Meimonews.com – Wujudkan pelayanan prima kepada masyarakat, Kapolsek Wenang AKP Ronald Farid Sabaja di dampingi beberapa personel turun langsung ke jalan melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di Jalan Sudirman, Kota Manado, Kamis (22/10/2026) pagi.

Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat, khususnya pada jam-jam sibuk pagi hari ketika aktivitas warga mulai meningkat, baik yang hendak berangkat bekerja, bersekolah maupun menjalankan kegiatan lainnya.

Kapolsek Wenang bersama personel terlihat sigap melakukan pengaturan kendaraan serta membantu menjaga kelancaran arus lalu lintas di ruas jalan tersebut.

Kehadiran petugas di lapangan diharapkan dapat meminimalkan potensi kemacetan, meningkatkan ketertiban berlalulintas, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jalan.

Pengaturan lalu lintas pada pagi hari menjadi salah satu bentuk pelayanan rutin kepolisian yang mengedepankan respons cepat, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.

Kapolsek Wenang menegaskan, melalui kegiatan tersebut, personil Polri harus senantiasa hadir dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pengaturan lalu lintas tidak hanya bertujuan menjaga kelancaran kendaraan, tetapi juga merupakan upaya preventif untuk mengantisipasi potensi kecelakaan dan gangguan keamanan di jalan raya.

Polsek Wenang berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui kehadiran personel di titik-titik yang membutuhkan pengawasan dan pengaturan lalu lintas.

“Polisi hadir, masyarakat nyaman. Bersama menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas demi Manado yang aman dan tertib,” tandasnya. (AF)

Meimonews.com – Arthur Gehart Pinaria dan Max Revolta John Runtuwene dipercayakan memimpin sebagai Ketua dan Sekretaris Panitia Penjaringan Bakal Calon (Balon) Rektor Unsrat Periode Tahun 2026-2030.

Dalam pelaksanaan kerja, Pinaria yang saat ini menduduki jabatan Wakil Rektor 1 (Bidang Akdemik)  Unsrat dan Runtuwene yang saat ini menduduki jabatan Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP Unsrat) akan dibantu 11 (sebelas) anggota panitia.

Kesebelas anggota tersebut adalah SLHV Joyce Lapian, Robert Molenaar, Odi R. Pinontoan, Carolus P. Paruntu, Rene Charles Kepel, Lucia IR Lefrandt, Stenly Wullur, Wulan PJ Kaunang, Frederik G. Worang, Johny Budiman, Olivia A. Waworuntu, Feky R. Mantiri, dan Chreisye KF Mandagi.

Pengangkatan Panitia Penjaringan Balon Rektor Unsrat Periode Tahun 2026-2030 dilakukan Pelaksana Tugas Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa lewat surat keputusan nomor 2212/UN22/LL/2026 tertanggal 14 Oktober 2026.

Panitia Penjaringan Balon Rektor baru Unsrat berkomitmen agar proses pelaksanaan tahapan-tahapan yang ada bisa berjalan lancar, baik dan sukses.

Pinaria dan Runtuwene yang dihubungi Meimonews.com secara terpisah, Kamis (22/10/2026) menegaskan komitmen mereka untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai aturan yang ada/berlaku.

Diketahui (baca Meimonews.com : Senat Unsrat Terbitkan Surat Keputusan Jadwal Pemilihan Rektor Unsrat, Berikut Jadwal Lengkapnya) proses pemilihan Rektor baru Unsrat ada empat tahapan yakni Penjaringan, Penyaringan, Pemilihan, serta Penetapan dan Pelantikan. (FA)

Meimonews.com – Polresta Manado bersama Dinas Tenaga Kerja Kota Manado, tokoh remaja, pemerhati lingkungan, serta masyarakat Kota Manado melaksanakan diskusi terkait solusi mengatasi pengangguran di Kota Manado, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Food Court Pasar Bersehati Manad ini dihadiri Kapolresta Manado Kombes Pol. Irham.Halid, Kadis Tenaga Kerja Kota Manado Fadly Kasim, Dirum Perumda Pasar Bersehati Rangga T. Paronganan, Camat Calaca AnwarHalidu, FP4T Pasar Bersehati, tokoh agama , tokoh masyafakat dan para pedagang Pasar Bersehati.

