Meimo News

Meimonews.com – Jika bepergian ke Kota Gorontalo dan sekitarnya atau ingin menikmati hiburan sesaat atau week-end, apa salahnyay bila mencoba mendatangi dan menginap di Grand City Hotel.

Hotel yang terletak di jalan Nani Wartabone No. 109 Kota Gorontalo ini memberikan layanan yang diyakini membuat yang datang atau menginap akan terus terpuaskan. Bahkan, akan balik lagi.

Betapa tidak, saat kedatangannya saja, petugas / karyawan hotel sudah menyapa dengan ramah dan memberikan pelayanan sesuai yang dibutuhkan.

Di bagian resepsion, kita tidak akan menunggu lama untuk mendapat pesanan kamar dan .langsung diantar ke kamar yang dituju. Barang-barang bawaanpun ikut diangkat.

Di hotel milik Elok Kurniawan ini memiliki sejumlah fasilitas. Kamar yang ada berjumlah 32 yang terdiri dari 14 superiors, 10 deluxe dan 8 suites.

Untuk superior, harga perkamarnya Rp. 220 ribu dengan fasilitas yang diberikan berupa shawer kamar mandi, AC, TV, TV kabel, air minum, telefon, pemanas air dan kulkas.

Untuk delux, harganya Rp. 330 ribu dengan fasilitas air panas untuk mandi, AC, TV, TV kabel, air minum, telefon, pemanas air dan kulkas.

Khusus untuk suite, harganya Rp. 412.500 dengan fasilitas air panas untuk mandi, AC, TV, TV kabel, air minum, telefon, pemanas air, kulkas serta snack.

“Disediakan extra bed seharga Rp. 100 ribu. Kami juga menyediakan makan pagi,” ujar Iin, salah satu karyawan hotel kepada Meimonews.con di kompleks hotel, Minggu (20/2/2022) pagi.

Di hotel ini tersedia fasilitas berupa welcome drink arrival, laundry serviced, hotel car, restaurant, meeting and conference facility.

Untuk paket pertemuan full board twin sharing 2 pax Rp. 650 ribu dengan fasilitas kamar, 2 kali coffee break, 1 kali makan siang, 1 kali makan malam termasuk ruang pertemuan. Untuk 1 pax Rp. 525 ribu dengan fasilitas sama seperti yang seharga Rp. 650 ribu.

Untuk paket sehari Rp. 160 ribu dengan fasilitas 2 kali coffee break, 1 kali makan siang dan 1 kali makan malam. Untuk setengah hari Rp. 85 ribu dengan fasilitas 2 kali coffee break dan 1 kali makan siang atau makan malam.

Untuk paket mini A Rp. 70 ribu dengan fasilitas 1 kali coffe break dan 1 kali makan siang. Untuk paket mini B Rp. 35 ribu dengan fasilitas 1 kali coffe break.

Disediakan pula catering box seharga Rp. 40 ribu (meal, water, fruit) dan snack box seharga Rp. 20 ribu (water, cakes).

Di hotel ini,.tersedia pula rental meeting room, only room rental Rp. 1 juta / 8 jam, minimum room rental Rp. 650 ribu / 3 jam.

Rate are inclusive standard room meeting equipment yakni in focus, screen, white board, board, masker, sound system, wireles.

Kapasitas ruang pertemuan maximum for theater style 80 orang, maximum for class room 50 orang, maximum for a shape class 40 orang.

“Room rental included government tax and serivice,” ujar Elok Kurniawan di satu kesempatan. (Lexie Kalesaran)

Meimonews.com – Kepemimpinan dan pengambilan keputusan sangat erat kaitannya. Sebab, dalam menjelaskan fungsinya sebagai pemimpin diharuskan mempu membuat keputusan dengan baik dan tepat.

