Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw berharap agar perayaan hari besar keagamaan seperti hari raya Waisak menjadi momentum mempererat hubungan antarumat beragama, memperkuat komunikasi serta menjaga dan memelihara toleransi di kota Manado

Harapan tersebut disampaikan Walikota ketika memberikan sambutan pada Ibadah Hari Raya Tri Suci Waisak 2569 BE/2025, yang dilaksanakan di Vihara Dhammadipa Manado, Senin (12/5/2025).

Turut mendampingi Walikota pada kegiatan tersebut adalah Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado, Ny. Irene Angouw-Pinontoan.

Sesuai dengan tema perayaan, yakni Pengendalian Dir, Walikota berharap nilai pengendalian diri dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya pada momen perayaan Waisak semata.

“Sebulan yang lalu umat Muslim merayakan Idul Fitri setelah menjalani ibadah puasa. Puasa juga mengajarkan tentang pengendalian diri. Saya yakin, jika seluruh masyarakat mampu mengendalikan diri, negara ini akan menjadi damai, tenteram, dan kita akan menuju masyarakat yang madani,” ujarnya.

Di awal sambutannya, mantan Ketua DPRD Sulut ini menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Tri Suci Waisak 2569 BE/2025 kepada seluruh umat Buddha di Kota Manado. (Afer)

Meimonews.com – Dalam upaya menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat melalui Operasi Berantas Premanisme Samrat 2025 yang digelar serentak se-Indonesia, Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto menegaskan komitmennya untuk memberantas berbagai bentuk premanisme, termasuk yang berkedok sebagai penyedia jaminan keamanan kepada para pedagang dan pengelola toko.

Penegasan tersebut disampaikan AKBP Irwanto dalam arahannya saat jam pimpinan kepada jajaran Polres Kotamobagi, baru-baru.

Sehubungan dengan itu, ia memerintahkan pelaksanaan operasi premanisne secara maksimal dan terukur.

“Operasi premanisme ini bukan hanya sekadar simbol. Saya perintahkan kepada Kabagops dan seluruh jajaran agar operasi ini wajib menghasilkan capaian nyata. Target operasi harus jelas, dan lebih bagus lagi bila hasil yang dicapai melebihi target. Itu berarti kita telah bekerja secara maksimal,” ujarnya.

Kapolres juga menyoroti bahwa praktik premanisme kerap dilakukan secara terselubung dan oportunistik. Saat aparat hadir, mereka cenderung menghilang. Namun ketika pengawasan longgar, aksi-aksi meresahkan kembali muncul.

“Premanisme ini seperti gerakan bawah tanah. Terkadang saat kita ada, mereka senyap. Tapi saat kita lengah, mereka mulai bergerak. Oleh karena itu, jangan pernah mentolerir kegiatan premanisme sekecil apapun,” tegasnya.

AKBP Irwanto secara khusus menekankan pentingnya pengawasan terhadap pungutan liar yang kerap dialami pedagang pasar dan pemilik toko. Ia menyebut praktik pungli berkedok jaminan keamanan sebagai bentuk nyata premanisme yang harus diberantas hingga ke akar-akarnya.

“Termasuk di pasar, toko-toko, jika ada pungutan-pungutan tidak sah dari kelompok manapun dengan dalih memberikan keamanan, itu adalah premanisme. Dan ini yang saya tegaskan, harus diberantas sampai tuntas,” ungkapnya.

Diitambahkan, keberhasilan dalam memberantas premanisme akan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam hal pelayanan kepolisian yang lebih baik dan berorientasi pada rasa aman.

“Hal yang pasti adalah ketidakpastian. Tapi berpegang teguh pada kebenaran, kita tidak akan pernah salah dan bisa dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Melalui komitmen ini, Polres Kotamobagu menunjukkan keseriusan dalam mewujudkan keamanan yang adil dan merata, tanpa ruang bagi premanisme dalam bentuk apapun. (AF)

Meimonews.com – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Maando mengadakan Kuliah Umum Geopolitik dan geomaritim kawasan Indo-Pasifik dalam rangka ikut membangun semangat kebersamaanm

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Rektorat Unsrat Manado, Jumat (9/5/2025) ini menghadirkan Penasehat Khusus Mendiktisaintek RI Laksamana TNI (Purn) Marsetio sebagai pembicara.

Rektor Unsrat Manado Oktivian Berty Alexander Sompie yang diwakili Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat Manado Arthur Gehart Pinaria dalam sambutannya menegaskan, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki tanggung jawab sekaligus peluang besar untuk memainkan peran utama dalam menjaga stabilitas kawasan dan mengembangkan potensi kemaritiman untuk kemajuan bangsa.

Oleh karenanya, Rektor berharap seluruh civitas akademika terutama mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan dapat memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang pentingnya geopolitik dan geomaritim dalam menjaga kedaulatan negara serta membangun semangat nasionalisme yang kokoh.

