Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie menegaskan, berbagai capaian dsn prestasi yang diraih telah membuat nama Unsrat menjadi besar, semakin dikenal baik di tingkat nasional, regional maupun internsional.

Penegasan tersebut disampaikan Rektor saat memberikan sambutan pada acara puncak peringatan Dies Natalis ke-63 Unsrat Manado yang diadakan di Auditorium Unsrat Manado, Senin (23/12/2024).

“Berbagai capaian dsn prestasi yang diraih oleh dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni telah membawa nama besar Unsrat semakin dikenal baik ditingkat nasional, regional, bahkan internasional,” ujar Rektor.

Di momentum dies natalis ini, Rektor mengajak kita semua untuk tetap percaya bahwa dengan sinergi antara sivitas akademika, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan, Unsrat akan terus berkembang menjadi universitas yang unggul dan berbudaya, serta diakui di kancah internasional.

 

Di momen ini, Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro selaku Ketua Dewan Guru Besar FEB UI dan juga Penasehat Khusus Presiden Bidang Ekonomi memberika  orasi dengan mengangjat tema Unsrat untuk Sulut.

Gubernur Sulut yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulut Femmy J. Suluh dalam sambutannya mengatakan, dies natalis Universitas Sam Ratulangi yang ke-63,  bukan sekedar ceremony, melainkan sebuah refleksi atas perjalanan panjang yang telah ditempuh oleh Universitas kebanggaan Sulawesi Utara, dalam kontribusinya membangun generasi unggul dan mendukung pembangunan di Bumi Nyiur Melambai.

Gubernur menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Universitas Sam Ratulangi, komitmen dalam menjaga mutu pendidikan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat telah memberikan kontribusi yang besar bagi kemajuan di daerah ini.

Tema Dies Natalis ke-63 Unsrat yakni Unsrat untuk Sulawesi Utara ini sangat relevan dan menunjukkan Sinergi yang kokoh antara Universitas Sam Ratulangi, pemerintah dan seluruh masyarakat Sulawesi Utara telah menjadi Mitra strategis dalam membangun daerah yang semakin maju sejahtera dan berdaya saing.

Selain itu, memiliki peran yang besar dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas tapi juga tangguh dan inovatif serta berwawasan global menuju World Class University. (FA)

Meimonews.com – Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) menjelaskan terkait pengelolaan rumah sakit dan juga klinik-klinik di bawah Yayasan GMIM Medika.

“Seluruh laporan pertanggungjawaban terkait pengelolaan rumah sakit di bawah Yayasan GMIM Medika telah disampaikan pada Sidang Majelis Sinode Tahunan yang dilaksanakan November 2024 di Wilayah Likupang Dua,” jelas Humas Sinode GMIM Pnt Kombes Pol (Purn)  John Rori.

Dalam pengelolaan aset rumah sakit, lanjut Rori kepada wartawan, Minggu (22/12/2024), Yayasan GMIM Medika menerapkan mekanisme sewa aset sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan sesuai perundang-undangan.

Mekanisme sewa aset GMIM dilakukan tanpa menetapkan nominal tetap, melainkan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing unit rumah sakit. Karena dana tersebut akan kembali ke rumah sakit bila ada kebutuhan.

“Informasi mengenai nominal dana yang dikelola oleh rumah sakit bukanlah Rp 15 miliar, melainkan nominal yang bervariasi sesuai data laporan keuangan bulanan yang disampaikan oleh unit-unit rumah sakit,” tegasnya.

Disebutkan, laporan ini diajukan kepada Yayasan GMIM Medika dan diteruskan kepada Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM selaku pembina yayasan.

Untuk menjawab kebutuhan publik di bidang kesehatan, Rori menjelaskan disepakati bahwa dana sewa aset mulai dari April 2024 sampai dengan sekarang diperuntukan untuk pengembangan sarana dan pengadaan alat kesehatan (Alkes) di lima Rumah Sakit dan 3 klinik milik GMIM.

“Dan membuat laporan pengelolaan dana dari unit ke Yayasan Media GMIM dan dilaporkan ke Pembina Yayasan. Pada tahun 2025 akan dievaluasi antara unit-unit Rumah Sakit dan Yayasan Medika bersama pembina Yayasan dalam hal ini BPMS GMIM,” ujarnya.

Keputusan ini diharapkan dapat memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana, sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan di lingkungan GMIM. (*)

Meimonews.com – Dekan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Manado (Unima) Ignatius  JC Tuerah melantik Pengurus Ikatan Alumni Program Studi (Prodi) Pendidikan Seni Rupa periode 2024-2025.

Pada pelantikan yang dilaksanakan di Lantai 1 FBS Unima, Jumat  (20/12/2024) ini dihadiri Ketua Senat FBS Unima sekaligus sebagai Pembina Ruddy Pakasi, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Arie Tulus, Kepala Bagian FBS Unima Valentino Tangkau, Wakil Ketua Alumni Seni Rupa Auclemwish Makienggung.

