Meimo News

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw dsn Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado Ny. Irene Angouw-Pinontoan mengikuti ibadah menyambut Natal Yesus Kristus di Rumah Dinas Walikota Manado, Senin (15/12/2025).

Hadir dalam ibadah ini, Ketua DPRD Kota Manado Aaltje Dondokambey, Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Manado Ny. Syenny Dandel-Tamuntuan, para Kepala SKPD, serta pengurus Tim Penggerak PKK, DWP, PMI, Dekranasda, dan Pokja PAUD Kota Manado, serta undangan lainnya.

Ibadah nenyambut Natal Yesus Kristus yang mengusung tema Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga ini dipimpin Ketua BKSAUA Kota Manado Pdt. Judi Tunari.

Dalam sambutan Natalnya, Walikota Manado menyampaikan ucapan selamat menyambut Natal Yesus Kristus Tahun 2025 serta menyongsong Tahun Baru 2026.

Walikota berharap agar semangat Natal dapat menjadi terang dalam kehidupan pribadi, pelayanan, dan pengabdian kepada masyarakat, serta membawa terang bagi Kota Manado.

“Makna perayaan Natal ini kiranya menjadi terang bagi seluruh warga masyarakat Kota Manado,” ujar mantan Ketua DPRD Sulut ini. (FA)

Meimonews.com – Uskup Manado Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC di dampingi belasan imam/pastor memimpin misa Yubeliun Orang Muda Keuskupan Manado di Emmanuel Amphiteater Lotta Kabupaten Minahasa, Sabtu (13/12/2025).

Sekitar 1.000 orang muda Katolik (OMK) perwakilan paroki-paroki di Keuskupan Manado (yang tersebar di provinsi Sulawesi Utara, provinsi Gorontalo dan provinsi Sulawesi Tengah) mengikuti misa tersebut.

Sebelum memberikan berkat pengutusan di akhir misa, Mgr. Rolly menyemangati para OMK yang adalah masa depan gereja.

Kehadiran OMK-OMK dari daerah-daerah yang cukup jauh seperti dari Stasi Beteleme (Sulawesi Tengah) yang jaraknya 170 kilometer dari Manado ini, menurut Mgr. Rolly, hendaknya menjadi penyemangat bagi OMK-OMK lainnya.

Mereka mulai melangkah dengan langkah-langkah kecil (tapi memiliki danpak besar untuk kemajuan). Mereka bercermin dari Sta. Theresa dari Kanak-kanak Yesus.

Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC saat menerima Salib Suci yang diarak dari Taman Bunga Warembungan ke Emmanuel Amphiteater Lotta

Mgr juga memotivasi para OMK untuk bersemangat dalam berkarya untuk masa depan. Diberikan contoh bagaimana orang-orang tua (bapak-bapak dan ibu-ibu) tetap berkarya di usia mereka, walau sudah tua. Bahkan ada yang sudah lansia tapi tetap bersemangat, seperti syair lagu ‘sapa bilang lansia tidak berguna.’

Para OMK terus merespon kalimat-kalimat motivasi Uskup dengan bertepuk tangan yang cukup panjang sebagai bentuk apresiasi.

Uskup berharap dengan peziarahan pengharapan di tahun Yubileum ini para OMK termotivasi untuk melangkah, menatap masa depan dengan penuh semangat.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com usai memimpin misa, Mgr. Rolly menjelasksn, OMK Keuskupan Manado memgadakan Jubilee of Youth (JOY) Tahun 2025 yang mengangkat tema Bersukacitalah dalam Pengharapan ingin agar peziarahan harapan dalam perjalanan sebagai orang beriman bahwa Tuhan pasti menyertai kita.

Disebutkan, Dia (Tuhan) sudah menyertai kita sebelumnya, Dia (Tuhan) setia dalam mendampingi kita. Oleh karena itu, ditanamkan dalam pengharapan kita bahwa Tuhan senantiasa menyertai kita khususnya orang muda katolik sgar memberikan mereka pengharapan bahwa Tuhan tidak membiarkan.

Sebelum prosesi Salib Suci Yubileum di Taman Bunga Warembungan yang dipimpin Modertor OMK Kevikepan Tombulu/Koordinator Penasehat LC KM Pastor Windy Tangkuman Pr. belasan pengurus OMK Paroki mendapat pembekalan semangat dari Ketua PUKAT Keuskupan Manado /sponsor kegiatan Jimmy Asiku.

