Meimonews.com – Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar Sidang Senat Terbuka dengan agenda Wisuda Program Sarjana, Magister dan Doktor Semester Genap Tahap II Tahun Akademik 2024/2025.

Sebanyak 639 lulusan yang diwisuda dalam Sidang Senat yang dipimpin Herry Sumual (Ketua) di Auditorium Maria Walanda Maramis, Rabu (25/6/2025) ini.

Mereka yang diwisuda terdiri dari Pascasarjana 24 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) 165 orang, Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) 156 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) 73 orang, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam serta Kebumian (FMIPAK) 43 orang.

Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) 50 orang, Fakultas Teknik (FT) 95 orang, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Kesehatan, dan Masyarakat (FIKKM) 33 orang.

Nama-nama yang diwisuda tertuang dalam surat keputusan Rektor Unima Joseph Philip Kambey yang dibacakan Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Mister Gideon Maru,

Di momen ini pula, Unima juga menerima kembali dua dosennya yang telah menyelesaikan studi Doktor di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yakni Dr. Jeane Kalengkongan, S.Pd, M.Pd dan Dr. Deane Umboh, S.Pd, M.Pd.

Dalam sambutannya, Rektor Unima menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan wisuda dan menekankan bahwa prosesi ini merupakan bentuk akuntabilitas akademik dan tanggung jawab publik dari institusi pendidikan tinggi.

“Hari ini saya mewisuda 639 anak-anak bangsa dari seluruh penjuru Indonesia. Mereka telah dibentuk melalui proses pendidikan yang ketat dan penuh tantangan, hingga siap menghadapi dunia kerja dengan kompetensi dan daya saing tinggi,” ujar Rektor.

Ditegaskan, wisuda bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal dari pengabdian nyata kepada masyarakat. “Melalui wisuda ini, kami mempertanggungjawabkan kepercayaan publik untuk mencetak insan akademik berkarakter Pancasila, sebagai kontribusi nyata menuju Indonesia Emas. Gelar yang diperoleh adalah amanah yang harus dibawa dengan tanggung jawab, dedikasi, dan semangat pengabdian,” ujarnya.

Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua dan keluarga wisudawan atas kepercayaannya kepada Unima sebagai lembaga pendidikan.

Terkait dengan penerimaan kembali dua dosen Unima yang telah menyelesaikan studi doktor, Rektor menyampaikan slamat berkarya dan terus berkontribusi dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Unima.

Rektor juga menyampaikan bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap pengembangan Unima, termasuk rencana pendirian Fakultas Pertanian dan Fakultas Kedokteran. Bahkan, dalam waktu dekat, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Brian Yuliarto dijadualkan mengunjungi Unima dalam rangka memperkuat program Kampus Berdampak serta pembangunan infrastruktur kampus.

Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Litbangda Sulut Novita Lumintang menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh wisudawan dan civitas akademika Unima.

“Keberhasilan saudara-saudari hari ini bukan akhir, melainkan gerbang pengabdian sejati. Unima telah membuktikan diri sebagai laboratorium pembentuk karakter dan kompetensi di Sulawesi Utara,” ujarnya.

Gubernur juga mendorong para lulusan untuk berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, teknik, kesehatan, ekonomi hingga seni budaya. Pemerintah Provinsi Sulut siap menjadi mitra strategis dalam mewujudkan visi besar tersebut.

“Unima adalah penggerak mobilitas sosial dan intelektual di kawasan timur Indonesia. Teruslah berinovasi, berjejaring, dan bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat,” ujar Lumintang mengutip Gubernur.

Di momen penuh kegembiraan itu, diberikan penghargaan kepada Gracia Karin Tanwijaya (mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan) karena telah mengharunkan nama Unima di South East Asia Hapkido Champion. Mewakili Indonesia, Gracia meraih medali emas di ajang bergengsi internasional itu.

Hadir dalam acara wisuda ini, pimpinan tingkat universitas dan fakultas, para guru besar, dosen dan staf, wisudawan dan keluarga serta undangan lainnya. (*/FA)

Meimonews.com – Bank SulutGo (BSG) kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan The Best Regional Bank in Excellence dari Majalah Infobank dan Marketing Research Indonesia.

Penghargaan prestisius ini diterima Direktur Utama PT Bank SulutGo Revino M. Pepah di Shangri-La Hotel Jakarta, Selasan(24/6/2025).

