Meimonews.com – Dukung Ketahanan Pangan, Tim Pengabnas Jurusan Farnasi Poltekkes Kemenkes Manado menggelar Edukasi dan Pelatihan di Kelurahan Marawas Kabupaten Minahasa, baru-baru.

Kegiatan pengabdian pada masyarakat (Pengabmas) yang diketuai Evelina M. Nahor, dengan tim Yos Banne dan Rilyn N. Maramis, yang dibantu beberapa mahasiswa, ini dihadiri Lurah Marawas Ronny V. Kiroyan dan jajarannya, pengurus dan anggota TP PKK serta sejumlah masyarakat.

Materi edukasi adalah bahaya pewarna sintetik dan sementara pelatihan terkait deteksi dini pewarna sintetik yang dilarang ditambahkan dalam makanan.

Penggunaan pewarna makanan merupakan hal yang umum dilakukan dalam pengolahan makanan, namun tidak semua pewarna aman untuk dikonsumsi.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat dan dukungan terhadap keamanan pangan maka Tim Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes menggelar edukasi dan pelatihan tersebut.

Dalam sambutannya, Lurah Marawas menyampaikan apresiasi dan dukungan serta terimakasih kepada Tim Pengabmas yang telah memberikan kesempatan yang sangat berharga bagi masyarakat Kelurahan Marawas untuk mendapatkan pengetahuan yang bermanfaat khususnya terkait keamanan pangan.

Lurah Marawas berharap bahwa kedepannya kegiatan Pengabmas ini dapat berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan wawasan bagi masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan Pengabmas diawali dengan pemberian edukasi kepada pengurus dan anggota TP PKK dan masyarakat tentang bahaya pewarna sintetik yang dilarang ditambahkan dalam makanan yang dapat mengganggu kesehatan manusia.

Dengan demikian masyarakat memahami pewarna pangan yang tidak sesuai dengan peraturan pemerintah, dan bisa memanfaatkan pewarna alami dari alam yang lebih aman bagi kesehatan dan mudah didapat dari alam sekitar.
.
Pengurus dan anggota TP PKK serta masyarakat diberikan pula pelatihan bagaimana cara deteksi sederhana pewarna sintetik pada makan yaitu Methanyl Yellow pada sampel kerupuk yang berwarna kuning mencolok.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar bahwa kesehatan dimulai dari makanan yang aman.

Penggunaan pewarna makanan yang sehat adalah investasi jangka panjang untuk kualitas hidup yang lebih baik.

Pengabdian kepada masyarakat adalah salah satu kegiatan tri dharma yang dilakukan oleh perguruan tinggi untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi guna memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (lex)

Meimonews.com – Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) / Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulut Jeanny Yola Winokan menegaskan, keberadaan komunitas seperti Lantip (Lansia Aktif Peduli Indonesia) sangat penting dalam mendorong kemandirian dan kebersamaan para lansia.

“Kami percaya bahwa lansia bukan hanya penerima manfaat, tetapi juga pilar pembangunan keluarga dan masyarakat,” ujarnya pada Peringatan HUT (Hari Ulang Tahun) ke-1 Lantip di Desa Kamanga Dua, Kecamatan Tompaso, Minahasa, Selasa (9/9/2025).

Kegiatan ini dihadiri Bupati Minahasa Robby Dondokambey, Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus yang diwakili Kepala Dinas Koperasi Jahja Gultom, Kepala Kemendukbngga / BKKBN Sulut dan tim, Ketua Lantip Sulut Roosje Kalangi, sejumlah peejabat Pemkab Minahasa seperti Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perhubungan, Kasat Pol PP, Kabag Prokopim, dan Camat Tompaso.

Melalui Lansia Berdaya, sebut Winokan, Kemendukbangga / BKKBN Sulut ingin para lansia tetap berperan sebagai teladan yang menginspirasi.

Peringatan HUT Lantip ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan lembaga terkait dalam meningkatkan kualitas hidup lansia.

Dengan demikian, lansia tidak lagi dipandang sebagai kelompok rentan semata, melainkan sebagai bagian yang berdaya, mandiri, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan Sulawesi Utara.

Kemendukbangga / BKKBN melalui program Lansia Berdaya terus memperkuat peran lansia di tengah masyarakat.

Program ini menekankan pentingnya memberikan ruang bagi para lansia untuk tetap aktif, produktif, sehat, serta berkontribusi dalam kehidupan keluarga maupun lingkungan sosial.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kadis Koperasi, Gubernur mengungkapkan, lansia merupakan bagian penting dari masyarakat yang harus mendapat perhatian dan dukungan.