Diskusi menjadi ruang terbuka untuk membahas berbagai persoalan ketenagakerjaan, termasuk pendataan jumlah pengangguran di Kota Manado dan rencana kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Manado.

Dalam suasana penuh keakraban, para peserta menyampaikan pandangan, saran, dan masukan terkait upaya menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan keterampilan masyarakat. Berbagai potensi yang dapat dikembangkan untuk mendukung penyerapan tenaga kerja turut dibahas bersama.

Kapolresta Manado menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, kepolisian, tokoh masyarakat, pemerhati lingkungan, dan seluruh elemen warga dalam mencari solusi terhadap persoalan pengangguran.

Menurutnya, data yang akurat mengenai jumlah pengangguran sangat diperlukan sebagai dasar penyusunan program dan kebijakan yang tepat sasaran. Selain itu, pelatihan keterampilan dan pengembangan potensi lokal dinilai dapat menjadi langkah strategis untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Kadisnaker Manado turut memaparkan rencana kerja dinas dalam mendukung peningkatan kompetensi tenaga kerja, memperluas akses informasi lowongan pekerjaan, serta mendorong terciptanya peluang usaha bagi masyarakat.

Diskusi yang berlangsung secara santai tersebut diharapkan dapat menghasilkan gagasan dan langkah nyata dalam mengurangi angka pengangguran di Kota Manado. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting agar setiap program yang dirancang dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, seluruh pihak berkomitmen untuk terus memperkuat komunikasi dan kerja sama dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan, serta membangun Kota Manado yang lebih maju dan berdaya saing.

“Bersinergi mengatasi pengangguran, mewujudkan Manado yang sejahtera,” ajak Kapolresta Manado seperti dikutip Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono kepada Meimonews.com, usai kegiatan. (AF)

Meimonews,com – Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Manado Donald Sambuaga dan TRC BPBD Manado mendampingi Walikota Manado Andrew Angouw saat penyaluran air bagi masyarakat Pulau Siladen, Manado Tua 2 (Bualo), dan di Bunaken dan melakukan penanaman Mangrove dengan dukungan Polda Sulawesi Utara, Rabu (21/10/2026).

Ada sebanyak 68.000 liter air untuk kebutuhan warga masyarakat pesisir di Kecamatan Bunaken Kepulauan yang disalurkan.

Kalak BPBD Manado menjelaskan, bagi masyarakat kepulauan, air bersih bukan hanya kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menyangkut kesehatan, kelangsungan hidup, dan kesejahteraan keluarga.

“Karena itu, pemerintah harus hadir secara nyata, terutama ketika masyarakat menghadapi keterbatasan akses air bersih akibat musim kemarau,” ujarnya kepada Meimonews.com di Manado, Kamis (22/101/2026),

Pemkot Manado menyampaikan apresiasi kepada Polda Sulawesi Utara atas kepedulian dan dukungan nyata bagi masyarakat. Sinergi ini menunjukkan bahwa penanganan persoalan masyarakat akan lebih efektif apabila dilakukan bersama, melalui kolaborasi pemerintah daerah, TNI/Polri, dan seluruh unsur terkait.

Bagi BPBD, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penanganan dampak kekeringan sekaligus penguatan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi.

“Kami akan terus mendorong koordinasi, pemantauan kebutuhan masyarakat, dan penyaluran bantuan secara tepat sasaran, agar warga yang membutuhkan dapat memperoleh akses air bersih,” ujarnya.

Semoga kolaborasi ini, tambahnya, terus terpelihara dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kepulauan Kota Manado. Pemerintah hadir, masyarakat terlindungi, dan tidak ada warga yang dibiarkan menghadapi kesulitan sendirian. (elka)

Meimonews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melakukan langkah strategis dalam memperkuat sektor pariwisata bahari melalui agenda High Level Meeting (HLM) bersama manajemen Holding Destination Asia Indonesia di kantor pusat Destination Asia, Denpasar, Bali, Rabu (21/10/2026).