Laksamana TNI (Purn) Marsetio membawakan materi Geopolitik dan geomaritim kawasan Indo-Pasifik dalam tangka ikut membangun semangat kebangsaan. (FA)

Meimonews.com – Proses seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Nasional dan Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2025 telah selesai dilaksanakan dengan lancar dan tertib sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Proses seleksi ini berlangsung di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Malalayang, Kota Manado, Senin-Jumat (5-9/5/2025).

Proses seleksi dipimpin Ketua Umum Tim Seleksi yang dijabat Sekda Sulut sedangkan pelaksana harian dipercayakan kepada Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah (Kesbangpolda) Sulut Johnny Alexander Suak berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus. Komposisi ini sama dengan proses seleksi tahun sebelumnya.

Pada sesi akhir seleksi, Gubernur Sulut melakukan penilaian akhir langsung terhadap 5 Besar Putra dan Putri Calon Paskibraka Tingkat Nasional dan Provinsi bersama Wakil Gubernur Johanis Victor Mailangkay dan Asisten I Setdaprov Denny Mangala.

Penilaian terakhir dilakukan dalam sidang penetapan akhir yang memutuskan, menentukan 3 pasang calon Paskibraka (putra dan putri) yang akan mewakili Sulut di Tingkat Nasional dan dikirim ke BPIP; menetapkan 2 pasang cadangan; melengkapi formasi 30 calon Paskibraka Tingkat Provinsi yang akan bertugas pada Upacara HUT ke-80 RI di Provinsi Sulut.

Seleksi calon Paskibraka tingkat nasional dan provinsi dilaksanakan melalui serangkaian tahapan ketat yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), Parade, Peraturan Baris Berbaris (PBB), Tes Kesamaptaan, Psikotes, Wawancara Kepribadian, dan Pemeriksaan Kesehatan dan Pantukhir.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara DPPI Sulut, Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Sulut, unsur TNI-Polri, serta Badan Kesbangpo Sulut yang diawasi Jackson (BPIP) dan Ayu (DPPI Pusat).

Hasil lima terbaik masing-masing kategori adalah untuk kategori putra (urutan pertama hingga kelima) adalah Marfel Christian Polii – SMA Negeri 1 Langowan (Kabupaten Minahasa), Arjen Constanti Sumilat – SMA Negeri 1 Tomohon (Kota Tomohon), Efrata Imanuel Sumeisey – SMA Negeri 1 Airmadidi (Kabupaten Minahasa Utara), Agusrianto Diawang – SMA Negeri 1 Beo (Kabupaten Kepulauan Talaud)
5. Firji Beeg – SMA Negeri 1 Kotabunan (Kabupaten Bolaang Mongondouw Timur).

Untuk kategori putri adalah Queenza Violetta Ugul – SMA Kristen Kotamobagu (Kota Kotamobagu), Queenfelisa Agatha Lasut – SMA Lentera Harapan Sangihe (Kabupaten Kepulauan Sangihe), Bianca Alessia Christabella Lantang – SMA Lentera Harapan Tomohon (Kota Tomohon), Marsya Lamusu – MAN 1 Bolaang Mongondow (Kabupaten Bolaang Mongondouw), dan Nadila Lovely Emmanuela Sompie – SMA Negeri 2 Bitung (Kota Bitung).

Tiga calon Paskibraka yang terpilih untuk mewakili Sulut di tingkat nasional adalah Arjen Constanti Sumilat, Efrata Imanuel Sumeisey dan Firji Beeg.

“Proses seleksi ini sangat transparan dan tanpa adanya intervensi karena merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sulut melalui Badan Kesbangpol Sulut dalam pembinaan generasi muda berkarakter dan berjiwa nasionalis,” ujar Kepala Kesbangpol Sulut Johnny Alexander Suak kepada Meimonews.com, Sabtu (10/5/2025). (alex)

Meimonews.com – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulut bersama SPPG dan dinas terkait menggelar rapat koordinasi (Rakor) di Gedung Sumampow Kemendukbangga/BKKBN Sulut, Jumat (9/5/2025).

Rakor dihadiri Disdukcapil KB Provinsi, Kepala LPP RRI Manado Nandang Supriyadi, Kepala Dinas Pangan Sulut, dan para Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang hadir secara langsung maupun virtual.

Rakor yang dibuka pelaksanaannya oleh Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan ini bertujuan untuk mengkoordinasikan dan menyelaraskan pelaksanaan program MBG, baik di tingkat pusat maupun daerah, seperti Kabupaten/Kota dan Provinsi.

Beberapa poin penting yang dibahas yaitu terkait mekanisme pelaksanaan distribusi MBG, jumlah kuota sasaran di tiap SPPG, mutu dan kesiapan pangan untuk menu MBG, dan pelaksanaan advokasi dan penyebaran informasi kegiatan lewat media.