Selain itu, Sekretaris Friets Konduwes, Koordinator Bidang DKV dan Dokumentasi Gerrit Kalalo, Koordinator Bidang Produksi dan Pameran Melky Runtu dan anggota Bidang Hubmas dan kerjasama Jacky Kaunang.

Turut hadir Nicolas Gosal, dosen senior di Prodi Pendidikan Bahasa Prancis, dan pegawai FBS Unima lainnya  di antaranya Jein Prang, dan Jendri Rompas.

Dalam sambutannya, Javier (sapaan akrab Dekan FBS Unima) mengungkapkan, para lulusan Prodi Pendidikan Seni Rupa ini sejak masih Fakultas Keguruan Sastra Seni, dan Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni ketika masih Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) hingga menjadi Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Manado, tenaganya sangat diperlukan di masyarakat,

“Apakah sebagai guru ataupun sebagai pekerja seni di daerah ini bahkan di luar Sulawesi Utara lahan pengabdiannya masih sangat luas,” ujarnya.

Ketua Ikatan Alumni Prodi Pendidikan Seni Rupa Elbamun Lingkanbene Mingkid dalam sambutannya menegasoan, setelah pelantikan ini, sebagai Ketua dan pengurus lainnya bertekad akan bekerja semaksimal mungkin berdasarkan agenda kerja yang nantinya akan disepakati bersama pada rapat pengurus nanti.

“Yang sudah disepakati melalui pembicaraan pembicaraan antar pengurus dan pembina, pada Februari 2025 nanti, Alumni Seni Rupa FBS Unima akan menggelar Pameran Bersama Karya Seni Rupa,” ujarnya.

Selain itu, akan dilaksanakan pula agenda penting lainnya untuk kemajuan Prodi Pendidikan Seni Rupa pada khususnya, dan Unima pada umumnya,

Pengurus, sebutnya, akan  matangkan rencana kegiatan ini melalui rapat pengurus. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mengadakam Sidang Terbuka Senat dalam rangka Wisuda Program Doktor, Magister, PPDS Profesi dan Sarjana Tahap 3 Tahun Akademik 2024/2025 di Auditorium Unsrat, Kamis (19/12/2024).

Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie dalam sambutannya mengatakan, hari ini adalah momen bersejarah, tidak hanya bagi para wisudawan, tetapi juga bagi Universitas Sam Ratulangi.

“Wisuda adalah bukti nyata keberhasilan perjalanan akademik, dedikasi dan kerja keras kalian,’ ujarnya.

Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie

Rektor mengajak kita semua untuk terus mengedepankan semangat belajar sepanjang hayat dan semangat kolaborasi, berinovasi serta memberikan kontribusi terbaik dalam diri kita.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang diwakili oleh Kepala Dinas Perkimtam Sulut Alexander Wattimena dalam sambutannya mengatakan, di tempat ini dalam suasana yang penuh dengan kebahagiaan dan kebanggaan.

“Hari ini, kita semua menjadi saksi atas pencapaian luar biasa dari putra-putri terbaik Sulawesi Utara dan bangsa Indonesia yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi di Universitas Sam Ratulangi yang kita cintai ini,” ujarnya.

Perlu diingat bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan melainkan gerbang awal menuju perjuangan dan pengabdian yang lebih besar.

Gubernur berharap setelah ini, tunjukkan kompetensi terbaik kalian, tingkatkan kemampuan, kuasai teknologi dan janganlah pernah berhenti belajar. (FA)

Meimonees,com -Biro Perencanaan, Kerja Sama dan Hubungan Manasyarakat (PKHM) Universitas Negeri Manado (Unina) pimpina menggelar Ibadah Natal di rumah Vivi M.Saroinsong (Kepala Biro) di Desa Kalasey, Minahasa, Rabu (18/12/2024).

Ibadah dipimpin Pdt. Sofie Balansa Bawole, pendeta pelayanan di Jemaat GMIM Efrata Kalasey.

Pimpinan dan staf serta keluarga Biro PKHM, Tim IKU dan Pimpinan Unima yakni Wakil Rektor 2 Joseph Kambey, Wakil Rektor 3 Donal Ratu, Ketua LP3M Patricia Silangen dan Ketua LPIK Masye Wurarah hadir pada kegiatan kerohanian yang berlangsung penuh keakraban ini.

Kegiatan ini, menurut Sub Koordinator Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Biro PKHM Unima Marcia Imelda Watulingas, bukan sekedar perayaan tapi bagaimana bersyukur untuk beberapa hal termasuk pencapaian kinerja Biro PKHM falam kebersamaan yang selalu membawa kasihkasih, damai dan sukacita.

