Meimonews.com – Irwasda Polda Sulut Kombes Pol. Bayu memimpin apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Samrat-2024 di Lapangan Presisi Polda Sulut, Jumat (1/3/2024).

Apel diikuti personil Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Bapenda, Jasa Raharja dan anggota Pramuka Saka Bhayangkara serta dihadiri para PJU Polda dan para pejabat daerah di antaranya Kasat Pol PP Sulut, Kadis PUPR, Kepala Balai Jalan Nasional XI Sulut, Kadis Pendidikan dan Kadis Kesehatan Sulut.

Irwasda menjelaskan, kegiatan ini dapat memberikan manfaat dalam pelaksanaan tugas Polri dan terjalin sinergitas bersama unsur lintas sektoral dan instansi terkait di bidang lalulintas guna meningkatkan simpatik masyarakat kepada Polri khususnya Polantas.

“Apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauhmana kesiapan personil maupun sarana pendukung lainnya sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan,” kata Kombes Pol. Bayu.

Operasi kepolisian kewilayahan dengan sandi Keselamatan Samrat- 2024 ini dilaksanakan untuk menciptakan sitkamseltibcarlantas yang aman dan kondusif menjelang perayaan Idul Fitri 1445 H.

“Tujuannya untuk menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas serta untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sebelum, selama dan setelah perayaan bulan suci Ramadhan dan perayaan Idul Fitri 1445 H di Sulawesi Utara,” ujarnya.

Operasi Keselamatan Samrat-2024 akan dilaksanakan di Sulawesi Utara selama 14 hari dimulai tanggal 4 hingga 17 Maret 2024, dengan tema Keselamatan berlalu lintas yang pertama dan utama.

Sasaran operasi meliputi segala bentuk potensi menyebabkan kemacetan dan lakalantas baik sebelum, pada saat maupun pasca Operasi Keselamatan Samrat-2024, dengan target meliputi pengemudi kendaraan bermotor yang menggunakan ponsel, pengemudi kendaraan bermotor yang masih di bawah umur, pengendara R2 berboncengan lebih dari 1 orang.

Selain itu, pengemudi yang tidak menggunakan helm dan safety belt, mengemudikan kendaraan bermotor dalam pengaruh alkohol, pengemudi yang melawan arus lalu lintas, pengemudi ranmor yang melebihi batas kecepatan, knalpot bising dan kendaraan tidak menggunakan TNKB.

Kombes Pol. Bayu berharap kepada seluruh masyarakat khususnya para pengguna jalan agar mematuhi aturan dalam berlalulintas dan utamakan keselamatan.

Dimulainya Operasi Keselamatan Samrat 2024 ditandai dengan penyematan pita operasi dan penyerahan bekal kesehatan kepada perwakilan personil. (AF)

Meimonews.com – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan, akan menindaklanjuti instruksi serta pengarahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri 2024.

Hal itu disampaikan Kapolri saat membuka pelaksanaan Rapim Polri di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Kamis (29/2/2024).

“Hari ini adalah rangkaian kegiatan Rapim TNI-Polri yang kemarin telah dibuka Bapak Presiden di Cilangkap. Tentunya masing-masing melaksanakan Rapim untuk tindaklanjuti beberapa direktif dari Bapak Presiden,” kata Sigit.

Pada Rapim Polri, Sigit mengungkapkan, ada beberapa agenda penting yang harus diamankan oleh personil kepolisian. Mulai dari tahapan Pemilu yang masih berjalan, kesiapan pengamanan bulan Ramadan hingga Idul Fitri, event internasional hingga pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 37 Provinsi Indonesia.

Lebih dalam, Sigit menekankan soal pentingnya menjaga nilai persatuan-kesatuan Bangsa Indonesia. Menurutnya, hal itu adalah modal utama dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Meskipun dalam Pemilu terjadi perbedaan pendapat, kata Sigit, persatuan dan kesatuan merupakan nilai yang harus terus dijaga oleh seluruh unsur lapisan masyarakat, demi mewujudkan visi Indonesia Emas tahun 2045.