Kaper mengapresiasi kehadiran Kepala SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) dan yang diwakili baik secara online dan offline.

Program MBG yang merupakan inisiatif nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mengatasi tantangan gizi buruk dan stunting di Indonesia ini telah diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Untuk mendukung percepatan pencapaian tujuan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam rangka pencegahan dan percepatan penurunan stunting,

Kemendukbangga/BKKBN dan Badan gizi Nasional (BGN) telah menandatangani Kesepahaman Bersama yang kemudian ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerja Sama.

Dalam pelaksanaannya, para stakeholder perlu menyamakan persepsi dan langkah taktis agar program MBG sasaran Bumil, Busui dan Balita Non Peserta Didik ini dapat berjalan maksimal.

Untuk itu, Kemendukbangga/BKKBN Sulut telah melakukan langkah-langkah yakni pertama, Penyiapan tenaga lini lapangan antara lain PKB/PLKB, institusi masyarakat pedesaan (PPKBD, Sub PPKBD, Kader KB), dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) untuk dilakukan pembekalan tentang model distribusi Program MBG bagi sasaran Bumil, Busui dan Balita Non Peserta Didik.

Kedua, Verifikasi dan validasi data Keluarga Berisiko Stunting (Bumil, Busui dan Balita Non Peserta Didik) untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan SPPG setempat untuk keperluan penetapan sasaran penerima manfaat (by name by address).

Rapat ini, menurut Kaper, penting untuk memastikan program MBG berjalan efektif dan tepat sasaran. (elka)

Meimonews.com – Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan bersama Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar menghadiri Pelayanan KB Serentak di Tempat Kerja memperingati Hari Buruh 2025 di PT Tropica Cocoprima, Desa Lelema, Minsel, Rabu (7/5/2025).

Mendampingi Kaper adalah Sekretaris Lady D. Ante, sementara Bupati di dampingi Asisten I Setdakab Benny Lumingkewas, Kepala Dinas PP KB Meity Tumbuan, Kadis Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Puskesmas Tumpaan, Ketua IBI, Camat dan Hukum Tua Lelema.

Bupati Minsel mendukung penuh terhadap Program Bangga Kencana. Hal itu disampaikan Bupati ketika memberikan sambutan.

“Pemda Miinsel mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan Pelayanan KB Serentak di Kabupaten Minahasa Selatan yang sangat membantu buruh dan tenaga kerja dalam mengatur jarak kelahiran,” ujarnya.

Bupati berharap program ini dapat membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan keluarga berkualitas dan masyarakat yang sehat, sejahtera dan berdaya saing dan tentunya membawa dampak yang baik dalam upaya pencegahan stunting.

Selain kegiatan Pelayanan KB Serentak di Tempat Kerja  yang dirangkaikan dengan kegiatan zoom meeting bersama Kemendukbangga/BKKBN Pusat, juga dilakukan penyerahan bantuan Orang Tua Asuh (OTA) oleh PT Tropica Cocoprima kepada 3 orang anak balita, 2 anak stunting dan 1 orang ibu hamil dengan status KEK.

Tujuan dari bantuan OTA cegah stunting adalah salah satunya mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, kuat dan tidak stunting selain meningkatkan kepedulian dan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penurunan stunting. (elka)

Meimonews.com – Direktur Layanan Operasional RSUP Prof. Dr. RD Kandou Manado Wega Sukanto di dampingi pejabat terkait melakukan penelusuran langsung ke sejumlah ruangan rawat inap dan Instalasi Gawat Darurat (IGD), Kamis (8/5/2025),

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka monitoring dan evaluasi (mobev) pemenuhan fasilitas KRIS (Kelas Rawat Inap Standar) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kegiatan ini difokuskan pada aspek teknis seperti ketersediaan oksigen, kamar mandi, nurse call, hingga stop kontak bersama yang menjadi indikator standar pelayanan KRIS.

Dalam kesempatan itu, Wega menegaskan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan ruangan dalam mengimplementasikan kebijakan KRIS JKN secara menyeluruh.

“Intinya, kita mengecek persiapan untuk KRIS JKN. Apa yang kurang akan kita bahas lebih lanjut dalam rapat lanjutan,” ujarnya usai peninjauan.Penelusuran dimulai dari kantor pelayanan hingga ke sejumlah unit, termasuk Irina B,C,D, CVBC, serta IGD.

Menurut Wega, sebagian besar ruangan telah memenuhi standar KRIS, namun masih ada tiga kriteria yang harus dilengkapi di beberapa ruang perawatan. “Tinggal tiga kriteria lagi yang masih perlu dilengkapi. Itu yang akan kita kejar dalam waktu dekat,” katanya.