Jimmy ‘membakar’ semangat para OMK untuk menatap masa depan yang cerah lewat persiapan-persiapan diri, mengasah kemampuan dan kreatif dalam menghadapi perkembangan zaman.

Menurut pengusaha sukses yang aktif dalam kegiatan kerohanian ini, ada banyak hal yang bisa dibuat para OMK. Harus berusaha dengan penuh semangat. Harus pantang menyerah.

Ketua PUKAT Keuskupan Manado Jimmy Asiku saat ‘membakar’ semangat belasan OMK Paroki Keuskupan Manado di kompleks Taman Bunga Warembungan

Sebelum pelaksanaan misa, sekitar 600 OMK perwakilan paroki-paroki melakukan prosesi Salib Suci Yubelium dari Taman Bunga Warembungan menuju Amphiteater. Mereka, yang diantar petugas Legio Christi Keuskupan Manado (LC KM) berjalan kaki jalan di sebagian jalan Desa Warembungan dan Desa Pineleng menuju lokasi pelaksanaan misa.

Prosesi dan misa OMK Keuskupan Manado ini merupakan kegiatan Jubileum of Youth (JOY) Keuskupan Manado Tahun 2025 yang diselenggarakan Komisi Kateketik Keuskupan Manado dengan mengusung tema Bersukacitalah dalam Pengharapan.

Hadir pada pembukaan prosesi Salib Suci Yubileum yang dipimpin Pastor Windy adalah Jimmy Asiku, Sekretaris Camat Pineleng Aldi RJ Pungus, serta Vencentius Mamarodia, Jefifani Mawei dan Budiharto Prawira (Koordinator Umum, Wakil Koordinator Umum dan Bendahara Umum LC KM).

Dalam kata pengantarnya, Windy mengatakan, dengan perayaan yang meriah dan mulia ini, kita mengawali Perayaan Ekaristi Kudus dengan pemghormatan Salib Suci Tuhan kita Yesus Kristus dan akan diarak dengan meriah di perayaan ini.

“Perarakan meriah ini hendaknya mengingatkan akan Tuhan yang senatiasa hadir, menjaga, menolong dan melimpahkan berkat dan rahmatNya selama kita hidup,” ujarnya.

Kita juga, sambung Pastor Paroki Warembungan ini, diajak untuk mengingat bahwa Ia (Allah) adalah Raja atas semesta alam. Ia merajai hati kita dan seluruh hidup kita.

Kehadiran di tempat ini, yang menandai Tahun Yubelium dengan kemeriahan dalam doa-doa dan puji-pujian kepada Allah yang sejak awal menuntun umat manusia hingga bangsa Israel padang gurun dan akhirnya masuk Tanah Terjanji dengan tuntunan tiang api bernyala dan kini kita berjalan bersama dengan dituntun oleh Dia sendiri melalui puteraNya, Yesus Kristus yang telah mengorbankan diriNya di atas kayu salib demi keselamatan setiap orang yang percaya kepadaNya dan seluruh alam ciptaanNya.

“Kita juga kelak akan dituntunNya masuk ke dalam rumahNya yang penuh sukacita abadi dalam kemuliaan Allah Bapa sebab Dia adalah Jalan, Kebenaran dan Hidup,” ujarnya. (elka)

Meimonews.com – Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Sulut Kombes Pol. FX Winardi Prabowo mendampingi Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus meresmikan Kios Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Maju Sulut di Pasar Bersehati Manado, Jumat (12/12/2025).

Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Pimpinan Wilayah Perum Bulog SulutGo, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulut, Kasdam XIII Merdeka, Danrem 131/Santiago Manado, Kepala Dinas Pangan Sulut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut serta Satgas Pangan Polda Sulut.

Menurut Dirreskrimsus, Kios TPID hadir sebagai pengontrol ketersediaan dan harga pangan. “Hari ini kami mendampingi Pak Gubernur dalam peresmian Kios TPID di Pasar Bersehati,” ujarnya.

Kios ini, sebut Winardi, untuk mengawasi ketersediaan dan harga pangan yang ada di pasar. Tujuannya agar dapat dipantau ketersediaan bahan pangan dan menjaga stabilitas harga pangan.