“Menjaga persatuan dan kesatuan sebagai modal utama stabilitas keamanan sebagai prasyarat utama untuk betul-betul bisa menuju Visi Indonesia Emas 2045. Yang saat ini kita rasa, kita sudah melihat angka-angkanya, on the track dibandingkan negara lain. Indonesia saya kira angkanya sudah sangat bagus,” ujar Sigit.

Dengan adanya tren positif itu, Sigit menyebut, seluruh elemen masyarakat harus bersatu padu mempertahankan hal tersebut. Mengingat, Indonesia bisa terus bertumbuh di saat negara lain menghadapi resesi.

“Ini harus dipertahankan, beberapa negara menghadapi situasi resesi termasuk beberapa negara maju. Tapi Indonesia bisa dalam kondisi yang baik. Ini jadi modal yang tentunya harus kita pertahankan bersama,” tandasnya.

Oleh karena itu, diingatkan untuk tidak larut dalam perbedaan yang berpotensi melahirkan polarisasi masyarakat. Yang paling terpenting saat ini adalah bersinergi serta bekerjasama untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sudah baik.

“Tentunya tugas kita semua untuk mengawal ini. Karena sulit dan tidak mudah. Namun kita yakin kalau kita semua bersatu, seluruh stakeholder dengan seluruh masyarakat,  kita jaga jangan sampai terjadi polarisasi, seluruh kementerian/lembaga, utamanya polisi, bisa menjaga stabilitas kamtibmas, kita yakin pencapaian ini bisa tercapai pada waktunya,” papar Sigit.

Disisi lain, diingingatkan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk menyiapkan pengamanan dalam rangka menghadapi pelaksanaan Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri.

“Kita tetap memiliki tugas pokok yang harus kita kawal dan kita jaga. Karena sebentar lagi kita masuk bulan Ramadan di bulan Maret dan ini juga membutuhkan perhatian khusus karena akan terjadi pergerakan mudik yang sangat besar, yang tentunya harus mampu kita amankan,” sebutnya.

Tak hanya itu, dijelaskan, aparat kepolisian juga menyiapkan pengamanan dalam menghadapi event internasional di Bali yang dihadiri oleh 43 negara. Serta, pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 37 Provinsi Indonesia.

“Alhamdulillah, sampai sekarang, hari ini berbagai dinamika yang ada kita bisa kelola. Memang ramai di medsos dan juga mungkin ada yang turun di lapangan terkait hasil. Namun demikian semuanya dalam kondisi yang terkendali, terukur dan tentunya saya harapkan menjadi bagian demokrasi kita yang terus bisa kita jaga,” tutup Sigit. (AF)

Meimonews.com – Sebelum menggelar Operasi Keselamatan Samrat 2024, Polda Sulut melalui Direktorat Lalu Lintas melaksanakan latihan pra operasi, yang diadakan di aula Tribrata Polda Sulut, Kamis (29/2/2024).

Kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Keselamatan Samrat 2024 yang dibuka oleh Wakapolda Sulut Irjen Pol. Jan de Fretes di dampingi Dirlantas Kombes Pol. Rachmad Iswan Nusi ini dihadiri personil Ditlantas Polda dan para Kasat Lantas Polres/ta jajaran.

“Latpraops ini merupakan salah satu syarat untuk melaksanakan operasi sehingga kemampuan, kesiapan dan pengetahuan serta keterampilan anggota Polri dalam bertugas dapat dilakukan secara profesional dan proporsional,” kata Wakapolda.

Berdasarkan data pelaksanaan Operasi Keselamatan Samrat sebelumnya, bahwa data pelanggaran lalu lintas  menunjukan, data tilang naik 613,51 persen dan data teguran naik 8,96%.

