Meimonews.com – Kasus pelecehan seksual terhadap EM, mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Unima yang diduga dilakukan oleh oknum dosen Unima berinisial DM menjadi perhatian penting di lingkungan Unima.

Dalam Apel Awal Tahun 2026 yang dilaksanakan di halaman kantor pusat Unima, Tondano, Senin (5/1/2025) pimpinan Unima menegaskan keprihatinan sekaligus sikap untuk menolak pelecehan dan kekerasan dalam lingkungan kampus.
.
Hal tersebut disampaikan Wakil Rektor 1 (Bidang Akademik) Mister Gideon Maru ketika membacakan sambutan Rektor Unima Joseph Philip Kambey ketika memimpin Apel yang dihadiri pimpinan, staf dan pegawai Unima.

Rektor Unima, sebut Maru, kembali mengungkapkan turut berdukacita atas meninggalnya Evia Mangolo. Tuhan kiranya memguatkan dan memberi ketabahan kepada keluarganya.

Peristiwa ini, sebutnya, menjadi momentum di mana Unima dengan tegas menolak pelecehan dan kekerasan khususnya dalam kehidupan kampus dan memberi sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

Rektor mengajak seluruh civitas untuk menciptakan suasana yang kondusif, bekerja dengan susngguh-sungguh sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing

“Jadikan kampus sebagai tempat tumbuhnya karakter, kebangsaan, toleransi dan gotong-royong sebagaimana ciri khas bangsa ini. Jaga nama baik Unima yg adalah rumah kita, hingga Unima samkin maju dan berdampak,” ujar Maru mengutip pesan Rektor. (FA)

Meimonews.com – Capaian kerja yang diraih Unsrat sepanjang tahun 2025 merupakan hasil sinergi bersama antara tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, serta seluruh unsur di lingkungan Unsrat.

Dan, memasuki tahun 2025 kita menghadapi lingkungan kerja yang semakin dinamis dan tuntutan kinerja yang semakin tinggi.

“Karena itu, tahun ini saya mengajak kita semua untuk menjadikan Tahun 2026 sebagai tahun penguatan integritas, etos kerja dan kinerja ASN serta unsur lainnya di lingkungan Unsrat,” ujar Wakil Rektor 1 Unsrat Arthur Gehart Pinaria ketika membacakan sambutan Rektor ketika memimpin Apel Awal Tahun 2025.

Apel yang dilaksanakan di Auditorium Unsrat, Senin (5/1/2025) ini diikuti para Wakil Rektor, Dekan-dekan Fakultas, Direktur Program Pascasarjana, Kepala Lembaga/Biro/UPA, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan Unsrat.

Dikemukakan, sebagai ASN di pergurian tinggi, kita bukan hanya melaksanakan tugas administratif dan akademik, tetapi memegang amanah membangun kualitas pelayanan pendidikan, menjaga martabat institusi dan menjadi teladan bagi mahasiswa dan masyarakat.

Ada empat poin ajakan Rektor kepada para ASN dan unsur lainnya di lingkungan Unsrat. Pertama, bekerja lebih disiplin, profesional dan produktif. Kinerja kita harus terukur, berdampak dan berorientasi pada hasil.

Kedua, memperkuat budaya kerja kolaboratif. Keberhasilan universitas lahir dari kebersamaan, bukan kerja individu. Ketiga, menjaga integritas dan etika jabatan. Tidak ada ruang bagi penyimpangan maupun sikap abai terhadap tugas dan tanggung jawab.

Keempat, memberikan ppelayanan yang cepat, transparan dan bertanggung jawab. Karena kualitas layanan mencerninkan kualitas institusi. (FA)

Meimonews.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menjunjung tinggi prinsip humanis dan profesional. Itulah sebabnya, bila ada personil yang melakukan tindakan berlebihan maka akan diproses sesuai mekanisme yang berlaku.

Hal tersebut ditegaskan Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto melalui Kasie Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono kepada wartawan lewat press release, Jumat (2/2/2025).

