Meimonews.com – Wujud upaya memperkuat komitmen lintas sektoral dalam menjadikan keluarga sebagai pusat dan fondasi utama pembangunan nasional, Pemerijtah Provinsi (Pemprov) Sulut dan jajaran menggelar Apel serentak, Jumat (4/7/2025).

Pelaksanaan apel merujuk pada Surat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN RI Nomor B-263/KK.02/HARGANAS32/F4/2025, yang kemudian ditindaklanjuti melalui Surat Edaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Nomor 005/25.G301/SEKR-DIS-DUKCAPIL yang ditandatangani oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara.

Melalui surat ini, seluruh perangkat daerah, termasuk DPRD Provinsi, instansi vertikal, dan lembaga pemerintahan lainnya, diminta melaksanakan apel serentak sebagai bentuk penghormatan terhadap momen penting pembangunan keluarga.

Apel dipusatkan di Lapangan Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Jalan 17 Agustus, Manado, dan dihadiri oleh seluruh kepala perangkat daerah serta ASN yang berkantor di wilayah tersebut. Bertindak sebagai inspektur upacara, Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay. (BACA : Keluarga Kuat dan Harmonis, Lahirkan Generasi Berkualitas, Berakhlak Mulia dan Mampu Bersaing di Era Global)

Sementara itu, bagi instansi yang berkantor di luar jalur 17 Agustus, apel dilaksanakan secara mandiri di kantor masing-masing, yang dipimpin Pejabat Administrator atau Pejabat Fungsional Madya.

Skema pelaksanaan ini mencerminkan semangat sinergi menyeluruh dari seluruh jajaran pemerintahan dalam mendukung pembangunan keluarga secara berkelanjutan.

Dengan pelaksanaan apel serentak di seluruh unit pemerintahan ini, Pemprov Sulut menunjukkan keseriusan dan keselarasan langkah dalam menjadikan keluarga sebagai pusat kebijakan dan fondasi utama pembangunan berkelanjutan di daerah maupun nasional.

Dalam apel tersebut, dibacakan sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Dukbangga)/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia (RI) Wihaji.

Dalam sambutannya, Menteri menekankan bahwa sebagai bagian dari pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN telah meluncurkan sejumlah program strategis Quick Win.

Program ini tidak hanya responsif terhadap isu-isu aktual keluarga, tetapi juga ditujukan untuk mempercepat pencapaian target pembangunan manusia dan penguatan keluarga.

Adapun lima program unggulan yang diperkenalkan adalah pertama Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Gerakan gotong royong yang menghubungkan Orang Tua Asuh (OTA) dengan satu juta keluarga berisiko stunting melalui dukungan nutrisi, non-nutrisi, pemantauan kesehatan, dan pengasuhan selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Kedua, Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA). Penyediaan layanan penitipan anak dengan standar nasional pengasuhan yang membantu orang tua bekerja serta menjawab kekhawatiran sosial terhadap tren child-free, yang muncul karena anggapan bahwa memiliki anak memperberat beban hidup.

Ketiga, Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Inisiatif untuk meningkatkan peran ayah dan calon ayah dalam pengasuhan anak, pendampingan remaja dan pra-remaja, serta pembentukan karakter generasi muda yang mandiri, bertanggung jawab, dan siap menghadapi masa depan.

Keempat, Lansia Berdaya (SIDAYA). Program yang mendorong keterlibatan lansia dan keluarganya agar tetap aktif, sehat, tangguh, dan produktif, dengan dukungan berbagai sektor dan berbasis pada potensi individu lansia itu sendiri.

Kelima, Superapps Keluarga. Platform digital terintegrasi yang menyediakan layanan informasi, konsultasi, data, dan intervensi keluarga, menjawab kebutuhan masyarakat modern akan akses layanan keluarga berbasis teknologi.