Penyerahan penghargaan dilakukan oleh dua tokoh terkemuka di bidang keuangan dan perbankan yaitu Wakil Ketua Dewan Pengawas Danantara Muliaman Hadad dan Ketua Komisi XI DPR RI Bidang Keuangan Perbankan Mukhamad Misbakhun.

Kehadiran para tokoh tersebut semakin memperkuat kredibilitas dan bobot penghargaan yang diterima Bank SulutGo.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen BSG dalam memberikan layanan perbankan terbaik serta inovasi berkelanjutan untuk kemajuan ekonomi daerah. Keberhasilan ini tak lepas dari kerja keras seluruh jajaran BDG dalam menjaga performa dan kepercayaan nasabah.

Dalam sambutannya, Pepah menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi yang diberikan. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan produk perbankan, serta berperan aktif dalam memajukan perekonomian Sulawesi Utara dan Gorontalo,” ujarnya.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi Bank SulutGo untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta pembangunan daerah. (Afer)

Meimonews.com – Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol. Roycke Harry Langie memimpin ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kairagi Manado, Senin (23/6/2025).

Ziarah rombongan diikuti oleh para Pejabat Utama Polda Sulut, para perwira menengah, personel Brimob, Polairud, Ditsamapta dan PNS Polda Sulut serta perwakilan Purnawirawan Polri.

Ziarah ditandai dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, hening cipta, peletakan karangan bunga dan dilanjutkan dengan tabur bunga di pusara para pehlawan.

Kegiatan ziarah ke TMP ini, menurut Kabid Humas AKBP Alamsyah P. Hasibuan merupakan rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025, yang diperingati setiap tanggal 1 Juli.

“Jelang Hari Bhayangkara ke-79, personil Polda Sulut melaksanakan ziarah ke TMP Kairagi Manado yang dipimpin oleh Kapolda Sulut,” ujarnya

Ziarah ini sebagai bentuk penghormatan personil Polri kepada para pejuang pendahulu yang rela berkorban mempertaruhkan nyawanya demi kemerdekaan bangsa, dan juga merupakan motivasi bagi personil Polri yang masih aktif dalam menjalankan tugas Kamtibmas terkhusus wilayah hukum Polda Sulawesi Utara tetap aman, kondusif, tentram dan damai.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pejuang pendahulu. Kiranya semangat dan dedikasi para pejuang pendahulu mampu menjadi inspirasi dan semangat generasi sekarang ini,” ujar Kabid Humas. (AF)

Meimonews.com – Usai dilantik menjadi Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. RD Kandou (akrab disebut RSUP Kandou) oleh Menkes RI Budi Gunadi Sadikin, Rabu (18/6/2025), Stary Rampengan melakukan gerak cepat.

‎‎Hari pertama bertugas, Rampengan langsung memimpin rapat perdana dengan seluruh direktorat untuk meninjau kinerja dan pelayanan rumah sakit.

Dalam rapat tersebut yang dilaksanakan di ruang rapat kantor pusat rumah sakit, Senin (23/6/2025), Rampengan menekankan pentingnya pelayanan prima dengan mengedepankan kerjasama tim.

“Intinya kita bekerja dengan hati, memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Kita harus memperlakukan pasien seperti keluarga sendiri, sopan, santun, dan ramah,” ujarnya.

‎Selain itu, pentingnya menjadikan standar pelayanan kepada keluarga sendiri sebagai acuan dalam memberikan pelayanan kepada pasien.

Salah satu fokus utama pimpinan baru adalah peningkatan kualitas pelayanan RSUP Kandou.

Rampengan mengingatkan arahan dari Menteri Kesehatan untuk memperbanyak peran RSUP Kandou sebagai rumah sakit pengampu.

Rampengan berkomitmen untuk segera mengatasi masalah parkir yang dikeluhkan masyarakat. “Parkir segera diturunkan,” tegasnya.

Dengan semangat baru dan komitmen yang tinggi, diharapkan kepemimpinan Rampengan akan membawa RSUP Kandou menuju kualitas pelayanan yang lebih baik dan terdepan. (Fer)

Meimonews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado sukses menggelar Festival Bung Karno Manado (FBKM) 2025, yang dipusatkan di Pasar Wisata Bunaken, Manado, Jumat – Sabtu (20-21/6/2025).

Ribuan orang baik peserta kegiatan, pendukung maupun penonton/warga baik kota Manado maupun luar kota Manado memadati lokasi kegiatan yang akrab disebut Pasar Tematik.