Wakil Rektor 3 dalam sambutannya mengungkap bagaimana menciptakan suasana damai dan persaudaraan. (FA)

Meimonews.com – Uskup Emeritus Petrus Turang Pr merayakan 50 tahun imamat, yang diwarnai Misa Syukur yang diadakan di Emmanuel Amphiteater Catholic Youth Center Lotta, Minahasa, Rabu (18/12/2024).

Ada 12 Uskup yang berasal dari keuskupan-keuskupan di Indonesia termasuk Mgr. Turang yang memimpin misa di dampingi ratusan pastor/imam Keuskupan Manado dan beberapa pastor/imam dari Keuskupan Agung Kupang (keuskupan tempat pelayanan terakhir Mgr. Turang).

11 uskup lainnya adalah Uskup Manado Mgr. Rolly Untu, Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi, Ketua KWI (Konferensi Waligereja Indonesia)/Uskup Bandung Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, Uskup Manokwari Sorong Mgr. Larion Datus Lega, Uskup Agung Pontianak Mgr. Agustinus Agus.

Selain itu, Uskup Amboina Mgr. Seno Inno Ngutra, Uskup Agung Makassar Mgr. Fransiskus Nipa, Uskup Agung Kupang Mgr. Hironimis Pakenoni, Uskup Emeritus Ednun Woya (Keuskupan Wetebula) dan Uskup Emeritus Petrus Bodeng Timang (Keuskupan Banjarmasin).

Sekitar 1000 orang (uskip, pastor/imam, frater, bruder, suster dan umat) mengikuti misa dan perayaan syukur yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban, kekeluaegaan dan kegembiraan tersebut.

Setelah misa, sebelum makan siang bersama, diadakan peniupan lilin ulang tahun oleh Mgr. Turang di dampingi 11 uskup, penyerahan cenderamata kepada antara lain Mgr. Turang dan Mgr. Rolly serta foto bersama.

Tiga uskup berkesempatan memberikan sambutan yakni Mgr. Rolly, Mgr. Lega dan Mgr. Bunjamin.

Mgr. Turang dalam kotbahnya sekaligus refleksinya mengurai secara singkat perjalanan panggilannya mulai dari saat masuk seminari dan sebagai imam/pastor yang lebih banyak di luar keuskupan Manado.

Di Keuskupan Manado, yang menjadi wilayah awal pelayanannya, Mgr. Turang hanya bertugas selama lima tahun dari tahun 1979-1984 (termasuk menjadi Komisi PSE KM – Red).

“Banyak keterbatasan tapi banyak surprise dan kekuatan yang membuka hati sebagai manusia untuk berpaut dengan Roh Kudus,” ujar uskup kelahiran Tataaran (Minahasa) pada 23 Februari 1947 itu.

Dari surprise sejarah perjalanan sederhana panggilannya, Mgr. Turang melihat kebaikan Tuhan, melalui lingkungan yang ada, tantangan yang ada untuk memberikan suatu jawaban yang ada.

Penyerahan cenderamata kepada Mgr. Turang (kiri) dan Mgr. Rolly

Selama penghayatan imamatnya, Mgr. Turang berusaha untuk keluar dari kelekatan diri sendiri. “Selama kelekatan diri sendiri, kita akan mengalami kekecewaan,” tandas mantan Sekretaris Komisi PSE (Pengembangan Sosial Ekonomi) KWI ini.

Diungkapkan, kita tidak akang melihat sukacita hidup iman dalam perjalanan penggilan. Karena itu, surprise dalam perjalanan imamat tidak boleh membuat kita, para uskup, para imam, para pemimpin umat untuk menjadi paling hebat di dunia ini.

“Saya selalu berusaha meminta kepada Tuhan supaya dalam keterbatasan, kekurangan dan kedosaan, saya selalu mendapat sokongan, terutama dari umat sekalian,” tandasnya.

Dalam sambutannya,Mgr. Rolly mengungkapkan beberapa hal terkait dengan bagaimana hingga Mgr. Turang bisa menjadi seorang imam, karena rahmat Tuhan, seperti dikatakan Mgr. Turang, lewat Pastor van Slobbe serta jawaban ya dari Mgr. Turang sehingga bisa menjadi imam.

Mgr. Petrus Turang Pr

“Mewakili umat di Keuskupan Manado yang terdiri dari 76 paroki dan 415 stasi serta kehadiran imam mewakili umat, diakon, biarawan/biarawati dan pimpinan umat, kami menyampaikan terima kasih untuk pelayanannya, yang seperti dikatakan Mgr. Turang tadi banyak di luar keuskupan Manado karena Tuhan menghendaki Mgr. Turang berkarya di banyak tempat,” ujar Mgr! Rolly. (lk)

Meimonews.com – Francesco Jeremy Topol, mahasiswa Fakultas Teknik (Fatek) Universitas Negeri Manado (Unima) berhasil membuat hal luar biasa sehingga mengharumkan nama universitas tempatnya mendapat pendidikan.