Untuk data kecelakaan lalu lintas turun 7,14 persen dibanding tahun sebelumnya, dengan jumlah korban meninggal dunia turun 44,44 persen, luka berat turun 40,00 persen dan luka ringan turun 16,07 persen. “Sehingga diharapkan pada Operasi Keselamatan Samrat 2024 ini mengalami penurunan,” jelasnya.

Operasi Keselamatan Samrat 2024 akan dilaksanakan selama 14 hari (4- 17 Maret 2024).

“Dalam kurun waktu tersebut sasaran operasi adalah segala bentuk potensi gangguan menyebabkan kemacetan, dan masyarakat yang tidak disiplin dalam berlalulintas juga berpotensi terjadinya laka lantas yang berakibat  fatalitas  korban serta sangat merugikan negara atas kerusakan infra struktur jalan dan  jembatan, kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi, pengemudi R2 berboncengan lebih dari dua orang serta kendaraan yang tidak menggunakan TNKB,” ungkap Irjen Pol Jan de Fretes.

Pelaksanaan Operasi Keselamatan kali ini mengedepankan kegiatan preemtif, preventif secara persuasif dan humanis.

“Kita prioritaskan pada kegiatan yang mampu mewujudkan rasa simpatik masyarakat kepada, di antaranya melaksanakan binluh kepada masyarakat, memberikan edukasi dan penerangan untuk membangun kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas,” ujarnya.

Selain itu, melakukan tindakan gakkum dengan tilang elektronik (e-tle) secara statis dan mobile serta memberikan terguran terhadap pelanggar guna menurunkan korban fatalitas akibat laka lantas. (AF)

Meimonews.com – Itwasda Polda Sulawesi Utara menggelar Audit Kinerja Tahap I Tahun Anggaran 2024 yang diawali dengan taklimat awal di aula Tribrata Polda Sulut, Kamis (29/2/2024).

Taklimat awal dipimpin Wakapolda Sulut Irjen Pol. Jan de Fretes di dampingi Irwasda Kombes Pol Bayu dan dihadiri oleh para PJU Polda Sulut dan para Kapolres/ta jajaran.

“Kegiatan ini adalah audit atas pengelolaan keuangan negara, pelaksanaan tugas dan fungsi Polri untuk mencapai aspek kehematan, efisiensi, dan efektivitas serta dapat mengetahui sejauh mana keberhasilan pencapaian sasaran yang telah ditetapkan dengan baik dan benar,” ujar Wakapolda.

Yang menjadi sasaran dalam audit ini adalah aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian yang meliputi bidang sumber daya manusia, sarana prasarana, operasional dan anggaran di semua satker jajaran Polda Sulut.

“Kegiatan audit kinerja ini merupakan momentum yang paling tepat kita melakukan introspeksi serta evaluasi guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan program kegiatan dan anggaran, memperkecil penyimpangan serta meningkatkan integritas maupun sinergi antar fungsi,” tambahnya.

Disebutkan, audit kinerja juga merupakan salah satu fungsi kontrol agar mekanisme kerja yang ada di lingkungan Polri tidak keluar dari rencana yang telah ditetapkan.

Wakapolda berharap, Tim Audit Kinerja dapat memberikan masukan yang berguna dan bermanfaat bagi kemajuan dan peningkatan kinerja Polda Sulut beserta jajaran.

“Dan kepada para Kasatker tingkat Polda dan kewilayahan, saya harapkan agar sebagai audit dapat mempersiapkan satkernya sehingga kegiatan audit kinerja Itwasda ini dapat berjalan dengan lancar dan transparan sebagaimana yang diharapkan,” pesannya. (AF)

Meimonews.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) melalui Komisi III memberikan apresiasi atas pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) yang berjalan lancar di Sulawesi Utara.