Para pejabat mulai dari tingkat kota Manado hingga kelurahan terlihat hadir baik pada hari pertama maupun hari kedua kegiatan.

Sejumlah pihak swasta termasuk UMKM (usaha menengah, kecil dan mikro memanfaatkan momen ini dengan menawarkan dagangannya baik makanan, minuman maupun souvenir.

Walikota Manado Andrei Angouw, Wakil Walikota Manado Richard Sualang dan Ketua TP PKK Manado Irene G, Pinontoan saat pelepasan lomba lari

Fedtival ini dibuka dan ditutup pelaksanaannya oleh Walikota Manado Andrei Angouw di dampingi Wakil Walikota Richard Sualang serta dihadiri sejumlah pejabat terkait serta Ketua TP PKK Manado Irene G. Pinontoan dan Sekretaris TP PKK Kota Manado Merry Mawardi.

Kadis Dukcapil Manado dan Plt. Kadis Kominfo Manado Erwin Kontu turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah

Sejumlah kegiatan/lomba diselenggarakan pada festival ini yakni lomba lari (5 km, 10 km dan 21 km), lomba pidato, lomba pembacaan naskah dedication of life, lomba line dance, K Pop, fashion trunk, donor darah serta pesta rakat show.

Persiapan lomba pembacaan naskah dedication of life

Pada kegiatan kemanusiaan (donor darah) nampak sejumlah pejabat, ASN dan warga mengambil bagian dengan mendonorkan darahnya.

Untuk kegiatan lomba lari (Bung Karno Run 2025) dilepas oleh Walikota dan Wakil Walikota di dampingi Ketua TP PKK Manado.

Salah satu peserta lomba line damce sedang menunjukkan kebolehen mereka

Kategori Half Marathon 21K dimulai dari Malalayang Beach Walk, sementara 5K dan 10K start dari Pasar Tematik Tongkaina. Seluruh peserta finish di lokasi yang sama yakni Pasar Tematik Tongkaina.

Sabtu, 21 Juni 2025, Wali Kota Manado, Bpk. Andrei Angouw, menutup rangkaian acara Festival Bung Karno Manado 2025 yang digelar di Pasar Tematik Tongkaina.

Tim Dinas Kesehatan Kota Manado juara pertama lomba line dance

Dalam sambutannya saat menutup rangkaian kegiatan FBKM 2025, Walikota menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas partisipasi luar biasa dari masyarakat dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Festival Bung Karno Manado 2025.

Mantan Ketua DPRD Sulut ini menegaskan, kegiatan ini dilaksanakan untuk terus menghidupkan semangat juang proklamator bangsa, serta sebagai pengingat agar perjuangannya dapat dilanjutkan demi mewujudkan bangsa yang maju dan sejahtera masyarakatnya.

Turut hadir, Pj. Sekdakot Manado Steaven Dandel, Ketua BKSAUA Kota Manado Pdt. Judi Tunari, panitia FBKM 2025, serta para undangan lainnya. (Afer)

Meimonews.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manado di bawah naungan Polda Sulawesi Utara, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional, seperti yang telah diterima tahun sebelumnya.

Itu terlihat ketika Polresta Manado dianugerahi Piagam Penghargaan dari Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai Unit Pelayanan Publik dengan Kategori Pelayanan Prima (A) berdasarkan hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Mandiri Tingkat Polri Tahun 2024.

Penghargaan bergengsi ini diserahkan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo kepada Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Parlindungan Sirait di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta, Kamis (19/6/2025).

Prestasi ini menjadi bukti nyata atas komitmen Polresta Manado dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam hal transparansi, kecepatan, dan profesionalisme.

Dalam keterangannya, Kapolresta Manado menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas sehingga Polresta Manado bisa menerima penghargaan dua tahun berturut-turut.

“Penghargaan ini kami persembahkan untuk masyarakat Kota Manado. Kami akan terus berbenah dan memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan harapan masyarakat dan arahan pimpinan Polri,” ujar Kapolresta Manado.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel Polresta Manado untuk terus menjaga integritas dan meningkatkan pelayanan kepada publik, sejalan dengan program Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) yang diusung oleh Kapolri. (AF)

Meimonews.com – Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Berencana (Wamen Dukbangga)/Wakil Kepala (Waka) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, turun langsung ke lapangan dalam kegiatan penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Saronsong I, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Jumat (13/6/2025).