Salah satu gaya kepemimpinan yang relevan dibahas dalam POF (Pekan Orientasi Fungsionaris) PMKRI Calon Cabang Gorontalo ini adalah kepemimpinan tim. Yaitu kepemimpinan gaya kepemimpinan yang berorientasi pada pengembangan tim yang kuat dan solid dalam mengemban berbagai tugas yang ada dalam organisasi.

Hal tersebut disampaikan Talulembang Sule, SH (Dewan Pertimbangan PMKRI Calon Cabang Gorontalo St. Yohanes Paulus II) ketika berbicara pada POF PMKRI Calon Cabang Gorontalo di sekretariat / margasiswa ormas tersebut, Minggu (20/2/2022).

POF PMKRI Calon Cabang Gorontalo yang diikuti belasan peserta termasuk DPC PMKRI Calon Cabang Gorontalo ini dilaksanakan Sabtu – Minggu (21-22/2/2022) dengan menampilkan sejumlah pembicara / narasumber termasuk Penasehat Rohani PMKRI Calon Cabang Gorontalo RD Ronny Singal yang adalah juga Pastor Paroki St. Kristoforus Gorontalo.

“Kepemimpinan tim merupakan gaya kepemimpinan yang diterapkan pada kepengurusan PMKRI yang dikenal dengan istilah kepemimpinan yang kolektif / kolegial yaitu sistem kepemimpinan yang melibatkan para pihak yang berkepentingan dalam mengeluarkan keputusan,” ujar Sule.

Mantan Ketua Presidium PMKRI Cabang Manado St. Thomas Aquinas ini menjelaskan, team work adalah sekelompok orang yang bekerja demi meraih sasaran / tujuan organisasi / kelompok. Mereka menikmati pekerjaan itu dan mampu meraih hasil terbaik berkualitas tinggi dari kerjasama mereka itu.

Ada 10 syarat team work,.menurutnya. Yaitu memiliki tujuan yang jelas, lingkungan kerja yang kondisif, gaya kepemimpinan yang terbuka, rasa memiliki yang tinggi, menghargai keunikan dari setiap anggota, mendorong kreativitas dan inovasi, mampu mengatasi konflik, menjalankan pola kepemimpinan partisipatif, membuat keputusan bersama-sama, tim terus memperbaiki diri dan bersama – sama.

“Kunci keberhasilan dari team work berada di tangan pemimpin,” tandas Sule yang membawakan materi berjudul Team Work, Empowerment dan Inovasi, yang dipandu Ketua Presidium PMKRI Gorontalo Jujur Marpaung.

Menurut Sule, ada tujuh proses / tahapan pengambilan keputusan yaitu pengenalan masalah, perumusan masalah, pencarian alternatif, pemilihan alternatif, pengambilan keputusan, evaluasi, dan solusi.

Berhubungan dengan empowerment, disebutkan, konsep empowerment (pemberdayaan) dikaitkan dengan adanya dua premise mayor yaitu ‘kegagalan’ dan ‘harapan.’

Kegagalan yang dimaksud adalah gagalnya model kepemimpinan dalam menanggulangi masalah manajemen organisasi sedangkan harapan muncul karena adanya alternatif – alternatif kepemimpinan yang memasukkan nilai – nilai kepemimpinan yang partisipatif.

Perilaku kepemimpinan partisipatif perlu dikembangkan organisasi PMKRI yakni pemimpin yang berkonsultasi dengan anggota (pengurus lainnya) dan menggunakan saran mereka sebelum mengambil suatu keputusan.

“Tujuan organisasi hanya dapat dicapai jika didukung oleh tim kerja yang baik. Metode untuk meningkatkan kinerja yaitu diskriminasi, pemberian harapan, pengembangan dan komunikasi,” ujar Sule.

Terkait dengan inovasi, dijelaskan, inovasi adalah alat bagi organisasi atau individua dalam menciptakan sumber daya baru untuk meningkatkan kinerja atau menghasilkan suatu produk baru.

