Meimo News

Meimonews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut menggelar Pembinaan SDM dan Penguatan Bangga Kencana dan Halal Bi Halal di Hotel Sentra Manado, Selasa (30/4/2024).

Turut hadir pada kegiatan ini perwakilan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulut, BPS Sulut, Koalisi Kependudukan, Mitra Kerja lainnya.

Pada kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg tersebut beberapa pembicara ditampilkan baik terkait dengan kegiatan pembinaan maupun halal bi halal.

Kepala BKKBN Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg saat memberi sambutan

Dalam sambutannya, Tandaju mengurai makna halal bi halal. Disebutkan, bulan  Syawal  tiba  sudah  menjadi tradisi bangsa ini untuk  saling  bersilaturahmi ke saudara–saudara  yang lain untuk saling meminta maaf, karena saling memaafkan adalah salah satu sifat terpuji yang sangat dianjurkan dalam agama.

Tradisi saling maaf-memaafkan diselenggarakan secara pribadi dengan acara  yang lebih formal dan khusus, yang lebih dikenal dengan sebutan  halal bi halal.

Menurut Tandaju, momentum  halal bi halal sebagai ajang silaturahmi   Perwakilan  BKKBN Provinsi Sulut dengan para stakeholder dalam memperkuat  hubungan kerjasama dalam  berbagai momentum dan bagi para pegawai dalam rangka meningkatkan kapasitas dan SDM sebagai Aparatur Sipil Negara.

Prof. Dr. Ir. Sangkertadi, DEA, IPU Asean Eng.(guru besar bidang ilmu sains bangunan dan Wakil Rektor 4 Unsrat Manado) saat membawakan materi

Mengakhiri  sambutannya, Tandaju mengajak untuk dapat melapangkan dada,  membuka hati dengan rasa sabar dan penuh keiklasan atas ridho Tuhan, memohon dan memberi maaf atas kesalahan di antara kita semua, baik sengaja maupun tidak sengaja,

“Semoga dengan ikatan tali persaudaraan ini akan mempererat hubungan kita demi mewujudkan Sulut Hebat menuju Indonesia Maju,” ujarnya.

Ustadz Hi. Kudrat Dukalang. S.Ag. M.Pd. saat memberikan ceramah

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan penyajian materi tentang Standar Rumah Tinggal yang Nyaman dan Sehat untuk Keluarga Reproduksi yang dibawakan Prof. Dr. Ir. Sangkertadi, DEA, IPU Asean Eng.(guru besar bidang ilmu sains bangunan dan Wakil Rektor 4 Unsrat Manado).

Setelah itu, penyampaian ceramah tentang Kasih yang dibawakan Ustadz Hi. Kudrat Dukalang. S.Ag. M.Pd. (Fer)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. dr. RD Kandou Manado menjadi pusat perhatian bagi para ahli kardiologi pediatrik dari seluruh Indonesia dalam rangka Pediatric Cardiology Update XII.

Hal tersebut terlihat saat diadakannya Workshop Intervention Consultant di Gedung Cardio Vasculer Brain Venter (CVBC) Lantai 4 rumah sakit yang akrab disebut RSUP Kandou itu, Selasa (30/4/2024).

Dalam kegiatan yang menampilkan para ahli terkemuka tersebut, perkembangan terbaru dalam diagnosis dan pengobatan penyakit jantung pada anak-anak mendapat sorotan.

Para peserta berkesempatan untuk belajar langsung dari praktisi-praktisi terbaik dalam teknik intervensi terbaru untuk kasus-kasus yang kompleks secara live.

Ketua Panitia Kegiatan Dr.dr. Erling David Kaunang, Sp.A(K) menyampaikan, pihaknya sangat senang dapat memberikan pengetahuan yang berharga dalam bidang kardiologi pediatrik.

Acara ini juga menjadi platform penting bagi pertukaran pengetahuan antara para profesional medis, memperkuat jejaring kolaborasi dalam upaya meningkatkan kualitas perawatan kesehatan Jantung anak di Indonesia.

“Pediatruc Cardiology Update XII di Manado merupakan kegiatan tahunan, Jadi setiap tahunnya dokter  spesialis anak, konsultan jantung anak (super spesialis) berkumpul di center-center yang melaksanakan kegiatan pelayanan jantung anak, diantaranya Workshop Consultan Cardiologi,” jelas dokter David.

