Meimonews.com – Sejumlah narasumber/pembicara ditampilkan pada Regional Internalisasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Tahun 2025–2029 dan Rencana Aksi (Renaksi) ke dalam Dokumen Perencanaan Daerah yang diselenggarakan Kemendukbangga/BKKBN RI di Hotel Four Point Manado, Jumat/13/6/2025).

Salah satu narasumber/pembicara pada kegiatan yang panitianya diketuai Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut Jeanny Yola Winokan adalah Deputi Bidang Pengendalian Penduduk (Dalduk) Kemendukbangga/BKKBN RI Bonavasius Prasetya Ichtiarto.

Materi yang dibawakan Bonevasius adalah Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Tahun 2025–2029 dan Rencana Aksi (Renaks).

Dalam pemaparan materinya, Deputi Dalduk mengungkap hasil evaluasi Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) lima pilar. Dari data yang ada, hasil yang ada menunjukkan masih adanya tantangan

Beberapa hasil tersebut, menurutnya, pertama, GDPK belum mencakup keseluruhan pilar di beberapa daerah. Kedua, Konten GDPK antarwilayah cenderung seragam, tanpa mempertimbangkan konteks lokal.

Ketiga, Output GDPK seperti visi, misi, dan roadmap masih lemah dalam mendefinisikan arah pembangunan kependudukan berkelanjutan. Keempat, IPBK (Indeks Pembangunan Kependudukan) belum digunakan secara optimal sebagai indikator keberhasilan PJPK.

Dijelaskan kedudukan GDPK dan PJPK dalam sistem perencanaan pembangunan daerah dan nasional.

Dalam rangka memperkuat implementasi, Deputi Dalduk menyampaikan pula perkembangan instrumen pemantauan serta langkah-langkah operasional internalisasi PJPK ke dalam dokumen perencanaan daerah.

Deputi Dalduk berharap kegiatan ini mampu menghasilkan sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah dalam pengelolaan kependudukan yang lebih baik, serta mendorong tercapainya Indonesia Emas 2045 yang ditopang oleh SDM berkualitas, keluarga yang tangguh, dan tata kelola pembangunan yang berkelanjutan.

Diketahui, sebagaimana diberitakan Meimonews.com sebelumnya (Baca : Wamen : Kehadiran pada Regional Internalisasi PJPK 2025-2029 dan Renaksi ke dalam Dokumen Perencanaan Daerah, Wujud Komitmen Bersama), Kemendikbangga/BKKBN RI menggelar Regional Internalisasi Peta Jalan Pembangunan Kependuduoan (PJPK) Tahun 2025-2029 dan Rencana Aksi ke dalam Dokumen Perencanaan Daerah di Four Point Hotel Manado, Jumat (13/6/2025).

Kegiatan yang dibuka pelaksanaan oleh Wakil Menteri Dukbangga/Wakil Kepala BKKBN RI Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka ini diikuti ratusan peserta dari Bappeda, OPD terkait Dalduk dan KB serta Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan provinsi-provinsi yang ada di Sulawesi.

Turut hadir, Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay yang juga memberikan ucapan selamat datang dan sambutan mewakili Gubernur Sulut Mayjen (Purn) Yulius Selvanus, dan sejumlah undangan lainnya.

Dalam kegiatan ini, ada empat materi yang disampaikan secara panel yakni Pengendalian dan pengawasan PJPK 2025-2029 dan renaksi; Dukungan teknis internalisasi PJPK dalam RPJMD dan renstra perangkat daerah, Peta jalan pembangunan kependudukan tahun 2025-2029 dan rencana aksi; serta Paparan dari masing-masing provinsi terkait internalisasi PJPK dalam dokumen perencanaan daerah. (elka)

Meimonews.com – Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Pusat Penilaian Kompetensi kembali melakukan Asesmen Pemetaan/Penilaian Kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Tenaga Kependidikan Universitas Negeri Manado (Unima) di Laboratoriun Komputer UPA TIK Unima, Kamis (12/6/2025).

Asesmen ini bertujuan untuk memetakan potensi dan kompetensi ASN tenaga kependidikan di lingkungan Unima sebagai dasar dalam perencanaan pengembangan karier, mutasi, promosi, serta peningkatan kapasitas pegawai.

