Meimo News

Meimonews.com – RSUP Kandou Manado kini resmi memiliki dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dengan kompetensi konsultan pencitraan kardiovaskular yang telah mengantongi sertifikasi level III Cardiovascular Magnetic Resonance (CMR), yang merupakan level kompetensi tertinggi dalam pemeriksaan MRI jantung.

Dokter tersebut adalah Janeline RS Tengor, yang saat ini mengemban amanah sebagai Ketua Unit Fungsional Pendidikan (UFP) RSUP Kandou Manado.

Keberadaan dokter dengan sertifikasi Level III CMR memiliki nilai yang sangat tinggi, mengingat hingga kini jumlah dokter dengan kompetensi tersebut masih sangat terbatas secara nasional.

Sertifikasi Level III CMR menandakan kemampuan tertinggi dalam interpretasi, pengembangan protokol, hingga perencanaan klinis MRI jantung dan pembuluh darah

Kompetensi ini diperoleh melalui Program Fellowship Dokter Spesialis di Luar Negeri di Royal Brompton Hospital, London, salah satu pusat rujukan kardiovaskular terkemuka dunia yang dikenal sebagai pusat unggulan pengembangan teknologi dan riset kardiologi berbasis imaging.

Program fellowship tersebut didukung melalui pendanaan Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan RI bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI, sebagai bagian dari kebijakan pemerintah dalam memperkuat kapasitas dan pemerataan sumber daya manusia kesehatan nasional.

Dengan bertambahnya tenaga ahli di bidang pencitraan kardiovaskular tingkat lanjut ini, RSUP Kandou Manado semakin siap mengembangkan layanan kardiologi berbasis cardiovascular imaging berstandar internasional, sekaligus memperkuat peran rumah sakit sebagai pusat pelayanan rujukan nasional, pendidikan kedokteran, serta perencanaan layanan kardiovaskular yang komprehensif.

Direktur Utama RSUP Kandou Manado Starry Homenta Rampengan menyambut baik serta memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian tersebut.

Rampengan menegaskan, manajemen RSUP Kandou secara konsisten mendorong dan memfasilitasi pengembangan kapasitas SDM melalui pendidikan dan pelatihan berjenjang, baik di dalam maupun luar negeri.

“Investasi terbesar rumah sakit adalah pada sumber daya manusianya. Kami berkomitmen penuh mendukung dokter-dokter Kandou untuk meraih kompetensi terbaik, agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas, aman, dan berbasis teknologi kedokteran terkini,” ujarnya

Janeline menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan RI, serta kepada Direktur Utama RSUP Kandou Manado, (Starry Homenta Rampengan) bersama seluruh jajaran Dewan Direksi, yang dinilainya konsisten memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan dan peningkatan kompetensi SDM rumah sakit.

“Dukungan pimpinan RSUP Kandou sangat besar dalam mendorong penguatan SDM Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah berbasis Cardiovascular Imaging, guna menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat serta mewujudkan RSUP Kandou yang semakin maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Keberadaan konsultan pencitraan kardiovaskular dengan kompetensi tertinggi ini diharapkan menjadi aset penting RSUP Kandou, khususnya dalam menghadirkan layanan diagnostik jantung yang lebih akurat, modern, dan sejajar dengan standar layanan kardiovaskular internasional. (Fer)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) dipercayakan untuk menggelar Sosialisasi Instrumen Akreditasi Program Studi (Prodi) Kependidikan 3.0 di Ruang Rapat EA Worang Lantai 3 Kantor Pusat Unima, Tondano, Rabu (28/1/2026).

Sosialisasi ini menghadirkan 3 narasumber/pembicara dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (Lamdik) yakni Anggota Majelis Akreditasi Lukman Nadjamudin, Sekretaris Divisi Akreditasi Asmusin, dan Asesor Wahono Widodo.

Bertindak sebagai moderator/pemandu kegiatan yang dilaksanakan secara luring dan daring (zoom) ini adalah Ketua Tim kelembagaan LLDIKTI XVI Fatra Dano Putri.

Kepala Biro Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Masyarakat (PKHM) Unima Vivi Winny Saroinsong menjelaskan, peserta kegiatan adalah perutusan dari 8 perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) yang ada di Sulawesi Utara.

“Total peserta yang hadir secara luring berjumlah sekitar 120 orang termasuk pimpinan Unima seperti Wakil Rektor 1 (Mister Gideon Maru) Wakil Rektor 3 (Lenny Leorina Evinita), beberapa dekan dan jajaran terkait,” ujarnya kepada Meimonews.com di sela kegiatan.

Rektor Unima Joseph Philip Kambey dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Rektor (Warek) 1 mengungkapkan rasa syukur dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk menggelar kegiatan ini di Unima.