Penegasan tersebut terkait adanya dugaan tindakan tidak humanis oleh oknum anggota Tim Resmob Polresta Manado saat penanganan keributan di Kelurahan Sumompo Lingkungan IV (Kampung Jengki), Kamis (1/1/2026) pagi,

“Polresta Manado menyampaikan klarifikasi sekaligus komitmen untuk menangani persoalan tersebut secara transparan dan bertanggung jawab,” sebutnya.

Dijelaskan, kehadiran personil kepolisian di lokasi merupakan tindak lanjut laporan masyarakat terkait adanya keributan. Dalam upaya menjaga situasi tetap kondusif.

Polresta Manado juga telah mengamankan dua orang yang diduga kuat terlibat langsung dalam keributan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Polresta Manado menyampaikan empati kepada masyarakat yang merasa dirugikan. Kami tegaskan bahwa Polri menjunjung tinggi prinsip humanis dan profesional,” ujar Kasie Humas.

Terkait dugaan adanya tindakan berlebihan oleh oknum personil, yang bersangkutan telah dilakukan pemeriksaan oleh Sie Propam Polresta Manado dan prosesnya berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

Ditegaskan, apabila dalam hasil pemeriksaan tersebut ditemukan adanya pelanggaran disiplin maupun kode etik, maka akan diberikan sanksi tegas sesuai peraturan yang berlaku di lingkungan Polri. Hal ini sebagai wujud komitmen institusi dalam menjaga integritas dan kepercayaan publik.

Polresta Manado juga menghormati hak masyarakat dan keluarga untuk menempuh jalur pelaporan resmi sebagai bagian dari kontrol publik dalam negara hukum. Seluruh laporan yang masuk akan ditangani secara objektif, transparan, dan akuntabel.

Di sisi lain, Polresta Manado mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi secara utuh. Upaya komunikasi dan dialog dengan tokoh masyarakat setempat terus dilakukan guna memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.

Sebagai institusi yang mengemban tugas melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, Polresta Manado menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan menegakkan prinsip Polri Presisi, demi terciptanya rasa keadilan, keamanan, dan kenyamanan bagi seluruh warga. (AF)

Meimonews.com.- Memperingati 50 Tahun Imamat Mgr. Petrus Canisius Mandagi MSC (Uskup Agung Merauke) digagas untuk menerbitkan buku terkait perjalanan imamat religiusnya.

Kendatipun hanya berselang singkat lewat komunikasi via WhastApp tanggal 6 November 2025 dan tatapnuka sejenak pada 8 November 2025 antara Mgr. Canis dengan Dr. Frits Herman Pangemanan, M.Sc, penulis yang sudah melahirkan 20-an buku terjadi kesepakatan untuk penerbitan buku baru lagi, karena sebelumnya telah diterbitkan pula beberapa buku tentang Mgr. Canis yang ditulis Frits.

Selang Desember dibuat pemetaan tentang buku yang akan diterbitkan dan momen pengedaran/launchingnya, yang disepakati waktunya adalah pada Peringatan 50 Tahun Imamat Mgr. Canis yang akan dilaksanakan bersama dengan tiga rekan imam yang merayakan pesta tersebut di Desa Kamangta Kecamatan Tombulu Kabupaten Minahasa yang merupakan tempat tinggal keluarga besar Mandagi-Dolang.

Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi MSC saat menyerahkan buku kepada Ketua DPRD Papua Selatan Herry Silubun (dan berikutnya kepada Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa) saat acara launching

Dan, itu terjadi. Pada Perayaan Pesta Emas Imamat Mgr. Canis dan tiga rekan imamnya yakni Pastor Aloisius Wenselaus ‘Wens’ Maweikere Pr, Pastor Christianus ‘Christ’ Santie MSC dan Pastor Albert Hendricus ‘Andre’ Santie MSC yang diadakan Stasi Santa Perawan Maria Ratu Paroki Kristus Raja Kembes, Kabupaten Minahasa saat syukuran setelah misa yang bersamaan dengan Pesta Keluarga Kudus, buku tersebut dilaunching.

Buku dengan judul Amor Omnia Vincit (Kasih Mengalahkan Segalanya) yang diterbitkan Percetakan Pohon Cahaya ini berjunlah sekitar 300, dengan halaman utamanya 239 halaman termasuk Kepustakaan dan Tentang Penulis.