Kelima program ini menjadi penopang utama dalam memperluas jangkauan layanan, memperkuat ketahanan keluarga, dan mendorong kolaborasi multisektor dalam membangun keluarga berkualitas di seluruh Indonesia. (Afer)

Meimonews.com – Berbagai upaya terus dilakukan Universitas Negeri Manado (Unima) terkait dengan memperluas jejaring dan meningkatkan mutu pendidikan.

Itulah sebabnya, pimpinan Unima melakukan kerjasama dengan Universitas Sumatera Utara (USU) dengan melakukan benchmarking terkait pembukaan Fakultas Kedokteran dan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di Gedung Rektorat USU, Kamis (3/7/ 2025).

Agenda utama pertemuan ini meliputi pendampingan untuk rencana pembukaan Fakultas Kedokteran (Faked) di Unima, pembahasan persiapan teknis dan strategis yang diperlukan, serta penandatanganan MoU sebagai bentuk komitmen bersama dalam penguatan kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Hadir mewakili Unima adalah Rektor Joseph Philip Kambey, Wakil Rektor Bidang Akademik Mister G. Maru, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Lenny Leorina Evinita, Ketua Senat Unima Herry Sumual,l serta konsultan tim pembukaan Faked Angelheart Joy Maynard Rattu.

Dari USU hadir Rektor Muryanto Amin; Wakil Rektor II Muhammad Arifin Nasution, Wakil Rektor III Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan, Ketua Senat Akademik Budi Agustono, Dekan Faked Aldy Safruddin Rambe, Wakil Dekan I Faked Delyuzar, serta Sekretaris Direktorat Pengembangan Pendidikan Joiverdia Arifiyanto

Turut hadiriInspektur Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI Chatarina Mulyana, yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif Unima dalam memperluas program akademik, khususnya rencana pembukaan Faked.

Melalui kerjasama strategis ini, Unima diharapkan dapat semakin memperkuat kapasitas institusi, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta mempersiapkan secara matang seluruh aspek yang diperlukan dalam pembentukan Faked (*/FA).

Meimonews.com – Guna memperkuat sinergi antara Polda Sulut dan Unsrat Manado Kapolda Sulut Irjen Pol. Roycke Harry Langie di dampingi Kabid TIK Polda Sulur Kombes Pol dan staf berkunjung ke Unsrat Manado, Jumat (4/7/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan sinergi antara Unsrat dan Polda Sulut dalam berbagai aspek, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kampus.

Kunjungan ke lembaga pendidikan tinggi negeri ini berawal dari kunjungan Kapolda ke Ruang Kerja Rektor dan setelah itu, berkeliling mengunjungi beberapa fakultas yang ada di lingkungan Unsrat,

Menariknya, Kapolda, Kabid TIK dan staf berkunjung ke beberapa fakultas dengan berjalan dengan suasana santai dsn penuh kegembiraan. (FA)

Meimonews,com – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesis (RI) Wahaji menegaskan pentingnya membangun keluarga yang kuat dan harmonis karena memiliki dampak penting bagi masa depan generasi mendatang.

Penegasan Mendukbangga/Kepala BKKBN Ri tersebut disampaikan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay pada upacara puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Hargnas) ke-32 tingkat Sulut, Jumat (4/7/2025).

Upacara yang dipimpin Wagub Sulut di lapangan kantor Gubernur Sulut, jalan 17 Agustus Manado tersebut dihadiri berbagai unsur penting baik tingkat provinsi Sulut maupun Kabupaten/Kota se-Sulut.

Wagub Sulut Johanis Victor.Mailangkay yang menjadi pemimpin upacara pada puncak peringatan Harganas ke-32 tingkat provinsi Sulut

Di antaranya, Sekretaris TP-PKK Sulut Merry Mailangkay, Sekdaprov Sulut Tahlis Gallang; jajaran Forkopimda Sulut, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulut, Jeanny Yola Winokan;, perwakilan Kejaksaan Tinggi Sulut; pimpinan instansi vertikal; pejabat tinggi pratama, OPD KB kabupaten/kota; PLKB/PKB, staf khusus gubernur, pengurus TP-PKK dan Dekranasda, Kepala Dinas OPD KB se-Sulut; Ketua IBI dan Juken Sulut, pegawai BKKBN Provinsi, serta perwakilan Generasi Berencana (GenRe) Sulut.