Dengan bekal pengalaman hidup yang panjang, para lansia dipandang sebagai kaum senior yang masih memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan Sulawesi Utara.

“Lansia adalah aset bangsa yang keberadaannya harus dihargai. Mereka tidak hanya menjadi bagian dari sejarah pembangunan, tetapi juga teladan bagi generasi penerus,” tegasnya.

Bupati Minahasa menyampaikan apresiasi terhadap peran Labtip sebagai wadah bagi para lansia untuk tetap aktif, peduli, serta berkontribusi positif bagi masyarakat.

“Lansia bukan hanya menjadi panutan, tetapi juga memiliki semangat untuk terus berkarya dan menginspirasi generasi muda,” ujarnya ketika memberikan sambutan. (Afer)

Meimonews.com – Pengurus Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Basket dan Pencak Silat, Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK), dan KSR Palang Merah Indonesia (PMI) dilantik Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie di Aula Lantai 4 Gedung Rektorat, Rabu (10/9/2025).

Dalam sambutannya, Rektor berharap, pengurus yang dilantik ini agar betul-betul dapat menyelesaikan tugas dengan baik tanpa meninggalkan kegiatan akademik sebagai tujuan pokok untuk kuliah di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).

Rektor juga berharap para pengurus UKM dapat menjadikan UKM ini sebagai wadah untuk mengaktualisasikan ide-ide atau meningkatkan hard skill, sotf skill di bidang minat, bakat dan penalaran.

“Sehingga kedepannya lebih banyak prestasi mahasiswa di tngkat nasional maupun internasional yang kita peroleh,” ujar Rektor. (FA)

Meimonews.com – Tim Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Manado menggelar pengabdian pada masyarakat (Pengabmas) di Desa Kalawat Kabupaten Minahasa Utara, Sabtu (6/9/2025).

Kegiatan ini berupa edukasi penggunaan custom pillbox untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan pasien diabetes melitus yang merupakan wujud nyata penerapan tri dharma perguruan tinggi, sekaligus upaya mendukung pengelolaan penyakit tidak menular di masyarakat.

Materi edukasi diberiikan oleh Ketua Tim Pengabmas Sri H. Gurning, Selfie P.J Ulaen, Elvie R. Rindengan dan tiga mahasiswa.

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Hukum Tua Desa Kalawat Alfrida di dampingi Ketua Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Manado Jovie Mien Dumanauw ini diikuti kader kesehatan, perwakilan PKK, dan warga sebagai sasaran kegiatan.

Masyarakat sangat antusias dengan kegiatan ini karena mendapatkan pengetahuan dan alat bantu custom pillbox yang dapat membantu dalam pengobatan.

Selain custom pillbox, masyarakat juga mendapatkan Kartu Minum Obat Mandiri yang juga bermanfaat dalam mengontrol waktu minum obat.

Menurut data yang dimiliki Poltekkes Kemenkes Manado, keberhasilan pengobatan pasien diabetes melitus sangat berpengaruh pada kepatuhan pasien dalam pengobatannya.

Beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya kepatuhan pengobatan adalah lupa, tidak mematuhi pengobatan sesuai petunjuk dokter, kesalahan dalam membaca etiket, merasa sehat sehingga berhenti pengobatan atas inisiatif sendiri.

Prevalensi diabetes melitus berdasarkan diagnosa dokter di Sulut menempatkan urutan keempat di wilayah Indonesia.

Hasil studi pendahuluan jumlah pasien diabetes melitus tahun 2023 di wilayah kerja Puskesmas Kolongan, Kalawat sebanyak 576 pasien.

Berdasarkan laporan Riskesdas 2018, proporsi alasan pasien tidak minum obat antidiabetes oral/suntikan sesuai petunjuk dokter di Sulut adalah dikarenakan merasa sehat (57,15 %) dan sering lupa (35,21 %).

Penggunaan custom pillbox membantu pasien untuk ingat jadwal minum obat, mengurangi resiko dosis terlewat atau ganda, permudah pasien minum obat dengan jumlah banyak, membantu keluarga untuk memantau pasien minum obat.

Usai edukasi, Tim Pengabmas menyerahkan inventaris alat pemeriksaan gula darah kepada Pemerintah Desa Kalawat. (lex)

Meimonews.com – Rektor Unsrat Manado Oktovian Berty Alexander Sompie didampingi Wakil-wakil Rektor Unsrat menerima kunjungan peserta PKDN (Praktek Kerja Dalam Negeri) Sespimti (Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi) Kepolisian Negara Indonesia (Polri) Dikreg (Pendidikan Reguler) ke-34 Tahun 2025 di ruang rapat Rektor, Selasa (9/9/2025).