“Francesco mengharumkan Unima dengan adanya Letter of Apreciation dari NASA
karena mengidentifikasi dan melaporkan adanya kerentanan pada Situs NASA,” ujar Ketua Badan Kerjasama Luar Negeri Jeanne Tulan ketika dihubungi Meimonews.com via telefon, Senin (16/12/2024).

NASA (National Aeronautics and Space Administration) adalah badan pemerintah Amerika Serikat yang bertanggung jawab atas sains dan teknologi yang berkaitan dengan udara dan antariksa.

NASA, sebut Tuilan, memberi penghargaan kepada Franscesco karena keberhasilannya menemukan 4 Kerentanan dengan tingkat keparahan yaitu Critical.

Francesco merupakan seorang Security Researcher dan Bug Hunter yang telah menunjukan dedikasi dan kemampuan luar biasa dalam bidang keamanan Siber.

Merespons prestasi tersebut, jelas Tuilan, Plt. Rektor Unima Chatarina Muliana telah setuju untuk memberikan penghargaan kepada Francesco. (FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado meraih 2 (dua) medali di ajang Anugerah Diktisaintek (Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi) 2024.

Dua medali tersebut adalah medali emas Laporan Kerja Sama PTN BLU (Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum) dan medali perunggu Kerja Sama Internasional.

Medali tersebut diterima Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie di acara penyerahan Anugerah Diktisaintek yang digelar di Gedung D Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (sekarang Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi/Kemendktiaaintek) RI, Jakarta, Jumat (13/12/2024).

Turut hadir mendampingi Rektor pada acara tersebut adalah Wakil Rektor 4 Billy Kepel, Kepala Biro Perencanaan, Anggaran dan Kerjasama Stella Repi dan Koordinator Fungsional Bidang Kerjasama Jenny Benua. (FA)

Meimonews.com – Suatu prestasi membanggakan kembali ditorehkan Universitas Negeri Manado (Unima) di Ajang Anugerah Diktisaintek (Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi) 2024.

Di ajang tersebut, Unima mendapat Gold Winner Anugerah Kerja Sama Kategori PTN BLU Sub Ketegori Pengelolaan Laporan Kerja Sama Terbaik; Silver Winner Anugerah Kerjasama Ketegori PTN BLU Kerja Sama dengan Pemerintah.

Bronze Winner Anugerah Kerja Sama Kategori PTN BLU Kerja Sama dengan Dunia Induatri; dan Pendamping Terbaik Wilayah Tengah Winner yang diterima Revolson Alexius Mege (Dosen Unima).

Penyerahan penghargaan tersebut diterima Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama dan Humas Unima Vivi M. Saroinsong mewakili Pkt. Rektor Unima Chatarina Muliana di Gedung D Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional, Jakarta, Jumat (13/12/2024).

Sub Koordinator Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Biro PKHM Unima Marcia Imelda Watulingas kepada Meimonews.com, Sabtu (14/12/2024) menjelasksn, proses sehingga Unima mendapat beberapa penghargaan tersebut tidak mudah.

Walau demikian, kerja keras pimpinan, staf dan jajaran terkait Unima telah membuat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi mengapresiasinya dengan memberikan penghargaan tersebut.

Sebelum Unima bisa mendapat anugerah tersebut, ada bebeapa tahapan yang harus dilakukan, dan Unima bisa lolos dan masuk kategori tersebut.

Tahapan dimaksud, jelas doktor yang sering tampil menjadi pembawa acara ini, adalah wawancara yang dilakukan Tim Kemendiktisainstek pada Oktober 2024 dan kunjungan Tim Kemendiktisainstek ke Unima beberapa waktu lalu. (FA)

Meimonews.com – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unsrat Manado mengadakan puncak peringatan Dies Natalis ke-15 di Aula FKM, Kamis (12/12/2024).

Hadir pada kesempatan itu, Rektir Unsrat Manado Oktovian Berty Alecander Sompie, Wakil Rektor 3 Unsrat Manado Ralfie Pinasang, Dekan FKM Unsrat Vannetia R Danes, civitas akademika FKM Unsrat Manado dan undangan lainnya.

Dalam samburannya, Rektor Unsrat Manado berharap, Fakultas Kesehatan Masyarakat Unsrat harus terus bertumbuh dan berkembang untuk menjadi Fakultas yang maju serta berwawasan global untuk mendukung visi Universitas Sam Ratulangi menjadi World Class University.

Diharapkan pula, FKM terus berkontribusi secara nyata dalam pembangunan kesehatan masyarakat, baik di tingkat lokal, nasional dan global. (FA)