Sebagai bagian dari peringatan Harganas tahun ini, acara diadakan pula peluncuran Aksi Mapalus Cegah Stunting Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting.

Secara simbolis, bantuan diserahkan kepada 20 keluarga penerima sebagai wujud nyata komitmen bersama dalam percepatan penurunan stunting di daerah.

Selain itu, berbagai penghargaan dan apresiasi turut diserahkan dalam kesempatan tersebut.
(BACA : Diharapkan jadi Motivasi Terus Berinovasi dan Berkolaborasi, Kemendukbangga/BKKBN Sulut Berikan Penghargaan dan Apresiasi kepada Sejumlah Pemangku Kepentingan).

Menteri menjelaskan, tema Harganas tahun ini, Dari Keluarga untuk Indonesia Maju, menjadi pengingat akan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa.

“Keluarga yang kuat dan harmonis akan melahirkan generasi berkualitas, berakhlak mulia, dan mampu bersaing di era global. Oleh karena itu, pembangunan keluarga menjadi sangat penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tegas Menteri.

Oleh karena itu, Menteri menyampaikan tiga prioritas utama dalam pembangunan keluarga: Pertama, Peningkatan kualitas pendidikan dan keterampilan keluarga; Kedua, Kewaspadaan terhadap dampak negatif teknologi digital; Ketiga, Peningkatan kualitas kesehatan dan ekonomi keluarga.

Menurut Menteri, keberhasilan pembangunan keluarga memerlukan kolaborasi lintas sektor, sinergi anggaran, serta dukungan semua pemangku kepentingan.

Mengakhiri sambutan, Wakil Gubernur mengajak seluruh pihak di momen Harganas ke-32 ini untuk memperkuat komitmen, perkuat kolaborasi, integritas program serta inovasi layanan untuk menjangkau keluarga yang paling membutuhkan.

“Karena membangun Indonesia Emas 2045 dimulai dari keluarga yang hari ini kita dampingi dan berdayakan,” ujarnya. (Afer)

Meimonews.com – Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie memimpin upacara pelantikan Irwasda serta serah terima jabatan (sertijab) beberapa pejabat utama (PJU) Polda Sulut serta Kapolresta Manado, Kamis (3/7/2025).

Kegiatan yang diadakan di aula Tribrata Polda Sulut ini dihadiri Wakapolda Brigjen Pol Awi Setiyono, para PJU Polda Sulut, Ketua Bhayangkari dan Pengurus Daerah, para Kapolres jajaran serta perwakilan personil.

“Terkait dengan adanya mutasi jabatan tanggal 24 Juni 2025 lalu, sehingga hari ini kita melaksanakan pelantikan Irwasda dan serah terima jabatan Dirreskrimum, Dirresnarkoba, Dirbinmas, dan Kapolresta Manado,” ujar Kapolda.

Dijelaskan, mutasi jabatan pada dasarnya merupakan suatu hal yang wajar di tubuh Polri karena dilaksanakan dalam rangka tour of duty untuk menjaga dinamika organisasi agar dapat terus bergerak maju.

“Ini merupakan sebuah proses regenerasi yang harus dilakukan, selain itu untuk penyegaran, dan semua itu dilakukan untuk perkembangan organisasi,” sebutnya.

Adapun pejabat Irwasda yang dilantik yaitu Kombes Pol Yakub Dedy Karyawan, kemudian sertijab Direskrimum Polda Sulut dari pejabat lama Kombes Pol Amry Siahaan kepada AKBP Suryadi.