Dalam sambutannya, Rektor mengatakan, kunjungan ini untuk mempererat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan institusi kepolisian, khususnya dalam membangun kepemimpinan yang visioner, profesional serta berintegritas dalam menjaga keamanan dan ketertiban bangsa.

Rektor berharap, kegiatan ini memperkaya wawasan bersama, bahwa kampus dan Polri memiliki misi membentuk insan yang unggul, berkarakter dan berdedikasi bagi kemajuan Indonesia.

Diketahui, Sespimti Polri adalah pendidikan untuk Perwira Menengah (Pamen) Polri berpangkat minimal Komisaris Besar Polisi (Kombespol) atau setara dari instansi lain, yang bertujuan untuk mempersiapkan mereka menjadi pemimpin pada tingkat yang lebih tinggi.

Lulusan Sespimti Polri diharapkan memiliki kemampuan manajerial tingkat tinggi untuk mengisi jabatan eselon I di kepolisian dan instansi terkait.

PKDN merupakan rangkaian penting dalam proses pendidikan Sespimti Polri. Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya memperdalam teori yang diperoleh selama pendidikan, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung di lapangan, berinteraksi dengan dinamika sosial, budaya, dan keamanan yang nyata.

Berdasarkan data yang ada, Tim ini diketuai Irjen Pol. Agus Djaka Santoso dengan Kasespimti Brigjen Pol. Supriyadi. (FA)

Meimonews.com – Momen Seminar Nasional dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Kota Malang, Selasa – Kpuluhan Dekan Fakultas Hukum (FH) Perguruan Tinggi Negeri (PTN) se-Indonesia termasuk Dekan FH Unsrat Emma VT Senewe mengeluarkan pernyataan sikap terkait unjuk rasa yang menyuarakan aspirasi masyarakat.

Aksi yang seharusnya menjadi bagian dari demokrasi ini, menurut mereka, sayangnya tercoreng oleh insiden tragis, termasuk jatuhnya korban jiwa dari warga sipil. Rentetan peristiwa ini memicu reaksi dan keprihatinan mendalam dari berbagai pihak, termasuk para akademisi.

Para akademisi ini menegaskan posisi kuat para akademisi hukum dalam mengawa denokrasi. Mereka sepakat menyikapi kondisi darurat yang terjadi dalam proses penyampaian pendapat di muka umum.

Ada enam pernyataan sikap tersebut. Pertama, mendukung kebebasan berpendapat di muka umum sebagai hak konstitusional yang harus dihormati, dilindungi, dan dipenuhi oleh negara. Kedua, menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam atas jatuhnya korban dan kerugian akibat kerusuhan yang menyertai aksi massa.

Ketiga, mendesak aparat penegak hukum untuk memperbaiki proses penegakan hukum agar lebih proporsional, transparan, dan akuntabel. Ini termasuk mengevaluasi penangkapan aktivis dan membentuk tim pencari fakta untuk mengungkap kebenaran.

Keempat, mengapresiasi sivitas akademika dan masyarakat yang menyampaikan aspirasi secara damai dan mengedepankan persatuan.

Kelima, menuntut pemerintah untuk memperbaiki sistem hukum dan ketatanegaraan yang lebih berpihak pada rakyat, termasuk reformasi sistem perpajakan serta mengembalikan peran TNI dan Polri sesuai fungsinya.

Keenam, mendesak pejabat publik untuk mengembalikan marwah sebagai pelayan masyarakat dan mengimplementasikan aspirasi rakyat dalam setiap kebijakan. (FA)

Meinonews.com – Menyusul dikeluarkannya surat No. 8204/UN.12.II/KP/2025 tanggal 2 September 2025 tentang pemberitahuan bekerja dari kantor, maka Rektor Unsrat Oktovian Berty Alexander Sompie lewat Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Roiko Iwan Montolalu mengeluarkan surat tindak lanjut kuliah daring.

Surat bernomor 8254/UN.12.II/KP/2025 tersebut dikeluarkan pada 3 September 2025 dengan tujuan Wakil Rektor, Dekan Fakultas, Direktur Program Pascasarjana, Kepala Lembaga, Kepala Biro, dan Kepala Unit Penunjang Akademik.

Ada dua poin terkait surat terbaru tersenut. Pertama, tenaga pendidik (dosen) dapat bekerja dari rumah (WFH/Work From Home – Red) yaitu melaksanakan kegiatan mengajar (kuliah) dan bukti kehadiran menjadi tanggungjawab pimpinan unit kerja masing-masing.

