Meimonews.com – Profesi kedokteran menempatkan mereka yang dilantik dan diambil sumpah/janji pada posisi yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Pasien datang dengan harapan untuk memperoleh pertolongan, rasa aman, dan kesembuhan.

Hal tersebut ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat Arthur Gehart Pinaria pada Sidang Terbuka Senat Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat yang dipimpin Linda Rotty (Ketua) dalam rangka Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Dokter dan Dokter Gigi di auditorium fakultas, Rabu (20/10/2026).

“Oleh karena itu, kemampuan ilmiah dan keterampilan klinis harus selalu disertai dengan empati, kejujuran, ketulusan, serta penghormatan terhadap martabat setiap manusia,” ujar Pinaria mengutip Plt Rektor.

Ada tiga hal penting yang ingin ditekankan kepada 45 dokter (16 dokter umum, 6 dokter gigi, dan 23 dokter spesialis) dilantik dan diambil sumpah/janji yang turut dihadiri Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan dan Direktur SDM Yuna Laukati, serta undangan lainnya termasuk orangtua/keluarga yang dilantik dan diambil sumpah/janjinya.

Hal oenting tersebut adalah pertama, junjung tinggi integritas dan etika profesi. Jadikan sumpah yang diucapkan hari ini sebagai komitmen yang terus hidup dalam setiap keputusan dan tindakan. Laksanakan pelayanan berdasarkan ilmu pengetahuan, standar profesi, keselamatan pasien, dan prinsip kemanusiaan.

Kedua, utamakan keselamatan dan kepentingan pasien. Setiap pasien memiliki kondisi, kebutuhan, dan latar belakang yang berbeda. Layani mereka dengan adil, tanpa diskriminasi, serta dengan komunikasi yang baik dan penuh penghormatan. Ingatlah bahwa di balik setiap diagnosis terdapat manusia yang membutuhkan perhatian, pengertian, dan kepedulian.

Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat saat membacakan sambutan Plt. Rektor Unstat Jamaludin Jompa

Ketiga, teruslah belajar dan mengembangkan diri. Ilmu kedokteran berkembang dengan sangat cepat. Pengetahuan yang diperoleh selama pendidikan harus terus diperbarui melalui pembelajaran sepanjang hayat, penelitian, pemanfaatan teknologi yang tepat, dan kolaborasi antartenaga kesehatan. Jadilah tenaga medis yang kompeten, adaptif, dan terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan tanpa meninggalkan etika dan nilai kemanusiaan.

“Khusus bagi para dokter spesialis, saya berharap saudara-saudara dapat menjadi rujukan keilmuan, teladan profesionalisme, serta mitra bagi pengembangan kompetensi tenaga medis lainnya.,’ sebut Plt. Rektor.

Bagi para dokter dan dokter gigi, diajak teruslah membangun kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang berkualitas, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Menurut Plt. Rektor, Unsrat melalui Fakultas
Kedokteran, memiliki tanggung jawab untuk terus menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga memiliki karakter, integritas, serta kepedulian sosial.

Di tengah berbagai tantangan pelayanan kesehatan, termasuk pemerataan tenaga medis, peningkatan mutu layanan, perkembangan teknologi kesehatan, dan kebutuhan masyarakat akan pelayanan yang berkualitas serta terjangkau, para lulusan diharapkan mampu mengambil bagian dalam memberikan solusi nyata.

Disadari, masih terdapat berbagai tantangan dalam pelayanan kesehatan, terutama dalam memastikan masyarakat di wilayah terpencil dan kepulauan memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan yang memadai.

Dalam konteks ini, kehadiran tenaga medis yang kompeten, profesional, dan memiliki semangat pengabdian sangat dibutuhkan.
Saya berharap para lulusan Fakultas Kedokteran Unsrat mengambil bagian dalam menjawab tantangan tersebut.

“Di mana pun saudara-saudara bertugas, baik di rumah sakit, puskesmas, klinik, institusi pendidikan, maupun tempat pelayanan kesehatan lainnya, berikanlah
pelayanan terbaik sesuai kompetensi dan tanggung jawab profesi,” ajaknya.