Sertijab Dirresnarkoba dari pejabat lama Kombes Pol Budi Samekto kepada pejabat baru Kombes Pol Arie Fadlani, Dirbinmas dari Kombes Pol M. Anggi Naulifar Siregar kepada Kombes Pol Julianto Parlindungan Sirait, dan Kapolresta Manado kini dijabat Kombes Pol Irham Halid.

Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama dan berharap kinerja yang baik dalam menjalankan amanah yang baru, dalam melanjutkan perjuangan di Polda Sulut.

“Saya berharap para pejabat utama yang baru dapat segera beradaptasi dengan dinamika tugas pada jabatan baru yang diemban, serta mendukung kebijakan Kapolda bersama dan bersatu dalam menjalankan visi misi, sebagaimana makna dari pataka Polda Sulut Maesa’an Waya yang artinya bersama untuk bersatu dan bersatu untuk bersama atau torang samua basudara,” ujarnya. (AF)

Meimonews.com – Guna melihat kondisi sarana/prasarana yang ada, Walikota Manado Andrei Angouw melakukan turun lapangan (turlap). Kali ini, Kamis (3/7/2025), setidaknya, ada lima lokasi yang dikunjungi.

Lokasi-lokasi yang didatangi langsung itu adalah Pasar Bersehati, Lapangan Sparta Tikala, Pedestrian Jalan Piere Tendean, hingga ke Marina Plaza dan Kawasan Pasar 45.

Di Lapangan Sparta Tikala, mantan Ketua DPRD Sulut ini mengecek langsung kondisi lapangan dan fasilitas yang tersedia, sambil mengamati aktivitas olahraga masyarakat.

Walikota juga menganalisis kebutuhan perbaikan, khususnya pada bagian belakang tribun dan toilet, demi menunjang kenyamanan masyarakat yang beraktivitas di lokasi tersebut.

D Pasar Bersehati, Walikota meninjau kondisi area pasar dan sarana yang tersedia, serta membahas rencana penambahan fasilitas.

Walikota kemudian melanjutkan tinjauan lapangannya dengan berjalan kaki menyusuri area Pedestrian Jalan Piere Tendean mulai dari SPBU depan Megamall hingga ke depan IT Center, guna mengecek langsung kondisi pedestrian, fasilitas, serta sistem drainase di sepanjang area tersebut.

Orang nomor satu di Ibukota Provinsi Sulut ini juga memeriksa detail kualitas pengerjaan pedestrian dan memastikan fungsi drainase berjalan dengan baik.

Selain itu, Walikota turut menyusuri area yang belum dibangun jalur pedestrian, sekaligus menganalisis potensi pengembangan dan pembangunan lanjutan di masa mendatang, guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki.

Tinjauan lapangan dilanjutkan ke Marina Plaza dan Kawasan Pasar 45, untuk melihat langsung kondisi serta potensi pengembangan infrastruktur di wilayah tersebut. (Afer)

Meimonews.com – Tunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor-sektor unggulan daerah, Bank SulutGo (BSG) menyalurkan bantuan berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada 3 pelaku usaha.

Penyerahan bantuan KUR tersebut dilakukan di tengah Rapat Koordinasi Wilayah Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo tahun 2025 di Hotel Luwansa, Kamis (3/7/2025).

Penyerahan KUR ini menjadi sorotan dalam agenda penting percepatan akses keuangan di wilayah tersebut.

Penyaluran KUR ini diserahkan Direktur Utama Bank SulutGo Revino M. Pepah di dampingi Kepala OJK Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku (SulutGoMalut) Robert HP Sianipar serta Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay.

Kehadiran para pimpinan ini menegaskan sinergi antara perbankan, regulator, dan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Para penerima KUR merupakan pelaku usaha di sektor-sektor yang memiliki potensi besar di Sulawesi Utara.

