukan Lasut/Ketua Panitia).
Acara pembukaan yang ditandai pemukulan tetengkoren oleh antara lain Rektor, dan Wakil-wakil Rektor ini diwarnai senam bersama dan atraksi dari fakultas-fakultas termasuk Cakalele dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB)
Peringatan hari jadi perguruan tinggi yang memiliki visi Bersama menata Universitas Sam Ratulangi menjadi universitas unggul dan berbudaya tahun ini akan diwarnai beberapa kegiatan.
Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie saat memberikan sambutan
Dalam laporannya, Lasut (Ketua Panitia) menjelaskan bahwa sebelum acara pembukaan ini, panitia pelaksana yang mewakili Unsrat telah terlibat dalam kegiatan bakti sosial Kodam XIII/Mdk yakni Pasar Murah pada tanggal 20 dan 21 September lalu.
Kemudian, akan mengadakan ziarah ke makam para pendahulu/mantan Rektor, Pengabdian pada maayarakat, Expo (menampilkan semua pencapaian oleh civitas akademika Unsrat), Olahraga seperti pertandingan tenis eksekutif, catur, dan fun run, dan Seminar ilmiah serta acara puncak.
Ketua Panitia Dies Natalis ke-61 Unsrat Markus Talintukan Lasut saat memberikan laporan
Rektor Unsrat dalam sambutannya mengungkan, sejak berdiri pada tahun 1961, Unsrat telah tumbuh dan berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi terkemuka di kawasan Timur Imdonesia.
Usia 64 tahun bukanlah perjalanan singkat. “Selama enam dekade lebih, Unsrat telah berkobtribusi dalam mencetak sumber daya manusia unggul, melahirkan pemikiran akademis serta menjadi mitra pembangunan daerah dan bangsa,” ujarnya.
Oleh karenanya, patut bersyukur bahwa berkat kerja keras para pendiri, pimpinan, civitas akademika dan alumni, Unsrat tetap eksis dan terus bertranaformasi menghadapi dinamika zaman.
Wakil Ketua Panitia Dies Natalis ke-61 Unsrat Billy Johnson Kepel ketika menyampaikan ucapan terima kasih di acara penutup kegiatan
Terkait tema dies natalis tahun ini yakni Unsrat berdampak bagi negeri, Rektor menjelaskan tema ini mengandung makna yang sangat mendalam. Bahwa keberadaan universitas bukan hanya untuk menghasilkan lulusan tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat, daerah dan Indonesia.
Dampat tersebut, menurut Rektor, terlihat melalui Pendidikan yang menghasilkan lulusan berintegritas, inovatif dan adaptif; Penelitian yang menjawab persoalan lokal sekaligus memberi kontribusi pada isu global.
Selain itu, Pengabdian kepada masyarakat yang memperkuat peran Unsrat sebagai universitas kerakyatan; serta Kerjasama strategis dengan pemerintah, industri dan komunitas yang memperluas kiprah Unsrat di tingkat nasional dan internasional.
Di penutup acara pembukaan, sebelum sarapan pagi bersama, Wakil Ketua Panitia Billy Johnson Kepel (Dekan Faked Unsrat) menyampaikan terima kasih kepada Rektor dan jajaran, Dekan se-Unsrat dan pihak/mereka yang telah berpartisiasi dalam kegiatan ini. ((FA)
Meimonews.com – Berbagai terobosan terkait pengembangan akademik terus dilakuksn Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsrat Manado.
Setelah berhasil mendirikan dua program studi (prodi) magister yakni magister ilmu pemerintahan (MIP) dan Magister Administrasi Publik (MAP), kini fakultas berjulukan kampus reformasi itu akan mendirikan prodi Doktoral atau Strata 3 (S3).
Untuk mempersiapkan pendirian program tersebut, piminan fakultas mengadakan rapat koordinasi (Rakor) bersama para dosen bergeral doktor se-FISIP unsrat, di ruang rapat fakultas, Kamis (2/10/2025).
Salah satu keputusan rapat yang dipimpin Dekan FISIP Unsrat Ferry Markus Daud Liando adalah pembahasan tentang nomenklatur progran pembahasan sumber daya dosen, kesiapan sarana prasaran dan pasar sebagai sasaran pembelajaran.