Hal tersebut disampaikan sejumlah Anggota Komisi III usai melakukan tatapmuka Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR RI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2023-2024 dalam rangka pengawasan kepada mitra kerja di Provinsi Sulawesi Utara, yang digelar di Hotel Four Points Manado, Rabu (28/2/2024) malam.

“Kami semua mengapresiasi kinerja yang dilakukan oleh mitra kami di Sulawesi Utara, pertama karena berhasil mengawal Pemilu yang aman, damai dan lancar,” ujar salah satu Anggota Komisi III, Romo HR Muhammad Syafi di dampingi sejumlah anggota Komisi III lainnya, Wakapolda Sulut  Irjen Pol. Jan de Fretes, Kajati Sulut dan Kepala BNN Provinsi Sulut.

Kemudian, lanjutnya, kunjungan tersebut juga membahas sejumlah hal terkait pelaksanaan tugas, baik dari institusi Kepolisian, Kejaksaan dan BNN Provinsi.

“Kami juga menerima masukan beberapa hal yang menurut mitra kami perlu penyempurnaan dari sisi anggaran dan personel dan itu kita maklumi, dan masukan ini akan kita sampaikan kepada pimpinan yang lebih tinggi di Jakarta. Dan juga kita memberikan masukan, terkait tanah dan objek vital nasional di Sulawesi Utara,” sebutnya.

Ditambahkan juga oleh Anggota Komisi III lainnya yaitu Hinca Pandjaitan, Polda Sulut harus menjaga perbatasan NKRI bagian luar, terutama objek vital nasional yaitu Likupang. “Likupang ini merupakan 1 dari 5 destinasi super prioritas yang ditetapkan Presiden, yang harus dijaga. Di Sulut ini saya titipkan Likupang yang harus dijaga karena sangat indah sekali,” ujarnya.

Terkait penegakan hukum dalam kasus money politic di Sulawesi Utara, Komisi III juga memberikan apresiasi. “Terkait penanganan kasus money politic,  kami apresiasi karena penting untuk melakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran pemilu, kami sangat mengapresiasi,” tandasnya.

Wakapolda Sulut menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja reses Komisi III di Sulawesi Utara. “Kami mewakili Kapolda mengucapkan terima kasih kepada Komsi III yang sudah datang di Sulut.

Ditambahkan, banyak masukan yang kami terima dan ada beberapa masukan juga yang kami usulkan, mudah-mudahan itu terealisasi terutama masalah anggaran dan sarpras di Polsek dan Polres-Polres baru, yang belum ada dukungan dari pusat seperti pembanguan  asrama, dan untuk menjaga laut kita butuh kapal.

Kegiatan kunjungan kerja reses ini dipimpin Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni, dan dihadiri juga oleh seluruh pejabat utama dan para Kasatwil, baik dari Polda Sulut Kejati maupun dari BNN Provinsi Sulut. (AF)

Meimonews.com – Polres Minahasa Selatan (Minsel) bersama Bidang Dokkes Polda Sulut dan Dinas Kesehatan melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis terhadap para penyelenggara Pemilu 2024 di wilayah Minsel di Graha Tatag Trawang Tungga Polres Minsel, Rabu (28/2/2024).

Kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis ini diikuti oleh 157 orang petugas penyelenggara Pemilu yakni petugas PPS, KPPS, PPK, Panwascam, Linmas serta TNI-Polri Pengamanan TPS.

Pelayanan pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, asam urat, kolesterol, EKG, THT, gigi, mata serta pemberian obat dan suplemen vitamin.

“Kegiatan ini merupakan tugas pokok dan kepedulian Satgas Kesehatan Operasi Mantap Brata terhadap petugas penyelenggara Pemilu 2024 yang mengalami sakit usai melaksanakan tugasnya baik di TPS, PPS, PPK maupun KPU,” kata Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol. Michael Irwan Thamsil.