Sebelum melantik para dokter dan dokter gigi tersebut, Dekan Faked Unsrat Billy Johnson Kepel menegaskan, profesi dokter dan dokter gigi adalah profesi yang mulia dan luhur yang harus dijaga dan dipertahankan.

Untuk itu, Dekan mengingatkan lima hal penting. Pertama, senantiasa meningjatkan dan mengembangkan diri dalam keilmuan keahlian, dengan beroedoman pada pendidiksn sepanjang hayat. Kedua, mengembangkan ilmu kesehatan khususnys ilmu kedokteran dengan ikutserta dalam pendidikan dan pelatihan serta mencari penyelesaiannya masalah kesehatan penderita, masyarakat dan sistem pekayanan kesehatan.

Ketiga memelihara dan mengembangkan kepribadian dan sikap yang diperlukan untuk kelangsungan profesi seperti integritas, rasa tanggung jawab, dapat dipercaya serta menaruh perhatian dan penghargaan terhadap sesama manusia, sesuai debgan etika kedokteran dan etika kesehatan.

Keempat, berfungsi sebagai anggota masyarakat yang kreatif, produktif dan bersifat terbuka, dapat menerima perubahan dan berorientasi ke masa depan serta mendidik dan mengajak masyarakat ke arah yang sama.

Kelima, kerendahan hati harus dipunyai oleh dokter dan dokter gigi yang baik. Kerendahan hati adalah perisai terhadap arogansi intelektual. Kerendahan hati harus sungguh-sungguh, tidak pura-pura dan tidak hanya dirasakan tetapi juga didemonstrasikan. Belas kasihan dan kerendahan hati terkadang mempunyai nilai terapi lebih beaar daripada technical skill atau intelektual brilliant. (FA)

Meimonews.com – Dies Natalis adalah kesempatan untuk mensyukuri perjalanan yang telah dilalui, menilai pekerjaan yang masih harus diselesaikan, serta menetapkan langkah bagi kemajuan fakultas pada masa mendatang.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa yang diwakili Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat Arthur Pinaria pada acara Puncak Dies Natalis ke – 63 Fakultas Peternakan Unsrat di aula fakultas, Selasa (20/10/2026).

Oleh karenanya, Pelaksana Tugas Rektor mengajak civitas akademika Fakultas Peternakan Unsrat (yang kini dipimpin Stanly OB Lombogia) untuk terus memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Selain itu, menghadirkan pembelajaran yang membentuk lulusan berintegritas, menguasai keilmuan, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan dunia kerja.

Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn Yulius Selvanus yang diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sulut Weldie Ruddy dalam sambutannya mengatakan, perayaan Dies Natalis ke – 63 Fakultas Peternakan kiranya menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan pendidikan tinggi, memperkuat ketahanan pangan hewani dan membangun peternakan yang maju, mandiri, modern serta berkelanjutan.

Gubernur juga mengajak civitas akademika Fakultas Peternakan Unsrat untuk memperkuat kolaborasi dan bekerja bersama demi mewujudkan Sulawesi Utara yang semakin maju dan sejahtera sekaligus mendukung cita-cita besar Indonesia menuju kemandirian pangan. (FA)

Meimonews.com – Sehubungan dengan beredarnya informasi di media sosial mengenai dugaan perundungan yang melibatkan peserta didik Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis-1 (PPDS-1) Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Unsrat/RSUP Kandou Manado, pimpinan Unsrat memberikan klarifikasinya.

Ada beberapa poin klarifikasi yang disampaikan pimpinan Unsrat lewat Humas Unsrat Max Reinhart Rembang kepada wartawan dalam keterangan persnya, Selasa (20/10/2026).

Peratama, terkait rumor yang beredar di media sosial, berdasarkan hasil klarifikasi yang telah dilakukan oleh program studi (prodi) serta pernyataan bersama yang ditandatangani oleh kedua residen yang bersangkutan (senior dan junior) pada 19 Oktober 2026.

