Meimo News

Meimonews.com -Sebanyak duapuluhan karyawan Freshmart Superstore di Manado terlihat bersih-bersih muara sungai Sario, Teluk Manado,  Sabtu (21/5/2022) pagi.

Di bawah koordinasi Marthen Sapangalo, karyawan-karyawan tersebut dengan gembira hati memungut, mengangkat dan memasukkan sampah-sampah tersebut dalam karung yang sudah disediakan untuk seterusnya diangkut dan dibuang di tempat pembuangan akhir.

Baca juga : Pertama kali Ikut Lomba OSN, SMA Katolik St. Ignatius Malalayang Siapkan 10 Siswa

Sekitar tiga jam, mulai dari jam 06.00 – 09.00 Wita, karyawan-karyawan pusat perbelanjaan besar di Kota Manado ini melakukan gerakan peduli lingkungan. Mereka adalah perwakilan dari Freshmart-freshmart yang ada di Manado.

“Kegiatan ini merupakan kepedulian kami (Freshmart) terhadap lingkungan karena kami melihat cukup banyak sampah-sampah baik plastik maupun sampah lainnya berserakan di tempat ini,” jelas Sapangalo kepada Meimonews.com di sela kegaitan.

Baca juga : Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Kegiatan ini, tambah Manager Freshmart Manado itu, merupakan petunjuk pimpinan untuk dilaksanakan, sebelum para karyawan melaksanakan tugas masing-masing. (af)

Meimonews.com – Karya kreativitas siswa SMA Negeri 8 (Smandel) Manado dipamerkan di stand pameran yang diselenggarakan di momen Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun 2022.

Ada dua kegiatan pameran yang diikuti. Pertama, pameran yang diselenggarakan di UPTD Museum Negeri Provinsi Sulut (Museum Dinas Kebudayaan Sulut) Manado pada 14-24 Mei 2022, sedang yang kedua, dilaksanakan di SMA Negeri 1 Guru Lombok Kalawat, Minahasa Utara pada 17-19 Mei 2022.

“Di kedua kegiatan pameran tersebut, sekolah kami menampilkan karya para siswa, yang memiliki nilai-nilai kreatif,” ujar Kepala SMA Negeri 8 Manado Mediatrix M. Ngantung dalam percakapan dengan Meimonews.com, usai kegiatan kerja bakti di sekolahnya, Jumat (20/5/2022).

Baca juga : Pertama kali Ikut Lomba OSN, SMA Katolik St. Ignatius Malalayang Siapkan 10 Siswa

Pada pameran pertama yang ditampilkan di stand sekolah adalah Pameran Seni Rupa. “Yang dipamerkan adalah karya seni berupa lima lukisan siswa,” ujar Hendra (Guru Smandel Manado) yang ditemui terpisah

Pada pameran kedua, tambahnya, ada empat karya siswa yang ditampilkan di stand sekolah yakni pertama, Robotic (pemanfaatan fungsibrobotic dalam kehidupan sehari-hari seperti permodelan traffic light dan rumah digital). Kedua, Virtual reality.

Baca juga : Program Guru Penggerak Diharapkan jadi Pendorong Peningkatan Kualitas Pendidikan di Manado

Ketiga, Mitasi Pemanasan Global berupa pembelajaran berbasis project di BMKG, dalam hal ini project hygroponic. Keempat, karya seni berupa koleksi lukisan. Kelima, Kewirausahaan,  di mana siswa menampilkan produk buatan mereka yakni krepik pisang merdeka dan kacang merdeka.

“Tanpa bermaksud membanggakan, nanun terlihat nyata bahwa pengunjung di lokasi pameran sekolah kami baik yang di Manado maupun yang di Kalawat (Minut) banyak orang yang berdatangan dan mengangumi karya-karya siswa yang ditampilkan,” sebut Kepala Sekolah Penggerak ini.