Pertemuan bernilai strategis ini mengusung tema utama Manado Readiness to Welcome Cruise Ships (Kesiapan Manado Menerima Wisatawan Kapal Pesiar).
‎
‎​Delegasi Pemkot Manado dipimpin Wakil Walikota Manado Richard Sualang di dampingi jajaran pejabat daerah, di antaranya Kepala Bapperida Kota Manado Marcos Kairipan, Kepala Dinas Perhubungan Kota Manado Jefry Worang, Direktur Eksekutif Manado Tourism Board Felic Palenewen, dan ‎​Candra Pomantouw (Bagian Perencanaan Dinas Pariwisata Kota Manado)
‎
‎​Kedatangan delegasi Pemkot Manado diterima pimpinan tertinggi Holding Destination Asia Indonesia, yakni Ketut Sediya Yasa (Managing Head Director of Indonesia), Agus Jaya Susila (Cruise Manager of Indonesia), serta jajaran manajemen perusahaan.
‎
‎​Mengawali pertemuan, Wakil Walikota (Wawali) Manado menyampaikan overview mengenai perkembangan Kota Manado sebagai pusat perdagangan dan jasa pariwisata yang kian dinamis di Indonesia Timur.

‎​Dalam pemaparannya, Wawali menekankan salah satu fokus program prioritas Pemkot Manado, yaitu pengembangan dan penguatan konsep Waterfront City. Konsep ini merupakan langkah transformasi strategis untuk mengubah paradigma dan wajah kota (dari yang dulunya membelakangi laut), kini menjadikan laut sebagai “halaman depan” (front yard) Kota Manado.

‎​”Sebagai kota yang berada tepat di bibir Teluk Manado, pengembangan Waterfront City bukan sekadar urusan estetika. Ini adalah upaya nyata dalam penguatan struktur ekonomi daerah, peningkatan ketahanan lingkungan, serta pembangunan pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism),” ujar Wawali.
‎
‎​Jajaran manajemen Holding Destination Asia Indonesia menyambut hangat dan mengapresiasi komitmen proaktif Pemerintah Kota Manado.

CEO Ketut Sediya Yasa mengungkapkan, sejak tahun 2012, Destination Asia telah menjajaki program kerja sama pengembangan paket cruise ship dan paket tur ekskursi darat (shore excursions) bagi para penumpang kapal pesiar internasional dari berbagai negara di wilayah Sulawesi.

‎​Sebagai bentuk dukungan konkret, tim Destination Asia Indonesia siap bersinergi dengan Pemkot Manado untuk mengatur serta menyusun penjadwalan kedatangan kapal-kapal pesiar (cruise ship layover scheduling) yang akan singgah di Kota Manado.

‎​Beberapa objek wisata unggulan Kota Manado yang disiapkan dan ditawarkan dalam paket wisata bagi para wisatawan kapal pesiar antara lain ‎​Klenteng Ban Hin Kiong (Wisata Sejarah & Budaya), ‎​Malalayang Beach Walk (MBW) (Ruang Publik & Wisata Pesisir), ‎​Pasar Bersehati (Wisata Edukasi & Kuliner Lokal), ‎​Kawasan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Sepanjang Teluk Manado, dan ‎​Pengembangan Infrastruktur & Pelabuhan Pariwisata.
‎
‎​Guna menunjang keberlanjutan alur pelayaran kapal pesiar internasional (international cruise ship routes), Pemerintah Kota Manado terus memperlengkapi sarana dan fasilitas pariwisata daerah.

Salah satu fokus utamanya adalah pengembangan dan peningkatan kapasitas pelabuhan pariwisata agar siap melayani kedatangan wisatawan mancanegara dengan standar kenyamanan dan keselamatan internasional. (elka)

Meimonews.com – Pemerintah Provinsi Sulut lewat Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut menggelar High Level Meeting (HLM) bertajuk Membangun Fondasi Fiskal yang Kuat melalui Optimalisasi Digitalisasi Pendapatan Asli Daerah di Hotel The Sentra, Selasa (20/10/2026).

Forum strategis yang dipandu Kepala Bapenda June.E. Silamgen ini dirancang untuk mempercepat integrasi ekosistem transaksi nontunai sekaligus memperkokoh transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah di bumi Nyiur Melambai.