Pelaksanaan asesmen ini sejalan dengan amanat reformasi birokrasi untuk menciptakan tata kelola kepegawaian yang transparan, profesional, dan berbasis merit.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum Unima Donal Matheos Ratu mewakili Rektor Unima Joseph Philip Kambey dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini.

“Kami menyambut baik asesmen kompetensi ini sebagai bentuk nyata komitmen institusi dalam mendorong pengembangan SDM tenaga kependidikan yang lebih berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan organisasi,” ujarnya.

Proses asesmen dilakukan dengan metode Computer Assisted Competency Assessment (CACA), yang terdiri dari penilaian potensi, integritas, orientasi pelayanan, serta kemampuan manajerial dan sosial kultural. Tim asesor dari BKN memfasilitasi seluruh rangkaian kegiatan secara profesional dan terstruktur.

Perwakilan dari BKN menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan transformasi manajemen ASN di lingkungan pendidikan tinggi, guna memastikan bahwa setiap pegawai memiliki kompetensi yang sesuai dengan jabatannya, sekaligus sebagai referensi objektif dalam pengambilan kebijakan kepegawaian di masa mendatang.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan hasil asesmen dapat dimanfaatkan secara optimal oleh UNIMA dalam mengelola dan mengembangkan sumber daya manusianya menuju kinerja organisasi yang semakin unggul dan adaptif.

Hadir pada kegiatan ini, Kepala Biro Kepegawaian, Keuangan dan Umum .Jodia Meyke Rangkang dan tim kepegawaian Unima. (*/FA)

Meimonews,com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mengadakan Job Fair di Auditorium Unsrat Manado, Kamis (12/6/2025).

Dalam sambutannya, Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie menegaskan, Unsrat terus berkomitmen menjadi perguruan tinggi yang relevan dengan kebutuhan zaman dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Sejalan dengan semangat “Diktisaintek Berdampak” serta mewujudkan “Unsrat Berdampak” maka kegiatan Job Fair menjadi salah satu upaya strategis untuk memperkuat peran Unsrat dalam menjembatani dunia pendidikan tinggi dengan dunia kerja.


Gubernur Sulut yang diwakili Plh. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulut Michael Kelah dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud energi yang nyata antara dunia pendidikan, dunia usaha, industri dan sangat selaras dengan salah satu misi pembangunan daerah kita, yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul, adaptif dan siap berkontribusi bagi kemajuan Sulawesi Utara.

Kegiatan ini, menurutnya, adalah momentum yang strategis yang memfasilitasi kalian para mahasiswa, alumni maupun para pencari kerja untuk bertemu langsung dengan para pelaku industri, menggali peluang kerja serta membangun jejaring profesional.

“Dan ini adalah kesempatan emas untuk mengenalkan diri memperkenalkan kompetensi serta menguji kesiapan di hadapan calon pemberi kerja,” ujarnya. (FA)

Meimonews.com – Penerimaan pendapatan daerah yang bersumber dari pajak daerah untuk triwulan 1 tahun anggaran 2025 telah terealisasikan sebanyak Rp. 213.977.891.292 atau sebesar 18,67 persen.dari target tahun anggaran 2025 sebesr Rp. 1.146.202.876.598.

Untuk tahun anggaran 2024, pajak daerah yang terelisasikan berjumlah Rp. 246 834 151.100 atau sebesar 19,43 persen dari target tahun anggaran 2924 sebesr Rp 1.270.498 222.377.

Hal tersebut disanpaikan Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan (Renbang) Bapenda Sulut Ernie AA Purukan dan Kasubid Pengembangan Teknologi Informasi Pendapatan Daerah Bapenda Sulut Jerry RumondorRumondor di dampingi Yoan Pinontoan (Analis Kebijakan) kepada Meimomews.com secara terpisah di ruang kerja masing-masing, Kamis (12/6/2025).

Ada tujuh item pajak daerah dimaksud. Pertama, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang terealisasikan sebesar Rp. 76.332.643.750 atau 21,34 persen dari target Rp. 357.732921.014. Kedua, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) terealidasikan sebesar 52 135.156.900 atau 22,22 persen dari target Rp. 234.683.722.317.