Disebutkan, Workshop Consultan Cardiologi dikhususkan untuk dokter-dokter konsultan jantung anak, akan diberikan ilmu-ilmu yang terupdate

Sehubungan dengan pelayanan jantung anak, di antaranya ada intervensi jantung anak yaitu tindakan  intervensi untuk kelainan jantung bawaan (penutupan jantung bocor) atau penutupan devec atau kelainan jantung.

“Di samping itu, ada juga pembahasan-pembahasan kasus dan metode terbaru tentang  pelayanan jantung anak dan penanganan-penangan terbaru,” ujarnya.

Diungkapkan, workshop dilaksanakan secara online. “Jadi, ada yang langsung mengerjakan, ada yang memantau langsung di ruangan kateterisasi laboratorium dr. David Waworuntu, Sp.A (K).

Ada juga yang dibicarakan di dalam workshop secara online. Begitu tindakan langsung dishot secara online baik tindakan maupun alat  penunjang diagnosis seperti ekocardiografi penunjangnya kateterisasi intervension, (Katerisasin jantung untuk melakukan tindakan intervensi),”sebutnya.

Ketua UKK (Unit Kerja Koordinasi) dr. Rizky Adriansyah, M.Ked (Ped), Sp.A(K) memberikan apresiasi dan terima kasih  kepada RSUP Kandou dan anggota dari UKKnya.

“Kegiatan ini sudah kita rencanakan dari tahun yang lalu sejak terakhir dilakukan di Bali, dan tentunya kita berharap layanan jantung anak berkembang tidak hanya di Indonesia bagian barat tapi juga di Indonesia bagian timur juga perlu pengembangan layanan jantung anak,” ujarnya

Ditambahkan, kalau dibandingkan dengan negara- negara lain kita masih jauh, tapi kita harapkan dengan pemerataan pelayanan yang ada, juga mendukung program Kemenkes untuk bagaimana menurunkan angka kematian bayi baru lahir, yang salah satu penyebab penyakit jantung bawaan.

Untuk  itu, diupayakan agar seluruh  dokter mulai dari layanan primer dan sekunder dari seluruh Rumah Sakit Umum Kabupaten/ Kota juga RSUP Kandou sebagai pusat rujukan, untuk layanan jantung anaknya berkembang lebih cepat.

Menurut dr. Rizky, melihat perkembangan yang ada, untuk itu kita mengundang para dokter terutama dokter-dokter yang selama ini kalau kita adakan acara di Indonesia bagian barat dokter dokter bagian timur sulit hadir .

“Sengaja kita buat khusus dokter-dokter yang ada di Indonesia bagian timur, (Sulawesi, Papua, Maluku) agar bisa belajar bersama-sama di sini untuk bagaimana layanan jantung anak di bagian timur bisa berkembang, dan kita memilih Manado karena dilihat lebih strategis untuk rujukan papua dan maluku,” ujarnya

Direktur Utama RSUP Kandou Dr. dr. Ivonne Elisabeth Rotty, M.Kes menyambut baik pelaksanaan kegiatan Pediatric Cardiology Update XII dan Workshop Intervention Consultant.

Dirut berharap, kegiatan ini dapat mengembangkan pengetahuan keterampilan serta pemahaman layanan kardiologi pediatric dalam melakukan tindakan intervensi yang aman dan tepat. (Fer)

Meimonews.com – Erupsi Gunung Ruang yang terletak di Kecamatan Tagulandang Kabupaten Kepulauan Sitaro (Siau Tagulandang Biaro) kembali terjadi pada Selasa (30/4/2024) pagi.

Dampak erupsi yang sudah pada level empat tersebut terasa sampai di beberapa kabupaten/kota di Sulawesi Utara termasuk di Kota Manado.

Oleh karena itu, karena Kota Manado terkena dampaknya seperti abu vulkanik yang tersebar cukup banyak maka Pemerintah Kota Manado di bawah kepemimpinan Andrei Angouw sebagai Walikota dan Richard Sualang sebagai Wakil Walikota bertindak cepat.

Lewat akun facebook (fb) Pemerintah Kota Manado mengeluarkan imbauan agar masyarakat yang beraktivitas di luar rumah agar mewaspadai abu vulkanik tersebut.

“Masyarakat diimbau selalu menggunakan masker untuk menghindari paparan abu vulkanik dan mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak diperlukan,” akun fb tersebut.