Baca juga ; Tim Keimigrasian Kemenkumham RI Kunker ke Kantor Imigrasi TPI Bitung

Dan, sangat menggembirakan karya-karya generasi penerus bangsa yang saat ini masih mengeyam pendidikan formal di Smandel Manado ini mendapat apresiasi banyak  pihak, tak terkecuali Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

Saat mengunjungi pameran yang diselenggarakan di SMA Negeri 1 Guru Lombok Kalawat, Selasa (17/5/2022), terlihat Gubernur memakai karya kreativitas siswa Smandel Manado yang ada di stand sekolah penggerak itu. (af)

Meimonews.com – Tim Keimigrasian Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bitung Kanwil Kemenkumham Sulut, Rabu (18/5/2022).

Tim Keimigrasian yang melakukan kunker tersebut terdiri dari Direktur Izin Tinggal Keimigrasian Pramella Yunidar Pasaribu dan Analis Keimigrasian Ahli Utama Ronny F. Sompie dan M. Tamin Setiawan.

Baca juga : Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Mendampingi Tim Keimigrasian Kemenkumham RI dalam kunker ini adalah Kepala Divisi Keimigrasian, Pejabat Struktural dan Staf Kantor Wilayah Kemenkumham Sulut.

Kunker tersebut dilaksanakan dalam rangka Monitoring dan Evaluasi terkait dengan pelayanan keimigrasian khususnya pelayanan Izin Tinggal Keimgrasian sekaligus penguatan dalam pembangunan Zona Integritas WBK/WBBM di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bitung Kanwil Kemenkumham Sulut.

Baca juga : Pertama Kali Ikut Lomba OSN, SMA Katolik St. Ignatius Malalayang Siapkan 10 Siswa

Di akhir kunjungannya, Direktur Izin Tinggal Keimigrasian Pramella Yunidar Pasaribu menegaskan terkait dengan pelayanan keimigrasian khususnya pelayanan Izin Tinggal agar segera disosialisasikan secara massif terkait dengan peraturan terbaru PMK No. 9/PMK.02/2022 yang mengatur tentang Tarif terbaru pelayanan Izin Tinggal. (lk)

Meimonews.com – Semangat untuk memajukan dunia pendidikan lewat pendidikan formal di SMP Kristen 67 Immanuel Bahu terus dilakukan, walau ada keterbatasan baik dalam hal sumber dana maupun sumber daya.

“Semangat pantang menyerah terus-menerus digelorakan kepada para guru, orangtua siswa dan para siswa. Untuk kemajuan pendidikan khususnya kepada generasi penerus bangsa harus mendapat perhatian penting,” ujar Kepala SMP Kristen 67 Immanuel Bahu Debora Tenda kepada Meimonews.com di ruang tamu sekolah, Kamis (19/5/2022).

Baca juga :
Pertama Kali Ikut OSN, SMA Katolik St. Ignatius Malalayang Siapkan 10 Siswa

Program Guru Penggerak Diharapkan jadi Pendorong Peningkatan Kualitas Pendidikan di Manado

Debora lantas menjelaskan sejumlah hal terkait dengan upaya-upaya yang dilakukannya bersama guru dan pihak terkait seperti orangtua siswa.

“Beberapa hal dalam upaya memajukan dunia pendidikan khususnya di sekolah kami, terus-menerus dilakukan. Pelbagai upaya dilakukan walau di tengah keterbatasan,” tegas Kepsek kelahiran Amurang, 31 Mei 1963 ini.

Sebagai pimpinan sekolah, Debora bersyukur karena ujian akhir sekolah untuk siswa kelas 9 telah berjalan dengan baik karena adanya sinergitas semua pihak di antaranya guru,  siswa dan orangtua siswa.

Baca juga : Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Diungkapkan, sebanyak 42 siswa kelas 9 telah mengikuti UAS (ujian akhir sekolah) beberapa waktu lalu, yang kini kita tinggal menunggu pengumuman kelulusan pada 15 Juni mendatang.

Terkait dengan ulangan kenaikan kelas 7 dan kelas 8, Debora menjelaskan, akan dilakukan pada 6-10 Juni mendatang. Semua persiapannya telah dilakukan dengan baik. Tinggal tunggu hari pelaksanaan.

