Meimonews,com – Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid melaksanakan kegiatan panen jagung bersama Kelompok Tani (Poktan) Poposaden I dan beberapa pejabat Pemkot Manado di Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Selasa (8/7/2025).

Kehadiran pejabat Pemerintahan Kota (Pemkot) Manado yakni Sekretaris Daerah Kota Manado Steaven Dandel dan Kepala Dinas Pertanian Kota Manado M. Soyan ini merupakani bentuk dukungan pemerintah terhadap ketahanan pangan lokal.

Panen jagung ini merupakan bagian dari sinergitas antara Kepolisian, Pemerintah Kota, dan masyarakat dalam memperkuat sektor pertanian sebagai pilar ketahanan ekonomi dan pangan.

Kehadiran Kapolresta Manado menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung program-program pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang pertanian.

Dalam sambutannya, Kapolresta Manado menyampaikan apresiasi kepada kelompok tani atas kerja keras dan semangat gotong royong yang ditunjukkan. “Pertanian adalah kekuatan bangsa. Polri siap mendukung masyarakat dalam menjaga dan meningkatkan produksi pertanian demi kesejahteraan bersama,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Kota Manado juga mengapresiasi keterlibatan aktif kepolisian dalam mendukung program pertanian pemerintah, yang dinilai mampu memberikan motivasi dan dampak positif bagi para petani lokal.

Dengan semangat kolaboratif, kegiatan panen jagung ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kota Manado sekaligus membangun sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah. (AF)

Meimonews.com – Tahun 2025 merupakan momentum nasional untuk kembali melakukan pemutakhiran data keluarga secara menyeluruh.

Karena itu, workshop ini sangat penting untuk menyamakan persepsi dan pemahaman teknis di lapangan, memperkuat proses verifikasi dan validasi (verval) Keluarga Risiko Stunting (KRS), serta membangun komitmen dan sinergi lintas sektor.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Perwakilan (Kaper) Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut Jeanny Yola Winokan ketika memberikan sambutan pada Workshop Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2025 di Aston Hotel Manado.

Kegiatan yang berlangsung, Rabu – Kamis (9-10/7/2025) ini diikuti 30 peserta yakni 15 pengelola data dari OPD-KB kabupaten/kota dan 15 orang dari PKB/PLKB selaku manager data.

Turut hadir pula pada kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Kaper di dampingi Ketua Tim Kerja Data dan Teknologi Informasi Moh. Fuad Saud adalah seluruh Ketua Tim Kerja di lingkungan Kemendukbangga/BKKBN Sulut.

Workshop ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas SDM pengelola data serta memastikan bahwa proses pemutakhiran berjalan dengan baik dan akurat.

Beberapa poin utama yang menjadi fokus pembahasan antara lain mekanisme teknis pemutakhiran data berbasis teknologi digital melalui aplikasi SIGA, Tatakelola pelaporan dan supervisi berjenjang,

Selain itu, peran strategis mitra kerja seperti pemerintah desa, kader PKK, kader KB, dan Tim Pendamping Keluarga (TPK); Strategi identifikasi dan verifikasi keluarga berisiko stunting secara lebih akurat.

Berdasarkan hasil Pendataan Keluarga Tahun 2021 dan pemutakhiran data hingga tahun 2024, telah terdata lebih dari 700 ribu kepala keluarga di Sulut.

Data ini menjadi dasar penting dalam penyusunan berbagai kebijakan strategis, mulai dari penentuan keluarga berisiko stunting, intervensi program Bangga Kencana, hingga perumusan kebijakan perlindungan sosial berbasis keluarga.

Sebagaimana diketahui, pendataan keluarga merupakan kegiatan strategis lima tahunan yang dilanjutkan dengan proses pemutakhiran berkala.

Workshop ini bukan hanya menjadi tanggung jawab Kemendukbangga/BKKBN tetapi merupakan bagian dari kerja bersama seluruh pemerintah daerah.

Data yang dihasilkan menjadi pijakan dalam menyusun intervensi pembangunan keluarga lintas sektor.

Itulah sebabnya dalam rangka menyukseskan agenda tersebut, Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Sulut menggelar workshop ini.

Kaper menegskan juga bahwa worksohp ini menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa data adalah roh dari kebijakan.