“Sungguh merupakan suatu kehormatan bagi Unima telah dipercaya menjadi tuan rumah pelaksana kegiatan ini,” ujar Warek 1 mengutip Rektor.

Kegiatan ini, menurut Rektor, memiliki makna sangat strategis bagi perguruan tinggi, khususnys bagi program studi kependidikan yang berada dalam cakupan Lamdik.

Dijelaskan, ditetapkannya Peraturan Lamdik Nom 5 Tahun 2025 tentang Instrumen Akresitasi Mandiri Kependidikan merupakan langkah penting dalam upaya penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan tinggi yang selaras dengan kebijakan nasional, sebagaimana diamanatkan dalam Permendiktisantek No. 39 Tahun 2025.

Instrumen akreditasi, menurutnya, bukan semata-mata alat penilaian administratif, melainkan cerminan komitmen bersama dalam membangun budaya mutu, memperkuat tata kelola prodi, serta memastikan lulusan yang dihasilkan memiliki kompetensi.

“Oleh karena itu, sosialisasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pemahaman teknis terhadap instrumen akresitasi terbaru, tetapi juga mendorong kesiapan seluruh unsur PT baik pimpinan, dosen maupun tenaga kependidikan untuk melakukan evaluasi diri secara berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kualitas,” ujar Warek Bidang Akademk mengutip Rektor. (Lexie)

Meimonews.com – Berbagai hal terkait kerjasama Universitas Negeri Manado (Unima) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahaaa dibahas dalam rapat bersama di Kantor Bupati Minahasa, Selasa (27/1/2026).

Rapat ini dihadiri pimpinan Unima yakni Rektor Joseph Philip Kambey dan jajaran serta Pemkab seperti Bupat Robby Dondomneyi, Sekretaris Daerah Lynda Watania dan pejabat terkait.

Rapat ini dimaksudkan agar hal-hal terkait kerjasama Unima dan Pemkab Minahasa setelah adanya penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) Tridharma Perguruan Tinggi bisa berjalan baik dan lancar.

Apalagi, ada hal-hal kerjasama
yang secara apesifik seperti Unima akan bermitra dengan RSUD Tondano dan pembangunan RS Pendidikan yang memerlukan izin Pemkab Minahasa.

Unima akan bermitra dengan RSUD Tondano untuk mendukung pembukaan Program Studi (Prodi) Kedokteran. Untuk pembangunan RS Pendidikan memerlukan kerjasama untuk bisa mempermudah pengurusan perizinan.

“Selain itu, terkait dengan peningkatan sumber daya manusia (SDM) karena Unima menyiapkan RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau),” ujar Sekretaris Rektor Unima Marcia Watulingas kepada Meimonews.com di ruang kerjanya, Rabu (27/1/2026).

Setelah pembahasan tersebut, diadakan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor Unima Joseph Philip Kambey dan Bupati Minahasa Robby Dondokambey. Turut mendampingi, antara lain Wakil Rektor 3 Unima Lenny Leorina Evinita dan Sekda Minahasa Lynda Watania

Rektor Unima menjelaskan, kerjasama ini menjadi langkah strategis bagi Unima dan Pemkab Minahasa terutama dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat Minahasa.

Bupati Minahasa mengatakan, kesepakatan ini sebagai momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi. (FA)

Meimonews.com – Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan dan Dewan Direksi melakukan telusur lapangan di Instalasi Gawat Darurat (IGD), Selasa (27/1/2026).

Direksi yang bersama Dirut melakukan kegiatan telusur adalah Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagian, Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian Yune Laukati, dan Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang Wega Sukanto, Sp.B.TKV (K).

Turut mendampingi, para manajer, asisten manajer, tim akreditasi, dan tim teknis RSUP Kandou Manado.

Telusur difokuskan pada lantai 1 hingga lantai 4 IGD, dengan meninjau kondisi gedung, termasuk kebocoran akibat rembesan air, kondisi pintu pintu ruangan, toilet, AC, serta pemantauan ruangan yang akan difungsikan sesuai kebutuhan pelayanan.

Dalam kegiatan tersebut, kebersihan ruangan menjadi perhatian khusus Dirut. Selain itu, instalasi listrik turut diperiksa guna mengantisipasi potensi gangguan yang dapat menimbulkan risiko kebakaran. Dirut menginstruksikan bagian terkait untuk memastikan sistem kelistrikan dalam kondisi aman.