Dijelaskan, abu vulkanik yang terhirup bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, seperti radang saluran pernapasan atas akut, radang pada selaput mata, serta dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan radang di paru-paru. (lk)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) bertempat di gedung TIK Unsrat, Selasa (30/4/2024) pagi.

Hadir pada acara pembukaan ini Wakil Rektor 2 Prof. Dr. Ronny A. Maramis, SH, MH, Wakil Rektor 4 Prof. Dr. Ir. Sangkertadi, M.Sc, DEA, Kepala UPT TIK Sherwin RU Aldo Sompie, ST. MT dan Koordinator Pengawas Dr. dr. Jano B. Bernadus, M.Biomed.

Atas nama Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng IPU Asean Eng, Wakil Rektor 1 Prof. Dr. Ir. Grevo Soleman Gerung, M.Sc membuka kegiatan tersebut.

Ada beberapa pesan penting disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik atas nama Rektor Unsrat tersebut kepada peserta UTBK SNBT.

Disampaikan selamat kepada mereka yang bisa mengikuti UTBK SNBT karena ada banyak siswa tidak dapat mengikuti ujian disebabkan antara lain Nomor Induk Sekolah.

Kepada peserta dari Sitaro diingatkan agar tetap tenang  konsentrasi dan fokus saja pada ujian. “Pemerintah pasti siap siaga mitigasi dampak dari meletusnya lagi Gunung Ruang,” ujar Prof. Gerung.

Diingatkan, kelulusan akan ditentukan oleh komputer berdasarkan hasil kerja saudara. Makanya, Rektor melalui  Prof. Gerung mengingatkan agar jati-hati dan jangan percaya jika ada tawaran oknum tertentu (broker/penipu) menjanjikan kelulusan dengan membayar kepada mereka. (FA)

Meimonews.com – Pemadanan data stunting antara elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (EPPGBM) dan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) sangat penting.

Hal tersebut ditegaskan Kepala BKKBN RI Dr. (Hc) dr. Hasto Wardoyo, Sp. OG (K)
pada acara Rakernas Bangga Kencana dan PPS di Jakarta, baru-baru.

“Jadikan data itu harus diverifikasi. Ada data EPPGBM itu datanya dapat dari posyandu melalui penembangan. Alatnya sudah baru, petugasnya sudah dilatih, kemudian dia mengerjakan serentak, hasilnya dikumpulkan. Data ini harus diverifikasi, karena data yang di EPPGBM itu sudah jauh di bawah 20 persen stuntingnya,” ujar Hasto.

Dijelaskan, berdasarkan data EPPGBM jika dianalisis secara menyeluruh, angka stunting di Indonesia bisa di bawah 14 persen. Karena itu, ia menekankan penting untuk mengulas atau mereview data SKI dan EPPGBM, kemudian dipadankan sehingga ada keselarasan data.

Menurutnya, EPPGBM itu seperti real count, sedangkan SKI itu seperti quick count, karena survei. Oleh karena itu, yang perlu kita sikapi sekarang EPPGBM dimaksimalkan menjadi 100 persen, jadi penimbangan-penimbangan yang belum lengkap, dimaksimalkan sampai 100 persen.

“Kalau EPPGBM diverifikasi, saya yakin angkanya akan jauh di bawah 20 persen, sehingga saya yakin kalau menggunakan EPPGBM, datanya bahkan bisa di bawah 14 persen, tetapi kalau menggunakan angka survei, angkanya masih jauh, maka titik temunya saya kira ada diverifikasi EPPGBM bulan April, kemudian bulan Mei oleh Menteri Kesehatan,” katanya.

Ditegaskan pula, verifikasi dan validasi (verval) data EPPGBM bisa dilakukan dengan lebih akurat, karena di daerah sudah memiliki standar pengukuran balita yang jelas.

“Kalau dulu alatnya masih beda-beda, ada dacin, digital, itu belum seragam, sekarang seharusnya angka real count lebih bagus, dan sudah standar, karena alatnya sudah seragam,” jelasnya. (Fer)

Meimonews.com – Sebanyak 83 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2023 di lingkungan BKKBN Sulut dilantik dan diambil sumpah/janjinya oleh Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut Ir. Diano Tino Tandaju, M.Erg.

Pelantikan dan Pengangkatan PPPK yang terdiri dari 11 PKB Ahli Pertama, 4 PLKB Terampil dan 68 PLKB Pemula tersebut dilaksanakan pada apel kerja BKKBN Perwakilan Sulut di halaman Kantor,  Senin (29/4/2024).