“Tanpa data yang akurat dan mutakhir, kebijakan bisa tidak tepat sasaran. Maka dari itu, tanggung jawab seluruh peserta hari ini sangat mulia: memastikan data keluarga Indonesia benar-benar mencerminkan realitas di lapangan,” ujarnya,

Ditekankan bahwa penyediaan data KRS yang mutakhir sangat penting dalam menajamkan sasaran intervensi program percepatan penurunan stunting.

Oleh karena itu, proses verval KRS tahun 2025 dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi dengan pemutakhiran data keluarga.

Di akhir sambutannya, Kaper mengajak seluruh peserta workshop untuk menguatkan komitmen bahwa pemutakhiran data bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian dari upaya mewujudkan keluarga Indonesia yang sejahtera, mandiri, dan berkualitas.

Diajak pula untuk menjadikan data keluarga sebagai dasar utama dalam mengatasi stunting, kemiskinan ekstrem, dan ketimpangan akses layanan dasar, serta Mengintegrasikan hasil pemutakhiran dengan sistem informasi daerah guna memastikan kebijakan pembangunan benar-benar berbasis data dan kebutuhan nyata masyarakat.

Diingatkan bahwa keberhasilan pemutakhiran data sangat ditentukan oleh kolaborasi lintas sektor dan penguatan kapasitas SDM di semua tingkatan. (Afer)

 

Meimonews.com – Walikota Palu Hadianto Rasyid di dampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palu Diah Puspita dan rombongan betkunjung ke Manado, Jumat (4/7/2025).

Di momen kunjungan yang sekaligus ajang silaturahmi sekaligus tukar pikiran antardua kota bertetangga yang memiliki potensi besar di berbagai sektor ini, Walikota Manado Andrei Angouw mengantar tamu/undangan ini ke Pasar Tematik Tongkaina.

Mendampingi Walikota Manado dalam kegiatan ini adalah Ketua TP PKK Manado Irene Pinomtoan dan beberapa pejabat Pemkot (Pemerintah Kota) Manado.

Walikota Manado menyampaikan selamat datang kepada Walikota Palu beserta rombongan Pemkot Palu, seraya menjelaskan bahwa Pasar Tematik Tongkaina merupakan bagian dari program strategis dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata.

Walikota juga memaparkan tantangan pembangunan di Kota Manado, terutama keterbatasan lahan yang mendorong dilaksanakannya pembangunan hunian vertikal sebagai upaya menjaga ruang terbuka hijau. Namun, fokus utama tetap diarahkan pada penguatan sektor pariwisata.

Dalam kesempatan tersebut, mantan Ketua DPRD Sulut ini turut menyampaikan apresiasinya terhadap pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palu, khususnya dari sektor kesehatan melalui rumah sakit.

Menanggapi hal itu, Walikota Palu menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Pemerintah Kota Manado.

Walikota Palu menegaskan, kunjungan ini bukan hanya untuk mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana studi pembelajaran lintas daerah.

Ia berharap, kunjungan ini dapat menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan antara Kota Manado dan Kota Palu. (Afer)

Meimonews.com – Wujud upaya memperkuat komitmen lintas sektoral dalam menjadikan keluarga sebagai pusat dan fondasi utama pembangunan nasional, Pemerijtah Provinsi (Pemprov) Sulut dan jajaran menggelar Apel serentak, Jumat (4/7/2025).

Pelaksanaan apel merujuk pada Surat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI Nomor B-263/KK.02/HARGANAS32/F4/2025, yang kemudian ditindaklanjuti melalui Surat Edaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Nomor 005/25.G301/SEKR-DIS-DUKCAPIL yang ditandatangani oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara.

Melalui surat ini, seluruh perangkat daerah, termasuk DPRD Provinsi, instansi vertikal, dan lembaga pemerintahan lainnya, diminta melaksanakan apel serentak sebagai bentuk penghormatan terhadap momen penting pembangunan keluarga.

Apel dipusatkan di Lapangan Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Jalan 17 Agustus, Manado, dan dihadiri oleh seluruh kepala perangkat daerah serta ASN yang berkantor di wilayah tersebut. Bertindak sebagai inspektur upacara, Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay. (BACA : Keluarga Kuat dan Harmonis, Lahirkan Generasi Berkualitas, Berakhlak Mulia dan Mampu Bersaing di Era Global)

Sementara itu, bagi instansi yang berkantor di luar jalur 17 Agustus, apel dilaksanakan secara mandiri di kantor masing-masing, yang dipimpin Pejabat Administrator atau Pejabat Fungsional Madya.