Kedua, pimpinan (Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Ditektur Program Pascasarjana, Kepala Lembaga, Kepala Biro, Wakil Dekan, Wakil Direktur, Sekretaris Lembaga, Koordinator Fungsional, Subkoordinator Fungsional, Bendahara Penerimaan, Bendahara Pengeluaran dan Bendahara Pengeluaran Pembantu) bekerja di kantor (WFO/Work From Office – Red). (FA)

Meimonews.com – Sekitar 100 CCTV telah dipasang Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di bawah kepemimpinan Andrei Angouw dan Richard Sualang (Walikota dan Wakil Walikota) di Kota Manado.

“Pemasangan CCTV ini tersebar di wilsyah-wilayah strategis di Kota Manado untuk memantau soal atau hal-hal terkait dengan kebersihan dan keamanan,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Manado Erwin S. Kontu kepada Meimonews.com, Rabu (3/9/2025).

CCTV tersebut, sambungnya, terintegrasi dengan jaringan Polda (Kepolisian Daerah) Sulut dan Polresta Manado.

Itulah sebabnya, apa yang terjadi/terlihat di lokasi-lokasi tersebut langsung terpantau dan ada rekamannya.

Dijelaskan,, yang terekam dalan CCTV tersebut menjadi data/pegangan untuk proses lanjut seperti proses tindak pidana ringan (tipiring).

Oleh karena itu, Kontu mengimbau kepada masyarakat Kota Manado dan sekitarnya untuk tidak membuang sampah sembarangan dan tetap menjaga keamanan setempat.

“Mari torang jadi kebersihan. Jang buang sampah sembarangan. Jang lupa pula jaga keamanan torang pe kelurahan,” imbau Kontu. (elka)

Meimonews.com – Wakil Walikota (Wawali) Manado menyerahkan.Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Ada sebanyak 747 PPPK tahap 1 tahun anggaran 2024 yang diserahkan Wawali pada kegiatan yang dilaksanakan di Kantor BKPSDM Kota Manado, Senin (1/9/2025).

Dengan diterimanya SK tersebut maka 747 PPPK tersebut resmi menjadi bagian dari Pemerintah Kota Manado.

Dalam sambutannya, Wawali menyampaikan banyak selamat kepada mereka yang telah mendapat SK pengangkatan sebagai PPPK dan berharap semoga dalam pengabdian bisa bekerjasama dan selalu bersinergi.

“Selamat menjalankan tugas,” ujar mantan Wakil Ketua DPRD Manado ini yang pada acara penyerahan SK PPPK tersebut di dampingi Kepala BKPSDM Kota Manado, Otniel Tewal. (elka)

Meimonews.om – Bank SulutGo (BSG) resmi menandatangani perjanjian kerjasama (PKS) dengan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Daerah Konferens Manado dan Maluku Utara, Kamis (28/8/2025).

Acara penandatanganan PKS yang dilaksanakan di kantor pusat Bank SulutGo ini dihadiri Direktur Umum BSG, Joubert Dondokambey, serta Pimpinan GMAHK Daerah Konferens Manado dan Maluku Utara Pdt. Roulland Ronny Neman dan Sejretaris Edwin Lasut dan jajaran.

PKS ini berfokus pada pengelolaan keuangan institusi, yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam manajemen finansial gereja.

Perjanjian ini menandai langkah strategis bagi kedua belah pihak dalam memperkuat sinergi antara lembaga keuangan dan lembaga keagamaan di Sulawesi Utara dan Maluku Utara.

Diharapkan, kerjasama ini dapat menjadi contoh positif bagi institusi lainnya dalam meningkatkan tata kelola keuangan yang profesional dan modern.

Dalam sambutannya, Joubert menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan wujud komitmen Bank SulutGo dalam mendukung berbagai sektor, termasuk lembaga keagamaan.

“Kami sangat bangga bisa bekerjasama dengan GMAHK. Melalui layanan perbankan kami, kami berharap dapat membantu pengelolaan keuangan gereja menjadi lebih efektif, aman, dan modern,” ujarnya.

Ditambahkan, Bank SulutGo menyediakan berbagai produk dan layanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik institusi, seperti layanan kas, pengelolaan dana, hingga solusi perbankan digital.

Pdt. Neman menyambut baik kerjasama ini. “Kami sangat berterima kasih kepada Bank SulutGo atas dukungan dan kepercayaannya. Dengan adanya kerja3sama ini, kami yakin pengelolaan dana gereja, baik di tingkat pusat maupun di jemaat-jemaat, akan menjadi lebih terstruktur dan akuntabel. Ini akan membantu kami fokus pada pelayanan rohani kepada umat,” ujarnya. (Afer)