Didampingi Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan, Kadis Dukcapil Sulut Christodharma SM Sondakh, Kepala BNN Sulut Brigjen Pol. Pitra A. Ratulangi dan beberapa pejabat lainnya,, Wamen meninjau langsung kesiapan dapur MBG dan ikut membagikan makanan bergizi kepada peserta didik di SDN 2 dan SDN 3 Airmadidi.

Selain itu, makanan juga disalurkan kepada target sasaran Kemendukbangga/BKKBN yaitu ibu hamil dan ibu menyusui di Kelurahan Rap-Rap dengan memanfaatkan kendaraan dinas PLKB roda dua.

Wamen menyampaikan bahwa program MBG tidak hanya ditujukan bagi anak sekolah tetapi juga menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan anak di bawah dua tahun (baduta), sebagai bagian dari strategi nasional percepatan penurunan stunting.

“Program ini berjalan berdampingan dengan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) agar tidak terjadi tumpang tindih penerima manfaat. Evaluasi dan perbaikan terus dilakukan agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat,” ujarnya.

Wamen juga menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam penyediaan data dan distribusi yang tepat sasaran.

Menurutnya, 1.000 hari pertama kehidupan adalah masa krusial yang menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mengedukasi masyarakat tentang urgensi gizi yang cukup dan seimbang. Kita ingin stunting di Indonesia terus menurun. Ini bagian dari upaya mewujudkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” sebutnya. (elka)

Meimonews.com – Walikota Manado Andrei Angouw mengikuti sekaligus menerima penghargaan dalam kegiatan Indonesia Water & Wastewater Expo and Forum (IWWEF) 2025 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC).

Kegiatan yang dilaksanakan Rabu-Jumat (11-13/6/2025) ini diinisiasi oleh Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) dan berkolaborasi dengan penyelenggaraan International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan.

IWWEF 2025 mengusung tema besar “Transformasi Air Minum Menuju Swasembada Air.”

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Manado menerima piagam penghargaan kepala daerah atas komitmen dalam mendukung pembiayaan dan pengembangan sektor air minum. Penghargaan diserahkan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya Sugiarto.

IWWEF merupakan agenda dua tahunan yang menghadirkan pameran inovasi teknologi terkini di bidang air minum dan air limbah, serta forum yang membahas isu-isu strategis berskala regional, nasional, hingga internasional.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat dan kepala daerah di Indonesia serta asosiasi air minum dan air limbah negara-negara Asean yang tergabung dalam Southeast Asian Water Utilities Network (Seawun). (Afer)

Meimonews.com – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia (RI) menggelar Regional Internalisasi Peta Jalan Pembangunan Kependuduoan (PJPK) Tahun 2025-2029 dan Rencana Aksi ke dalam Dokumen Perencanaan Daerah di Four Point Hotel Manado, Jumat (13/6/2025).

Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Sulut dipercayakan menjadi tuan rumah di mana Kepala Perwakilan (Kaper) Jeanny Yola Winokan menjadi Ketua Panitia kegiatan yang diikuti ratusan peserta dari Bappeda, OPD terkait Dalduk dan KB serta Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan provinsi-provinsi yang ada di Sulawesi.

Kegiatan yang dibuka pelaksanaannya oleh Wakil Menteri Dukbangga/Wakil Kepala BKKBN RI Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka ini juga dihadiri Wakil Gubernur Sulut Johanis Victor Mailangkay, Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Bonavasius Prasetya Ichtiarto, Inspektur Wilayah 1 Sunarto, Dirjen Bangda Kemendagri (via zoom) Rendy Jaya Laksmana, dan Forkopimda Sulut.

Dalam laporannya, Kaper menjelaskan, kegiatan ini bertujuan, pertama, untuk meningkatkan komitmen pemerintah daerah dalam menginternalisasikan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Tahun 2025-2029 dan Rencana Aksi ke dalam dokumen perencanaan daerah.

Kedua, meningkatkan pemahaman pengelola program daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota dalam teknis PJPK Tahun 2025-2029 dan rencana sksi ke dalam dokumen perencanaan daerah.

Terdapat lima sasaran utama yang menjadi fokus PJPK, antara lain pertama, Pengelolaan kuantitas penduduk: pengendalian angka kelahiran remaja dan pemenuhan kebutuhan ber-KB. Kedua, Peningkatan kualitas penduduk: akses yang merata terhadap pendidikan dan kesehatan.