Skema pelaksanaan ini mencerminkan semangat sinergi menyeluruh dari seluruh jajaran pemerintahan dalam mendukung pembangunan keluarga secara berkelanjutan.

Dengan pelaksanaan apel serentak di seluruh unit pemerintahan ini, Pemprov Sulut menunjukkan keseriusan dan keselarasan langkah dalam menjadikan keluarga sebagai pusat kebijakan dan fondasi utama pembangunan berkelanjutan di daerah maupun nasional.

Dalam apel tersebut, dibacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Dukbangga)/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia (RI) Wihaji.

Dalam sambutannya, Menteri menekankan bahwa sebagai bagian dari pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN telah meluncurkan sejumlah program strategis Quick Win.

Program ini tidak hanya responsif terhadap isu-isu aktual keluarga, tetapi juga ditujukan untuk mempercepat pencapaian target pembangunan manusia dan penguatan keluarga.

Adapun lima program unggulan yang diperkenalkan adalah pertama Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Gerakan gotong royong yang menghubungkan Orang Tua Asuh (OTA) dengan satu juta keluarga berisiko stunting melalui dukungan nutrisi, non-nutrisi, pemantauan kesehatan, dan pengasuhan selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Kedua, Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA). Penyediaan layanan penitipan anak dengan standar nasional pengasuhan yang membantu orang tua bekerja serta menjawab kekhawatiran sosial terhadap tren child-free, yang muncul karena anggapan bahwa memiliki anak memperberat beban hidup.

Ketiga, Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Inisiatif untuk meningkatkan peran ayah dan calon ayah dalam pengasuhan anak, pendampingan remaja dan pra-remaja, serta pembentukan karakter generasi muda yang mandiri, bertanggung jawab, dan siap menghadapi masa depan.

Keempat, Lansia Berdaya (SIDAYA). Program yang mendorong keterlibatan lansia dan keluarganya agar tetap aktif, sehat, tangguh, dan produktif, dengan dukungan berbagai sektor dan berbasis pada potensi individu lansia itu sendiri.

Kelima, Superapps Keluarga. Platform digital terintegrasi yang menyediakan layanan informasi, konsultasi, data, dan intervensi keluarga, menjawab kebutuhan masyarakat modern akan akses layanan keluarga berbasis teknologi.

Kelima program ini menjadi penopang utama dalam memperluas jangkauan layanan, memperkuat ketahanan keluarga, dan mendorong kolaborasi multisektor dalam membangun keluarga berkualitas di seluruh Indonesia. (Afer)

Meimonews,com – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesis (RI) Wahaji menegaskan pentingnya membangun keluarga yang kuat dan harmonis karena memiliki dampak penting bagi masa depan generasi mendatang.

Penegasan Mendukbangga/Kepala BKKBN Ri tersebut disampaikan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay pada upacara puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Hargnas) ke-32 tingkat Sulut, Jumat (4/7/2025).

Upacara yang dipimpin Wagub Sulut di lapangan kantor Gubernur Sulut, jalan 17 Agustus Manado tersebut dihadiri berbagai unsur penting baik tingkat provinsi Sulut maupun Kabupaten/Kota se-Sulut.

Wagub Sulut Johanis Victor.Mailangkay yang menjadi pemimpin upacara pada puncak peringatan Harganas ke-32 tingkat provinsi Sulut

Di antaranya, Sekretaris TP-PKK Sulut Merry Mailangkay, Sekdaprov Sulut Tahlis Gallang; jajaran Forkopimda Sulut, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulut, Jeanny Yola Winokan;, perwakilan Kejaksaan Tinggi Sulut; pimpinan instansi vertikal; pejabat tinggi pratama, OPD KB kabupaten/kota; PLKB/PKB, staf khusus gubernur, pengurus TP-PKK dan Dekranasda, Kepala Dinas OPD KB se-Sulut; Ketua IBI dan Juken Sulut, pegawai BKKBN Provinsi, serta perwakilan Generasi Berencana (GenRe) Sulut.

