Meimonews.com – Prestasi membanggaksn diukir Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Unsrat berhasil lolos ke babak Grand Prix dalam ajang bergengsi Karang Turi Choir Competition (KTCC) tingkat internasional, Jumat (14/11/2025).

Kompetisi yang diselenggarakan di Semarang, Jawa Tengah ini diikuti 69 peserta dari berbagai negara dan merupakan salah satu perlombaan paduan suara paling ketat di Asia Tenggara.

PSM Unsrat menampilkan performa terbaik mereka di hadapan tujuh dewan juri internasional yang berasal dari tiga negara yaitu Filipina, Malaysia, dan Indonesia.

Kelolosan ini menjadi bukti kerja keras dan dedikasi tim dan pendukung.

Dengan lolosnya PSM Unsrat ke Grand Prix, mereka akan kembali bersaing untuk memperebutkan gelar juara umum kompetisi.

Babak Grand Prix menjadi puncak dari KTCC, di mana hanya kelompok paduan suara terbaik yang akan saling unjuk kemampuan.

Dukungan dari civitas akademika Unsrat diharapkan dapat memberikan semangat tambahan bagi tim untuk membawa pulang penghargaan tertinggi dari Semarang. (FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie mengajak civitas akademika Fakultas Peternakan Unsrat untuk meneguhkan komitmen, bergerak serempak, melaju lebih cepat, menyalakan obor ilmu.

Ajakan Rektor tersebut disampaikan Wakil Rektor 3 (Bidang Kemahasiswaan dan Alumni) Ralfie Pinasang ketika memberikan sambutan pada Sidang Senat Terbuka Fakultas Peternakan Unsrat dalam rangka acara puncak Dies Natalis ke – 62 fakultas tersebut yang diadakan di aula fakultas, Jumat (14/11/2025).

“Dan, dari laboratorium kita menumbuhkan inovasi dari desa-desa, kita menegakkan kemandirian,” ujar Pinasang mengutip sambutan Rektor.

Fakultas Peternakan (yang kini dipimpin Florencia Nery Sompie sebagai dekan), menurut Rektor, telah menunjukkan arah yang tepat dengan memperkuat kurikulum berbasis capaian pembelajaran, mendorong riset dan pengabdian yang adaptif, serta memperluas jejaring kemitraan agar transfer pengetahuan menjelma dalam praktik-praktik di lapangan.

Dikemukakan, usia 62 tahun bukan sekadar angka, itu adalah penanda kematangan, ketangguhan, serta kesinambungan membangun pendidikan tinggi yang berdampak bagi manusia dan alam. (FA)

Meimonews.com – Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsrat menggelar Focus Group Discussion (FGD) Meningjatkan Akreditasi Program Studi di Universitas Sam Ratulangi, Melalui Sertifikasi Kompetensi Bintek Materi Uji Kompetensi (MUK).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat Manado Arthur Gehart Pinaria, mewakili Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie diadakan di Roger Hotel Manado, Jumat – Minggu (14-16/2025).

Kegiatan ini, jelas Kepala LPMPP Unsrat Max RJ Runtuwene kepada Meimonews.com di sela kegiatan, diikuti 63 peserta yakni pimpinan dan staf Unsrat serta utusan fakultas-fakultas di lingkungan Unsrat.

Untuk narasumber, tambahnya di dampingi Reynal Pakasi (Bendahara LPMPP Unsrat), berasal dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) seperti Soliatun (Master Asesor) dan dari LPMPP Unsrat di antaranya Kepala Pusat Pelatihan Kompetensi/Penanggung Jawab Kegiatan Reni Lucia Kreckhoff.

Pelaksanaan kegiatan ini, menurut Pinaria, merupakan bagian dari komitmen Unsrat untuk terus meningjatkan mutu pendidikan dan akreditasi program studi di lingkungan Unsrat.

“Akreditasi yang baik adalah cermin dari kualitas pendidikan yang kita tawarkan kepada masyarakat, dan ini tentu saja menjadi bagian penting dari upaya kita untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan di dunia kerja,” ujarnya.

Sebagai lembaga pendidikan tinggi, sebut Pinaria, Unsrat senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi seluruh sivitas akademika, baik dosen maupun mahasiswa.

Dengan mengikuti Bimtek MUK sertifikasi kompetensi, menurutnya, peserta tidak hanya memperkaya pengetahuan dan keterampilan, memperkuat fondasi dalam menghadapi tuntutan dunia pendidikan yang semakin kompetitif, juga sudah dapat menyelesaikan sebagian dari tahapan Unsrat menjadi penyelenggara sertifikasi kompetensi.