Apalagi, tambahnya, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, harga pangan cenderung meningkat. Oleh karena itu, kehadiran TPID ini sangat penting sebagai fungsi kontrol.

“Polda Sulut juga memiliki Satgas Pangan yang bersinergi dengan TPID untuk memastikan ketersediaan bahan pangan serta kestabilan harga bahan pokok,” tandas mantan Kepala Bidang TIK (Teknologi, Informasi dan Komunikasi) Polda Sulut ini.

Usai peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan inspeksi harga dan ketersediaan bahan pangan di Pasar Bersehati Manado. (AF)

Meimonews.com – Sekitar 70 Anggota Legio Christi Keuskupan Manado (LC KM) terlibat dalam kegiatan Jubilee of Youth Keuskupan Manado, Sabtu (13/12/2025).

Mereka yang terlibat dalam kegiatan yang mengusung tema.Bersukacitalah dalam Pengharapan ini berasal dari Paroki St, Petrus Warembungan, Paroki St. Johanes dan Cierbelius Lotta, Paroki St. Antonius Padus Kali, Paroki St. Fransiskus Xaverius Pineleng, dan Paroki Maria Ratu Damai Timohon.

Tim LC ini dipimpin langsung oleh Koordinator Umum LC KM Vencentius Mamoradia, Bendahara Umum Budiharto Prawira, Wakil Koordinator Umum Jefifani Mawei dan Koordinator LC Kevikepan Tombulu Christ Tinangon (Koordinator Lapangan) serta Koordinator Penasehat LC KM Pastor Windy Tangkuman Pr.

Pengamanan dilakukan mulai dari Taman Bukit Doa Warembungan (saat kegiatan pembukaan) dan lokasi perarakan peserta sepanjang jalan seputaran Pineleng hingga lokasi terakhir (tempat puncak acara di Kompleks Amphiteater Lotta).

Satu unit kendaraan bermotor (ranmor) roda 4 yqng dikemudikan Budiharto di dampingi Mamarodia memantu/mengawal perarakan dari depan.

Untuk kemudahan pengamaman, selain mengatur arus lalulintas di jalan desa dan jalan Manado – Tomohon, yang didukung Polsek Pineleng, petugas menggunakan sarana komunikasi seperti handy Talky (HT).

Pengamanan dan komunikasi dilakukan juga di lokasi acara pembukaan dan penutupan. Mereka memgatur agar acara berjalan aman, tertib dan lancar.

Ada pula pengamanan yang dilakukan petugas LC untuk lokasi sekitar tempat pengakuan dosa. Lokasi diamankan agar tidak sembarang orang masuk karena yang bisa masuk adalah mereka yang mau melakukan pengakuan dosa baik OMK maupun orang dewasa.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com di kompleks Lotta, Uskup menyampaikan apresiasi atas keterlibatan LC Keuskupan Manado dalam kegiatan JOY KM 2025.

“Luar biasa. Mereka menjalankan misinya. Mereka membantu, bagian dari pengabdian bagi gereja. Mereka mengawal orang-orang muda Katolik, yang merupakan masa depan gereja,” ujar Mgr. Rolly, sapaan Uskup. (elka)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut terkait dengan Tridharma Perguruan Tinggi.

Penandatanganan dilakukan Rektor Unima Joseph Philip Kambey dengan Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus di Wisma Negara Bumi Beringin Manado, Jumat (12/12/2025).

Hadir mendampingi Rektor, antara lain Wakil Rektor 1 Mister Gideon Maru, Wakil Rektor 2 Donal Matheos Ratu dan Wakil Rektor 3 Lenny Leorina Evinita.

Dari Pemprov Sulut yang mendampingi Gubernur adalah Sekprov Tahlis Gallang, Kadis Pendidikan Femmy Suluh, Plt Kadis Kesehatan Rima Lolong, Plt. Kadis Sosial Andra Mawuntu dan Plh Kadis Kominfo Denny Mangala.

 

Di momen tersebut terungkap proses pembentukan dua program studi (Prodi) baru di Unima yakni Prodi Kedokteran dan Prodi Pertanian.

Kepada wartawan, baik Rektor maupun Gubernur mengungkap bagaimana proses pembentukan dua prodi baru tersebut terutama perhatian dari Presiden Prabowo Subianto.