Inovasi organisasi adalah sebuah adopsi gagasan atau perilaku baru dalam organisasi seperti produk atau jasa baru, teknologi baru, struktur dan sistem administrasi baru atau perencanaan dan program baru dalam organisasi. Inovasi membutuhkan proses dan waktu untuk mencapai tujuannya.

Kepemimpinan di PMKRI, ungkap Sule,.tidak boleh bersifat pasif. menunggu, reaktif tapi harus mampu beradaptasi dengan berbagai perkembangan dinamika sosial kemasyarakatan yang terjadi dan secara aktif mengkaji dan mengembangkan inovasi dalam pengembangan manajemen, pola pengkaderan dan strategi perjuangan

“Hal tersebut agar PMKRI mampu menghasilkan kader – kader yang disegani, militan dalam membela kepentingan gereja, bangsa dan negara berdasar empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika,” jelas Kabagops BIN Gorontalo ini.

Keberhasilan mewujudkan visi masa depan pengkaderan PMKRI, menurutnya, sangat bergantung dari kepemimpinan ada di tubuh PMKRI. Oleh sebab itu, perlu tingkatkan tim kerja yang solid, kuat, inovatif dan berkinerja.

“Lakukan evaluasi dan perbaikan serta peningkatan kualitas dan kuantitas terhadap berbagai program di tiga bidang yakni kristianitas, intelektualitas dan fraternitas,” saran alumni Fakultas Hukum Unsrat Manado ini. (lk)

Meimonews.com – Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) secara virtual Sabtu (19/2/2022), yang rencananya dilaksanakan pada akhir tahun 2021.

Rakernas dipimpin Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KKK Irjen Pol. (Purn) Dr. Ronny Frangky Sompie, SH, MH di dampingi Ayub Yunus (Sekjen), Audy Wyuisang (Wakil Ketua III) dan Teddy Matheos (Ketua Bidang Organisasi Kaderisasi Keanggotaan).

Rakernas mengusung tema Maesa-esaan dan Matombo-tombolan. Tema ini diejawantahkan dalam salah satu hasil krusial rakernas, yaitu rekonsiliasi atau penyatuan yang ditekankan oleh Sompie dalam sambutan di Rakernas V DPP KKK 2022.

Peserta Rakernas memberikan apresiasi atas kepemimpinan Ronny Sompie selama memimpin KKK khususnya satu tahun belakangan ini yang senantiasa mengupayakan rekonsiliasi dalam setiap program-program DPP KKK.

Dewan Kehormatan, Dewan Penasehat, Dewan Pembina, Dewan Pakar, dan Dewan Pakasaan KKK banyak hadir dan memberikan masukan. Mereka antara lain Evert Ernest Mangindaan, Theo Sambuaga, H. Ali Demak, Desie Mamahit, Max Boseke, Jeffry Rawis, Bernie Tamara, Harry Sorongan, Welly Rawung, dan Pdt. Lisye Sumampouw.

Laporan kinerja DPP KKK masa bakti 2017-2022 yang juga meliputi kegiatan sepanjang tahun 2021 dipaparkan Sompie pada Rakernas ini.

Saat ini, KKK telah memiliki 16 DPD dengan 6 Koordinator Wilayah yang dirangkap oleh 6 Ketua DPD KKK sebagai Koordinator Wilayah dalam menjembatani informasi dan koordinasi dari DPP KKK kepada jajaran DPD dan DPC di seluruh Tanah Air.

Untuk DPC (Dewan Pimpinan Cabang) telah berjumlah 36 DPC dan 4 calon DPC KKK di bawah DPD KKK Kalimantan Tengah yang sedang menunggu untuk dilantik dan dikukuhkan oleh DPP KKK.