Ketiga, Pajak Air Permukaan (PAP) terealisasikan sebesar Rp. 1.643.410.523 atau 22,77 persen dari target Rp. 7.217.473.607. Keempat, Pajak Bahan Bakar Bermotor (PBB-KB) terealisasi sebesar Rp. 83.817.471.782 atau 26,07 persen dari target T Rp. 321.490.286.524.

Kelima, Pajak Alat Berat (PAB) terealisasikan sebesar Rp 33.410.123 atau 0,67 persen dari target Rp. 5.000.000.000. Keenam, Opsen Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan Lainnya (MBLB) terealiasikan sebesar Rp. 15.798.214 atau 0,32 persen dari target Rp. 5.000.000.000. Khusus untuk Pajak Rokok (item ketujuh), belum tercatat datanya.

Bapenda Sulut pimpinan June E. Silangen (Kepala) dan jajaran Unit Pelaksans Teknis Daerah Pengelola Pajak Daerah (UPTD PPD) terus bekerja keras agar target pendapatan daerah termasuk dari pajak daerah bisa tercapai. (elka)

Meimonews.com – Pelbagai upaya terus dilakukan pimpinan Universitas Negeri Manado (Unima) dalam kaitannya dengan peningkatan kualitas dan kapabilitas Unima sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN BLU).

Salah satu upayanya adalah dengan membuka jaringan kerjasama dengan pihak lain seperti dengan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Prisma Dana.

Sehubungan dengan itu, pimpinan Unima mengadakan pertemuan dengan pimpinan Bank Prisma Dana yang membahas kerjasama di bidang layanan perbankan dan pendidikan.

Pertemuan yang berlangsung di Lantai 2 Kantor Pusat Unima, Rabu (11/6/2025) ini dihadiri pimpinan kedua pihak.

Dari Unima yang hadir di antaranya adalah Rektor Joseph Philip Kambey, Wakil Rektor 2 Donal Matheos Ratu, Karo Perencanaan, Kerjasama dan Humas Vivi W. Saroinsong, Kepala Biro Kepegawaian, Keuangan dan Umum Joudia Meyke Rangkang, beberapa Dekan dan Humas Titof Tulaka.

Dari BPR Prisma Dana hadir Direktur Utana Jefferson Richard Lungkang dan pimpinan dan staf jajarannya.

Setelah pembahasan kerjasama, dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Rektor Unima dengan Direktur Utama PT BPR Prisma Dana. (FA)

Meimonews,com – Menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sulut terkait dengan Pajak Air Permukaan (PAP), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut mengadakan rapat koordinasi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten/Kota se-Sulut.

Rapat yang dipimpin Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen di dampingi Kepala Bidang Pengendalian dan Evaluasi (Dalev) Johanis G! Tamuntuan dan Kepala Bidang Pajak Harold Lumempouw ini dihadiri sejumlah perwakilan PDAM Kabupaten/Kota se-Sulut serta Kepala UPTD PPD se-Sulut.

Dalam rapat tersebut, June mengungkap temuan dari BPK Sulut terkait dengan PAP baik tahun 2024 maupun tahun 2023 dan berharap ada kolaborasi dalam penanganannya karena berkaitan dengan pendapatan asli daerah (PAD) yang merupakan sumber pembiayaan pembangunan Sulut, yang kini dipimpin duet Mayjen (Purn) Yulius Selvanus dan Johanis Victor Mailangkay sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut.

Hasil pendapatan tersebut akan bermanfaat juga bagi pembangunan kabupaten/kota se-Sulut karena ada dana bagi hasil yang diterima Pemerintah Kabupaten/Kota di bumi Nyiur Melambai ini.

“Pertemuan tadi dilakukan untuk menindaklanjuti temuan BPK. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang disampaikan pada 2 Juni 2025 yang harus ditindaklanjjuti minimal 60 hari kalender sesudah penyampaian oleh BPK,” ujar June kepada Meimonews.com di ruang kerja, usai rapat.

Dikemukakan, mereka (PDAM) diundang agar segera mungkin ditindaklanjuti laporan BPK. Yang disampaikan adalah SKPD (Surat Ketetapan Pajak Daerah) dan STPD (Surat Tagihan Pajak Daerah). Itu temuan yang harus ditindaklanjuti di samping itu disampaikam temuan tahun 2023 yang belum ditindaklanjuti.