Dirut dan Direksi juga meninjau fungsi alat-alat medis, kerapian ruangan, serta penataan area pelayanan agar lebih tertib dan efektif. Pemeriksaan turut dilakukan di ruang operasi guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana penunjang pelayanan medis. (Fer)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menegaskan, pengelolaan manajemen pemerintahan yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Walikota Manado ketika memberkan arahan pada Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Manado Tahun 2027 di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Selasa (27/1/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, para Asisten, Kepala SKPD, Camat se-Kota Manado, tokoh masyarakat, akademisi, serta undangan lainnya.

“Pemerintah harus mampu mengelola manajemen pemerintahan dengan baik. Jika hal tersebut terpenuhi, maka pelayanan kepada masyarakat juga akan berjalan secara maksimal,” ujar Walikota.

Orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini mengapresiasi pelaksanaan kegiatan konsultasi publik yang diselenggarakan oleh Bapperida Kota Manado ini.

Walikota berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi perencanaan pembangunan daerah ke depan.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini juga menekankan, seluruh masukan yang disampaikan harus selaras dengan kebijakan pemerintah pusat serta visi dan misi kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Manado.

Ditegaskan pula, kesejahteraan masyarakat merupakan prioritas utama dalam perencanaan pembangunan.

“Tugas kami adalah mensejahterakan masyarakat secara menyeluruh. Fokus utama kami adalah bagaimana pendapatan masyarakat dapat meningkat, sementara pengeluaran dapat dikendalikan. Jangan sampai terbalik,” ujarnya. (elka)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw menyampaikan apresiasi atas rampungnya pembangunan gedung baru Kantor Kecamatan Mapanget Kota Manado.

Keberadaan gedung baru ini, sebut Walikota, tidak hanya sebagai penambahan fasilitas fisik, tetapi harus menjadi sarana penunjang peningkatan kinerja aparatur pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berharap dengan adanya fasilitas yang baru ini, pelayanan Pemerintah Kota Manado, khususnya di Kecamatan Mapanget, dapat semakin meningkat,” ujarnya ketika meresmikan gedung baru Kantor Kecamatan Mapanget, Senin.(26/1/2026).

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menegaskan, Kantor Kecamatan harus menjadi tempat pelayanan yang nyaman, tertib, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Walikota juga menekankan pentingnya pemanfaatan sarana dan prasarana secara optimal. Menurutnya, gedung yang representatif harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta komitmen aparatur untuk memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan.

“Pelayanan yang baik akan menciptakan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Oleh karena itu, saya mendorong seluruh jajaran di Kecamatan Mapanget untuk terus meningkatkan disiplin, etos kerja, dan integritas dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Peresmian Kantor Camat Mapanget ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Walikota Manado, yang dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah ruangan serta fasilitas penunjang di gedung baru tersebut.

Orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini juga berdialog singkat dengan aparatur kecamatan terkait pemanfaatan ruang kerja dan alur pelayanan kepada masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel, sejumlah Anggota DPRD Kota Manado dan Kepala SKPD, Camat Mapanget Deysie Kalalo, unsur TNI dan Polri setempat, seluruh lurah dan ketua lingkungan se-Kecamatan Mapanget, serta undangan lainnya. (elka)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado menggelar Workshop Persiapan Pelaksanaan Kegiatan dan Penyusunan Jadual Unit-unit Kerja di Lingkungan Unsrat sesuai Petunjuk Operasional Kegiatan (POK) Tahun 2026, Senin (26/1/2026)..

Kegiatan yang diadakan di Gedung Rektorat Unsrat ini dibuka pelaksanaannya oleh Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dan turut dihadiri antara lain beberapa Wakil Rektor Unsrat.

Narasumber kegiatan adalah Mursyid Hensides dari Kanwil Ditjen Perbendaharaan Sulut yang juga adalah anggota Dewan Pengawas Unsrat.

Dalam sambutannya, Rektor menegaskan, POK bukan sekadar dokumen anggaran, tetapi merupakan instrumen perencanaan dan pengendalian kinerja yang memastikan bahwa seluruh program dan kegiatan berjalan tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai regulasi.

Tahun anggaran 2026 menurut Rektor, menuntut kita semakin akuntabel, efisien dan responsif terhadap dinamika kebijakan nasional, khususnya dalam pengelolaan keuangan negara.

Diingatkan, Unsrat sebagai institusi publik dituntut tidak hanya mampu menyerap anggaran, tetapi juga menghasilkan dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola kelembagaan. (FA)

Meimonews.com -.Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan membuka pelaksanaan Orientasi Pendidikan dan Pelatihan (Diklar) bagi mahasiswa Program Pendidikan Profesi Dokter dan Dokter Gigi, Senin (26/01/2025).