Dr. Frits Herman Pangemanan (penulis buku) menyerahkan buku kepada Uskup Manado Mgr. Benedictus Estepahus Rolly Untu MSC

Selain itu, ada Sekapur Sirih oleh Penulis, Sambutan Khusus oleh Pemimpin Provinsial MSC Indonesia Pastor Samuel Waranresy MSC.

Ada juga Ungkapan Kasih dari Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC, Uskup Amboina Mgr. Inno Ngutra Pr, Sekretaris Keuskupan Agung Merauke Pastor John Kandam Pr serta Kata Pengantar dari Margaritha Moningka, S.Pd dan Franki Maikel Paat, SE, MM, Ak, CA ( Tokoh Umat Stasi Kamangta).

Dr. Frits Herman Pangemanan, M.Sc, penulis buku Amor Omnia Vincit (Kasih Mengalahkan Segalanya)

Buku ini berisi 5 (lima) bagian.Bagian pertama : Persiapan jalan untuk Tuhan. Bagian pertama meletakkan skema etika hidup dari keluarga beaar Mandagi-Dolanh yang ditampilkan oleh ayah dari keluarga.

Kerangka keluarga ini membentuk semacam etika kehidupan yang dijalankan oleh seluruu keluarha dimotori oleh ayah yang seoranh tukang bangunan.

Skema Umat Allah ditampilkan sebagai kerangka teologis dengan menggunakam paradigma St. Ambrosius, yang diletakkan sebagai langkah memahami etika kehidupan dari keluarga yang menjadi pokok refleksi di seluruh buku ini.

Bagian kedua : Luruskan jalan bagi Allah. Bagian/bab ini tampil sebagai sebuah refleksi bersama yang diangkat dari dialog Napak Tilas Rohani yang disharingkan oleh anggota-anggota keluarga.

Kelima anggota keluarga dari satu generasi keluarga Mandagi-Dolang mengangkat pengalaman hidup bersama dengan orangtua di masa lalu, sekaligus memberi sharing imam akan ketokohan salah seorang saudara mereka yakni Mgr. Canis dalam rangka Perayaan 50 Tahun Imamatnya.

Bagian ketiga : Kemuliaan Tuhan akan Dinyatakan. Bagian/bab ini melengkapi sharing keluarga dalam dialog Napak Tilas Rohani dengan mengangkat kesaksian ketiga rekan imam yang juga merayakan 50 Tahun Imamat pada waktu bersama.

Ketiga imam ini (Pastir Wens, Pastor Andre dan Pastor Christ) adalah teman sekelas sejak awal pendidikan mereka di Seminari Menengah St. Fransiskus Xaverius Kakaskasen (Tomohon/Sulut). Dari ketiganya diangkat kesaksian berupa kisah-kisah masa lalu dari Mgr. Canis.

Bagian keempat : Semua Umat Manusia Melihatnya Bersama-sama. Bagian/bab ini menampilkan refleksi langsung dari Mgr. Canis tentang penghayatan imamnya sebagai imam dan uskup di dua keuskupan yakni Keuskupan Amboina dan Keuskupan Agung Merauke.

Bagian kelima :Sungguh Tuhan Sendiri Telah MengatakanNya. Bagian ini merupakan pokok-pokok penting yang digarisbawahi dari dialog-dialog Napak Tilas dan sharing-sharing kesaksian lainnya.

“Buku ini merupakan refreksi dan retrospeksi tentang panggilan imamat religius MSC Mgr. Canis,” ujar Frits dalam percakapan dengan Meimonews.com di Manado, pekan lalu.

Narasi refleksi menurut Mgr. Canis, jelas pria kelahiran Manado, 19 Oktober 1956 ini, lebih sebuah proses evaluasi verbatim dan peninjauan kembali pengalaman penggilan sedari awal yang penuh jatuh-bangun. Tujuannya untuk memperoleh kekuatan baru dalam hidup imamat yang tak mengenal turning point (titik balik).

Pembaharuan melahirkan strategi rohani terus-menerus dalam keterbukaan hati untuk memcapai tujuan akhir panggilan sebagai pengantin Kristus.

Narasi retrospeksi menghadirian lagi putusan-putusan menentukan hidup religius dan panggilan imamat masa lalu dalan “kedalaman” dan keluasan hati.