Sebagai bagian dari peringatan Harganas tahun ini, acara diadakan pula peluncuran Aksi Mapalus Cegah Stunting Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting.

Secara simbolis, bantuan diserahkan kepada 20 keluarga penerima sebagai wujud nyata komitmen bersama dalam percepatan penurunan stunting di daerah.

Selain itu, berbagai penghargaan dan apresiasi turut diserahkan dalam kesempatan tersebut.
(BACA : Diharapkan jadi Motivasi Terus Berinovasi dan Berkolaborasi, Kemendukbangga/BKKBN Sulut Berikan Penghargaan dan Apresiasi kepada Sejumlah Pemangku Kepentingan).

Menteri menjelaskan, tema Harganas tahun ini, Dari Keluarga untuk Indonesia Maju, menjadi pengingat akan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa.

“Keluarga yang kuat dan harmonis akan melahirkan generasi berkualitas, berakhlak mulia, dan mampu bersaing di era global. Oleh karena itu, pembangunan keluarga menjadi sangat penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tegas Menteri.

Oleh karena itu, Menteri menyampaikan tiga prioritas utama dalam pembangunan keluarga: Pertama, Peningkatan kualitas pendidikan dan keterampilan keluarga; Kedua, Kewaspadaan terhadap dampak negatif teknologi digital; Ketiga, Peningkatan kualitas kesehatan dan ekonomi keluarga.

Menurut Menteri, keberhasilan pembangunan keluarga memerlukan kolaborasi lintas sektor, sinergi anggaran, serta dukungan semua pemangku kepentingan.

Mengakhiri sambutan, Wakil Gubernur mengajak seluruh pihak di momen Harganas ke-32 ini untuk memperkuat komitmen, perkuat kolaborasi, integritas program serta inovasi layanan untuk menjangkau keluarga yang paling membutuhkan.

“Karena membangun Indonesia Emas 2045 dimulai dari keluarga yang hari ini kita dampingi dan berdayakan,” ujarnya. (Afer)

Meimonews.com – Momen peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Perwakilan Sulut memberikan penghargaan dan apresiasi kepada sejumlah pemangku kepentingan.

Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay di dampingi Sekretaris TP-PKK Sulut Merry Mailangkay, Sekdaprov Sulut Thalis Galang, Kaper Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan serta Kadis Dukcapil Provinsi Sulut Chistodharna Sondakh pada upacara Peringatan ke-32 Harganas di halaman Kantor Gubernur Sulut, jalan 17 Agustus Manado, Jumat (4/7/2025).

Penghargaan dan apresiasi diberikan kepada pemangku kepentingan pengelola Program Bangga Kencana dan pendukung percepatan penurunan stunting di Sulut sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan kontribusi terhadap pembangunan keluarga di daerah ini.

Penghargaan dan apresiasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dalam mendukung ketahanan serta kesejahteraan keluarga menuju Indonesia Emas 2045.

Penghargaan dan apresiasi itu, antara lain Piagam Penghargaan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting yang diberikan kepada 15 Kepala OPD KB Kabupaten/Kota di Sulut atas dukungan dan kerja keras dalam menyukseskan program-program Kemendukbangga/BKKBN.

Penyerahan Alat Teknologi Tepat Guna (ATTG) kepada 10 Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) sebagai dukungan penguatan ekonomi keluarga.

Penyerahan sertifikat dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI yang diberikan kepada dua keluarga yang melahirkan bayi pada 29 Juni 2025, bertepatan dengan Harganas.

Piagam Apresiasi TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) diberikan kepada dua pengelola Tamasya tingkat Provinsi atas kontribusi mereka dalam pengasuhan anak berbasis komunitas.

Piagam Apresiasi SIDAYA (Lansia Berdaya) diberikan kepada lima penerima dari Kabupaten Minahasa Utara dan Minahasa Selatan, yang aktif dalam pemberdayaan lansia di komunitas.

Penghargaan untuk Kampung Keluarga Berkualitas, Rumah Data Kependudukan, dan Sekolah Siaga Kependudukan diberikan kepada tiga penerima terpilih yang berhasil mengimplementasikan program secara optimal. (Afer)

Meimonews.com – Guna melihat kondisi sarana/prasarana yang ada, Walikota Manado Andrei Angouw melakukan turun lapangan (turlap). Kali ini, Kamis (3/7/2025), setidaknya, ada lima lokasi yang dikunjungi.

