Meimonews.com – Pembangunan gedung baru Gereja Paroki St. Antonius de Padua Airmadidi telah berhasil menyelesaikan pekerjaan konstruksi dan prasarana pendukungnya serta telah siap untuk digunakan.

Dan, untuk penggunaannya, telah disiapkan waktu peresmian/pemberkatannya. Dan, menurut informasi, akan diresmikan pada Jumat (13/6/2025) oleh Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC.

Penyelesaian konstruksi, interior dan eksterior terlihat usai pelaksana konstruksi, Pastor Paroki Johanis Pinontoan Pr, pimpinan Dewan Pastoral Paroki, tokoh-tokoh umat dan sejumlah umat merampungkan dan berbenah hal-hal yang diperlukan, Minggu (8/6/2025).

Pastor Paroki St. Antonius de Padua Airmadidi Pastor Johanis Pinontoan Pr memberiksn penjelasan kepada Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Intu MSC tentang progres pembangunan gedung baru Gereja Paroki St. Antonius de Padua Airmadidi

Demikian pun, persiapan peresmian gedung gereja yang bersebelahan dengan gedung lama gereja telah dilakukan dan terus dimantapkan menjelang hari ‘H’m (peresmian/pemberkatan).

Dengan penuh iman, umat paroki Airmadidi dan Pastor Parokipun selalu mendoakan untuk kelancaran Perayaan Misa Pemberkatan sekaligus Peresmian.

Sejumlah ibu turut berpartisipasi dalam proses pembangunsn gedung seperti gulung-gulung kawat

“Doa Novena Roh Kudus, dan Doa Novena St Antonius pun menjadi utama untuk mendoakan kelancaran dan kesuksesan pemberkatan dan peresmian gereja baru. Puji Tuhan kami sudah siap untuk kegiatan tersebut,” ujar Ketua Panitia Pelaksana Helda Lumi.

Acara peresmian dan pemberkatan gereja ini, sebut Kepala SD Katolik St. Antonius Airmadidi ini dan Seksi Sekretariat Panitia Jean C. Polii, dijadualkan pada 13 Juni 2025.

Kerja gotong-royong dalam proses pembangunan gedung gereja baru

“Saat ini terus dilakukan persiapan yang diperlukan untuk kelancaran peresmian dan pemberkatan gedung gereja baru yang akan dilaksanakan pada 13 Juni 2025,” tambah Lumi dan Polii

“Dan akan diberkati dalam perayaan misa oleh bapak Uskup Keuskupan Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Unt MSC. dan akan diresmikan oleh Bupati Minahasa Utara,” ujar Pastor Anis (sapaan akrab pastor paroki).

Mengapa dilakukan pada tanggal 13 Juni nanti ? “Karena tanggal tersebut umat paroki juga akan merayakan misa peringatan Pesta Santo Pelindung Gereja Paroki, St.Antonius dle Padua dan sekaligus peresmian dan pemberkatan gereja baru,” jelas mantan Pastor Paroki St. Josep Pelindung Pekerja Manado ini.

Pada perayaan misa Hari Raya Pentakosta, Minggu (8/6)2025) dalam Doa Umat, pastor Anis mendoakan panitia dan seluruh umat agar prosesi peresmian dan pemberkatan tersebut dapat terlaksana dengan baik.

Mgr. Rolly (sapaan akrab Uskup Manado) telah pula melihat perkembsngan pembangunsn gedung gereja baru ini pada Minggu (4/5/2025). (GL/elka)

Meimonews.com – Mewujudkan janjinya, Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie menyerahkan dua ekor sapi sebagai hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha tahun 2025.

Penyerahan dilakukan Rektor kepada pengurus dan imam mesjid Ulil Albab Kampus di halaman mesjid yang disaksikan sejumlah dosen dan mahasiswa Unsrat, Jumat (6/6/2025).

Ketua BTM Ulil Albab Nasrun Sandiah, Ketua Panitia Idul Adha Qurban Adi Soepeno, Imam Mesjid Ngadikin.

“Hewan kurban ini diberikan sebagaimana janji kami. Atas nama pimpinan Unstat kami menyerahkan dua hewan kurban ini. Semoga ini sesuatu yang baik, yang bisa diterima,” ujar Rektor saat acara ini penyerahan hewan kurban. (FA)

Meimonews.com – Polda Sulut melalui Panitia Kurban Hari Raya Idul Adha 1446 H menyalurkan daging kurban kepada para mustahik dan jamaah/masyarakat yang membutuhkan.

Penyaluran dipusatkan di Masjid Nurul Jihad Polda Sulut sementara penyembelihan hewan kurban dilaksanakan di Lapangan Tembak SPN Polda Sulut, Karombasan Manado, Sabtu (7/6/2025).