Hakikat retrospeksi menciptabarukan motivasi rohani yang dulu ada untuk menjadi perspektif baru yan kontektual ‘membumi” sesuai zaman.

“Refleksi dan restrospeksi dalam perjalanan imamat yang diwarnai semangat Hati Kudus Yesus Mgr. Canis merupakan hal-hal yang diangkat dalam buku ini,” ujar tokoh awam yang banyak mendapat rekomendasi untuk menjadi Dubes Filipina ini. (Lexie Kalesaran)

Meimonews.com – 6 (enam) bulan dipercayakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI sebagai Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD. Kandou (akrab disebut RSUP Kandou atau RS Kandou) Manado, Starry H. Rampengan telah menorehkan berbagai capaian positif dan perubahan signifikan di hampir seluruh aspek layanan dan tata kelola rumah sakit.

Menurut idata yang ada di RSuP Kandou, sejak dipercaya memimpin rumah sakit rujukan terbesar di Sulawesi Utara ini, Starry langsung mendorong berbagai inovasi strategis, baik di bidang pelayanan kesehatan, manajemen, hingga infrastruktur.

Beragam terobosan tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan mutu layanan, tetapi juga mengantarkan RSUP Kandou meraih sejumlah penghargaan, termasuk penghargaan nasional di bidang kesehatan serta pengelolaan keuangan.

Tak hanya fokus pada internal, Direktur Utama juga aktif membangun koordinasi dan sinergi lintas lembaga, guna mendukung peningkatan mutu layanan kesehatan serta tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

Di sisi lain, Starry menunjukkan komitmen kuat dalam menyerap dan menindaklanjuti keluhan masyarakat, khususnya yang berkaitan langsung dengan kenyamanan pengunjung dan pasien.

Salah satu langkah konkret yang mendapat apresiasi luas adalah penambahan lahan parkir rumah sakit. Menyikapi keluhan masyarakat terkait tarif parkir yang dinilai terlalu mahal, dengan berbagai pertimbangan sosial dan pelayanan, Dirut mengambil kebijakan menurunkan biaya parkir demi meringankan beban pengunjung rumah sakit.

Di bidang pelayanan medis, RSUP Kandou terus melakukan pengembangan layanan unggulan. Pelayanan Poliklinik Kedokteran Nuklir kini telah berjalan dan melayani pasien, sekaligus memperkuat peran RSUP Kandou sebagai pusat layanan rujukan berbasis teknologi medis. Selain itu, Dirit juga menambah sejumlah poliklinik baru untuk menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat.

Sebagai upaya meningkatkan kenyamanan dan efisiensi pelayanan, RSUP Kandou juga menambah loket pelayanan farmasi guna mengurangi waktu tunggu pengambilan obat, sehingga pelayanan farmasi menjadi lebih cepat, tertib, dan ramah bagi pasien.

Dari aspek tata kelola dan struktur organisasi, RSUP Kandou turut mengalami pembenahan yang signifikan. Di bawah kepemimpinan Starry bersama jajaran direksi, sistem kerja dan koordinasi internal terus diperkuat agar lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada pelayanan prima.

Komitmen kerja nyata Direksi juga terlihat dalam pengawalan pembangunan Gedung Kanker RSUP Kandou hingga puncak penyelesaian konstruksi bangunan, dan fiadiri Wakil Menteri Kesehatan, RI Benyamin Paulus Oktavianus, dalam acara Topping Off.

Proyek strategis tersebut dikawal secara intensif sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan onkologi bagi masyarakat Sulawesi Utara dan kawasan Indonesia Timur.

Berbagai perubahan positif yang terjadi dalam enam bulan terakhir menjadi bukti nyata kepemimpinan Dirut dan jajaran direksi RSUP Kandou.

Berbagai perubahan positif yang terjadi dalam enam bulan terakhir menjadi bukti nyata kepemimpinan Dirut bersama jajaran Direksi RSUP Kandou. Transformasi yang dilakukan tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga budaya kerja, mutu pelayanan, tata kelola keuangan, serta peningkatan kepercayaan publik terhadap rumah sakit.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kepemimpinan kolektif yang solid. Dirut ditunjang oleh empat Direksi, yakni Direktur Medik dan Keperawatan, Wega Sukanto, Direktur SDM Pendidikan dan Diklit Yune Laukati, Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagian, Direktur Perencanaan dan Keuangan, Ekwanto.