Ketiga, pembangunan keluarga lewat program unggulan seperti i-Bangga, jaminan kesehatan, dan fasilitas dasar yang layak. Keempat, penataan persebaran penduduk guna menanggapi tantangan urbanisasi yang terus berkembang. Kelima, peenguatan tata kelola D data kependudukan sebagai dasar kebijakan yang akurat dan berkelanjutan.

Wamen foto bersama Kaper Kemendikbangga/BKKBN se-Sulawesi

Ketika memberikan ucapan selamat datang sekaligus membacakan sambutan Gubernur Sulut Mayjen (Purn) Yulius Selvanus Wahub Sulut menyampaikan 8 misi utama Sulawesi Utara untuk periode 2025-2029, salah satunya adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Ditegaskan, pembangunan kependudukan bukan hanya menjadi tanggung jawab pusat, namun memerlukan sinergi antara pemerintah daerah, dunia akademik, mitra pembangunan, dan seluruh komponen masyarakat.

Lewat kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan peta jalan yang lebih komprehensif, kontekstual, dan responsif terhadap dinamika serta tantangan kependudukan di Sulawesi Utara dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Wamen mengingatkan bahwa Visi Indonesia Emas 2045 adalah cita-cita bangsa Indonesia untuk menjadi negara maju dan sejahtera pada tahun 2045. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan upaya yang sistematis dan terstruktur dari seluruh pihak, termasuk pemerintah pusat dan daerah.

Wamen menekankan tantangan utama yang perlu dijawab, antara lain ketimpangan pembangunan antar wilayah, urbanisasi tanpa perencanaan yang jelas, kesenjangan pelayanan kesehatan ibu dan anak, masalah stunting, kekerasan dalam rumah tangga, serta pengangguran usia muda.

“Oleh karena itu, penting bagi pemerintah untuk menyusun kebijakan desain pembangunan kependudukan yang komprehensif dan menyelaraskan dengan rencana pembangunan daerah,” ujarnya.

Dalam mendukung pencapaian RPJMN 2025-2029, sebut Wamen, Kemendukbangga/BKKBN menjalankan beberapa program quick wins, di antaranya Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansi Berdaya serta Super Apps Keluarga Indonesia.

Wamen menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah hadir. “Kehadiran bapak/ibu adalah wujud nyata komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah untuk mewujudkan pembangunan kependudukan yang inklusif, berbasis data, dan berorientasi jangka panjang,” ujarnya.

Sebagaimana kita pahami, sebutnya keberhasilan pembangunan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas manusia dan ketahanan keluarga. Penduduk bukan sekedar angka statistik, tetapi merupakan sumber daya utama pembangunan nasionsl.

Oleh karena itu, menurut Wamen, pembangunan kependudukan dan keluarga harus menjadi agenda utama dalam perencanaan pembangunan, baik di tingkat nasional
maupun daerah.

Dalam kegiatan ini, ada empat materi yang disampaikan secara panel. Panel pertama, ada dua materi yakni Pengendalian dan pengawasan PJPK 2025-2029 dan renaksi; serta Dukungan teknis internalisasi PJPK dalam RPJMD dan renstra perangkat daerah.

Panel kedua, dua materi juga yang disampaikan secara panel yakni Peta jalan pembangunan kependudukan tahun 2025-2029 dan rencana aksi, serta Paparan dari masing-masing provinsi terkait internalisasi PJPK dalam dokumen perencanaan daerah.

Usai pemaparan materi (sebelum acara penutupan), diadakan Penandatangan berita acara internalisasi peta jalan pembangunsn kependudukan dalam dokumen perencanaan daerah. (elka)

Meimonews.com – Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamen Dukbangga)/Wakil Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka turun ke lapangan (turlap) ke Kelurahan Paniki 2 dan Kelurahan Sindulang 1 Kota Manado, Kamis (12/6/2025).

Turlap yang dilakukan Wamen di dampingi Wagub Sulut Johanis Victor Mailangkey, Wawali Manado Richard Sualang, Staf Kemendukbangga/BKKBN RI, Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga/BKKBN Sulut Jeanny Yola Winokan dan staf dimaksudkan untuk meninjau kondisi beberapa keluarga beresiko stunting di daerah ini.