Salah satu keputusan dalam sidang komisi yang dipimpin Ketua Komisi Organisasi Teddy Matheos dan Sekretaris Steven Palit yang berhubungan dengan rekonsiliasi adalah pertama, meneruskan mandat kepada Ketum DPP KKK untuk melanjutkan proses Rekonsiliasi; kedua, mengupayakan terjadinya Deklarasi bersama menuju proses MPA; ketiga, Ketum DPP KKK dibantu secara teknis oleh tim khusus yang diketuai Ketua Departemen OKK. (lk)

Meimonews.com – Presiden RI Joko Widodo melantik Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia dan Kepala Badan Pangan Nasional di Istana Negara, Jakarta, Senin, (21/2/2022. Pelantikan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan dihadiri undangan terbatas.

Andi Widjajanto dilantik sebagai Gubernur Lemhannas RI berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 21/P Tahun 2022 tentang Pengangkatan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia, sementara Arief Prasetyo Adi dilantik sebagai Kepala Badan Pangan Nasional berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 7/M Tahun 2022 tentang Pengangkatan Kepala Badan Pangan Nasional.

Hadir dalam pelantikan tersebut yakni Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md., Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dan Sekretaris Utama Lemhannas Komjen Pol. Purwadi Arianto.

Presiden Joko Widodo (Jokowi), sebut rilis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Senin (21/2/2022), memimpin upacara pengambilan sumpah jabatan Gubernur Lemhanas dan Kepala Badan Pangan yang dilantik.

“Saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” demikian Presiden mendiktekan sumpah jabatan tersebut.

Andi Widjajanto akan menjalankan tugas sebagai Gubernur Lemhanas, menggantikan Agus Widjojo yang saat ini menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Filipina. Pria kelahiran 3 September 1971 ini, pernah menjabat sebagai Sekretaris Kabinet pada tahun 2014-2015.

Dalam keterangannya selepas pelantikan, Andi Widjajanto mengatakan bahwa Lemhannas akan melakukan penguatan transformasi guna menyesuaikan tantangan geopolitik abad ke-21.

“Sehingga Lemhannas bisa menjalankan fungsinya sebagai lembaga pendidikan untuk mencetak kepemimpinan nasional, menjadi dapur kajian strategis bagi Presiden untuk isu-isu lokal, regional, dan global, serta Lemhannas menjalankan fungsinya untuk melakukan pemantapan nilai-nilai kebangsaan,” ujar Widjajanto.

Sementara itu, Arief Prasetyo Adi menjelaskan, kegiatan yang akan dilakukan Badan Pangan Nasional ke depan yaitu melakukan sinergi dengan seluruh kementerian/lembaga, para pemangku kepentingan pangan, dan asosiasi baik peternak, nelayan, maupun petani.

“Tujuan mulia ini tidak akan bisa berhasil apabila hanya dikerjakan oleh Badan Pangan Nasional saja tentunya, sehingga hari ini mari kita bersatu untuk kemajuan masyarakat Indonesia,” kata Arief. (lk)

Meimonews.com – Kolaborasi orqanisasi gereja yakni WKRI, Legio Maria dan Lansia serta didukung LC Paroki St. Antonius Padua Tataaran digelar Hari Orang Sakit Sedunia (HOSS) 2022, Sabtu (19/2/2022).

Kegiatan yang diadakan dalam rangka HOSS tersebut adalah pengobatan gratis berupa pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan darah dan mata, pemberian kacamata di kompleks gereja serta perayaan ekaristi di gereja yang dipimpin Pastor Dismas Salatia Pr (pastor paroki)

Pastor Dismas menegaskan, di masa Pandemi Covid-19 ini, masalah kesehatan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.

“Tapi pihak Gereja juga harus terlihat untuk mengambil bagian dalam pelayanan khususnya di bidang kesehatan bagi masyarakat,” ujar Pastor Dismas.

Oleh karena itu, tambahnya, dalam peringatan Hari Orang Sakit se-Dunia kali ini dilaksanakan pemeriksaan kesehatan umum berupa pemeriksaan darah dan mata serta pembagian kacamata.