Thamsil berharap, kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis ini dapat bermanfaat bagi para penyelenggara Pemilu khususnya di wilayah Kabupaten Minsel.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Ketua KPU Minahasa Selatan Tommy Moga. “Atas nama seluruh jajaran KPU Minsel mengucapkan banyak terimakasih kepada Polres Minsel dan Biddokkes Polda Sulut atas adanya kegiatan ini,” ujarnya.

Ungkapan apresiasi juga disampaikan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Minsel Eva Keintjem. “Saya mengucapkan terimakasih kepada Polres Minsel atas terselenggaranya kegiatan ini, luar biasa,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com –  Peringatan Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW 1445 H diselenggarakan Mabes Polri yang dihadiri Irwasum Polri Komjen Pol. Ahmad Dofiri dan pejabat utama, anggota Polri, serta Buya Dr. H. Arrazy Hasyim Lc., S.Fil.I, M.A.Hum.

Irwasum Polri yang mewakili Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo membacakan sambutan pada Isra Mikraj yang bertemakan Hikmah Isra Mikraj Menanamkan Moral Dalam Mewujudkan Polri Presisi Siap Mengawal Pemilu Damai.

Dalam sambutan, Kapolri menyampaikan bahwa peringatan Isra Mikraj ini sebagai salah satu pembinaan bagi para anggota. Perjalanan kehidupan Nabi Muhammad SAW menuai berbagai pelajaran penting yang dapat dijadikan contoh.

“Perjalanan ilahiyah Nabi Besar Muhammad SAW, peristiwa yang hanya berlaku satu kali dalam sejarah umat manusia, lambang kebesaran dan kehormatan, serta merupakan mukjizat bagi Rasulullah SAW,” ungkap Irwasum mewakili Jenderal Sigit, Selasa (27/2/2024).

Kisah Nabi Muhammad SAW yang diperingati, ujar Irwasum, harus disikapi untuk meningkatkan iman dan ketakwaan. Dengan keimanan, maka personel Korps Bhayangkara diharapkan dapat mengabdi kepada institusi dan negeri sebaik mungkin.

“Sekaligus menjadi benteng di era global, di mana nilai moral semakin pudar dalam kehidupan sosial politik, kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelasnya.

Diharapkan, ujar Irwasum, Isra Mikraj ini dapat lebih memantapkan iman, sehingga berimplikasi kepada kehidupan sehari-hari dalam bekerja. Selain itu diharapkan, jajaran personil sadar bahwa pengabdian yang dilakukan selama ini bukan semata-mata tugas duniawi, melainkan adanya aspek ukhrawi dan teologis yang didasari batin.

Terlebih, ujar Irwasum, dalam waktu dekat akan tiba bulan suci Ramadan. Diharapkan, peringatan Isra Mikraj ini juga menjadi penyambut baik bulan suci tersebut.

“Mari kita bersama-sama memohon kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, agar kita senantiasa diberikan kesehatan, ketakwaan, dan ketabahan, serta kekompakan dalam menghadapi tugas, khususnya dalam pengamanan pesat demokrasi 2024, sehingga berjalan aman dan kondusif,” ungkap Irwasum.

Di sisi lain, Buya Arrazy menceritakan perjalanan Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya. Dari cerita nabi tersebut diharapkan ada hikmah yang bisa mempertebal iman jajaran Polri.

“Menjaga negeri ini bagian dari rasa syukur terhadap pemberian Allah. Bapak ibu ini punya tugas yang kami semua ngga bisa lakuin, berat tugasnya. Menjaga kedamaian di bumi Allah, Bumi Indonesia,” ungkap Buya.

Ia mengingatkan, menjaga kedamaian di negeri ini menjadi salah satu tugas mulia. Sebab, apabila negara tidak kondusif, maka umat beragama tidak dapat melakukan ibadah dengan tenang. (Fer)

Meimonews.com – Tim Operasi Nusantara Cooling System (NCS) Polri mengunjungi Ketua Umum Rabithah Alawiyah Habib Taufiq bin Abdul Qodir Assegaf di Kantor Rabithah Alawiyah di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (26/2/2024). Silaturahmi tersebut dalam rangka menyejukkan suasana pasca Pemilu 2024.