Turut hadir pada kegiatan yang diikuti pegawai di lingkungan BKKBN Sulut ini adalah sejumlah Kepala Dinas OPD-KB se-Sulut.

Para PPPK dilantik dan diangkat tersebut berdasarkan Surat Keputusan Kepala BKKBN Perwakilan Sulut setelah melalui proses/tahapan seleksi yang telah diatur sesuai peraturan yang ada.

Ada beberapa hal penting yang disampaikan kepada PPPK tersebut saat Kaper memberikan sambutan.

Pertama, para PPPK siap ditempatkan di mana saja sesuai surat pernyataan yang sudah ditandatangani di atas meterai. Kedua, status kepegawaian serta penerimaan gaji dan tunjungan berada di BKKBN Perwakilan Sulut.

Ketiga, melaksanakan tugas di kabupaten/kota dan bersinergi dengan OPD-KB sesuai penempatannya. Keempat, sesuai perjanjian kinerja, PPPK memiliki masa tugas selama 5 tahun. Kelima, maksimalkan kinerja di lapangan sebagai Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dengan profesional, penuh tanggung jawab, berdedikasi tinggi, dan loyalitas untuk program Bangga Kencana PPS.

Keenam, perhatikan capaian atau target sesuai dengan perjanjian kerja. Ketujuh, wajib memasukkan laporan bulanan melakui aplikasi New Siga, Kedelapan, perhatikan kedisiplinan terkait presensi dan pengisian laporan kerja harian melalui aplikasi E-Visum. Berkoordinasi dengan lini lapangan sebagai pengampu Penyuluh KB. Kesembilan, berintegritas dalam penggunaan dana BOKN.

“Laksanakan tugas dengan baik dan bertanggung jawab. Semoga dengan kehadiran PPPK di kabupaten dan kota akan membuat warna baru di lapangan dan dinas,” sebut Kaper di akhir sambutannya. (Fer)

Oleh :

Herry Frits Pinatik, Yefta Pamandungan dan Dedie Tooy

Meimonews.com – Pertanian Sulawesi Utara telah menciptakan dampak yang signifikan dalam meningkatkan produksi dan keberlanjutan pangan di daerah. Dari sisi dinamika sistem dimana sistem berubah dari waktu ke waktu, maka penting sekali memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan itu.

Sistem dinamik menekankan pada alat, teori, dan konsep yang digunakan untuk memahami perilaku sistem yang berubah dari waktu ke waktu. Ini mencakup penggunaan model matematika, simulasi komputer, dan konsep-konsep seperti umpan balik, non-linearitas, dan kestabilan dalam menganalisis sistem.

Produksi padi Sulawesi Utara di tahun 2021 adalah 232,88 ribu ton dan meningkat di tahun 2022 menjadi 243,73 ribu ton GKG dengan luas panen 59,18 ribu ha dan 58,20 ribu ha. Artinya terjadi peningkatan produksi dan produktivitas padi di mana tahun 2021 produktivitasnya 3,935 ton per ha dan tahun 2022 produktivitas 4,187 ton per ha.

Jika produksi padi dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, maka produksi beras pada 2022 mencapai 136,96 ribu ton, mengalami kenaikan sebanyak 6,09 ribu ton (4,66 persen) dibandingkan produksi beras pada 2021 yang sebesar 130,87 ribu ton.

Produksi beras menurut Kabupaten/Kota (ribu ton) dari data BPS Sulut di tahun 2022 tertinggi adalah Kabupaten Bolaang Mongondow, Minahasa, Bolaang Mongondow Utara, Kotamobagu, dan Minahasa Selatan dengan jumlah produksi berturut-turut yakni 74,45; 19,56; 10,13; 10,39 dan 7,31.

Berbagai upaya pemerintah baik pusat, dalam hal ini, Kementerian Pertanian dan daerah baik di tingkat provinsi, kabupaten/kota sampai ke tingkat kelompok tani perlu diapresiasi sehingga terjadi peningkatan produktivitas khususnya produksi padi dari tahun 2021 ke 2022.

Dalam satu rangkaian sistem di daerah, unsur pemerintah sangat berperan dalam penentuan kebijakan, program seperti peningkatan infrastruktur, subsidi termasuk pupuk, benih unggul dan sarana produksi lainnya.