Gubernur mengatakan, Presiden cepat menanggapi rencana pembentukan prodi baru di Unima. Beberapa waktu lalu sudah ada tim dari keprisidenan untuk mengecek kesiapan pembentukan prodi baru tersebut.

“Karena Unima memiliki lahan yang luas dan kita juga sangat membutuhkan dokter di daerah Sulut dan juga kepentingan di Indonesia,” ujar Gubernur.

Oleh karena itu, Gubernur bersurat kepada Presiden, dan Presiden langsing meresponsnya dengan cepat. Tim Kementerian Kesehatan dan Kemendiktisaintek sudah datang ke sini beberapa waktu yang lalu.

“Tentunya, atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kami berterima kepada Presiden Republik Indonesia yang begitu cepat menanggapi harapan-harapan kami di Sulawesi Utara,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Rektor Unima. Gubernur Sulut, menurutnya, langsung memberikan rekomendasi ke Presiden tentang pembukaan dua prodi tersebut.

“Ini merupakan wujud nyata kepedulian pak gubernur yang ingin Sulawesi Utara begitu cepat maju dan kami (Unima) langsung merespons keinginan pak gubernur terutama untuk kepentingan kesehatan masyarakat Sulut, yang langsung direspons pak Presiden dan Menteri,” ujar Rektor.

Unima, sambung Rektor, langsung dihubungi untuk mempersiapkan segala sesuatu sehingga nanti pada tahun depan, kira-kira Mei 2026 izin operasionalnya bisa keluar dan Unima bisa melakukan penerimaan calon mahasiswa khususnya prodi kedokteran.

“Dan ini semua merupakan cita-cita kami semua yang sudah diwujudkan bapak Gubernur,” ujar mantan Wakil Rektor 2 Unima dan mantan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unima ini. (Lexie)

Meimonews.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Peraturan Perundang-undangan di Aston Hotel Manado, Kamis (11/12/2025).

Kegiatan yang sekaligua juga merupakan peningkatan kapasitas digitalisasi pendapatan ini dibuka pelaksanaannya ole Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen

Bimtek ini merupakan langkah strategis daerah dalam mendukung program Pemerintah Pusat mengenai percepatan dan perluasan digitalisasi daerah.

Sebanyak 10 Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pelayanan Pendapatan Daerah (UPTD PPD) Bapenda beserta jajaran mengikuti sesi pelatihan ini.

​Dalam sambutannya, June menyampaikan bahwa adopsi digitalisasi dalam sistem pendapatan daerah memiliki peran krusial. “Digitalisasi pendapatan tidak hanya akan mempermudah dan meningkatkan efisiensi di dalam pelayanan publik kepada masyarakat, namun yang lebih penting, ini adalah kunci untuk secara signifikan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita,” ujarnya.

​Pejabat karier yang kreatif ini menambahkan, melalui sistem digital, proses transaksi dan pelaporan pendapatan menjadi lebih transparan, akuntabel, dan meminimalisir potensi kebocoran.

Para peserta diharapkan dapat menyerap materi yang diberikan agar implementasi digitalisasi di unit kerja masing-masing dapat berjalan optimal, demi terwujudnya tata kelola pendapatan daerah yang modern dan efektif. (elka)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) mengadakan Forcus Group Discussipn (FGD) di salah satu hotel Manado, Kamis (11/12/2025).

Hadir dalam FGD ini perwakilan dari Unit-unit Kerja di lingkungan Unsrat serta Tim Zona Integritas.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie menegaskan, pembangunan Zona Integritas bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, tetapi merupakan komitmen konkret institusi dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang bersih, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan prima.

Oleh karenanya, Rektor mengajak seluruh pimpinan unit kerja dan Tim Zona Integritas untuk menjadikan momentum FGD sebagai titik percepatan, bukan sekadar rutinitas. (FA)

Meimonews.com – Tawuran Antarkampung di Kota Manado menjadi sorotan serius sepanjang tahun 2024-2025. Sumber mengurai benang kusutnya mulai dari akar masalah, kasusnya dan memberikan solusinya,

Dari kacamata sosiologi hukum, fenomena ini tidak sekadar aksi kekerasan, melainkan cerminan dari kompleksitas masalah sosial dan penegakan hukum di masyarakat.