Kegiatan yang diadakan di Aula Lantai 2 Kantor Pusat RSUP Kandou ini meliputi Bantuan Hidup Dasar (BHD), Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (K3RS), serta penerapan Pelayanan Prima bagi peserta didik yang akan melaksanakan praktik di RSUP Kandou.

Dalam sambutannya, Rampengan menegaskan, RSUP Kandou Manado sebagai institusi pelayanan publik memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan layanan kesehatan (yankes) yang bermutu dan aman bagi pasien.

Menurut Anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskuler Indonesia (PERKI) ini, orientasi dan pelatihan tersebut wajib diikuti oleh seluruh peserta didik sebelum menjalani praktik klinik.

Melalui pelatihan ini, peserta akan memperoleh berbagai pengetahuan penting yang dapat diterapkan dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Intinya, kita harus melayani pasien dengan penuh kasih sayang, memiliki rasa empati, serta tulus dalam memberikan pelayanan,” ujarnya di dampingi Direktur SDM, Pendidikan dan Penelitian RSUP Kandou Yune Laukati.

Selain itu, Rampengan menekankan pentingnya komunikasi efektif dalam pelayanan kesehatan. Diingatkan seluruh peserta didik untuk senantiasa menerapkan budaya 5 S, yaitu Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun dalam setiap interaksi pelayanan.

“Wajah rumah sakit, di mana pun kalian bekerja nanti, terletak pada sikap dan perilaku adik-adik sekalian,” ujar dokter spesialis jantung dan pembulu darah ini.

Dirut berharap seluruh peserta didik dapat disiplin dan serius mengikuti seluruh rangkaian orientasi dan diklat, sebagai bekal dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, aman, dan berorientasi pada keselamatan pasien. (Fer)

Meimonews.com – Sejumlah pejabat di lingkingan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado dilantik Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie di Gedung Rektorat Unsrat Manado, Senin (26/1/2026).

Dalam sambutannya, Rektor berharap mereka yang dilantik ini menjalankan peran secara objektif, junjung tinggi integritas, profesionalisme, transparansi dan akuntabilitas.

Selain itu, menghindari konflik kepentingan, patuhi peraturan perundang-undangan, dan tempatkan kepentingan institusi di atas kepentingan pribadi atau kelompok.

“Pejabat yang dilantik hari ini harus mampu bekerja cepat, tepat dan bersinergi,” ujar Rektor berharap. (FA)

Meimonews.com – Polresta Manado memiliki kepedulian yang tinggi bagi personilnya yang menunjukkan prestasi dan bagi masyarakat yang memberikan kontribusi berupa dukungan kepada tugas kepolisian.

Apresiasi tersebut rutin dilaksanakan dan penyerahan penghargaannya disesuaikan dengan keadaan.

Seperti terlihat ketika ada warga yang menunjukkan aksi heroiknya dan personil Polri di lingkungan Polresta Manado ketika melakukan evakuasi terhadap korban kebakaran di Kelurahan Ranomuut serta personil Polri yang berhasil mengungkap kasus peredaran naekoba jenis Sabu seberat 204 gram.

Apresiasi itu diwujudkan dengan pemberian penghargaan kepada mereka yang berjasa tersebut saat upacara yang dilaksanakan di Mako Polresta Manado, Senin (26/1/2026).

Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan Keputusan Kapolresta Manado tertanggal 21 Januari 2026.

Penghargaan diberikan kepada seorang warga bernama Saifuddin Modirono yang dinilai memiliki kepedulian, keberanian, serta partisipasi aktif dalam membantu tugas kepolisian, khususnya saat proses evakuasi korban kebakaran di Kelurahan Ranomuut Manado, baru-baru.

Dua personil Polsek Tikala yakni Briptu Kevin Christian Jofan Muntu dan Bripda Moh Faizal Bakti Mamu juga menerima piagam penghargaan karena dinilai menunjukkan dedikasi, keberanian, dan kesigapan saat membantu mengevakuasi korban kebakaran di lokasi yang sama.

Selain itu, ada empat personil Satresnarkoba Polresta Manado, yakni Aipda Lukman Hengkelare, Aipda Fikri Latief, Bripka Barminggo Silolonga, serta Brigpol Muhammad Sarif Saffruddin yang menerima piagam penghargaan atas keberhasilan mengungkap peredaran narkotika jenis sabu dengan barang bukti seberat 204 gram

Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi institusi kepada anggota maupun masyarakat yang telah menunjukkan kinerja, keberanian, dan kepedulian nyata di lapangan.

“Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam bertugas, sekaligus mempererat sinergi Polri dengan masyarakat,” ujarnya.

Kepada masyarakat diimbau agar terus berperan aktif menjaga situasi kamtibmas serta tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing. Dukungan publik dinilai menjadi faktor penting dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban di Kota Manado. (AF)