Dalam turlap tersebut, Wamen, Wagub (Wakil Gubernur) Sulut dan Wawali (Wakil Walikota) Manado menyerahkan paket bantuan nutrisi sebagai bagian dari program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) kepada keluarga-keluarga yang dikunjungi.

Menariknya, Wamen tak segan untuk memberikan makan (menyuap) anak stunting sambil berbicara untuk membangun keakraban, sebagaimana lazimnya seorang ibu yang punya kepedulian terhadap anaknya.

Wamen juga mengambil waktu cukup untuk berbincang dengan keluarga stunting untuk mengetahui keadaan/kondisi yang ada.

Keluarga yang dikunjungi Wamen dan rombongan di Kelurahan Paniki Dua Lingkungan 1 adalah Keluarga Rivaldo Pandita (pekerjaan buruh) dan Jeniver Astrid Lomboan (ibu rumah tangga), dengan satu orang anak bernama Akila Pandita (perempuan berusia 1 tahun 8 bulan), yang masuk dalam kategori baduta dan keluarga desil 1. Anak tersebut lahir dengan BBL 3000 gram, berat badan Mei 2025 sebesar 9600 gram, dan panjang badan 80 cm.

Kondisi tempat tinggal keluarga tersebut adalah rumah menumpang dengan jamban tidak layak. Pendampingan yang diberikan berupa bantuan makanan matang, protein hewani (telur), dan beras sebagai bagian dari intervensi spesifik percepatan penurunan stunting.

Di Kelurahan Sindulang 1, ada beberapa keluarga KRS yang tinggal di wilayah padat penduduk dan beresiko tinggi terhadap permasalahan gizi.

Mereka adalah pertama, keluarga Harun Usman dan Nurmila Kadir (40 tahun) yang memiliki 6 anak, di antaranya Nursamsia Usman (usia 34 bulan, berat badan 13 kg) dan Erman Usman (usia 50 bulan); kedua, keluarga Alvis Makarilang dan Refi Syukur (22 tahun) yang memiliki 1 anak yakni Alfatih Makarilang (usia 17 bulan, tinggi badan 78 cm, berat badan 8 kg)

Ketiga, keluarga Arfan Lagautu dan Nur Fani Kadir (36 tahun) yang memiliki 5 anak, di antaranya Arham Dzulfani Lagautu (usia 6 bulan, TB 66 cm, BB 7 kg) dan.Adzkia Ramadhani Lagautu (usia 57 bulan)

Dari total 12 anak dari ketiga keluarga tersebut terdapat 5 anak berada dalam kondisi berisiko tinggi terhadap stunting. Rumah yang ditempati merupakan milik orang tua, dengan atap seng, lantai semen kasar, dan dinding beton.

Fasilitas sanitasi tidak memadai, dengan jamban leher angsa yang memiliki septic tank penuh dan tidak berfungsi, sehingga aktivitas buang air besar dilakukan dengan menumpang ke rumah tetangga.

Keluarga menggunakan metode KB suntik, dan akses air minum berasal dari air isi ulang. Lokasi rumah berjarak sekitar 1 km dari balai penyuluhan.

Sebagai bentuk intervensi dari Program Genting keluarga-keluarga ini menerima bantuan nutrisi berupa makanan matang bergizi, protein hewani (telur), susu formula anak dan beras.

Kunjungan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dan percepatan penurunan stunting (PPS) di daerah.

Kunjungan ini merupakan bagian dari program prioritas nasional dalam rangka percepatan penurunan stunting melalui kegiatan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah (Genting)

Wamen menjelaskan, pemerintah terus berupaya hadir langsung ke masyarakat yang paling terdampak untuk memastikan bahwa program intervensi gizi berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Intervensi yang langsung menyasar keluarga risiko stunting sangat penting untuk mencegah dampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak. Perlu dukungan lintas sektor dan kolaborasi aktif semua pihak agar kita dapat mencapai target penurunan stunting nasional,” ujarnya.

Kunjungan ini merupakan langkah konkrit dalam menjawab tantangan stunting di lapangan, sekaligus memastikan bahwa kebijakan dan program yang dirancang benar-benar menyentuh keluarga yang membutuhkan.

Wagub Sulut dan Wawali Manado menyambut baik dan memberikan apresiasi terhadap perhatian Pemerintah Pusat dalam hal ini Kemendukbangga/BKKBN RI berkaitan dengan program PPS di Bumi Nyiur Melambai Sulut. (elka)