“Insiden-insiden berdarah yang terjadi, seperti di Wonasa, Banjer, dan Kampung Ternate Tanjung, menjadi alarm bagi semua pihak untuk segera mencari solusi yang komprehensif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam percakapan dengan Meimonews.com di Manado, Kamis (11/12/2025), sumber lantas menjelaskan faktor sosiologis mengapa pemuda Manado terlibat tawuran.

Analisis sosiolog hukum menunjukkan beberapa faktor utama yang mendasari meningkatnya aksi tawuran di Manado.

Pertama, lemahnya kontrol sosial. Kurangnya pengawasan dan pembinaan dari keluarga, sekolah, dan masyarakat membuat perilaku menyimpang, termasuk tawuran, lebih mudah muncul.

Kedua, ketidakpercayaan pada hukum. Adanya kecenderungan main hakim sendiri di masyarakat karena kurangnya kepercayaan terhadap aparat penegak hukum menjadi pemicu warga memilih kekerasan.

Ketiga, kondisi sosial ekonomi. Kesenjangan sosial ekonomi dan minimnya lapangan pekerjaan melahirkan frustrasi di kalangan pemuda. Kekerasan menjadi pelampiasan atas rasa putus asa ini.

Keempat, provokasi dan balas dendam. Banyak insiden tawuran dipicu oleh provokasi dari pihak luar atau motif balas dendam atas kejadian sebelumnya. Beberapa kasus seperti di Kampung Ternate Tanjung, secara eksplisit dilatarbelakangi dendam.

Kelima, pengaruh negatif nedia dan miras. Media sosial sering disalahgunakan untuk menyebarkan tantangan dan provokasi, mempercepat eskalasi konflik. Selain itu, pengaruh minuman keras (miras) juga terbukti menjadi faktor pemicu keributan, seperti di Kelurahan Banjer.

Beberapa insiden tawuran yang sempat menggegerkan Kota Manado selang tahun 2024-2025 terdiri dari kejadian di Wonasa dan Banjer (Kelurahan Banjer & Pasar Unyil Tuminting) pada 25 Desember 2024 di mana Polresta Manado menangkap setidaknya 10 orang.atas kasus yang iipicu oleh minuman keras dan ketersinggungan (saat pengambilan obat keras di apotek).

Kejadian di Kampung Ternate Tanjung (Lorong Argentina, Kecamatan Singkil) pada 12 Oktober 2024 yang mengakibatkan dua korban, salah satunya meninggal dunia akibat tusukan senjata tajam dengan motif balas dendam terkait insiden sebelumnya.

Kejadian di Ternate Baru dan Ternate Tanjung pada 13 Oktober 2024 di mana seorang pemuda (AR, 20) tewas karena tusukan pisau akibat tawuran antar kelompok di perbatasan kelurahan.

Terkait dengan tindakan hukum dan solusi komprehensif, sumber menekankan perlunya tindakan tegas dari kepolisian terhadap pelaku tawuran.

Pelaku dapat dijerat dengan pasal-pasal yakni pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan, pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan, UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam.

Namun, penegakan hukum saja tidak cukup. Dibutuhkan solusi komprehensif yang melibatkan tindakan preventif (pencegahan) dan pendekatan alternatif.

Ada dua solusi yang ditawarkan yakni pertama, solusi preventif dan oemberdayaan. Diperlukan edukasi dan sosialisasi. Mengintensifkan penyuluhan hukum tentang dampak tawuran di sekolah dan komunitas, termasuk kampanye anti-tawuran di media sosial.

Diperlukan pula penguatan karakter. Penguatan pendidikan karakter dan nilai-nilai sosial di lingkungan keluarga dan sekolah sangat penting; Pemberdayaan Masyarakat. Program seperti pelatihan keterampilan dan bantuan modal usaha dapat mengurangi pengangguran dan frustrasi pemuda.

Selain itu, fasilitas positif. Menyediakan fasilitas olahraga dan kegiatan positif lainnya untuk mengalihkan energi pemuda dari kekerasan.

Kedua, peran tokoh masyarakat dan hukum.
Tokoh masyarakat memiliki peran krusial sebagai agen perdamaian dan perubahan; Mediasi dan Ddalog. Memfasilitasi dialog damai dan bertindak sebagai mediator untuk menyelesaikan konflik antar kelompok.