Liando menjelaskan, pendirian S3 bukan hanya untuk kepentingan reputasi institusi FISIP, namun lebih kepada kepentingan FISIP dalam menjawab kebutuhan masyarakat terkait pengembangan ilmu pengetahuan. (FA)
Meimonews.com – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unsrat yang kini dipimpin Vannetia R. Danes memggelar pembukaan Dies Natalis ke-16 di kompleks fakultas, Kamis (2/10/2025).
Beberapa kegiatan diadakan di awal momen memperingati hari bersejarah tersebut, di antaranya jalan sehat yang diikuti pimpinan, staf dan civitas akademika fakultas serta undangan lainnya.
Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie yang diwakili Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Arthur Gehart Pinaria dalam sambutannya mengatakan, dies natalis adalah momen istimewa bukan hanya untuk merayakan ulang tahun fakultas.
Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat Arthur Gehart Pinaria
“Tetapi menjadi kesempatan untuk merefleksikan perjalanan, pencapaian dalam mengembangkan ilmu kesehatan masyarakat, serta kontribusi bagi masyarakat Sulawesi Utara, bangsa bahkan dunia,” ujarnya.
Rektor berharap, dengan bertambahnya usia, Fakultas Kesehatan Masyarakat semakin matang dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas, semakin aktif dalam penelitian berdampak pada kebijakan kesehatan.
Selain itu, semakin nyata dalam mewujudkan masyarakat Sulawesi Utara yang lebih sehat dan sejahtera. (FA)
Meimonews.com – Menyemarakkan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama PT Bank Panin Tbk dan PT Bank SulutGo (BSG) menggelar kegiatan sosialisasi/edukasi keuangan bertajuk Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) yang secara khusus menargetkan kelompok penyandang disabilitas di Sulawesi Utara, Rabu (1/10/2025).
Acara yang berlangsung meriah dan penuh semangat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan disabilitas, memastikan mereka memiliki akses dan pemahaman yang setara terhadap produk dan layanan jasa keuangan.
Direktur Operasional BSG Louisa Parengkuan dalam sambutannya menyampaikan komitmen Bank SulutGo dalam mendukung program inklusi keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk para disabilitas.
“Bank SulutGo siap menjadi bank yang ‘ramah’ bagi disabilitas, memberikan layanan yang mudah diakses dan produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujarnya.
Kepala Seksi Disabilitas Dinas Sosial Sulut/Analisis Kebijakan Muda Rehabilitasi Sosial Muh. Subhan Langga menekankan pentingnya kolaborasi ini. “Kami mengapresiasi langkah OJK dan perbankan yang memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas melalui pengetahuan keuangan,” ujar Langga ketika memberikan sambutan.
Deputi Direktur Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Perlindungan Konsumen dan LMS OJK SulutGoMalut Budiman P. Siahaan, dalam sambutannya menegaskan, GENCARKAN merupakan inisiatif nasional OJK untuk menciptakan masyarakat yang cerdas dalam keuangan.
“Bulan Inklusi Keuangan adalah momentum bagi kita untuk memastikan bahwa hak setiap warga negara, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas, terpenuhi dalam mengakses layanan keuangan. Literasi yang baik adalah kunci agar tidak mudah terjerat investasi bodong atau pinjaman ilegal,” tegas Budiman.
Sesi utama sosialisasi diisi dengan penyampaian materi yang mudah dipahami oleh beberapa narasumber.
Gratia Marentek dari OJK menyampaikan edukasi mengenai pentingnya mengelola keuangan pribadi, mengenali produk-produk jasa keuangan resmi, dan tips menghindari penipuan.
Glenn Palar dari Bank SulutGo memberikan paparan praktis mengenai produk perbankan Bohusami Young yang dirancang inklusif dan cara mudah membuka rekening tabungan.
Puncak acara ditandai dengan pemberian Tabungan Bohusami Young dan Santunan secara simbolis kepada perwakilan peserta disabilitas.
Pemberian ini dilakukan oleh Komisaris BSG Jaclyn Koloay, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan nyata sektor jasa keuangan terhadap peningkatan kesejahteraan kelompok disabilitas.
Diharapkan, melalui kegiatan GENCARKAN ini, tingkat literasi dan inklusi keuangan para penyandang disabilitas di Sulawesi Utara dapat meningkat secara signifikan, yang pada akhirnya akan mendorong kemandirian ekonomi dan kesejahteraan mereka. (Afer)
Meimonews.com – Tim Capacity Building dan Study Visit TP2DD (Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah) Wilayah Sekarkijang mengapresiasi pengelolaan pasar di Kota Manado yang telah menggunakan sistem digital (digitalisasi).