Rapat internal Bapenda Sulut

Harapannya, sambung June, kalau boleh, mereka tindaklanjuti. Kalaupun ada masalah keuangan di PDAM maka PDAM wajib menyampaikan permohonan kepada Gubernur, apakah penundaan, menggunakan skema cicilan. Bila bisa menyelesaikan sesegera mungkin baik juga. Itu khan, semua yang sudah tercatat dalam neraca keuangan provinsi sebagai piutang .

Diharapkan juga ada daya juang berupa kolaborasi dengan Bapenda terkait dengan potensi Air Permukaan yang ada di wilayah.

Dijelaskan, karena Bapenda punya keterbatasan dari segi SDM sementara PDAM ada tenaga-tenaga lapangan, yang ketika mereka temukan ada potensi air permukaan yang dikelola swasta atau oramg pribadi yang melakukwn penjualan air permukaan, diinformasikan ke Bapenda, dalam hal ini UPTD PPD (Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelola Pajak Daerah).

Nanti Bapenda akan turun melakukan pengecekan. Kalau memang benar melakukan penjualan air permukaan maka Bapenda akan melakukan penetapan pajak daerah. Ada izin atau tidak izin tetap kami tetapkan.

PDAM sepakat karena ujung-ujungnya APBD. Dalam bentuk pendapatan daerah karena mereka (PDAM) akan mendapat bagi hasil.

Diperlukan simbiosis mutualisme (saling menguntungkan). Perlu ada kolaborasii. Tidak boleh ada egosektoral. Jadi kalau ada potensi, diinforrmasikan kepada kami (Bapenda). Supaya kami bisa mengadakan klarifikasi, cross check lapangan. Setelah selesai dibikin penetapan.

Kalau tidak ada kolaborasi bisa dimanfaatkan perusahaan swasta yang melakukan penjualan air tapi tidak membayar pajak. Yang dirugikan adalah kabupaten/kota. PDAM wajib bayar karena sudah tercatat tapi yang lain tidak bayar karena tidak tercatat, lolos.

“Maka yang terpenting adalah kolaborasi,” tandas pejabat yang hari ini berulang tahun ke-53.

Usai rakor dan istirahat makan siang, dilakukan rapat internal Bapenda Sulut dan jajaran yang dipimpin secara bergantian oleh Filma D. Kepel (Sekretaris) dan June. Turut mendampingi Kabid Dalev. (elka)

Meimonews.com – Guna penyesuaian struktur dan jabatan organ pengelola di lingkungan Unsrat, Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie melantik sejumlah pejabat yang ada di lingkungan universitas negeri tersebut.

Pelantikan yang dihadiri pimpinan Unsrat dan fakultas se-Unsrat serta pengemuka agama dari.pejabat yang dilantik tersebut dilakukan di Auditorium Unsrat, Selasa 10/6/2025).

Dalam sambutannya, Rektor mengungkapkan, perubahan adalah bagian tak terpisahkan dari dinamika organisasi yang terus bertumbuh dan menyesuaikan diri dengan tantangan zaman.

Permendiktisantek nomor 5 Tahun 2025, menurut, Rektor, telah menetapkan kerangka baru tata kelola Unsrat, tidak hanya menyederhanakan struktur tetapi juga mengarahkan kita pada tata kelola yang lebih efektif, efisien dan akuntabel.

Rektor mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk bekerja dengan semangat kolaboratif, inovasi serta berorientasi pada pelayanan terbaik bagi sivitas akademika dan masyarakat. (FA)

Meimonews.com – Berbagai upaya terus- menerus dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut yang dipimpin June E. Silangen Kepala) guna meningkatkan pendapatan daerah untuk pembiayaan pembangunan di daerah Sulut.

Oleh karena itu, kinerja satuan kerja (bidang-bidang yang ada di lingkungan internal) dan Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelola Pendapatan Daerah (UPTD PPD) se-Sulut terus dimantapkan. Salah satunya adalah Bidang Pengendalian dan Evaluasi (Dalev).