Dalam aspek sistem, produktivitas padi sangat tergantung pada inovasi benih unggul, teknologi pemupukan, pengolahan tanah, efisiensi sumber daya manusia, pengendalian hama dan penyakit dan tentunya kondisi awal dari tanah dan iklim.

Nah, terkait tujuan pencapaian kemandirian pangan, maka semakin komplekslah karena banyak dinamika sistem yang saling mempengaruhi, hal ini juga termasuk kebijakan pemerintah di dalamnya.

Strategi yang dimulai dari pemantauan dan prediksi produksi pangan terkait  inovasi dan teknologi perlu semakin di tingkatkan.

Dari aspek sistem dinamik, penulis melihat dengan adanya era kecerdasan buatan menjadi salah satu alat bantu yang dapat digunakan untuk memantau dan menganalisis data produksi pangan secara real-time.

Hal ini dapat membantu dalam memprediksi hasil panen, mengidentifikasi risiko penyakit tanaman, dan menilai kecukupan pasokan pangan di Sulawesi Utara.

Dengan demikian, para petani dan pemerintah dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan produksi dan mengatasi tantangan yang muncul.

Penggunaan sumber daya seperti air, pupuk, dan pestisida dapat di optimisasi melalui analisis data yang cermat, agar dapat memberikan rekomendasi tentang kapan dan di mana menggunakan sumber daya ini secara efisien, sehingga dapat mengurangi pemborosan dan meningkatkan produktivitas pertanian.

Peralatan dan model sistem dinamik dapat membantu melakukan prediksi dan optimisasi termasuk juga dalam pengelolaan praktek pertanian yang ramah lingkungan untuk mengelola sumber daya secara efisien, sehingga dapat meningkatkan produktivitas pertanian tanpa merusak lingkungan sekitarnya.

Dengan meningkatkan produksi lokal dan mengurangi ketergantungan pada impor, diharapkan Sulawesi Utara dapat menjadi lebih mandiri secara pangan dan lebih tahan terhadap fluktuasi harga dan pasokan global. Akan tetapi, sistem, strategi dan program serta target luaran yang baik perlu di dukung secara integral dan sistematik.

Vibrasi positif dengan semangat kebersamaan terutama secara sosial kemasyarakatan di daerah yang saling membangun menjadi hal yang sangat penting apalagi di tengah dinamika sistem ekonomi dunia yang terus berubah dengan cepat di era Industri 4.0 yang sangat berpengaruh pada menurunnya tenaga kerja di bidang pertanian.

Namun tetaplah perlu untuk diingat, dalam segala situasi kita tetap membutuhkan pangan. Terbukti di era pandemi di tahun 2020-2022, pertanian tetap menjadi ujung tombak Indonesia dan daerah kita Sulawesi Utara.

Support benih unggul, pupuk subsidi, pewilayahan komoditi secara optimal, infrastruktur termasuk pasar dan kestabilan harga masih terus menjadi harapan petani kita ke depan.

Di sisi lain aplikasi inovasi dan teknologi budidaya, benih unggul, pupuk, pengolahan tanan, teknologi pasca panen dan keterampilan terhadap manajemen dan produksi perlu terus di tingkatkan.

Jadi, mari terus kita tingkatkan program unggulan kepada para petani kita, karena merekalah andalan bangsa dalam pembangunan pertanian dan kemandirian pangan.

Semangat para petani, semangat semua insan pertanian dan stakeholders. (Penulis adalah dosen Fakultas Pertanian Unsrat Manado)

Meimonews.com – Pemerintah Kota Manado telah menetapkan program Jumat Bersih. Setiap waktu tersebut personil yang asa di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado mulai dari Sekretariat Pemkot hingga Kelurahan melakukan bersih-bersih.

Lokasi kegiatan diatur oleh masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Seperti halnya dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Setiap Jumat pagi sampai selesai, mereka melakukan kegiatan bersih-bersih di lokasi yang sudah ditentukan.

Kalau tidak ada masalah terkait tugas pokok dan fungsi (tupoksi)nya maka semua personil dikerahkan untuk bersih-bersih.

Jumat (26/4/2024) lalu beberapa tempat disambangi personil BPBD Manado. “Ada beberapa lokasi yang kami datangi dan mengangkat sampah-sampah yang ada di lokasi tersebut,” ujar Kepala BPBD Manado Donald Sambuaga kepada Meimonews.com via di sela kegiatan.