HLM ini dihadiri Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulut Joko Supratikto, Koordinator Tim Ahli Gubernur Ferdinand Mewengkang, serta Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sulut Ni Made Ayumulidyawati.

HLM ini melibatkan juga partisipasi aktif para pimpinan daerah tingkat kabupaten dan kota di Sulut di antaranya Wakil Bupati Minahasa Selatan Brigjen TNI Purn. Theodorus Kawatu dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Dony Lumenta, Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota, para Asisten Sekretaris Daerah.

Selain itu, Kepala UPTD PPD Bapenda se-Sulut, jajaran direktur rumah sakit daerah seperti Direktur RS Mata Meilanny Muaja dan Direktur RS ODSK David Kolibu, dan jajaran pejabat Eselon III Pemprov Sulut.

Dalam pemaparan materi teknis, Group Head Operasional Bank SulutGo (BSG) Nolvy Kilanta, yang hadir mewakili Direktur Utama PT Bank SulutGo Revino Maydi Pepah menegaskan komitmen penuh BSG dalam menyokong akselerasi penerimaan daerah berbasis digital.

Nolvy memaparkan peran BSG dalam mendukung digitalisasi pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Opsen PKB, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Opsen BBNKB, hingga Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) dan Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang (DPWKP).

Untuk memperluas aksesibilitas wajib pajak, BSG memaksimalkan integrasi kanal transaksi. Akses tersebut mencakup jaringan kantor cabang dan teller, ATM, Mobile Banking, BSGdirect, BSGqris Mobile, loket di Kantor Bersama Samsat, hingga kanal digital pihak ketiga seperti Tokopedia dan sistem nasional SIGNAL.

Dukungan operasional tersebut diperkuat melalui integrasi kode bayar dengan sistem Bapenda, peningkatan standar keamanan siber, kemudahan pelaporan data real-time, serta proses rekonsiliasi dan settlement dana secara berkala baik harian maupun triwulanan.

Rangkaian HLM ini turut diwarnai dengan penyerahan apresiasi dan hadiah dukungan transaksi QRIS di lingkungan rumah sakit binaan Pemprov Sulut.

Bank SulutGo secara resmi menyerahkan hadiah pembinaan kepada Rumah Sakit Mata Provinsi Sulawesi Utara dan Rumah Sakit Manembo-nembo atas keberhasilan optimalisasi digitalisasi layanan transaksi publik.

Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan mampu mempercepat transformasi digital tata kelola keuangan daerah demi kemandirian fiskal Sulut yang berkelanjutan. (elka)

Meimonews,com – Fakultas Perikanan dan Ilmu Keluatan (FPIK) Unsrat menggelar Diskusi Akademik Perspektif Tenurial Perempuan dalam Tata Kelola Pesisir dan Restorasi Mangrove di Indonesia.

Diskusi yang berlangsung di auditorium FPIK Unsrat, Rabu (21/10/2026) ini diikuti 75 peserta yang adalah dosen, mahasiswa serta alumni FPIK Unsrat.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana Diskusi Akademik Florence Verra Longdong, ada tiga tujuan dari penyelenggaraan kegiatan ini. Pertama, mendapatkan masukkan akademik untuk usulan kebijakan penguatan restorasi mangrove dengan pendekatan pemberdayaan perempuan.

Kedua, desiminasi hasil studi awal situasi tenurial perempuan di wilayah pesisir di Indonesia. Ketiga, memperkuat suara perempuan pesisir untuk mendorong kebijakan yang menjamin tenurial perempuan dalan tata kelola restorasi wilayah pesisir.

Diskusi Akademik ini menghadirkan CRH Manager YCP dan Direktur YBT.

Setelah pemaparan hasil kajian literatur YCP, ada pembahasan tanggapan akademik oleh empat pakar yakni Rignolsa Djamaludin, Denny Karwur, Stephanus V. Mandagi, dan Reiny A. Tumbol.

Setelah itu, ada tanggapan dari peserta yang diawali pertanyaan pemantik untuk mendapatkan masukkan akademik, serta perumusan catatan dan kesimpulan sementara sebagai draf awal masukkan hasil diskusi untuk masukkan draf Policy Brief.