“Kedua pihak menyatakan sepakat bahwa tidak terjadi tindakan perundungan,” tandas Rembang mengutip pernyataan kedua residen tersebut .

Kedua, sampai dengan diterbitkannya pernyataan ini, residen junior yang bersangkutan masih tercatat sebagai peserta didik PPDS-1 Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi dan mempertimbangkan untuk mengundurkan diri.

Program Studi telah memberikan pendampingan dan akan terus melakukan pembinaan terhadap yang bersangkutan.

Ketiga, antara residen junior dan residen senior yang dimaksud memang sempat terjadi kesalahpahaman. Hal tersebut merupakan permasalahan pribadi yang telah diselesaikan secara baik dan kekeluargaan, serta perlu ditegaskan bahwa tidak pernah terjadi kontak fisik dalam bentuk apa pun di antara keduanya.

Keempat, berdasarkan pernyataan bersama kedua residen, rangkaian unggahan di media sosial tidak dilakukan oleh kedua residen yang dimaksud, melainkan oleh pihak lain luar kedua residen tersebut. Unggahan tersebut telah berdampak merugikan terhadap nama baik institusi serta berdampak secara personal terhadap kedua residen yang bersangkutan.

Kelima, adapun video yang disebutkan dalam unggahan tersebut merupakan kejadian yang bersifat insidental. Video tersebut tidak memiliki makna sebagaimana yang dinarasikan di media
sosial, dan tidak berkaitan secara institusional dengan rumah sakit mana pun.

Program Studi PPDS-1 Obstetri dan Ginekologi Faked Unsrat menegaskan komitmennya untuk
menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk perundungan, sejalan dengan kebijakan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Setiap peserta didik yang mengalami atau mengetahui adanya tindakan perundungan dapat melapor melalui kanal resmi dan setiap laporan akan ditindaklanjuti dengan menjaga kerahasiaan pelapor.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, serta menghormati privasi kedua residen yang bersangkutan,” ujar.Rembang.

Pernyataan klarifikasi telah ditandatangani kedua residen tersebut yakni residen yunior
Warouw Scriven Yosia dan residen senior Jonathan I. Baan, yang diketahui pimpinan Faked Unsrat dan pimpinan RSUP Kandou. (FA

Meimonews.com – Irjen Pol. Yudo Hermanto di dampingi Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid melaksanakan kegiatan silaturahmi bersama tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta komunitas jalan roda di Kota Manado, Selasa (20/10/2026).

Menariknya, di saat kegiatan, ada beberapa warga negara asing ingin berbincang dan berfoto bersama Kapolda dan Kapolresta Manado. Kapolda dan Kapolresta Manado berkenan berdialog sejenak dan berfoto bersama.

Kegiatan silaturahmi yang mewujudnyatakan slogan Polri Bersama Masyarakat, Bersinergi Menjaga Manado Aman dan Kondusif ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat sekaligus membangun komunikasi yang harmonis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kota Manado.

Dalam suasana penuh keakraban, silaturahmi tersebut menjadi wadah untuk bertukar pikiran, menyerap aspirasi, serta mendengarkan berbagai masukan dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan komunitas jalan roda terkait situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.

Kapolda Sulut di dampingi Kapolresta Manado menekankan pentingnya peran serta seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci utama dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas serta menjaga keharmonisan kehidupan sosial.

Kehadiran komunitas jalan roda dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperluas jalinan komunikasi antara Polri dan berbagai kelompok masyarakat, sehingga tercipta hubungan yang semakin dekat, terbuka, dan saling mendukung.

Melalui kegiatan silaturahmi ini, diharapkan terbangun komitmen bersama untuk menjaga persatuan, memperkuat semangat kebersamaan, serta menciptakan Kota Manado yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Polresta Manado terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, mengedepankan pendekatan humanis, serta memperkuat kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.(AF)

Meimonews.com – Puluhan Personil Polresta Manado bersama insan pers mendomorkan darahnya lewat kegiatan Bakti Kesehatan berupa Domor Darah.