Tim dipimpin Wakil Ops NCS Polri Brigjen Yuyun Yudhantara di dampingi Kasatgas Banops Brigjen Eko Rudi Sudarto dan Wakasatgas Humas Kombes Iroth Lauren Recky.

Habib Taufiq berharap, siapa yang terpilih dalam Pilpres kemarin, bisa menjadi pemersatu bangsa. Menurutnya, pesta demokrasi yang berlangsung pada 14 Februari 2024, menjadi momentum untuk masyarakat Indonesia untuk menjaga persatuan dan kesatuan.

“Harapan kami yang menang bisa menjadi pemersatu bangsa. Untuk bisa memajukan bangsa Indonesia, bukan tugas dari Kepolisian justru itu tugas yang terpilih menyatukan rakyat Indonesia,” ujar Habib Taufiq.

Habib Taufiq berharap, yang terpilih nanti bisa menggandeng semua Paslon. Sebab, mereka bisa mengemban tugas sesuai dengan keahlian masing-masing.

“Bagaimana orang-orang ini menjadi bersatu, demi Indonesia, dirajut kembali dan dikasih tugas sesuai dengan ilmu pengetahuan dan pengalamannya, jalin komunikasi yang baik. Saya yakin mereka bukan orang-orang yang ada di pasar atau di jalanan yang gampang diprovokasi,” tandasnya.

Harapan untuk menjaga persatuan dan kesatuan juga ditujukan kepada masyarakat Indonesia. Habib Taufiq juga menceritakan kisah di zaman Rasulullah SAW. Terjadi perselisihan berkenaan Hajar Aswad saat pemugaran Ka’bah.

Untuk menengahi persoalan tersebut, Nabi Muhammad SAW mengajak seluruh suku yang ada di Arab untuk memindahkan secara bersama-sama ke samping Ka’bah.

Sementara Brigjen Yuyun Yudhantara menyampaikan terima kasih kepada Habib Taufiq. Ini merupakan kunjungan kali kedua setelah sebelumnya mengunjungi Ketua Umum Rabithah Alawiyah di kediamannya pada akhir Januari lalu di Pasuruan, Jawa Timur.

Dikatakan, berkat seruan para ulama, habaib dan juga tokoh agama lainnya, Pemilu 2024 bisa berjalan dengan aman dan damai.

“Terima kasih atas doa dan dukungannya. Kami berharap para tokoh agama dapat menyampaikan kepada seluruh umat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan, setelah pilpres dan pileg kemarin semoga kedepannya tetap kondusif agar tidak terpecah pecah,” ujarnya. (AF)

Meimonews com – Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho memberikan penghargaan kepada enam anggotanya yang mendapat nilai tertinggi dalam Kompetensi Umum Kehumasan. Enam anggota yang merupakan Bintara ini akan mendapatkan beasiswa sekolah.

Selain memberikan beasiswa, Sandi juga memberikan sertifikat kepada 31 peserta yang mengikuti kompetensi tersebut. Sertifikasi di Divisi Humas Polri ini juga akan ditindaklanjuti di tingkat Polda jajaran.

“Untuk yang enam orang ini, tolong bapak Karopenmas, ini mendapat beasiswa. Jadi, yang belum kuliah, silakan ambil S1 nanti daftar ke Karopenmas dan yang sudah sekolah silakan kalau mau double degree,” ujar Sandi dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/2/2024).

Sandi menjelaskan, kompetensi ini sendiri diselenggarakan menindaklanjuti Perkap Kapolri Nomor 6 Tahun 2023 tentang penyelenggaraan kehumasan di lingkungan Polri.