Dekan FPIK Unsrat Ockstan Jurike Kalesaran dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Dekan 1 Daisy Monica Makapedua ketika membuka kegiatan menjelaskan, ekosistem mangrove bukan sekadar kumpulan pepohonan yang tumbuh di wilayah pesisir.

Mangrove adalah benteng alami yang melindungi pantai, menjadi habitat berbagai organisme, menyimpan karbon, sekaligus menopang kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat pesisir.

Namun, keberhasilan konservasi dan restorasi mangrove tidak cukup hanya diukur dari berapa banyak bibit yang ditanam atau berapa luas kawasan yang dipulihkan.

“Kita juga perlu bertanya, siapa yang terlibat dalam pengambilan keputusan ? Siapa yang memiliki akses dan kontrol terhadap sumber daya ? Dan siapa yang memperoleh manfaat dari upaya konservasi tersebut ?” sebut Dekan.

Ditambahkan, dalam konteks inilah, keterlibatan perempuan pesisir menjadi sangat penting. Perempuan bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga pemilik pengetahuan lokal, pelaku pengelolaan sumber daya, dan mitra strategis dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir.

“Kami percaya bahwa ilmu pengetahuan harus mampu menjembatani kebutuhan ekologis, keadilan sosial, dan kebijakan publik. Melalui diskusi ini, saya berharap lahir pandangan yang kritis, konstruktif, dan berbasis bukti ilmiah,” sebut Makapedua mengutip Dekan.

Lebih dari sekadar pertukaran gagasan, pertemuan ini, sambungnya, diharapkan menghasilkan rekomendasi kebijakan yang konkret, aplikatif, dan berpihak pada keberlanjutan lingkungan serta kesejahteraan masyarakat pesisir.

Pimpinan FPIK Unsrat menyampaikan apresiasi kepada YCP, YBT, para akademisi, dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Semoga kerjasama ini terus berkembang melalui penelitian, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat di waktu yang akan datang. (FA)

Meimonews.com – Profesi kedokteran menempatkan mereka yang dilantik dan diambil sumpah/janji pada posisi yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Pasien datang dengan harapan untuk memperoleh pertolongan, rasa aman, dan kesembuhan.

Hal tersebut ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat Arthur Gehart Pinaria pada Sidang Terbuka Senat Fakultas Kedokteran (Faked) Unsrat yang dipimpin Linda Rotty (Ketua) dalam rangka Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Dokter dan Dokter Gigi di auditorium fakultas, Rabu (20/10/2026).

“Oleh karena itu, kemampuan ilmiah dan keterampilan klinis harus selalu disertai dengan empati, kejujuran, ketulusan, serta penghormatan terhadap martabat setiap manusia,” ujar Pinaria mengutip Plt Rektor.

Ada tiga hal penting yang ingin ditekankan kepada 45 dokter (16 dokter umum, 6 dokter gigi, dan 23 dokter spesialis) dilantik dan diambil sumpah/janji yang turut dihadiri Dirut RSUP Kandou Starry Homenta Rampengan dan Direktur SDM Yuna Laukati, serta undangan lainnya termasuk orangtua/keluarga yang dilantik dan diambil sumpah/janjinya.

Hal oenting tersebut adalah pertama, junjung tinggi integritas dan etika profesi. Jadikan sumpah yang diucapkan hari ini sebagai komitmen yang terus hidup dalam setiap keputusan dan tindakan. Laksanakan pelayanan berdasarkan ilmu pengetahuan, standar profesi, keselamatan pasien, dan prinsip kemanusiaan.

Kedua, utamakan keselamatan dan kepentingan pasien. Setiap pasien memiliki kondisi, kebutuhan, dan latar belakang yang berbeda. Layani mereka dengan adil, tanpa diskriminasi, serta dengan komunikasi yang baik dan penuh penghormatan. Ingatlah bahwa di balik setiap diagnosis terdapat manusia yang membutuhkan perhatian, pengertian, dan kepedulian.

Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat saat membacakan sambutan Plt. Rektor Unstat Jamaludin Jompa

Ketiga, teruslah belajar dan mengembangkan diri. Ilmu kedokteran berkembang dengan sangat cepat. Pengetahuan yang diperoleh selama pendidikan harus terus diperbarui melalui pembelajaran sepanjang hayat, penelitian, pemanfaatan teknologi yang tepat, dan kolaborasi antartenaga kesehatan. Jadilah tenaga medis yang kompeten, adaptif, dan terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan tanpa meninggalkan etika dan nilai kemanusiaan.

“Khusus bagi para dokter spesialis, saya berharap saudara-saudara dapat menjadi rujukan keilmuan, teladan profesionalisme, serta mitra bagi pengembangan kompetensi tenaga medis lainnya.,’ sebut Plt. Rektor.

Bagi para dokter dan dokter gigi, diajak teruslah membangun kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang berkualitas, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Menurut Plt. Rektor, Unsrat melalui Fakultas
Kedokteran, memiliki tanggung jawab untuk terus menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga memiliki karakter, integritas, serta kepedulian sosial.

Di tengah berbagai tantangan pelayanan kesehatan, termasuk pemerataan tenaga medis, peningkatan mutu layanan, perkembangan teknologi kesehatan, dan kebutuhan masyarakat akan pelayanan yang berkualitas serta terjangkau, para lulusan diharapkan mampu mengambil bagian dalam memberikan solusi nyata.

Disadari, masih terdapat berbagai tantangan dalam pelayanan kesehatan, terutama dalam memastikan masyarakat di wilayah terpencil dan kepulauan memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan yang memadai.

Dalam konteks ini, kehadiran tenaga medis yang kompeten, profesional, dan memiliki semangat pengabdian sangat dibutuhkan.
Saya berharap para lulusan Fakultas Kedokteran Unsrat mengambil bagian dalam menjawab tantangan tersebut.

“Di mana pun saudara-saudara bertugas, baik di rumah sakit, puskesmas, klinik, institusi pendidikan, maupun tempat pelayanan kesehatan lainnya, berikanlah
pelayanan terbaik sesuai kompetensi dan tanggung jawab profesi,” ajaknya.

Sebelum melantik para dokter dan dokter gigi tersebut, Dekan Faked Unsrat Billy Johnson Kepel menegaskan, profesi dokter dan dokter gigi adalah profesi yang mulia dan luhur yang harus dijaga dan dipertahankan.

Untuk itu, Dekan mengingatkan lima hal penting. Pertama, senantiasa meningjatkan dan mengembangkan diri dalam keilmuan keahlian, dengan beroedoman pada pendidiksn sepanjang hayat. Kedua, mengembangkan ilmu kesehatan khususnys ilmu kedokteran dengan ikutserta dalam pendidikan dan pelatihan serta mencari penyelesaiannya masalah kesehatan penderita, masyarakat dan sistem pekayanan kesehatan.

Ketiga memelihara dan mengembangkan kepribadian dan sikap yang diperlukan untuk kelangsungan profesi seperti integritas, rasa tanggung jawab, dapat dipercaya serta menaruh perhatian dan penghargaan terhadap sesama manusia, sesuai debgan etika kedokteran dan etika kesehatan.

Keempat, berfungsi sebagai anggota masyarakat yang kreatif, produktif dan bersifat terbuka, dapat menerima perubahan dan berorientasi ke masa depan serta mendidik dan mengajak masyarakat ke arah yang sama.

Kelima, kerendahan hati harus dipunyai oleh dokter dan dokter gigi yang baik. Kerendahan hati adalah perisai terhadap arogansi intelektual. Kerendahan hati harus sungguh-sungguh, tidak pura-pura dan tidak hanya dirasakan tetapi juga didemonstrasikan. Belas kasihan dan kerendahan hati terkadang mempunyai nilai terapi lebih beaar daripada technical skill atau intelektual brilliant. (FA)

Meimonews.com – Dies Natalis adalah kesempatan untuk mensyukuri perjalanan yang telah dilalui, menilai pekerjaan yang masih harus diselesaikan, serta menetapkan langkah bagi kemajuan fakultas pada masa mendatang.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Rektor Unsrat Jamaluddin Jompa yang diwakili Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Unsrat Arthur Pinaria pada acara Puncak Dies Natalis ke – 63 Fakultas Peternakan Unsrat di aula fakultas, Selasa (20/10/2026).