Kegiatan yang diadakan lobby lantai 1 Polresta Manado, Selasa (20/10/2026) ini diselenggarakan Humas Polresta Manado dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Humas yang mengusung tema 75 tahun Humas Polrri : Polisi Bersama Masyarakat Menjaga Reputasi Polri.

Para personil tersebut terdiri dari beberapa pejabat utama Polresta Manado di antaranya Kasi Humas Iptu Agus Haryono, Kasat Polairut AKP Dumadi, Kasat Samapta Iptu Jefry Mamangkey, Kasi Keu Iptu Maikel Lahiking, dan Kasiwas Jani I. Ramoh serta personil Polresta dan Polsek jajaran serta insan pers.

Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid melalui Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial Polri terhadap sesama sekaligus wujud nyata pengabdian kepada masyarakat melalui aksi kemanusiaan.

“Melalui donor darah, Polresta Manado berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan stok darah serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya kepada wartawan di sela kegiatan.

Tema yang diusung pada peringatan tahun ini, sebutnya, menjadi pengingat pentingnya membangun hubungan yang harmonis antara Polri, masyarakat, dan insan media dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Partisipasi insan pers dalam kegiatan ini juga mencerminkan kuatnya sinergi dan kebersamaan antara Polri dan insan Pers . Tidak hanya berperan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, insan media turut mengambil bagian dalam kegiatan sosial yang membawa manfaat bagi sesama.

Melalui momentum Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Polresta Manado menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan yang humanis, memperkuat kemitraan dengan insan pers, serta meningkatkan pelayanan dan kepedulian terhadap masyarakat.

Dengan semangat Polri Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri, Humas Polresta Manado terus berupaya membangun komunikasi yang positif, mempererat sinergi, dan menghadirkan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat. (AF)

Meimonews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Siaga Darurat Cuaca Ekstrem dan Musim Kemarau di Kota Manado dengan Nomor 289/KEP/B.06/2026 dan Surat Edaran (SR) untuk pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Nomor 2415 Tahun 2026.

Selain itu, Pemkot Manado telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Cuaca Ekstrem dan Musim Kemarau di Kota Manado Nomor 395/KEP/B.06/BPBD/2026 yang berlaku 14 (empat belas) hari terhitung mulai 8 Oktober 2026 sampai dengan 21 Oktober 2026.

Sejalan dengan itu, sejumlah tindakan nyata telah dilakukan Pemkot Manado seperti penyediaan/pembagian air bersih kepada warga di sejumlah kelurahan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado Donald Sambuaga kepada Meimonews.com di Manado, Senin (19/10/2026) menjelaskan berbagai upaya telah dilakukan Pemkot Manado.di bawah kepemimpinan Walikota (Andrei Amgouw) dan Wakil Walikota (Richard Sualang) terkait dengan dampak yang ditimbulkan akibat Musim Kemarau dan fenomena El Nino.

Salah satu contohnya adalah penyaluran air bersih keoada warga yang membutuhkan. Kegiatan ini dilakukan berkolaborasi dengan sejunlah pihak terkait.

“Selang Agustus hingga 13 Oktober 2026, sudah 9 kelurahan diberiikan bantuan air bersih kepada warga di kelurahan tersebut. Jumalh air bersih yang disalurkan telah berkisar 576.500 liter,” ujarnya.

Perinciannya adalah Kelurahan Paniki Bawah Lingkungan 6 dan 7 (6 KK); Kelurahan Paniki Dua Lingkungan 1 ( 64 KK, 174 jiwa) Lingkungan 2 (16 KK), Lingkungan 3 (7 KK); Kelurahan Mapanget Barat Lingkungan 4 (24 KK, 98 Jiwa), Lingkungan 3 (41 KK), Lingkungan 7 (46 KK);