Diakui, tantangan terbesar terletak pada bangunan lama seperti Gedung Irina C yang sudah berdiri sejak tahun 1980-an. “Beberapa ruangan di Irina C memang tidak memungkinkan untuk disesuaikan dengan standar KRIS karena faktor usia bangunan. Tapi kita akan tetap optimalkan ruangan-ruangan yang memungkinkan,” ujarnya.

‎Kendati demikian, RSUP Kandou akan tetap memfungsikan ruangan yang tidak masuk kriteria KRIS untuk layanan non-KRIS. “Kita tetap prioritaskan layanan bagi pasien, baik yang masuk skema KRIS maupun non-KRIS. Semua akan kita manfaatkan sesuai fungsinya,” jelasnya.

Wega berharap agar master plan pengembangan rumah sakit bisa segera direalisasikan. Dengan adanya master plan, kita bisa mengatasi isu bangunan tua dan infrastruktur yang sudah tidak memadai, agar pelayanan semakin optimal dan sesuai standar nasional. (Fer)

Meimonews.com – Hujan deras yang melanda Kota Manado beberapa waktu lalu mengakibatkan banjir bandang di sejumlah titik.

Beberapa titik tersebut antara lain terdapat di Kelurahan Pakowa, Tanjung Batu dan Titiwungen Selatan.

Pemerintah Kota Manado melalui dinas terkait terus melakukan upaya pembersihan bagi puluhan rumah warga yang terdampak serta memberikan asesmen terhadap warga terdampak.

Wakil Walikota Manado Richard Sualang menyempatkan diri untuk meninjau lokasi terdampak banjir di Kelurahan Pakowa, Tanjung Batu dan Titiwungen Selatan, Kamis (8/5/2025). (Afer)

Meimonews.com – Setelah menerima laporan kejadian kebakaran pada Selasa (6/5/2025) dari Comment Center 112, TRC BPBD (Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah)Kota Manado melakukan turun lapangan (Turlap).

Saat turlap, tim melakukan bersih-bersih dan asesmen tentang kondisi yang ada di lapangan. Keesokan harinya (Rabiu, 7 Mei 2025), tim turun lagi untuk memberikan bantuan.

Bantuan siaga darurat yang diberiikan berupa family kits , selimut dan matras bagi keluaraga yang terdampak sesuai data yang ada.

“Bantuan dari Pemerintah Kota Manado ini bukan untuk menganti kerugian tapi bentuk kepedulian pemerintah di saat awal terjadi musibah atau bencana,” jelas Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado Donald Sambiaga kepada Meimonews.com, Kamis (8/5/2025). (Afer)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou) Manado terus berbenah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Salah satu langkah yang tengah dilakukan yakni penambahan sejumlah poliklinik baru, khususnya di bidang jantung.

Hal ini diungkapkan Direktur Layanan Operasional RSUP Kandou Wega Sukanto, usai melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di beberapa ruang rawat inap dan Instalasi Gawat Darurat (IGD), dalam rangka pemenuhan fasilitas Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Kamis (8/5/2025).

‎Menurut Wega, penambahan poliklinik menjadi bagian dari upaya menjawab kebutuhan pasien, termasuk mengurangi keluhan yang selama ini muncul akibat keterbatasan layanan yang tersedia. “Kita coba buka poliklinik baru agar pasien tidak perlu lagi dirujuk ke luar. Ini bagian dari komitmen untuk menambah kenyamanan mereka,” ujarnya.

Adapun penambahan layanan yang direncanakan mencakup poliklinik pencitraan jantung dan poliklinik aritmia. Kedua layanan ini dinilai strategis untuk mendukung sistem layanan satu pintu (one stop service), di mana tindakan dan pengobatan pasien bisa ditangani langsung di RSUP Kandou tanpa perlu dirujuk ke rumah sakit lain.

“Selama ini, tindakan bisa dilakukan di sini, tapi kontrol lanjutan dan penggunaan alat masih jadi kendala. Nah, itu yang sedang kita lengkapi,” tambahnyam

‎Dijelaskan, secara infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM), RSUP Kandou sudah siap. Beberapa ruangan juga telah dilengkapi fasilitas pendukung. Saat ini pihaknya tinggal menunggu proses perizinan dari BPJS Kesehatan. “Sejauh ini tidak ada hambatan besar, karena BPJS sendiri turut mendorong pembukaan poli-poli ini,” sebutnya.‎

‎Selain memperkuat layanan, penambahan poliklinik jantung ini juga diarahkan untuk mendukung pendidikan dokter spesialis jantung yang kini berkembang di RSUP Kandou. “Dengan adanya pencitraan jantung, proses pendidikan akan lebih komprehensif. Ini akan memperkuat posisi rumah sakit sebagai pusat layanan dan pendidikan kedokteran di Sulawesi Utara,” tandasnya. (Fer)