Pinaria mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan sesi FGD dengan sebaik-baiknya. “Mari berdiskusi, berbagi pengetahuan dan mencari solusi terbaik untuk mencapai tujuan peningkatan akreditasi yang lebih tinggi. Saya percaya bahwa melalui kerjasama yang solid, kita dapat mencapainya denga hasil yang optimal,” ajaknya.

Kepala LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) Unsrat Ockstan Kalesaran menjelaslsn bahwa Unsrat sedang melewati pelatihan asesor dan kita menjadi asesor-asesor, walaupun sertifikatnyaa akan dikeluarkan oleh BNSP.

Langkah berikutnya, kita akan dan sudah membuat jadual MUK, sebelum kita diluluskan nanti. Pada hari ini, kita dengan narasumber akan membuat dan melihat MUK berdasarkan panduan dari BNSP dari skema yang ada.

“Kiranya dari FGD ini kita bisa menghasilkan dokumen-dokumen MUK agar supaya nantinya dalam waktu secepatnya, mudah-mudahan dalam dua minggu ke depan kita sudah mendapat dari BNSP seluruh asesmen,’ ujarnya seraya berharap, setelah itu, kita semua sudah memahami dan sudah memiliki MUK dan lulus uji kompetensi.

Ockstan juga berharap, dengan adanya MUK dan lisensi dari BNSP, para dosen memiliki sertifikat kompetensi sehingga lulusan kita bisa mendapat selain ijasah juga mendapat kompetensi sesuai skema yang ada.

Kepala Pusat Pelatihan Kompetensi Reni Lucia Kreckhoff saat memberikan materi

Kreckhoff dalam pemaparan materinya menegaskan pentingnya sertifikasi kompetensi berstandar yang, antara lain adalah tantangan kualitas SDM di era industri 4.0 dan merupakan tuntutan akreditasi terhadap outcame-based education (OBE).

Mengenai konsep dasar sertifikasi kompetensi, Kreckhoff menjelaskan, proses pemberisn sertifikat kompetensi kepada seseorang yang telah dinyatakan kompeten melalui asesmen yang dilakukan asesor kompetensi berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), standar internasional atau standar khusus.

Kreckhoff lantas menjelaskan tentang perbedaan antara kompetensi, sertifikasi dan lisensi.

Kompetensi adalah kemampuan nyata seseorang. Belum ada bukti resmi. Baru kemampuan yang dimiliki. Sertifikasi adalah bukti resmi bahwa seseorang terbukti kompeten. Sudah diuji asesor. Lisensi adalah izin menjalankan profesi tertentu. Lisensi hanya diberikan jika sudah kompeten dan tersertifikasi.

Kreckhoff lantas menguraikan antara lain produk tenaga kerja kompeten, peran LSP P1 dalam perguruan tinggi, penguatan rekognisi eksternal program studi (prodi), dan penguatan rekognisi eksternal prodi. (FA)

Meimonews.com – Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat Manado Arthur Gehart Pinaria mengingatkan para dosen pembimbing agar memberikan pelayanan maksimal kepada mahasiswa dalam hal penyusunan skripsi atau tugas akhir.

Hal tersebut disampaikan Pinaria mewakili Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie ketika memberikan sambutan pada acara Workshop Dosen Pembimbing Akademik/Skripsi/Tugas Akhir/Magang di Aula LPMPP) Unsrat Manado, Kamis (13/11/2025).

“Para dosen pembimbing harus melaksanakan hal tersebut karena merupakan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) mereka,” ujar Pinaria di dampingi Kepala LPMPP Unsrat Max RJ Runtuwene.

Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur Gehart Pinaria di dampingi Kepala LPMPP Unsrat Max RJ Rumengan saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Workshop Dosen Pembimbing Akademik/Skripsi/Tugas Akhir/Magang

Tupoksi dosen pembimbing, sebut Pinaria, sangat menentukan keberhasilan studi mahasiswa dan harus dilakukan secara bertanggung jawab.

Para dosen harus melakukan apa yang disebutkan Pinaria karena agar tercipta lulusan yang berkualitas, terampil dalam berkomunikasi dengan orang lain dalam melakukan pembimbingan akademik dan menganalisa permasalahan yang ditemukan dalam penulisan skripsi atau tugas akhir.