Kelurahan Manado Tua Dua Lingkungan 1 (80 KK, 220 jiwa), Lingkungan 2 (110 KK, 331 jiwa), Lingkungan 3 (89 KK, 272 jiwa), Lingkungan 4 (66 KK, 196 jiwa); Kelurahan Bunaken Lingkungan 1 – 3 (457 KK, 1367 jiwa), Lingkungan 7 (117 KK, 365 jiwa);

Kelurahan Kima Atas Lingkungan 1 (3 KK ), Lingkungan 3 (22 KK); Kelurahan Meras Lingkungan 1 – 3 ( 25 KK, 83 jiwa); Kelurahan Pandu Lingkungan 1 (16 KK); Kelurahan Bailang Lingkungan 2 (17 KK, 83 jiwa).

Instansi/lembaga yang terlibat dalam kegiatan ini selain dari BPBD adalah Perumda Wanua Wenang/PDAM Manado, Balai Prasarana Permukiman Wilayah BPPW Sukut, Balai Wilayah Sungai Sulawesi I (BWS SI), Polairud Polda Sulut, PT Pelni, Kejati Sulut, PMI Sulut dan instansi/lembaga lainnya.

“Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan yang terdampak ikut terlibat juga dalam kegiatan penyaluran,” ujar mantan Camat Wenang ini. (elka)

Meimonews.com – Pada mulanya sebuah bilangan terangkum rindu dan harapan, demi tumbuh kembangnya kehidupan. Lima puluh sembilan tahun berselang, rindu dan harap tersebut bersemi dan berbuah dalam umat yang bertumbuh dan bertambah, mengolah hidup dan hidup saling memanusiakan sebagai syukur dan sembah kepada Tuhan.

Hal tersebut disampaikan Walikota Manado Andre Angouw dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Manado Donald Sambuaga pada acara Syukuran HUT ke-59 Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Karombasan di Aula Paroki, Minggu (18/10/2026).

Peringatan HUT tersebut di awali misa syukur di gereja paroki (samping aula) yang dipimpin Pastor Paroki HKY Karombasan Pastor Herry Purasa MSC, yang dihadiri umat setempat serta para undangan.

Menurut Walikota, masing-masing ada depe tiap-tiap. Tiap orang ada depe talenta. Dari hal mengenali, memahami dan menerima diri, nisscaya kita juga dapat mengenali, memahami dan menerima sesama manusia, berbagi dalam kepedulian, saling mengasihi dan menghidupkan.

“Kepedulian adalah jangkar kemanusiaan kita di tengah ombak dan gelombang pencobaan dunia,” ujar Sambuaga mengutip sambutan Walikota.

Walikota menyampaikan doa dan harapan terbaik, kiranya umat Katolik Paroki Hati Kudus Karombasan senantiasa rukun dan bersatu padu serta mengajak umat setempat melakukan beberapa hal penting.

“Bergiatlah dalam kehidupan bergereja dan bermasyarakat. Jadilah garam dan terang dunia, pembawa damai sejahtera, kebaikan dan kemajuan melalui pemikiran, perilaku dan perbiatan,” ajak Walikota.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini mengajak juga umat paroki HKY Karombasan untuk membangun kehidupan yang dimulai dari hal-hal sederhana. Hidup rukun, hidup sehat, jaga kebersihan.

“Mulailah dari diri sendiri dan keluarga, rumah dan lingkungan sekitar. Ini hal-hal kecil tapi manfaatnya besar dan berkelanjutan bagi semua orang,” ajaknya.

Kebaikan, jelas Walikota, ibarat benih yang ditanam dan dirawat. Pada waktunya akan berbuah, dan buah itu akan dinikmati tidak hanya sekarang tapi juga generasi mendatang.

Terkait musim kemarau panjang, Walikota mengajak untuk waspada dan antisipasi hal-hal yang dapat menimbulkan bahaya, misalnya bahaya kebakaran, terlebih lagi di kawasan padat pemukiman.