“Ini bukan saja hanya untuk umat Katolik setempat, melainkan bagi seluruh masyarakat,” ujar Pastor Dismas.

Kegiatan sosial ini mendapat respon positif dari warga yang datang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Tak orang dari 140 orang baik umat maupun masyarakat Tataaran ikut dalam kegiatan ini,” ujar Ketua Legio Christi Paroki St. Antonius Padua Tataaran Ronny Boentoro kepada Meimonews.com di Tataaran, Senin (21/2/2022).

Disebutkan, warga yang datang dalam pemeriksaan kesehatan mengaku senang dengan adanya pengobatan gratis ini karena hal itu sangat membantu masyarakat, terlebih di masa pandemi Covid-19. (lk)

Meimonews.com – Wakil Ketua DPRD Sulut Dr. Johanes Victor Mailangkay, SH, MH memberikan penegasan agar komunitas Advent harus berada di frontline (garis terdepan) dalam melawan sikap separatisme, radikalisme dan intoreran serta diskriminatif terhadap orang yang berbeda dlm agama, suku, ras dan berbeda golongan dengan kita.

“Caranya adalah dengan tumbuh kembangkan dan kedepankan sikap toleransi serta semakin mendalami dan mempraktekan dalam kehidupan bermasyakat, berbangsa dan bernegara berdsrkan Pancasila, UUD 1945 dlm wadah NKRI yang Bhineka Tunggal Ika,” ujar Mailangkay.

Hal tersebut disampaikan Mailangkay ketika berbicara pada kegiatan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (SWK) pada komunitas Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) ‘Jemaat Maasing bertempat di gereja Adven Maasing, Jumat (18/2/2022).

Narasumber kegiatan, Dr. Merry Elisabeth Kalalo, SH, MH (Dosen Fakultas Hukum Unsrat Manado) menekankan pada upaya untuk memahami dan menghayati sejarah perjuangan bangsa Indonesia yang berhasil mengusir penjajah Belanda dan fasisme Jepang dari bumi Indonesia.

Selain itu, mengajak untuk memerangi sikap radikalisme, separatisme, intoleransi serta diskriminasi dengan semakin bukan saja mengetahui dan mengerti tetapi juga menghayati dan mengamalkan nilai-nilai kejuangan bangsa Indonesia yang termuat dalam Pancasila dan UUD 45 dalam wadah NKRI yang Bhineka Tunggal Ika.

Moderator sosialisasi adalah Drs. Max Silinaung, MSi (Dosen Universitas Klabat Airmadidi dan mantan birokrat senior Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara. (lk)

Meimonews.com – Meninggalnya wartawan senior Times Indonesia Herry Djon Dumais akibat kecelakaan bersama istrinya di jalan raya Girian (Bitung), Jumat (18/2/2022) mendapat perhatian dari Wakil Ketua Umum (Waketum) GM FKPPI Pusat Ir. Ages Soerjanto.

Melalui Ketua GM FKPPI (Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri TNI Polri) Sulut Dr. Johanes Victor Mailangkay, SH MH, Soerjanto memberikan bantuan dana sebagai bentuk kepedulian sosialnya.

Bantuan dana tersebut diserahkan Mailangkay kepada anak satu-satunya almarhum yakni Danny Dumais, mahasiswa semester 2 Fakultas Hukum Unsrat Manado.

Bantuan yang diberikan tersebut, jelas Mailangkay kepada Meimonews.com via telefon, Jumat (18/2/2022), memang tidak seberapa tapi merupakan bentuk empati dari pak Ir. Ages Soerjanto terhadap keluarga yang mengalami musibah, dalam hal ini kecelakaan yang mengakibatkan kematian.

Upacara pemakaman almarhum dilaksanakan di rumah duka, Perum Girian Indah, Sabtu (19/2/2022) jam 12.00 Wita. (lk)

Meimonews.com – Tiga nama calon Dekan (Cadek) Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado ditetapkan Rektor Unsrat Prof. Dr. Ellen Kumaat lewat Surat Keputusan No. : 326/UN12/KP/2022.