Perlu pula pembinaan. Memberikan pembinaan khusus kepada pemuda pelaku tawuran untuk mengubah perilaku mereka; kolaborasi. Bekerjasama dengan pemerintah, tokoh agama, dan pihak terkait untuk menciptakan lingkungan kondusif.

Selain itu, tidak melindungi pelaku. Tokoh masyarakat harus mendukung penegakan hukum dengan tidak melindungi warga yang terlibat tawuran; Pendekatan restoratif justice. Selain sanksi pidana, pendekatan restoratif justice yang fokus pada mediasi dan pemulihan hubungan antar kelompok juga dapat menjadi solusi jangka panjang.

“Dengan mengkombinasikan penegakan hukum yang tegas dengan upaya pencegahan dan peran aktif seluruh elemen masyarakat, diharapkan tawuran antar kampung di Manado dapat diatasi secara efektif dan berkelanjutan,” tandasnya. (AF)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) menggelar Sidang Terbuka Senat dalam rangka Wisuda Gelombang III Tahun Akademik 2025/2026.

Kegiatan yang dibuka pelakaanaannya oleh Barnabas Harold Ralph Kairupan ((Ketua Senat) ini diadakan di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (11/12/2025).

Hadir dalam kegiatan ini, antara lain Rektor Unsrat Oktovian Bertu Alexander Sompie,
para Wakil Rektor dan pimpinan lembaga Unarat, para Dekan, Inspektur Daerah Sulut Jemmy Stani Kumendong (mewakili Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn. Yulius Selvanus), wisudawan dan keluarga serta para anggota Senat Unsrat.

Kepada para wisudawan, Rektor Unsrat berpesan agar melangkah dengan pasti dan meyakini bahwa masa depan akan semakin cerah ketika bekerja dengan hati, integritas dan semangat pelayanan.

Rektor juga menegaakan, Unsrat sebagai almamater menaruh harapan agar para wisudawan menjadi terang dan duta kebaikan yang berdampak nyata bagi daerah Sulawesi Utara, bangsa Indonesia dan bagi dunia yang lebih luas.

Di momen membahagiakan ini, Rektor mengungkapkan bahwa di penghujung tahun 2025 ini, Dirjen Dikti Kemediktisaintek RI secara resmi memberikan persetujuan pembukaan Fakultas Kedokteean Gigi Unsrat.

“Ini merupakan tonggak sejarah bagi Unsrat,” ujar Rektor.

Gubernur Sulut dalam sambutannya yang disanpaikan Kumendong menyebutkan kontribusi nyata Unsrat sangat sangat nyata bagi pembangunan daerah mulai dari pengembangan riset, inovasi teknologi, pemberdayaan masyarakat hingga mencetak tenaga profesional yang tersebar diberbagai sektor.

Wisuda, menurut Gubernur, bukanlah garis akhir, melainkan garis start menuju babak baru kehidupan. Oleh kareannya, jangan berhenti belajar, bangun keberanian untuk mencoba hal baru, jaga integritas, dan bekerjalah dengan hati.

Selain itu, kembangkan relasi, karena kolaborasi adalah kunci pertumbuhan di era modern, dan anda harus mampu memberi kontribusi nyata. (FA)

Meimonews.com – Fakultas Peternakan Unsrat mengadakan Pemilihan Dekan Periode 2026-2030 di ruang rapat fakultas, Rabu (10/12/2025).

Pemilihan yang dilakukan dalam sidang senat fakultas tersebut diikuti tiga calon yakni Sintya JK Umboh, Nansi Margareth Santa dan Erwin Hubert Barton Sondakh.

Semua anggota senat fakultas hadir dan menggunakan hak suara mereka. Demikian pun hak suara Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie digunakan lewat Wakil Rektor 2 Roike Iwan Montolalu.

Setelah pemungutan suara selesai, terlihat prosentase suara terbanyak diraih Umboh yakni 73 persen atau 27 suara, mengalahkan dua lawannya. Sondakh meraih 19 persen atau 7 suara sementara Santa 8 persen atau 3 suara.

Terpilih sebagai Dekan baru, Umboh akan menggantikan Florencia Nerry Sompie, dekan periode 2022-2026

Pelantikan Dekan baru Fakultas Peternakan ini akan dilakukan bersamaan dengan pelantikan sejumlah dekan lain di lingkungan Unsrat pada Februari 2026. (FA)