Apresiasi tersebut disampaikan Koordinator Tim Gunawan (Pimpinan Bank Indonesia Jember) kepada Meimonews.com sebelum mengakhiri kunjungan Tim di Pasar Bersehati Manado, Rabu (1/10/2025).
“Ini bagus sekali. Kami banyak belajar dari Pemerintah Kota Manado, Perumda Pasar Manado bagaimana mengelola pasar yang baik dan benar, yang telah menggunakan digitalisasi,” ujarnya.
Tadi, sambungnya, pak Direktur Bisnis Perumda Pasar Manado (Jefry Salilo – Red) telah menjelaskan bahwa dengan digitalisasi sangat efisien dan pemasukkan bertambah banyak dan pasar-pasar jadi rapih.
Menurutnya, Tim banyak belajar di sini tentang digitalisasi, berbagai transaksi di pasar termasuk tempat parkir dan pembayaran sampah secara digital.
“Dengan penggunaan digitalisasi, penerimaan Pemerintah Kota Manado meningkat pesat dengan sistem digitalisasi itu,” tandas mantan pegawai BI Cabang Manado ini.
Disebutkan, dengan pemanfaatan digital ini, tadi disampaikan Direktur (Jeffry Salilo), jadi enak karena tinggal dipantau dari sistem, langsung terlihat penerimaannya, bisa terlihat kalau penerimaan berkurang dan masalahnya di mana.
Pernyataan Gunawan, mewakili Tim, tidak hanya berdasarkan penjelasan dari pihak Perumda Pasar Manado semata tapi setelah Tim meninjau dan berdialog dengan beberapa pedagang pasar serta melihat langsung penggunaan aplikasi digital Perumda Pasar Manado.
Tujuan Tim berkunjung ke Manado (dan juga ke Tomohon pada Kamis, 2 Oktober 2025), jelas Pelaksana Tugas Dirut Perumda Pasar Manado Jefry Salilo kepada Meimonews.com adalah pertama, untuk memperoleh informasi tahapan, kendala dan solusi elektronifikasi transaksi pemungutan retribusi serta kedua, memperoleh gambaran strategi sosialisasi inklusi digital masyarakat.
Tim yang berkunjung ke Pasar Bersehati Manado berjumlah belasan orang yang terdiri dari perwakilan BI Jember, Bapenda dan Bank Jatim Lumajang, Bapenda dan Bank Jatim Bondowoso, Bapenda dan Bank Jatim Situbondo, Bapenda dan Bank Jatim Banyuwangi dan Bapenda dan Bank Jatim Jember.
Tim diterima Salilo, yang sehari-harinya adalah Direktur Bisnis Perumda Pasar Manado, di dampingi Pimdiv Kerjasama Bisnis Dian Tangoi, Manager Pasar Bersehati Iwan Mantali dan staf serta Koordinator BI Manado Mutmainna dan Kabid IT Bapenda Manado Lufry Gerungan.
Diketahui, pasar/tempat usaha yang dikelola Perunda Pasar Manado adalah Pasar Bersehati, Pasar Pinasungkulan, Pasar Orde Baru Paal Dua, Pasar Buha, Shopping Centre, Jalan Roda, Pasar Wisata Kuliner Manado Bay, Pasar Wisata Kuliner Daseng Karangria, Malalayang Beach Walk dan Pasar Wisata Tematik Tongkaina. (elka)
Meimonews.com – Hari Terakhir program Keringanan Pajak Merah Putih Pemerintah Provinsi Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay, Bapenda Sulut pimpinan June E. Silangen dan jajaran berhasil mengumpulkan Rp. 5,805 miliar lebih untuk pajak daerah.
Sementara untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) berhasil dikumpulkan sebanyak Rp. 5,836 miliar lebih
“Khusus untuk hari terakhir program Keringanan Pajak Merah Putih yakni tanggal 30 September 2025, kami berhasil mengumpulkan Pajak Daerah sebesar Rp. 5.805.602.332, sementara untuk PAD berhasil dikumpulkan sebanyak Rp. 5.836.139.508,” ujar Sekretaris Bapenda Sulut Filma Paula Kepel kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Rabu (1/10/2025).
Sekretaris Bapenda Sulut Filma Paula Kepel
Mewakili Kaban June E. Silangen, Filma lantas merincikan pendapatan Pajak Daerah lewat program keringanan pajak tersebut khusus hari terakhir baik yang diperoleh lewat Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelola Daerah (UPTD PPD) se-Sulut maupun kantor pusat.