Sebanyak 36 anggota dengan level Bintara mengikuti pelatihan dengan menggunakan salah satu fitur yang tersedia dalam Portal Humas Presisi, yaitu e-Learning humas Presisi.

Fitur ini menyediakan akses anggota ke dalam berbagai materi pembelajaran kehumasan, serta anggota dapat mengikuti peningkatan kompetensi dengan mengikuti ujian dan rumah belajar.

Adapun materi yang diberikan antara lain pengetahuan umum peraturan UU kehumasan, pengetahuan umum fotografi dan videografi, pengetahuan umum tentang penulisan narasi dan artikel berita, serta pengetahuan umum public speaking.

“Selamat kepada rekan-rekan brigadir yang telah mengikuti pelatihan tersebut dan meraih nilai terbaik,” katanya.

Untuk anggota yang berhasil, diminta agar terus meningkatkan kompetensi dengan tetap belajar dan mempelajari bahan ajar di e-Learning Humas Presisi, sehingga dapat memberikan hasil yang maksimal di kesempatan tes berikutnya.

Ke depan, sebutnya, akan diadakan pelatihan kehumasan level perwira pertama (pama) sebanyak 41 personil. Lalu dilanjutkan level perwira menengah (pamen) sebanyak 28 personil. “Sehingga diharapkan dengan pelatihan ini semakin mengembangkan kemampuan kompetensi kehumasan personel,” ujarnya.

Menurut Sandi, pelatihan kompetensi kehumasan adalah cita-cita dari seluruh satker yang ada di Mabes Polri. Namun yang sudah terkonsep dengan sistematis baru milik Divisi Humas Polri. “Ini bukan uji coba tapi suatu kehormatan bagi rekan-rekan mengikuti pelatihan kehumasan yang pertama,” ujarnya.

Ditambahkan, nantinya e-Learning Humas Presisi akan dikembangkan dengan melibatkan pihak eksternal yang kompeten di bidangnya seperti PWI, Dewan Pers serta akademisi.

Diharapkan dengan hal tersebut akan meningkatkan tidak hanya sistem pembelajaran dan uji kompetensi yang dapat menjadi role model bagi satker-satker lain, namun dapat membuat postur Humas Polri yang semakin Presisi.

Menurut Sandi, dari adanya perkap soal kehumasan, dapat menjadi tugas seluruh anggota Polri untuk mempelajari soal kehumasan. “Paling tidak kita tahu masalah kehumasan, jadi kalau ditanya kita bisa menjawab dan bisa menyampaikan minimal berdasarkan standar kehumasan,” ungkapnya.

Dikemukakan, apabila anggota sudah menjadi public relation Polri, maka sama saja dengan marketing Polri. Dalam menjalankan peran ini, etika menjadi hal penting yang harus menjadi komitmen bersama. “Maka harus saling mengingatkan, kalau ada yang mengingatkan agar menjadi bahan evaluasi,” jelasnya. (AF)

Meimonews.com – Personil Satuan Samapta Polresta Manado melakukan Patroli Rayon di SPBU (Sentra Pelayanan Bahan Bakar Umum) yang khususnya ditemukan ada antrian kendaraan bermotor jenis solar.

‘Jika ditemukan adanya kendaraan berupa pelanggaran over dimensi atau tidak sesuai spesifikasi teknis maka akan dilakukan penindakan,” ujar Kasat Samapta Polresta Manado Bartholomeus Dambe kepada Meimonews.com di Manado, Senin (26/2/2024).

Tindakan ini, sebut Bartho (sapaan akrabnya) merupakan langkah kepolisian  untuk mengurangi adanya dugaan permainan BBM (bahan bakar minyak) jenis solar oleh para mafia solar yang berakibat adanya antrian panjang di SPBU.

Dijelaskan, patroli seperti ini tidak hanya dilakukan pada saat ini saja tetapi berdasarkan arahan Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait akan terus dilaksanakan agar mafia solar dan antrian panjang tidak ada ada lagi. (AF)