Siswa di sekolah yang dipimpinnya berjumlah 118 orang di mana 42 orang di antaranya adalah siswa kelas 9, yang baru selesai UAS. Untuk guru berjumlah 8 orang (5 berstatus PNS dan 3 pegawai yayasan). Selain itu, ada 1 orang operator PNS. (af)

Meimonews.com – SMA Katolik St. Ignatius Malalayang menyiapkan 10 orang siswanya untuk mengikuti lomba Olimpiade Siswa Nasional (OSN) Tahun 2022 Tingkat Kota Manado.

” Saat ini, kami sedang mempersiapkan sebanyak 10 siswa untuk ikut lomba OSN tingkat Kota Manado yang akan dilaksanakan pada  24-25 Mei 2022,” ujar Kepala SMA Katolik St. Ignatius Malalayang Manado Henny Purasa kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Kamis (19/5/2022).

Baca juga : Program Guru Penggerak Diharapkan jadi Pendorong Peningkatan Kualitas Pendidikan di Manado

Untuk mengikuti ajang yang baru pertama kali diikuti sekolah yang dipimpimnya, sejumlah petsiapan dilakukan agar hasil terbaik bisa diraih para siswanya di ajang tersebut. Henny lantas menguraikan langkah-langkah persiapan keikitsertaan siswanya pada lomba OSN tahun ini.

Ke-10 siswa yang akan ikut dalam lomba tersebut terbagi dalam bidang geografi 2 siswa ekonomi 2 siswa, matematika 4 siswa dan kimia 2 siswa. Mereka (para siswa peserta lomba OSN) di dampingi 2 orang yakni pegawas Maya Nebuida dan proktor (petugas teknis) Wenny Tomboan.

Baca juga :  Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Terkait target keikutsertaan lomba, Henny menegaskan, lolos tingkat Kota Manado dulu. “Siapapun dia, sekolah manapun termasuk sekolah kami, tentu berharap hasil yang terbaik dan lolos dalam tingkatan adalah target dan harapan keikutsertaan dalam lomba,” tandasnya seraya menjelaskan, lomba ini baru pertama kali diikuti sekolahnya. (af)

Meimonews.com – Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN-RI) Komjen Pol. Dr. Petrus Reinhad Golose melantik dua pejabat BNN-RI di Kantor BNN-RI, Jumat (13/5/2022).

Pelantikan kedua pejabat tersebut  berdasarkan pada Keputusan Presiden RI No. 50/TPA Tahun 2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkingan BNN.

Kedua pejabat itu adalah Drs. Tagam Sinaga, MM sebagai Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Dayamas) BNN-RI dan Kombes Pol. Rudi Ahmad Sudrajat, SIK, MH sebagai  Kasubdit Perencanaan Teknis dan Evaluasi Direktorat Intelejen Deputi Pemberantasan BNN-RI.

Baca juga : Menkes Beberksn Cara Cegah Hepatitis Akut

Dalam sambutannya, Komjem Pol. Golose menyebutkan, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan merupakan penghargaan tertinggi  dari institusi. “Jadikan jabatan ini sebagai berkat dan amanah  yang wajib dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, sebagaimana sumpah jabatan yang telah saudara ucapakan,” ujar.Golose.

Kepada pemangku jabatan Deputi Dayamas yang baru, Golose  menitikberatkan target kebijakam program Kota Tanggap Narkoba (Kotan), sesuai dengan Renstra BNN 2020-2024 yakni sebanyak  60 kabupaten/kota.

“Capaian penilaian Kotan tahun 2021 sebanyak 101 Kotan yang terdiri dari 4 wliayah kategori Sangat Tanggap, dan 97 wilayah dengan kategori Tanggap Ancaman Narkoba,” ujarnya.

Baca juga : Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Golose berharap di bawah kepemimpinan Sinaga, mampu memenuhi target 2022 yakni 90 kabupaten/kota  atau bahkan melebihi target seperti tahun sebelumnya.

Disampaikan, berdasarkan capaian kinerja tahun 2021, kegiatan pemberdayaan alternatif telah bethasil melakukan kerjasama pada 3 pilot project, salah satunya penanaman jagung di atas lahan seluas 7.090 hektar dengan  melibatkan 6.710 orang petani dan menghasilkan 49.630 ton jagung di Provinsi Aceh.