Lokasi bersih saat itu mulai dari depan RS bersalin Kirana menuju ke Kantor Walikota Manado. Kegiatan dilakukan jam 06.00 – 09.00 Wita.

“Sebanyak 30 personil yang terdiri dari 21 PNS dan 9 tenaga harian lepas (THL) bergotong-royong mengangkat sampah plastik, botol dan sisa-sisa dahan pohon diangkat dan dimasukkan ke dalam tas plastik atau kardus dan dibawa ke bak sampah yang dilewati saat kegiatan pungut sampah hari ini,” ujar Sambuaga.

Pekerjaan bersih-bersih begini dilakukan personil BPBD Manado, sebagai implementasi program Pemkot Manado di bawah kepemimpinan Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang, dengan gembira dan tanpa merasa ada beban, malah dijadikan sebagai menu olahraga untuk kesehatan.

Pihaknya berharap dengan adanya kegiatan bersih-bersih begini, warga diingatkan untuk tidak membuang sampah sembarang. (lk)

Meimonews.com – Kerjasama yang sudah terjalin antara Wuhu Institute of Technologi (WHIT) dan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado diharapkan tidak hanya menjadi tonggak sejarah bagi dunia pendidikan di daerah ini (Sulawesi Utara) tetapi juga menjadi simbol konkrit dari semangat kolaborasi dan pertukaran ilmu pengetahuan antara negara Republik Indonesia dan negara Tiongkok (RRC).

Harapan tersebut disampaikan Gubernur Sulut Prof. Dr. (HC) Olly Dondokambey, SE dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekretaris Daerah Sulut Steve Hartke Andries Kepel, ST, M.Si pada acara Launching Luban Workshop dan Program Student Exchange, Sabtu (27/4/2024).

Kegiatan yang dilaksanakan di Lantai 5 Fakultas Teknik (Fatek) Unsrat Manado ini dihadiri President Wuhu Institute of Technology Mr. Gao Wu, Direktur PT Conch Cement Wilayah Indonesia dan Direktur Utama Conch North Sulawesi Clement Mr. Chen Xiaobing, Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU Asean Eng, Ketua DPRD Sulut dr. Fransiskus Andi Silangen, Sp.B-KBD, Komisaris BSG.

Hadir juga para Wakil Rektor, pimpinan lembaga Unsrat, para Dekan, sejumlah tamu/undangan lainnya serta sejumlah mahasiswa yang ikut dalam Program Student Exchange.

Dikemukakan, kerjasama yang telah terbangun antara Wuhu Institute of Technology dengan Unsrat Manado memperkuat fondasi untuk kemajuan bersama dalam bidang pendidikan dan teknologi.

Kegiatan ini, menurut gubernur, menjadi bukti nyata kerjasama antar lembaga pendidikan dan industri yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan serta mendukung pengembangan SDM yang berkualitas, serta memperkuat fondasi untuk kemajuan bersama di bidang pendidikan dan teknologi.

“Melalui program ini, telah dilahirkan sebuah platform untuk mahasiswa kedua institusi ini, di mana dengan semangat kebersamaan dan kerja keras kita yakin akan mencapai prestasi-prestasi yang membanggakan,” ujar Kepel mengutip sambutan gubernur.

Sekretaris Daerah Sulut Steve Hartke Andries Kepel, ST, M.Si saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Sulut Prof. Dr. (HC) Olly Dondokambey, SE

Memperkuat pernyataan itu, gubernur mengutip kalimat bijak dari seorang filsuf dari China yakni Lao Tzu yang mengatakan kebaikan di dunia menciptakan keyakinan. Kebaikan dalam berpikir menciptakan kehebatan. Kebaikan dalam memberi akan menciptakan cinta.

“Mari kita sambut dengan tangan terbuka kesempatan berharga ini untuk membuka peluang baru bagi generasi muda kita,” ajak gubernur yang mendapat gelar Profesor Honoris Causa dari WHIT ini.

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU Asean Eng

Gubernur yakin melalui kolaborasi yang kuat dan semangat kebersamaan kita akan mencapai kesuksesan yang lebih besar lagi di masa depan.

Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng. IPU Asean Eng di awal sambutannya menjelaskan, kegiatan yang disepakati antara Unsrat dan Wuhu Institute of Technology adalah pertukaran mahasiswa sebanyak 35 mahasiswa Unsrat dari Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik.