“Rektor Unsrat telah mengeluarkan Surat Keputusan tentang tiga nama calon Dekan Fakultas Hukum,” ujar Ketua Panitia Pemilihan Dekan Fakultas Hukum Unsrat Manado Toar Palilingan, SH, MH kepada Meimonews.com via telefon, Rabu (16/2/2022)

Dari tujuh nama bakal calon, sebut To (sapaan akrab Toar), Rektor menetapkan tiga nama calon yang akan bergabung dalam pemilihan Dekan untuk masa bakti 2022 – 2026.

Wakil Dekan III Fakultas Hukum ini lantas merinci ketiga nama calon dekan tersebut yakni Dr. Jemmy Sondakh, SH, MH, Dr. Donna O. Setiabudhi, SH, MH dan Dr. Emma VT. Senewa, SH, MH.

“Dekan Fakultas Hukum Unsrat periode 2022-2026 akan dipilih pada 21 Februari nanti dalam rapat senat setelah penyampaian visi, misi dan program mereka,” ujar To.

Proses pemilihan dekan kali ini terbilang cukup banyak diminati. Menurut To, sejak dibuka pada 8 Februari 2022 tercatat sudah 7 bakal calon yang mendaftar.

“Sesudah pendaftar pertama yakni Dr. Tommy Sumakul SH MH (Ketua Bagian Hukum Tata Negara), ada 6 bakal calon lain yang mendaftar,” sebut To.

Dengan di antar sejumlah mahasiswa, tambahnya, Dr. Jemmi Sondakh, SH, MH, yang adalah dosen pada Prodi Ilmu Hukum S1, S2 dan S3 dgn jabatan Ketua Bagian Hukum dan Masyarakat Fakultas Hukum Unsrat, mendaftar pada hari kedua.

Pendaftar selanjutnya, Dr Caecilia JJ. Waha, SH, MH yang adalah dosen pada Prodi S1, S2 dan S3 serta saat ini menjabat Koordinator Prodi Ilmu Hukum S3. Saat mendaftar, Dr. Caecilia ditemani Prof. Dr Ronald Mawuntu, SH, MH (mantan Rektor Unsrat).

Pendaftar berikut adalah Dr. Donna Okthalia Setiabudhi, SH, MH, Sekretaris Bagian Hubungan Tata Negara dan Dosen S1, S2 dan S3, Dr. Mukhammad H. Soepeno, SH MH (Ketua Bagian Dasar-sasar Ilmu Hukum dan Dr. Ralfie Pinasang, SH, MH (mantan Wakil Dekan I Fakultas Hukum)

Pendaftar terakhir (ketujuh) pada 11 Februari adalah Dr. Emma Valentine, SH MH (Ketua Bagian Hukum Internasional) yanh juga Dosen S1, S2 dan S3 Prodi Ilmu Hukum. (lk)

Meimonews.com – Wakil Ketua DPRD Sulut Dr. Johanes Victor Mailangkay, SH, MH melakukan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (SWK) di gedung serbaguna Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK), Selasa (15/2/2022).

Sebanyak 60 komunitas Kristen Advent mendapat sosialisasi oleh Mailangkay dan Dr. Merry Elisabeth Kalalo, SH, MH (Dekan Fakultas Hukum tahun 2008 – 2014) dengan moderator Ellen Tarunajaya, ST, MM idan pembawa acara Adel Rempet, SE.

Berdasarkan data yang diperoleh Meimonews.com, SWK berikut akan dilakukan Mailangkay bagi komunitas Kristen Advent di Jemaat Maasing pada Jumat (18/2/2022).