” Saya harap pada tahun 2022 akan ada terobosan kreatif program Grand Disign Alternative Development (GDAD)  maupun dalam pemulihan kawasan rawan narkoba,”  ujarnya, seperti dikutip Humas dan Protokol BNN-RI.

Baca juga : Saat Membuka Musprov X, Walikota Manado Ungkapkan Beberapa Harapan

Di akhir sambutannya, Golose berpesan untuk terus meningkatkan kepercayaan  masyarakat melalui Tagline War on Drugs dengan lebih cepat  dan tak boleh surut (speed up never let up).

Kepada pejabat yang dilantik, Golose meminta untuk segera membuktikan kemampuannya dengan menunjukkan prestasi kerja yang baik, beradaptasi cepat dengan tugas jabatan yang baru serta mampu bekerja dengan  keras dan cerdas. (lk)

Meimonews.com – Mewakili Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Ellen J. Kumaat, M.Sc, DEA, Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Grevo Soleman Gerung, M.Sc di dampingi Wakil Rektor 2 Bidang Umum dan Keuangan Dr. Ronny Maramis, SH membuka pelaksanaan Ujian  Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Sebanyak 3.997 calon mahasiswa (cama) mengikuti ujian tersebut yang diadakan di Unsrat Manado, Selasa (17/5/2022).

Jumlah calon mahasiswa tersebut bukan hanya yang masuk di Universitas Sam Ratulangi saja, tetapi tercatat di seluruh Indonesia.

“Unsrat telah siap secara teknis melaksanakan UTBK terhadap 3.977 calon mahasiswa, dengan tetap memenuhi prokes,” ujar Gerung kepada wartawan.

Baca juga : Saat Membuka Musprov X Inkindo Sulut, Walikota Manado Ungkapkan Beberapa Harapan

UTBK-SBMPTN di Universitas Sam Ratulangi dimulai pukul 08:15 Wita dan calon mahasiswa diwajibkan hadir pada pukul 07:00 Wita.

UTBK SBMPTN akan dilaksanakan secara bertahap dalam 2 gelombang, di mana gelombang pertama pada 17 – 23 Mei 2022 dan gelombang kedua pada 28 Mei – 3 Juni 2022 bertempat di Gedung TIK Unsrat dan Fakultas Kedokteran.

Baca juga : Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Kepada calon mahasiswa diharapkan memperhatikan pengumuman panitia seperti, kehadiran paling lambat 1 jam sebelum ujian dimulai, betpakaian harus rapih (tidak diperkenankan mengenakan kaos oblong, celana jins bolong, rok mini, blus pendek serta tidak pakai sandal. (fa)

Meimonews.com – Selain mengapresiasi pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) X Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Sulawesi Utara, Walikota Manado Andrei Angouw mengungkapkan beberapa harapan.

Harapan-harapan tersebut disampaikan Walikota ketika memberikan sambutan pada acara Musprov X Inkindo Sulut di Four Point Manado, Selasa (17/5/2022).

Baca juga : Program Guru Penggerak Diharapkan jadi Pendorong Peningkatan Kualitas Pendidikan di Manado

Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan selamat atas pelaksanaan Musprov Inkindo ini dan berharap agar acara ini dapat berjalan dengan baik serta organisasi ini dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan.

“Jadilah ahli untuk bidang yang digeluti dan dapat mengawal pembangunan baik secara nasional maupun di daerah Sulut dan Kota Manado,” ujar mantan Ketua DPRD Sulut ini.

Baca juga : Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Pejabat yang rajin turun ke bawah (turba) ini  mengapresiasi pula kegiatan Musprov ini dan  berharap dapat menghasilkan hasil yang terbaik untuk Inkindo Sulut juga bagi kepentingan Inkindo secara nasional.

Acara pembukaan Musprov bertema “Inkindo Kerja, Inkindo Membangun, Sulut Maju” yang ditandai pemukulan gong ini diakhiri dengan pemberian cendera mata dari DPP Inkindo Sulut kepada Walikota.