Kompisisi ini dinilai sangat berkompeten di bidangnya masing-masing, sehingga mampu bekerja secara sinergis dalam membawa RSUP Kandou ke arah yang lebih baik, profesional, dan berdaya saing.

Tak hanya fokus pada pembenahan sistem dan layanan, kepemimpinan Starry juga menonjolkan sisi humanis. Dalam momen-momen hari raya keagamaan, Dirut turun langsung menyambangi pasien yang sedang dirawat di berbagai ruangan, memberikan motivasi, doa, serta menyerahkan bingkisan sebagai bentuk perhatian dan empati manajemen rumah sakit kepada pasien dan keluarga.

Langkah ini dinilai sebagai sebuah sejarah di RSUP Kandou, karena untuk pertama kalinya seorang Dirur hadir langsung di ruang-ruang perawatan pada hari besar keagamaan, memperkuat ikatan emosional antara manajemen rumah sakit, tenaga kesehatan, dan pasien. (Fer)

Meimonews.com – Sebagai bentuk kesiapan aparat dalam menjaga Kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) saat perayaan pergantian tahun, Polresta Manado menggelar apel di Kawasan Marina Plaza Manado, Rabu (31/12/2025).

Apel yang dipimpin Kapolresta Manado Kombes Irham Halid ini diikuti ratusan personil gabungan yang terdiri dari anggota Polri, TNI, personil BKO dari Polda Sulawesi Utara, serta satuan Brimob.

Seluruh personel disiagakan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas dan memastikan masyarakat dapat merayakan malam tahun baru dengan aman dan nyaman.

Dalam arahannya, Kspolresta Manado menekankan pentingnya sinergi antarinstansi serta pendekatan humanis dalam pelaksanaan pengamanan. Ia meminta seluruh personel untuk mengedepankan sikap ramah, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Pengamanan malam tahun baru bukan hanya soal kehadiran aparat, tetapi bagaimana kita memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, tetap humanis, dan jaga keselamatan diri masing-masing,” ujarnya.

Kapolresta Manado mengingatkan personil agar meningkatkan kewaspadaan di titik-titik keramaian, jalur lalu lintas utama, serta lokasi wisata dan pusat tempat- tempat yang diprediksi akan dipadati warga. Pengaturan lalu lintas, patroli mobile, serta penjagaan terbuka dan tertutup menjadi fokus utama selama pengamanan.

Usai apel, seluruh personil langsung disebar ke sejumlah titik strategis di Kota Manado. Langkah ini diharapkan mampu menjaga kondusifitas wilayah, mencegah terjadinya gangguan keamanan, serta menciptakan suasana perayaan tahun baru yang aman, tertib, dan penuh kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Dengan kesiapan aparat gabungan tersebut, Polresta Manado memastikan pengamanan malam pergantian tahun berjalan optimal demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di Kota Manado. (Lexie)

Meimonews,com – Hari Kelahiran Yesus Kristus (acap disebut Natal) menjadi momen kebahagiaan bagi Aparat Sipil Negara/Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja/Tenaga Harian Lepas (ASN/P3K/THL) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulut.

Sebagai bentuk kebahagiaan dan semakin memperat silaturahmi di momen kerohanian/spititual tersebut, Bapenda Sulut mengadakan Ibadah Natal dan Berbagi Kasih, Selasa (30/12/2025).

Ibadah Natal yang dipimpin Pdt. Stenly Emor diadakan di Ruang Rapat Kantor Pusat Bapenda Sulut, Jln. 17 Agustus Manado sementara berbagi kasih diadakan di Panti Asuhan Bakti Mulia Karombasan dan Panti Jompo Karombasan.

Ketua Darma Wanita Bapenda Sulut Ine Silangen -Pelealu saat menyerahkan bantuan

Kegiatan berbagi kasih ini dipimpin Ketua Darma Wanita Bapenda Sulut Ine Silangen-Pelealu dan Sekretaris Bapenda Sulut Filma D. Kepel.