Dalam rangka menunjang program Pemprov Sulut tentang pelaksanaan pengelolaan penerimaan pendaparan asli daerah yang menjadi tanggung jawab tugas dan fungsi Bapenda Sulut dan meningkatkan kinerja transparansi dan akuntabilitas pada pengelolaan keuangan daerah, beberapa upaya telah dilakukan. Dan itu, terlihat pada laporan kinerja triwulan 1 TA 2025.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pengendalian dan Evaluasi (Kabid Dalev) Bapenda Sulut Johanis G. Tamuntuan di dampingi Kasubid Pengendalian Romy SB Kapoh dalam percakapan dengan Meimonews.com di ruang kerja Kabid, Selasa (10/6/2025).

Dikemukakan, laporan kinerja tahun anggaran 2025 Bapenda Sulut khususnya Bidang Dalev dibuat dalam rangka penguatan sistem akuntabilitas kinerja untuk mewujudkan sinergiras pelaksanaan tugas dan fungsi.

Upaya itu terlihat pada laporan kinerja Rencana aksi dan evalusi kinerja triwulan TA 2025, ada beberapa hal yang dilakukan yakni Pengawasan penerimaan PKB dan BBNKB; Pengawasan penrimaan pajak air permukaan (PAP); Pengawasan penerimaan retribusi daerah.

“Mengenai capaian kinerja, untuk kinerja program dan kegiatan, Bidang Dalev telah melakukan beberapa hal dalam pelaksanaan dan rencana aksi untuk pencapaian target kinerja program dan kegiatan,” ujar Johanis.

Johanis dan Kapoh pun merincikan laporan kinerja tersebut. Untuk PKB dan BBNKB, telah dilakukan kegiatan pengendalian, pemeriksaan dan pengendalian pajak daerah berupa penugasan pengawasan on desk yang menghasilkan output berupa lapoan hasil pengawasan dan pengendalian.

Untuk pengawasan penerimaan PAP, kegiatan dilakukan melalui on desk dengan mengumpulkan data yaitu data dari Bidang Pajak, Bidang Rembang dan koordinasi lewat WA dengan UPTD PPD Kabulaten/Kota. Bila terdapat kepatuhan yang rendah, dilaksanakan penugasan onj field.

Untuk pengawasan penerimaan pajak bahan bakar kendaraan betmotor (PBBKB), telah ditemukan tujuh wajib pungut (Wapu) yang telah memasukan laporan penjualan pajak BBKB dan empat Wapu yang tidak da laporan serta dua usulan bulan Februari Wapu baru.

Untuk pengawasan serta pemeriksaan wajib pajak, telah memeriksa laporan pengaduan beberapa media pelaporan yaitu dari laporan pengaduan pada UPTD PPD setiap bulan, laporan pengaduan aplikasi SP4N LAPOR, serta laporan prngaduan melalui web Bapenda. “Laporan-laporan tersebut telah ditindaklanjuti,” jelas Johanis.

Untuk pengawsan pemerikaan retribusi daerah, dari kegiatan yang dilakukan, telah diketahui realisasi sampai dengan triwulan 1 dari target 2025 yang dikelola 44 unit perangkat daerah. Target retribusi jasa telah pula dikelathui jumlah/prosentasi yang dicapai Demikian pula target retribusi jasa perizinan.

Untuk realisasi anggaran/penyerapan anggaran, sesuai dengan perjanjian kinerja tahun 2025, telah melakukan program dan kegiatan. “Realisasinys telah mencapai 26,58 persen,” ujar Kapoh.

Untuk evaluasi dan analisis hasil pengukuran kknerja sasaran strategis, secara umum terdapat keberhasilan. Dari lima indikator kinerja, dua indikator telah mencapai 100 persen, satu indikator 99 persen sedang dua indikator belum mencapai target. (elka)

Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) telah ditetapkan sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Badan Layanan Umum (BLU). Oleh karenanya, berbagai upaya dilakukan pimpinan, staf dan jajaran Unima agar pengelolaan universitas ini berlangsung sebagaimana aturan akreditasi tersebut.

Berkaitan dengan itu, pimpinan Unima yakni Rektor Joseph Philip Kambey, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum Donal Ratu, Direktir BLU Djubir Edey Kembuan, Arijani dan James Sumayku (Pengelola Nilam di Unima), Lusia Kalengkongan (PPK), Sonya Kairupan (Bendahara) dan Marcia Imelda Watulingas (Sekretaris) mengadakan knewledge exchange ke Banda Aceh, Rabu (4/6/2025).