Akan tampil sebagai narasumber bersama Mailangkay pada kesempatan itu adalah Dr. Merry Elisabeth Kalalo SH sedangkan moderator Drs. Max Silinaung .MSi dengan Pembawa acara Delvis Makatika, S.Ag.

Di awal sosialisasi, Mailangkay menjelaskan, DPRD Sulut melakukan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ( SWK) pada 15 – 28 Februari 2022 oleh seluruh pimpinan dan anggota.

Hal ini dimaksudkan untuk memberikan imunisasi dan vaksinasi kebangsaan bagi dirinya dan konstituensinya agar semakin mantap wawasan dan kesadaran akan jiwa, semangat, rasa dan nilai nilai kebangsaan Indonesia dalam diri dan kosntituennya.

Tujuannya adalah agar konstituen pada khususnya dan rakyat Indonesia pada umumnya memiliki imunitas dan daya tangkal atau resiliance terhadap berbagai virus dan penyakit yang menyerang integritas bangsa Indonesia baik yang datang dari dalam maupun dari luar Indonesia.

“Wawasan kebangsaan merupakan cara pandang dan kesadaran bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya dalam mencapai tujuan nasionalnya seperti yang termuat dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945,” ujar Mailangkay.

Selain itu, sambung Ketua DPD FKPPI Sulut ini, juga mencakup perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan idiologi, politik, sosial budaya, ekonomi dan pertahanan keamanan dengan berlandaskan dan berpedoman pada falsafah Ideologi Pancasila dan Undang- Undang Dasar 1945 sebagai Dasar Negara, dalam wadah NKRI yang Bhineka tunggal Ika.

Ada empat tujuan nasional bangsa Indonesia yang tercantum di dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945 yaitu pertama, melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.

Kedua, memajukan kesejahteraan umum; ketiga, mencerdaskan kehidupan bangsa; dan keempat, melaksanakan ketertiban funia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Mantan Sekretaris DPD PPM Sulut ini mengungkapkan, wawasan kebangsaan Indonesia lahir sebagai reaksi dan perlawanan yang gigih terhadap kolonialisme Belanda yang sangat mendominasi di bidang politik, eksploitasi ekonomi serta penetrasi budaya sehingga rakyat Indonesia merasakan penderitaan lahir dan batin yang sangat mendalam.

Sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam melawan kolonialisme Belanda dan fasisme Jepang telah melibatkan dan ikut terlibat seluruh elemen rakyat Indonesia yang sangat beragam dalam hal suku, agama, etnis dan golongan sehingga telah melahirkan jiwa, semangat dan nilai-nilai nasionalisme, patriotisme dan heroisme yang mampu dan berhasil mengusir penjajah Belanda dan fasisme Jepang dari Bumi Nusantara yang tercinta ini.

Adapun virus dan penyakit yang sedang dan akan menyerang Integritas atau keutuhan bangsa Indonesia, menurutnya, antara lain dalam bentuk derasnya arus tehnologi informasi dan globalisasi tanpa filter, separatisme, radikalisme, intoleransi, sikap diskriminasi suku, agama, ras, keturunan, warna kulit dan status sosial.

“Melalui Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ini, diharapkan baik saya sebagai pimpinan dan anggota DPRD Sulut maupun yang ikut dalam sosialisasi khususnya Anggota Gereja Advent semakin mantap dan kokoh jiwa, semangat dan rasa kebangsaannya,” ujar Mailangkay kepada Meimonews.com di Manado, Rabu (16/2/2022).

Selain itu, tambah anggota DPRD Sulut daerah pemilihan Manado ini, Alan menjadi garda terdepan bersama seluruh elemen bangsa lainnya dalam berjuang melawan berbagai virus dan penyakit yang menyerang integritas dan keutuhan bangsa. (lk)

Meimonews.com – Barisan Adat Masyarakat Sulawesi Utara (Barmas) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Sulawesi Utara menegaskan siap mengawal sampai tuntas permasalahan tanah yang dihadapi masyarakat Kelurahan Tongkaina, Manado.