“Sekai lagi, perhatikan dan antisipasi hal-hal kecil, misalnya instalasi listrik dan peralatan elektronik. Jangan sembarang membakar sampah atau menyalahkan api tanpa pengawasan. Jangan buang puntung rokok sembarangan, dan lain sebagainya,” ujar Sambuaga mengutip Walikota. (elka)

Meimonews.com – Berbagai cara dilakukan anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terkait dengan tugas Polri yakni sebagai pelindung, pengayom, dan penegak hukum.

Hal itu terlihat ketika Bhabinkamtibmas Tuminting Polsek Tuminting Polresta Manado melakukan pengamanan di SPBU (sentra pelayanan bahan bakar umum) Tuminting, Sabtu (17/10/2026).

Pengamanan sekaligus memantapkan Polri Humanis tersebut dilakukan agar lalulintas di jalan sekitaran SPBU Tuminting bisa berjalan dengan aman, lancar dan terkendali.

Selain itu, atas perintah Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham Halid, anggota Polsek Tuminting tersebut membagikan minuman bagi warga yang sedang mengantre pengisian BBM di SPBU.

“Pembagian minuman tersebut, kami Polsek Tuminting pimpinan pak Iptu Ferry Viktor Tutu melaksanakannya atas perintah pak Kapolresta Manado,” ujar Bhabinkamtibmas Tuminting Aiptu Donny Sukoroharjo kepada Meimonews.com, Sabtu (17/10/2026).

Warga yang mendapat minuman mengapresiasi langkah humanis Polresta Manado karena keamanan di sekitar SPBU berjalan aman, lancar, terkendali bahkan memdapat ‘bonus’ minumam saat mereka mengantre dalam berjam-jam. (AF)

Meimonews.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut menggelar Sosialisasi Peredaran Rokok tidak Bercukai dan Cukai Ilegal serta Pertanggungjawaban Tata Kelola Pajak Rokok di Daerah.

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka optimisasi pendapatan asli daerah (PAD) melalui pajak daerah khususnya pajak rokok ini diadakan di NDC Hptel & Resto Manado, Rabu (14/10/2026).

Sekitar 100 peserta utusan, antara lain Bapenda/BPKAD Kabupaten/Kota se-Sulut, Camat dan Lurah se-Kota Manado, perwakilan pemilik warung/tokoh di wilayah Molas, perwakilan jasa ekspedisi dan logistik, pejabat struktural Bapenda Sulut serta Kepala UPT PPD Bapenda Sulut mengikuti kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Sekretaris Daerah Sulut.

Kepala. Bapenda Sulut June E. Silangen ketika memberikan materi

Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dalam upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran rokok ilegal yang dapat merugikan negara dan masyarakat.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar pemerintah daerah, mitra kerja, serta instansi terkait dalam mendukung optimalisasi pendapatan daerah.

Tampil sebagai pemateri/narasumber adalah Kepala Bapenda Sulut June E. Silangen, Kakanwil Ditjen Bea dan Cukai, Kepala BPJS Kesehatan Sulut, serta Kepala BKAD Sulut. (elka)

Meimonews.com – Bersamaan dengan Pelantikan Wakil Rektor 3 Unsrat dan Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unsrat, Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa melantik juga 11 (sebelas) anggota Senat Unsrat.

Pelantikan yang dilaksanakan di ruang rapat Kantor Pusat Unsrat Manado, Rabu (14/10/2026) tersebut dihadiri Wakil Rektor 1 Arthur Gehart Pinaria, Wakil Rektor 2 Royke Iwan Montolalu, dan Wakil Rektor 4/Plt. Wakil Rektor 3 Steenie Edward Wallah, pimpian Senat dan Anggota Senat Unsrat dan pejabat lainnya

Wakil Rektor 3 (Bidang Kemahasiswaan dan Alumni) yang dilantik adalag Rocky Wilar dan Dekan FKM yang dilantik adalah Carla Felly Kairupan.

Dengan dilantiknya 11 anggota Senat universitas yang memiliki visi Bersama Menata Universitas Sam Ratulangi Menjadi Universitas Unggul dan Berbudaya ini maka sudah 66 anggota yang sah dan tinggal dua yang belum terpilih/dilantik. (AF)