Jerry Wongkar, pengusaha budidaya nilam, menerima KUR dengan plafon Rp. 50 juta. Kemudian, Eko Budi Prianto Bobuyongki, yang bergelut di usaha pembibitan kakao, mendapatkan KUR sebesar Rp. 38 juta. Terakhir, Ronald Michael Ngantung, seorang pengusaha penangkapan ikan tuna, menerima dukungan KUR signifikan dengan plafon Rp. 250 juta.

Pepah dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa penyaluran KUR ini merupakan bagian dari upaya Bank SulutGo untuk turut serta dalam program pemerintah dalam memajukan UMKM dan sektor-sektor produktif.

“Kami berharap bantuan KUR ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penerima untuk mengembangkan usahanya, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sianipar mengapresiasi peran aktif Bank SulutGo dalam memperluas akses keuangan bagi masyarakat. “Akses permodalan yang mudah dijangkau adalah kunci bagi pengembangan UMKM. Kolaborasi seperti ini antara perbankan, OJK, dan pemerintah daerah sangat krusial dalam mencapai target inklusi keuangan,” kata Siianipar.

Mailangkay turut memberikan dukungannya, menekankan pentingnya sektor perikanan, pertanian, dan perkebunan sebagai tulang punggung ekonomi Sulawesi Utara.

“Pemerintah Provinsi Sulut sangat mendukung inisiatif seperti ini. Kami berharap lebih banyak lagi pelaku usaha yang dapat merasakan manfaat dari program KUR, sehingga ekonomi daerah kita semakin kuat dan berdaya saing,” tutup Victor Mailangkay.

Penyerahan KUR ini menjadi bukti nyata komitmen berbagai pihak dalam mempercepat akses keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara dan Gorontalo, khususnya melalui penguatan sektor-sektor unggulan. (Afer)

Meimonews.com – Guna mendukung program Pemerintah RI yakni Makan Bergizi Gratis, Unsrat (Universitas Sam Ratulangi) menugaskan 70 dosen untuk menjadi instruktur Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).

Hal tersebut terungkap ketika Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie, di dampingi antara lain Wakil Rektor 3 Ralfie Pinasang dan Dekan Faperta Dedie Tooy berkunjung ke Rindam XIII Merdeka, Kinilow Tomohon, Kamis (3/7/2025).

70 dosen tersebut berasal dari Fakultas Pertanian serta Fakultas Perikanan dan Peternakan untuk menjadi instruktur di bidang pangan dan gizi, serta agrosistem agribisnis, pertanian, perikanan dan peternakan.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Universitas Pertahanan (Unhan) RI dan pelaksana di daerah Sulut adalah Kodam XIII Merdeka.

Ada sebanysk 334 sarjana (sebagian besar alumni Unsrat) yang menjadi peserta dilatih dalam komcad dan manajerial.

Tugas utama peserta SPPI (Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia) Batch 3 adalah menjadi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan mengelola program Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah di Indonesia.

Mereka akan bertugas memastikan ketersediaan gizi anak-anak, mengawasi distribusi makanan bergizi, memberikan edukasi gizi kepada masyarakat, serta menyusun laporan dan evaluasi pelaksanaan program.(FA)

Meimonews.com – Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan kepada 6 pegawai PPNN jadi PPPK di lingkungan Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Sulut.

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) yang menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tersebut dilakukan di Aula Kemendukbangga/BKKBN Sulut, Selasa (1/7/2025).

Kegiatan ini disaksikan Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN Sulut Lady D. Ante, Ketua Tim Kerja Linlap Alfrida Bajang serta perwakilan tokoh agama dari Kementerian Agama Sulut.

Selain itu, diikuti seluruh ASN, CPNS, dan PPNPN di lingkungan Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Sulut sebagai wujud dukungan terhadap transformasi kelembagaan dan penguatan kapasitas SDM aparatur.

Keenam pegawai tersebut dinyatakan lulus seleksi PPPK yang sebelumnya diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Mereka merupakan sosok-sosok yang telah lama mengabdi, bahkan hingga puluhan tahun, sebelum akhirnya resmi diangkat sebagai PPPK.