Ketua Panitia Kurban Polda Sulut AKBP Ahmad Sutrisno mengatakan, hewan kurban yang disembelih pada peringatan tahun 2025/1446 H di Polda Sulut adalah sebanyak 24 ekor, terdiri dari 17 sapi dan 7 kambing.

“Idul Adha 1446 H kali ini, Polda Sulut menyembelih sebanyak 24 ekor hewan kurban dengan rincian 17 ekor sapi dan 7 ekor kambing,” ujarnya.

Hewan kurban ini, menurutnya, berasal dari para pekurban atau shohibul kurban, baik dari personel Polda Sulut maupun dari keluarga dan jamaah Masjid Nurul Jihad Polda Sulut.

“Daging kurban ini kita salurkan kepada kaum dhuafa, fakir miskin, panti asuhan dan para pemohon dari masjid-masjid yang ada di Kota Manado dan sekitarnya,” sebutnya.

Dijelaskan, penyaluran daging kurban ini merupakan bentuk kepedulian sosial Polri kepada masyarakat khususnya warga yang kurang mampu.

“Terima kasih pada para shohibul kurban yang sudah membantu panitia dalam menyiapkan hewan kurban, insya Allah mendapat rahmat dan berkah dari Allah SWT,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait menyerahkan secara simbolis 5 ekor sapi sebagai hewan kurban dalam rangka memperingati Hari Raya (HR) Idul Adha 10 Dzulhijjah 1446 H/2025 M, Sabtu (7/6/2025).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Polresta Manado ini disaksikan oleh jajaran kepolisian, perwakilan Bhayangkari, serta masyarakat sekitar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolresta Manado AKBP Eko Sisbiantoro, Pejabat Utama (PJU) Polresta Manado, Kapolsek jajaran, serta perwakilan Bhayangkari yang ikut menyaksikan proses penyembelihan dan pembagian daging kurban.

Sebanyak lima ekor sapi dikurbankan secara bergiliran. Daging kurban kemudian dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan serta keluarga besar Polresta Manado, sebagai wujud nyata kepedulian sosial dan penguatan solidaritas.

Dengan mengusung tema nasional Polri yakni Idul Adha meningkatkan keimanan, ketaqwaan dan kepedulian sosial guna mewujudkan Polri yang presisi, acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, kepatuhan, serta moralitas di lingkungan kepolisian.

Dalam sambutannya, Kapolresta Manado menekankan, semangat berkurban bukan hanya soal berbagi, tetapi juga bentuk konkret kepatuhan kepada ajaran agama dan penguatan moralitas dalam pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Perayaan Idul Adha tahun ini diharapkan menjadi momen reflektif untuk memperkuat keimanan, menumbuhkan semangat berbagi, serta meningkatkan integritas personel Polri dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara. (AF)

Meimonews.com – Memperingati Hari Raya Idul Adha Tahun 2025, Bank SulutGo (BSG) melalui Badan Pengelola Keuangan dan Kesejahteraan (Bapekis) BSG menyerahkan hewan qurban berupa 18 ekor sapi bagi masyarakat di Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolik oleh Direktur Operasional BSG Louisa Parengkuan di dampingi Direktur Kepatuhan H. Machmud Turuis, mewakili Direktur Utama BSG Revino M. Pepah,

Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh perwakilan penerima manfaat dan para pimpinan Divisi BSG..

Penyerahan bantuan ini menunjukkan komitmen BSG dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Parengkuan menjelaskan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian BSG kepada masyarakat, khususnya dalam momen Idul Adha yang penuh berkah. “Melalui bantuan hewan qurban ini, kami berharap dapat berbagi kebahagiaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sulut dan Gorontalo,” ujarnya.

Turuis menambahkan, penyaluran hewan qurban ini merupakan bagian dari bentuk kepedulian perusahaan. “Kami berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan mendukung kegiatan keagamaan yang mempererat tali silaturahmi,” jelasnya.

Penyerahan bantuan hewan qurban ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima, sekaligus mempererat hubungan harmonis antara Bank SulutGo dan komunitas di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo. (Afer)

Meimonews,com – Kepala Kemendukbangga Sulut Paparkan 30 Indikator Acuan Penyusunan Peta Jalan Pembangunan Keluarga (PJPK) pada Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Kependudukan

Kepala Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut Jeanny Yola Winokan jadi pembicara pada Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Kependudukan.

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana Daerah (Dukcapil dan KB) Sulut ini diadakan di Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur Sulut, Kamis (5/6/2025).