Kepala LPMPP Unsrat kepada Meimonews.com menjelaskan, tujuan workshop adalah untuk menyediakan para pelaksana profesional (para dosen) yang secara ekfektif dan efisien siap membantu mahasiswa dalam proses belajar-mengajar terutama berkaitan dengan pembimbingan akademik untuk tugas akhir/skripsi sebagai persyaratan mahasiswa untuk menyekesaikan studi di perguruan tinggi.

Untuk manfaatnya, sebut Runtuwene di dampingi Bendahara LPMPP.Reynal Pakasi, ada dua yakni peserta memperoleh wawasan umum lewat worksop tentang peran dan fungsi dosen/pembimbing akademik, serta peserta terampil dalam berkomunikasi dalam melakukan pembimbingan akademik skripsi/tugas akhir.

Salah satu pembicara saat menyampaikan materi

Workshop yang diikuti oleh para dosen fakultas-fakultas se-Unsrat (tiap fakultas 4 orang) ini diselenggarakan Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsrat.

Sejumlah pembicara tampil pada workshop ini yakni Kepala Pusat (Kapus) Kajian dan Pengembangan Pembelajaran Saroyo yang membawakan materi peran, etika, dan regulasi pembimbing, Sekretaris LPMPP Olly Esry Laoh tentang Menyusun kontrak pembimbingan, Kapus Penjaminan Mutu Internal Grace Esther Caroline Korompis tentang Teknik merumuskan masalah, peta literatur, kerangka teori dan pengelolaan referensi.

Mariam Pandean tentang Pentingnya bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam penulisan tugas akhir, Novie PL Pangemanan tentang Komunikasi, umpan balik yang menggerakan dan manajemen resiko, Hanny F. Sangian tentang Integritas akademik, etik riset, dan penulisan akhir.

Di penghujung workshop, diadakan praktik yang dipandu Saroyo dan penugasan oleh Kapus Pembelajaran Mata Kuliah Kepribadian dan Muatan Universitas (penanggung jawab kegiatan) Hervian Yulia Rumengan.

Untuk moderator terdiri dari Wisard Kalengkongan, Erick Alfonsius Lenak, Sary Paturusi, Kapus Pelatihan Kompetensi Reni Lucia Kreckhoff, Hanny H. Komaling, Vanda Kumu, dan Lapihu. (FA)

Meimonews.com – Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Chemlit XR Unima berhasil lolos sebagai finalis Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-38 yang akan diselenggarakan di Universitas Hasanuddin, Makassar.

Tim yang berhasil melaju ke ajang nasional bergengsi ini adalah Lorry Enjlina Br. Surbakti (Pendidikan Kimia 2022/Ketua), Maria Murniyanti Parhusip (Pendidikan Kimia 2022/Anggota), dan Natasya Patulak (Pendidikan Kimia 2023/Anggota ). Mereka di danpingi Jakub Saddam Akbar (dosen).

Tim ini berkompetisi pada Skema Karya Inovasi dengan mengusung karya berjudul Chemlit XR : Inovasi Alat Praktikum Berbasis Sensor Terintegrasi Kamera untuk Menampilkan Objek AR dan Mengakses Kelas Virtual Reality Berbantuan AI.

Inovasi ini bertujuan menghadirkan pengalaman belajar kimia yang interaktif dan modern, memadukan teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) untuk mendukung kegiatan praktikum berbasis digital yang lebih efisien dan menarik.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata semangat inovasi dan kreativitas mahasiswa Universitas Negeri Manado dalam mengembangkan solusi berbasis teknologi untuk dunia pendidikan. (*/FA)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado melakukan upacara peringatan Hari Pahlawan di halaman Kantor Pusat Unsrat Manado, Senin (10/11/2025).

Hadir dalam upacara ini, antara lain Wakil-wakil Rektor, pimpinan lembaga universitas, Kepala-kepala Biro, staf dan ASN/THL di lingkungan universitas.

Sebagai pembina upacara, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie membacakan sambutan Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Saeifullah Yusuf.

Dalam sambutannya, Mensos menyebutkan, para pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit, kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan dan keikhlasan.

Ada tiga hal yang dapat kita teladani dari pahlawan bangsa : Kesabaran para pahlawan, semangat untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya, dan pandangan jauh ke depan.

Semangat yang terus dihidupkan melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, mulai dari memperkuat ketahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, hingga membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya.

“Hari ini kita berjanji bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia, kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih dan melayani lebih tulus,” ujar Rektor mengutif sambutan Mensos. (FA)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie mengajak civitas akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsrat untuk terus meningkatkan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi (PT) melalui inovasi dan kolaborasi.