Kepala Bapenda Sulut, June E. Silangen mengapresiasi semangat kebersamaan pegawai dan menegaskan komitmen Bapenda untuk terus berkontribusi bagi kemajuan daerah sambil memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan.

Usai ibadah, rombongan Bapenda melakukan anjangsana ke Panti Asuhan Bakti Mulia Karombasan. Mereka membagikan bingkisan Natal, makanan, dan kebutuhan sehari-hari seperti popok dan lainnya kepada anak-anak yatim piatu.

Kegiatan dilanjutkan ke Panti Jompo Karombasan di mana para lansia disambut dengan senyuman lebar setelah menerima santunan dan hiburan doa bersama.

Kegiatan ini tidak hanya memperkuat solidaritas internal Bapenda, tapi juga menjadi teladan bagi instansi pemerintah lainnya dalam merayakan Natal secara bermakna.

“Kami berharap semangat Natal ini terus terjaga sepanjang tahun untuk mendukung target pendapatan daerah Sulut,” ujar June. (elka)

Meimonews.com – Polresta Manado menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menerima dan menindaklanjuti setiap laporan atau pengaduan warga sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Penegasan tersebut disampaikan Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto melalui Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono menanggapi pemberitaan terkait dugaan penolakan laporan pengrusakan yang dialami seorang pedagang di kawasan Pasar 45 Manado.

Polresta Manado memastikan bahwa tidak ada laporan masyarakat yang ditolak, termasuk laporan dugaan pengrusakan yang terjadi di wilayah hukum Polresta Manado.

Dijelaskan, peristiwa dugaan pengrusakan tersebut terjadi pada Rabu (25/12/2025), sekitar pukul 19.28 Wita di sekitar kawasan Pasar 45 Manado, Kelurahan Pinaesaan Lingkungan 1 Kecamatan Wenang Manado

“Perlu kami tegaskan bahwa Polresta Manado tidak pernah menolak laporan warga. Setiap laporan yang masuk kami terima dan kami layani sesuai dengan ketentuan dan tahapan prosedur yang berlaku,” ujar Iptu Agus Haryono, Jumat (26/12/2025).

Pada saat kejadian, sebutnya, petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) telah memberikan konseling awal kepada pelapor serta menyarankan agar data terkait barang yang diduga dirusak beserta estimasi kerugian dilengkapi. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan kelengkapan administrasi agar proses penanganan perkara dapat berjalan secara cepat, jelas, dan akuntabel.

“Ini bukan bentuk penolakan, melainkan bagian dari prosedur agar laporan dapat diproses secara maksimal dan sesuai dengan aturan hukum,” jelasnya.

Menindaklanjuti viralnya pemberitaan di salah satu media online, Satreskrim Polresta Manado kemudian melakukan klarifikasi langsung kepada korban/pelapor. Pada Jumat (26/12/2025) korban mendatangi ruang Satreskrim Polresta Manado untuk memberikan keterangan serta melengkapi dokumen terkait barang-barang yang mengalami kerusakan.

Dalam klarifikasi tersebut, korban menyerahkan bukti kepemilikan berupa nota dan rincian barang yang dirusak, yakni sebanyak 148 buah jam tangan dengan berbagai jenis dan ukuran, dengan estimasi kerugian sekitar Rp. 5.000.000 (lima juta rupiah).

Setelah seluruh persyaratan administrasi terpenuhi, Satreskrim Polresta Manado secara resmi menerima laporan pengaduan dengan Nomor: 2160/XII/2025/SPKT/Restamdo, tertanggal 26 Desember 2025, dengan pelapor atas nama Nurain Panigoro dan terlapor Fandi alias Fox. Selanjutnya, penyidik telah melakukan pengambilan keterangan awal untuk proses penyelidikan dan penanganan lebih lanjut.

Iptu Agus menambahkan, Polresta Manado terus berkomitmen menjaga kepercayaan publik dengan mengedepankan profesionalisme, transparansi, serta pelayanan yang humanis kepada masyarakat. “Kami hadir untuk masyarakat. Setiap laporan pasti kami proses dan tindak lanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tandasnya. (AF)

Meimonews.com – Tantangan pendidikan tinggi (dikti) ke depan semakin kompleks. Dibutuhkan kebersamaan, integritas dan kebersamaan dalam setiap pengambilan keputusan.