Rapat dihadiri oleh beberapa dinas yang terkait dalam penyelenggaraan kegiatan pembangunan keluarga di Sulut.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka penyusunan Dokumen Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) Sulut serta Road Map Grand Design Pembangunan Kependudukan Tahun 2025–2045

Rapat dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Sulut Denny Mangala di dampingi Kepala Dinas Dukcapil dan KB Sulut Christodharma SM Sondakh.

Dalam kesempatan tersebut, Winokan memaparkan 30 indikator yang dituangkan ke dalam roadmap PJPK.

Dokumen ini merupakan rencana strategis yang memuat arahan dan kebijakan pembangunan kependudukan untuk jangka menengah (lima tahun) serta rencana aksi tahunan. (elka)

Meimonews.com – Di sela kunjungannya ke Sulawesi Utara terkait dengan kegiatan seperti Workshop Peta Jalan Pembangunan Kependudukan dan Rencana Aksi Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) yang digelar Kemendukbangga Perwakilan Sulut, Sekretaris Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Budi Setiyono berbincang akrab dengan sejumlah wartawan di salah satu restoran di Manado, Selasa (3/6/2025) malam.

Di dampingi Pj. Bupati Talaud Fransiskus Manumpil, pimpinan Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Sulut seperti Jeanny Yola Winokan (Kepala), Lady D. Ante (Sekretaris) dan staf, Sekretaris Menteri (Sesmen) menjelaskan soal pelbagai upaya yang telah dan akan dilakukan Kemendukbangga (Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga)/BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) RI
dan jajaran termasuk di Sulawesi Utara.

Diungkapkan, kadangkala di suatu negara masih ada situasi di mana warganya tidak mampu memenuhi kebutuuan dasar yakni sandang, pangan, papan, kesehatan dan pendidikan sehingga bila kita ingin maju maka paling tidak rakyatnya memenuhi lima unsur tersebut. Untuk itu, perlu ada suatu mekanisme.

“Bagaimana agar masyarakat itu bisa makan kenyang, punya rumah, hingga bisa memiliki pendidikan yang memadai ? Itulah sebabnya perlu suatu mekanisme yang secara otomatis bisa menjamin hal itu terjadi,” ujarnya.

Sekarang, sebutnya, pentingnya adalah dari mana menciptakan mekanisme itu ! Asal muasalnya ? Menurut Kemendukbangga,
adalah adanya grand disign pembangunan yang berwawasan pendidilan. Penduduk kita khan subyek pembangunan !

Ditegaskan, kita memastikan semua pendidikan itu betul-betul entaskan menjadi manusia yang sempurna. Misalnya, tentu dia bisa memenuhi kebutuhannya. Untuk memenuhi kebutuhannya, dia harus bisa punya penghasilan. Untuk bisa punya penghasilan, dia harus punya pekerjaan. Untuk bisa punya pekerjaan, diperlukan proses penyediaan pekerjaan.

Dan, itu dimulai dari inventasi, kegiatan industri dan kegiatan lain, yang mana harus hadir untuk menciptakan itu semua. Itu menjadi titik pangkal untuk kita diskusikan terus-menerus.

Negara, menurutnya, memberikan proteksi kebutuhan dasar dan itu penyediaan kesejahteraan, ada perlindungan hukum ada hak untuk berpartisipasi mendapatkan kesempatan, untuk misalnya menjadi ASN, Polri, dan seterusnya,

Dan, pada sisi lain, penduduknya harus memenuhi kewajiban itu seperti bayar pajak, bela negara dan taat hukum. “Orang bayar pajak, bela negara dan taat hukum bisa dipastikan tidak akan kekurangan sandang, pangan, papan, tempat tinggal dan pendidikan,” tandasnya.

Mekanisme ini yang harus kita bangun. Dan itu prosesnys panjang. Apa yang harus disediakan pemerintah pusat dan daerah. Mereka itu (yang belum tercukupkan lima kebutuuan dasar tersebut) tidak boleh dibiarkan.

Pemerintah harus hadir. Kita tidak boleh membiarkan mereka tidak punya pendidikan,
tidak punya penghasilan, tidak punya pekerjaan. Itu menjadi dasar atau awal perencanaan di mana negara menjadi maju.

Belum lagi kita dihadapkan dengan bonus demografi. Tapi belum tentu kita mampu mengkapitalisasi bonus demografi tersebut. Walaupun Indonesia produktif tapi kenyataannya belum tentu rakyatnya produktif. Maka diperkukan upaya-upaya untuk membuat mereka produktif.

Itulah sebabnya daerah-daerah memenuhi kebutuhan-kebituhan demi rakyat tersebut sementara nasional menutup kekurangan-kekurangan yang ada.