Lokasi-lokasi yang didatangi langsung itu adalah Pasar Bersehati, Lapangan Sparta Tikala, Pedestrian Jalan Piere Tendean, hingga ke Marina Plaza dan Kawasan Pasar 45.

Di Lapangan Sparta Tikala, mantan Ketua DPRD Sulut ini mengecek langsung kondisi lapangan dan fasilitas yang tersedia, sambil mengamati aktivitas olahraga masyarakat.

Walikota juga menganalisis kebutuhan perbaikan, khususnya pada bagian belakang tribun dan toilet, demi menunjang kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di lokasi tersebut.

D Pasar Bersehati, Walikota meninjau kondisi area pasar dan sarana yang tersedia, serta membahas rencana penambahan fasilitas.

Walikota kemudian melanjutkan tinjauan lapangannya dengan berjalan kaki menyusuri area Pedestrian Jalan Piere Tendean mulai dari SPBU depan Megamall hingga ke depan IT Center, guna mengecek langsung kondisi pedestrian, fasilitas, serta sistem drainase di sepanjang area tersebut.

Orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini juga memeriksa detail kualitas pengerjaan pedestrian dan memastikan fungsi drainase berjalan dengan baik.

Selain itu, Walikota turut menyusuri area yang belum dibangun jalur pedestrian, sekaligus menganalisis potensi pengembangan dan pembangunan lanjutan di masa mendatang, guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki.

Tinjauan lapangan dilanjutkan ke Marina Plaza dan Kawasan Pasar 45, untuk melihat langsung kondisi serta potensi pengembangan infrastruktur di wilayah tersebut. (Afer)

Meimonews.com – Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan kepada 6 pegawai PPNN jadi PPPK di lingkungan Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Sulut.

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) yang menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tersebut dilakukan di Aula Kemendukbangga/BKKBN Sulut, Selasa (1/7/2025).

Kegiatan ini disaksikan Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN Sulut Lady D. Ante, Ketua Tim Kerja Linlap Alfrida Bajang serta perwakilan tokoh agama dari Kementerian Agama Sulut.

Selain itu, diikuti seluruh ASN, CPNS, dan PPNPN di lingkungan Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Sulut sebagai wujud dukungan terhadap transformasi kelembagaan dan penguatan kapasitas SDM aparatur.

Keenam pegawai tersebut dinyatakan lulus seleksi PPPK yang sebelumnya diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Mereka merupakan sosok-sosok yang telah lama mengabdi, bahkan hingga puluhan tahun, sebelum akhirnya resmi diangkat sebagai PPPK.

Kaper memberikan apresiasi atas dedikasi dan ketekunan para pegawai. “Setiap kerja keras hari ini akan jadi kebanggaan anak cucu kelak. Tokoh besar lahir dari orangtua yang berjuang luar biasa, termasuk bapak ibu sekalian. Bagi saya, bapak ibu adalah pahlawan kementerian,” ujarnya ketika memberikan sambutan.

Kaper menekankan pentingnya menjunjung tinggi integritas dan semangat pelayanan publik, terutama dalam mendukung program-program strategis di bidang kependudukan dan pembangunan keluarga.

“Pelantikan ini adalah bentuk apresiasi negara sekaligus awal dari tanggung jawab baru yang besar. Tugas-tugas ke depan memerlukan komitmen jangka panjang,” ujarnya. (Afer)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou) Manado memasuki babak baru kepemimpinannya, yang ditandai serahterima jabatan (sertijab) Dirut dari Drg. Yuli Astuti Saripawan, M.Kes, kepada Prof. Dr.dr Starry Rampengan, Sp.JP (K), FIHA,MARS,

Acara sertijab yang disaksikan Dewan Pengawas, pimpinan lain dan staf RSUP Kandou tersebut dilaksanakan di aula lantai dua kantor administrasi rumah sakit, Senin (30/6/2025).

Dalam sambutannya, Starry mengungkapkan bahwa ia menyadari tantangan besar yang menanti di era kepemimpinannya sebagai Dirut di rumah sakit ini.