“Sehingga dapat memberikan dampak nyata dalam menjawab kebutuhan masyarakat, bisnis dan pemerintah,” ujar Rektor ketika memberikan sambutan pada acara pembukaan Dies Natalis ke-65 FEB Unsrat di lantai dasar fakultas, Jumat (7/11/2025).

Dies Natalis ke – 65 FEB Unsrat, menurut Rektor, telah menjadi salah satu pilar penting dalam pengembangan ilmu ekonomi, manajemen, dan akuntansi, baik kegiatan pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Bupati Minahasa Utara/Ketua Panitia Dies Natalis ke-65 FEB Unsrat Joune JE Ganda dalam sambutannya menjelaskan, momentum Dies Natalis ke – 65 ini bukan hanya perayaan, tetapi refleksi perjalanan panjang dan dedikasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsrat dalam membentuk sumber daya manusia unggul, berintegritas dan berdaya saing global.

Ditegaakan, kampus bukan hanya pusat ilmu, melainkan pusat inovasi kebijakan dan inkubasi gagasan ekonomi kerakyatan.

Joune berharap ke depan, FEB Unsrat memiliki tanggung jawab strategis untuk memperkuat kapasitas riset berbasis data analytics membangun sinergi dengan pemerintah dan dunia usaha, serta memperluas kontribusi nyata bagi policy making dan pembangunan berkelanjutan.

Acara pembukaan dies natalis kali ini ditandai pula dengan, antara lain senam bersama yang diikiti Rektor, Wakil-wakil Rektor, Dekan FEB Unsrat Victor PK Lengkong, Wakil-wakil Dekan, beberapa Dekan fakultas di lingkungan Unsrat, civitas akademika FEB Unsrat dan undangan lainnya. (FA)

Meimonews.com – Fakultas Teknik (Fatek) Unsrat menggelar acara puncak peringatan Dies Natalis ke-61 di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (6/11/2025).

Acara puncak tersebut dilakukan dalam Sidang Senat Terbuka yang dipimpin Jermias Tjakra dan dihadiri Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie, anggota senat fakultas,, pimpinan fakultas, civitas akademika Fatek, serta undangan lainnya termasuk Dekan-dekan Fakultas di lingkungan Unsrat.

Acara puncak dies kali ini diwarnai dengan orasi ilmiah oleh Verry Latuwamalu yang membawakan materi Model pariwisata berkelanjutan dalam pengembangan fasilitas pariwisata di pulau-pulau kecil terluar Kabupaten Talaud dengan pendekatan Artificial IntelegenIntelegen (AI).

Ada juga pelepasan dan penerimaan mahasiswa dan dosen, penyerahan cenderamata untuk purnabakti, pemasangan lilin, doa syukur, penyerahan penghargaan kepada Dekan-dekan periode sebelumnya, dan beberapa acara lainnya baik masih dalam rangkaian sidang senat terbuka maupun setelahnya.

Dekan Fatek Unsrat Fabian J. Manoppo dalam samburan dan laporan tahunan menjelaskan tentang visi dan misi Fatek Unsrat serta tonggak capaian pengembangan Fatek Unsrat.

Dipaparkan pula jumlah mahasiswa per jurusan (ada 4 jurusan) dan program studi baik mahasiswa baru maupun jumlah total mahasiswa Fatek yang berjumlah 3638, jumlah lulusan dari beberapa tahun terakhir dan IPK rata-rata setiap prodi yang mencapai 3,44.

Dipaparkan pula lama studi perprodi, junlah predikat cum laude serta prestasi-prestasi yang diraih selama ini baik kategori bermawa.maupun non bermawa serta profil Fatek.

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat menegaskan, perayaan hari jadi ini bukan sekadar perayaan ulang tahun, tetapi merayakan 61 tahun dedikasi, 61 tahun kontribusi dan 61 tahun Fakultas Teknik menjadi pilar kemajuan di Universitas Sam Ratulangi.

Dengan tema Engineering transformation in the AI era, innovative, adaptive, sustainable ini sebut Rektor, kita telah sepenuhnya memasuki era di mana kecerdasan buatan (AI) bukan lagi fiksi, melainkan alat kerja fundamental.

“Apa yang dulu kita anggap sebagai keajaiban teknologi, kini menjadi standar baru dalam desain, analisis dan manufaktur,” ujar Rektor.

Rektor berharap, Fakultas Teknik menjadi pusat unggulan yang mencetak insinyur-insinyur masa depan, yakni mereka yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi berpikir kritis, kolaboratif dan beretika. (FA)

Meimonews.com -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa menggelar Rapat Paripurna Istimewa memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-597 Kabupaten Minahasa di Gedung Wale Ne Tou, Tondano, Rabu (5/11/2025).