Dari Kemendukbangga, setelah ada perubahan nomenklatur, menjadi kementerian melakukan sejumlah perubahan termasuk sinergitas dengam instansi lainnya.

Kalau dulu baru sebatas perencanaan level keluarga, maka sekarang kita sampai pada kevel pemerintahan. Kalau dulu keluarga berencana, sekarang komunitas berencana.

Berbagai upaya dilakukan Kemendukbangga terkait hal itu. Kapasitas dan kualitas pelayanan dan sarana diupayakan dan ditingkatkan. Dan, hal-tetsebut dilakukan secara terukur dan terintegrasi

“Setiap daerah kita dorong termasuk di Sulut di mana para Kaper melakukan proses integrasi seperti yang kita lakukan dalam bentuk workshop yang melibatkan dinas-dinas dukcapil dan KB,” sebut Sesmen.

Dijelaskan, dari pusat telah diupayakan agar program terintegrasii tersebut telah diupayakan. Dalam waktu eekat, akan ada edaran dari Kemendagri dan kemudian menyusul dari kementerian lainnya. (elka)

Meimonews,com – Walikota Manado Andrei Angouw menyerahkan bantuan hewan kurban kepada sejumlah masjid dan beberapa instansi di Kota Manado, Selasa (3/6/2025).

Beberapa instansi yang diserahkan bantuan hewan kurban antara lain Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi, Lapas Kelas IIA Tuminting, dan Polresta Manado.

Setelah penyerahan bantuan, dilakukan penandatanganan berita acara oleh para penerima bantuan, yang disaksikan Walikota dan Ketua BKSAUA Kota Manado.

Kegiatan yang diadakan di Lapangan Sparta Tikala Manado ini diprakarsai Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado bekerjasama dengan Bagian Kesra Setda Kota Manado, dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H.

Hadir dalam kegiatan ini Asisten I Setdakot Manado Julises Oehlers, Ketua BKSAUA Kota Manado Pdt. Judi Tunari, serta perwakilan dari penerima bantuan hewan kurban.

Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan harapannya agar bantuan hewan kurban ini dapat bermanfaat dan dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha. (Afer)

Meimonews.com – Dekan FMIPA Gerald Tamuntuan dan Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FMIPA mendampingi beberapa dosen FMIPA yang berinisiatif melakukan audensi dengan Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie.

Audiensi yang dilakukan di ruang tamu Rektor, Selasa (3/6/2025) adalah dalam rangka memberikan klarifikasi berkaitan dengan aksi damai 20 Mei 2025.

Menurut Lalu Wahyudi dan beberapa dosen FMIPA yang hadir dalam aksi 20 Mei, keikutsertaan mereka hanya sebatas solidaritas memperjuangkan Tukin For All dan tidak ada maksud merusak nama baik institusi dan pimpinan Unsrat.

Menurut mereka, seharusnya Adaksi Unsrat berperan sebagai partner informal yang mendukung pimpinan Unsrat dalam memajukan Universitas Sam Ratulangi.

Wahyudi dan dosen FMIPA yang terlibat, mengungkapkan permohonan maaf yang tulus kepada Rektor Unsrat atas kekeliruan dan kesalahpahaman yang terjadi.

Rektor Unsrat sangat terbuka menerima kehadiran Wahyudi dan dosen FMIPA yang terlibat aksi damai 20 Mei.

Rektor memberikan arahan kepada semua yang hadir pada pertemuan ini, untuk meningkatkan kinerja dan prestasi agar dapat mengakselerasi pencapaian visi dan misi Unsrat. (FA)

Meimonews,com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mengadakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Auditorium Unsrat Manado, Senin (2/6/2025).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada peringatan Hari Lahir Pancasila (jatuh pada 1 Juni 2025) yang diikuti pimpinan, staf dan pegawai di lingkungan perguruan tinggi negeri ini adalah Rektor Unsrat Manado Oktovian Berti Alexander Sompie.

Dalam upacara tersebut, Rektor membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP-RI) Yudian Wahyudi.

Pancasila bukan sekedar dokumen historis. “Pancasila adalah jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” ujar Rektor membacakan sambutan Kepala BPIP-RI.

Disebutkan, peringatan Hari Lahir Pancasila harus menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa berasa di tangan kita, dan jika kita mewujudkan Indonesia Raya, maka tidak ada jalan lain selain memastikan bahwa Pancasila tetap menjadi jiwa dalam setiap denyut nadi pembangunan.

Kepala BPIP-RI mengajak kita terus bergotong-royong menjaga persatuan, menghargai perbedaan dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kehidupan, serta menjadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dalam berkarya, berbangsa dan bernegara. (FA)