“Rumah sakit ini memiliki sejarah panjang dan kompleksitas yang tinggi. Kepercayaan masyarakat yang besar menjadi tanggung jawab moral dan profesional yang harus kita emban bersama,” ujarnya.

Untuk itu, Starry memaparkan lima strategi utama yang akan menjadi fokus kepemimpinannya. Pertama, peningkatan mutu dan keselamatan pasien : Implementasi standar pelayanan yang lebih tinggi dan berkelanjutan, dengan prioritas utama pada keselamatan pasien.

Kedua, transformasi digital yang komprehensif : pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi operasional, aksesibilitas layanan, dan kualitas data. Ketiga, penguatan riset dan pendidikan klinis : Peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan serta dukungan penuh terhadap riset klinis yang berdampak nasional.

Keempat pelayanan humanis berbasis hospitality : Pengembangan budaya pelayanan yang ramah, empati, dan berorientasi pada kepuasan pasien. Kelima, peningkatan efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi: Pengelolaan rumah sakit yang lebih efisien, akuntabel, dan transparan untuk memastikan penggunaan sumber daya yang optimal.

Visi kepemimpinan Starry dipadukan dengan semangat “Satu Hati, Satu Rumah Sakit, Satu Tujuan,” menunjukkan komitmennya untuk memimpin RSUP Kandou menuju masa depan yang lebih gemilang.

Starry mengajak seluruh staf, dari manajemen hingga tenaga medis dan administratif, untuk bersatu dalam mencapai tujuan tersebut.

Kepada pejabat lama (Saripawan), Starry
menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Saripawan atas dedikasi dan kepemimpinan yang telah ditunjukkan selama sembilan bulan menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama.

“Ibu Drg. Saripawan telah meletakkan fondasi yang kokoh bagi RSUP Kandou untuk terus berkembang sebagai rumah sakit rujukan nasional yang unggul dalam pelayanan, pendidikan, dan penelitian,” ujar Starry.

Dalam pesan perpisahannya, Saripawan menyampaikan rasa syukur atas kesempatan memimpin RSUP Kandou. Disebutkan, penugasannya sebagai Plt. Direktur Utama oleh Kementerian Kesehatan merupakan sebuah kehormatan.

Saripawan optimistis RSUP Kandou akan semakin berkembang pesat di bawah kepemimpinan Starry. (Fer)

Meimonews,com – Walikota Manado Andrei Angouw mengikuti Upacara dan Syukuran Polresta Manado dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025, Selasa (1/7/2025).

Rangkaian kegiatan dilaksanakan di Lapangan Sparta Tikala dan dilanjutkan di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado.

Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait bertindak sebagai Inspektur Upacara pada kegiatan yang diikuti seluruh jajaran Polresta Manado, TNI, serta para undangan.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan acara syukuran di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado. Dalam kesempatan ini, Kapolresta Manado membacakan sambutan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran Polri yang memperingati Hari Bhayangkara ke-79, serta mengapresiasi sinergi dan kerjasama yang selama ini telah terjalin antara Pemerintah Kota Manado dan Polresta Manado.

“Terima kasih atas sinkronisasi dalam melayani masyarakat Kota Manado. Kami pemerintah berharap kerja sama ini dapat terus ditingkatkan. Tujuan kita sama, yaitu untuk melayani masyarakat,” ujar Walikota,

Mantan Ketua DPRD Sulut ini juga mengapresiasi kecepatan respon jajaran kepolisian dalam menangani aduan masyarakat melalui call center 112.

“Tingkatkan terus kecepatan respon, terutama pada layanan call center 112. Respon dalam 10 menit itu luar biasa. Koordinasi yang baik akan menjaga Kota Manado tetap aman dan nyaman. Jika kota ini kondusif, maka pertumbuhan ekonomi akan berjalan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Acara dimeriahkan pula dengan pemotongan tumpeng oleh Kapolresta, Walikota, jajaran Forkopimda, dan perwakilan Polresta Manado.

Selain itu, turut diluncurkan aplikasi absensi digital Polresta Manado yang merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota Manado dan Polresta Manado.

Hadir dalam kegiatan ini, Forkopimda Kota Manado, Ketua Bhayangkari Cabang Manado Ny. Melanie Julianto, para Kepala SKPD, jajaran Polresta Manado, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para undangan lainnya. (Afer)