Mahasiswa ini akan mengikuti Program Kuliah E-Commerce selama 1,5 Tahun, demikian pula mahasiswa dari Wuhu Institute of Technology akan berkuliah di Unsrat.

Unsrat, sebut Rektor, berterima kasih atas bantuan dari PT Conch Cement berupa laboratorium (Luban Workshop) yang diresmikan saat itu.

Rektor berharap, kerjasama ini memberikan kontribusi positif dalam pembentukan generasi muda yang siap menghadapi tantangan dunia kerja dengan modal pengetahuan dan teknologi yang terdepan.

“Semoga kerjasama ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak yang terlibat baik Unsrat, Wuhu Institute of Technology maupun PT Conch Indonesia,” ujar Rektor dan berharap pula agar alumni Unsrat dapat dapat diterima bekerja di PT Conch Cement.

President Wuhu Institute of Technology Mr. Gao Wu saat memberikan sambutan

President WHIT Mr. Gao Wu dalam sambutannya mengurai bagaimana awal mula kerjasama antara WHIT dengan Unsrat Manado dan apa saja hal-hal yang diharapkan dalam kerjasama ini.

Ia berharap, kerjasama yang sudah terjalin dengan baik ini akan terus berjalan bahkan ditingkatkan di waktu-waktu mendatang.

Direktur PT Conch Cement Wilayah Indonesia Mr. Chen Xiaobing dalam sambutannya mengatakan, dengan terjalinnya kerjasama ini, akan memberikan sumbangsih yang besar di bidang pendidikan antara RRC dan Indonesia.

Mr. Chen percaya, dengan kerja keras dua perguruan tinggi ini, hasil yang dicapai dapat menjadi contoh yang baik bagi dunia pendidikan kedua negara.

“Tentunya Conch Cement akan selalu me jadi teman yang selalu hadir dan turut membantu dalam kerjasama ini, mewujudkan pertukaran informasi, saling melengkapi,” ujarnya. (FA)

Meimonews.com – Kerjasama Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado dengan Wuhu Institute of Technology terus berlanjut bukan hanya dalam bentuk saling berkunjung.

Hal itu terlihat saat kedua pihak melaunching Luban Workshop dan Program Student Exchange yang dilaksanakan di Lantai 5 Fakultas Teknik (Fatek) Unsrat Manado, Sabtu (27/4/2024).

Hadir pada momen ini, Sekretaris Daerah Sulut Steve Hartke Andries Kepel, ST, M.Si mewakili Gubernur Sulut Prof. Dr. (HC) Olly Dondokambey, SE, President Wuhu Institute of Technology and Conch Mr. Gao Wu, Direktur PT Conch Clement Wilayah Indonesia dan Direktur Utama Conch North Sulawesi Clement Mr. Chen Xiaobing, Rektor Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie, M.Eng Asean IPU Eng, Ketua DPRD Sulut dr. Fransiskus Andi Silangen, Sp.B-KBD, Komisaris BSG.

Selain itu, Wakil-wakil Rektor, pimpinan lembaga Unsrat, para Dekan, sejumlah tamu/undangan lainnya serta sejumlah mahasiswa yang ikut dalam program Unsrat dan Wuhu Technologi and Conch.

Acara seremoni launching ditandai sambutan-sambutan dari President Wuhu Institute of Technologi, Direktur Utama Conch North Sulawesi Clement, Rektor Unsrat Manado serta Sekda Sulut mewakili Gubernur Sulut.

Setelah itu, pembukaan selubung papan kegiatan dan penyerahan cenderamata kedua pihak dan serta penyerahan cendera mata dari Wuhu Institute of Technology dan PT Conch kepada sejumlah mahasiswa.

Mengakhiri kegiatan launching, para tamu dan undangan diajak ke Ruang Conch yang berada di salah satu ruangan Fatek Unsrat yang berada di lantai dasar gedung lama.

Sejumlah perangkat teknologi dan brosur/gambar tentang kemajuan teknologi hasil kerjasama kedua pihak terpapar di lokasi, dan sejumlah penjelasan terkait dengan apa yang ada dijelaskan baik Dekan Fatek Unsrat Manado Prof. Dr. Ir. Fabian J. Manoppo dan tim kedua pihak.

Tamu dan undangan terlihat senang dengan apa yang ada dan berharap agar kerjasama yang telah terlihat ini akan terus berlanjut dan bahkan meningkat di waktu-waktu mendatang. (FA)