Oleh karenanya, Pelaksana Tugas Rektor mengajak civitas akademika Fakultas Peternakan Unsrat (yang kini dipimpin Stanly OB Lombogia) untuk terus memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Selain itu, menghadirkan pembelajaran yang membentuk lulusan berintegritas, menguasai keilmuan, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan dunia kerja.

Gubernur Sulut Mayjen TNI Purn Yulius Selvanus yang diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sulut Weldie Ruddy dalam sambutannya mengatakan, perayaan Dies Natalis ke – 63 Fakultas Peternakan kiranya menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan pendidikan tinggi, memperkuat ketahanan pangan hewani dan membangun peternakan yang maju, mandiri, modern serta berkelanjutan.

Gubernur juga mengajak civitas akademika Fakultas Peternakan Unsrat untuk memperkuat kolaborasi dan bekerja bersama demi mewujudkan Sulawesi Utara yang semakin maju dan sejahtera sekaligus mendukung cita-cita besar Indonesia menuju kemandirian pangan. (FA)

Meimonews.com – Sehubungan dengan beredarnya informasi di media sosial mengenai dugaan perundungan yang melibatkan peserta didik Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis-1 (PPDS-1) Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Unsrat/RSUP Kandou Manado, pimpinan Unsrat memberikan klarifikasinya.

Ada beberapa poin klarifikasi yang disampaikan pimpinan Unsrat lewat Humas Unsrat Max Reinhart Rembang kepada wartawan dalam keterangan persnya, Selasa (20/10/2026).

Peratama, terkait rumor yang beredar di media sosial, berdasarkan hasil klarifikasi yang telah dilakukan oleh program studi (prodi) serta pernyataan bersama yang ditandatangani oleh kedua residen yang bersangkutan (senior dan junior) pada 19 Oktober 2026.

“Kedua pihak menyatakan sepakat bahwa tidak terjadi tindakan perundungan,” tandas Rembang mengutip pernyataan kedua residen tersebut .

Kedua, sampai dengan diterbitkannya pernyataan ini, residen junior yang bersangkutan masih tercatat sebagai peserta didik PPDS-1 Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi dan mempertimbangkan untuk mengundurkan diri.

Program Studi telah memberikan pendampingan dan akan terus melakukan pembinaan terhadap yang bersangkutan.

Ketiga, antara residen junior dan residen senior yang dimaksud memang sempat terjadi kesalahpahaman. Hal tersebut merupakan permasalahan pribadi yang telah diselesaikan secara baik dan kekeluargaan, serta perlu ditegaskan bahwa tidak pernah terjadi kontak fisik dalam bentuk apa pun di antara keduanya.

Keempat, berdasarkan pernyataan bersama kedua residen, rangkaian unggahan di media sosial tidak dilakukan oleh kedua residen yang dimaksud, melainkan oleh pihak lain luar kedua residen tersebut. Unggahan tersebut telah berdampak merugikan terhadap nama baik institusi serta berdampak secara personal terhadap kedua residen yang bersangkutan.

Kelima, adapun video yang disebutkan dalam unggahan tersebut merupakan kejadian yang bersifat insidental. Video tersebut tidak memiliki makna sebagaimana yang dinarasikan di media
sosial, dan tidak berkaitan secara institusional dengan rumah sakit mana pun.

Program Studi PPDS-1 Obstetri dan Ginekologi Faked Unsrat menegaskan komitmennya untuk
menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk perundungan, sejalan dengan kebijakan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Setiap peserta didik yang mengalami atau mengetahui adanya tindakan perundungan dapat melapor melalui kanal resmi dan setiap laporan akan ditindaklanjuti dengan menjaga kerahasiaan pelapor.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, serta menghormati privasi kedua residen yang bersangkutan,” ujar.Rembang.

Pernyataan klarifikasi telah ditandatangani kedua residen tersebut yakni residen yunior
Warouw Scriven Yosia dan residen senior Jonathan I. Baan, yang diketahui pimpinan Faked Unsrat dan pimpinan RSUP Kandou. (FA