UPTD PPD Manado berhasil mengumpulkan sebesar Rp. 1,6 miliar lebih, Minahasa Rp. 508, 8 juta lebih, Bitung Rp. 389,2 juta lebih, Bolmutim Rp. 319,4 juta lebih, Minut Rp. 311,8 juta lebih, Tomohon Rp. 311,5 juta lebih, Minsel Rp. 281,4 juta lebih, Mitra Rp. 124,3 juta lebih, Kotabolsel Rp. 111,9 juta lebih, STS Rp. 22.4 juta lebih, dan kantor pusat Rp. 350,2 miliar lebih.
Untuk PAD (Pendaatan Asli Daerah) yang berhasil dikumpulkan sebanyak Rp. 5,836 miliar lebih tersebut berasal dari PKB Rp. 4,635 miliar lebih, BBNKB Rp. 556.295 juta lebih, PAP Rp. 247 juta, dan Opsen MBLB Rp. 613,322 miliar lebih.
Pimpinan Bapenda Sulut, sebut Filma, mengapresiasi kerja petugaa baik di tingkat UPTD PPD se-Sulut maupun kantor pusat yang telah bekerja dengan penuh semangat dan tanpa mengenal lelah.
“Khusus pada hari terakhir yakni Selasa, 30 September, petugas UPTD PPD melayani masyarakat sampai jam 4 dan 5 sore, kantor pusat sampai jam 9 malam, sementara petugas UPTD PPD Manado sampai jam 11 malam,” jelas Filma.
Ditambahkan, setelah pelayanan kepada masyarakat selesai, para petugas tidak langsung berhenti bekerja tapi meneruskan pekerjaan mereka untuk membuat rekapitulasi, laporan dan lain-lain. (elka)
Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie mengingatkan, sebagai insan akademik di Universitas Sam Ratulangi, kita memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya menghafal sila-sila Pancasila tapi juga mengamalkannya dalam kehidupan nyata.
“Sebagai insan kampus kita harus menjadikan Pancasila landasan berpikir, bersikap dan bertindak,” ujar Rektor sebagai Inspektur Upacara ketika memberikan sambutan pada upacara Hari Kesaktian Pancasila di halaman kantor pusat Unsrat Manado, Rabu (1/10/2025).
Pada upacara dengan komandan upacara Ronny Mandagi yang diikuti pimpinan, staf dan pegawai di lingkungan kantor pusat Unsrat ini, Kepala Biro Perencanaan, Kerjasama dan Humas Stella Avanti Reppi membacakan Pembukaan UUD 45 sementara Kepala Biro Akdemik dan Kemahasiswaan William Pangemanan membacakan Ikrar.
Rektor menegaskan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukanlah sekedar seremoni melainkan momentun refleksi untuk meneguhkan kembali komitmen kita terhadap Pancasila sebagai dasar negara, ideologi, sekaligus perekat bangsa Indonesia.
Momentum Hari Kesaktian Pancasila ini, sebut Rektor, hendaknya menjadi energi bagi kita untuk terus memperkuat integritas, menolak segala bentuk intoleransi, korupsi dan perpecahan serta mengokohkan rasa persaudaraan sebagai satu bangsa Indonesia.
“Hanya dengan demikian, cita-cita menuju Indonesia Raya, Indonesia yang maju, berdaulat, adil dan makmur dapat terwujud,’ ujar Rektor.
Rektor mengajak untuk menjadikan peringatan ini sebagai pengingat sekaligus peneguhan bahwa Pancasila adalah perekat bangsa dan tugas kita bersama adalah menjaga dan mengamalkannya sepanjang hayat.
Terkait tema peringatan tahun ini yakni Pancasila perekat bangsa menuju Indonesia Raya, Rektor menjelaskan, tema ini mengingatkan kita semua bahwa dalam keragaman suku, budaya, bahasa dan agama, Pancasila hadir sebagai kekuatan pemersatu, penuntun arah pembangunan serta sumber nilai dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sejarah telah mengajarkan kepada kita bahwa bangsa Indonesia pernah menghadapi berbagai ujian, ancaman bahkan rongrongan terhadap ideologi Pancasila.
Namun, berkat kesadaran kolektif, semangat persatuan serta pengorbanan para pahlawan dan pendahulu kita, Pancasila tetap tegak sebagai ideologi negara yang tidak tergantikan. (FA)