Menunjukkan komitmen dan sinergi institusi pendidikan tinggi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) khususnya Kabupaten Minahasa, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Unsrat Ny. Sompie-Kalesaran menghadiri Rapat Paripurna tersebut.

Kehadiran orang nomor satu di institusi pendidikan tinggi negeri ini pada nomen bersejarah tersebut menandai pentingnya kolaborasi akademisi dan Pemda dalam mendorong pembangunan dan kemajuan di Minahasa, yang juga merupakan salah satu daerah penyangga utama Unsrat.

Hal ini sejalan dengan visi Unsrat yakni Menata Unsrat menjadi universitas unggul dan berbudaya untuk berkontribusi aktif pada pembangunan regional. (FA)

Meimonews.com – Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Unsrat menggelar Workshop Penyusunan Materi Uji Kompetensi (MUK) di Aula A LPMPP Unsrat Manado, Rabu-Kamis (5-6/11/2025).

Sejumlah narasumber dihadirkan pada kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala LPMPP Unsrat Max Runtuwene dan diawali sambutan Kepala LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) P1 Unsrat Ockstan Kalesaran.

Kepala Pusat Pelatihan Kompotensi LPMPP Unsrat Reni L. Krecroff kepada Meimonews.com di sela kegiatan menjelaskan, para narasumber tersebut adalah Kepala LPMPP Unsrat yang memberikan penjelasan tujuan kegiatan dan output, Komite Skema Zetly Tamod yang memberikan penjelasan tentang penyusunan MUK.

Selain itu, Kepala Sertifikasi Wizard Kalengkongan memberikan penjelasan tentang penyamaan persepsi tiap skema, Komite Teknis Erick Lenak tentang penyusunan MUK (tim skema), Sekretaris LPMPP Unsrat Esry Laoh tentang persyaratan uji kompetensi

Sebelum final review MUK dan validasi dokumen oleh Ketua LSP, sebutnya di dampingi Reynal (Staf LPMPP Unsrat), diadakan presentasi tiap skema oleh tim penyusun skema.

Peserta Workshop Penyusunan Materi Uji Kompetensi LPMPP Unsrat

Dalam sambutannya pada acara penbukaan, Ketua LSP menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya peningkatan mutu sumber daya manusia melalui sistem sertifikasi kompetensi yang terstandar dan diakui secara nasional.

“Melalui kegiatan MUK ini, kita bersama-sama menyusun, memantapkan, dan menyepakati pelaksanaan uji kompetensi yang objektif dan berkualitas,” ujar Ockstan.

Ockstan mengingatkan untuk memastikan bahwa setiap TUK memiliki kesiapan sarana, prasarana, serta SDM yang sesuai dengan standar LSP.

Komite Skema Zetly Tamod saat memberikan penjelasan tentang penyusunan MUK.

Selain itu, mendorong terciptanya asesmen kompetensi yang transparan, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam sambutannya, Runtuwene mengungkapkan rasa besryukur karena di tengah kesibukan, LPMPP Unsrat bisa melaksanakan kegiatan ini, di mana pada hari yang sama dan tempat berbeda kegiatan lain lagi dari LPMPP.

Kegiatan itu adalah Workshop Soft Skill Tenaga Kependidikan Unsrat yang diadakan di Aula B LPMPP Unsrat, Rabu-Jumat (5-7/11/2025)

Disebutkan, materi-materi workshop sudah diberikan waktu pelatihan tapi belum dipadukan. Sekarang ini bukan hanya sekedar berbagi pengalaman dalam kelompok tapi apakah sudah masuk dalam MUK ?

Aakah waktu yang sudah ditetakan telah berjalan dengan baik ? Perlu ada ujinpetik/ujicoba hal yang sesungguhnya.

Waktu uji petik/ujicoba hanya sampai Kamis depan. Kita akan membuat skema yang akan dikirim ke asesor pada hari Jumat. Nanti setelah itu, kita akan mengadaksn pertemuan lagi untuk mengadakan evaluasi.

“Setelah itu, kita akan full assesment.
Kalau asesmen itu lancar maka kita akan mendapat lisensi. Itu yang kita kejar. Mudah-mudahan bisa terwujud. Supaya ada kompetensi bagi mahasiswa,” ujarnya.

Runtuwene menegaskan pula perhatian dan dukungan dari Rektor Unsrat Octovian Berty Alexander Sompie berkaitan dengan peningkatan kompetensi. (FA)