Sikap tersebut diambil organisasi adat tiga etnis masyarakat di Bumi Nyiur Melambai ini setelah mendengar langsung keluhan masyarakat setempat terhadap permasalahan yang dihadapi.

Dalam rilis kepada Meimonews.com, Selasa (15/2/2022), Barmas Sulut menyebutkan, adanya pihak yang ingin menguasai lahan milik warga masyarakat Kelurahan Tongkaina membuat mereka yang mendiami lahan tersebut kian tertekan.

Mereka kini terancam akan tersingkir dari lahan garapannya dan lebih parah lagi bahkan terancam kehilangan rumah tinggalnya, yang selama ini sudah didiami selama puluhan tahun atau turun-temurun.

Pasalnya, warga terus mempertahankan lahan milik mereka sejak tahun 1990 sampai saat ini, meski buku register tanah di kantor kelurahan telah hilang dan diketahui disimpan oleh seseorang yang saat ini justru berpihak kepada pengusaha yang berupaya menguasai tanah di Kelurahan Tongkaina.

“Kami sangat merasa ditekan dengan adanya seorang pengusaha yang berusaha mengambil alih tanah kami, bahkan tanaman kelapa pun dipanen oleh orang lain yang mengklaim kepemilikan lahan yang selama ini digarap dan di tempati selama puluhan tahun,” ungkap Sarlota, warga Kelurahan Tongkaina, saat bertemu dengan Pengurus Barmas Sulut.

Melihat masyarakat Tongkaina yang terus menerus diintimidasi oleh pihak korporasi, Barisan Masyarakat Adat Sulawesi Utara (Barmas) pun mengunjungi masyarakat adat di tiga etnis budaya di Sulut, tepatnya di Kelurahan Tongkaina dan menyerap aspirasi mereka.

“Barmas diberikan informasi oleh masyarakat terkait permasalahan ini dan ternyata sudah sangat lama masyarakat diintimidasi oleh pihak pengusaha yang menjanjikan pembangunan hotel berbintang 5 dan lapangan golf di Tongkaina,” ujar Defly.

“Intinya, tanah milik masyarakat adat di tiga etnis budaya di Sulawesi Utara ini, berusaha diambil paksa oleh pihak pengusaha,” ujar Defly seraya menyebut perusahaan tersebut (PT MTMWE).

Dengan melihat, menyimak kesaksian serta keluh kesah masyarakat adat di Kelurahan Tongkana, maka Barmas Sulut akan mengawal kepentingan masyarakat ini sampai benar-benar tuntas.

“Kami menyerap aspirasi, dan sudah melihat airmata 50 warga menetes meminta bantuan, pendampingan dalam mendapatkan keadilan, dan Barmas DPD Sulut akan berdiri di depan membela kepentingan masyarakat adat ini, serta akan melawan pihak-pihak yang mencoba melakukan intimidasi, serta merampas apa yang menjadi hak masyarakat,” tandas Defly.

Sebelumnya, sebut Defly, Barmas DPD Sulut sudah berkali-kali melakukan audiensi bersama seluruh penegak hukum di Sulut, dan salah satu yang disampaikan adalah memberantas mafia tanah.

“Kami sudah memiliki komitmen dengan aparat penegak hukum untuk memberantas mafia tanah di Sulut. Jadi, jangan coba-coba membodohi tanah rakyat, sebab saya akan lawan,” ujarnya.

Sekretaris DPD Barmas Sulut Fernando FX. Melo membenarkan di mana organisasi adat Barmas Sulut telah beberapa kali melakukan tatapmuka bersama penegak hukum dan membicarakan banyak hal termasuk permasaalahan tanah di Sulut.

“Kami sudah melakukan audiensi bersama TNI dan Polri serta Kejaksaan dan membicarakan banyak hal termasuk dengan banyaknya permasalahan tanah di Sulut,” jelasnya. (*)