Baca juga : Menkes Beberkan Cara Cegah Hepatitis Akut

Hadir dalam Musprov Inkindo ini, pimpinan Inkindo Pusat, Ketua DPP Inkindo Sulut beserta Pengurus Inkindo, mantan Ketua-Ketua Inkindo Sulut, Ketua-Ketua Asosiasi serta para peserta dan undangan lainnya. (lk)

Meimonews.com Walikota Manado Andrei Angouw berharap, lewat program guru penggerak akan menjadi buster, pendorong untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Manado.

Harapan tersebut disampaikan Walikota ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan Lokakarya 7 Festival Hasil Belajar Calon Guru Penggerak Angkatan 3 Kota Manado yang diadakan di Hotel Arya Duta Manado, Jumat (13/5/2022).

“Kalau kita mau berubah maka cara kita juga harus berubah. Lewat program guru penggerak ini diharapkan akan ada perubahan yang cukup cepat. Siapa yang menjadi guru penggerak hendaknya bisa menggerakkan perubahan dimaksud,” ujar Angouw.

Baca juga : Menkes Beberkan Cara Cegah Hepatitis Akut

Guru penggerak, menurut Angouw, hendaknya menjadi agen perubahan baik bagi siswa, teman-teman guru maupun lingkungannya. “Guru penggerak harus menjadi pendorong baik bagi siswa-siswa, bagi temam guru maupun lingkungannya,” ujarnya.

Di awal sambutannya tanpa teks, Walikota menyampaikan terima kasih dan  mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini serta berharap agar semakin banyak mencetak guru-guru penggerak.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menyebutkan, pendidikan sangat penting untuk masa depan dan kepentingan bersama kita, untuk kesinambungan bangsa ini. “Kita tidak bisa membangun bangsa ini kalau putus pendidikan kita.,” tandasnya.

Baca juga : Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Sebelum meninggalkan lokasi kegiatan, Walikota  mengambil kesempatan untuk  melihat hasil karya guru penggerak yang ada di lokasi pameran, di kompleks kegiatan.

Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan kelas berbagi di mana beberapa CGP berbagi pengalamannya sebagai CGP di sekolahnya, yang dipandu Syuaib Suleman (Guru SMA Negeri 9 Manado), dan Pameran.

Baca juga : Unsrat Siap Laksanakan UTBK SBMPTN Tahun 2022

Kegiatan ini diselenggarakan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan  Pendidikan Jasmani dan Bimbingan Konseling (P4TK Penjas BK) Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek selama dua hari yakni Kamis-Jumat (12-13/5/2022).

Hendra Massie selaku panitia melaporkan, kegiatan program Guru Penggerak ini diikuti 36 peserta yang adalah calon guru penggerak (CGP) Angkatan 3 sedang pengajar praktek berjumlah 8 orang.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk menampilkan hasil karya CGP di bawah bimbingan pengajar praktek dan fasilitator. Adapun yang ditampilkan apa yang dipelajari selama mengikuti Pendidikan Guru Penggerak sekitar 7 bulan dengan harapan guru-guru dapat menjadi agen perubahan, membawa transformasi pada dunia pendidikan.

Selain itu, untuk mewujudkan Merdeka Belajar serta mencetak generasi yang memiliki profil Pelajar Pancasila yang adalah pilar dan masa depan bangsa.

Acara pembukaan dihadiri Kepala Balai Guru Penggerak Sulut Mohamad Hartono, perwakilan Dinas Pendidikan Sulut, Sekretaris Dikbud Manado Steven Tumiwa, Kasikur Bidang SMP Dikbud Manado Youla Paimin, Pengawas, beberapa Kepala Sekolah di antaranya Mediatrix Ngantung (Kepsek Penggerak SMA Negeri 8 Manado) dan Jemmy Jermias (SMA Negeri 1 Manado) serta sejumlah undangan lainnya termasuk praktisi pendidikan. (lk)

Meimonews.com – Penyakit hepatitis akut yang sedang melanda dunia diduga telah masuk ke Indonesia setelah tiga anak dilaporkan meninggal dunia akibat terinfeksi penyakit misterius ini.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan melakukan tindakan pencegahan. Salah satuya, dengan menjaga kebersihan diri.