Kegiatan ini diawali diskusi bersama di Universitas Syiah Kuala (USK) bersama Rektor dan jajaran pimpinan USK, penandatnganan MoU, kunjungan ke store-store nilam yang sudah diolah menjadi bahan yang bermanfaat sepertii skin care dan parfum.

Setelah itu, kunjungan ke Atsiri Research Centre yang diterima Ketua dan Tim serta diakhiri dengan kunjungan ke Desa Binaan sekaligus diskusi dengan petani nilam.

Kunjungan ke USK dilakukan karena universitas ini telah berhasil dalam pengelolasn nilam sehingga dalam rangka meningkatkan tata kelola sebagai PTN BLU Unima perlu melakukan knewledge exchange di USK.

Rektor Unima mengapresiasi penerimaan dari pimpinan USK terhadap kehadiran pimpinan dan staf Unima dan berharap lewat kerjasama yang telah terjadi, akan ada kontribusi Unima bagi kemajuan Unima dan daerah Sulawesi Utara. (FA)

Meimonews.com – Umat Katoliik Stasi Roh Kudus Ranotongkor Paroki Maria Ratu Pencinta Damai Lolah menggelar peringatan Pesta Pelindung, Sabtu – Minggu (7-8/6/2025).

Beberapa kegiatan diadakan di kompleks gereja dan berpuncak misa syukur yang dilaksanakan di gereja stasi, Minggu (8/6/3025).

Kegiatan itu adalah lomba line-dance, bintang vokalia dan penataan menu makanan dan misa syukur.

Misa syukur yang dilaksanakan bersamaan dengan Hari Raya Pentakosta ini dipimpin Pastor Paroki Maria Ratu Pencinta Damai Lolah Pastor Stevian Undap Pr.

Ratusan umat baik dari Stasi Roh Kudus Ranotongkor yang tersebar di tiga wilayah rohani maupun umat dati 8 wilayah rohani yang ada di Paroki Lolah turut hadir dalam kegiatan yang penuh makna ini,

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari organisasi kelompok kategorial yang ada di stasi ini seperti Kaum Ibu Katolik, Wanita Katolik RI dan Kaum Bapak Katolik serta persekolahan Katolik yang ada di Paroki Lolah.

Dalam kottbahnya, Pastor Stevian mengajak umat untuk membangun kehidupan berumat bahkan bermasyarakat dalam tuntunan Roh Kudus.

“Gereja pada awal berdirinya dimulai dari kelompok kecil. Tapi walaupun secara kuantitas hanyalah sedikit, Gereja sebagai satu komunitas terus berkembang dan bertumbuh dalam iman karena terbuka terhadap karya dan kuasa Roh Allah, Dialah Roh Kudus yang menjadi pelindung stasi Ranotongkor,” ujar Pastor Stevian.

Umat stasi Ranotongkor, menurutnya, tidak menggunakan orang kudus sebagai pelindung tetapi mengangkat Allah sendiri sebagai pelindung. “Dengan demikian, adalah tugas perutusan sekaligus tanggung jawab umat untuk membangun hidup beriman dan menggereja dalam tuntunan Roh Kudus,” sebutnya..

Ketua Panitia Jefry Runtu memgataksn, perayaan ini sudah terlaksana dengan baik dan mendapst dukungan penuh dari umat Stasi dsn Paroki termasuk beberapa kelompok kategorial paroki.

Sekretaris Panitia Mailania Kandow menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan dalam berbagai bentuk. “Kami panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh umat se-paroki Lolah dan secara khusus kepada umat Katolik Ranotongkor atas segala bentuk dukungan yang sudah ditunjukkan.

“Apresiasi juga pantas kami sampaikan kepada seluruh peserta lomba line-dance, bintang vokalia dan penataan menu makanan. Semua itu menjadi bukti kerjasama di antara kita,” ujar Mailania di dampingi Bendahara Panitia Olvi Mandang.

Stasi Ranotongkor adalah satu-satunya stasi yang menjadi bagian dari Paroki Lolah. Saat ini, umat di stasi ini berjumlah sekitar 70 kepala keluarga yang tersebar di Desa Ranotongkor dan Desa Ranotongkor Timur Kecamatan Tombariri Timur. (elka)