Hal tersebut disampaikan Rektor Unsrat Oktovian Bery Alexader Sompie pada acara pelantikan Angota Senat Fakultaa Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsrat di Gedung Rektorat Unsrat Manado, Rabu (24/12/2025).

Mendampingi Rektor pada acara pelantikan tersebut adalah Wakil Rektor 1 Arthur Pinaria dan Wakil Rektor 2 Royke I Montolalu.

“Untuk itu, saya mengajak seluruh anggota senat agar menjalankan tugas dengan penuh tqnggung jawab, menjunjung tinggi etika akademik serta mengedepankan kepentingan institusi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

 

Rektor menjelaskwn, pelantikan ini bukan hanya pengukuhan jabatan, tetapi peneguhan tugas dan tanggung jawab akademik.

Itulah sebabnya, Rektor berharap Senat FEB Unsrat dapat menjadi mitra yang konstruktif bagi pimpinan fakultas dalam merumuskan kebijakan akademik yang berkualitas.

Kepada seluruh angota senat FEB yang baru dilantik diucapkan selamat bertuhas. “Semoga saudara-saudara dapat mengemban dengan sebaik-baiknya demi kemajuan Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Universitas Sam Ratulangi,” harap Rektor. (FA)

Meimonews.com – RSUP Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou atau RS Kandou) Manado menggelar kegiatan Berbagi Kasih dengan mengunjungi dan memberikan bingkisan Natal kepada pasien yang sedang menjalani perawatan, Rabu (24/12/2025).

Kegiatan berbentuk kepedulian sosial ini dipimpin Dirut RS Kandou Starry Rampengan di dampingi Direktur Medik dan Keperawatan Wega Sukanto, Direktur Layanan Operasional Erwin Sondang Siagian, Direktur Perencanaan dan Keuangan Ekwanto, para Manager serta Asisten Manager.

Dirut bersama rombongan menyusuri ruang-ruang perawatan, menyapa pasien, serta menyerahkan bingkisan Natal.

Usai kegiatan, Dirut menjelaskan, kegiatan Berbagi Kasih ini merupakan wujud kepedulian dan kasih RS Kandou kepada seluruh pasien yang harus menjalani perawatan di momen Natal.

“RS Kandou mengasihi dan menyayangi seluruh pasien yang sedang dirawat. Menyambut Natal, kami ingin berbagi kasih kepada mereka yang belum bisa merayakan Natal bersama keluarga. Kami juga mendoakan agar para pasien diberikan kesembuhan, sehingga damai dan sukacita Natal dapat mereka rasakan,” ujar Dirut.

Ditambahkan, bantuan yang diberikan berupa bingkisan Natal terfokus kepada pasien kelas III. Menurutnya, kegiatan sosial serupa tidak hanya dilakukan saat Natal, namun juga akan terus dilaksanakan pada hari-hari besar keagamaan lainnya.

Salah satu pasien penerima bingkisan, Yunista Pangendaheng (asal Kabupaten Kepulauan Talaud), menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Direktur Utama beserta jajaran manajemen RS Kandou.

“Terima kasih kepada Bapak Direktur Utama dan seluruh jajaran atas bingkisan yang diberikan. Ini sangat berarti bagi kami,” ujarnya.

Yunista mengaku terkesan dengan kepedulian pimpinan RS Kandou yang turun langsung mengunjungi pasien di ruang perawatan. “RS Kandou sangat luar biasa. Selain pelayanannya yang baik, pimpinan rumah sakit juga sangat santun dan peduli kepada pasien,” jelasnya.

Dalam suasana penuh kehangatan tersebut, Yunista yang baru saja melahirkan di RS Kandou bahkan meminta Direktur Utama untuk memberikan nama bagi buah hatinya. Dengan penuh sukacita, Dirut memberikan nama Yosua untuk bayi yang baru lahir tersebut.

Kegiatan Berbagi Kasih ini pun menjadi simbol nyata semangat Natal di RS Kandou yang pertama kali terjadi untuk menghadirkan harapan, kepedulian, serta kebahagiaan bagi para pasien dan keluarga. (Fer)