“Virus ini menularnya lewat asupan makanan yang lewat mulut. Jadi, kalau bisa rajin cuci tangan saja supaya kita pastikan yang masuk ke anak-anak kita. Khan, ini menyerang banyak di bawah 16 tahun lebih banyak lagi di bawah 5 tahun. Itu bersih,” ujar Menkes dalam keterangan pers usai mengikuti rapat yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo  di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (9/5/2022).

Baca juga : Pascalibur Lebaran, Pemerintah Terus Pantau Perkembangan Kasus Covid-19

Secara umum, sebut Menkes, seperti dikutip Humas Kemenkes, gejala awal penyakit hepatitis akut adalah mual, muntah, sakit perut, diare, kadang disertai demam ringan.

Selanjutnya, gejala akan semakin berat seperti air kencing berwarna pekat seperti teh dan buang air besar berwarna putih pucat. Menkes meminta agar para orang tua untuk segera memeriksakan anak dengan gejala tersebut ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan diagnosis awal.

“Kalau dia buang air besar dan kemudian mulai ada demam, nah itu dicek SGPT- SGOT-nya. Kalau sudah di atas 100, lebih baik di-refer ke fasilitas kesehatan terdekat. SGPT-SGOT normalnya di level 30-an, kalau sudah naik agak tinggi sebaiknya di-refer ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujar Menkes.

Saat ini, ungkapnya, tercatat 15 kasus dugaan atau suspek hepatitis akut. Tiga kasus pertama di Indonesia dilaporkan pada  27 April, beberapa hari setelah Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyampaikan adanya kejadian luar biasa atau outbreak di Eropa penyakit ini di Eropa.

Diungkapkan, pihaknya menindaklanjuti kejadian ini dengan membuat Surat Edaran (SE) tentang Kewaspadaan terhadap Penemuan Kasus Hepatitis Akut yang Tidak Diketahui Etiologinya (Acute Hepatitis Of Unknown Aetiology)

“Tanggal 27 April itu kita sudah langsung mengeluarkan surat edaran agar semua rumah sakit dan dinas kesehatan melakukan surveillance monitoring terhadap kasus ini,” sebutnya.

Baca juga : Masyarakat Sulut Diajak Manfaatkan Momen Keringanan PKB

Ditambahkan, pihaknya juga telah berkomunikasi dengan Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat dan Pemerintah Inggris untuk memperoleh informasi mengenai penyakit ini.

Memang kesimpulannya belum bisa dipastikan virus apa yang seratus persen menyebabkan adanya penyakit hepatitis akut ini.  Sekarang penelitian sedang dilakukan bersama-sama oleh Indonesia, bekerja sama dengan WHO dan juga kita bekerja sama dengan Amerika (Serikat) dan Inggris, untuk bisa mendeteksi secara cepat penyebab penyakit ini. “Kemungkinan besar adalah adenovirus strain 41, tapi ada juga banyak kasus yang tidak ada adenovirus strain 41 ini,” ujarnya.

Mengenai penyakit mulut dan kuku yang menyerang sejumlah hewan ternak di Jawa Timur, Menkes mengungkapkan,  penyakit ini sangat jarang ditemukan menular ke manusia. “Kami sudah diskusi dengan WHO, Badan Kesehatan Hewan Dunia (OIE), bahwa penyakit mulut dan kuku ini memang domainnya ada di hewan jadi hampir tidak ada yang loncat ke manusia,” ujarnya.

Baca juga : Unsrat Siap Laksanakan UTBK SBMPTN Tahun 2022

Virus yang menyerang hewan ini, menurutnya, berbeda dengan SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 yang ditularkan hewan kalelawar ke manusia, maupun flu babi dan flu burung. “Khusus untuk mulut dan kuku, virus ini memang adanya hanya di hewan yang berkuku dua, jadi sangat jarang yang meloncat ke manusia. Jadi tidak perlu khawatir dari sisi kesehatan manusianya,” kunci Menkes. (lk)