Kaper memberikan apresiasi atas dedikasi dan ketekunan para pegawai. “Setiap kerja keras hari ini akan jadi kebanggaan anak cucu kelak. Tokoh besar lahir dari orangtua yang berjuang luar biasa, termasuk bapak ibu sekalian. Bagi saya, bapak ibu adalah pahlawan kementerian,” ujarnya ketika memberikan sambutan.

Kaper menekankan pentingnya menjunjung tinggi integritas dan semangat pelayanan publik, terutama dalam mendukung program-program strategis di bidang kependudukan dan pembangunan keluarga.

“Pelantikan ini adalah bentuk apresiasi negara sekaligus awal dari tanggung jawab baru yang besar. Tugas-tugas ke depan memerlukan komitmen jangka panjang,” ujarnya. (Afer)

Meimonews.com – Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou) Manado memasuki babak baru kepemimpinannya, yang ditandai serahterima jabatan (sertijab) Dirut dari Drg. Yuli Astuti Saripawan, M.Kes, kepada Prof. Dr.dr Starry Rampengan, Sp.JP (K), FIHA,MARS,

Acara sertijab yang disaksikan Dewan Pengawas, pimpinan lain dan staf RSUP Kandou tersebut dilaksanakan di aula lantai dua kantor administrasi rumah sakit, Senin (30/6/2025).

Dalam sambutannya, Starry mengungkapkan bahwa ia menyadari tantangan besar yang menanti di era kepemimpinannya sebagai Dirut di rumah sakit ini.

“Rumah sakit ini memiliki sejarah panjang dan kompleksitas yang tinggi. Kepercayaan masyarakat yang besar menjadi tanggung jawab moral dan profesional yang harus kita emban bersama,” ujarnya.

Untuk itu, Starry memaparkan lima strategi utama yang akan menjadi fokus kepemimpinannya. Pertama, peningkatan mutu dan keselamatan pasien : Implementasi standar pelayanan yang lebih tinggi dan berkelanjutan, dengan prioritas utama pada keselamatan pasien.

Kedua, transformasi digital yang komprehensif : pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi operasional, aksesibilitas layanan, dan kualitas data. Ketiga, penguatan riset dan pendidikan klinis : Peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan serta dukungan penuh terhadap riset klinis yang berdampak nasional.

Keempat pelayanan humanis berbasis hospitality : Pengembangan budaya pelayanan yang ramah, empati, dan berorientasi pada kepuasan pasien. Kelima, peningkatan efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi: Pengelolaan rumah sakit yang lebih efisien, akuntabel, dan transparan untuk memastikan penggunaan sumber daya yang optimal.

Visi kepemimpinan Starry dipadukan dengan semangat “Satu Hati, Satu Rumah Sakit, Satu Tujuan,” menunjukkan komitmennya untuk memimpin RSUP Kandou menuju masa depan yang lebih gemilang.

Starry mengajak seluruh staf, dari manajemen hingga tenaga medis dan administratif, untuk bersatu dalam mencapai tujuan tersebut.

Kepada pejabat lama (Saripawan), Starry
menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Saripawan atas dedikasi dan kepemimpinan yang telah ditunjukkan selama sembilan bulan menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama.

“Ibu Drg. Saripawan telah meletakkan fondasi yang kokoh bagi RSUP Kandou untuk terus berkembang sebagai rumah sakit rujukan nasional yang unggul dalam pelayanan, pendidikan, dan penelitian,” ujar Starry.

Dalam pesan perpisahannya, Saripawan menyampaikan rasa syukur atas kesempatan memimpin RSUP Kandou. Disebutkan, penugasannya sebagai Plt. Direktur Utama oleh Kementerian Kesehatan merupakan sebuah kehormatan.

Saripawan optimistis RSUP Kandou akan semakin berkembang pesat di bawah kepemimpinan Starry. (Fer)